Anda di halaman 1dari 2

GIGI TIRUAN PENUH TUNGGAL

y y

adalah GTP yang dibuat pada salah satu rahang, sedangkan rahang lainnya masih bergigi pertimbangan utama pembuatan GTP tunggal adalah perlindungan terhadap jaringan yang masih ada, baik pada rahang yang sudah kehilangan semua giginya, maupun pada rahang lawan yang masih ada gigi aslinya.

y y

Prosedur diagnosis & evaluasi kasusnya kompleks Kesulitan yang sering timbul adalah karena kestabilan GT ini sulit diperoleh. Hal ini disebabkan karena gigi asli tertanam di tulang rahang dengan posisi yang kadang-kadang tidak beraturan, ekstrud, atau miring yang dapat menyulitkan pencapaian oklusi & artikulasi yan seimbang, selain itu penyusunan GTP tunggal harus mengikuti lengkung oklusal gigi asli yang masih ada

Rahang Antagonis GTP tunggal dapat berupa : 1. lengkung rahang dengan gigi asli yang lengkap 2. lengkung rahang yang telah kehilangan sebagian gigi yang akan diganti dengan GTC 3. lengkung rahang yang telah kehilangan sebagian gigi yang akan diganti dengan GTSL 4. lengkung rahang tidak bergigi, namun sudah dibuatkan GTP yang keadaannya masih baik

Mandibula Denture Berantagonis dengan Lengkung Gigi Asli y mandibula jarang mengalami edentulous sebelum rahang maksila, namun hal ini mungkin saja terjadi akibat surgical(radiasi pada pasien neoplasma) atau trauma dan kecelakaan y ada 3 hal yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan untuk membuat single complete denture pemeliharaan tulang alveolar yang tersisa fungsi gigi tiruan sangatlah penting, berfungsi sebagai penerima tekanan dari GT. Penggunaan mandibula denture beresiko terhadap resorpsi yang parah. Hal ini terjadi akibat ketidakstabilan complete denture dimandibula, mandibula adalah rahang yang bergerak selain itu, terdapat lidah pada rahang ini, mukosa bergerak lebih banyak dibandingkan maksila, semua hal inilah

yang membuat complete denture pada mandibula lebih tidak stabil, sehingga mengakibatkan pergerakan denture, pergerakan ini akan meningkatkan tekanan dan stress pada tulang dan mukosa gigi asli pada rahang atas penting sebagai retensi pada denture mandibula, perlu diperhatikan posisi gigi pada lengkung, jumlah gigi dan kondisi jaringan periodontal mental trauma rencana perawatan perlu memperhatikan keadaan psikologis pasien

Maksila Denture Berantagonis dengan Gigi asli y merupakan single denture yang lebih stabil disbanding mandibula denture, namun perlu diperhatikan pada kasus mandibula yang juga mengalami kehilangan gigi kennedy kelas 1 potensi sindrom Kelly y perlu mempertimbangkan jumlah gigi yang ada pada mandibula, posisi gigi pada lengkung dapat diterima terutama dibagian posterior, kondisi jaringan periodontal baik, serta tidak ada gigi yang hilang y maksila denture dibuat sedemikian rupa sehingga menghasilkan balance artikulasi dengan gigi posterior mandibula bila ada gigi mandibula yang menghalangi terbentuknya kondisi ini, dapat dilakukan tindakan pengasahan atau restorasi