Anda di halaman 1dari 13

PERAN KOMUNIKASI DALAM HUBUNGAN ANTAR PRIBADI

DAFTAR ISI:


KELOMPOK 4

     

PERAN PERSEPSI DALAM HUBUNGAN ANTAR PRIBADI PENTINGNYA KOMUNIKASI PENGERTIAN KOMUNIKASI KOMPONEN KOMUNIKASI JENIS KOMUNIKASI TINGKAT KOMUNIKASI HAMBATAN KOMUNIKASI

Agnes Imada Pinarsinta Cut Mutia Adlin Nayzura Lutfi Nurachma Muhammad Putra Syah Rahmah Juliasari

PERAN PERSEPSI DALAM HUBUNGAN ANTAR PRIBADI


Persepsi adalah proses mengorganisasi dan menginterpretasikan informasi sehingga menjadi berarti (King, 2011) Individu mempersepsi apa yang ditangkap oleh inderanya dan persepsi bisa tidak sesuai dengan realitasnya  Faktor yang mempengaruhi persepsi:

  

Karakterisitik dari individu yang mempersepsi (perceiver) Karakteristik dari target Situasi yang mempengaruhi persepsi

Dalam menilai sering kali kita menggunakan jalan pintas. Walaupun membantu individu, cara ini bisa menyesatkan.  Jalan pintas yang sering diambil:


Persepsi yang selektif menyaring apa yang sesuai harapan  Proyeksi mengatribusikan karakterisitik dan sikap sendiri pada orang lain  Stereotipi menilai berdasarkan penilaian umum  Halo Effect perasaan positif mengenai sebuah karakterisitik pada individu mempengaruhi penilaiannya mengenai karakteristik yang lain


1. PENTINGNYA KOMUNIKASI
Komunikasi merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, karena komunikasi merupakan kegiatan yang diperlukan dalam berhubungan dengan orang lain yang dimana hakikat manusia sebagai mahluk sosial. Komunikasi yang dimaksud adalah bentuk komunkasi yang efektif. Komunikasi yang efektif dapat membantu untuk memecahkan masalah yang ada, namun sebaliknya, jika yang terjadi adalah komunikasi yang tidak efektif, maka akan menimbulkan masalah akibat kesalahpahaman dalam komunikasi.

Mempelajari komunikasi secara komprehensif memberikan setidaknya tujuh keuntungan (Pearson, Nelson, Titsworth, dan Harter,2011) : 1. Mempelajari komunikasi dapat meningkatkan cara kita memandang diri sendiri 2. Belajar keterampilan komunikasi dapat meningkatkan cara kita memandang diri sendiri dengan cara kedua 3. Mempelajari komunikasi dapat meningkatkan pengetahuan tentang hubungan antar manusia 4. Mempelajari komunikasi dapat mengajarkan seseorang akan pentingnya keterampilan hidup 5. Mempelajari komunikasi dapat membantu kita menggunakan kebebasan konstitusional karena kita memahami bagaimana berkomunikasi secara efektif 6. Mempelajari komunikasi dapat membantu kita sukses secara professional 7. Mempelajari komunikasi dapat membantu anda mengendalikan dunia yang semakin beragam

2. PENGERTIAN KOMUNIKASI
Komunikasi adalah konsep yang tidak mudah untuk sampai pada definisi yang tepat dan memuaskan untuk sebagian besar dari mereka yang menganggap dirinya ahli komunikasi. Namun sebagian besar ahli memiliki pandangan yang sama, bahwa komunikasi adalah begitu dalam berakar pada perilaku manusia dan struktur masyarakat yang sulit untuk memikirkan kegiatan sosial atau perilaku yang tidak ada komunikasi. Kata komunkasi berasal dari bahasa Latin communicare, yang memiliki arti untuk membuat umum atau untuk berbagi. Menurut Pearson, Nelson, Titsworth, dan Harter (2011), komunikasi dapat diartikan sebagai suatu proses menggunakan pesan untuk menghasilkan makna.

3. KOMPONEN KOMUNIKASI

Menurut Pearson, Nelson, Titsworth, dan Harter (2011), komunikasi memiliki komponen-komponen. Komponen-komponen komunikasi, yaitu: Orang Terdiri dari sumber dan penerima pesan. Sebagai sumber, ia berperan menyampaikan pesan. Sedangkan sebagai penerima pesan, ia merupakan sasaran pesan. Pesan Pesan merupakan bentuk verbal dan non-verbal ide, pikiran, atau perasaan bahwa sumber pesan ingin berkomunikasi dengan penerima pesan. Pesan dapat berisi simbol-simbol yang dapat digunakan dalam berkomunikasi Saluran atau Media Merupakan sarana penyampaian pesan dari sumer pesan ke penerima pesan. Media yang digunakan dapat berupa media elektronik, cetak, ataupun secara langsung dari sumber pesan (orang)

Umpan Balik Merupakan respon penerima pesan atas pesan yang diterimanya dari sumber pesan, baik secara verbal ataupun non-verbal. Kode Merupakan susunan sistematis dari symbol untuk membuat makna di dalam pikiran orang lain. Dalam komunikasi terdapat dua macam kode, yaitu kode verbal dan non-verbal. Kode verbal dapat berupa bahasa. Sedangkan kode nonverbal dapat berupa gerakan tubuh, penggunaan ruang dan waktu, pakaian dan ornament lainnya Encoding dan Decoding Encoding merupakan suatu proses menerjemahkan ide atau pemikiran ke dalam bentuk kode. Sedangkan decoding dapat diartikan sebagai proses untuk menempatkan berarti bahwa ide atau pemikiran. Kebisingan Merupakan bentuk gangguan yang terdapat dalam proses encoding dan decoding, sehingga mengurangi kejelasan pesan yang akan disampaikan ataupun diterima.

