Anda di halaman 1dari 1

TES BAYANGAN (SHADOW TEST) Tujuan tes bayangan adalah untuk mengetahui derajat kekeruhan lensa.

Dasar pemeriksaan adalah makin sedikit lensa keruh pada bagian posterior maka makin besar bayangan iris pada lensa yang keruh tersebut, sedang makin tebal kekeruhan lensa makin kecil bayangan iris pada lensa. Alat yang digunakan adalah lampu sentolop dan loup. Tehniknya adalah sentolop disinarkan pada pupil dengan membuat sudut 45 dengan dataran iris, dengan loup dilihat bayangan iris pada; lensa yang keruh. Penilaiannya : a. Bila bayangan iris pada lensa terlihat besar dan letaknya jauh terhadap pupil berarti lensa belum keruh seluruhnya (belum sampai ke depan); immatur, keadaan ini disebut shadow test (+). b. Apabila bayangan iris pada lensa kecil dan dekat terdapat pupil berarti lensa sudah keruh seluruhnya (sampai pada kapsul anterior) terdapat pada katarak matur, ini terjadi pada katarak

keadaan ini disebut shadow tes(-). c. Bila katarak hipermatur, lensa sudah keruh seluruhnya, mengecil serta terletak jauh di belakang pupil, sehingga bayangan iris pada lensa besar dan keadaan ini disebut pseudopositif.