Anda di halaman 1dari 4

LAPORAN AWAL SEJARAH LINUX

LAPORAN AWAL SEJARAH LINUX NAMA : SATRIA SISWANTO N : NIM : 2010-31-066 KELAS D MATA

NAMA

: SATRIA SISWANTO N

:

NIM

: 2010-31-066

KELAS

D

MATA KULIAH : PLJ 1 NAMA DOSEN : YESSY FITRIANI

TEKNIK INFORMATIKA

SEKOLAH TINGGI TEKNIK PLN JAKARTA

2011

SEJARAH LINUX

1. Asal Mula Linux Linux merupakan lanjutan sistem operasi dari

UNIX. Sejarah kemunculan UNIX dimulai pada tahun 1965 ketika para ahli dari Bell Labs, sebuah laboratorium milik AT&T, bekerja sama dengan MIT dan General Electric membuat sistem operasi bernama Multics. Pada awalnya sistem operasi Multics didesain dengan harapan akan menciptakan beberapa keunggulan, seperti multiuser, multiprosesor, dan multilevel filesystem. Namun pada tahun 1969, AT&T akhirnya menghentikan proyek pembuatan Multics karena sistem operasi Multics ini sudah tidak memenuhi tujuan semula. Dengan kata lain, proyek ini mengalami hambatan karena dalam kenyataannya Multics banyak terdapat bugs dan sulit sekali dioperasikan. Beberapa programmer Bell Labs yang terlibat dalam pembuatan dan pengembangan Multics, yaitu Ken Thompson, Dennis Ritchie, Rudd Canaday, dan Doug Mcllroy, secara tidak resmi tetap meneruskan proyek pengembangan Multics. Dan akhirnya sampailah pada sebuah sistem operasi generasi penerus dari Multics bulan Januari 1970 yang diberi nama UNIX. Untuk linux sendiri dikembangkan oleh Linus Torvald lahir di Helsinki, Finlandia pada tanggal 28 Desember 1969. Pada umur 10 tahun ia sudah mengenal bahasa pemrograman. pada tahun 1990, Linus memulai kelas pemrograman C pertamanya. Pada tahun 1991, Linus tidak puas terhadap sistem operasi yang ada pada PC pertamanya (MS-DOS atau Disk Operation System), OS buatan Microsoft. Linus lebih cenderung untuk menggunakan system operasi UNIX seperti yang dipakai komputer milik universitasnya. Akhirnya ia mengganti sistem operasi openSource Minix yang berbasiskan UNIX. Namun Linus merasa bahwa Minix masih memiliki banyak kelemahan. Dan mulai saat itu, di usianya yang ke-23, Linus mulai mengutak-atik kernel Minix. Dan ia mulai mengembangkan sistem yang kompatibel dengan IBM PC. Pada bulan Agustus 1991, lahirlah Linux 0.01 hasil oprekan Linus, dan pada tanggal 5 Oktober 1991, secara resmi Linus mengumumkan Linux 0.02 yang hanya dapat menjalankan BASH dan gcc compiler.

2. Asal Mula Logo Ada cerita menarik mengapa logo linux berbentuk penguin. Saat itu Torvalds sedang berjalan-jalan bersama Andrew TridgellVisualisasi logonya dikompetisikan kepada umum lewat diskusi pada mailing list Linux Kernel. Pencetusnya adalah Alan Cox, dan maskot logo yang terpilih diberi nama Tux, dibuat oleh Larry Ewing dan dipergunakan hingga sekarang. Tiba tiba Torvalds dipatok pinguin, dan semenjak itu ia mengalami demam selama berhari hari. Dia pikir, karakter ini cocok untuk mewakili Linux. Ia ingin pemakainya menjadi demam alias tergila-gila untuk menggunakan dan

mengotak-atik Linux. Dan ternyata, apa yang dibayangkannya menjadi kenyataan. Hampir setiap pemakai saat pertama kali berkenalan dengan Linux menjadi susah tidur, dan menghabiskan waktunya berjam-jam didepan komputer untuk bermain main dengan Linux.

