Anda di halaman 1dari 9

LAPORAN PROYEK FISIKA MODERN DIFRAKSI LASER OLEH CD

Oleh: 1. Annisa (1210703003) 2. Dita Ditafrihil (1210703009) 3. Lulu Dia Rahayu (1210703016) 4. Nurhidayah (1210703023) 5. Rina Herlin Lestari (1210703029) 6. Windu Nur Muhammad (121070303-)

FISIKA FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG 2011

I. Dasar Teori CD merupakan sebuah media yang dapat menyimpan data dalam jumlah yang cukup besar dan dapat dibaca oleh player dengan laser, detector cahaya dan alat-alat elektronik lainnya. Data yang tersimpan oleh CD mencapai 650-750 MB, sedangkan DVD single layer mencapai 4300-4500 MB. CD/DVD merupakan cakram multilapis yang terbuat dari plastic. Perbedaan antara CD dan DVD adalah kapasitas yang ditampung dan format filenya. Kapasitas DVD lebih besar daripada CD. Hal itu dikarenakan ada perbedaan panjang geolmbang sinar laser. CD dan DVD sama-sama menggunakan sinar laser merah untuk membaca datanya. Bedanya ada dipanjang gelombang. Sinar laser merah pada CD panjang gelombangnya adalah 780 nm sedangkan DVD panjang gelombangnya 650 nm. Lapisan data dilapisi dengan alumunium maupun perak sehingga membuat lapisan data sangat reflektif. Lapisan yang mengandung data terdiri dari sejumlah bintik pit kecil, tersusun secara spiral dari pusat cakram keujungnya. Jarak antar pit dapat diukur melalui pengamatan difraksi oleh celah pit pada CD pada cahaya monokromatik dengan panjang gelombang yang diketahui. Jumlah pit (biasa disebut bit) dapat diperkirakan dengan asumsi satu bit bersesuaian dengan area antar pit. Dengan demikian jumlah data yang dapat disimpan dalam CD dapat diperkirakan. 1 byte = 8 bit, dimana 1 MB = 106 byte. Difraksi dapat terjadi bila suatu sinar yang melewati panjang gelombang tertentu melewati sebuah celah dengan lebar yang keivalen dengan panjang gelombang sinar datang. Hal ini sesuai dengan persamaan: m Dengan ini diameter pada CD ekivalen dengan panjang gelombang cahaya tampak, sehingga peristiwa difraksi dapat terjadi. Untuk mengukur data track spacing pada CD dapat menggunakan prinsip difraksi dari sumber cahaya monokromatik terang. Dalam kasus ini menggunakann laser point yang berinteraksi dengan struktur pit. Jarak antar pit dapat diukur melalui pengamatan difraksi oleh celah pit pada CD pada cahaya monokromatik dengan panjang gelombang yang diketahui. m dengan d adalah spacing pada struktur, orde m, dan adalah sudut cahaya datang. adalah sudut cahaya terdifraksi atau sudut pantul pada

II.

Metode percobaan a. Alat dan bahan: Laser pointer ( CD Busur derajat Penggaris 1 buah statip Serbuk gergaji akrilik

Kertas HVS Papan Doubel tip b. Langkah percobaan Langkah-langkah yang dilakukan adalah sebagai berikut: Pertama, ukur diameter CD, kemudian letakkan bagian bawah CD menghadap keatas. Pasang laser pada statip dan arahkan ke CD di sesuaikan dengan titik terang disesuaikan dihasilkan. Rekatkan kertas polos pada papan, usahakan serapat mungkin sehingga penjalaran laser benar-benar menyentuh permukaan, dan letakkan papan dengan posisi berdiri tegak lurus diatas CD. Sebelum percobaan yang dilakukan pastikan tidak ada papun yang dapat menghalangi ataupun mengganggu proses difraksi yang terjadi. Arahkan laser pada pusat dari busur derajat dan sejajar dengan kertas. Berikan tanda dengan menggunakan pulpen, titik pada tempat cahaya yang di hasilkan oleh difraksi yang terlihat pada kertas. Lalu letakkan busur tegak lurus diatas CD. Tentukkam sudut sinar dating (1) dan sudut sinar pantul m pada tiap-tiap orde dengan menaburkan serbuk gegaji akrilik diatas busur agar m di tiap orde dapat terlihat dengan jelas. Buat grafik hubungan antara m dengan sin m.

III.

