Anda di halaman 1dari 35

Lingkungan Perusahaan

Irin Riamanda Click to edit Master subtitle style

5/6/12

Ilustrasi Pada tahun 1997-1998 di negara kita dan beberapa negara lain di Asia terutama di Malaysia, Thailand, dan Korea Selatan berlaku kemunduran ekonomi yang dijuluki the Asian Meltdown. di Indonesia peristiwa itu dikenal krismon (krisis moneter) Di mulai di Thailand yang diawali dari masalah yg timbul di sektor keuangan/ moneter, yaitu di awali oleh kemerosotan kurs valuta asing, yang 5/6/12

Lingkungan perusahan atau iklim perusahaan adalah kegiatan-kegiatan di luar perusahaan yang dapat mempengaruhi kegiatan operasi perusahaan. Ini membahas bagaimana faktor sosial, politik, ekonomi, budaya masyarakat, dan beberapa faktor kegiatan dalam suatu negara akan mempengaruhi kegiatan suatu perusahaan dan dunia usaha pada 5/6/12

Definisi Lingkungan Perusahaan

Krisis ekonomi yang pernah terjadi di Ina menunjukkan bahwa perusahaan bukan saja bergantung pada kemampuan dalam menghasilkan, namun juga banyak faktor lain yang akan mempengaruhi dan menentukan kemampuan perusahaan untuk memperoleh keuntungan dari kegiatannya.
5/6/12

Faktor-faktor yang Menentukan Kondisi Lingkugan

Terdapat 2 faktor yang

Definisi Lingkungan Pasar

Lingkungan Pasar adalah unsur-unsur dalam kegiatan sistem pasar terhadap kegiatan suatu perusahaan Unsur2 tersebut adalah: Para Pelanggan Perusahaan yang menyediakan bahan mentah Para pekerja dalam perusahaan Perusahaan-perusahaan lain yang

1. 2.

3. 4.

5/6/12

Definisi Lingkungan Non Pasar pasar yang Adalah lingkungan bukan


meliputi beberapa faktor yang mempengaruhi keseluruhan kegiatan perusahaan dalam perekonomian.

Faktor ini menimbulkan efek yang menyeluruh kepada semua perusahaan dalam perekonomian. Unsur-unsur lingkungan bukan pasar adalah: Kegiatan ekonomi pd keseluruhannya 5/6/12

1.

UNSUR LINGKUNGAN PASAR

5/6/12

1. Peranan Para Pelanggan


The consumer is king!! Ungkapan ini dimaksudkan untuk menekankan bahwa walaupun perusahaan yang menghasilkan dan menjual barang, tetapi pada akhirnya konsumen yang akan menentukan jenis-jenis barang yang harus diproduksikan dalam perekonomian Ketika barang dan jasa yang dijual 5/6/12 perusahaan tidak ada 1 pun yang

2. Efek Pesaing dan Perusahaan Lain Di setiap kegiatan ekonomi yang menghasilkan barang atau jasa akan terdapat beberapa perusahaan (banyak sekali produsen). Harga pasti ditentukan oleh keadaan pasar, bukan dari pemilik Ketika perusahaan mau membuat harga untuk produk baju yang dihasilkan, pasti dia melihat dari harga baju dan kualitas pada perusahaan pesaing. Karena jika harga kita lebih mahal, pasti tidak 5/6/12 ada yang beli.

Kebanyakan perusahaan melakukan operasi produksi menggunakan bahan mentah dari pihak lain. Sehingga pada hakikatnya operasi menghasilkan barang dari suatu kegiatan usaha sangat bergantung pada kegiatan industri terdahulu. Sehingga ketika usaha industri penghasil bahan mentah itu bangkrut, maka perusahaan yang 5/6/12 mengguankan jasa perusahaan itu,

3. Sumbangan Penyedia Bahan Mentah

4. Pemberi Modal dan Pinjaman

Semakin besar perusahaan, semakin besar pula dana yang diperlukan. Sehingga dana pribadi tidak mencukupi, dan membutuhkan dana dari pihak luar berupa pinjaman, dan pelemparan saham atau obligasi di pasar. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pemilik dana modal maupun institusi 5/6/12 keuangan sangat penting perannya

5. Peranan Para Pekerja

Pemilik dan pemimpin perusahaan hanya dapat merencanakan dengan sebaik-baiknya tentang hal-hal yang perlu dilakukan perusahaan pada masa kini dan masa depan. Pada akhirnya pekerja yang memiliki kemampuan yang berkualitas dan sangguplah yang menentukan kemajuan perusahaan. Betapa pentingnya peran-peran

5/6/12

UNSUR LINGKUNGAN NON PASAR

5/6/12

1. Efek Keadaan Perekonomian Peristiwa krisis moneter tahun 19971998 meunjukkan bahwa keadaan ekonomi sangat besar pengaruhnya terhadap kegiatan di berbagai perusahaan.

