Anda di halaman 1dari 10

Budidaya Ikan Lele Dengan Kolam Terpal

Posted in Tips Budidaya on 30 Oktober 2011

Ikan Lele merupakan keluarga Catfish yang memiliki jenis yang sangat banyak, diantaranya Lele Dumbo, Lele Lokal, Lele Phyton, Lele Sangkuriang dan lain-lain. Pada tulisan terdahulu sudah dituliskan mengenai Budi Daya Ikan Guramih Pada Kolam Terpal, pada kesempatan ini akan dibahas BUDI DAYA IKAN LELE DUMBO pada Kolam terpal. Budi Daya Ikan Lele dumbo relatif lebih mudah dan sederhana jika dibandingkan dengan budi daya guramih. Pada dasarnya metode Budi Daya ini adalah solusi untuk beberapa kondisi antara lain lahan yang sempit, modal yang tidak terlalu besar dan solusi untuk daerah yang minim air. Lele Dumbo merupakan ikan yang memiliki beberapa keistimewaan dan banyak diminati orang. Aneka masakan dari lele bisa diperoleh dengan mudah, rasa daging yang lezat dan gurih membuat bisnis budi daya lele menjadi peluang usaha yang cukup menjanjikan keuntungan. Selain itu Lele dumbo lebih mudah dipelihara dan cepat dalam pertumbuhannya. Dengan kondisi air yang buruk Lele dumbo bisa bertahan hidup dan berkembang dengan baik, dengan demikian solusi pemeliharaan lele dumbo dengan terpal menjadi alternatif yang perlu dicoba. Budi Daya Ikan Lele dumbo dengan Kolam terpal mendatangkan peluang usaha yang cukup menjanjikan dan tidak memerlukan modal usaha yang besar. Analisis budi daya Lele Dumbo dapa dilakukan dalam berbagai model untuk konsumsi dan pembibitan. Model Budi Daya Lele Dumbo Peluang usaha Budi daya lele dumbo dengan kolam terpal dapat dilakukan dalam beberapa bentuk antara lain, tujuan pembibitan dan tujuan konsumsi. Budi daya Ikan Lele Dumbo sebagai bibit merupakan upaya memenuhi kebutuhan bibit yang terus meningkat seiring dengan permintaan Ikan Lele Dumbo Konsumsi. Budi Daya Ikan Lele Dumbo Konsumsi merupakan upaya memelihara Ikan Lele Dumbo sampai ukuran dan bobot tertentu. Biasanya dari berat 1 ons per ekor ikan lele dumbo sampai 1 kg per ekor. Ukuran Lele Dumbo 1 Kg /ekor ke atas biasanya digunakan pada kolam pemancingan yang berisi Lele dumbo. Salah Satu Model Kolam Terpal Lele Dumbo Budi Daya Lele Dumbo Untuk Pembibitan Peluang Usaha Budi Daya Lele dumbo Untuk tujuan pembibitan bisa dilakukan antara lain: - Pemijahan dan penetasan telur lele dumbo, setelah menetas bisa dijual kepada peternak lain untuk dibesarkan atau dipelihara lagi sampai besar. Karena bibit lele dumbo baru menetas sudah bisa dijual, sehingga merupakan peluang usaha bagi yang memilih menekuni bidang ini. Jika lahan yang tersedia sempit solusi ini bisa menjadi alternatif. Modal untuk usaha ini hanya tempat dan indukan lele dumbo. Bibit Lele dumbo baru menetas biasanya dihargai berdasarkan perkiraan jumlah anakan Lele Dumbo, yang ditentukan berdasarkan bobot induk dan jumlah induk Lele Dumbo. - Penyediaan Bibit Ukuran 2-3 cm, dalam kurun waktu satu bulan setelah menetas bibit lele dumbo telah mencapai ukuran 2-3 cm dan siap untuk dijual ke pasaran. Pembesaran benih lele dari menetas hingga ukuran ini idealnya ditempatkan pada kolam lumpur atau sawah, sehingga memerlukan lahan yang relatif luas. Meski di kolam terpal tetap bisa dilakukan tetapi tidak bisa dalam jumlah yang besar, meski demikian peluang usaha tetap terbuka. Pembesaran Lele Dumbo pada bak atau kolam terpal pada ukuran ini memerlukan makanan tambahan berupa pelet buatan pabrik. - Penyediaan Bibit ukuran 5-7 cm, pada ukuran 5-7 cm benih lele dumbo siap dijual sebagai bibit yang mendatangkan peluang usaha. Biasanya ukuran ini dipelihara oleh peternak sampai ukuran layak konsumsi. Pemeliharaan Lele Dumbo Untuk Konsumsi Lele dumbo untuk keperluan konsumsi biasanya dipelihara mulai dari ukuran 5-7 cm atau lebih besar, untuk hasil panen cepat bisa dilakukan dalam waktu 2 bulan dengan pemberian makanan yang ekstra dan optimal. Peluang usaha budi daya lele dumbo untuk konsumsi ini relatif lebih mudah karena ukuran lele yang besar lebih tahan terhadap penyakit, dan tingkat hidup lebih tinggi. Untuk mendapatkan ukuran lele dumbo yang lebih besar memerlukan waktu 3 sampai 4 bulan. Persiapan Pembuatan Kolam Terpal Persiapan untuk budi daya lele dumbo dengan kolam terpal meliputi persiapan lahan kolam , persiapan material terpal ,dan persiapan perangkat pendukung. Lahan yang perlu disediakan disesuaikan dengan keadaan dan jumlah lele yang akan dipelihara. Untuk Pembesaran sampai tingkat konsumsi bisa digunakan lahan dengan ukuran 2 x 1x 0.6 meter, yang bisa diisi dengan 100 ekor lele dumbo ukuran 5-7 cm. Model pembuatan kolam bisa dengan menggali tanah kemudian diberi terpal atau dengan membuat rangka dari kayu yang kemudian diberi terpal. Cara pertama lebih membuat terpal tahan lebih lama. Pemeliharaan Lele Dumbo Pertama kali kolam terpal diisi dengan air yang tidak terlalu dalam terlebh dahulu, untuk lele dumbo ukuran 5-7 cm bisa diisi air 40 cm terlebih dahulu, agar ikan tidak terlalu capek naik dan turun dasar kolam untuk mengambil oksigen, seiring dengan bertambahnya usia dan ukuran kedalaman air ditambah. Perlu disediakan pula rumpon atau semacam perlindungan untuk lele. Karena lele merupakan ikan yang senang bersembunyi di daerah yang tertutup. Pemberian pakan dilakukan dengan pemberian pelet sehari dua kali, lebih bagus lagi lebih dari dua kali tetapi dalam jumlah yang lebih sedikit. Jika di lingkungan tersedia pakan alami seperti Bekicot, kerang, keong emas, rayap dan lainlain, bisa diberikan makanan alami tersebut. Makanan alami selain bisa menghemat pengeluaran juga memiliki kandungan protein yang tinggi sehingga pertumbuhan lele dumbo lebih cepat. Selain itu ada beberapa teknologi yang bisa dipakai untuk mempercepat pertumbuhan ikan lele dan ikan lainnya. Meski Lele dumbo tahan terhadap kondisi air yang buruk ada baiknya perlu diganti air sekitar 10-30% setiap minggu, agar kolam tidak terlalu kotor dan berbau. Penyakit pada ikan lele mudah menyerang pada air yang kotor. Pada usia satu bulan atau jika diperlukan perlu dilakukan seleksi dan pemisahan lele yang memiliki ukuran yang berbeda. Biasanya lele mengalami pertumbuhan yang tidak sama, sehingga jika tidak dipisahkan lele dengan ukuran kecil akan kalah bersaing dalam berebut makanan. Selain itu pisahkan jika ada ikan yang terindikasi terserang penyakit agar tidak menular.

