Anda di halaman 1dari 2

REMODELLING TULANG Meskipun tulang seperti benda mati namun konstituennya secara terus menerus diperbaharui.

Pengendapan tulang ( pembentukan ) dan Resorpsi tulang (pengeluaran) dalam keadaan normal berlangsung bersamaan sehingga tulang secara terus menerus mengalami remodelling.Melalui remodelling tulang manusia dewasa diganti seleruhnya setiap 10 tahun .Remodelling tulang memiliki dua tujuan : 1).menjaga tulang agar tetap efektif dalam fungsi mekanisnya.2).membantu mempertahankan kadar kalsium. Tulang terdiri dari 3 sel tulang : 1. Osteoblas : mengeluarkan matrix organik ekstrasel tempat mengendapnya kristal Ca3(PO4)2. 2. Osteosit : pensiunan osteoblas yang terperangkap dinding bertulang yang diendapkannya sendiri 3. Osteoklas : menyerap tulang sekitar dengan mengeluarkan asam yang melarutkan kristal Ca3(PO4)2 Osteoblas dan Osteoklas berasal dari sumsum tulang.Osteoblas berasal dari sel stroma,sejenis sel jaringan ikat di sumsum tulang,sedangkan osteoklas berdiferensiasi dari makrofag,yaitu turunan monosit.Dalam suatu komunikasi yang unik,osteoblas dan prekursor-prekorsor imaturnya menghasilkan dua sinyak kimiawi yang mengatur perkembangan dan aktivitas osteoklas dalam cara yang berlawanan. Ligan RANK dan Osteoprotegenerin.

Ligan RANK (RANKL) Meningkatkan aktifitas osteoklas.(Ligan adalah molekul kecil yang berikatan dengan molekul protein yang lebih besar).seperti yang diisyaratkan dengan namanya,ligan RANK berikatan dengan RANK,suatu reseptor dipermukaan membran makrofag sekitar.pengikatan ini memicu makrofag untuk berdeferensiasi menjadi osteoklas dan membantunya hidup lebih lama dengan menekan apoptosis.Akibatnya resorpsi tulang ditingkatkan dan masa tulang berkurang Osteoprotegerin (OPG) Sebaliknya,menekan perkembangan dan aktivitas osteoklas.OPG disekresikan ke dalam matrix dan berfungsi sebagai reseptor pengecoh yang berikatan dengan RANKL.OPG mencegah RANKL mengaktifkan aktivitas osteoklas merepsorpsi tulang.Akibatnya osteoblas

penghasil tulang mengalahkan osteoklas penyerapan tulang sehingga masa tulang bertambah.Sebagai contoh,hormon seks wanita merangsang aktivitas gen penghasil OPG diosteoblas,yaitu salah satu mekanisme yang digunakaan oleh hormon ini mempertahankan masa tulang.

REGENERASI SERAT SARAF Pada kasus terpotongnya akson di SST,bagian akson yang terletak lebih jauh dari badan sel mengalami regenerasi,dan sel schwann disekitar memfagosit debrisnya.Sel schwnn itu senderi menetap dan membentuk tabung regenerasi untuk menuntun serat saraf melaksanakan regenerasi dalam arah yang benar.bagian akson sisanya yang terhubung dibadan sel mulai tumbuh dan maju didalam kolom sel schwann dengan gerakan amuboid.Ujung akson yang tumbuh maju mengendus jalannya dengan rah yang tepat,dituntun oleh badan kimia yang dikeluarkan oleh sel schwann ke dalam tabung regenerasi. Serat di SSP yang mendapat mielin dari oligoderdosit,tidak memiliki kemampuan regenerasi.Aksonakson itu sebenarnya mampu beregenerasi,tetapi oligodendrosit yang mengelilingi mereka menghambat pertumbuhan akson,sangat berbeda dengan sel schwann yang mendorong pertumbuhan saraf.Pertumbuhan saraf di otak dan medulla spinalis dikontrol oleh keseimbangan rumit antara berbagai protein pendorong pertumbuhan saraf dan protein penghambat pertumbuhan saraf .

OTOT Ketika suatu otot mengalami kerusakaan,perbaikan secara terbatas masih dapat terjadi,meskipun sel-sel otot tidak dapat membelah secara mitosis untuk menggantikan sel yang hilang.Terdapat sejumlah kecil sel punca spesifik otot inaktif yang disebut adalah sel satelit deket dengan permukaan sel.Ketika serat otot rusak,faktor-faktor yang dikeluarkan secara lokal akan mengaktifkan sel satelit,yang membelah yang menghasilkan mioblas,sel belum berdiferensiasi yang sama dengan membentuk otot pada masa mudighah.sekelompok mioblas berfusi untuk membentuk sebuah sel multinukleus besar yang segera mensintesis dan menysun perangkat intrasel khas otot ,yang akhirnya berdiferensiasi menjad9i serat otot matang.