Makalah Anatomi Fisiologi Sistem Kardiovaskular

Disusun untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Anatomi Fisiologi Mahasiswa Semester I

Disusun Oleh: 1. 2. 3. 4. Arditya Dyah A.P Rica Rahayu Sekar Kuswidiarani Warti Anggraini NIM: P07131111049 NIM: P07131111087 NIM: P07131111093 NIM: P07131111100

KEMENTRIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES YOGYAKARTA JURUSAN GIZI 2011

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Jantung (bahasa Latin, cor) adalah sebuah rongga, rongga, organ berotot yang memompa darah lewat pembuluh darah oleh kontraksi berirama yang berulang. Istilah kardiak berarti berhubungan dengan jantung, dari Yunani cardia untuk jantung. Jantung adalah salah satu organ yang berperan dalam sistem peredaran darah.

Jantung memiliki bentuk jantung cenderung berkerucut tumpul. Jantung pada tubuh manusia menempati diantara kedua paru-paru tepatnya pada bagian tengah rongga toraks.Sebuah jantung memiliki 4 buah ruang berongga. Ukuran jantung sendiri kurang lebih sebesar kepalan tangan pemiliknya.Jantung manusia terletak di sebelah kiri bagian dada, di antara paru-paru, terlindungi oleh tulang rusuk.Pada bagian luar terdiri dari otot-otot yang saling berkontraksi. Otot-otot inilah yang berperan penting dalam memompa darah melalui pembuluh arteri.

Bagian dalam jantung terdiri dari 4 buah bilik rongga. Keempat rongga tersebut terbagi menjadi 2 bagian, yaitu bagian kanan dan kiri yang dipisahkan oleh dinding otot yang dikenal dengan istilah septum.Pada bagian kanan dan kiri terbagi lagi menjadi 2 bilik. Rongga bilik sebelah atas disebut dengan atria dan dua bilik bawah yang disebut dengan ventricle yang memiliki peran dalam memompa darah menuju arteri.Sesuai dengan etimologis, jantung pada dunia medis memiliki istilah cardio / kardio. Ialah berasal dari bahasa latin, cor. Dimana cor dalam bahasa latin memiliki arti : sebuah rongga. Sebagaimana bentuk dari jantung yang memiliki rongga berotot yang memompa darah lewat pembuluh darah dalam kontraksi berirama

dalam kedokteran istilah kardiak memiliki makna sgala sesuatu yang berhubungan dengan jantung. B.yang berulang dan berkonsistensi. Dalam bahasa Yunani. 3. Mengetahui kerja tekanan darah (sistolik dan diastolik) . Rumusan Masalah 1. Bagaimana anatomi fisiologi jantung? 2.Pun. Bagaimana system peredaran darah di jantung? 3. cardia sendiri digunakan untuk istilah jantung. Mengetahui sistem peredaran darah di jantung. Mengetahui ion esensial yang mempengaruhi kerja jantung. Bagaimana anatomi pembuluh darah? C. Mengetahui anatomi pembuluh darah 5. Tujuan 1. Mengetahui anatomi dan fungsi jantung. 4. 2.

Anatomi jantung Ukuran jantung manusia kurang lebih sebesar kepalan tangan anak kecil. yang tertempel pada diafragma. Struktur jantung berbelok ke bawah dan sedikit ke arah kiri. namun tertutup oleh selaput ganda yang bernama perikardium. Lapisan pertama menempel sangat erat kepada jantung. Jantung hampir sepenuhnya diselubungi oleh paru-paru. Jantung adalah satu otot tunggal yang terdiri dari lapisan endothelium. Anatomi Fisiologi jantung a. di balik tulang dada/sternum. sedangkan lapisan luarnya lebih longgar dan berair. untuk menghindari gesekan antar organ dalam tubuh yang terjadi karena gerakan memompa konstan jantung. Jantung terletak di dalam rongga thoracic.BAB II PEMBAHASAN A. .