Read the full story | No discussion yet

Pakan Lele Organik


Posted in Tips Budidaya on 26 Oktober 2011

Salah satu ekstra feeding yang kami gunakan sebagai pakan ikan lele yaitu Maggot. Maggot yang kami gunakan berasal dari larva lalat Black Soldier sehingga lebih besar.

Maggot ini sekarang sedang mulai dikembangkan oleh pembudidaya lele, ayam, bebek karena mengandung protein yang tinggi. Selain itu mudah dalam pembudidayaannya. Sehingga bisa menghemat pakan dan meningkatkan kadar protein pada pakan. Maggot yang kami berikan berasal dari pakan yang kami buat sendiri yang telah difermentasikan hingga 1 bulan. Sehingga kami tidak secara sengaja membudidayakan maggot. Mahluk ini muncul dengan sendirinya di pakan yang kami buat di dalam kontainer.

Jadi hal ini yang kami sebut Ektrak Feeding untuk ikan lele kami. Penelitian tentang manggot memang belum banyak tapi dari hasil pengalaman para pembudidaya yang pernah mencoba didapat hasil yang lebih baik dan bisa menghemat pakan. Saat kita mampu menghemat pakan akan mengurangi biaya operasional yang konon di budidaya lele nilainya bisa 70-80 % dari total kebutuhan.

