RESUME SEJARAH PERKEMBANGAN POLITIK DAN EKONOMI SERTA PERUBAHAN MASYARAKAT DAN MASA REFORMASI

DISUSUN OLEH : KELOMPOK 5 

MUHAMMAD KHAERUL ANAM  AKBAR ISMAIL  ASMAR SUYUTI

Pondok Pesantren Hj. Haniah Desa Bonto Tallasa Kecamatan Simbang Kabupaten Maros Tahun ajaran 2010/2011

. Kami juga mengucapkan banyak terima kasih kepada kawan-kawan yang telah berpartisipasi dalam penyelesaian resume ini. kami nantikan kritik dan saran yang sifatnya membangun dari guru/ustadz/ustadzah dan para pembaca resume ini demi penyempurnaan pada pembuatan resume selanjutnya. karena atas rahmat dan karunia yang telah diberikan. resume ini tidak mungkin dapat terselesaikan. Karena apabila tanpa partisipasi kawan-kawan sekalian. dan kewajibannya serta peningkatan kualitas dirinya sebagai manusia. Kami sadar. Olehnya itu. kami dapat menyusun Resume ini. karena dengan adanya tugas ini pengetahuan kami dapat bertambah. selain itu dengan adanya tugas ini kami juga dapat berlatih untuk membuat resume.KATA PENGANTAR Puji syukur senantiasa kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa. bahwa sebesar apapun usaha kami dalam menyelesaikan tugas ini. Yang dimaksudkan untuk peningkatan kesadaran dan wawasan peserta didik akan status. pasti terdapat yang namanya kekurangan. hak. Kami juga mengucapkan banyak terima kasih kepada guru yang telah memberikan tugas membuat resume ini.

Berkurangnya dominasi militer dalam pemerintahan. presiden B. Kekurangan tersebut berusaha diperbaiki pada masa pasca Suharto. Pembentukan partai politik dan organisasi masyarakat. Menciptakan pemerintahan yang bersih. Pemerintah tidak lagi bertindak sewenang-wenang. Munculnya parpol-parpol baru. Setelah era reformasi. Kedudukan presiden yang merangkap sebagai kepala pemerintahan. dan nepotisme (KKN) serta pemberian pelayanan kepada masyarakat secara adil dan merata. Menegakkan kembali demokrasi yang bertumpu pada partisipasi aktif rakyat dan pemberian ruang gerak yang luas terhadap hak-hak rakyat untuk mengeluarkan pendapat secara lisan ataupun tulisan yang diwujudkan dalam bentuk. 2. mandataris MPR. b. Habibie sebagai peletak dasar arah kebijaksanaan program pemerintahan menerapkan beberapa kebijakan. 1. Kebebasan untuk berunjuk rasa dalam rangka menyampaikan apresiasi. fungsi lembaga tinggi Negara dan organisasi social politik berjalan kurang efektif karena kekuasaan lembaga kepresidenan sangat dominan. 4. masa reformasi juga ruknya Indonesia. Kondisi Politik Setelah Tanggal 21 Mei 1998 Selama rezim orde baru berkuasa. 2. dan bebas dari praktik-praktik korupsi. 1. beribawa. kolusi.A. antara lain sebagai berikut. dan kepala Negara benar-benar terwujud sebagai kekuasaan yang absolute. antara lain sebagai berikut. 9/1998 tentang kemerdekaan menyampaikan pendapat. Perkembangan Politik Masa Reformasi .J. Hal itu terbukti dengan keluarnya UU No. antara lain a. Selain itu. 3. Adanya demokratisasi politik. 2/1999 tentang partai politik dan UU No. B.

1. . Masa Pemerintahan B. 3.J Habibie segera melakukan berbagai kebijakan untuk melaksanakan amanta reformasi.J Habibie a.) Bidang ekonomi  Mempercepat penyelesain penyusanan undang-undang antimonopoly dan persaingan yang tidak sehat. 1) Bidang Politik Program kerja kebinet reformasi pembangunan bidang politik adalah merevisi berbagai perundang-undangan warisan Orba dalam rangka meningkatkan kualitas kehidupan berpolitik dan melaksanakan pemilu yang dimanatkan dalam garis-garis besar haluan Negara (GBHN).) Bidang Hukum Program kerja cabinet reformasi pembangunan bidang hukum adalah maninjau kembali undang-undang subversi.  Melaksanakan semua komitmen yang telah disepakati dengan kreditur pihak luar negri. 2. seperti melaksanakan program reformasi ekonomi sesuai dengan kesepakatan dengan IMF. presiden B. dan Ekonomi Sejak dilantik sebagai presiden RI ketiga pada tanggal 21 Mei 1998. Kebijakan Politik.  Menjunjung tinggi kerja sama kerja-kerja sama regional dan internasional yang telah dilaksanakan Indonesia. Tugas poko cabinet reformasi pembangunan adalah menyiapkan proses reformasi di beberapa bidang. antara lain sebagai berikut. Hukum.  Merevisi rancangan anggaran pendapatan dan belanja Negara (RAPBN)  Revitalisasi lembaga perbankan dan keuangan nasional.

