Anda di halaman 1dari 28

AutoCad 2008

2D

Memulai AutoCad 2008


Pilih AutoCad 2008 dari menu Program atau pilih icon AutoCad 2008 dari tampilan desktop, layar gambar akan muncul di layar monitor.

catatan : AutoCad akan secara otomatis memberikan nama Drawing x sebagai nama gambar yang akan dibuat. Di awal tampilan AutoCad menggunakan format satuan (format units) bawaan sebelumnya dan menggunakan nama gambar Drawing 1.dwg

Pull-down menu Layar Gambar Toolbar draw Toolbar modify Coordinat system Command line/ kolom perintah

Status Bar

Pengaturan Drawing Units


Setiap objek yang kita gambar dalam sistem CAD menggunakan satuan/units, sebelum menggambar terlebih dahulu tentukan satuan yang diinginkan.

Teknik Mesin STTP Pekanbaru 2010

Sepfitrah

AutoCad 2008

2D

1. Dari Pull-down menu pilih :

[Format] Units... 2. Klik pada kolom Insertion scale untuk menampilkan pilihan unit : pilih Mimilimeters (satuan menggunakan
sistem Metric) 3. Masih pada kotak dialog, atur Precision satu digit dibelakang koma: 0,0

4. Klik Ok untuk keluar dari kotak dialog


pengaturan Units

Teknik Mesin STTP Pekanbaru 2010

Sepfitrah

AutoCad 2008

2D

Pengaturan Drawing Limits


Pengaturan Drawing Limits dimaksudkan untuk menentukan ukuran kertas yang akan digunakan, agar gambar yang dibuat dengan penskalaan, masuk dalam ukuran kertas yang nantinya akan dicetak (print). Ukuran kertas berdasarkan satuan metric yang telah terlihat pada tabel 1.1 beikut: Tabel 1.1 Ukuran kertas dalam satuan Milimeter Ukuran kertas Memanjang arah horizontal (Potrait) x 210 297 420 594 841 y 297 420 594 841 1189 Memanjang arah vertikal (Landscape) x y 297 210 420 297 594 420 841 594 1189 841

A4 A3 A2 A1 A0

1. Dari Pull-down menu pilih : [Format] Drawing Limits...

1 2. Pada command line, bagian bawah layar gambar AutoCad muncul Specify lower left corner or [ON/OFF] <0.0,0.0> : Tekan Enter satu kali untuk menjadikan koordinat yang tersedia <0.0,0.0> sebagai koordinat sebelah kiri sudut bawah.

3. Berikutnya muncul pada command line : Specify upper right corner or [ON/OFF] <12.0,9.0> : 420,297 ketik 420,297 sebagai koordinat area sebelah sudut kanan atas, kemudian Enter

Teknik Mesin STTP Pekanbaru 2010

Sepfitrah

AutoCad 2008

2D

Pengaturan GRID
Grid merupakan titik-titik pada layar gambar AutoCad sebagai referensi visual ukuran objek dalam menggambar dan panduan gerak kursor. Tombol Grid berada pada status bar. Untuk mengatur grid lakukan langkah berikut: 1. Klik kanan mouse pada tombol GRID untuk memunculkan kotak dialog grid

2. Klik Settings... akan muncul :

3. Ketik 10 pada Grid X spacing , Grid Y spacing, Snap X spacing dan Snap Y spacing. Klik

Grid On (F7) untuk mengaktifkan grid, dan Snap On (F9) untuk mengaktifkan snap. 4. OK

Teknik Mesin STTP Pekanbaru 2010

Sepfitrah

AutoCad 2008

2D

3 3

4 5. Untuk melihat hasil pengaturan grid, dari menu pilih [View] Zoom All

Tampilan pada layar kerja akan seperti berikut :

catatan : Scroll pada mouse dapat berfungsi sebagai Zoom Realtime dengan memutarnya ke depan untuk memperbesar dan kebelakan untuk memperkecil tampilan layar kerja.