Jadi ternyata manfaatnya banyak dan bisa membantu. Semoga informasi ini bisa bermanfaat. Semoga Bermanfaat......... Read the full story | 1 Comment

Mengapa Harus Organik


Posted in UMUM on 22 Oktober 2011

Mengapa Harus Organik???

Pangan organik menjadi trend masa kini. Ketika orang-orang sadar bahwa kesehatan adalah bagian yang sangat penting dalam hidup, maka orang mulai berpikir ada cara-cara yang bisa di lakukan untuk mencapai hidup yang sehat. Salah satunya adalah dengan mengkonsumsi pangan organik. Pangan organik adalah pangan yang dalam prosesnya menggunakan sistem ramah lingkungan dan bebas dari zat kimia yang berbahaya bagi tubuh.

Adadelapan alasan mengapa harus mengkonsumsi pangan organik : 1. Untuk menjadi sehat minimal kita dapat mulai dengan apa yang kita makan sehari-hari. Karena nasi (beras) adalah 60% s/d 70% dari total yang kita makan setiap hari , jadi nasi ( beras ) sangatlah berpengaruh bagi kesehatan kita. Bayangkan berapa milli gram unsur kimia yang masuk dalam tubuh kita setiap hari .????? 2. Berhenti mengkonsumsi bahan-bahan kimia. Semua panganan yang dibudidaya secara konvensional menggunakan pestisida sintetis/kimia) mengandung residu bahan-bahan kimia. Semua jenis pestisida merupakan bahan Karsinogenic (Zat yang ditimbulkan karena pembakaran yang bisa merangsang tumbuhnya kanker). 3. Melindungi Anak. Anak-anak mudah terserang racun daripada orang dewasa. Sebuah penelitian dilakukan pada tahun 1980-an menyimpulkan bahwa rata-rata anak-anak terkena bahan beracun penyebab kanker empat kali lebih banyak dari pada orang dewasa, dimana sebagian berasal dari jenis-jenis makanan anak-anak yang mereka makan. Memilih makanan memiliki sebuah efek penting bagi kesehatan anak di masa depan. 4. Melindungi kualitas air, udara dan tanah.

Mengkonsumsi pangan organis berarti kita ikut serta dalam pemulihan ekosistem yang telah rusak serta berperan serta secara aktif menjaga keseimbangan alam. Adabeberapa racun-racun POP (Persistent Org Pollutant)yang perlu diwaspadai akibat dari pemakaian pestisida sintetis/kimia selain DDT yang terdapat dalam tanah, udara dan air, diantaranya adalah : aldrin, chlordane, dieldrin, endrin, heptachlor, mirex, toxaphenyl, hexachlorobenzene, PCB (polychlorinated biphenyls), dioxin, furans. 5. Melindungi Kesehatan Pekerja Pertanian. Dengan mengkonsumsi produk organis berarti turut membantu perjuangan mereka bagi sebuah lingkungan kerja yang sehat. Contoh kasus : a. 18 Penduduk transmigrasi di Lampung Utara meninggal akibat racun tikus, TBC atau kanker saluran pernafasan. b. 12 orang petani di klaten meninggal dunia akibat racun DDT. 6. Mendukung Petani-petani Lokal Bersakala Kecil. Membantu komunitas kita untuk mencapai ketahanan pangan. 7. Produk Organis Sebenarnya Tidak Mahal. Banyak biaya tersembunyi jika kita membeli produk-produk yang diproduksi secara konvensional. Harga rendah pangan-pangan konvensional menandakan bahwa para pekerja pertanian tidak menerima upah yang adil. Seorang ibu berkomentar setelah mengkonsumsi pangan organis, diantaranya adalah : semenjak makan beras organik, keluhan rasa sakit mulai berkurang. Jadi kami bisa menghemat uang untuk ke Dokter dan berobat dan suami dapat bekerja seperti biasa. Produk organis lebih tahan lama,tidak cepat basi, begitupun berasnya, beras organis tidak cepat bau apek, sehingga saya dapat menyimpan sayuran organis dan berasnya lebih lama. Inikan dapat menghemat uang belanja!. 8. Rasa Pangan Organik Lebih Baik. Menurut orang yang terbiasa mengkonsumsi pangan organis, terasa lebih manis dan renyah, dan kesegarannya juga lebih beraroma wangi, empuk, dan lebih awet.

PESTISIDA PERANAN DAN BAHAYANYA

Tidak bisa dipungkiri bahwa pestisida adalah salah satu hasil teknologi modern dan mempunyai peranan penting dalam peningkatan kesejahteraan rakyat. Penggunaannya dengan cara yang tepat dan aman adalah hal mutlak yang harus dilakukan mengingat walau bagaimanapun, pestisida adalah bahan yang beracun.

