LAPORAN PENDAHULUAN (GANGGUAN ELIMINASI URINE) DEFINISI Eliminasi merupakan kebutuhan manusia yang esensial dan berperan dalam

menentukan kelangsungan hidup manusia. Eliminasi dibutuhkan untuk mempertahankan hemostatik melalui pembuangan sisa-sisa metabolism. Secara garis besar sisa metabolism tersebut berasal/dari saluran cerna yang dibuang menjadi feses ataupun melalui saluran lain seperti urine, CO2, nitrogen, H2O. (Fundamental of Nursing hal.1679, 2001).

ETIOLOGI a. Pertumbuhan dan Perkembangan Mempengaruhi jumlah pengeluaran urine. b. Sosiokultural Pada pendekatan keperawatan terhadap kebutuhan eliminasi klien harus mempertimbangkan aspek budaya dan kebiasaan sosial klien. c. Psikologis Pada keadaan stress dan cemas akan meningkatkan stimulasi untuk berkemih. d. Kebiasaan Pribadi Kebiasaan pribadi seperti berkemih di toilet sehingga ia tidak dapat berkemih dengan menggunakan pot urine. e. Tonus Otot Jika ada gangguan tonus otot, dorongan untuk berkemih juga akan berkembang. f. Intake Cairan dan Makanan Minuman seperti Alkohol, teh, kopi, coklat, dapat meningkatkan pembuangan urine. g. Pembedahan Penggunaan anastesi menurunkan filtrasi glomerulus sehingga produksi urine akan menurun. h. Pengobatan Diurit

Meningkatkan output urine antikolinergi dan antihipertensi menimbulkan retensi urine. JENIS GANGGUAN 1. Infeksi Saluran Kemih 3. Retensi Urine 2. Inkontinensia Urine 4. Diversi Urine PATOFISIOLOGI MANIFESTASI KLINIK .

Inkontinensia Urine 4. Retensi Urine Diversi Urine 2. Infeksi Saluran Kemih 3.PEMERIKSAAN PENUNJANG PENATALAKSANAAN MEDIS PENGKAJIAN Pohon Masalah Gangguan Eliminasi Urine 1. Pembesaran Prostad Disfungsi otot sfingter Eksterna .

Penyempitan Uretra Obstruksi Retensi Urine pada Kandung Kemih Gg. EliminasiNyeri Trauma DIAGNOSA KEPERAWATAN INTERVENSI .

EVALUASI .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful