Anda di halaman 1dari 10

PERANCANGAN MODUL OPNAME PADA APLIKASI INVENTORY MANAGEMENT SYSTEM (IMS) (STUDI KASUS : PT.

AERO SYSTEMS INDONESIA)


Selly Melisa
selly.melisa@politekniktelkom.ac. id

Sihar N.M.P Simamora


sns@politekniktelkom.ac.id

Erwin Hendradi
erwin.hendradi@asyst.co.id

Program Studi Manajemen Informatika Politeknik Telkom Bandung 2011

ABSTRAK Inventory Management System (IMS) adalah suatu aplikasi berbasis web yang di khususkan untuk mengontrol pergerakan dan penyimpanan barang dalam gudang dan untuk membantu mengoptimalkan pemenuhan order tepat waktu dengan mengelola sumber daya yang ada dan untuk menyediakan satu set prosedur komputerisasi untuk menangani penerimaan dan pengembalian barang ke gudang, model dan mengelola fasilitas penyimpanan. Modul Opname adalah suatu sub modul yang akan di rancang dan di implementasikan pada aplikasi IMS yang berfungsi untuk mengatasi perhitungan dan pengecekan barang yang ada dalam gudang Inflight Service Total Solution, khususnya untuk pengecekan antara stock yang tercatat di sistem dengan stock yang ada di gudang untuk dilakukan opname secara terkomputerisasi. Oleh karena tujuanya proyek akhir ini memodelkan perancangan Modul Opname maka penerapan perancangan menggunakan desain berorientasi objek. Pemodelan perancangan Modul Opname ini telah dilakukan pengujian dengan metode User Acceptance Test Kata kunci: Inventory Management System (IMS), Pemodelan Perancangan, Modul Opname.

2.

PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Inventory Management System (IMS) adalah suatu aplikasi berbasis web yang di khususkan untuk mengontrol pergerakan dan penyimpanan barang dalam gudang dan untuk membantu mengoptimalkan pemenuhan order tepat waktu dengan mengelola sumber daya yang ada dan untuk menyediakan satu set prosedur komputerisasi untuk menangani penerimaan dan pengembalian barang ke gudang, model dan mengelola fasilitas penyimpanan. Inventory Management System terdiri dari modul user management dan warehouse management, di dalam warehouse management terdapat sub modul yang berfungsi untuk mengkontrol pergerakan barang yang terdapat di gudang. Karena adanya suatu kebutuhan dari pihak Inflight Service Total Solution (ISTS) yaitu mengembangkan aplikasi dengan sub modul baru yaitu opname stock yang berfungsi untuk menghitung jumlah stock yang terdapat di seluruh gudanggudang perusahaan dengan jumlah perhitungan stock yang telah tersimpan di dalam sistem yang akan di sesuaikan perhitunganya agar tidak terjadi perbedaan jumlah stock secara terkomputerisasi. Oleh karena itu pada penulisan proyek akhir ini akan dilakukan membangun struktur data dengan model perancangan Modul Opname yang dimungkinkan dengan efektif dan efisien.

Bagaimana menguji sejauh apa hasil rancangan yang akan di kembangkan pada Modul Opname? 1.3 Tujuan

1. Merancang modul baru pada


aplikasi IMS yang difokuskan pada Modul Opname yang mencakup Stock Count, Stock Opname.

2. Melakukan

pengujian User Acceptance Test Modul Opname pada Aplikasi IMS. Batasan Masalah dan desain modul opname aplikasi web Inventory Management System (IMS) yang hanya mencakup pada aktifitas Modul Opname yang terdiri dari stock count dan stock opname). Pengujian hanya dilakukan pada modul opname dengan menggunakan metode pengujian User Acceptance Test (UAT). aplikasi PT. di Aero lakukan oleh

1.4

a. Perancangan

b.

c. Developing d. programmer
System TINJAUAN PUSTAKA

1.2
1.

Rumusan Masalah

Bagaimana memodelkan proses bisnis Modul Opname pada aplikasi IMS ?

