Anda di halaman 1dari 9

Sigma Epsilon ISSN 0853-9103

DISAIN SUPPORT MOTOR STEPPER UNTUK OTOMATISASI MESIN BUBUT MENGGUNAKAN SOFTWARE CATIA V5 R 18 Oleh : Dedy Haryanto, Ari Satmoko, Sagino, Edy Karyanta Pusat Teknologi Reaktor dan Keselamatan Nuklir-BATAN

ABSTRAK
DISAIN SUPPORT MOTOR STEPPER UNTUK OTOMATISASI MESIN BUBUT MENGGUNAKAN SOFTWARE CATIA V5 R 18. Telah dilakukan perancangan support eretan atas dan lintang mesin bubut dalam rangka otomatisasi mesin bubut, yang saat ini pegoperasiannya masih manual. Otomatisasi mesin bubut ini bertujuan untuk mempermudah dan mengefisiensikan kerja pembubutan, sehingga ketepatan dan mutu benda-benda kerja hasil pembubutan tidak terlalu bergantung pada ketrampilan dan pengetahuan operator mesin bubut. Support dirancang dan disesuaikan dengan kondisi lapangan sehingga perangkat tersebut dapat dipasangkan pada mesin dengan mudah. Rancangan digambar dan dianalisis dengan software Catia Versi 5 Release 18. Hasil analisis menunjukkan bahwa translational deplacement terbesar pada support eretan atas sebesar 0,0206 mm dan pada eretan lintang 0,0149 mm. Von mises stress terbesar pada support eretan atas sebesar 3,46 x 10 6 N/m2 dan pada eretan lintang sebesar 5,31 x 10 6 N/m2. Nilai ini lebih kecil dari yield strength bahan Carbon Steel 2,5 x 108 N/m2. Berdasarkan hal tersebut, rancangan dapat diterima dan pada kegiatan selanjutnya dapat dipabrikasi. Kata kunci : mesin bubut, otomatisasi, Catia.

ABSTRACT THE DESIGN OF THE MOTOR STEPPER SUPPORT FOR THE LATHE MACHINE AUTOMATIZATION USING CATIA V5 R 18 SOFTWARE. The design of the motor stepper supports for automatization of radial and axial movements of the lathe machine has been done. Until now, the operation is still manual. The automatization of radial and axial movements of the machine is aimed to make the lathe works more easier and efficient, so that the precision and quality of work products not much depend on skill of operators. The supports are designed and adjusted with the real condition of the machine so that the peripheral can be set up precisely. This design was drawn and analysed with software Catia Versi 5 Release 18. The analysis results show that the translational deplacement value is biggest at the support cable boat i.e. 0.0206 mm and 0.0149 mm, respectively. The von mises stress value is biggest at the support cable boat and the transversal cable boat i.e. 3.46 x 10 6 N/m2 and 5.31 x 10 6 N/m2, respectively. These values are smaller than yield strength material Carbon Steel 2.5 x 108 N/m2, therefore, this design could be acceptabled and feasible to be fabricated in the future. Keyword : lathe, Automatization, Catia. PENDAHULUAN Pusat Teknologi Reaktor dan Keselamatan Nuklir mempunyai beberapa fasilitas sebagai sarana pendukung untuk menunjang kegiatan penelitian, salah satunya adalah mesin bubut tipe ALPINE 350. Mesin bubut seperti terlihat pada gambar 1, Keterangan : 1. Motor penggerak 2. Kepala tetap 3. Eretan lintang 4. Wadah serpih 5. Sakelar motor 6. Kotak kunci 7. Kepala bebas 8. Kaki 9. Spindel utama (spindle kerja) 10. Eretan dasar 11. Cakra / pencekam 12. Batang gigi 13. Poros ulir 14. Poros luncur 15. Batang penggandeng 16. Meja 17. Eretan atas

