Anda di halaman 1dari 11

Traffic Analysis

Jatuh dari ketinggian Tersengat listrik Terpapar bahan kimia berbahaya Tertabrak alat Tergilas benda Terpapar karbon monoksida Kecelakaan kendaraan

Sangat dominan di lingkungan konstruksi. Disebabkan karena pekerja Heterogen, Tingkat skill dan edukasi berbeda, Pengetahuan tentang keselamatan rendah.

Berkaitan dengan kegiatan kerja Proyek seperti penggunaan peralatan dan alat berat, penggalian, pembangunan, pengangkutan dsb. Disebabkan kondisi teknis dan metoda kerja yang tidak memenuhi standar keselamatan (substandards condition)

Pemilihan Tenaga Kerja Pelatihan sebelum mulai kerja Pembinaan dan pengawasan selama kegiatan berlangsung

Perencanaan Kerja yang baik. Pemeliharaan dan perawatan peralatan Pengawasan dan pengujian peralatan kerja Penggunaan metoda dan teknik konstruksi yang aman Penerapan Sistim Manajemen Mutu

Helmet, melindungi kepala terhadap kemungkinan tertimpa benda jatuh atau menghindari cedera kepala akibat benturan benda berat. Earplug/earmuff, sebagai alat pelindung telinga karena bekerja di daerah kebisingan akibat penggerindaan dan pemukulan. Sarung tangan, melindungi jari dan tangan pekerja dari goresan, benturan dan pengaruh sinar las. Sarung tangan terbuat dari kain yang nyaman serta memungkinkan jari dan tangan bergerak bebas. Masker, untuk melindungi wajah dari pengaruh sinar pada waktu bekerja.

Merupakan analisis pengaruh mobilisasi keluar atau menuju proyek terhadap kondisi lalu lintas di luar proyek.

Prinsip dari External Traffic Impact Analysis yang baik adalah: Keluar masuknya kendaraan proyek tidak boleh mengganggu lalu lintas di luar proyek Pemasangan rambu-rambu lalu lintas untuk pengalihan lalu lintas di sekitar lokasi proyek Pembersihan pada kendaraan pengangkut diperlukan agar tidak mengotori jalan selama pengangkutan material. Pemakaian orang untuk mengatur lalu lintas didepan pintu gerbang proyek pada saat kendaraan pengangkutan keluar masuk proyek Terdapat arahan bagi kendaraan mollen (ready mix) dan truck material untuk menuju dan keluar dari proyek dari dan ke jalan utama.

Gambar 4.12 Peta Lokasi Driving Range Bintaro beserta akses menuju dan keluar lokasi tersebut

Merupakan analisis dampak dari mobilisasi proyek terhadap kegiatan konstruksi di dalam proyek.

Prinsip dari External Traffic Impact Analysis yang baik adalah:

Didahului dengan pembuatan jalan yang sudah memiliki perkerasan untuk mencegah terjadinya genangan air atau tumpahnya material akibat permukaan jalan yang tidak rata.

Lebar jalan proyek diasumsikan cukup untuk dua arah lalu lintas mobil berukuran sedang (lebar 2 m). Namun demikian untuk kendaraan besar seperti mollen (ready mix) dan truck, jalan proyek ini tidak dapat

dilalui secara bersamaan karena lebarnya hanya 5 m dan 7 m pada


gerbang proyek, sedangkan lebar truck diasumsikan sekitar 3,5 m.

Gambar 4.12 Internal Traffic