Teknik Mesin STTP Pekanbaru 2010

Sepfitrah

AutoCad 2008

2D

LATIHAN 1 : CAM SHAFT Melatih Penguasaan Sistem Koordinat


Dalam latihan ini akan diperkenalkan beberapa perintah dasar yang sering digunakan dalam menggambar sebuah objek menggunakan AutoCad. Objek yang akan digambar adalah sebuah Cam shaft. Langkah-langkah yang akan diterangkan dalam latihan ini lebih dimaksudkan untuk mengenal penggunaan perintah-perintah dalam AutoCad, untuk urutan langkah dan pemilihan perintah yang lebih efektif tergantung improvisasi oleh pengguna AutoCad. Catatan: Langkah dan perintah yang akan diterapkan dalam menggambar suatu objek merupakan kebebasan disainer dalam berimprovisasi, yang terpenting hasil akhir dapat dicapai. Seiring meningkatnya intensitas waktu latihan dan penggunaan AutoCad maka langkah-langkah dan penggunaan perintah secara efektif akan dikuasai.

SISTEM KOORDINAT & KOMPAS CAD


Sebelum memulai latihan ada baiknya terlebih dahulu mengetahui sistem koordinat pada AutoCad. Dalam AutoCad digunakan sistem koordinat Kartesius untuk menunjukkan posisi suatu objek. Koordinat Kartesius menggunakan 3 sumbu yaitu X, Y dan Z, untuk gambar dua dimensi lazimnya hanya digunakan 2 sumbu yaitu X dan Y, sedangkan sumbu Z digunakan untuk gambar tiga dimensi yang akan dibahas lebih dalam pada Bab selanjutnya. Penentuan posisi suatu objek pada sumbu Kartesius menggunakan dua sistem yaitu sistem koordinat absolut, dan sistem koordinat relatif. Untuk mempermudah penguasaan area layar gambar AutoCad maka digunakan KompasCad, seperti terlihat pada gambar berikut :

Teknik Mesin STTP Pekanbaru 2010

Sepfitrah

AutoCad 2008

2D

Y(+)

90o/ -270 o CCW (Counter Clock Wise)

-0o/ 180 o

X (-)

X (+)

0o/ -180 o

Coordinat system

Y(-)

-90o/ 270 o

Untuk pengaturan awal (default) yang disediakan oleh AutoCad biasanya menggunakan CCW (counter clock wise /berlawanan arah putaran jarum jam) untuk input nilai koordinat. KompasCad memberikan penggambaran sederhana input nilai koordinat yaitu searah sumbu X bernilai positif dan berlawanan arah sumbu X bernilai negatif, begitu juga untuk sumbu Y. Input nilai sudut searah sumbu X adalah 0o atau -180 o dan berlawanan sumbu X; -0o atau 180 o. Input nilai sudut searah sumbu Y adalah 90o atau -270 o dan berlawanan sumbu Y; -90o atau 270 o. Sistem Koordinat Absolut Koordinat absolut merupakan nilai mutlak untuk harga X dan Y dimana titik (0,0) sumbu Kartesius sebagai acuan penentuan koordinat yang akan di input. Contoh; titik (10,20) berarti nilai searah sumbu X = 10 dan searah sumbu Y=20 titik (-10,-20) berarti nilai berlawan arah sumbu X=10 dan berlawanan arah sumbu Y=20

catatan : Input nilai mengunakan sistem koordinat absolut hanya dapat digunakan pada penentuan titik awal menggambar sebuah objek. titik (0,0) acuan koordinat absolut

Sistem Koordinat Relatif

Teknik Mesin STTP Pekanbaru 2010

Sepfitrah

AutoCad 2008

2D

Berbeda dengan koordinat absolut, titik (0,0) koordinat relatif berada bebas berada dimanapun, titik sebelumnya menjadi menjadi acuan untuk input koordinat selanjutnya. Penulisan input koordinat relatif selalu diiringi tanda @ (shift + 2). Ada dua tipe cara untuk menginput koordinat relatif yaitu ; Tipe 1 : Berdasarkan jarak kearah sumbu X dan sumbu Y Contoh ; @(10,20) berarti nilai dari titik awal searah sumbu X = 10 dan searah sumbu Y =20 Tipe2 : Berdasarkan jarak dan sudut Contoh ; @(10<0) berarti nilai dari titik awal berjarak 10 kearah 0o

catatan : Arah gerak kursor memberikan nilai jarak dan sudut terhadap input titik awal. Dengan kata lain tanda @ tidak perlu dituliskan, hanya perlu menginput jarak atau nilai sudut dari titik awal saja.

DRAW
1. Klik icon line.