Anatomi jantung dapat dibagi dalam 2 kategori. lemak epikardium dan nutrisi seseorang. Apeks ini dapat diraba pada ruang sela iga 4 – 5 dekat garis medio. Jantung terletak diatas diafragma. Hampir dua pertiga bagian jantung terletak di sebelah kiri garis media sternum. Bagian luar kedua ventrikel dipisahkan oleh sulkus interventrikuler . jenis kelamin. atrium dipisahkan dari ventrikel oleh sulkus koronarius yang mengelilingi jantung. Gambar penampang melintang jantung manusia Jantung normal dibungkus oleh perikardium terletak pada mediastinum medialis dan sebagian tertutup oleh jaringan paru.Pada sulkus ini berjalan arteri koroner kanan dan arteri sirkumfleks setelah dipercabangkan dari aorta. seperti di dasar dan di samping. miring ke depan kiri dan apeks kordis berada paling depan dari rongga dada. Batas kranial dibentuk oleh aorta asendens.4. arteri pulmonal dan vena kava superior. Bagian depan dibatasi oleh sternum dan iga 3. yaitu anatomi luar dan anatomi dalam. tinggi badan. dan 5.Jantung dijaga di tempatnya oleh pembuluh-pembuluh darah yang meliputi daerah jantung yang merata/datar. Anatomi luar. Ukuran atrium kanan dan berat jantung tergantung pada umur.klavikuler kiri. Dua garis pembelah (terbentuk dari otot) pada lapisan luar jantung menunjukkan di mana dinding pemisah di antara sebelah kiri dan kanan serambi (atrium) & bilik (ventrikel).

Kerangka jantung. mitral. Perikardium. Bagian tengah badan jaringan ikat tersebut disebut trigonum fibrosa dekstra.anterior di sebelah depan. dan anulus aorta. Perluasan kedua trigonum tersebut melingkari katup . atrium dan katup – katup jantung. sehingga terbentuk ruang pemisah yang berisi cairan bening licin agar jantung mudah bergerak saat pemompaan darah. yang dilewati oleh arteri desendens posterior. yang mengikat bagian medial katup trikuspid. yang ditempati oleh arteri desendens anterior kiri. Jaringan ikat padat ini meluas ke arah lateral kiri membentuk trigonum fibrosa sinistra. adalah jaringan ikat tebal yang membungkus jantung. dan sulkus interventrikularis posterior disebelah belakang. Epikardium meluas sampai beberapa sentimeter di atas pangkal aorta dan arteri pulmonal. jaringan ikat tersusun kompak pada bagian tengah jantung yang merupakan tempat pijakan atau landasan ventrikel. Perikardium terdiri dari 2 lapisan yaitu perikardium visceral ( epikardium) dan perikardium parietal. Selanjutnya jaringan ini akan berputar – lekuk (releksi) menjadi perikardium parietal.

pada posterior dan septal licin dan rata. jantung terdiri dari empat ruang yaitu atrium kanan dan kiri. yang tertampung selama fase sistol ventrikel. Pada bagian antero. katup trikuspid. . serta ventrikel kanan dan kiri dipisahkan oleh septum.trikuspid dan mitral membentuk anuli fibrosa kordis sebagai tempat pertautan langsung otot ventrikel. tetapi daerah lateral dan aurikel permukaannya kasar dan tersusun dari serabut –serabut otot yang berjalan paralel yang disebut otot pektinatus. darah vena mengalir kedalam jantung melalui vena kava superior dan inferior masuk ke dalam atrium kanan. atrium.dan mitral.superior atrium kanan terdapat lekukan ruang atau kantung berbentuk daun telinga disebut aurikel.Bagian septum ini juga meluas dan berhubungan dengan daun septal katup trikuspid dan sebagian dinding atrium kanan.Tebal rata – rata dinding atrium kanan adalah 2 mm. Anatomi dalam. Secara anatomis atrium kanan terletak agak ke depan dibanding dengan ventrikel kanan atau atrium kiri. Atrium kanan.Permukaan endokardium atrium kanan tidak sama. Salah satu perluasan penting dari kerangka jantung ke dalam ventrikel adalah terbentuknya septum interventrikuler pars membranasea.

