Anda di halaman 1dari 65

IKLIM MIKRO, MESO DAN IKLIM MAKRO

FMIPA/BIOLOGI 16 SEPTEMBER 2011

DESKRIPSI IKLIM DAN CUACA


No 01 02 03 04 05 06 07 08 KAJIAN Cakupan Skala Ruang Cakupan Waktu Alat Analisis Ilmu Yang Mempelajari Tentang Data Disajikan Dalam Bentuk Tekanan Kajian Kegunaan Kajian Contoh Secara Kuantitatif IKLIM Lebih luas (mikro global) Lebih panjang (harian tahunan) Statistika; Deskripsi KLIMATOLOGI Rata-rata dan Nilai Ekstrim Peluang; intensitas kejadian Untuk perencanaan Suhu udara di Ulak Rengas Tgl 21 April 2009: a. Suhu Udara Maksimum : 30,4C b. Suhu Udara Minimum : 21,8C c. Suhu Udara Rata-rata: 26,1C Udara minggu-minggu ini cukup panas CUACA Sempit (terbatas) Sesaat (jam-harian) Fisika dan Matematika METEOROLOGI Data sesaat Proses kejadian Untuk operasional Suhu udara pukul 07.00 di pelataran kantor camat Ulak Rengas : 22,4C

09

Contoh Secara Kualitatif

Pagi ini lumayan hangat tidak sedingin pagi kemarin

Pembagian Iklim Berdasarkan Dimensi Wilayah


Iklim dibagi menjadi 3 bagian, antara lain: Iklim Makro Iklim Meso Iklim Mikro

IKLIM MAKRO
Iklim makro merupakan keadaan ratarata cuaca yang menggambarkan situasi iklim suatu wilayah yang dimensinya lebih dari 100 km

Iklim makro sulit diatur oleh manusia dan dipengaruhi oleh lintasan matahari, posisi dan model geografis yang mengakibatkan pengaruh pada cahaya matahari dan pembayangan serta halhal lain pada kawasan tersebut

Contoh radiasi panas, pergerakan udara, curah hujan, kelembapan udara, dan temperatur udara.

IKLIM MESO
Iklim meso merupakan keadaan ratarata cuaca yang menggambarkan situasi iklim suatu wilayah yang dimensinya antara 1-100 km

Dalam batas tertentu, manusia masih mampu mempengaruhi unsur-unsur iklim Misal: hujan buatan dan pengendalian angin.

IKLIM MIKRO
Iklim mikro merupakan keadaan yang menggambarkan situasi iklim suatu wilayah yang dimensinya kurang dari 1 km (di sekitar organisme)

Iklim mikro bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti kemiringan suatu dataran, kecepatan angin, kelembapan, pengairan dll.

Batasan ruang lingkupnya tergantung organisme Contoh: iklim mikro tanaman dari ujung akar sampai ujung tajuk tanaman.

Contoh penggunaan iklim mikro: Arsitek membangun konstruksi rumah yang ramah lingkungan Nursery/pertamanan memaksimalkan tumbuhnya tanaman yang aslinya berasal dari daerah dengan iklim berbeda.

Ahli biologi akan berupaya menciptakan iklim yang semirip mungkin dengan habitat asal binatang atau tumbuhan tertentu agar binatang yang dipelihara atau tumbuhan yang ditanam bisa bertahan hidup.

Iklim pada setiap tempat berbeda sesuai posisinya di muka bumi ini, meski misalnya secara makro sama tapi secara mikro dapat berbeda.

Contohnya Surabaya dan Bandung, meski misalnya sama-sama pada daerah tropis namun mungkin angin, temperatur dan kelembapannya berbeda.

Juga dengan adanya daerah yang berkontur, perbedaan kontur atau ketinggian dan kecuraman dapat mempengaruhi keadaan iklim suatu daerah.

FaktorFaktor-Faktor yang Mempengaruhi Variasi Iklim di Permukaan Bumi


1. Kedudukan Bumi terhadap Matahari Dalam penerimaan cahaya matahari di permukaan bumi tidak sama sehingga menyebabkan cuaca yang beragam.

Hal tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya: Bentuk bumi yang bulat Rotasi bumi Revolusi bumi

Perpindahan posisi matahari dari utara ke selatan mengakibatkan terjadi perubahan musim.

2. Lintang Tempat Menggambarkan sebaran daratan di permukaan bumi yang dikaitkan dengan sinar matahari

Berdasarkan lintang, bumi dibagi menjadi tiga zone: Zona kutub Zona subtropics Zona tropis (paling banyak menerima radiasi matahari)

3. Ketinggian Tempat Berdasarkan variasi kekasaran, permukaan daratan digolongkan menjadi tiga: Dataran tinggi > 700 m dpl Dataran menengah 400-700 m dpl Dataran rendah < 400 m dpl

4. Distribusi Daratan dan Lautan Daratan dan lautan memiliki perbedaan dalam penerimaan energi matahari (terjadinya angin laut dan angin darat) Kondisi cuaca/iklim daratan sangat dipengaruhi keadaan di atas lautan

ANGIN DARAT Pada malam hari daratan lebih cepat melepaskan panas dibandingkan dengan lautan. Udara di daratan lebih dingin daripada di laut sehingga daratan bertekanan maksimum dan lautan bertekanan minimum.