2.1 Definisi Aplikasi Aplikasi berasal dari kata application yang artinya penerapan;lamaran;penggunaan. Secara istilah aplikasi adalah: program siap pakai yang direka untuk melaksanakan suatu fungsi bagi pengguna atau aplikasi yang lain dan dapat digunakan oleh sasaran yang dituju. (Kadir, Abdul. 2003)

2.2 Konsep Dasar Perancangan Sistem Perancangan sistem merupakan tahap lanjut setelah analisa sistem. Setelah mendapatkan gambaran jelas tentang apa yang akan dilakukan pada tahap analisa sistem, maka dilanjutkan dengan memikirkan bagaimana membentuk sistem tersebut. Perancangan terdiri dari dua aktifitas utama, yaitu perancangan perangkat keras meliputi perancangan arsitektur serta perancangan perangkat 2.6 lunak meliputi perancangan database berupa ERD dan perancangan sistem yang dapat berupa DFD. (Mulyanto, 2009). 2.3 Pengertian Inventory Management System (IMS) IMS adalah sebuah sistem berbasis web yang ditujukan untuk mengatasi masalahmasalah dalam rantai supply atau inventory untuk mengontrol pergerakan dan penyimpanan barang di dalam sebuah gudang 2.7 dan proses transaksi yang terkait termasuk perancangan, pembelian, penerimaaan, penyimpanan dan distribusi barang. (Dokumen, Aero Systems.
2010)

2.5Unified Modeling Language (UML) adalah sebuah "bahasa" yg telah menjadi standar dalam industri untuk visualisasi, merancang dan mendokumentasikan sistem piranti lunak. UML menawarkan sebuah standar untuk merancang model sebuah sistem.
Grady Booch OOD (Object-Oriented Design), Jim Rumbaugh OMT (Object Modeling Technique), dan Ivar Jacobson OOSE (Object-Oriented Software Engineering).

Use Case Diagram Use case diagram menggambarkan fungsionalitas yang diharapkan dari sebuah sistem. Yang ditekankan adalah apa yang diperbuat sistem, dan bukan bagaimana. Sebuah use case merepresentasikan sebuah interaksi antara aktor dengan sistem. (Dharwiyanti & Wahono,
2003).

Activity diagrams menggambarkan berbagai alir aktivitas dalam sistem yang sedang dirancang, bagaimana masing-masing alir berawal, decision yang mungkin terjadi, dan bagaimana mereka berakhir.
(http://www.sparxsystems.com, (2000-2011)

2.4 Pengertian Opname Opname adalah suatu sub modul yang akan di rancang dan di implementasikan di dalam modul Warehouse di dalam aplikasi IMS yang akan di implementasikan yang berfungsi untuk mengatasi permasalahan yang ada dalam 2.8 gudang ACS, khususnya untuk pengecekan antara stock yang tercatat di sistem dengan stock yang ada di gudang untuk dilakukan opname atau pengurangan stock yang lebih di gudang dan penambahan stock yang kurang di gudang. (Dokumen, Aero Systems. 2010) 2.9

Class Diagram adalah sebuah spesifikasi yang jika diinstansiasi akan menghasilkan sebuah objek dan merupakan inti dari pengembangan dan desain berorientasi objek. (Dharwiyanti & Wahono, 2003) Entity Relasional Diagram

ERD adalah suatu model jaringan yang menggunakan susunan data yang disimpan dalam sistem secara abstrak. Jadi, jelaslah bahwa ERD ini berbeda dengan DFD yang merupakan suatu model jaringan fungsi yang dilaksanakan oleh sistem. Sedangkan ERD merupakan model jaringan data yang menekankan pada strukturstruktur dan relationship data. (Ladjamudin B, 2004) 2.10 Basis data (database) merupakan kumpulan data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya, tersimpan di perangkat keras komputer dan digunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya. (Jogiyanto H. , 2005). 2.11 Flowmap adalah penggambaran secara grafik dari langkah langkah dan urutan prosedur dari suatu program. Flowmap berguna untuk membantu analis dan programmer. (Jogiyanto H. , 2005) 2.12 User Acceptance Test adalah uji terima perangkat lunak yang dilakukan ditempat pengguna oleh user perangkat lunak tersebut
(Hendraputra, Pratondo, Wijaya, Darwiyanto, Nugroho, & Kusuma, 2009

penyimpanan, penyimpanan, dan distribusi.

3.2

Proses Bisnis Existing System Aplikasi yang telah ada saat ini adalah aplikasi Inventory Management System (IMS) yang belum adanya penambahan modul opname yang khusus mengatur maintenance stock pada gudang perusahaan tersebut, sebelum ditambahkan nya modul baru opname stock ini. Inflight Service Total Solution (ISTS) masih melakukannya secara manual atau belum dibangunya modul khusus yang menangani opname stock.
O eao G d n pr t r u a g A m i tai d insr s g dn uag
D k m nli t j m h ou e s u l a b ra gy n a a a n ag kn d k k ni p t n i ila u a n u i la ju la b ra g mh a n

Mn g rG d n aae uag

S rt t a

Ml k k np n e a a e ua e g c k n a d np n a t n a e c taa p r it n a b ra g eh u g n a n g dn ua g

D i

D a d ga d n a ib n i k n e g n n ju l hb ra gy n m a a n ag d ss m S i i te IM

Aa d

D fta lis b ra gy n a r t a n ag t l hd h n e a i i g tu dg d n i u ag

J at rja ip rb d a a ta ik e d e e a n n ra p rh n a b r n d ny n a a e itu g n aa g a a g d d s te i is m

y a P s sin ro e /o t b ra g u a n y n b rb d d l m ag e ea a a p rh n a d nd e i gn a i tu st m ise

ti a dk

D k mnla o n o u e p ra p rh n a j m hd n e itu g n u l a a p rb d a e ea n b ra g a n te hd po e l a i r ss

yn ag

A p v d k mn p ro e o u e L p ra ao n on m pa e b ra g a n .

Mla o a l p ra e p rk n a o n s t pb la y k eia u n a e mn g r aa e R v wl p ra e ie a o n l p ra s c b ra g a o n to k a n s tia b la y e p u na .

ed n

Gambar 3.1 Flowmap Proses Bisnis opname secara manual

ANALISIS KEBUTUHAN DAN PERANCANGAN 3.1Analisis Sistem Inventory Management System merupakan bagian penting dari rantai suplai dan terutama bertujuan untuk mengontrol pergerakan dan penyimpanan barang di dalam sebuah gudang dan proses transaksi yang terkait, termasuk perencanaan, pembelian, penerimaan,

3.1Perancangan Sistem
3.1.1 Use case Diagram
u So C u t c t ck o n A dN S c C u t d ew to k o n

W arehouse _ name #Id_w arehou se

Wareh ouse _ type W are house _ status pho ne location

a ddress province Zip_code country

#Id_pa llet

rack #Product co de _ Pro duct n am e _

ware house 1

m emiliki

1..*

p allet

1..*

m em iliki

1..*

product

A dP d ct d ro u
# stockopna meno _ Update _on # sto ckcoun_n o t Upd ate _by Created on _ m emiliki start_d ate create d by _ End_date statu s C reated o n _ U pd ate _by U pda te _on status cre ated _by rem arks type

R o p d ct em ve ro u

Ud p ate S ck C u t to on

0..*

stock count

m em iliki

1..*

stock opn am e

o erato sto k co n p r c ut

D layS c C u t isp to k o n L ist

# id_stockcount _deta il m em iliki P allet_id q ty 1..* R emain ing stock _ reason

# Id_stockopna med etail _ m em iliki status Exp ired _date qty 1..* Expired _date

Pallet_id

R rieve S ck C u t et to on D ails et
detail stock count

de tail stock opna m e

D elete S ck C u t to on

P t S ck C u t rin to on D etails

Gambar 3.2 ERD Model Konseptual

S earchS ck C u t to on

.
uc Stock Opname add new stock opname

Selected product process

Display Stock Opname List

delete stock opname

operator stock opname

Search Stock Opname

Display Stock Opname Details

3.2.2

Class Diagram
c la s s O p n a m e

Print Stock Opname Report (PDF)