Penggunaan pestisida yang salah atau pengelolaannya yang tidak bijaksana akan dapat menimbulkan dampak negatif baik langsung maupun tidak langsung bagi kesehatan manusia dan lingkungan. Mengutip data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Program Lingkungan Persatuan Bangsa-bangsa (UNEP), 1-5 juta kasus keracunan pestisida terjadi pada pekerja yang bekerja di sector pertanian.

Sebagian besar kasus keracunan pestisida tersebut terjadi di negara berkembang, yang 20.000 diantaranya berakibat fatal. Jumlah keracunan yang sebenarnya terjadi diperkirakan lebih tinggi lagi, mengingat angka tersebut didapati dari kasus yang dilaporkan sendiri oleh korban, maupun dari angka statistik.

Banyak kasus keracunan yang terjadi di lapangan tidak dilaporkan oleh korban sehingga tidak tercatat oleh instansi yang terkait. Di Indonesia sebagai negara agraris di mana sebagian besar Penduduknya bermata pencaharian di sector pertanian, sejak repelita ke-3 telah melakukan berbagai program untuk Penyehatan Lingkungan Pemukiman dalam upaya pengamanan pestisida.

Namun hingga kini masih didapat kasus-kasus keracunan pestisida yang cukup serius pada para pelakuk di sector pertanian.

FAKTA DAN DATA AKIBAT BURUK PESTISIDA.

Fakta-fakta dilapangan menunjukkan bahwa : 1. Diketemukannya data penyakit-penyakit akut yang diderita pada kelompok petani, seperti hamil anggur pada isteri-isteri petani di Lembang. 2. 12 orang petani di Klaten meninggal dunia akibat keracunan pestisida. 3. 18 penduduk transmigrasi di Lampung Utara meninggal akibat racun tikus, penyakit kulit eksim basah, TBC, kanker saluran pernafasan. 4. Ditemukan katak cacat tanpa sebelah kaki akibat penggunaan pestisida kimia oleh staf pengajar Jurusan Konservasi Sumber Daya Hutan Fak. Kehutanan IPB. 5. Penipisan cangkang telur burung elang. 6. 25% dari 2400 wanita pada tahun antara 1959 1966 yang pernah melahirkan bayi dengan bobot di bawah normal memiliki kandungan DDT yang telah terurai pada darahnya lima kali lebih besar dari kadar normal. 7. Tahun 2001 terjadi kematian pada ayam-ayam di sekitar lahan pertanian akibat akumulasi paparan pestisida yang terbawa angin. (Kusnadi Umar Said,Puncak Jawa Barat). Data tersebut diatas di ambil dari berbagai sumber termasuk informasi darimajalah pertanian. Jadi prospek 2 sampai 5 tahun mendatang pangan organic merupakan trend komoditas bisnis yang sangat bagus. Apabila dalam memenuhi pasar lokal yang masih minim prosentasenya dalam menguinakan pangan organik. Sementara pemerintah kita sedang gencar gencarnya untuk menanam pertanian Organik.

Berbagai seminar- seminar sudah sering dilakukan baik itu pihak departement pertanian , departement kesehatan , para pejabat teras, bulog bahkan LSM-LSM pun turut serta dalam berpartisipasi agar masyarakatindonesiadan para petaninya agar untuk mengkosumsi dan menanam pangan Organik.

Sekarang rata-rata para petani diIndonesiasudah banyak yang membuka lahan dan mengembangkan pertanian organic. Terbukti menurut Komentar para Petani yang sudah 5 sampai dengan 8 tahun mengembangkan dan membudidayakan pertanian organik , income dari petani tanaman organic menuju keadaan membaik daripada petani dengan pertanian kimiawi / anorganik.

Alasannya disamping pendapatan hasil pertaniannya meningkat plus mereka juga menikmatipola dangayasehat secara alamiah dan murah.