3. Sejarah Pendistribusian Linux Pertama Kali Distro Linux (singkatan dari distribusi Linux) adalah sebutan untuk sistem operasi komputer dan aplikasinya, merupakan keluarga Unix yang menggunakan kernel Linux. Distribusi Linux bisa berupa perangkat lunak bebas dan bisa juga berupa perangkat lunak komersial seperti Red Hat Enterprise, SuSE, dan lain-lain. Ada banyak distribusi atau distro Linux yang telah muncul. Beberapa bertahan dan besar, bahkan sampai menghasilkan distro turunan, contohnya Distro Debian GNU/Linux. Distro ini telah menghasilkan puluhan distro anak, antara lain Ubuntu, Knoppix, Xandros, DSL, dan sebagainya. CD Linux (maksudnya CD Distro Linux atau CD Sistem Operasi dan aplikasi Linux) adalah istilah yang sering digunakan untuk menyebut CD distribusi Linux secara umum. Dalam komputer, tar (berasal dari tape archive) adalah format file baik (dalam bentuk suatu jenis arsip bitstream) dan nama program yang digunakan untuk menangani file tersebut. Format ini diciptakan pada masa- masa awal Unix dan distandarisasi oleh POSIX.1-1988 dan kemudian POSIX.1-2001. Awalnya dikembangkan untuk ditulis berurutan langsung ke I / O tape cadangan perangkat untuk keperluan, sekarang sering digunakan untuk mengumpulkan banyak file menjadi satu file lebih besar untuk distribusi atau pengarsipan, sambil menjaga informasi sistem berkas seperti user dan grup hak akses, tanggal, dan struktur direktori.

4. Perkembangan Distribusi Linux Berdasarkan data Google Insights, diketahui bahwa Indonesia merupakan salah satu dari lima negara yang memiliki distro Linux terbesar di dunia. Blog Pingdom Royal melansir, terdapat delapan distro Linux yang masuk ke dalam survei, meliputi Ubuntu, OpenSUSE, Fedora, Debian, Red Hat, Mandriva, Slackware, dan Gentoo. Di level global, ditemukan minat Linux terbesar berasal dari India, Kuba, Rusia, disusul Republik Ceko, Indonesia, dan Bangladesh yang berada di satu regional dengan Indonesia. Sedangkan negara Barat pertama yang memiliki minat Linux terbesar berasal dari Jerman, yang secara global bertengger di peringkat ke-sepuluh. Di Amerika Serikat, minat terbesar muncul secara signifikan dari Utah dan California. Namun, dilaporkan California memiliki proporsi lebih sedikit dibandingkan Utah. Hasil survei tersebut, dengan delapan distro meliputi Ubuntu, OpenSUSE, Fedora, Debian, Red Hat, Mandriva, Slackware, dan Gentoo, ditemukan data sebagai berikut:

- Ubuntu merupakan distro paling populer di Itali dan Kuba.

- OpenSUSE merupakan distro paling populer di Rusia dan

Republik Ceko.

- Red Hat merupakan distro terbesar di Bangladesh dan Nepal.

- Debian merupakan distro terbesar di Kuba.

- Rusia dan Republik Ceko merupakan dua dari lima negara yang mendistribusi Linux terbesar dengan lima distro.

- Indonesia merupakan salah satu dari lima negara yang mendistribusi Linux terbesar dengan empat distro.

- Kuba

merupakan salah satu dari lima negara yang

mendistribusi Linux terbesar dengan tiga distro.

- Amerika Serikat tidak termasuk dalam lima negara yang mendistribusi Linux terbesar. Berikut macam-macam distro linux dan penyebarannya secara global :

- Ubuntu : Italia, Kuba, Indonesia, Norwegia, Republik Ceko.

- OpenSUSE : Rusia, Republik Ceko, Moldove, Jerman, Indonesia.

- Fedora

:

Sri

Lanka, Bangladesh, India, Nepal,

Zimbabwe.

 

Debian

- :

Kuba,

Republik

Ceko, Jerman, Belarus,

Rusia.

- Red Hat : Bangladesh, Nepal, Sri Lanka, India, Kuba.

- Mandriva : Rusia, Republik Ceko, Polandia, Perancis, Indonesia.

- Slackware : Bulgaria, Indonesia, Brazil, Rusia, Polandia.

- Gentoo : Rusia, Republik Ceko, Belarus, Moldova, Estonia. Dari data di atas, dapat disimpulkan popularitas Linux di negara bagian Timur lebih besar dibandingkan negara bagian Barat, dengan pengecualian di negara tertentu, Kuba.