Line
line pada toolbar draw, atau ketik line atau l sajauntuk mengaktifkan perintah

2. Ketik 0,0 sebagai titik awal, 3. Titik selanjutnya 420,0

4. Titik selanjutnya 0,297 5. Titik selanjutnya -420,0 6. c (perintah dengan huruf c berarti close atau kembali ke titik semula)

(-420,0)

(0,297)

(0,0)

(420,0)

Teknik Mesin STTP Pekanbaru 2010

Sepfitrah

AutoCad 2008

2D

7. Simpan perkerjaan dengan mengklik [File] dari menu utama, Save. Akan muncul kotak dialog, pilih folder tempat menyimpan file latihan, beri nama Cam Shaft untuk nama file ini, dan klik Save untuk menutup kotak dialog.

Selanjutnya kita akan menggambar Cam Shaft menggunakan sistem kordinat relatif secara bergantian antara input koordinat Tipe 1 dan Tipe 2 + gerak kursor. Dari titik a titik j menggunakan Tipe 1 dan dari titik j titik t menggunakan Tipe 2 + gerak kursor.

b d c e f g

h i

k j

l m

o n

p q

s r

1. Klik icon line pada toolbar draw, atau ketik line atau l sajauntuk mengaktifkan perintah line. 2. Ketik 110,150 sebagai titik awal (titik a) 3. 21,0 (titik b) 4. 0,-2 (titik c) 5. 14,0 (titik d) 6. 0,-3.5 (titik e) 7. 13,0 (titik f) 8. 0,-1 (titik g) 9. 22,0 (titik h) 10. 0,-1 (titik i) 11. 20,0 (titik j) 12 12. Klik tombol ORTHO untuk mengunci arah gerak kursor hanya pada arah vertikal dan horizontal saja 13. Gerakkan kursor searah sumbu Y atau 90o dan ketik jarak dari titik j ke titik k; 6.5 14. Gerakkan kursor horizontal searah sumbu X, input jarak antara titik k ke titik l; 27 13

Teknik Mesin STTP Pekanbaru 2010

Sepfitrah

AutoCad 2008

2D

10

15. Selanjutnya ke arah titik m ; 4.25 16. Ke arah titik n ; 20 17. Ke arah titik o ; 4.25 18. Ke arah titik p ; 38 19. Ke arah titik q ; 4.25 20. Ke arah titik r ; 20 21. Ke arah titik s ; 3.75 22. Ke arah titik t ; 42.5 23. untuk mengakhiri

perintah Line
24.

Save

Tools

Osnap Setting

Osnap atau Object snap merupakan perintah bantu untuk memilih segmen objek yang digambar pada titik tertentu. Ada 13 jenis Osnap yang dapat digunakan secara bergantian untuk memilih posisi titik pada objek seperti, Endpoint untuk memilih bagian ujung segmen garis, Midpoint untuk memilih bagian tengah segmen garis dan lainnya. Secara bertahap tiap-tiap Osnap akan diaplikasikan pada latihan-latihan yang ada dalam buku ini. Untuk pengaturan Osnap dapat dilakukan langkah-langkah sebagai berikut : 1. m 1. Dari menu utama pilih [Tools] Drafting Settings ... akan mucul kotak dialog berikut;

Teknik Mesin STTP Pekanbaru 2010

Sepfitrah

AutoCad 2008

2D

11

2. 3.

Klik Objek Snap Aktifkan hanya Objek Snap Enpoint, dengan menonaktifkan Objek Snap

4.

Center, Quadrant dan Tangent OK

3 3

4 5. Aktifkan tombol Osnap pada Status bar

5 catatan : Sebaiknya hanya Osnap yang akan sering digunakan saja dalam keadaan aktif, karena apabila terlalu banyak osnap yang aktif akan menyulitkan dalam memilih segmen objek yang diiinginkan. v a b d c e f g h i k j l m o n p q s r u

Langkah selanjutnya adalah menggambar garis av dan garis tu menggunakan bantuan Osnap Endpoint untuk memulai garis dari titik a dan titik t ; 1. Klik icon Line pada toolbar draw 2. Dekatkan pointer kursor pada titik a, tanda osnap Endpoint akan muncul berbentuk kotak kecil dengan tulisan Endpoint, klik titik a 2

3. Gerakkan kursor searah sumbu Y positif dan ketik panjang garis av ; 26

Teknik Mesin STTP Pekanbaru 2010

Sepfitrah

AutoCad 2008

2D

12

4.

