P. 1
Xii-xiii Beda Riset Kuantf n Riset Kualitf

Xii-xiii Beda Riset Kuantf n Riset Kualitf

|Views: 31|Likes:
Dipublikasikan oleh Sholikhuddin Arrojib

More info:

Published by: Sholikhuddin Arrojib on Jan 03, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/03/2012

pdf

text

original

PERBEDAAN ANTARA RISET KUANTITATIF DENGAN RISET KUALITATIF

Bagian 1 :

Pendahuluan

Definisi Penelitian/Riset 

Penelitian/Riset adalah ikhtiar manusia untuk menemukan kebenaran/jawaban/solusi melalui caracara tertentu

Cara-cara menemukan kebenaran a.l :
1.

2. 3.

4.

Melalui pihak berwenang/pihak yang kompeten (ahli) Melalui pengalaman pribadi Melalui cara berpikir deduktif menarik kesimpulan dari fakta2 umum (riset kuantitatif) Melalui cara induktif menarik kesimpulan dari fakta2 khusus (riset kualitatif)

Mengapa Harus Menggunakan Riset Kualitatif ? 
1.

2.

Karena di dunia ini terdapat 2 realita : Fenomena apa yg kita lihat dan rasakan dg pancaindera, mudah diteliti karena lebih rasional Noumena suatu realita yg tidak bersifat fisik ataupun empiris. Kehidupan bukan hanya bersifat fenomenal tetapi juga noumenal, sebab kehidupan manusia sesungguhnya penuh misteri (Prof.Salladien) 

Bagian 2 :

Perbedaan Umum Antara Riset Kuantitatif Dengan Riset Kualitatif

Motivasi Penelitian 

Pada Riset Kuantitatif, terdapat masalah penelitian yaitu fenomena yang tidak ideal > motivasi riset utk mengatasi masalah. Pada Riset Kualitatif, terdapat fokus penelitian yaitu dimensi-dimensi yang menjadi perhatian utk diteliti -> motivasi riset utk mengungkap noumena. (dimensi tsb berdasarkan atas fenomena ekonomi, lingkungan hidup, dsb. Fenomena yg diangkat harus menunjukkan adanya ketidak beresan di masyarakat.) 

Tujuan Penelitian  

Pada Riset Kuantitatif, tujuannya untuk memperoleh penjelasan (explanation) mengenai pengaruh, hubungan atau perbedaan atas variabel2 penelitian Pada Riset Kualitatif, tujuannya untuk memperoleh pemahaman (understanding) yang lebih lengkap atas suatu obyek.

Peranan Kajian Pustaka  

Pada Riset Kuantitatif, peranan kajian pustaka adalah utk menemukan teori/kajian empirik yg relevan guna membangun hipotesa (jawaban sementara) Pada Riset Kualitatif, peranan kajian pustaka adalah utk menemukan perspektif/wawasan teori yg relevan guna membantu memahami fenomena dari obyek yg diteliti (ctt: agar tdk kesulitan menyusun kerangka teori, gunakan sekumpulan teori yg sealiran. Mis: aliran pemikiran neoklasik saja atau struktutalis saja)

Sampel Penelitian  

Pada Riset Kuantitatif, sampel diutamakan untuk bisa menggambarkan karakteristik dari populasi (utk generalisasi) Pada Riset Kualitatif, sampel diutamakan bisa menjadi representasi suatu fenomena (mis: fenomena kemiskinan, kerusakan lingkungan, dsb)

Metode Sampling  

Pada Riset Kuantitatif, diutamakan metode random sampling Pada Riset Kualitatif, digunakan metode purposive sampling (secara sengaja). Yg terpenting menemukan informan kunci (key informan). Informan kunci ditentukan atas dasar keterlibatan ybs terhadap situasi sosial/ekonomi sesuai dg fokus penelitian.

lanjutan  

Pada penelitian kualitatif tidak dipersoalkan jumlah sampel. Jumlah sampel tergantung pada kompleksitas dan keragamanan fenomena yang dikaji.

Subyek Penelitian  

Pada Riset Kuantitatif, subyek yg dijadikan sampel penelitian hanya merespon/menjawab instrumen yg telah disiapkan disebut responden Pada Riset Kualitatif, subyek yg dijadikan sampel penelitian diharapkan memberi informasi selengkaplengkapnya disebut informan

lanjutan 
1.

2.

3.

4. 5.

Kriteria informan : Cukup lama dan intensif dg informasi yg akan mereka berikan Masih terlibat penuh dg kegiatan yg diinformasikan Mempunyai banyak waktu untuk memberikan informasi Tidak dikondisikan sebelumnya Bersedia memberi informasi selengkaplengkapnya

Jenis Data  

Data Kuantitatif : data berupa angka atau data kualitatif yang diangkakan (mis dg skoring pd skala Likert). Data Kualitatif : data berupa kata, kalimat, skema/gambar/foto

Keabsahan Hasil Penelitian  

Pada Riset Kuantitatif, kabsahannya lebih mudah dibuktikan karena bersifat empiris (metode yg digunakan bisa diamati oleh indera manusia) dan dibantu oleh teknik analisis kuantitatif yg baku Pada Riset Kualitatif, kebsahanannya diuji melalui keabsahan datanya. Beberapa standar guna menjamin keabsahan datanya sbb :

Standar Keabsahan Data
1.