Terdapat hubungan timbal balik: kestabilan dan pertumbuhan ekonomi akan mendorong kepada perkembangan dunia usaha, dan sebaliknya perkembangan dunia usaha akan mewujudkan kestabilan dan pertumbuhan ekonomi. 5/6/12

Nilai produksi nasional diwujudkan dalam 1 tahun tertentu. Di ekonomi diistilahkan dengan Produk domestik bruto (PDB) Kenaikan PDB dari tahun ke tahun menggambarkan pertumbuhan ekonomi yang dicapai. Dinyatakan dengan persen.

A. Tingkat Pertumbuhan Pendapatan Nasional

Apabila pertumbuhan ekonomi mencapai 5%, artinya PDB 5/6/12 mengalami kenaikan 5%/ thn apabila

B. Masalah Pengangguran yang Dihadapi Karena jumlah penduduk bertambah, maka tenaga kerja dalam perekonomian akan selalu mengalami pertambahan. Apabila perekonomian dihadapi masalah pengangguran, keadaan pengangguran pada masa berikutnya akan menjadi bertambah buruk ketika pertumbuhan ekonomi tidak dapat menyediakan pekerjaan ayng cukup untuk tenaga kerja yang bertambah. Sehingga dibutuhkan tingkat pertumuhan ekonomi yang paling sedikit mampu 5/6/12

Inflasi adalah persentasi kenaikan harga dari bulan ke bulan, tahun ke tahun, atau kenaikan harga-harga yang berlaku dari 1 periode ke periode lain Apabila tahun 2003 tingkat inflasi adalah 5,2%, maksudnya adalah pada tahun 2004 secara rata-rata harga meningkat sebesar 5,2% apabila dibanding dengan 2002. 5/6/12

C. Kebutuhan untuk Mengendalikan Tingkat Inflasi

Efek yang merugikan karena Inflasi


Inflasi menaikkan biaya produksi Inflasi mendorong kenaikan upah Kemerosotan pendapatan riil berlaku Biaya memperoleh modal meningkat Dapat meningkatkan persaingan dari barang luar negeri

Sehingga disimpulkan bahwa mewujudkan kestabilan dan 5/6/12 kemantapan perekonomian harus

D. Kekukuhan Neraca Pembayaran dan Kurs Valuta Asing satu data Neraca pembayaran adalah
ringkat mengenai lalu lintas keuangan dari 1 negara ke negara lain yang berlaku dalam suatu tahun tertentu.

Pada neraca pembayaran terdapat 2 bagian: neraca berjalan, dan neraca modal. Neraca berjalan ditunjukkan dengan nilai ekspor, dan impor, nila bersih 5/6/12 perdagangan jasa (e.g Pariwisata,

Neraca pembayaran yang mengalami defisit berarti aliran pembayaran ke luar negeri melebihi aliran yang masuk Sebaliknya, jika aliran yang masuk melebihi yang keluar disebut surplus. Ketika neraca pembayaran suatu negara terus menerus mengalami surplus, cadangan valuta asing akan bertambah dan kedudukan neraca pembayaran menjadi lebih kukuh. Ini penting untuk mewujudkan

5/6/12

Keadaan Konjungtur: Gerak naik turun kegiatan ekonomi dari tahun ke tahun. jika gerakan stabil, kemerosotan ekonomi tidak ada Keadaan Pasar Saham: institusi yang menjadi pusat jual beli saham perusahan. Harga saham mencerminkan perusahaanya. Pergerakan kurs valuta asing: 5/6/12 kebanyakan negara menggunakan

E. Beberapa Aspek Lain Mengenai Kestabilan Ekonomi

2. Peranan Kestabilan Politik

Kestabilan ekonomi dapat diartikan dan dinilai menggunakan data ekonomi kuantitatif. Namun kestabilan politik sifatnya subjektif, setiap orang atau golongan masyarakat akan mengartikan secara berbeda. Contoh: politik yang stabil itu yang pemerintahnya tidak berganti-ganti, yang partainya terus memimpin suatu negara, dll 5/6/12

Nazi, Komunis, kerajaan memiliki kekuasaan yang sangat lama dalam memerintahi suatu negara. Ini mengakibatkan politiknya stabil. Namun kerugianya sistem seperti ini tidak mewujudkan pertumbuhan ekonomi yg pesat, karena semuanya di atur pemerintah, dan masyarakat tidak memiliki kebebasan untuk memilih, dan mengemukakan 5/6/12 pendapat.