Gambar 1. Bagian-bagian utama mesin bubut

Vol.13 No. 1 Februari 2009

Sigma Epsilon ISSN 0853-9103

biasanya digunakan untuk pembuatan sampel-sampel alat-alat penelitian. Berdasarkan arah penggeseran, eretan perkakas terdiri dari eretan dasar, eretan lintang dan eretan atas. Saat pembubutan benda kerja, ketiga eretan ini masih dioperasikan secara manual, sehingga ketepatan dan mutu benda-benda kerja hasil pembubutan sangat bergantung pada ketrampilan dan pengetahuan operator mesin bubut. Untuk memudahkan dan mengefisiensikan pekerjaan pembubutan serta meningkatkan kinerja mesin bubut tersebut pengoperasian eretan atas dan eretan lintang mesin bubut perlu diubah dari manual menjadi otomatis, dengan menggunakan motor stepper model single shaft PK5913-A sebagai penggerak eretan atas dan lintang mesin bubut. Dengan digunakannya motor stepper sebagai penggerak maka dibutuhkan support untuk meletakkan motor stepper sehingga dapat terhubung dengan baik dan benar pada poros eretan atas dan lintang mesin bubut. Perancangan support motor stepper pada eretan atas dan lintang ini merupakan kegiatan awal dalam otomatisasi mesin bubut. Kegiatan ini diharapkan dapat mempermudah pengoperasian mesin dan memperkecil ketergantungan pada operator mesin untuk mendapatkan benda-benda kerja dengan

ketepatan dan mutu yang baik dalam pembuatan sampel-sampel dan alat-alat penelitian. Makalah ini membahas tentang perancangan support eretan atas dan lintang mengunakan material carbon steel dengan ketebalan 5 mm, di mana rancangan disesuaikan dengan bentuk eretan atas dan lintang pada mesin bubut tipe ALPINE 350. Rancangan selanjutnya dianalisis secara mekanik untuk mengetahui kekuatan struktur rancangan tersebut sebelum dilakukan pabrikasi. Pembuatan gambar teknik rancangan mengacu pada buku panduan teknik Menggambar Mesin Menurut Standar ISO[1]. Pembuatan gambar dan analisa menggunakan software Catia Versi 5 release 18 [2]. DESKRIPSI RANCANGAN Mesin bubut termasuk mesin kerja yang paling tua. Bentuk pendahulunya adalah meja putar pembuat keramik, di mana dalam perkembangan selama bertahun-tahun banyak dilakukan perubahan-perubahan yang membawa mesin bubut ke tingkat kesempurnaannya. Pekerjaan-pekerjaan yang dapat dilaksanakan oleh mesin bubut adalah pembubutan memanjang, pembubutan mendatar, membor, pembubutan kerucut, pembubutan ulir, membubut eksentris dan sebagainya seperti terlihat pada gambar 2 di bawah ini [3].

Gambar 2. Jenis-jenis pembubutan pada mesin bubut Eretan perkakas merupakan bagian dari mesin bubut yang digunakan untuk memegang erat perkakas bubut (pisau bubut) dan memberikan gerakan yang diperlukan. Arah gerakan dapat sejajar, tegak lurus atau miring terhadap sumbu bubut. Bagian-bagian utama dari eretan perkakas seperti terlihat pada gambar 3 dibawah ini.

10

Vol.13 No. 1 Februari 2009

Sigma Epsilon ISSN 0853-9103

Gambar 3. Bagian-bagian utama eretan perkakas Keterangan : 1. Eretan atas 2. Engkol menukar arah laju 3. Eretan lintang 4. Eretan atas 5. Cakram putar 6. Roda tangan gerakan memanjang 7. Roda tangan gerakan melintang Untuk memudahkan pekerjaan pembubutan, pengoperasian eretan atas dan eretan lintang pada mesin bubut perlu diubah dari manual menjadi otomatis. Pengoperasian otomatis ini dilaksanakan dengan menggunakan motor stepper model single shaft PK5913-A yang berfungsi sebagai penggerak eretan atas dan lintang mesin bubut. Dengan 8. 9. 10. 11. 12. 13. Poros engkol eretan atas Engkol melintang Engkol kunci mur Poros luncur Poros ulir Batang gigi

penambahan motor stepper ini mesin bubut memerlukan perangkat support untuk menunjang kedudukkan motor stepper pada eretan atas dan eretan lintang seperti terlihat pada gambar 4 dibawah ini.

Gambar 4. Rancangan modifikasi pada eretan atas dan eretan lintang Rancangan support menggunakan bahan carbon steel dengan modulus young 2x1011 N/m2, densitas 7860 kg/m3 dan yield strength 2,5 x 108 N/m2, dengan ketebalan 5 mm. Bentuk support eretan atas dan eretan lintang seperti terlihat pada gambar 5 dan gambar 6 di bawah ini.