Gambar 3.3 Stock Opname Use Case


-

w a re h ou s e _ na m e i d _ w a re h o u se : V a rc h a r w a re h o u se _ n a m e : V a r c h a r w a re h o u se _ st a t u s: i n t w a re h o u se _ ty p e : i n t a d d re ss: V a rc h a r 1 C o u n t ry : V a rc h a r p h o n e : V a rch a r c o u n t ry : V a rc h a r z i p _ c o d e : V a rc h a r 1 P a ll e t - id _ p a l l e t: V a rc h a r - R a c k: i n t 1 . .* - L o c a ti o n : V a r c h a r P ro d u c t - c o d e _ p r o d u c t: V a rc h a r - p r o d u c t _ n a m e : V a rc h a r 1 . .* 1 .. *

3.2.1

Entity Relational Diagram(ERD) Model Data Konseptual

0 .. * S to c k _ C o u n t sto c kc o u n t _ n o : V a rc h a r S t a t u s: T i n y i n t S t a r tD a t e : D a te E n d D a te : D a t e C r e a t e d B y : V a rc h a r1 C re a t e d O n : D a te T im e U p d a te B y: V a rc h a r U p d a t e O n : D a te T i m e 1 1 .. * S to c k _ O p n a m e sto c ko p n a m e _ n o : V a rc h a r S t a tu s: T i n y i n t T y p e : V a rc h a r R e m a r ks : V a rc h a r C r e a t e d B y : V a rc h a r C r e a t e d D a te : V a r c h a r C re a t e d O n : D a t e T im e U p d a t e O n : D a te T i m e 1

1 .. * 1 . .* D e ta i l _ S to c k C o u n t i d _ st o c kc o u n td e t a i l : B i g i n t p a ll e t_ id : in t E x p i re d _ D a t e : D a te Q ty: in t R e a so n : V a rc h a r R e m a i n i n g S to c k: i n t D e ta il _ S t o c k O p n a m e i d _ sto c ko p n a m e d e t a i l : B i g i n t P a l l e t _ Id : V a rc h a r e x p i re d _ d a t e : i n t Q ty: in t S t a t u s: T i n y i n t

Gambar 3.3 Class Diagram

act Option Maintenance Mode

Log in to Inv entory Management System Start

3.1.1
class Fisikal View WAREHOUSE

Database Model

Press "Option" Go to Maintenance Mode Page

PALLET colum n *PK PALLET _ID: VARCHAR(15) L OCATION: VARCHAR(50) RACK: INT EGER 1 FK 1..* WAREHOUSE_ID: VARCHAR(15 ) PK + PK_PALLET(VARCHAR) un ique + UQ_PAL LET_PALL ET_ID(VARCHAR)

col umn *PK WAREHOUSE_ID: VARCHAR(15) WAREHOUSE_NAME: VARCHAR(50) WAREHOUSE_TYPE: INTEGER WAREHOUSE_ST ATUS: INTEGER ADDRESS: VARCHAR(25 5) COUNT RY: VARCHAR(50) PHONE: VARCHAR(50) PROVI NCE: VARCHAR(50) ZIP_CODE: VARCHAR(5 0) PK + PK_WAREHOUSE(VARCHAR)

PRODUCT column *PK PRODUCT _CODE: VARCHAR(5 0) PRODUCT _NAM E: VARCHAR(50) PK + PK_PRODUCT(VARCHAR) unique + UQ_PRODUCT_PRODUCT _CODE(VARCHAR)

Select Warehouse

u ni qu e + UQ_ WAREHOUSE_WAREHOUSE_ID(VARCHAR) 1

0..* STOCK_COUNT

FK WAREHOUSE_ID STOCK_OPNAME column *PK ST OCKOPNAME_NO: VARCHAR(1 5) ST AT US: TINYINT T YPE: VARCHAR(3) REMARKS: VARCHAR(255) CREATED_ BY: VARCHAR(50 ) CREATED_ ON: DATE UPDATE_BY: VARCHAR(50) UPDATE_ON: DAT E 1 1..* FK WAREHOUSE_ID: VARCHAR(50) ST OCKCOUNT_NO: VARCHAR(15 ) PK + PK_STOCK_OPNAME(VARCHAR) uniqu e + UQ_STOCK_OPNAME_ ST OCKOPNAME_NO(VARCHAR) 1. .* DETAIL_PRODUCT FK *PK PALL ET_ID: VARCHAR(1 5) *PK PRODUCT _CODE: VARCHAR(50 ) 1..* colum n EXPIRED_ DAT E: DAT E QTY: INT EGER PK + PK_DETAIL_PRODUCT (VARCHAR, VARCHAR)