Unsur Penting yang Mewujudkan Kestabilan Politik

Sehingga pada Hakikatnya, sistem politik dan pemerintah perlu mengandung 3 unsur: Telah terwujud institusi politik dan pemerintah, serta undang-undang yang dapat mengatur kehidupan masyarakat dengan aman dan teratur

1.

2.

Terdapat kebebasan yang luas dalam masyarakat untuk mengemukakan pendapat dan menjalankan kegiatan yang sesuai 5/6/12 dnegan keinginan

3. Peran Kebijakan Pemerintah sesuai Kebijakan pemerintah yang


diperlukan untuk menciptakan suasana yang kondusif untuk mengembangkan kegiatan perusahaan di berbagai bidang.

Di negara berkembang, kebijakan pemerintah bukan saja diperlukan untuk mewujudkan kestabilan ekonomi, tetapi juga pertumbuhan yang relatif pesat. Karena di negara berkembang masih 5/6/12 besar angka kemiskinan, tingkat

Kebijakan Fiskal

Kebijakan fiskal adalah langkahlangkah pemerintah mengadakan perubahan dalam pemungutan pajak dan perbelankaan pemerintah yang bertujuan untuk menciptakan kestabilan ekonomi. Adakalanya pemerintah menerapkan kebijakan fiskal defisit, yaitu belanja lebih banyak daripada hasil pajak. Ini dilakukan untuk mengurangi pengangguran 5/6/12

Kebijakan Moneter

Kebijakan Moneter adalah Langkahlangkah pemerintah untuk mempengaruhi penawaran uang dan suku bunga. Kebijakan fiskal diatur oleh menteri keuangan, sedangkan kebijakan moneter diatur oleh Bank Indonesi (Bank Central). Sasaran utamanya adalah untuk menjaga agar tingkat inflasi dan suku bunga rendah.

5/6/12

Kebijakan Mempercepat Pembangunan Ekonomi

Mengembangkan Infrastruktur: agar dapat merangsang investor luar untuk menginvestasi di negara tersebut. Meningkatkan investasi: agar lapangan kerja bertambah, dan pengangguran berkurang. Meningkatkan taraf pendidikan masyarakat: agar masyarakat bisa 5/6/12 hidup mandiri, dan dapat bekerja dan

1. 2. 3.

Peraturan dan Undang Undang Sistem Sosial dan Kebudayaan Organisasi Perburuhan dan Organisasi Masyarakat Lain

4. Unsur Lain yang Mempengaruhi Kegiatan Usaha

4.

Perkembangan Politik dan Ekonomi Global

5/6/12

1. Peraturan dan Undang Undang

Peraturan dan Undang-Undang, serta bagaimana pelaksanaanya kenyataannya sangat penting pengaruhnya pada perkembangan kegiatan usaha. Karena peraturan dan UU mengenai kegiatan perusahaan mengatur batas-batas kegiatan yang dapat dijalankan oleh perusahaan.
5/6/12

Sulit menjelaskan pengaruhnya, namun dapat digambarkan dari contoh berikut: Persepsi masyarakat: ketika sabun Lux dibintangi oleh Ariel dan Luna Maya, dan ketika mereka kena kasus, perusahaan langsung memutuskan kontrak, karena akan berdampak pada penjualan produknya. Siskap terhadap investasi asing:

2. Sistem Sosial dan Kebudayaan

1.

2. 5/6/12

3. Organisasi Perburuhan dan Organisasi Masyarakat Lain


Adanya pihak luar yang sangat mempengaruhi pekerja di dalam sebuah organisasi.

Itu dinamakan serikat buruh, yaitu sekumpulan buruh/ pekerja yang memiliki persamaan nasib dan sepenanggungan Mereka akan membantu pekerja dalam meningkatkan kinerjanya 5/6/12 berupa motivasi-motivasi, dan juga

4. Perkembangan Politik dan Ekonomi Global

Globalisasi adalah berlakunya perubahan ciri hubungan politik ekonomi dan sosial di antara berbagai negara yang meningkatkan sifat slaing ketergantungan di antara berbagai negara. Contoh dari globalisasi adalah adanya perusahaan multinasional, aliran modal asing yang sangat meningkat dari perdagangan 5/6/12

Kebaikan Globaliasasi

Akan memperluas pasar barang dan jasa yang dihasilkan karena adanya hubungan yang terbuka antar negara

5/6/12

Keburukan Globalisasi

Dapat mempersulit usaha untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi. Karena globlaisasi itu persaingan, sedangkan negara berkembang khususnya masyarakatnya belum bisa bersaing karena keterbatasan skill, sehingga akan merugikan negara tersebut.
5/6/12