bermartabat. pada tanggal 23 Agustus 2000. Untuk menyelesaikan masalah Timor Timur.H. Terbentuknya Kabinet Persatuan Nasional I Cabinet persatuan nasional I yang dilantik pada tanggal 29 Oktober 1999 oleh wakil presiden Megawati terdiri atas 35 orang menteri ataupun setingkat menteri. Masa Pemerintahan K. Habibie telah memberikan dua opsi. PPP. Berdasarkan hasil pemilu 1999. pemerintah mengumumkan kebijakan baru mengenai penyelesaian masalah Timor Timur berupa kemungkinan pemisahan diri Timor Timur secara adil. Pelaksanaan Pemilu 1999 Pada tanggal 7 Juni 1999 dilaksanakan pemilu yang diikuti oleh 48 partai. 2. Konflik-DPR Dihapuskannya Depertemen Penerangan dan Depertemen Sosial menimbulkan reaksi keras dari DPR atas pembuburan kedua depertemen tersebut. yaitu PDIP. yakni otonomi khusus atau merdeka. dan konstisional. Selanjutnya.J. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) a. pemerintahan B. c. Namun. DPR menggunakan . Pemilu 1999 menghasilkan lima pemenang. meskipun pembentukan cabinet tersebut merupakan hasil kompromi dari sejumlah elite politik. Pada tanggal 27 januari 1999. presiden mengumumkan susunan cabinet baru hasil reshuffle sehingga cabinet Persatuan Nasional I dinyatakan demisioner. Golkar. disusunlah keanggotaan PMR yang berjumlah 700 orang dengan komposisi 500 orang anggota DPR dan 200 orang utusan daerah dan utusan golongan. PAN. Lepasnya Timor Timur dari Pengkuan Indonesia Salah satu perestiwa penting yang terjadi pada masa pemerintahan presiden Habibie adalah lepasnya Timor Timur dari pangkuan Indonesia. damai. b. dan PKB.b.

Pembentukan Kabinet Gotong Royong Pada tanggal 9 Agustus 2001. ekonomi. dan nepotisme. melalui Keputusan DPR No. c. setelah presiden mengadakan sidang cabinet terakhir cabinet Persatuan Nasional II. XXXVI tanggal 1 Februari 2001. III / MPR / 1978 pasal 7. yaitu dalam bidang politik. 4. 1. DPR menyampaikan memorandum untuk mengingatkan bahwa presiden Abdurrahman Wahid telah melanggar haluan Negara. kolusi.) Melanggar UUD 1945 Pasal 9 tentang sumpah jabatan. Namun. Masa Kepemimpinan Megawati a. antara lain a. presiden tidak didampingi Wakil Presiden Megawati Sukarnoputri.) Berdasarkan ketetapan MPR No. dan hukum.) Melanggaran ketetapan MPR No. b. antara lain sebagai berikut. Adapun tindak lanjut dari keputusan ini. Namun. 3. presiden Megawati megumpulkan komposisi cabinet gotong royong. 2. cabinet baru ini juga harus menhadapi persoalan-persoalan lama yang belum terselesaikan pemerintah Gus Dur.) Hal-hal yang berkaitan dengan dugaan adanya pelanggaran hukum.hak interpelasinya guna meminta keteranga kepada presiden. Presiden Gus Dur mengumumkan perombakan cabinet di istana merdeka. DPR menilai presiden mengambil kebijakan tersebut tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan DPR. XI / MPR / 1998 tentang penyelenggaraan Negara yang bersih dan bebas dari korupsi. Anggota cabinet Gotong Royong merupakan para tokoh professional. DPR secara resmi menyetujui dan menerima hasil kerja pansus Buloggate. Selanjutnya. Pemerintahan Susilo Bambang Yudhono (SBY) . DPR menyerahkan persoalan ini untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Proses Pelengseran Presiden Gus Dur Pada tanggal 23 Agustus 2000.

Pasangan SBY dan JK berhasil mengungguli keempat kandidat calon preseiden dan wakil presiden yang dicalonkan oleh partai-partai besar. Otonomi Daerah . Perbaikan ±Perbaikan di Berbagai Bidang 1. Dalam tap. dan Amandemen UUD 1945. Pembatasan Masa Jabatan Presiden Didalam sidang umum MPR tanggal 1-21 Oktober 1999 telah berhasil ditetapkan 9 ketetapan MPR yang berisi perubahan Tata Tertib MPR. MPR No. tata cara pencalonan presiden dan wakil presiden.Pemilu presiden tahun 2004 dimenangkan oleh pasangan Susilo Bambang Yudhono (SBY) dan Jusuf Kalla (JK). IX tentang Amandemen UUD 1945 terdapat perubahan pasal-pasal UUD 1945 seperti pembatasan masa jabatan presiden untuk dua kali masa jabatan. Bidang Politik a. b. C.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful