ELEKTROKIMIA

Apa Itu Elektrokimia?     Elektrokimia adalah cabang ilmu kimia yang mempelajari perubahan energi kimia menjadi energi listrik dan sebaliknya. Prinsip elektrokimia adalah reaksi redoks Perubahan energi kimia menjadi listrik : sel volta (terjadi secara spontan) Perubahan energi listrik menjadi kimia : sel elektrolisa (terjadi secara tidak spontan) .

1 M Cu mengendap di elektroda .1 M CuSO4 0.Sel Volta - + Anoda Tempat terjadinya oksidasi Katoda Tempat terjadinya reduksi Zn lama kelamaan akan larut ZnSO4 0.

E0 anoda .Potensial sel      Potensial sel dapat diartikan sebagai Gaya yang dibutuhkan untuk mendorong elektron melalui sirkuit eksternal Notasi potensial sel : E sel Satuan E sel : volt = joule/coulomb E0 sel = E0 reduksi + E0 oksidasi E0 sel = E0 katoda .

Potensial Elektroda Standar   Potensial elektroda standar merupakan potensial elektroda yang terjadi pada saat konsentrasi 1 M temperatur 25⁰C dan jika berwujud gas pada tekanan 1 atm. Simbol potensial elektroda standar : E0 .

Elektroda Standar .

Potensial elektroda standar .

337 V Katoda Cu Zn + Cu2+ ↔ Zn2+ + E0 sel = 1.↔ Cu E0 red = 0.763 V Anoda 2e-2+ + 2e. sebaliknya E sel negatif berarti reaksi tidak berjalan spontan Semakin besar perbedaan kekuatan oksidasi dan reduksi reaktan dan produk E sel makin besar E0 sel = E0 red + E0oks Contoh : Zn ↔ Zn2+ + E0 oks= 0.100 V .Penghitungan E sel    Potensial sel standar dihitung dengan menggunakan potensial-potensial standar zat-zat yang mengalami redoks E sel positif berarti reaksi berjalan spontan.

.Notasi Sel Volta Zat teroksidasi │ion teroksdasi ││ ion tereduksi│zat tereduksi Jembatan garam Contoh : Zn│Zn2+││Cu2+│Cu  Garis tunggal menyatakan perbedaan fasa  Garis ganda menyatakan perbedaan elektroda  Elektroda yang tidak bereaksi ditulis dalam notasi di ujung kiri dan kanan.

Persamaan Nernst Pada saat sel tidak dalam keadaan standar (konsentrasi zat berkurang atau bertambah seiring terjadinya reaksi) maka untuk menghitung E sel digunakan persamaan Nernst E = E0 – RT ln Qc nF Pada suhu 25:C 0 (298 K) E = E – 0.0591 n Qc log .

Persamaan Nernst  Ln+ + neE = E0 – L log 1  0.0591 n Cu2+ + e.0591 n log [C]c [D]d [A]a[B]b .↔ [Ln+] Cu+ E = E0 – 0.0591 n log [Cu+] [Cu2+]  aA + bB ↔ cC + dD E = E0 – 0.

E reduksi = E oksidasi.0591 n log Pada saat kesetimbangan Qc = K 0. sehinggga E sel = 0 E = E0 – Qc 0= E0 – 0.0591 n log K E0 = 0.0591 n log K .E sel Pada keadaan setimbang Pada keadaan setimbang.