P. 1
Skripsi Ferdi Fadly _final

Skripsi Ferdi Fadly _final

5.0

|Views: 7,186|Likes:
Dipublikasikan oleh Etjih Tasriah

More info:

Published by: Etjih Tasriah on Jan 02, 2012
Hak Cipta:Traditional Copyright: All rights reserved

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF or read online from Scribd
See more
See less

09/24/2013

pdf

Sumber : BPS (diolah)
Gambar 7. Perkembangan Tingkat Pengang
tahun 200

Selain kemiskinan, masalah krusial lain yang

adalah pengangguran. Dalam periode penelitian, dapat dilihat bahwa terdapat

kecenderungan tingkat pengangguran terbuka yang mengalami penurunan dari

tahun ke tahun (Gambar

10.26

0

2

4

6

8

10

12

2005

Peresentase penduduk

79

miskin paling tinggi yaitu 35,53 persen. Selain Provinsi Papua dan Papua Barat,

terdapat 7 provinsi lain yang memiliki persentase penduduk miskin lebih dari 20

persen, yaitu Provinsi Maluku, Nusa Tenggara Timur, Aceh, Nusa Tenggara

Barat, Lampung, Sulawesi Tengah dan Gorontalo. Hal ini mengindikasikan bahwa

masih banyak provinsi di Indonesia yang memiliki tingkat kemiskinan sangat

Selain itu, dari peta diatas secara jelas juga dapat dilihat bahwa secara

provinsi di kawasan timur Indonesia (KTI) memiliki tingkat

kemiskinan yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan provinsi

kawasan barat Indonesia (KBI).

Gambaran Umum Tingkat Pengangguran Terbuka di Indonesia

Sumber : BPS (diolah)

Perkembangan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) d
ahun 2005 – 2008

Selain kemiskinan, masalah krusial lain yang dihadapi oleh Indonesia

adalah pengangguran. Dalam periode penelitian, dapat dilihat bahwa terdapat

rungan tingkat pengangguran terbuka yang mengalami penurunan dari

(Gambar 7). Tingkat pengangguran terbuka pada tahun 2005

10.26

10.45

9.75

2005

2006

2007

Selain Provinsi Papua dan Papua Barat,

uk miskin lebih dari 20

, Nusa Tenggara

Barat, Lampung, Sulawesi Tengah dan Gorontalo. Hal ini mengindikasikan bahwa

yang memiliki tingkat kemiskinan sangat

Selain itu, dari peta diatas secara jelas juga dapat dilihat bahwa secara

provinsi di kawasan timur Indonesia (KTI) memiliki tingkat

kemiskinan yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan provinsi-provinsi di

Gambaran Umum Tingkat Pengangguran Terbuka di Indonesia

(TPT) di Indonesia

dihadapi oleh Indonesia

adalah pengangguran. Dalam periode penelitian, dapat dilihat bahwa terdapat

rungan tingkat pengangguran terbuka yang mengalami penurunan dari

. Tingkat pengangguran terbuka pada tahun 2005

8.46

2008

80

mencapai 10,26 persen turun menjadi 8,46 persen pada tahun 2008. Kendati

mengalami penurunan, TPT tahun 2008 tersebut masih terbilang cukup tinggi

yaitu setara dengan 9,43 juta orang.

Namun hal yang patut kita syukuri adalah penurunan tingkat

pengangguran terbuka tidak hanya terjadi pada level nasional saja, melainkan juga

pada level provinsi. Gambar 8 dan Gambar 9 menunjukkan keterbandingan

tingkat pengangguran terbuka level provinsi pada tahun 2005 dan 2008. Dari

gambar-gambar tersebut dapat dilihat bahwa ada perubahan corak warna dominan

coklat tua yang berubah menjadi lebih terang yang mengindikasikan terjadinya

penurunan tingkat pengangguran terbuka pada sebagian besar provinsi di

Indonesia dalam kurun waktu penelitian.

Sumber : BPS (diolah)
Gambar 8. Gambaran Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Indonesia
berdasarkan provinsi tahun 2005

TPT Banten = 16,6%

TPT Gorontalo = 14%

81

Berdasarkan gambar 8, dapat dilihat bahwa pada tahun 2005 terdapat 11

provinsi yang termasuk kelompok provinsi dengan tingkat pengangguran terbuka

lebih dari 12,5 persen. Kesebelas provinsi tersebut adalah Aceh, Sumatera Barat,

Sumatera Selatan, DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Sulawesi Utara, Sulawesi

Selatan, Gorontalo, Maluku dan Maluku Utara. Sedangkan berdasarkan Gambar 9,

dapat dilihat bahwa hanya satu provinsi yang memiliki tingkat pengangguran

terbuka yang masih lebih dari 12.5 persen yaitu Provinsi Banten. Hal ini

mengindikasikan bahwa tingkat pengangguran yang tinggi selama periode

penelitian tersebut telah berkurang.

Sumber : BPS (diolah)
Gambar 9. Gambaran Tingkat Pengangguran Terbuka(TPT) di Indonesia
berdasarkan provinsi tahun 2008

Dalam rentang waktu penelitian, Provinsi Gorontalo mencatat penurunan

tingkat pengangguran terbuka paling tinggi jika dibandingkan dengan yang lain.

Tingkat pengangguran terbuka Provinsi Gorontalo yang semula 14 persen pada

TPT Banten = 15,18 %

TPT Gorontalo = 5,65 %

82

tahun 2005 menjadi 5,65 persen pada tahun 2008 atau terjadi penurunan TPT

sebesar 8,35 persen. Hal ini tidak terlepas dari peran sektor pertanian yang

tumbuh dengan sangat luar biasa di Provinsi Gorontalo (Tabel 3). Pertumbuhan

sektor pertanian yang tinggi dapat menyerap jumlah tenaga kerja dalam jumlah

banyak sehingga jumlah pengangguran dapat berkurang. Provinsi Gorontalo dapat

menjadi contoh yang tepat bagi provinsi lain dalam menurunkan tingkat

pengangguran terbukanya lewat pembangunan sektor pertanian.

Tabel 3. Perkembangan PDRB sektor pertanian dan Tingkat Pengangguran
Terbuka (TPT) Provinsi Gorontalo periode 2004 - 2008

Tahun

PDRB pertanian
(juta rupiah)

Pertumbuhan PDRB
pertanian (%)

TPT (%)

(1)

(2)

(3)

(4)

2004

575.307,4

2005

618.182,1

7,5

14,0

2006

667.259,9

7,9

7,6

2007

716.115,4

7,3

7,2

2008

774.000,0

8,1

5,7

Sumber : BPS (diolah)

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->