Anda di halaman 1dari 15

ETIKA PROFESI DESAIN GRAFIS

Oleh : Dwi Kurniawan 06.2008.1.04290 Wulan Roma P 06.2008.1.04298 M.Ainul Rosidi 06.2008.1.04302 Muhammad Jamil 06.2008.1.04339 Zaina Arifin 06.2008.1.04347

Agenda
Penyalahgunaan IT di Profesi Desain Grafis dalam Perusahaan

Etika Berkaitan dengan baik dan buruk, benar dan salah. Berkaitan pula dengan adat dan kebiasaan (kebudayaan). Profesi Bidang pekerjaan yang dilandasi pendidikan keahlian tertentu dalam desain grafis.

Sekilas Desain Grafis

Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Seni disain grafis mencakup kemampuan kognitif dan keterampilan visual, termasuk di dalamnya tipografi, ilustrasi, fotografi, pengolahan gambar, dan tata letak.

Pekerjaan Desain Grafis

Menyampaikan pesan atau informasi dari klien ke pelanggan (user). Ukuran suksesnya sebuah karya desain dapat diukur dari tingkat kepuasan user. Jika pelanggan puas maka klien akan puas, atau dengan kata lain jika produk yang ditawarkan laku, maka klien akan puas.

Keahlian mengolah desain grafis yang dimiliki para desainer grafis, memungkinkan suatu usaha bisnis dapat lebih diperhitungkan eksistensinya oleh para kompetitornya.

Sistem Kerja Desain Grafis

Seorang desainer bekerja dengan waktu yang sangat ketat (dead line) dan biaya yang telah disepakati. Desainer dalam bekerja perlu perencanaan yang baik untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Dalam setiap tahapan dalam proses desain harus diikuti oleh schedul waktu dan biaya yang rinci. Kecerobohan pada saat mengkompilasi data, dapat membuat schedule waktu penyelesaian pekerjaan menjadi molor.

Fasilitas Kerja

Komputer
Komputer digunakan dalam proses mendesain, yang telah dilengkapi dengan aplikasi desain grafis.

Printer
Untuk mencetak tulisan, gambar dan tampilan lainnya dari komputer ke media kertas atau sejenisnya.

Scanner Untuk mengcopy atau menyalin gambar atau teks yang kemudian dilakukan perbaikan atau modifikasi sebagai materi desain.

Internet Sebagai aspek komunikasi,penyedia informasi,dan fasilitas untuk promosi. Selain itu untuk menghubungkan perusahaan dengan berbagai pihak di berbagai lokasi. Misalnya untuk kirim data atau surat dengan fasilitas Electronic mail (E-mail) dan juga untuk ngobrol dalam internet (chatting). Telephon Untuk berkomunikasi dengan client dan memperoleh informasi penting dari luar dan juga sebaliknya secara lisan tanpa perlu bertatap muka.

Pengaruh Fasilitas Kerja

Penggunaan fasilitas kerja bertujuan untuk menyelesaikan tugas yang berhubungan dengan pekerjaan kantor. Untuk segala kegiatan yang berhubungan , dengan pekerjaan-pekerjaan untuk meningkatkan pelayanan. Untuk mencapai sasaran yang diharapkan Fasilitas atau peralatan kantor untuk menyelesaikan suatu pekerjaan dengan efisien dan hasil kerja yang optimal.

Manfaat Fasilitas Kerja

Penggunaan fasilitas kerja yang efektif menghasilkan kerja yang tinggi yang berdampak besar terhadap perusahaan, yang secara langsung perusahaan akan memperoleh keuntungan yang lebih dan membuat peluang yang besar bagi tercapainya tujuan dan berbagai sasaran yang ditetapkan.

Penyalahgunaan IT di Profesi Desain Grafis dalam Perusahaan

Studi kasus : Seorang Desain Grafis di suatu perusahaan selain mengerjakan job dari perusahaan, juga menerima job sampingan sebagai tambahan pemasukan keuangan. Fasilitas kerja yang lengkap sering dimanfaatkan untuk melancarkan job sampingan yang diterimanya yang secara tidak langsung sangat mempengaruhi kinerja pada perusahaan.

Akibat bagi perusahaan

Penyelesaian tugas yang tidak tepat waktu Bengkaknya biaya operasional Tidak tercapainya sasaran yang ditetapkan Sistem kerja yang tidak optimal Produktivitas kerja tidak maksimal

Penutup  Bahwa etika profesi desain grafis pada masa depan cukup memiliki kecerdasan intelektual, tapi juga wajib memiliki kearifan spiritual yang senantiasa takut kepada Tuhan pencipta seisi alam semesta.  Senantiasa mau belajar dari kesalahan, mau menerima perbedaan pendapat, memiliki inisiatif, cenderung berusaha untuk mencari nilai beda ketimbang harus bersaing atau berkompetisi, serta berpikir terpadu.