Read the full story | No discussion yet

Prebiotik, probiotik dan sibiotik


Posted in Tips Budidaya on 19 Oktober 2011

Definisi umum probiotik atau dikenal dengan mikroorganisme baik adalah preparat yang terdiri dari mikroba hidup yang dimasukkan ke dalam tubuh manusia atau hewan secara oral. Mikroba hidup itu diharapkan mampu memberikan pengaruh positif terhadap kesehatan manusia atau hewan dengan cara memperbaiki sifat-sifat yang dimiliki mikroba alami yang tinggal di dalam tubuh manusia atau hewan tersebut. Syarat-syarat probiotik yang baik adalah probiotik harus tetap dalam keadaan hidup, daya untuk bertahan hidup ketika melalui saluran pencernaan dan manfaat kesehatan yang dapat dibuktikan keberadaannya. Prebiotik didefinisikan sebagai ingredien yang tidak dapat dicerna yang meng-hasilkan pengaruh menguntungkan terhadap inang dengan cara menstimulir secara selektif pertumbuhan satu atau lebih sejumlah mikroba terbatas pada saluran pencernaan sehingga dapat meningkatkan kesehatan inang. Suatu ingredien pangan dapat diklasifikasikan sebagai prebiotik bila memenuhi persyaratan berikut; Pertama, tidak terhidrolisis atau terserap pada saluran pencernaan bagian atas; Kedua, secara selektif dapat

menstimulir pertumbuhan bakteri yang menguntungkan pada kolon; dan ketiga, dapat menekan pertumbuhan bakteri patogen, sehingga secara sistemik dapat meningkatkan kesehatan. Sinbiotik (Eubiotik) adalah kombinasi probiotik dan prebiotik. Penambahan mikroorganisme hidup (probiotik) dan substrat (prebiotik) untuk pertumbuhan bakteri misalnya fructooligosaccharide (FOS) dengan bifidobacterium atau lactitol dengan lactobacillus. Keuntungan dari kombinasi ini adalah meningkatkan daya tahan hidup bakteri probiotik oleh karena substrat yang spesifik telah tersedia untuk fermentasi sehingga tubuh mendapat manfaat yang lebih sempurna dari kombinasi ini. jadi bila diringkas Prebiotik = Adalah sumber energi alami untuk bakteri sehat Probiotik = Adalah strain tertentu dari bakteri sehat Sinbiotik = kombinasi probiotik dan prebiotik Read the full story | 1 Comment

Teknis Pembenihan (referansi dari beberapa sumber)


Posted in Tips Budidaya on 19 Oktober 2011

Teknis Pembenihan Teknis Pembenihan teknis pembenihan dapat dibagi menjadi tiga sistem pembenihan, yaitu sistem massal, sistem pasangan, dan sistem suntik. 1. Sistem massal Teknis pembenihan sistem massal dilakukan dengan menempatkan lele jantan dan betina dalam satu kolam dengan perbandingan tertentu. Pada sistem ini, induk jantan secara lelusa mencari pasangannya untuk diajak kimpoi dalam sarang pemijahan, sehingga sangat tergantung pada keaktifannya induk jantan mencari pasangan. 2. Sistem Pasangan Teknis pembenihan sistem pasangan dilakukan dengan menempatkan induk jantan dan betina pada satu kolam khusus. Keberhasilannya ditentukan oleh ketepatan menentukan pasangan yang cocok antara kedua induk. 3. Pembenihan sistem suntik ( Hyphofisasi ) Pembenihan sistem suntik dilakukan dengan merangsang lele untuk memijah atau terjadi ovulasi dengan suntikan ekstrak kelenjar Hyphofise, yang terdapat disebelah bawah otak besar. Untuk keperluan ini harus ada ikan sebagai donor kelenjar Hyphofise yang juga harus dari jenis lele. Read the full story | No discussion yet

Referensi Dari Berbagai Sumber : Budidaya Lele


Posted in Tips Budidaya on 19 Oktober 2011

LATAR BELAKANG Ikan lele merupakan salah satu jenis ikan air Tawar yang sudah dibudidayakan secara komersial oleh masyarakat Indonesia di semua daerah karena nilai jualnya yang menjanjikan. Menjamurnya pedagangpedagang pecel lele di pinggir jalan membuat lele menjadi kebutuhan pasar yang tinggi. TINGKAT KEBUTUHAN LELE Kota Bogor : 15 ton / hr, baru terpenuhi 7 ton/hari Yogyakarta dsk : 20 ton /hr & menjadi rujukan harga untuk lele Boyolali Jadetabek: + 85 ton / hari Semarang + 35 ton/hari, baru terpenuhi 15-20 ton/hari Solo + 15 ton/hari Purwokerto/banyumas + 20 ton/hari,baru terpenuhi 7-10 ton/hari JENIS LELE YANG DI BUDIDAYAKAN A. Lele dumbo/clarias garipienus B. Lele sangkuriang/clarias sp 1 7 KUNCI SUKSES MENJADI PEMBUDIDAYA LELE YANG SUKSES 1. SDM (SUMBER DAYA MANUSIA) 2. LOKASI KOLAM 3. KONTRUKSI KOLAM 4. MANAJEMEN AIR 5. KUALITAS BENIH LELE 6. PAKAN 7. PENGENDALIAN PENYAKIT/LINGKUNGAN 1. SUMBER DAYA MANUSIA Bekerja dengan antusias dan senantiasa disiplin merupakan kunci utama untuk menjadi seorang pembudidaya lele yang tangguh,janganlah merasa putus asa karena di balik itu terdapat keuntungan yang besar menanti. Selama masih mau belajar dan belajar semuanya akan mudah di kerjakan. 2. LOKASI KOLAM