Set Maintenance Status

colum n *PK ST OCKCOUNT_NO: VARCHAR(15) ST AT US: TINYINT ST ART DATE: DATE ENDDATE: DATE CREAT ED_BY: VARCHAR(50) CREAT ED_ON: DAT E UPDAT E_BY: VARCHAR(50) UPDAT E_ON: DATE FK WAREHOUSE_ ID: VARCHAR(50) PK + PK_ST OCK_COUNT (VARCHAR) unique + UQ_ST OCK_COUNT _STOCKCOUNT _NO(VARCHAR)

Confirmation

1..* DETAIL_STOCKCOUNT col umn *PK ID_ST OCKCOUNTDET AIL: BIGINT PALLET_ID: INT EGER EXPIRED_DAT E: DAT E REASON: VARCHAR(50) REMAINING_STOCK: INTEGER QTY: INTEGER FK STOCKCOUNT _NO: VARCHAR(15 ) PK + PK_DET AIL_STOCKCOUNT (BIGINT) uniqu e + UQ_ DET AIL_STOCKCOUNT_ID_ST OCKCOUNT DETAIL(BI GINT )

1..* DETAIL_ STOCKOPNAME co lumn *PK ID_STOCKOPNAMEDETAIL: BIGINT PALL ET _ID: INTEGER ST AT US: TINYINT EXPIRED_DATE: DATE QT Y: INT EGER FK ST OCKOPNAM E_N0: VARCHAR(15) PK + PK_DET AIL_ST OCKOPNAME(BIGINT) uniq ue + UQ_DETAIL_ ST OCKOPNAME_ID_STOCKOPNAMEDETAIL(BIGINT )

Finish

Gambar 3.6 Option Maintenance


a c t A d d P ro du c t [ B a c k T o S to ck C o u n t D e ta i l P a g e ]

Gambar 3.4 Database Model

I n s e r t P r o d u c t D e ta i ls G o To S to c k C o u n t D e ta i l Page S ta rt M a n u a lly A d d

Gambar 3.5 Stock Opname Use Cas

P r e s s " A d d P r o d u c t" B u tto n

A c ti o n A ct i o n P re s s " S a v e " B u tto n A d d F r o m S ys te m [S a v e d ] G o To " A d d P r o d u c t " P a ge F i n i sh

[U n sa v e d ] P re s s " B a c k B u tto n "

[C o n ti n u e ]

A ct i o n

[ C a n ce l ] P re s s " B a c k " B u tto n

3.1.2

Activity Diagram

S e le c t P r o d u c t F r o m L is t

Activity diagram digunakan untuk mengetahui gambaran aktifitas sistem.

S e le c t P ro d u c t To B e A dde d [C a n c e l [U n sa v e d ] ]

U p d a te

[S a ve ]

P re s s " S a v e " B u tto n

F i n i sh [ S a ve d ]

Gambar 3.7 Add Product 3.1.3 Graphical User Interface Topology

HomePage IMS

Operator ACS

Login

Warehouse Management

Stock Count

Stock Opname

Create New Stock Count

Display Lis O t f stock Count

Search Stock Count

Create Stock opname product in

Create Stock Opname product out

Remove Product

Display List of product

Display Detail Stock Count

Selected Product to process

Add Product

Print Doc Stock Count

Delete

Confirmation

Insert Quantity Stock Count

Search Stock Opname

Display Stock Opname List

Confirmation

Display Stock opname Details

Print Doc Stock O pname PDF File

Delete

Gambar 4. 1 Home Page IMS

Gambar 3.8 GUI Topology


3.2 Perancangan Antar Muka Sistem

3.2.1 Graphical User Interface Design Stock Count


Search Form

Search By

Stock Count Nr. Stock Coun date Warehouse

Enter Text Enter Text All SEARCH

List of Stock Count Stock Count Nr. Start Date End Date Warehouse STATUS Created date

Gambar 4. 2 Home page To Opname


Create New Stock Count

Gambar 3.9 GUI Stock Count Main page


A dS c C u t d to k o n

S c C u tN to k o n o S rt D te ta a E dD te n a W re o s a h ue C a d D te re te a

S C .... .... sl c ee t a to aic u mt

Gambar 4. 3 Maintenance Mode


SV AE Bc ak

Gambar 3.10 Add Stock Count

PENGUJIAN 1.5 Pengujian Gambar 4. 4 New Stock Count Page

2.