Standar kredibilitas dg cara: a) memperpanjang keterlibatan peneliti di lapangan, b) melakukan observasi terus menerus dg sungguh2 shg peneliti bisa memahami fenomena yg ada, c) melakukan trianggulasi (metoda, isi dan proses), d) melibatkan teman sejawat, e) melakukan kajian kasus negatif, f) melacak kesesuaian dan kelengkapan hasil analisis

Lanjutan
2. Standar transferabilitas : standar yang dinilai oleh pembaca laporan. Hasil penelitian dianggap memiliki transferabilitas tinggi bila pembaca laporan memperoleh pemahaman yg jelas ttg fokus dan isi penelitian 3. Standar dependabilitas : adanya pengecekan atau penilaian ketepatan peneliti dalam mengkonseptualisasikan data secara konsisten. Konsistensi peneliti dlm keseluruhan proses penelitian menyebabkan penelitian dianggap mempunyai dependabilitas tinggi 4. Standar konfirmabilitas : lebih terfokus pada pemeriksaan dan pengecekan kualitas hasil penelitian (apakah benar hasil penelitian didapat dari lapangan).

Bagian 3 :

Perbedaan Pada Format Tugas Akhir Mahasiswa

Bab I : PENDAHULUAN
Riset Kuantitatif 

Riset Kualitatif 

Berisi gagasan atas suatu permasalahan yg perlu diatasi.

Berisi wawasan umum mengenai fokus penelitian yang akan dilakukan.

1.1 Latar Belakang Masalah (fakta2, masalah, hasil riset terdahulu/grand teori, tujuan dan manfaat riset) 1.2 Rumusan masalah (memuat variabel2 yg akan diteliti/diuji) 1.3 Tujuan Penelitian 1.4 Manfaat Penelitian (akademis; praktis)

1.1 Konteks Penelitian (argumentasi pentingnya penelitian) 1.2 Fokus Penelitian (cakupan permasalahan yg diteliti; atau pertanyaan2 yg hendak dijawab; alasan yg mendasarinya) 1.3 Tujuan penelitian 1.4 Manfaat Penelitian (akademis; praktis)

Bab II : KAJIAN PUSTAKA
Riset Kuantitatif
2.1 Kerangka Teori (grand teori, teori2 pendukung; hasil penelitian yg relevan) 2.2 Kerangka Fikir (alur fikir dg acuan kerangka teori hingga muncul variabel2 yg digunakan dlm penelitian. Bisa berupa narasi atau diagram alur) 2.3 Hipotesis (jawaban sementara atas permasalahan penelitian dg acuan kerangka fikir diatas). Utk riset deskriptif & eksploratif bisa tanpa hipotesis 

Riset Kualitatif
Tidak harus tersusun dalam satu bab khusus. Artinya, dalam melakukan penelitian cenderung dilakukan pendekatan induktif.  Teori / kajian literatur bisa muncul pd setiap uraian yg ada pada Bab manapun  Teori bisa menjadi bahan penjelas bagi hasil penelitian yg diperoleh

Bab III : METODE PENELITIAN
Riset Kuantitatif
3.1 Pendekatan Penelitian (alasan mengapa pendekatan kuantitaif dipilih) 3.2 Tempat dan Waktu Penelitian (dg alasannya) 3.3 Definisi Operasional dan Pengukuran Variabel 3.4 Populasi dan Teknik Sampling 3.5 Metode Pengumpulan Data (jenis dan sumber data; teknik pengumpulan data dan instrumen yg digunakan) 3.6 Metode Analisis (dg teknik apa)

Riset Kualitatif
3.1 Pendekatan Penelitian (alasan mengapa pendekatan kualitatif yg dipilih; landasan berfikir utk memahami/menangkap makna suatu gejala. Mis. dg landasan berfikir interaksi simbolik, fenomenologis dsb) 3.2 Unit Analisis (dg alasannya) 3.3 Teknik Pengumpulan Data (dg teknik apa; cara memperoleh informan dan alasannya) 3.4 Teknik Analisis Data 3.5Pengecekan Kebsahan Temuan

Bab IV : HASIL DAN PEMBAHASAN
Riset Kuantitatif
4.1 Hasil ( berupa deskripsi data yg meliputi data utama masing2 variabel, data hasil perhitungan statistik dan data penunjang) 4.2 Uji Hipotesis (Hasil Uji dijelaskan secara ringkas, terbatas pd pengartian angka2 dan koefisien yg diperoleh) 4.3 Pembahasan ( ulasan thd hasil diatas; interpretasi berdasarkan teori2; dibandingkan dg hasil penelitian lain; penjelasan atas adanya hipotesa yg ditolak) 

Riset Kualitatif
Bersifat fleksibel, jumlah Sub.bab disesuaikan dengan jumlah pertanyaan yang hendak dijawab  Disajikan dalam dalam bentuk uraian mengenai pola, tema, kecenderungan dan m otif yg muncul  Temuan2 tsb kemudian dianalisis dg menunjukkan keterkaitan antar pola, kategori, dg teori yg relevan, dg temuan2 sebelumnya.

Bab V :KESIMPULAN DAN SARAN, atau PENUTUP (utk.riset kltf)

Riset Kuantitatif
5.1 Kesimpulan ( diambil dari pembahasan; menjawab tujuan penelitian) 5.2 Saran ( bersumber dari temuan; merupakan solusi atas permasalahan yg menjadi latar belakang penelitian) 

Riset Kualitatif
Menyajikan kesimpulan atau pokok temuan dari penelitian ditunjukkan kelemahan/keterbatasan penelitian dan rekomendasi bagi penelitian berikutnya. 

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->