DEKAT SUMBER AIR Ini merupakan syarat mutlak dan wajib di penuhi,sangat berhubungan dengan berkelanjutannya sebuah usaha budidaya lele DEKAT RUMAH Menghindari tingkat kejenuhan dalam kontrol kolam,jika jarak kolam dan rumah terlalu jauh timbul rasa malas untuk monitoring budidaya lele KEAMANAN Keamanan harus terjamin,budidaya merupakan investasi yang luar biasa,akan sia-sia jika ketika menjelang panen banyak lele konsumsi di curi orang lain SISTEM CLUSTER Ini merupakan sistem paling ideal,satu lokasi dengan banyak kolam dan banyak pemilik, bisa mengurangi rasa malas, lebih bersemangat dan dari segi keamanan lebih terjamin dan jalinan komunikasi lebih dinamis. 2 3. JENIS/KONTRUKSI KOLAM KETINGGIAN TERPAL pembuangan air SIPHONE Saluran Berambut padi Fungsi berambut padi: Sebagai penyimpan panas/menstabilkan suhu pada air kolam. Ketika cuaca panas maka akan berfungsi sebagai pelepas kalor. Ketika musim dingin akan berfungsi sebagai penghangat kolam Catatan: Lokasi kolam harus mendapatkan cahaya sinar matahari secara maksimal. Bila terhalangi oleh pohon mungkin bisa dipangkas atau dipotong supaya cahaya matahari bisa mengenai permukaan kolam. Rangka kolam alangkah baiknya dari bambu. Terpal dengan kualitas baik bisa awet sampai 3-5 tahun. 4. MANAJEMEN AIR BUDIDAYA LELE = BUDIDAYA AIR Oleh sebab itu kami membuat konsep GREEN WATER SYSTEM untuk membuat lele nyaman dam perkembangannya,hal ini sangat penting dilakukan agar kelangsungan hidup lele bisa lebih besar 3 KONSEP GREEN WATER SYSTEM A. Buatlah kolam dari terpal (4x8m atau 3x4m) Tinggi 1,25m Kemudian isi air dengan ketinggian 60cm B. Siapkan pelepah pisang/gedebog (dipotong 50-100cm) dan 10-20 helai daun pepaya (ditumbuk/dicacah lembut) Kedua bahan tersebut direndam dalam kolam terpal selama 2-3 malam Fungsi : Daun pepaya merupakan anti septic alami dan juga sebagai buffer PH pada air kolam. Gedebog pisang bisa menyerap racun dan juga menjadi media nutrisi untuk pertumbuhan lumut alami 4 C. Setelah direndam 2-3 malam air dikuras habis. Gedebog dan daun pepaya diambil dan dibuang, sedangkan lumut dibiarkan. D. Siapkan pupuk kandang (kompos) dan Probiotik GROWBAC/ GROWBAC FORTE Kolam di isi air kembali setinggi 60 cm. Pupuk kandang sebelumnya dimasukkan didalam karung dan dilubangi kecil-kecil. Pupuk kandang direndam pada dua sisi kolam selama 2-3 malam.