Catatan : Penekanan enter setelah perintah terakhir selesai digunakan akan mengaktifkan perintah terakhir itu kembali

5. Tekan Enter perintah Line akan aktif kembali 6. Dekatkan pointer kursor pada titik t, tanda osnap Endpoint akan muncul , klik titik t

7. Gerakkan kursor searah sumbu Y positif dan ketik panjang garis av ; 29 8.

Teknik Mesin STTP Pekanbaru 2010

Sepfitrah

AutoCad 2008

2D

13

Toolbar Osnap seperti toolbar yang lainnya juga dapat ditampilkan pada layar AutoCad untuk mempermudah pemilihan dan pengaturan Osnap yang diinginkan. Namun menampilkan banyak toolbar pada layar AutoCad akan mempersempit layar gambar itu sendiri, jadi pertimbangkan toolbar mana saja yang akan tetap ditampilkan terutama yang paling sering digunakan. Cara menampilkan Toolbar Osnap adalah sebagai berikut : 1. Posisikan pointer kursor pada area toolbar 1 yang ada di layar AutoCad dan Klik tombol kanan mouse 2 2. Pilih ACAD

3. Pilih Object Snap dan akan muncul Toolbar Osnap pada layar gambar

4. Drag Toolbar Osnap ke area toolbar yang kosong

catatan : Osnap yang dipilih melalui Osnap Settings bersifat permanen atau dapt dipergunakan berkali-kali, sedangkan Osnap yang dipilih melalui icon di toolbar Osnap hanya berfungsi satu kali saja.
Teknik Mesin STTP Pekanbaru 2010 Sepfitrah

AutoCad 2008

2D

14

Modify

Mirror

Perintah Mirror digunakan untuk memperbanyak objek dengan mekanisme pencerminan. Penggunaan perintah ini mensyaratkan adanya bidang cermin atau simetri dari objek yang akan diperbanyak, contohnya garis center poros cam. Untuk menggambar sisa segmen garis poros cam akan digunakan perintah Mirror; 1. Klik Mirror pada toolbar Modify 2. Pilih objek yang akan di Mirror dengan meng-klik pada posisi 1 dan pada posisi 2

2 1

3.

4. Klik Osnap Midpoint pada toolbar osnap 5. Dekatkan kursor pada tengah garis av yang telah dibuat sebelumnya, akan muncul tanda osnap Midpoint dan klik pada titik tersebut 6. Klik kembali Osnap Midpoint pada toolbar osnap 7. Dekatkan kursor pada tengah garis tu, akan muncul tanda osnap Midpoint dan klik pada titik tersebut

v a

u t

8. Pada command line akan muncul pertanyaan Hapus objek asal? ketik N untuk No/Tidak atau Enter saja

Teknik Mesin STTP Pekanbaru 2010

Sepfitrah

AutoCad 2008

2D

15

Modify

Offset

Berikutnya akan digunakan perintah Offset, yaitu untuk membuat garis paralel dengan mengcopy garis asal hingga jarak tertentu. 1. Dari menu utama pilih [View] Zoom Window. Akan muncul perintah untuk memilih area mana yang akan diperbesar dengan menentukan 2 titik sudut diagonal 1

2. Klik titik 1 dan kemudian klik titik 2 1 2

Hasil pembesaran dengan Zoom Window

Teknik Mesin STTP Pekanbaru 2010

Sepfitrah

AutoCad 2008

2D

16

3. Klik Offset pada toolbar Modify 4. Tentukan jarak Offset ; 6.7

5. Pilih garis yang akan di-offset, klik garis pada titik 1, gerakkan kursor dan klik pada titik 2

2 1

Hasil offset sebagai berikut

catatan : Arah gerak kursor adalah arah peng-offsetan garis paralel terhadap garis asal dengan jarak yang telah ditentukan. Offset juga dapat digunakan pada kurva dan lingkaran.

Teknik Mesin STTP Pekanbaru 2010

Sepfitrah

AutoCad 2008

2D

17

Modify

Erase
Erase pada toolbar Modify

Erase digunakan untuk menghapus objek. Garis asal pada perintah offset sebelumnya akan
dihapus menggunakan perintah Erase sebagai berikut : 1. Klik

2. Klik garis wx 3.

catatan : Setelah memilih objek, Enter dapat dilakukan dengan menekan klik kanan mouse.

