P. 1
Makalah Analisis Dampak Kemiskinan Terhadap Perilaku Sosial

Makalah Analisis Dampak Kemiskinan Terhadap Perilaku Sosial

|Views: 2,380|Likes:
Dipublikasikan oleh charles_sadewa7

More info:

Published by: charles_sadewa7 on Jan 02, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/19/2014

pdf

text

original

TUGAS ISD MAKALAH

Analisis Dampak Kemiskinan Terhadap Perilaku Sosial

Disusun Oleh Nama NPM Kelas : Charles R. Sadewa : 11111617 : 1KA40

UNIVERSITAS GUNADARMA 2011

Mata Kuliah : Ilmu Sosial Dasar Dosen : Muhammad Burhan Amin Topik Makalah : Analisis Dampak Kemiskinan Terhadap Perilaku Sosial Kelas : 1- KA40 Tanggal Penyerahan Makalah : 22 Desember 2011 Tanggal Upload Makalah : 29 Desember 2011

P E R N YATAA N

Dengan ini saya menyatakan bahwa seluruh pekerjaan dalam tugas ini, saya buat sendiri tanpa meniru atau mengutip dari tim / pihak lain. Apabila terbukti benar, saya siap menerima konsekuensi untuk mendapat nilai 1/100 untuk mata kuliah ini. Penyusun

NPM 11111617

Nama Lengkap Charles Richardo Sadewa

Tanda Tangan

Program Sarjana Sistem Informasi UNIVERSITAS GUNADARMA

KATA PENGANTAR
Puji syukur atas kehadiran Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan petunjuk dan kekuatan kepada saya untuk dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya. Shalawat serta salam tak lupa dijunjungkan kepada Rasulullah Muhammad SAW, yang telah memberikan keteladanan sikap maupun tingkah laku kepada kita semua dalam kehidupan. Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu dalam terselesainya makalah dengan judul “ANALISIS DAMPAK KEMISKINAN TERHADAP PERILAKU SOSIAL”. : • • • Bapak Muhammad Burhan Amin selaku dosen pembimbing mata kuliah Ilmu Sosia Dasar. Teman-teman atas dukungan yang telah membantu saya menemukan inspirasi. Serta semua pihak yang tak biasa saya sebutkan yang telah membantu terselesaikannya makalah ini. Saya menyadari penulisan dalam makalah ini masih jauh dari kata sempurna, maka dari itu saya harapkan kritik dan saran yang membangun dari pembaca. Semoga makalah ini bermanfaat untuk kita semua dan dapat menambahkan ilmu pengetahuan baru bagi kita semua. Jakarta, 27 Desember 2011 Penyusun

CHARLES R. SADEWA

DAFTAR ISI
PERNYATAAN............................................................i KATA PENGANTAR.....................................................ii DATAR ISI.................................................................ii BAB I PENDAHULUAN.................................................1 1.1. LATAR BELAKANG ............................................................1 1.2. TUJUAN .............................................................................1 1.3. SASARAN ..........................................................................1 BAB II PERMASALAHAN..............................................2 2.1. KEKUATAN ........................................................................2 2.2. KELEMAHAN .....................................................................2 2.3 PELUANG ...........................................................................2 2.4. TANTANGAN .....................................................................3 BAB III PENUTUP.......................................................4 3.1. KESIMPULAN.....................................................................4 3.2. REKOMENDASI..................................................................4 REFERENSI................................................................5

