Anda di halaman 1dari 36

OLEH : ANNISA MEILIA SARI AKUNTANSI

Nomor Pokok Wajib Pajak dan Surat Pemberitahuan (SPT)


Nomor pokok wajib pajak adalah nomor yang diberikan kepada wajib pajak sebagai sarana dalam administrasi perpajakan yang dipergunakan sebagai tanda pengenal diri atau identitas wajib pajak dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya.

Surat pemberitahuan adalah surat wajib yang oleh wajib pajak digunakan untuk melaporkan penghitungan dan atau pembayaran pajak, objek atau bukan objek pajak, dan atau harta dan kewajiban sesuai dengan peraturan perundang undangan perpajakan.

Pemberian NPWP Secara Jabatan


Peraturan masalah penerbitan NPWP secara jabatan (Peraturan Direktorat Jenderal Pajak Nomor Kep 144/Pj/2005) telah dikeluarkan peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor Kep 47/Pj/2006 tanggal 25 April 2006.

Kewajiban Mendaftarkan Diri dan Pelaporan Kegiatan Usaha


Masalah kewajiban mendaftarkan diri diawali dari dasar pasal 2 Undang Undang nomor 28 Tahun 2007 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) yang menyatakan bahwa Setiap Wajib Pajak Wajib mendaftarkan diri pada Kantor Direktorat Jenderal Pajak yang wilayah kerjanya meliputi tempat tinggal atau tempat kedudukan Wajib Pajak dan Kepadanya diberikan Nomor Pokok Wajib Pajak.

Penghapusan NPWP
Penghapusan NPWP adalah tindakan menghapuskan Nomor Pokok Wajib Pajak dari Tata Usaha Kantor Pelayanan Pajak.

Pemindahan Wajib Pajak


Pemindahan dalam arti Wajib Pajak pindah tempat tinggal atau kedudukan atau tempat kegiatan usaha dan atau pindah sebagai Pengusaha Kena Pajak akan dikirim kekantor Pelayanan Pajak baru dengan diikuti : 1. Jumlah Tunggakan Pajak yang harus dibayar 2. Tindakan penagihan yang telah dilaksanakan 3. Permohonan pengembalian kelebihan pembayaran pajak atau keberatan yang belum diselesaikan.

Wajib Pajak Meninggal Dunia


Diatur dalam Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor Kep 161/Pj/2001 tanggal 21 Februari 2001

PENGUKUHAN DAN PENCABUTAN SEBAGAI PENGUSAHA KENA PAJAK (PKP)


Pencabutan pengukuhan sebagai pkp tidak berarti menghilangkan kewajiban perpajakan yang harus dilakukan .

Tata Cara Pendaftaran dan Penghapusan NPWP serta Pengukuhan PKP dengan sistem e.Registration
Sistem e.Registration adalah sistem yang terhubung secara online dengan Direktorat Jenderal Pajak.

SANKSI
Diatur dalam pasal 39 Undang Undang Nomor 28 Tahun 2007 tentang Perubahan Ketiga atas Undang Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum danTata Cara Perpajakan .

Pengertian Surat Pemberitahuan


Pasal 1 angka 11 Undang Undang Nomor 28 Tahun 2007 tentang ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan menyebutkan bahwa Surat Pemberitahuan (SPT) adalah surat wajib yang oleh wajib pajak digunakan untuk melaporkan penghitungan dan atau pembayaran pajak, objek atau bukan objek pajak, dan atau harta dan kewajiban sesuai dengan peraturan perundang undangan perpajakan.

Fungsi Surat Pemberitahuan

Fungsi SPT bagi Wajib Pajak Penghasilan adalah sebagai sarana untuk melaporkan dan mempertanggungjawabkan perhitungan jumlah pajak yang sebenarnya terutang

PENYAMPAIAN SURAT PEMBERITAHUAN (SPT)


Secara langsung 2. Melalui pos dengan bukti pengiriman surat;atau 3. Cara lain
1.

Perpanjangan Jangka Waktu Penyampaian SPT Tahunan


Sekalipun batas waktu penyampaian SPT di atas telah ditetapkan, tetapi Wajib Pajak dapat memperpanjang jangka waktu penyampaian SPT tahunan dengan menyampaikan pemberitahuan perpanjangan SPT Tahunan.

Penyampaian SPT Masa Wajib Pajak Kriteria Tertentu


Pasal 3 Ayat (3b) Undang Undang KUP memberikan kewenangan kepada Menteri Keuangan untuk mengatur tentang Tata Cara Pelaporan SPT Masa bagi Wajib Pajak dengan kriteria tertentu yang dapat melaporkan beberapa masa pajak dalam satu SPT Masa.

Dikecualikan Dari Kewajiban Menyampaikan SPT Pajak Penghasilan

Walaupun setiap Wajib Pajak wajib mengisi,menandatangani,dan menyampaikan SPT,tetapi terdapat Wajib Pajak yang dikecualikan dari kewajiban menyampaikan SPT penghasilan.

