Anda di halaman 1dari 2

AYAT JURNAL PENYESUAIAN DAN PENUTUP

MENJURNAL DAN MEMPOSTING AYAT JURNAL PENUTUP . Ada empat jurnal ayat penutup yang diperlukan pada akhir periode akuntansi seperti diperlihatkan pada tampilan 8 . nama-nama akun serta saldonya yang dilakukan untuk

pembuatan ayat jurnal ini bisa diperoleh dari neraca lajur, laporan laba rugi serta laporan ekuitas pemilk, atau dari buku besar. Jika neraca lajur digunakan, data untuk kedua ayat jurnal pertama terdapat pada kolom Laporan Laba Rugi.Jumlah untuk ayat jurnal keempat adalah saldo dari akun penarikan yang terdapat pada kolom Debit Neraca dalam neraca lajur. Bagan arus untuk ayat jurnal penutup NetSolutions diperlihatkan pada Tampilan9. Saldo akun tersebut sama dengan jurnal yang tercantum pada kolom Neraca Saldo yang Disesuaikan dari neraca lajur di Tampilan 3. Ayat jurnal penutup untuk NetSolutions diperlihatkan pada Tampilan 10. Setelahayat jurnal penutup diposting ke buku besar, seperti pada Tampilan 11, saldo akun modal akan sama dengan jumlah yang dilaporkan pada laporan ekuitas pemilik dan neraca. Di samping itu, akun pendapatan, beban, dan penarikan akan mempunyai saldo nol.Setelah ayat jurnal penyesuaian diposting ke buku besar NetSolutions, yang dilaporkan pada Tampilan 11 ( di halaman 167-172 ), buku besar akan sesuai dengan data yang dilaporkan pada laporan keuangan. Saldo akun yang tercantum di neraca dibawa terus dari tahun ke tahun. Karena akun-akun tersebut relative permanen, maka hal itu disebut akun riil ( real accounts ). Saldo akun yang tercantum pada laporan laba rugi tidak diakumulasikan dari tahun ke tahun.Begitu juga saldo akun penarikan pemilik yang dilaporkan pada laporan ekuitas pemilik, tidak dibawa ke periode berikutnya.Karena akun-akun ini hanya melaporkan jumlah-jumlah pada satu periode saja, maka hal itu disebut sebagai akun sementara. Laporan keuangan yan disusun berdasarkan praktik-praktik akuntansi di Negara selain Amerika Serikat sering kali berbeda dengan laporan keuangan yang disusun berdasarkan praktik akuntansi yang secara umum berlaku di Amerika Serikat.Hal ini wajar karena terdapat perbedaan budaya dan struktur pasar di antara Negara-negara tersebut.

Sebagai gambaran, BMW Group menyusun laporan keuangannya dengan berdasrkan hokum dan prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku di Jerman.Dengan mengikuti ketentuan tersebut, neraca BMW melaporkan asset tetapnya terlebih dahulu yang selanjutnya diikuti dengan pelaporan asset lancer.Neraca BMW juga melaporkan ekuitas pemilik lebih dahulu baru diikuti dengan pelaporan kewajiban.Kebalikannya, neraca berdasarkan prinsip-prinsip akuntansi di Amerika Serikat melaporkan asset lancer lebih dahulu, baru kemudian diikuti dengan asset tetap.Demikian juga keajiban lancer lebih dahulu dilaporkan dibandingkan denagn kewajiban jangka panjang dan ekuitas pemilik. Bentuk neraca di Amerika Serikat dibuat dengan penekanan pada Interpretasi dan analisis kreditor. Sebagai contoh, asset lancer dan kewajiban lancer disjikan lebih dahulu, sehingga modal kerja (asset lancer kewajiban lancer) dan rasio lancer (asset lancar : kewajiban lancar ) dengan mudah dapat dihitung. Hal demikian juga menjelaskan tujuan mengapa kewajiban disajikan lebih dahulu dibandingkan dengan ekuitas pemilik.Ayat jurnal pembalik juga bisa dibuat untuk beban dibayar dimuka yang pada mulanya dicatat sebagai beban dan untuk pendapatan diterima di muka yang pada awalnya dicatat sebagai pendapatan. Situasi ini diuraikan dan diIlustrasikan pada Lampiran C.