P. 1
NEPHRON

NEPHRON

|Views: 360|Likes:
Dipublikasikan oleh Nita Andriyani

More info:

Published by: Nita Andriyani on Dec 31, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/04/2013

pdf

text

original

NEPHRON

Nephron adalah unit satuan fungsional ginjal. Nephron terdiri atas 2 bagian : 1. Renal Corpuscle Tempat dimana plasma darah difiltrasi. a. Glomerulus Terdiri atas kapiler-kapiler darah. b. Gromerular ( Bowman’s ) Capsule Double-walled epithelial yang mengelilingi glomerular capillaries. 2. Renal Tubule Tempat lewatnya fluid yang sudah difiltrasi a. Proximal Convulated Tubule Bagian tubule yang bersentuhan dengan glomerular capsule . b. Loop of Henle Memanjang dari renal medulla dan berbentuk “hairpin”, kembali ke renal kortex. Terdiri atas descending limb dan ascending limb. c. Distal Convulated Tubule Menjauhi Glomerular Capillaries . Renal Corpusle dan 2 convulated tubule terletak di renal cortex dan Loop of Henle memanjang di renal medulla. Distal Convulated Tubule dari beberapa nephron bersatu dalam sebuah collecting duct, collecting duct bersatu di papillary duct, yang mana akan mengalir ke minor calyx. Collecting duct dan papillary duct memanjang dari renal cortex melewati renal medulla hingga ke renal pelvis. Jadi, 1 ginjal memiliki 1 juta nephron, tetapi jumlah collecting duct dan papillary duct sedikit.

Sekitar 80-85 % dari nephron adalah cortical nephron. Ciri-cirinya : • • • Renal corpuscle terletak di bagian luar dari renal ortex. Memiliki short loop of Henle yang terletak utama di renal cortex dan berpenetrasi ke bagian luar dari renal medulla. Short loop of Henle menerima supply darah dari peritubular capillaries yang berasal dari efferent arteriol. Sisanya 15-20% dari nephron adalah juxtamedullary nephron. Ciricirinya : • •

Renal corpuscle terletak lebih dalam di bagian cortex ( dekat ke medulla ). Memiliki long loop of Henle yang memanjang ke bagian terdalam dari medulla. Long loop of Henle menerima supply darah dari peritubular capillaries dan dari vasa recta yang berasal dari efferent arteriol.

HISTOLOGI NEPHRON

Renal Corpuscle • • • Renal Corpuscle terdiri atas seberkas kapiler yaitu glomerulus. Glomerulus dikelilingi oleh kapsul epitel berdinding ganda yang disebut Kapsula Bowman. Kapsula Bowman terdiri atas 2 lapisan : a. Lapisan visceral b. Lapisan parietal Di antara kedua lapisan tersebut terdapat urinary space ( yang menampung cairan yang telah disaring melalui dinding kapiler dan lapisan visceral. • Renal Corpuscle memiliki : 1. Vascular pole Tempat arteriol aferen masuk dan arteriol eferen keluar. 2. Urinary pole Temapat dimulainya Proximal Convulated Tubule. • Lapisan visceral  meliputi kapiler glomerulus.  Sel-sel pada lapisan visceral disebut podosit.  Podosit mempunyai badan sel yang menjulurkan beberapa cabang yang disebut prosesus primer.  Setiap cabang primer menjulurkan banyak prosesus sekunder yang disebut pedikel.
 Prosesus sekunder podosit berseling-seling, membuat celah-

celah memanjang yang disebut celah filtrasi ( filtration silt ).  Di antara sel-sel endotel dari kapiler glomerulus dan podosit terdapat lamina basalis tebal. Lamina basalis ini meruapkan penyarng yang memisahkan darah dalam kapiler dengan urinary space.

Lapisan parietal
 membentuk batasan luar renal corpuscle.  Lapisan Parietal kapsula Bowman

terdiri atas epitel selapis gepeng yang ditunjang lamina basalis dan selapis tipis serat retikulin. silindris yang menjadi ciri Proximal Convulated Distal.