Vol.13 No. 1 Februari 2009

11

Sigma Epsilon ISSN 0853-9103

Gambar 5. Support eretan atas TATA KERJA Perancangan Support eretan atas dan Support eretan diawali dengan penentuan dimensi atau ukuran yang sesuai dengan kondisi eretan atas dan melintang pada mesin bubut tipe ALPINE 350. Penentuan atau pengukuran dimensi dilakukan dengan pengukuran langsung pada mesin bubut, dilanjutkan dengan pembuatan gambar teknik rancangan yang dilakukan menggunakan software Catia versi 5 Realese 18. Tahap berikutnya adalah melakukan perhitungan gaya-gaya yang timbul pada lubang-lubang support dimana gaya-gaya tersebut ditimbulkan oleh torsi motor dan menjadi

Gambar 6. Support eretan lintang data masukan untuk kegiatan analisa selanjutnya. Kegiatan analisa bertujuan untuk mengevaluasi apakah sistem support yang dirancang mempunyai kekuatan struktur yang cukup untuk mendukung kinerja motor. Dalam analisis ini akan dievaluasi nilai tegangan von mises dan juga translational displacement. Analisis dilakukan menggunakan software Catia versi 5 realese 18. Tata kerja mengenai kegiatan disain support motor stepper ini seperti terlihat pada gambar 7 dibawah ini.

Gambar 7. Diagram alir disain support motor stepper

12

Vol.13 No. 1 Februari 2009

Sigma Epsilon ISSN 0853-9103

PERHITUNGAN DISAIN, ANALISIS DAN PEMBAHASAN 1. Perhitungan gaya-gaya pada lubang support Rancangan support motor stepper menggunakan bahan carbon steel dengan youngs modulus 2 x 1011 N/m2 , Density 7860 kg/m3 , yield strength 2,5 x 108 N/m2. Rancangan ini setelah dipabrikasi akan dipasang pada eretan atas dan eretan lintang mesin bubut dengan menggunakan mur pada lubang-lubang yang sudah tersedia pada

support. Beban pada support berasal dari berat dan torsi motor stepper model single shaft PK5913-A, dimana beban vertikal sebesar 38 N dan beban putar (maksimum torsi) motor sebesar 6,3 Nm [4]. Data-data beban tersebut digunakan sebagai masukkan untuk menganalisa rancangan support eretan atas dan eretan lintang mesin bubut dengan menggunakan software Catia Versi 5 Release 18. Untuk lebih jelasnya tentang rancangan support dapat dilihat pada gambar 7 dan 8 dibawah ini :

Gambar 8. Rancangan support motor stepper pada eretan atas

Gambar 9. Rancangan support motor stepper pada eretan Lintang

Vol.13 No. 1 Februari 2009

13

Sigma Epsilon ISSN 0853-9103

Maksimum torsi motor sebesar 6,3 Nm sebagai beban putar tersebar pada keempat lubang support motor stepper. Torsi tersebut dapat menimbulkan gaya pada keempat lubang support,

sehingga dapat mempengaruhi kekuatan struktur disain support seperti terlihat pada gambar 9 di bawah ini.

Gambar 10. Gaya pada support eretan atas dan eretan lintang Untuk menentukan besar gaya yang ditimbulkan oleh torsi motor stepper digunakan persamaan [5] :

Fx = F cos F y = F sin

(2) (3)

T =Fr

(1)

F=

T r

Berdasarkan persamaan 2 dan 3 besar gayagaya yang searah dengan sumbu X dan sumbu Y pada support dengan = 45 adalah sebagai berikut:

Dimana : T : Torsi (Nm) F : Gaya (N) R : Jarak gaya terhadap titik pusat torsi (m) Dari persamaan 1, besar gaya yang ditimbulkan oleh torsi motor stepper sebesar 6,3 Nm dengan jarak 0,0495 m adalah :

Fx = Fx1 = Fx 2 = Fx3 = Fx 4 = 31,81 cos 45 = 22,493 N


Fy = Fy1 = Fy 2 = Fy 3 = Fy 4 = 31,81sin 45 = 22,493 N

2.

Perhitungan von mises translational displacement

stress

dan

F=

6,3 Nm = 127,27 N 0,0495 m

Dengan asumsi bahwa gaya terdistribusi secara merata ke dalam empat lubang, maka besar gaya pada tiap-tiap lubang (F1, F2, F3 dan F4) adalah sebesar :

Perhitungan von mises stress dan translational displacement dilakukan menggunakan software Catia versi 5 realese 18, sebagai masukan software Catia adalah gaya-gaya hasil perhitungan pada butir 1. Hasil dan analisis perhitungan adalah sebagai berikut : a. Von mises stress pada support eretan atas.

F1 = F2 = F3 = F4 =

F 127,27 = = 31,81 N 4 4

Gaya F1, F2, F3 dan F4 merupakan gaya-gaya yang tegak lurus dengan jarak pusat support seperti terlihat pada gambar 9 di atas. Untuk menentukan besar gaya yang searah dengan sumbu X dan sumbu Y dapat dengan digunakan persamaan sebagai berikut :

Distribusi stress disepanjang permukaan support diperlihatkan dalam gambar 10 dibawah ini. Stress terbesar terjadi pada lubang support yang terikat dengan eretan atas mesin bubut sebesar 3,46 x 10 6 N/m2 .