Teknik Mesin STTP Pekanbaru 2010

Sepfitrah

AutoCad 2008

2D

18

Modify

Extend

Perintah Extend digunakan untuk memperpanjang garis sampai batas yang ditentukan. Jadi untuk perintah Extend akan selalu diikuti dengan pemilihan objek sebagai batas akhir garis yang akan diperpanjang. Garis hasil offset diatas akan gunakan sebagai batas untuk menyambung 2 buah garis terputus dibawahnya. 1. Klik

Extend pada toolbar Modify

2. Pada command line muncul perintah untuk memilih objek, yaitu objek yang akan digunakan sebagai batas, klik garis wx 3. x 2 w

4. Klik garis xz dan garis wy

x z

w y

catatan : Dalam memilih garis yang di-extend, klik bagian dari garis tersebut yang cenderung lebih dekat ke batas 5.

6. Dari menu pilih [View] Zoom All

Teknik Mesin STTP Pekanbaru 2010

Sepfitrah

AutoCad 2008

2D

19

Kembali gunakan perintah extend :

1. Klik Extend pada toolbar Modify 2. Pilih objek sebagai batas; Klik titik 1
dan klik titik 2

1 2

3.

4. Gunakan skrol mouse untuk memperbesar


objek yang akan diperpanjang untuk mememudahkan dalam mengkliknya. Klik titik 3, titik 4, titik 5, titik 6, titik 7, titik 8, titik 9, titik 10, titik 11

5.

Teknik Mesin STTP Pekanbaru 2010

Sepfitrah

AutoCad 2008

2D

20

7 5 6

10

11

6. Dari menu pilih [View] Zoom All

Teknik Mesin STTP Pekanbaru 2010

Sepfitrah

AutoCad 2008

2D

21

7.

Save, simpan pekekerjaan

Layer
Layer pada AutoCad merupakan lembaran-lembaran transparan yang berfungsi untuk mengelompokkan objek dalam menggambar, seperti layer objek untuk gambar benda kerja, layer dimensi untuk dimensi, layer centerline untuk garis center, dan lain-lain. Penggunaan layer sangat dibutuhkan sebagai bagian manajemen gambar, terutama dalam menggambar benda kerja yang komplek, karena dari sekian banyak objek akan dapat dikelompokkan dan dibedakan dari jenis , warna, dan ketebalan garis atau objek tersebut. Dalam latihan ini akan kita mulai membedakan garis benda kerja dan garis center menggunakan pengaturan Layer. 1. Dari toolbar Layer klik Layer Properties Manager

1 catatan : AutoCad telah menyediakan satu layar awal untuk menggambar yaitu layer 0, objek yang telah digambar secara otomatis berada pada layer ini.

Teknik Mesin STTP Pekanbaru 2010

Sepfitrah

AutoCad 2008

2D

22

2. Akan muncul kotak dialog Layer Properties Manager, buat layer baru dengan meng-klik icon New Layer 2

3. Layer Properties Manager secara otomatis memberi nama Layer1 sebagai layer baru,

klik kembali New Layer maka layer baru yang kedua adalah Layer2.
3

4. Klik Layer1 pada kolom Name dan klik kembali Layer1 pada kolom Name, ketik Objek sebagai nama baru Layer1.

4 5. Untuk mengubah ketebalan garis klik akan muncul kotak dialog Lineweight.

5 Defa... pada kolom Linewight layer Objek,

Teknik Mesin STTP Pekanbaru 2010

Sepfitrah

AutoCad 2008

2D

23

6. Geser scroll kotak dialog Lineweight hingga muncul ketebalan garis 0.50 mm 7. Klik ketebalan garis 0.50 mm 7 8. Klik OK 6

9. Untuk mengubah nama Layer2 lakukan hal yang sama dengan langkah 4. Klik Layer2 pada kolom Name dan klik kembali Layer2 pada kolom Name, ketik Center sebagai nama baru Layer2

10 Defa... pada kolom

10. Ubah ketebalan garis layer Center menjadi 0.15 mm. Klik Linewight layer Objek, akan muncul kotak dialog Lineweight.

11. Klik ketebalan garis 0.15 mm

11 12. Klik OK 12 13. Warna garis pada layer Center juga akan dibedakan. Klik Wh... pada kolom Color layer Center, pada layar kerja akan muncul kotak dialog Select Color.