 Pada urinary pole, epitelnya berubah menjadi epitel selapis

 Selain sel endotel dan podocyte, di glomerular capillaries juga terdapat sel mesengial.

Proximal Convulated Tubule

Proximal Convulated Tubule dilapisi oleh sel epitel selapis kuboid atau silindris. Sel-selnya memiliki banyak mikrovili yang membrntuk sebuah brush border .

Loop of Henle Juxtamedullary Nephron : • • Short thick descending limb Long thin descending limb dan ascending limb

Thick ascending limb

Cortical Nephron : • Thick descending limb • Very short thin descending limb • No thin ascending limb • Thick ascending limb Descending limb dan thin ascending limb terdiri atas epitel selapis gepeng. Thick ascending limb terdiri atas epitel selapis kuboid sampai silindris.

Distal Convulated Tubule • • • • Dilapisi oleh epitel selapis kuboid Sel-sel lebih kecil dan lumennya lebih besar dibandingkan Proximal Convulated Tubule No brush border Terdiri atas: a. Principal cell Mempunyai reseptor untuk ADH dan aldosterone ( hormone yang meregulasi principal cell) b. Intercalated cell Berperan dalam homeostatis dari pH darah.

Distal Convulated Tubule mengadakan kontak dengan vascular pole di renal corpuscle. Pada daerah ini, sel-sel Distal Convulated Tubule mengalami modifikasi, menjadi silindris dan intinya berhimpitan dan membentuk macula densa. Sel-sel macula densa sensitive terhadap kandungan ion dan volume air dalam cairan tubulus dan menghasilkan sinyal molekul yang berakibat pembebasan enzim renin ke dalam sirkulasi.

Collecting Tubule dan Duct • Collecting Tubule dilapisi oelh epitel kuboid, lebih ke medulla selselnya meninggi sampai berbentuk silindris.

Juxtaglomerular Apparatus

Dekat renal corpuscle, tunika media arteriol aferen memilki sel-sel otot polos yang termodifikasi. Sel-sel ini disevut sel juxtaglomerular. Sekret sel juxtaglomerular mempertahankan tekanan darah dan juga menhasilkan enzim renin. Macula densa apparatus. dan sel juxtaglomerular disebut juxtaglomerular


URETER
Ureter merupakan organ retroperitoneal.Ureter mentransportasikan urine dari renal pelvis ke urinary bladder. Ureter panjangnya 25-30 cm dan diameternya 1 mm sampai 10 mm. Ureter menyilang pada bagian awal dari external iliac artery dan melewati pelvis brim, meninggalkan abdomen dan masuk ke lesser pelvis. Pada bagian base dari urinary bladder, ureter melengkung ke bagian medial dan melewati dinding posterior urinary bladder. Secara anatomi tidak ada katup pada bagian pembuka antara ureter dan urinary bladder. Namun ketika urinary bladder terisi menyebabkan kontraksi dari otot bladder yang berperan sebagai sphincter untuk mencegah urine kembali ke ureter ketika bladder berkontraksi. Vaskularisasi Ureter Bagian superior ureter berada di abdomen yang disupply oleh arteri yang berasal dari abdominal aorta dan bagian inferior di pelvis yang disupply oleh arteri yang berasal dari pelvis artery. Arteri yang mensuplai bagian terminal dari ureter pada wanita adalah cabnag dari uterine arteries dan pada laki-laik dari inferior vesical arteries.

Histologi 3 lapisan jaringan yang membentuk dinding ureter: a. Mucosa • • • Membrane mucus dengan epitel transisional.

Ureter

Lamina propria yang terdiri dari jaringan ikat areolar dengan collagen, elastic fiber dan jaringan limfatik. Mucus disekresikan oleh sel goblet.

b. Muscularis • • • • Inner longitudinal layer Outer circular layer Muscularis di bagian distal ureter adalah inner longitudinal, middle circular dan outer longitudinal Peristaltis adalah fungsi utama muscularis

c. Adventitia

Lapisan jaringan ikat areolar yang mengandung pembuluh darah, pembuluh limfatik dan sarf yang menginervasi muscularis dan mukosa.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->