14

Vol.13 No. 1 Februari 2009

Sigma Epsilon ISSN 0853-9103

Gambar 11. Analisa von mises stress pada support eretan atas diperlihatkan pada gambar 11 di bawah ini. Translational displacement terbesar terjadi pada ujung support yaitu sebesar 0,0206 mm.

b. Translational displacement pada support eretan atas Distribusi translational displacement disepanjang permukaan support

Gambar 12. Analisa translational deplacement pada support eretan atas

Vol.13 No. 1 Februari 2009

15

Sigma Epsilon ISSN 0853-9103

c.

Von mises stress pada support eretan lintang Distribusi stress disepanjang permukaan support seperti terlihat pada gambar 12 di

bawah ini. Stress terbesar terjadi pada support eretan lintang yaitu 5,31 x 10 6 N/m2 .

Gambar 13. Analisa von mises stress pada support eretan lintang d. Translational displacement pada support eretan lintang Distribusi translational displacement disepanjang permukaan support seperti

terlihat pada gambar 13 di bawah ini. Translational displacement terbesar yaitu sebesar 0,0149 mm,

Gambar 14. Analisa translational deplacement pada support eretan lintang

16

Vol.13 No. 1 Februari 2009

Sigma Epsilon ISSN 0853-9103

3. Analisis hasil disain Dari hasil yang diperoleh menunjukkan besar von mises stress pada kedua support adalah 3,46 x 10 6 N/m2 dan 5,31 x 10 6 N/m2 . Nilai ini masih lebih kecil dari pada yield strength dari bahan Carbon Steel yang digunakan yaitu sebesar 2,5 x 108 N/m2. Sedangkan untuk translational deplacement, angka maksimum 0,0206 mm pada eretan atas dan 0,0149 mm pada eretan melintang nilai ini masih relatif kecil dan tidak mengganggu struktur lainnya. Besaran translational deplacement tidak mempunyai batasan, selama akibat dari besaran tersebut tidak mengganggu struktur yang lain maka hasil analisis tersebut dapat diterima. Mengacu dari hasil analisa tersebut maka pengunaan support hasil disain ini dapat diterima dan layak untuk dipabrikasi dalam rangka otomatisasi mesin bubut. KESIMPULAN Support motor stepper untuk eretan atas dan eretan melintang sangat diperlukan dalam rangka otomatisasi mesin bubut dengan menggunakan motor stepper dengan model single shaft PK5913A. Rancangan dibuat dengan batasan kesepakatan yaitu pada von mises stress dan translational deplacement . Dari hasil rancangan diperoleh harga translational deplacement pada support terbesar pada eretan atas sebesar 0,0206 mm dan pada eretan lintang sebesar 0,0149 mm, sedangkan von mises stress terbesar pada support eretan atas sebesar 3,46 x 10 6 N/m2 dan pada eretan lintang

sebesar 5,31 x 10 6 N/m2 . Nilai maksimum tersebut masih di bawah nilai yield strength sebesar 2,5 x 108 N/m2. Berdasarkan hasil tersebut rancangan sistem support ini dapat diterima dan layak untuk dipabrikasi. UCAPAN TERIMAKASIH Ucapan terimakasih kami sampaikan kepada Abdul Hafid ST. yang telah memberikan tugas, inspirasi dan dorongan semangat melalui kegiatan modifikasi perancangan ini dan kepada para staff Sub. Bidang Elkektromekanik yang telah memberikan dukungan moril. DAFTAR PUSTAKA 1. 2. 3. G. TAKESHI SATO, N. SUGIARTO H., Menggambar Mesin Menurut Standar ISO, PT. Pradnya Paramita Jakarta, 1994 Agus Fikri ROSJADI, Barbagi Ilmu Untuk Kemajuan Bangsa, http://agusfikri.blogspot.com Ing. Alois SCHNMETZ, Ing. Peter SINNL, Ing. Johann HEUBERGER, Pengerjaan Logam Dengan Mesin, Penerbit Angkasa Bandung, Bandung, 1985. Oriental Motor CO., LTD, GENERAL CATALOGUE, 5 Phase Stepping Motors PK Series, Japan, 2005. Ach. Muhib ZAINURI, Kekuatan Bahan, CV ANDI OFFSET, Yogyakarta 2005.

4. 5.

Vol.13 No. 1 Februari 2009

17