BAB I PENDAHULUAN
1.1. LATAR BELAKANG Kemiskinan merupakan problematika kemanusian yang telah mendunia dan hingga kini masih menjadi isu sentral dibelahan bumi manapun. Selain bersifat laten dan aktual, kemiskinan adalah penyakit social ekonomi yang tidak dialami oleh negara-negara berkembang melainkan negara maju seperti Inggris dan Amerika Serikat. Ada dua kondisi yang menyebabkan kemiskinan bias terjadi, yaitu kemiskinan alami dan kemiskinan buatan. Kemiskinan alami terjadi akibat Sumber Daya Alam (SDA) yang terbatas, penggunaan teknologi yang rendah dan bencana alam. Kemiskinan buatan disebabkan oleh imbas dari para birokrat kurang berkompeten dalam penguasaan ekonomi dan berbagai fasilitas yang tersedia, sehingga mengakibatkan susahnya untuk keluar dari kemelut kemiskinan tersebut. Dampaknya, banyak penyimpangan perilaku sosial yang terjadi. 1.2. TUJUAN a. Menumbuhkan kesadaran kepada masyarakat untuk ikut berperan serta mengentaskan kemisikian. b. Memberikan informasi kepada masyarakat untuk menghadapi kemiskinan. c. Mengurangi penyimpangan perilaku sosial yang disebabkan oleh dampak kemiskinan. d. Masalah kemiskinan tidak dijadikan lagi sebagai alasan untuk melakukan perbuatan penyimpangan sosial. 1.3. SASARAN a. Masyarakat menganggap kemiskinan sebagai motivasi untuk lebih produktif. b. Masayarakat menganggap kemiskinan bukan alasan untuk melakukan penyimpangan perilaku sosial. c. Pemerintah lebih berupaya lagi dalam menuntaskan kemiskinan. d. Negara yang dulunya miskin dapat berkembang menjadi negara yang maju.

BAB II PERMASALAHAN
2.1. KEKUATAN a. Bagi orang yang berfikir positif, kemiskinan dijadikan alasan untuk lebih produktif. b. Kemiskinan dijadikan sebagai motivasi untuk merubah taraf hidup masyarakat untuk lebih maju. c. Kemiskinan melatih masyarakat untuk lebih mandiri dan menghemat. d. Kemiskinan dapat mendekatkan masyarakat kepada Sang Pencipta. 2.2. KELEMAHAN a. Kemiskinan dijadikan alasan untuk melakukan perbuatan penyimpangan sosial. b. Kemiskinan dianggap sebagai hal yang harus dirubah dengan cara apapun, termasuk penyimpangan perilaku sosial. c. Pemerintah yang tidak sungguh-sungguh berupaya menuntaskan kemiskinan membuat masyarakat yang kaya menjadi semakin kaya dan masyarakat yang miskin menjadi semakin miskin. d. Masyarakat pedesaan yang kurang produktif menjadikan msayarakat pedesaan selalu dilanda kemiskian. 2.3. PELUANG a. Memberikan sosialisasi bahwa kemiskinan bukan alasan untuk melalukan penyimpangan perilaku sosial. b. Mendirikan badan kepelatihan kerja untuk menciptakan masyrakat yang produktif. c. Menumbuhkan rasa sosial untuk saling peduli dan saling terhadap sesama. d. Membantu masyarakat untuk lebih produktif dan berdaya guna.

2.4. TANTANGAN a. Meningkatkat taraf hidup masyarakat di daerah pedesaan. b. Merubah cara pandang masyarakat bahwa kemiskinan adalah takdir. c. Pemerintah harus berupaya untuk mengurangi penyimpangan perilaku sosial karena dampak kemiskinan. d. Meningkatkan masyarakat yang produktif untuk mengurangi kemiskinan.

BAB 3 PENUTUP
3.1. KESIMPULAN a. Bagi orang yang berfikir positif, kemiskinan dijadikan alasan untuk lebih produktif. b. Bagi masyarakat sekarang, kemiskinan dianggap sebagai hal yang harus dirubah dengan cara apapun, termasuk penyimpangan perilaku sosial c. Kemiskinan melatih masyarakat untuk lebih mandiri dan menghemat. d. Pemerintah harus berupaya untuk mengurangi penyimpangan perilaku sosial karena dampak kemiskinan. . 3.2. REKOMENDASI a. Sebaiknya hal kemiskinan tidak dijadikan sebagai alasan untuk melakukan perbuatan penyimpangan perilaku sosial, tetapi kemiskinan harus dijadikan sebagai motivasi diri untuk lebih maju dan lebih produktif dalam hal positif untuk merubah taraf hidup. b. Pemerintah harus benar-benar berupaya menuntaskan kemiskinan, terutama pada masyarakat daerah pedesaan karena proporsi penduduk pedesaan relatif lebih tinggi dibanding dengan masyarakat perkotaan. Karena kemiskinan dapat mengakibatkan banyaknya perilaku penyimpangan sosial.

REFERENSI
1. http://lasonearth.wordpress.com/makalah/makalah-kewarganegaraankemiskinan/ 2. http://dfast48.blogspot.com/2009/05/bab-i-pendahuluan_31.html

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->