Anda di halaman 1dari 5

Personal Computer Berbasis CPU Dan GPU Buatan AMD

R. Okhie Pradyatmaja S.N. Kebon Agung Tridadi Sleman Yogyakarta 55511 Telepon (0274) 868920 E-mail : mexx_loserkids@yahoo.com Abstrak Makalah ini berisi tentang pembahasan salah satu model PC yang menggunakan CPU dan GPU buatan dari Advanced Micro Device .Inc (AMD). Pembahasan dari mulai histori berdirinya AMD hingga perkembangan hardware-hardware buatan AMD khususnya pada processor serta hardware grafis computer yang telah lama bersaing dengan pesaing utama mereka, Intel Corp. Serta terdapat pembahasan umum lengkap salah satu produk processor dan kartu grafis keluaran AMD dari mulai performa hingga kelebihan dan kekurangannya. Kata Kunci : AMD, CPU GPU AMD, CPU AMD, GPU AMD

Pendahuluan
I. Latar Belakang Perkembangan Teknologi yang belakangan berkembang sangat pesat membuat para produsen dari hardware hardware untuk keperluan computing berlomba lomba untuk menarik pangsa pasar serta memeberikan yang terbaik untuk pasar produsen mereka dengan terus intense mengembangkan teknologi serta bahan baku yang mereka gunakan dalam pembuatan hardware dengan tujuan agar hardware yang dibuatnya lebih hemat energy, serta lebih efektif dan efisien dalam segala hal, utamanya dalam hal performa. Oleh sebab itu, pada kali ini kita akan membahas mengenai PC yang menggunakan CPU serta GPU buatan AMD, karena sudah cukup banyak pembahasan mengenai PC buatan Intel. Tujuan - Mengetahui definisi AMD, CPU, GPU - Mengetahui fungsi CPU dan GPU - Mengetahui perkembangan CPU dan GPU buatan AMD - Mengetahui performa dan karakteristik umum salah satu CPU dan GPU buatan AMD.

Pembahasan
I. Definisi CPU Menurut situs Wikipedia, CPU (Central Processing Unit) atau dalam bahasa Indonesia dinamakan UPS (Unit Pemroses Sentral) adalah perangkat keras komputer yang memahami dan melaksanakan perintah dan data dari perangkat lunak. Intinya, CPU merupakan core/inti dari sebuah computer untuk menjalankan, memahami, serta menyimpan proses dalam computing yang kita

lakukan. Pada CPU terdapat bagian-bagian penting/komponen yang mempunyai fungsi yang berbeda-beda yaitu Unit Kontrol, register, ALU, serta sebuah system interkoneksi yang menghubungkan ketiga komponen dala CPU ini. Unit kontrol yang mampu mengatur jalannya program serta perintah yang diproses, register merupakan alat penyimpanan kecil yang mempunyai kecepatan akses cukup tinggi, yang digunakan untuk menyimpan data dan/atau instruksi yang sedang diproses, sedangkan ALU merupakan unit yang bertugas untuk melakukan operasi aritmetika dan operasi logika berdasar instruksi yang ditentukan. II. Definisi GPU Graphic Processing Unit (GPU) merupakan sebuah alat/hardware, yang berfungsi sebagai render grafis terdedikasi dalam kesatuan sistem hardware PC atau Notebook. GPU bisa berada pada Video Card khusus (VGA Card) atau terintegrasi dalam Motherboard berupa Integrated GPU. Sebuah GPU (Graphical Processing Unit) pada awalnya adalah sebuah prosesor yang berfungsi khusus untuk melakukan rendering pada kartu grafik saja, tetapi seiring dengan semakin meningkatnya kebutuhan rendering, terutama untuk mendekati waktu proses yang realtime / sebagaimana kenyataan sesungguhnya, maka meningkat pula kemampuan prosesor grafik tersebut. Disisi lain, perkembangan GPU (Graphical Processing Unit) cukup menggembirakan, karena konsep awal GPU adalah untuk melakukan proses render, maka orientasi perkembangan GPU adalah secara parallel, yaitu tidak hanya mengandalkan clock-rate tiap GPU saja, melainkan kekuatannya berada pada multi-core yang dimilikinya bahkan akselerasi peningkatan teknologi GPU ini lebih cepat daripada

peningkatan teknologi prosesor sesungguhnya (CPU), dan pada akhirnya GPU menjadi General Purpose, yang artinya tidak lagi hanya untuk melakukan rendering saja melainkan bisa untuk proses komputasi secara umum. III. CPU dan GPU buatan AMD AMD (Advanced Micro Devices, Inc) adalah perusahaan semikonduktor multinasional Amerika Serikat yang berbasis di Sunnyvale, California yang mengembangkan prosesor komputer dan teknologi yang terkait untuk pasar konsumen dan komersial. Produk yang utama termasuk mikroprosesor, chipset motherboard, embedded prosesor kartu grafis (GPU) dan prosesor untuk server, workstation dan komputer pribadi (PC). AMD adalah terbesar kedua pemasok global mikroprosesor berdasarkan arsitektur x86 setelah Intel Corporation, dan ketiga terbesar pemasok unit pengolahan grafis. Ia juga memiliki 21 persen dari Spansion, pemasok non-volatile memori flash. Pada tahun 2007, AMD peringkat kesebelas antara produsen semikonduktor dari segi pendapatan. n data output yang tinggi dan banyak pula. Sudah menjadi rahasia umum bahwa keberadaan AMD menjadi ancaman yang berarti bagi pesaing-pesaing mereka yang bergerak dalam hal/bidang yang sama, khusus nya perusahaan yang mendominasi pasar computer dunia, Intel Corp. Perkembangan yang pesat dalam hal riset serta perkembangan teknologi dalam pembuatan hardware buatan AMD merupakan factor utama melejitnya pamor AMD belakangan ini. AMD yang sebelumnya disebut belum mampu menyaingi pangsa pasar serta kinerja hardware milik Intel kini sudah mulai disejajarkan dengan lawan terberat mereka tersebut, bahkan bias dianggap hampir meruntuhkan dominasi Intel dalam hal computer dan hardware. CPU buatan AMD yang pertama kali diluncurkan diberi nama AMD K5. AMD K5 sendiri dibuat dengan karakteristik dapat dipakai di semua motherboard yang dapat mendukung processor buatan Intel. Hal ini lah yang merupakan cikal bakal AMD menjadi pesaing utama Intel, walaupun AMD pada saat itu masih dianggap sebelah mata dan diperkirakan tidak bakal berumur panjang karena kalah bersaing dengan Intel. Persaingan AMD dengan intel lebih memanas kala intel mengeluarkan Pentium III dan AMD mengeluarkan AMD K7 yang lebih sering disebut dengan AMD Athlon. Inilah cikal bakal persaingan ketat Intel dengan AMD, walaupun sekali lagi, AMD masih kalah dibandingkan Intel dalam segala hal, kecuali dalam hal harga. Sebenarnya, dalam segi arsitektur computer, antara AMD dengan Intel sudah berbeda. Dalam perbandingan, decoding unit, floating point, serta Integer unit masing-masing berbeda arsitekturnya. Pada persaingan K7 dengan Pentium III, dari segi

jumlah instruksi memang jauh lebih unggul dari Intel Pentium III, namun AMD menjadi lebih sederhana dibandingkan Pentium III. Sementara, K7 unggul dengan keunggulan 3D nya serta kemudahan dan kelebihan dalam akses program telekomunikasi. Hal utama yang menjadi sorotan utama lemahnya AMD pada jaman ini adalah karena panasnya yang di atas rata-rata yang dapat menyebabkan kerusakan pada processor serta terhambatnya proses kerja processor. Hal ini lah yang membuat konsumen kebanyakan lebih memilih menggunakan Pentium III yang relative lebih aman serta stabil. Secara umum, terdapat kelebihan dan kekurangan AMD. Setelah mendahului Intel untuk prosesor 64-bit, AMD juga menggebrak lebih dulu dengan teknologi dual core. Tepatnya tanggal 1 Juni 2005 lalu, mereka sudah mulai memasarkan varian paling awal Athelon64 X2. Varian prosesor baru ini dibangun dari pendahulunya, baik dari kode proyek Venice maupun San Diego. Dengan menggunakan dua prosesor, AMD makin khas dengan image yang tidak bergantung pada kecepatan clock prosesor. Praktis, AMD unggul segala-galanya dibanding Intel. Pertama, lebih murah. Kedua kokoh menggunakan 64-bit, dimana Intel masih ketinggalan. Ketiga, AMD tidak menggunakan standar kecepatan tinggi, namun efisiensi kerja prosesor. Sehingga dengan frekwensi yang lebih rendah, prosesor AMD mampu menyamai kecepatan prosesor Intel yang bekerja dengan frekwensi lebih tinggi. Sedangkan kelemahan utama pada AMD adalah seperti yang disebutkan sebelumnya, bahwa Processor milik AMD lebih cepat panas ketimbang processor milik Intel. Namun, AMD telah melakukan perbaikian sehingga kini permasalahan tersebut sudah mulai dapat diatasi, dan AMD siap merebut pangsa pasar dari Intel. Untuk GPU, awal mula berdiri, AMD sebenarnya lebih focus pada perkembangan processor, namun mengingat kinerja PC juga tidak lepas dari graphic card yang berkualitas, maka AMD memutuskan untuk melakukna merger dengan pengembang dan produsen GPU terkemuka selain NVIDIA, yakni ATI pada 24 Juli 2006. Hal ini mengingat pensuplai utama GPU untuk AMD berasal dari ATI sehingga AMD memtuskan untuk bekerja sama dan merger agar kedua pihak semakin berkembang bersama. Sebenarnya, antara GPU pabrikan AMD maupun NVIDIA pada dasarnya sama saja, karena pada dasarnya VGA AMD maupun NVIDIA menggunakan chip GPU yang sama. Tentu perbedaan bukan dari merk, namun dari kualitas bahan serta performa dari VGA itu sendiri. Inti nya, perbedaan berarti bukan berasal dari merk, namun seri-seri dari VGA itu sendiri. Semakin

baik performa dan kualitas seri VGA, maka semakin mahal pula harga nya. VGA buatan AMD mungkin lebih disukai karena beberapa hal, yakni relative lebih murah, serta lebih mudah di overclock dan terdapat beberapa fitur yang tidak tersedia pada NVIDIA. Intinya, secara garis besar tidak terdapat perbedaan berrti anatara pabrikan GPU AMD maupun NVIDIA yang berasosialisasi ke Intel. IV. AMD Phenom II X6 1100T dan ATI Radeon HD 5970 Sekarang kita akan membahas salah satu produksi dari AMD dari CPU serta GPU. Saya pilih AMD Phenom II X6 1100T untuk CPU serta Ati Radeon HD 5970 untuk GPU yang dipakai karena 2 model tersebut merupakan produk unggulan dari pabrikan AMD walaupun bukan merupakan produk terbaru. Phenom II X6 1100T memang bukan merupakan prosesor terbaru AMD, tapi tetap memiliki daya tarik tersendiri. Satu hal yang menarik dari para pembuat prosesor adalah, mereka memiliki hobi melakukan pembaruan jajaran produk hanya dengan melakukan sedikit perubahan. Dengan makin matangnya proses produksi, prosesor varian baru untuk kelas yang sama umumnya hanya berbeda di sisi kecepatan. Ini tercermin dalam AMD Phenom II X6 1100T yang kami uji kali ini. Secara umum tidak ada yang berubah sejak Phenom II X6 1090T kecuali kecepatannya yang bertambah sebesar 100 MHz. Mengingat performanya masih tertinggal dibanding Intel, AMD kembali menjadikan harga sebagai daya tarik utama. Prosesor Phenom II X6 1100T yang memiliki 6 inti ini dibandrol di kisaran harga US$240, sekelas dengan prosesor empat inti Intel. Pendekatan pasar ini berhasil membuat nama AMD cukup tenar. Sejak pertama kali AMD merilis prosesor 6 inti, banyak pengguna yang berharap dan yakin bahwa alternatif dari AMD ini tentunya lebih murah mengingat track-record AMD di tahun-tahun silam. Masih dengan konfigurasi dan arsitektur yang sama, Phenom II X6 1100T memiliki kecepatan 3,3 GHz. Prosesor ini juga masuk ke dalam varian Black Edition, yang artinya CPU multiplier-nya tidak dikunci. Ini memudahkan Anda yang ingin melakukan overclock. Seperti keluarga Phenom lainnya, L3 cache sebesar 6 MB bisa digunakan semua intinya. Ada pula L2 cache sebesar 512 KB per inti, atau total sebesar 3 MB. Dukungan memori baik DDR2 dan DDR3 menjadi nilai tambah penggunaannya berdasarkan platform yang ada. AMD TurboCore, teknologi untuk meningkatkan kecepatan prosesor dalam kondisi tertentu, diperkenalkan sejak awal munculnya Phenom II X6. Teknologi ini mirip dengan Turbo