masing sepasang vena kanan dan kiri. dimana bagian ujungnya mengarah ke antero. berbentuk lonjong seperti telur. Tebal dinding ventrikel kiri saat diastol adalah 8 – 12 mm. Atrium kiri.inferior kiri menjadi apeks kordis.Ventrikel kanan.3 kali lipat diding ventrikel kanan. letak ruang ini paling depan di dalam rongga dada. Katup jantung terdiri atas 4 yaitu katup trikuspid katup mitral atau bikuspid setra dua katup semilunar yaitu katup pulmonal dan katup aorta.Sedangkan alur keluar ventrikel kanan (right ventricular outflow tract) berbentuk tabung atau corong. Tebal dinding ventrikel kiri adalah 2.Bagian dasar ventrikel tersebut adalah anulus mitral.Alur masuk dan alur keluar dipisahkan oleh krista supraventrikuler yang terletak tepat di atas daun katup trikuspid. menerima darah dari empat vena pulmonal yang bermuara pada dinding postero – superior atau postero-lateral. berdinding licin terletak dibagian superior ventrikel kanan yang disebut infundibulum atau konus arteriosus. sehingga pada foto sinar tembus dada tidak tampak.Letak atrium kiri adalah di posterior-superior ari ruang jantung lain.Endokardiumnya licin dan otot pektinati hanya ada pada aurikelnya.Ventrikel kanan berbentuk bulan sabit atau setengah bulatan. .Ruang alur masuk ventrikel kanan ( right ventricular inflow tract) dibatasi oleh katup trikuspid. berdinding tipis dengan tebal 4 –5 mm. Ventrikel kiri. yaitu tepat dibawah manubrium sterni. Secara fungsional ventrikel kanan dapat dibagi dalam alur masuk dan alur keluar. masing . trabekula anterior dan dinding inferior ventrikel kanan. Perbedaan bentuk kedua ventrikel dapat dilihat pada potongan melintang.Sebagian besar ventrikel kanan berada di kanan depan ventrikel kiri dan di medial atrium kiri.Tebal dindingnya 3 mm. sedikit lebih tebal daripada dinding atrium kanan.

darah akan mengalir dari ventrikel kanan melalui trunkus pulmonalis. Sesuai dengan namanya. katup tricuspid terdiri dari 3 daun katup. 2. Pada pangkal trunkus pulmonalis terdapat katup pulmonalis yang terdiri dari 3 daun katup yang terbuka bila ventrikel kanan berkontraksi dan menutup bila ventrikel kanan relaksasi. Bila katup ini terbuka. Katup pulmonal Setelah katup tricuspid tertutup. . Katup trikuspid berfungsi mencegah kembalinya aliran darah menuju atrium kanan dengan cara menutup pada saat kontraksi ventrikel.maka darah akan mengalir dari atrium kanan menuju ventrikel kanan. Katup Trikuspid Katup Trikuspid berada diantara atrium kanan dan ventrikel kanan. Trunkus pulmonalis bercabang menjadi arteri pulmonalis kanan dan kiri yang akan berhubungan dengan jaringan paru kanan dan kiri.sehingga memungkinkan darah mengalir dari ventrikel kanan menuju arteri pulmonalis.1.

Katup ini akan membuka pada saat ventrikel kiri berkontraksi sehingga darah mengalir keseluruh tubuh. 4. Katup bicuspid terdiri dari dua daun katup.3. Katup Aorta Katup Aorta terdiri dari 3 dan katup yang terdapat pada pangkal aorta. Seperti katup tricuspid. Sebaliknya katup akan menutup pada saat ventrikel kiri relaksasi. Serabut – serabut saraf simpatis mempersarafi daerah atrium dan ventrikel termasuk pembuluh .sehingga mencegah darah masuk kembali kedalam ventrikel kiri Jantung dipersarafi oleh sistem saraf otonom yaitu saraf simpatis dan parasimpatis.katup bicuspid menutup pada saat kontraksi ventrikel. Katup bikuspid Katup bikuspid atau katup mitral mengatur aliran darah dari atrium kiri menuju ventrikel kiri.