13

Teknik Mesin STTP Pekanbaru 2010

Sepfitrah

AutoCad 2008

2D

24

14. Klik warna dasar merah sebagai warna garis pada layer Center

14

15. Klik OK

15

16. Layer Center digunakan untuk tipe garis center, untuk mengubah tipe garis pada layer Center Klik Continuo ... pada kolom Linetype layer center, akan muncul kotak dialog Select Linetype.

16 17. Pada kotak dialog Select linetype

Klik Load, untuk memunculkan


jenis-jenis garis pada kotak dialog Load or Reload Linetypes 17

18. Geser scroll kotak dialog Load or Reload Linetypes kebawah hingga didapat tipe garis CENTER pada kolom Linetype 19. Klik CENTER pada kolom Linetype 20. Klik OK, untuk kembali ke kotak dialog Select Linetype. 19 18

20

Teknik Mesin STTP Pekanbaru 2010

Sepfitrah

AutoCad 2008

2D

25

21. Pada kolom Linetype kotak dialog Select Linetypes klik CENTER. 21

22. Klik OK, untuk menutup kotak dialog Select Linetypes.

22

23. Pada kotak dialog Layer Properties Manager, tipe garis layer Center berubah menjadi tipe CENTER, sedangkan tipe garis untuk layer Objek tetap Continuous, Klik Apply

24 24. Klik OK untuk menutup kotak dialog ini. 23

catatan : Sebaiknya pengaturan layer dilakukan diawal sebelum menggambar objek.

Berikutnya objek yang telah digambar pada layer 0 akan dipindahkan ke layer Objek;

1. Dari menu utama pilih [Edit] Select All

Teknik Mesin STTP Pekanbaru 2010

Sepfitrah

AutoCad 2008

2D

26

2. Pada toolbar Layer klik layer 0, layer Objek dan Center yang dibuat sebelumnya juga akan muncul.

2 3

3. Klik layer Objek, objek gambar yang dipilih telah pindah ke layer Objek 4. Tekan tombol ESC pada keyboard untuk keluar dari perintah sebelumnya, semua objek yang dipilih telah berada di layer Objek. Layer 0 tidak lagi digunakan sebagai layer untuk menggambar cam shaft, selanjutnya akan digambar garis center pada cam shaft menggunakan layer Center. Terlebih dahulu aktifkan layer Center ; 1. Pada toolbar Layer klik layer 0

2. Klik layer Center. Layer Center akan aktif menggantikan layer 0

1 2

catatan : Segmen garis yang digambar pada layar kerja akan mengikuti ketentuan jenis, ketebalan dan warna garis bersdasarkan seting layer yang aktif

Teknik Mesin STTP Pekanbaru 2010

Sepfitrah

AutoCad 2008

2D

27

3. Klik icon

Line pada toolbar draw Midpoint pada toolbar Osnap.

4. Aktifkan osnap Midpoint, dengan meng-klik

5. (tombol ORTHO aktif) Klik pada titik 1 sebagai titik awal garis center dan klik titik 2 untuk titik berikutnya.

6.

Teknik Mesin STTP Pekanbaru 2010

Sepfitrah

AutoCad 2008

2D

28

Stretch
Perintah stretch digunakan untuk memperpanjang objek tanpa batas atau untuk memendekkan objek. Tidak seperti perintah extend yang digunakan untuk memperpanjang objek garis hingga batas yang ditentukan. Garis center cam shaft yang telah dibuat sebelumnya, perlu diperpanjang agar ujung garis tidak berhimpit dengan garis objek cam shaft. 1. Klik garis center untuk mengaktifkan titik-titik segmen garis 1

2. Klik pada titik 1 dan geser kursor ke arah <180O sejauh 15 point,

catatan : Menggeser cursor untuk mendapatkan jarak 15 seperti diatas agak sulit, hal ini dapat diatasi dengan mengetik langsung angka 15 dan kemudian enter.

Latihan 1 selesai, simpan pekerjaan ini. Save

Teknik Mesin STTP Pekanbaru 2010

Sepfitrah