Hasil dari pengujian yang dilakukan sejauh ini tidak di temukan bug atau tidak berfungsinya fungsionalitas pada sistem karena UAT hanya melakukan pengujian secara fungsionalitas sistem, UAT di katakan diterima oleh user apabila sudah tidak ditemukanya error atau tidak berfungsinya suatu fungsionalitas pada sistem .

Gambar 4. 5 List Stock Count

1.6

Pengujian User Accepatance Test (UAT) Tabel 18 Header User Acceptance Test
User Acceptance Test (UAT) Modul Opname (Stock Count Dan Stock Opname) Sub Modul Tester Diah Ayu Praptiwi,Ayu Stock Count dan Stock Opname

Palupi dan Rahayu P.S Departem en Deskripsi Product management PT. Aero Systems Indonesia Sub dan modul stock count stock opname untuk sistem ini input dan

digunakan ke dalam

nilai perhitungan barang melakukan opname

barang in/out di gudang dengan output dokumen stock count dan dokumen stock opname.

5.2 Saran Dalam pembangunan sebuah aplikasi dalam setiap instansi perusahaan IT mempunyai cara yang berbeda-beda, baik dalam semua aspek dan kriteria, langkah-langkah dan banyak hal yang mencakup pembangunan sebuah aplikasi mulai dari analisa perancangan, desain, implementasi dan pengujian dengan alasan masing-masing seperti efisiensi database atau performa sistem yang kadang mengabaikan peraturan pembangunan aplikasi yang terstruktur. Oleh karena itu sesuai pengamatan yang telah dilakukan pada analisa perancangan dan desain di Departemen Sistem Architect perusahaan ini, ditemukan berbagai perbedaan antara penerapan yang dilakukan saat perkuliahaan dan penerapan pada dunia kerja; oleh sebab itu diperlukan metode sinergisitas agar tercipta penerapan pembangunan aplikasi yang lebih baik lagi kedepanya.

PENUTUP 5.1 Kesimpulan REFERENSI


[Aero systems Indonesia. (2011). Dokumen Perusahaan. Articles Management .

1.

Setelah melakukan User Acceptance Test, fungsionalitas-fungsionalitas yang ada pada Modul Opname telah berjalan dengan semestinya.

Al-Bahra. (2006). Rekayasa Perangkat Lunak. Yogyakarta: Graha Ilmu. http://www.sparxsystems.com. ((2000-2011)). UML Tutorial. Ltd sparxsystem . Dharwiyanti, S., & Wahono, R. S. (2003). Pengantar Unified Modeling Language (UML). Jakarta: Kuliah Umum Ilmu Komputer. Hendraputra, A., Pratondo, A., Wijaya, D. R., Darwiyanto, E., Nugroho, E. P., & Kusuma, G. P. (2009). Information System Quality Assurance. Bandung: Politeknik Telkon. http://useracceptancetesting.co.uk/. (2009). User Acceptance Test. NMQA SOFTWARE TESTING, LTD. Akses 29-092011 http://www.exforsys.com. (2000 - 2011). Testing Articles. Copyright exforsys.com. Akses 28-09-2011 Jogiyanto, H. (2005). Analisis dan Desain. Yogyakarta: Andi. Jogiyanto, H. ( 1999). Pengenalan Komputer. Yogyakarta: Andi. Ladjamudin B, A.-B. ( 2004). Rekayasa Perangkat Lunak. Yogyakarta: Graha Ilmu. Mulyanto, A. (2009). Sistem Informasi Konsep & Aplikasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Paryudi, I. S. ( 2005). Basis Data. Yogyakarta: Andi. Rumbaugh, J., Jacobson, I., & Booch, G. (1999). The Unified Modeling Language. Ivar Jacobson, and Grady Booch: Addison-Wesley.