4. JENIS KOMUNIKASI
Komunikasi dapat dikelompokkan menjadi empat jenis, yaitu:

Komunikasi Verbal Komunikasi verbal mencakup suara, kata, bahasa, dan berbicara. Berbicara merupakan cara yang paling efektif dalam berkomunikasi, dapat berupa intrapersonal komunikasi dan berbicara di depan umum Komunikasi Non-Verbal Merupakan bentuk komunikasi yang menggunakan cara-cara fisik dalam berkomunikasi, dapat berupa nada suara, sentuhan, dan gerak tubuh. Di dalam komunikasi non-verbal juga terdapat simbol dan bahasa isyarat yang digunakan di dalam berkomunikasi. Komunikasi Tertulis Merupakan komunikasi yang menggunakan kata-kata yang dituliskan. Komunikasi tertulis biasa digunakan di dalam dunia pendidikan dan bisnis. Komunikasi ini dapat menggunakan media cetak ataupun elektronik dalam penyampaiannya. Komunikasi Visual Merupakan tampilan visual dari informasi, seperti, topografi, fotografi, tanda, simbol, dan desain

5. TINGKAT KOMUNIKASI
Dalam kehiupan sehari-hari, komunikasi dapat terjadi dalam beberapa konteks. Banyaknya orang yang terlibat dalam komunikasi, dapat mempengaruhi jenis komunikasi yang terjadi. Tingkatan komunikasi tersebut antara lain, adalah:

Komunikasi Intrapersonal Yaitu, bentuk komunikasi melibatkan bahasa atau pun pemikiran internal sebagai kommunikator. Pada komunikasi tingkat ini, individu berperan sebagai sumber pesan, penerima pesan, sekaligus pihak yang memberikan umpan balik kepada dirinya sendiri. Contoh dari komunikasi internal, yaitu: penyelesaian masalah dan konflik internal, merancang rencana masa depan, ataupun mengintropeksi diri. Komunikasi Interpersonal Yaitu, bentuk komunikasi yang melibatkan banyak orang dalam berkomunikasi yang memiliki rasa saling ketergantungan dan dituntut untuk dapat berbicara dan mendengar. Pada komunikasi ini, yang dijadikan media penyampaian pesan dikelompokkan dalam dua jenis, yaitu: saluran komunikasi langsung dan saluran komunikasi tidak langsung

Komunikasi Kelompok Yaitu, bentuk komunkasi yang melibatkan 3-12 orang dalam berkomunikasi. Komunikasi Publik Yaitu, bentuk komunikasi di mana sumber pesan mengirimkan pesan ke banyak penerima pesan dan disertai pula komunikasi non-verbal. Namun, tak jarang dalam komunikasi ini terdapat sesi tanya-jawab ataupun pemberian umpan balik kepada penerima pesan. Komunikasi Massa Yaitu, bentuk komunikasi yang menggunakan system transmisi (mediator) untuk menghasilkan makna dari pesan yang disampaikan. Media yang digunakan dapat berupa media elektronik ataupun media cetak Komunikasi Melalui Komputer Menurut Pearson, Nelson, Titsworth, dan Harter (2011) mengemukakan bentuk komunikasi yang lainnya: komunikasi melalui komputer, meliputi komunikasi manusia dan berbagi informasi melalui jaringan komputer.

6. HAMBATAN KOMUNIKASI
Dalam berkomunikasi dengan orang lain, kita sering kali mengalami kesulitan berkomunikasi dengannya, sehingga menyebabkan terjadinya komunikasi yang tidak efektif.Beberapa hal yang menjadi hambatan dalam berkomunikasi, yaitu: Hambatan Fisik Penelitian menunjukkan bahwa salah satu faktor paling penting dalam membangun tim kohesif adalah kedekatan. Hambatan Persepsi Dalam berkomunikasi dengan orang lain, seringkali kita berbeda pandangan ataupun persepsi. Karena persepsi tiap individu berbeda, tergantung pada cara berpikir individu tersebut. Hambatan Emosional Hambatan emosional dapat berupa rasa takut, tidak percaya, curiga, dan lain-lain. Hal ini menjadi penyebab individu merasa tidak bebas untuk berkomunikasi dengan orang lain

Hambatan Budaya Setiap kelompok masyarakat mempunyai budaya masing masing sehingga jika seorang individu ini bergabung dalam kelompok masyarakat, individu tersebut menyesesuaikan dengan budaya yang ada namun jika ada hambatan dalam penyesuaian tersebut komunikasi tidak berjalan Hambatan Bahasa Ragamnya bahasa yang ada di dunia merupakan sebuah faktor penghambat komunikasi Untuk itu terciptalah bahasa universal tapi tidak semua orang bisa menggunakan bahasa universal tersebut