Anda di halaman 1dari 1

PERHITUNGAN LUAS AREA

Perhitungan luas area cara ukur tanah mendasarkan pada prinsip koordinat titik. Koordinat titik dalam ilmu ukur tanah dapat diperoleh melalui metode phytagoras, resection-intersection maupun poligon (poligon tertutup).

Rumus dasar :

Luas area

= 1n [ Yn . X(n+1) Xn . Y(n+1) ]

Contoh Sumber data

= poligon tertutup, dengan koordinat titik ikat A (100 ; 400) L = [ Yn . X(n+1) Xn . Y(n+1) ] (4) (55714,480 44140,440) = 5787,0200 (78459,810 60573,870) = 8942,9705 (72787,867 63395,782) = 4696,0425 (43321,887 60128,180) = - 8403,1465 (35924,960 48586,720) = - 6330,8800 4692,0065

Titik Poli Koordinat Titik Poligon (Y) (X) (1) (2) (3) A 400,00 100,00 1 441,4044 139,2862 2 434,8878 177,7504 3 356,6562 167,3716 4 359,2496 121,4668 A 400,00 100,00

Berdasarkan perhitungan tersebut maka luas area yang dibatasi oleh titik poligon tersebut adalah sekitar 4692,0065 m2 = 4.692 m2
Keterangan = Perhitungan dengan metode sebagaimana tersebut di atas dapat diterapkan untuk semua bentuk area atau poligon, baik yang teratur maupun tidak teratur dengan syarat semua titik poligon yang telah ditentukan harus memiliki koordinat (titik poligon ditentukan berdasarkan atas tempat atau lokasi dimana terdapat belokan batas area/kawasan yang diukur. Contoh =