Persarafan parasimpatis berasal dari pusat nervus vagus di medulla oblongta. yang bermuara langsung ke dalam atrium kanan. serabut – serabutnya akan bergabung dengan serabut simpatis di dalam pleksus kardialis. dapat pula menyebar ke ventrikel kiri. medial. yaitu torakal 3. ramus sirkumfleks dan ramus interventrikularis anterior.Rangsang simpatis akan dihantar oleh asetilkolin. Pembuluh limfe pada jantung terdiri dari 3 kelompok pleksus yaitu subendokardial.6. Arteri koroner kanan bercabang menjadi ramus nodi sinoatrialis. sebelum mencapai jantung akan melalui pleksus kardialis kemudian berakhir pada ganglion servikalis superior.Saraf parasimpatis terutam memberikan persarafan pada nodus sinoatrial. Pendarahan jantung. akan masuk ke dalam atrium kanan melalui sinus koronarius. Aliran balik dari otot jantung dan sekitarnya melalui vena koroner yang berjalan berdampingan dengan arteri koroner. Persarafan simpatis eferen preganglionik berasal dari medulla spinalis torakal atas. ramus marginalis dan ramus interventrikularis posterior. berasal dari aorta melalui dua pembuluh darah koroner utama yaitu arteri koroner kanan dan kiri. Kedua arteri ini keluar dari sinus valsalva aorta. Penampunga cairan limfe dari kelompok pleksus yang paling besar adalah pleksus subepikardial. atau inferior.atrioventrikular dan serabut – serabut otot atrium.Selain itu terdapat juga vena – vena kecil yang disebut vena Thebesii. miokardial dan subepikardial. Serabut post – ganglionik akan menjadi saraf kardialis untuk masuk ke dalam jantung.darah koroner. dimana pembuluh – pembuluh limfe akan membentuk satu trunkus .Arteri koroner kiri bercabang menjadi ramus nodi sinoatrialis.

Miokardium. lapisan subendokardial terdiri dari jaringan ikat longgar.yang berjalan sejajar dengan arteri koroner kemudian meninggalkan jantung di depan arteri pulmonal dan berakhir pada kelenjar limfe antara vena kava superior dan arteri inominata. dan sel purkinje. Endokardium terdiri dari endotelium dan lapisan subendokardial. Endokardium. Endotelium pada endokardium merupakan epitel selapis pipih dimana terdapattight/occluding junctiondan gap junction. merupakan bagian dalam dari atrium dan ventrikel. 2. Fisiologi jantung Dinding jantung terdiri dari 3 lapisan yaitu endokardium. Miokardium pada ventrikel kiri lebih tebal dibandingkan pada ventrikel kanan. ANF (Atria Natriuretic Factor). Sel otot yang khusus pada atrium dapat menghasilkan atriopeptin. saraf. kardiodilatin dan kardionatrin yang berfungsi untuk . Di lapisan subendokardial terdapat vena. Endokarium homolog dengantunika intima pada pembuluh darah. miokardium dan epikardium. terdiri dari otot polos.

Perikardium parietal terdiri dari mesotelium dan jaringan ikat. Peredaran Darah Besar Peredaran darah besar Adalah peredaran darah yang mengalirkan darah yang kaya oksigen dari bilik (ventrikel) kiri jantung lalu diedarkan ke seluruh jaringan tubuh. Serat kontraksi merupakan serat silindris yang panjang dan bercabang. Serat konduksi terdiri dari 2 nodus di dinding atrium yaitu nodus SA dan AV. Serat purkinje merupakan percabangan dari nodus AV dan terletak di subendokardial. Sel purkinje mengandung sitoplasma yang besar. dan gap junctions. Setiap serat terdiri hanya 1 atau 2 nukleus di sentral.mempertahankan keseimbangan cairan dan elektrolit. Ikatan antara dua serat otot adalah melalui fascia adherens. Perikardium viseral terdiri dari mesothelium ( epitel selapis pipih). B. Sarkoplasmanya mengandung banyak mengandung mitokondria yang besar. Serat kontraksi mirip dengan otot lurik karena memilikistria e. Sistem peredaran darah di jantung 1. Lapisan subepikardial terdiri dari jaringan ikat longgar dengan pembuluh darah koroner. Serat konduksi pada jantung merupakan modifikasi dari serat otot jantung dan menghasilkan impuls. bundle of His dan serat purkinje. . kaya akan mitokondria dan glikogen serta mempunyai 1 atau 2 nukleus yang terletak di sentral. Miokardium terdiri dari 2 jenis serat otot yaitu serat kondukdi dan serat kontraksi. Lalu darah yang kaya karbondioksida dibawa melalui vena menuju serambi kanan (atrium) jantung. macula adherens ( desmosom). lapisan subepikardial dan perikardium parietal. saraf serta ganglia. Epikardium terdiri dari 3 lapisan yaitu perikardium viseral. Oksigen bertukar dengan karbondioksida di jaringan tubuh. sedikit miofibril.