Tambahkan 2 sedok GROWBAC/GROWBAC FORTE yang dicampur dengan air hangat (suhu 4045C) di ember plastik. Kemudian di aduk, lalu masukkan ke kolam terpal, biarkan selama 2-3 malam. Fungsi : Pupuk kandang: menumbuhkan plankton alami. Probiotik (GROWBAC/GROWBAC FORTE) untuk membuat bakteri flok pada kolam. 5 E. Siapkan GROWBAC/GROWBAC FORTE Setelah 2-3 malam/ hari karung yang berisi pupuk kandang di ambil Kemudian amati perubahan warna pada air kolam. F. Langkah terakhir adalah: Tambahkan 2 sedok GROWBAC/GROWBAC FORTE dicampur dengan air hangat di ember plastik.Kemudian di aduk, lalu masukkan ke kolam terpal, biarkan selama 2-3 malam. Bila warna air jelek ulangi step dari awal lagi ini penting untuk kelangsungan hidup benih lele Setelah 2-3 malam/ hari amati lagi perubahan warna pada air kolam. Warna Air: Hijau kecoklatan Hijau kekuningan, keduanya dominasi warna hijau 6 KENAPA KUALITAS AIR KOLAM LELE MUDAH BERUBAH -LELE HIDUP DI SATU TEMPAT DALAM BERKEMBANG -MAKAN DI KOLAM -BUANG KOTORAN DIKOLAM -PAKAN LELE 100% PELLET YANG KAYA AKAN PROTEIN HEWANI -PENUMPUKAN KOTORAN IKAN MERUPAKAN SUMBER AMONIAK YANG JADI RACUN BAGI LELE APA YANG TERJADI JIKA AIR KOLAM JELEK 1. BAU 2. NAFSU MAKAN LELE TURUN 3. STRESS 4. IMUNITAS TURUN 5. MUDAH TERKENA PENYAKIT 6. PERUT KEMBUNG 7. POSISI LELE MENGGANTUNG 8. BERGEROMBOL PADA UJUNG KOLAM ATAU POJOKKAN KOLAM KECEPATAN TURUNNYA KUALITAS AIR KOLAM DI PENGARUHI: 1. SUMBER AIR 2. UKURAN IKAN 3. KEPADATAN IKAN 4. PAKAN 5. APLIKASI BAHAN KIMIA 6. CUACA TINDAKAN PENCEGAHAN 1. PENGURANGAN /PENAMBAHAN AIR KOLAM 2. SIPHONISASI/SEDOT KOTORAN DALAM DASAR KOLAM 3. PEMBATASAN KEPADATAN LELE 4. OPTIMALKAN PENGGUNAAN P.R.O.B.I.O.T.I.K Read the full story | No discussion yet

Standart Padat Tebar Benih Lele


Posted in Tips Budidaya on 19 Oktober 2011

Kepadatan tebar untuk lele pada kolam bisa menggunakan 100-170 ekor/m3 (untuk pemula) contoh perhitungan : ukuran kolam p x l x t = 2 x 1 x 1= 2 m3 jadi kepadatan tebar 2 x 100 ekor = 200 ekor jadi untuk kolam ukuran 2 x 1 x 1 = 200 ekor dan perhitungan untuk ukuran lain dapat mengikuti contoh diatas.

Untuk Anda Yang Sudah Mahir / Sudah Pengalaman tingkat kepadatan bisa ditambah sampai 300 atau 350 per m3.

Dan Melihat Juga Kualitas air.. Semakin bagus kualitas air yang di gunakan maka Tingkat kepadatan bisa Bertambah.. Read the full story | 2 Comments

