Anda di halaman 1dari 2

Asuhan Keperawatan A. Pengkajian 1. Identitas pasien Nama : An.

Z Usia : 7 tahun

2. Keluhan utama : kesakitan di telinga kanan (+), demam, batuk pilek. Selain itu kaji adanya : a. Otalgia ( penyebab, nyeri seperti apa, tempat, durasi nyeri, penanganannya) b. Otorea ( warna, kuantitas, bau, konsistensi, substansi) c. Demam ( ukur suhu tubuh) d. Tinitus ( durasi, penyebab, penanganannya) e. Batuk pilek ( penyebab, penanganan sebelumnya, kaji pola kebiasaan klien, lingkungan) f. Kehilangan pendengaran

3. Riwayat kesehatan a. Riwayat penyakit dahulu : batuk pilek setiap bulan selama 1 tahun terakhir ini. b. Alergi : obat-obatan, makanan, kontaktan, inhalan. c. Imunisasi : lengkap atau tidak d. Medikasi : kaji jenis obat yang pernah di gunakan, dosis, rute pemberian, lama pemakainan, intensitas. e. Riwayat keluarga : mis ; tuli, discharge. f. Pola makan

g. Psikososial : aktivitas , lingkungan, kemampuan berkomunikasi, perubahan sikap. 4. Pemeriksaan fisik a. Observasi adanya kemerahan, lesi, sekresi, bentuk, posisi. b. Palpasi ; nyeri tekan, peningkatan suhu tubuh c. Fungsi pendengaran melalui rinne test atau weber test

B. Analaisa Data No Data 1. DS: mengeluh kesakitan di telinga kanan. DO: data tambahan 1. Kaji nyeri (penyebab, kualitas, tempat, waktu/durasi, penaganannya) 2. Ekspresi wajah pasien meringis. 3. Px tampak pucat 4. Px tampak gelisah 5. ND, TD, RR px meningkat. 6. Akral dingin. Diagnosa Gangguan nyaman nyeri berhubungan dengan membrane timpani bulging ke liang telinga. Tujuan dan kriteria hasil Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 1 x 24 jam diharapkan nyeri dapat teratasi dintandai dengan kriteria hasil: 1. Nyeri teratasi 2. Ekspresi wajah tampak tenang 3. Pasien tampak segar 4. Pasien tampak tenang 5. ND, TD, RR, dalam batas normal.(ND: 60-100x/mnt, TD:120/80 mmHg, RR:1620x/mnt,) 6. Akral hangat Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 2 x 24 jam diharapkan volume cairan terpenuhi ditandai dengan kriteria hasil : 1. Suhu tubuh dalam bats normal (370C) 2. Mukosa bibir lembab 3. Konjungtiva anemis 4. Turgor kulit lembab 5. Kelopak mata tidak cekung Intervensi 1. Monitoring TTV setiap 7 jam sekali. 2. Ajarkan pasien teknik relaksasi (tarik nafas dalam, distraksi, imaginasi, tought topping, bermain) 3. Berikan pasien suasana lingkungan yang nyaman 4. Kolaborasi pemberi obat analgetik.

2.

DS:pasien mengeluh demam 3 hari. DO: (data tambahan) 1. Suhu tubuh meningkat 2. Mukosa bibir kering 3. Konjungtiva anemis 4. Turgor kulit kering 5. Kelopak mata cekung

Resiko tinggi volume cairan kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan hipertermi

1. Monitoring tanda tanda dehidrasi 2. Monitoring suhu 3. Anjurkan pasien minum sesuai dengan kebutuhan 4. Batasi aktivitas pasien 5. Anjurkan pasien menggunakan pakaian tipis 6. Berikan kompres hangat 7. Kolaborasi pemberian antipiretik.