Peredaran Darah Kecil Peredaran darah kecil merupakan peredaran darah dari bilik kanan jantung menuju paruparu dan akhirnya kembali lagi ke jantung pada serambi kiri. Darah melepaskan karbon dioksida dan mengambil oksigen dari alveoli paru-paru. Oleh karena itu. . Pada peredaran darah kecil inilah darah melakukan pertukaran gas di paru-paru.2. darah yang berasal dari paru-paru ini banyak mengandung oksigen.

antara . vena cava inferior. arteriol lalu ke seluruh tubuh lalu ke venule. tidak berkontraksi tetapi mengkhususkan diri mencetuskan dan menghantarkan potensial aksi yang bertanggungjawab untuk kontraksi sel – sel pekerja. arteri besar dan kecil. Ion Esensial yang berpengaruh bagi kerja jantung Kontraksi otot jantung untuk mendorong darah dicetuskan oleh potensial aksi yang menyebar melalui membran sel otot. Sirkulasi paru dimulai dari ventrikel kanan ke arteri pulmonalis. Sel – sel pekerja ini dalam keadaan normal tidak menghasilkan sendiri potensial aksi. arteri kecil. suatu sifat yang dikenal dengan otoritmisitas. vena besar. vena cava superior akhirnya kembali ke atrium kanan. Sirkulasi jantung Sirkulasi darah ditubuh ada dua yaitu sirkulasi paru dan sirkulasi sistemis. kapiler lalu masuk ke paru. vena pulmonalis dan akhirnya kembali ke atrium kiri. Sebaliknya. sebagian kecil sel sisanya adalah. yaitu memompa. Di sel – sel otoritmik jantung. Kontraksi otot jantung dimulai dengan adanya aksi potensial pada sel otoritmik.3. C. sel otoritmik. Jantung berkontraksi atau berdenyut secara berirama akibat potensial aksi yang ditimbulkan sendiri. Terdapat dua jenis khusus sel otot jantung yaitu 99% sel otot jantung kontraktil yang melakukan kerja mekanis. Sirkulasi sistemik dimulai dari ventrikel kiri ke aorta lalu arteri besar. setelah dari paru keluar melalui vena kecil. Sirkulasi ini mempunyai tekanan yang rendah kira – kira 15 – 20 mmHg pada arteri pulmonalis. vena kecil. Penyebab pergeseran potensial membran ke ambang masih belum diketahui. Secara umum diperkirakan bahwa hal itu terjadi karena penurunan siklis fluks pasif K+ keluar yang langsung bersamaan dengan kebocoran lambat Na+ ke dalam.

Miosin . inaktivasi saluran – saluran K+ ini akan mengawali depolarisasi berikutnya.Setelah ambang tercapai. Potensial aksi yang timbulkan di nodus SA akan menghasilkan gelombang depolarisasi yang akan menyebar ke sel kontraktil melalui gap junction.1 detik sebelum eksitasi menyebar ke ventrikel. Fase turun disebabkan seperti biasanya. Sel – sel jantung yang mampu mengalami otortmisitas ditemukan pada nodus SA. Miosin. dan tropomiosin.Karena influks pasif Na+ dalam jumlah kecil tidak berubah. karena saluran K+ diinaktifkan. Dari nodus AV. fase ini berbeda dari otot rangka. bagian dalam secara bertahap mengalami depolarisasi dan bergeser ke arah ambang. Aktin. otot terdiri dari aktin. potensial aksi akan diteruskan ke berkas His sebelah kiri lalu kanan dan terakhir adalah ke sel purkinje. Pada kekuatan ion fisiologik dan dengan adanya ion Mg2+ akan membentuk F aktin. G aktin monomerik menyusun protein otot sebanyak 25 % berdasarkan beratnya. Permeabilitas membran terhadap K+ menurun antara potensial – potensial aksi. Sebuah potensial aksi yang dimulai di nodus SA pertama kali akan menyebar ke atrium melalui jalur antar atrium dan jalur antar nodus lalu ke nodus AV.potensial – potensial aksi permeabilitas K+ tidak menetap seperti di sel saraf dan sel otot rangka. nodus AV. berkas His dan serat purkinje. Karena konduksi nodus AV lambat maka terjadi perlambatan sekitar 0. miosin. terjadi fase naik dari potensial aksi sebagai respon terhadap pengaktifan saluran Ca2+ dan influks Ca2+ kemudian. oleh efluks K+ yang terjadi karena terjadi peningkatan permeabilitas K+ akibat pengaktifan saluran K+. dengan influks Na+ bukan Ca2+ yang mengubah potensial aksi ke arah positif. turut menyusun 55 % protein otot berdasarkan berat dan bentuk filamen tebal. yang mengurangi aliran keluar ion kalium positif mengikuti penurunan gradien konsentrasi mereka. Kontraksi otot jantung dilihat dari segi biokimia.Setelah potensial aksi usai.

Troponin ada 3 jenis yaitu troponin T yang terikat pada tropomiosin.Eksitasi akan menyebabkan Ca2+ msk dari ECM ke intrasel melalui L type channels lalu Ca2+ tersebut akan berikatan dengan reseptor ryanodin. troponin I yang menghambat interaksi F aktin miosin dan troponin C yang mengikat kalsium.merupakan heksamer asimetrik yang terdiri 1 pasang rantai berat dan 2 pasang rantai ringan. Mekanisme kontraksi otot. glikogenolisis. SumberATP pertama sekali adalah cadangan ATP.sensitive reseptordi Sarkoplasmik retikulum dan akan dihasilkan lebih banyak lagi Ca 2+ ( CICR = Ca2+ induced Ca2+ release). setelah itu menggunakan kreatin fosfat diikuti dengan glikolisis anaerob. lalu glikolisis aerob dan akhirnya lipolisi . Kalsium yang masuk akan berikatan dengan troponin C dan dengan adanya energi dari ATP akan menyebabkan kepala miosin lepas dari aktin dan dengan ATP berikutnya akan menyebabkan terdorongnya aktin ke bagian dalam ( M line ). dan fosforilasi oksidatif. adanya eksitasi pada miosit akan menyebabkan peningkatan kadar Ca2+ di intraseluler. Sumber ATP untuk kontraksi berasal dari anaerob glikolisis. kreatin fosfat. Proses ini terjadi berulang – ulang dan akhirnya terjadi kontraksi otot.

.

Tekanan darah biasanya menunjukkan tekanan pada pembuluh nadi utama. serta mengangkut zat buangan seperi karbon dioksida. Anatomi Pembuluh Darah 1. kapiler yang berfungsi sebagai tempat pertukaran sebenarnya air dan bahan kimia antara darah dan jaringan dan vena. misalnya arterosklerosis a. 2. Tekanan pada saat jantung mengembang dan darah masuk ke jantung disebut diastol. dua kejadian kematian utama disebabkan oleh infark miokardium dan stroke pada sistem pembuluh nadi. Fungsi utamanya adalah menghantarkan oksigen dan nutrisi ke semua sel. Tekanan . Ada tiga jenis pembuluh darah. Sistem sirkulasi sangat penting dalam mempertahankan hidup.D. Pembuluh darah Pembuluh darah adalah bagian dari sistem sirkulasi yang mengangkut darah ke seluruh tubuh. Fungsi ini bertolak belakang dengan fungsi pembuluh balik yang membawa darah menuju jantung. Pembuluh nadi (Arteri) Pembuluh nadi atau arteri adalah pembuluh darah berotot yang membawa darah dari jantung. yang membawa darah dari kapiler kembali ke jantung. Penggambaran Sistem pembuluh nadi memiliki bagian tekanan yang tinggi pada sistem sirkulasi. Pada negara berkembang. yaitu arteri yang berfungsi membawa darah dari jantung.

b. . di mana zat nutrisi dan gas ditukarkan. Darah mengalir di dalam pada lumen. Lapisan terluar disebut tunika adventitia yang tersusun dari jaringan penyambung. Tekanan darah ini dapat dikur dengan tensimeter atau sfigmomanometer. Di lapisan selanjutnya terdapat tunika media yang tersusun atas otot polos dan jaringan elastis. 2) Arteri sistemik : Arteri sistemik membawa darah menuju arteriol dan kemudian ke pembuluh kapiler.sistol berarti tekanan darah saat jantung berkontraksi dan daeah keluar jantung. 3) Aorta : pembuluh nadi terbesar dalam tubuh yang keluar dari ventrikel jantung dan membawa banyak oksigen. c. Jenis pembuluh nadi Terdapat beberapa jenis pembuluh nadi pada tubuh: 1) Arteri pulmonaris : Pembuluh ini membawa darah yang telah dideoksigenasi yang baru saja dialirkan dari paru-paru. Anatomi dinding pembuluh nadi. Lapisan terdalam adalah tunika intima yang tersusun atas sel endothelial.

aliran darah tetap mengalir menuju jantung. Salah satu penyakit yang menyerang pembuluh balik adalah varises . Pembuluh darah ini masuk ke jantung melalui serambi kanan. : Arteriol adalah pembuluh nadi terkecil yang berhubungan dengan 3. darah tidak memancar tetapi merembes. Darahnya banyak mengandung karbon dioksida. yang disebut vena cava. Katup ini berfungsi agar darah tetap mengalir satu arah. pembuluh darah balik bermuara menjadi satu pembuluh darah balik besar.4) Arteriol pembuluh kapiler. Dari seluruh tubuh. Jadi. Pembuluh vena ini membawa darah yang kaya oksigen. Jika vena terluka. darah dalam semua pembuluh vena banyak mengandung karbon dioksida kecuali vena pulmonalis. Setelah terjadi pertukaran gas di paru-paru. Dinding pembuluhnya tipis dan tidak elastis. Umumnya terletak dekat permukaan tubuh dan tampak kebiru-biruan. jika diraba. Pembuluh balik (vena) Pembuluh balik atau vena adalah pembuluh yang membawa darah menuju jantung. Dengan adanya katup tersebut. denyut jantungnya tidak terasa. darah mengalir ke jantung lagi melalui vena paruparu. Pembuluh vena mempunyai katup sepanjang pembuluhnya.

yang bercabang dan menyempit ke arteriola. Darah mengalir dari jantung ke arteri. dan memungkinkan pertukaran air. Pembuluh kapiler sangat halus dan berdinding tipis Pembuluh darah kapiler (dari bahasa Latin capillaris) ialah pembuluh darah terkecil di tubuh. serta nutrien dan zat kimia sampah antara darah dan jaringan di sekitarnya. Di sinilah terjadinya pertukaran zat yang menjadi fungsi utama sistem sirkulasi. yang mengembalikan darah ke jantung. yang menghubungkan arteriola dan venula. Pembuluh kapiler Pembuluh ini bukan pembuluh nadi sesungguhnya. Setelah terjadinya perfusi jaringan. karbon dioksida. Pembuluh kapiler adalah pembuluh yang menghubungkan cabang-cabang pembuluh nadi dan cabang-cabang pembuluh balik yang terkecil dengan sel-sel tubuh. kapiler bergabung dan melebar menjadi vena. berdiameter 5-10 μm. . dan ukuran cabang-cabang pembuluh itu semakin jauh dari jantung semakin kecil. Pembuluh nadi dan pembuluh balik itu bercabang-cabang. oksigen.4. dan kemudian masih bercabang lagi menjadi kapiler.

Hubungan . Tekanan dipengaruhi oleh curah jantung dengan resistensi perifer.Semakin teregang jantung. dan lemak dapat mengalir melewatinya dengan dipengaruhi oleh gradien osmotik dan hidrostatik. Dua faktor penentu curah jantung adalah kecepatan denyut jantung dan volume sekuncup.Dinding kapiler adalah endotel selapis tipis sehingga gas dan molekul seperti oksigen. protein. Tekanan darah terdiri atas tekanan sistol dan diastol (telah dijabarkan diatas tentang sistol dan diastol). Tekanan Darah (Sistol dan Diastol) Tekanan darah adalah tekanan yang diberikan oleh darah setiap satuan luas pada pembuluh darah. Hal ini disebabkan oleh semakin besar pengisian saat diastol. Volume sekuncup adalah volume darah yang dipompa per denyut.Peningkatan panjang menghasilkan gaya yang lebih kuat pada kontraksi jantung berikutnya dan dengan demikian dihasilkan volume sekuncup yang lebih besar. semakin besar volume diastolik akhir dan jantung akan semakin teregang. E. air. Peningkatan volume diastolik akhir akan menyebabkan peningkatan volume sekuncup.Curah jantung adalah volume darah yang dipompa oleh tiap – tiap ventrikel per menit. semakin meningkat panjang serat otot awal sebelum kontraksi.