Data Dan Pengolahan

Untuk sudut 500 i 50 m 38 50 65 = 633 nm m Sin i -633 0 0,77 633 Sin m 0,62 0,76 0,9 Sin m - Sin i -0,15 -0,01 0,13

m -1 0 1 Untuk Sudut 450

m -1 0 1

i 50

m 38 45 65

= 633 nm m Sin i -633 0 0,77 633

Sin m 0,62 0,7 0,9

Sin m - Sin i -0,15 -0,07 0,13

500 450

Luas CD 0.10048 0.10048

= 633 nm Luas Pit d 12 16 x 104521 cm 14.2 x 10-12 4260 cm

Jumlah Pit 6,28x109 7,07x109

Kapasitas Cd 785 MB 865 MB

Grafik hubungan antara m ~(sin m-sin i) Grafik dengan m 500

m ~(sin m-sin i)
1000 500 m (nm) 0 -0.1 -500 -1000 sin m-sin i y = 4521.4x + 45.214 R = 1 0 0.1 0.2

-0.2

Grafik dengan m 450

m = (sin m-sin i)
1000 500 m (nm) 0 -0.1 -500 -1000 sin m-sin i y = 4521.4x + 45.214 R = 1 0 0.1 0.2

-0.2

[ [ ]

IV.

Analisis dan Pembahasan

CD dan DVD dapat digunakan untuk menyimpan data yang cukup besar. Data yang tersimpan dalam CD pada umumnya mencapai 650-700MB. Data tersebut tersimpan dalam sejumlah lapisan yang terbuat dari bahan plastik. Lapisan data itu dilapisi dengan lapisan tipis aluminium atau perak sehingga nampak mengkilat. Setiap lapisan terdiri dari sederet pit yang sangat kecil yang tersusun secara spiral dari pusat disk ke arah luar.jarak antar pit dapat diukur melalui pengamatan difraksi oleh celah pit pada CD pada cahaya monokromatik pada panjang gelombang yang diketahui. Jumlah pit dapat diperkirakan dengan mengasumsikan bahwa satu bit sebanding dengan satu pit, dengan demikian jumlah data yang disimpan dalam CD dapat diperkirakan. Proses penyimpanan data pada CD dilakukan dengan cara menembakkan sinar laser pada permukaan CD.Jika CD kosong, permukaan disknya disebut translucent yaitu cahaya dapat masuk kedalam lapisan metal sedangkan jika sudah terisi disebut opaque yaitu permukaannya lebih gelap dan cahaya tidak bisa masuk kedalam lapisan metal. Berdasarkan hasil percobaan didapatkan bahwa kapasitas CD sebesar 785 MB,sedangkan referensinya 700 MB.hasil yang diperoleh sedikit berbeda dengan referensi, perbedaan ini disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya:kurang telitinya dalam membaca skala busur,dalam membaca sudut pantul pada masing-masing orde,dan tidak stabilnya penempatan papan pada saat pengambilan titik terang dan ordenya. Menurut Hukum Snellius I menyatakan bahwa sinar datang , sinar pantul dan garis normal terletak pada satu bidang datar. Dan sudut datang sama dengan sudut pantul. Pada saat perhitungan pertama, sudut datang yang dihasilkan adalah 500 dan sudut pantul pada titik terang yang diambil adalah 450, hasil yang diperoleh jauh berbeda dengan referensi. Besar Kapasitas CD yang diperoleh ketika menggunakan sudut pantul pada titik terang sebesar 450 adalah 865 MB dan referensinya adalah 700 MB. Hal ini disebabkan karena besar sudut pantul dan besar sudut datangnya berbeda, hal ini tidak sesuai dengan Hukum Snellius I. perbedaan sudut yang dihasilkan dikarenakan kurang teliti dalam pengambilan data pada saat penentuan sudut pantul. Pada saat perhitungan kedua, sudut datang yang dihasilkan adalah 500 dan sudut pantul pada titik terangnya 500, hasil yang diperoleh memiliki perbedaan namun hanya sedikit, dari hasil

perhitungan besar kapasitas yang diperoleh 785 MB dan referensinya 700 MB, selisihnya hanya 85 MB. Kesalahan yang diperoleh yaitu sekitar 12 %. Hasilnya mendekati referensi karena besar sudut datangnya sama dengan sudut pantulnya. Hal ini, sesuai dengan Hukum Snellius I yaitu besar sudut datang sama dengan besar sudut pantulnya.

V.

Kesimpulan 1. Difraksi dapat terjadi bila suatu sinar yang memiliki panjang gelombnag tertentu melewati suatu celah dengan lebar yang ekivalen dengan panjang gelombang sinar datang. 2. Difraksi pada CD dapat terjadi karena diameter pit pada CD ekivalen dengan panjang gelombang cahaya tampak. 3. Melalui pengamatan difraksi oleh celah pit, pada CD dengan mengunakan sinar laser yang sudah diketahui panjang gelombangnya kita dapat memperkirakan jumlah pit-nya. Bila jumlah pit sudah diketahui, kita juga dapat memperkirakan kapasitas data yang dapat disimpannya.

VI. Daftar Pustaka Tentor, Forum. Metode Cling Semua rumus Fisika gak Pake Mikir. 2011. Pustaka Widyatama: Jakarta. http://komputok.blogspot.com/2008/05/cdcompac-disc-dan-dcv-digital.html http://lcom.umy.ac.id/elschool/sma_muh_gombong/course/info.php?id=50 http://wwww.scribd.com Modul Eksfis 1