Khasiat Ikan Lele Bagi Tubuh


Posted in Tips Budidaya on 19 Oktober 2011

Ibu Negara Ani Susilo Bambang Yudhoyono mengajak seluruh orang tua di Indonesia untuk mengenalkan ikan sebagai makanan terbaik untuk anak. Kandungan protein tinggi yang terdapat dalam ikan, bisa membantu meningkatkan kecerdasan anak.Kita harus mengenalkan ikan sejak dini kepada anak kita supaya mereka senang mengonsumsi ikan karena sumber protein yang dibutuhkan tubuh, khususnya otak. Pola berpikir kita harus diubah, bahwa ikan adalah makanan terbaik, kata Ani Yudhoyono, saat membuka Festival Raya Lele Nusantara, di Jakarta, Sabtu (19/6). Atas dasar itulah, Ibu Negara berjanji untuk mengajarkan cucunya yang baru semata wayang, Almira Tunggadewi Yudhoyono, untuk gemar makan ikan, khususnya lele, sejak dini Saya punya cucu satu. Nanti sejak dini akan saya ajarkan gemar makan ikan lele. Tapi,nanti kalau usianya sudah mulai lima tahun, kata Ny .Ani. Kajian ilmiah membuktikan, ikan memiliki protein yang lebih tinggi ketimbang makanan lain. Sebagai gambaran, ikan bandeng memilki kandungan protein sebesar 21,7 persen, ikan lele 17 persen dan ikan mas 16 persen. Tidak heran, kenapa orang Jepang terkenal cerdas, karena mereka senang mengonsumsi ikan sejak balita, kata Ibu Negara. Kondisi di negeri Sakura tersebut, berbanding terbalik dengan Indonesia. Jika dibandingkan dengan negara-negara di kawasan Asia Tenggara, masyarakat Indonesia termasuk yang paling rendah mengonsumsi ikan. Itu sangat ironis, jika melihat kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia. Dengan kondisi geografis seperti ini, seharusnya masyarakat Indonesia Iebih banyak lagi mengonsumsi hasil laut, terutama ikan yang banyak proteinnya, katanya. Ibu Negara memaklumi, bisa jadi belum banyaknya warga Indonesia makan ikan disebabkan karena ikan laut identik dengan harga yang mahal. Namun, itu bukan alasan untuk tidak mengonsumsi ikan. Ikan air tawar pun tidak kalah enak dan murah. Ada ratusan jenis ikan air tawar yang layak untuk dikonsumsi, karena kita punya banyak sungai dan lainnya. Kita harus syukuri, bahwa kita dikasih Tuhan kekayaan alam yang luar biasa, tinggal bagaimana kita memanfaatkannya, kata Ibu Negara. Dalam kesempatan yang sama, Menteri kelautan dan Perikanan, Fadel Muhammad mengatakan, rata rata konsumsi ikan masyarakat Indonesia pada tahun lalu sekitar 10 kilogram per kepala. Itu masih jauh tertinggal dengan Malaysia yang masyarakatnya mengonsumsi Ikan sekitar 55,5 kg/kepala. Adapun Jepang lebih tinggi lagi, sekitar 140 kg. kepala, kata Fadel. Fadel menegaskan, pihaknya menargetkan produksi ikan Iele sekitar 1 juta ton pada 2015 itu paten ketimbang produksi tahun ini yang mencapai ton. Budidaya ikan lele dapat diusaha kan dalam drum atau gentong hingga dapat menjadi usaha produk.nilai gizi 1 peningkatan ketahanan pangan keluarga,* kata Fadel.Dalam kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menunjukkan, rata rata konsumsi lele tahun lalu mencapai 2,3 kg kepala. Hal itu meningkat ketimbang konsumsi tahun sebelumnya yang sekitar 0,67 kg kepala kita menargetkan produksi ikan lele sebesar KM) ton pada 014, meningkat sekitar persen ketimbang produksi tahun lalu yang mencapai M ton. Menurut Fadel, meskipun lele masih dianggap sebagai ikan yang kurang menarik, namun budi daya ikan lele paling banyak diusahakan oleh umum meningkat dalam beberapa tahun terakhir Budi daya ikan lele dapalt di usahakan dalam drum atau gentong sehingga dapat menjadi alternatif usaha perbaikan gizi atau peningkatan kebutuhan pangan keluarga. kata FadeL Mochamad Wahyudi

Read the full story | No discussion yet

Bahan Kolam Terpal


Posted in Tips Kolam Budidaya on 19 Oktober 2011

Bebagai Varian Jenis terpal Read the full story | No discussion yet

2 Teknik Pembudidayaan Lele Organik


Posted in Tips Budidaya on 18 Oktober 2011

Ada beberapa kelebihan Ikan Lele Organik dan ikan lele non organik, terutama untuk menghemat biaya dan rasa, juga sangat bermanfaat untuk kesehatan. selain itu ada beberapa yuang bisa kita bandingkan dalam segi keuntungan. Untuk jumlah dan berat ikan lele 1 ton yang siap untuk dikonsumsi, pakan yang dibutuhkan jika memakai pellet bisa mencapai 1 ton. Sedangkan jika menggunakan pakan organik Cuma membutuhkan 2.300 liter. Bobot ikan lele organik juga lebih berat dari non organik. di sini saya akan memberikan beberapa tehnik dan cara untuk Budidaya Lele Organik. ada beberapa tahapan. Tahap pertama: Dalam hal penaburan benih, ada beberapa yang harus diperhatikan, sebelum benih ditebarkan, campurkan terlebih dahulu air bersih kolam dengan kotoran sapi yang sudah dikomposing, setelah tercampur, barulah dilakukan proses penebaran benih. Tahap Kedua: tahap ini dilakukan setelah ikan lele berumur 2 minggu. lakukan penyeleksian untuk memindahkan ikan lele yang berukuran 4-5 mm di kolam lain, setelah itu proses berlanjut ke 2 minggu kedepan hingga lele berukuran 10-20 mm. pencampuran makanan organik lele yang berasal dari kotoran sapi yang sudah dikomposing dilakukan kembali, namun untuk jenis komposing ini, tidak berupa kotoran padat, namun sudah berupa cairan. Tahap budidaya lele yang terakhir adalah masa pemanenan. Ikan Lele organik siap dipanen pada minggu kedelapan. Cara pemanenan lele organik sama halnya dengan pemanenan lele biasa alias tidak ada perlakuan khusus. Read the full story | No discussion yet