Volume total yang masuk ke dalam diastol disebut End Diastolic Volume .intrinsik antara volume diastolik akhir dan volume sekuncup ini dikenal sebagai hukum Frank – Starling pada jantung. Sistol adalah periode kontraksi dari ventrikel. Siklus jantung adalah periode dimulainya satu denyutan jantung dan awal dari denyutan selanjutnya. Tekanan juga telah dihasilkan tetapi tidak dijumpai adanya pemendekan dari otot. dimana terjadi pengisian darah. dimana darah akan dikeluarkan dari jantung. Pada relaksasi isovolumetrik terjadi ventrikel yang mulai relaksasi. Sistolik dapat dibagi menjadi dua proses yaitu kontraksi isovolumetrik dan ejeksi ventrikel. Diastol dapat dibagi menjadi dua proses yaitu relaksasi isovolumetrik dan ventricular filling. Diastol adalah periode relaksasi dari ventrikel. katup mitral dan katup trikuspid akan terbuka sehingga ventrikel akan terisi 80% dan akan mencapai 100 % jika atrium berkontraksi. Siklus jantung terdiri dari periode sistol dan diastol. Pada kontraksi isovolumetrik. katup semilunar dan katup atrioventrikularis tertutup dan volume ventrikel tetap tidak berubah. kontraksi sudah dimulai tetapi katup – katup tetap tertutup. Pada ventricular filling dimana tekanan dari atrium lebih tinggi dari tekanan di ventrikel. tekanan dalam ventrikel lebih tinggi dibandingkan dengan tekanan pada aorta dan pulmoner sehingga katup aorta dan katup pulmoner terbuka dan akhirnya darah akan . Pada ejeksi ventrikel .

lebih singkat dan tajam. bunyi jantung pertama menandakan awitan sistol ventrikel. sedangkan bunyi katup kedua berkaitan dengan penutupan katup semilunar. Bunyi timbul karena getaran yang terjadi di dinding ventrikel dan arteri – arteri besar ketika katup menutup. lunak. walaupun untuk memulai kontraksi tidak memerlukan stimulai saraf. . Karena penutupan katup AV terjadi pada awal kontraksi ventrikel ketika tekanan ventrikel pertama kali melebihi tekanan atrium. Jantung dipersarafi oleh kedua divisi sistem saraf otonom.dipompa ke seluruh tubuh. Saraf parasimpatis ke jantung adalah saraf vagus terutama mempersarafi atrium. sedangkan persarafan ke ventrikel tidak signifikan.Bunyi jantung pertama bernada rendah. Sisa darah yang terdapat di ventrikel disebut End Systolic Volume. Dengan demikian bunyi jantung kedua menandakan permulaan diastol ventrikel. terutama nodus SA dan AV. Bunyi jantung pertama berkaitan dengan penutupan katup AV .sering dikatakan dengan terdengar seperti “dup”. Pada saat ini terjadi pemendekan dari otot.Penutupan katup semilunaris terjadi pada awal relaksasi ventrikel ketika tekanan ventrikel kiri dan kanan turun di bawah tekanan aorta dan arteri pulmonalis. dan relatif lama-sering dikatakan terdengar seperti “lub”. Kecepatan denyut jantung terutama ditentukan oleh pengaruh otonom pada nodus SA. Bunyi jantung kedua memiliki nada yang lebih tinggi. Pembukaan tidak menimbulkan bunyi apapun. Penurunan gradual potensial membran secara otomatis antara denyutan secara umum dianggap disebabkan oleh penurunan permeabilitas terhadap K+. bukan oleh derik penutupan katup. Nodus SA dalam keadaan normal adalah pemacu jantung karena memiliki kecepatan depolarisasi paling tinggi. Dua bunyi jantung utama dalam keadaan normal dapat didengar dengan stetoskop selama siklus jantung. yang dapat memodifikasi kecepatan kontraksi.

4. dimana darah akan dikeluarkan dari jantung. rongga. 6. 7. 2. Diastol adalah periode relaksasi dari ventrikel. Pembuluh darah adalah bagian dari sistem sirkulasi yang mengangkut darah ke seluruh tubuh. Peredaran Darah Besar adalah peredaran darah yang mengalirkan darah yang kaya oksigen dari bilik (ventrikel) kiri jantung lalu diedarkan ke seluruh jaringan tubuh. darah yang berasal dari paru-paru ini banyak mengandung oksigen. Ion esensial dalam yang mempengaruhi kerja jantung adalah Na.BAB III PENUTUP A. Jantung adalah sebuah rongga. dimana terjadi pengisian darah. 3. organ berotot yang memompa darah lewat pembuluh darah oleh kontraksi berirama yang berulang. Kesimpulan 1. Peredaran darah kecil merupakan peredaran darah dari bilik kanan jantung menuju paru-paru dan akhirnya kembali lagi ke jantung pada serambi kiri. Sistol adalah periode kontraksi dari ventrikel. .K dan Ca 5.