Boost milik Intel, hanya saja implementasinya berbeda. AMD TurboCore ini bekerja saat tiga atau lebih inti prosesornya tidak digunakan. Ketika TurboCore ini aktif, inti prosesor yang aktif mendapatkan kecepatan ekstra sampai 500 MHz. Sementara kecepatan inti yang sedang idle diturunkan. Meng-overclock X6 1100T terbilang mudah karena multipliernya yang tidak dikunci. Hal ini meminimalisir ketergantungan terhadap batasan kemampuan motherboard. Tapi sayangnya peningkatan CPU ini tidak terlalu signifikan. Dengan kondisi vcore dan hsf standar, CPU ini hanya mampu diajak berlari hingga 3,6 GHz (18x200 MHz). AMD Phenom II X6 1100T diposisikan oleh AMD untuk menggantikan Phenom II X6 1090T sebagai prosesor tercepat milik AMD. Dengan kecepatan ekstra 100 MHz serta kemampuan TurboCore hingga 3,7 GHz, Phenom II X6 1100T sedikit lebih unggul dari pemilik tahta sebelumnya. Dari hasil pengujian dengan selisih 100 MHz, kinerja CPU ini hanya terpaut sedikit dibandingkan dengan X6 1090T. Tapi dengan mulai menghilangnya 1090T di pasaran, 1100T memiliki kinerja yang terbilang baik terutama untuk prosesor berinti banyak yang terjangkau.

Prosesor Phenom Clock (MHz) Sysmark 2007 ver1.05 PCMarkVantage Score 3DMarkVantage Score Sisoft Sandra ALU (GIPS) Audio Encoding (menit:detik)* Video Encoding (menit:detik)*
Untuk GPU,

II X6 1100T 3,3 GHz 163 4898 P10579 69,00 1:44 4:20

II X6 1090T 3,2 GHz 155 5160 P9927 59,79 1:36 4:19

Kesimpulan
Dari penjelasan di atas, dapat kita simpulkan bahwa terdapat perbedaan antara CPU pabrikan milik AMD serta CPU pabrikan milik Intel, terutama dari segi struktur serta arsitektur processor. Memang inti CPU dari kedua pabrikan ini sama, namun terdapat

beberapa arsitektur yang berbeda sert perbedaan tersebut membuat dampak yang signifikan terhadap performa dari kedua CPU. CPU milik AMD pada awalnya memang kalah jauh dari CPU milik Intel, karena memang start mulai AMD lebih tertinggal dari Intel. Namun dewasa ini, perkembangan pesat pada AMD membuat banyak orang berbondong-bondong beralih memilih CPU produksi AMD. Hal ini karena AMD menawarkan CPU yang lebih unggul daripada Intel, termasuk dari segi performa serta kemudahan (user friendly), serta yang terpenting adalah dari segi harga. Dengan kualitas yang hamp[ir setara atau bahkan lebih, AMD menawarkan harga yang lebih murah dibandingkan CPU milik Intel. Kelemahan utama dari AMD ada pada stabilitas hardware CPU itu sendiri yang kadang menyebabkan overheat sehingga dapat menyebabkan kerusakan hardware. Namun, ini merupakan paradigm lama karena hasil produksi dari AMD kini jauh lebih handal serta stabil. Kekurangan dari AMD yang utama adalah masalah pamor. Masih kurangnya promosi serta advertasi AMD membuat user enggan beralih ke AMD. Yang jelas, terdapat kelebihan dari CPU dan GPU buatan AMD dibandingkan dengan buatan pabrikan lain, khususnya pabrikan milik Intel. Banyak orang menggilai CPU dan GPU buatan AMD karena performanya yang luar biasa dengan harga yang relatif jauh lebih murah. Itulah sedikit keunggulan dari CPU dan GPU buatan AMD.

Daftar Pustaka
[1] http://id.wikipedia.org/wiki/Unit_Pemroses_Sentral [2]http://id.wikipedia.org/wiki/Advanced_Micro_Devi ces [3]http://infokuinspirasiku.blogspot.com/2011/05/revie w-prosesor-amd-phenom-ii-x6-1100t.html [4]http://subkhan14.wordpress.com/2011/03/27/multic ore-pada-gpu-cuda-graphics-card-nvidia/ [5] http://www.kaskus.us/showthread.php?t=10871442