Batas Waktu Penyampaian SPT


Sesuai Pasal 3 Ayat (3) Undang Undang Nomor 28 Tahun 2007 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan, batas waktu penyampaian SPT : 1. Untuk SPT Masa, paling lambat 20 hari setelah akhir Masa Pajak 2. Untuk SPT Tahunan, paling lambat 3 bulan setelah akhir Tahun Pajak.

Penyampaian SPT Bagi Wajib Pajak yang Menyelenggarakan Pembukuan Dengan Bahasa Inggris dan Mata Uang Dolar
Terdapat Wajib Pajak yang memang diizinkan untuk menyelenggarakan pembukuan dengan menggunakan bahasa inggris dan satuan mata uang Dolar Amerika Serikat.

Lampiran SPT

Jenis SPT
SPT Masa SPT Tahunan

Penyampaian SPT Secara Elektronik


Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-05/Pj/2005 Tanggal 12 Januari 2005 tentang Tata Cara Penyampaian Surat Pemberitahuan secara Elektronik(e-Filling) melalui Perusahaan Penyedia Jasa Aplikasi (ASP), maka beberapa hal yang perlu diperhatikan dengan SE No. 10/PJ/2005

Sarana ,Batas Waktu,Pembayaran atau Penyetoran Pajak

Sanksi Keterlambatan Pembayaran dan Penyetoran Pajak yang Terutang

Keterlambatan dalam pembayaran dan penyetoran berakibat dikenai sanksi administrasi berupa bunga sebesar 2% per bulan yang dihitung dari tanggal jatuh tempo pembayaran sampai dengan tanggal pembayaran dan bagian dari bulan dihitung penuh 1 bulan.

Penentuan Tanggal Jatuh Tempo Pembayaran dan Laporan Pada Hari Libur
Dalam hal batas akhir pelaporan sebagaimana telah disebutkan diatas ternyata bertepatan dengan hari libur termasuk hari sabtu dan hari libur nasional,pelaporan dapat dilakukan pada hari kerja berikutnya.

Angsuran dan Penundaan Pembayaran Pajak


Peraturan Menteri Keuangan Nomor 184/PMK-03/2007 Tanggal 28 Desember 2007 yang berlaku mulai tanggal 1 Januari 2008 mengatur tatacara pengangsuran dan penundaan pembayaran pajak.

Pembetulan SPT
Apabila dalam pengisian SPT ternyata terdapat kekeliruan , Wajib Pajak atas kemauan sendiri masih berhak untuk melakukan pembetulan ,tetapi dituntut syarat bahwa Direktur Jenderal Pajak belum melakukan tindakan pemeriksaan.

Sanksi Administrasi dan Sanksi Pidana Sehubungan Dengan SPT dan NPWP
1. 2. 3. 4.

Apabila Surat Pemberitahuan Wajib Pajak tidak disampaikan dalam jangka waktu yang telah ditetapkan Pasal 38 UU No.28 Tahun 2007 tentang perubahan ketiga Pasal 39 UU No. 28 Tahun 2007 tentang perubahan ketiga atas UU No.6 Th,1993 Setiap orang yang melakukan percobaan untuk tindak pidana menyalahgunakan/menggunakan NPWP

Tempat Pelayanan Terpadu (TPT)

TPT ini dimaksudkan sebagai tempat pelayanan perpajakn yang terintegrasi pada Kantor Pelayanan Pajak dengan menggunakan Sistem Informasi Perpajakan atau Sistem Administrasi Perpajakan Terpadu.

BAB. 3 KETETAPAN DAN PENAGIHAN PAJAK


SURAT KETETAPANPAJAK Sesuai dengan UU No.28 Thn 2007 tentang ketentuan umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) adalah surat ketetapan yang meliputi Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar,Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar Tambahan,Surat Ketetapan Pajak Nihil,atau Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar.

Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar


SKPKB adalah surat ketetapan pajak yang menentukan besarnya jumlah pokok pajak,jumlah kredit pajak,jumlah kekurangan pembayaran pokok pajak,besarnya sanksi administrasi,dan jumlah pajak masih harus dibayar.

Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar Tambahan (SKPKBT)


SKPKBT adalah surat ketetapan pajak yang menentukan tambahan atas jumlah pajak yang telah ditetapkan.

Surat Ketetapan Pajak Nihil (SKPN)


SKPN adalah surat ketetapan pajak yang menentukan jumlah pokok pajak sama besarnya dengan jumlah kredit pajak atau pajak tidak terutang dan tidak ada kredit pajak.

Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar(SKPLB)


SKPLB adalah surat ketetapan pajak yang menentukan jumlah kelebihan pembayaran pajak lebih besar daripada pajak yang terutang atau seharusnya tidak terutang.

Surat Tagihan Pajak (STP)


STP adalah surat untuk melakukan tagihan pajak dan/atau sanksi administrasi berupa bunga dan/atau benda.

Penagihan Pajak
Sesuai pasal 18 UU KUP bahwa dasar penagihan pajak yang digunakan yaitu : 1. Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar 2. Syrat Ketetapan Pajak Kurang Bayar Tambahan 3. Surat Keputusan Pembetulan 4. Surat Keputusan Keberatan 5. Putusan Peninjauan Kembali