ANGIN LAUT Pada siang hari daratan lebih cepat menyerap panas dibanding lautan. Udara di daratan lebih cepat memuai sehingga tekanannya lebih rendah. Oleh karena itu angin laut berhembus dari laut ke darat.

Hubungan Iklim dan Vegetasi


Faktor iklim hasil panen, antara lain: Suhu Lama musim pertumbuhan Keadaan air Sinar matahari Angin

Unsur2 Iklim efisiensi pertumbuhan tanaman ragam harian IKLIM MIKRO musiman tahunan

MIKROKLIMATOLOGI
Ilmu yang mempelajari tentang iklim mikro atau iklim yang terdapat di dalam daerah yang cukup kecil

Mikrometeorologi dasar matematika dan fisika yang kompleks proses fisis atmosfer ( atmosfer dekat permukaan bumi, mikrofisika awan) Mikroklimatologi hubungan antara kehidupan dan iklim mikro (tanpa dasar matematika dan fisika yang kokoh)

Korelasi iklim - tanaman


Hutan yang lebat meningkatkan kelembaban udara (respirasi) Bayangan dari pepohonan mengurangi suhu udara penguapan kecil

Unsur Iklim yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman Curah hujan Suhu Angin Sinar matahari Kelembaban Evapotranspirasi (penguapan dan transpirasi)

CURAH HUJAN
Pembagian jenis tanaman (hutan, semak, padang rumput, atau gurun) kebutuhan air berbeda Pembagian tanaman berdasarkan kebutuhan air

Pembagian tanaman berdasarkan kebutuhan air:


Hygrophytes jumlah air banyak Contoh: bakau Mesophytes jumlah air sedang Contoh: tanaman umum

Xerophytes keadaan air

disesuaikan dengan

Dilapisi lilin mengurangi transpirasi kulit pohon menjadi tebal dan sistem akar menjadi dalam.

BERBAGAI JENIS VEGETASI BERDASARKAN TIPE IKLIM DAN PENYEBARANNYA 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Hutan hujan tropis Hutan musim tropis Hutan Bakau Sabana Vegetasi Gurun dan Setengah Gurun Padang Rumput Hutan Meranggas Tundra

SUHU
4 (empat) Klasifikasi suhu (De Candolle): Megatermal Jika bulan terdingin mempunyai suhu > 64,4F (18C) Mesotermal Jika suhu bulan terdingin < 64,4F tetapi > 26,6F (-3C) dan bulan terpanas > 50F (10C), musim dingin pendek

Mikrotermal Jika suhu bulan terpanas diatas 50F dan bulan terdingin < 26,6F, musim dingin panjang Hekistotermal Jika suhu bulan terpanas < 50F, tidak ada musim panas

ANGIN
Mempercepat proses evapotranspirasi Mempengaruhi tanaman menjadi kering Angin yang kuat merusak dan menumbangkan tanaman yang sedang tumbuh

SINAR MATAHARI

Proses Asimilasi produksi klorofil

KELEMBAPAN UDARA
Mempengaruhi evapotraspirasi dan jumlah air Berhubungan suhu, curah hujan, angin Misal: suhu udara dgn curah hujan, memberikan dasar pada distribusi iklim dan tanaman

Faktor yang mempengaruhi Iklim Mikro


TANAMAN

Macam tanah: tanah hitam tanah abu2 tanah lembek Bentuk tanah: bentuk konkaf (lembah) bentuk konveks (gunung)

AKTIVITAS MANUSIA

Daerah industri Kawasan kota Pedesaan, dll

Lahan terbuka Hutan Kota Fungsi lingkungan (ekologis) Fungsi keindahan (estetika) Fungsi landscape (sosial dan fisik)

Manfaat: Mengurangi pencemaran udara Suara bising pabrik, kendaraan (polusi suara) Sebagai tempat/ruang kegiatan berbagai masyarakat/kelompok Memodifikasi iklim mikro

Peranan Ruang Hijau

Kualiatas udara

Penahan dan penyaring partikel padat dari udara Penyerap partikel timbal Penyerap debu semen Peredam kebisingan Mengurangi bahaya hujan asam Penyerap karbon-monoksida

Penyerap karbon-dioksida dan Penghasil oksigen Penahan angin Penyerap dan penghilang bau Mengatasi penggenangan Penapis cahaya silau

Penelitian (Pria, K;1989) Kotamadya Semarang Pengukuran kondisi iklim mikro (suhu, kelembaban udara, tekanan udara dan kecepatan angin), kadar Pb dan debu udara Pengamatan kualitas vegetasi ( jenis dan jumlah, lingkar batang, tinggi pohon dan lebar tajuk). Menggunakan desain survei dan pendekatan crossectional

Hasil penelitian jalan Teuku Umar ratarata kadar Pb udara sebesar 0,0180 mg/Methaemoglobine kubik; kadar debu 0,3290 mg/m3; suhu 30,43 derajat celcius; kelembaban 63,67%; tekanan udara 748,33 mmHg; dan kecepatan angin 1,24 m/detik.

Jalan Majapahit data rata-rata kadar Pb udara 0,0230 mg/m3; kadar debu udara 0,5240 mg/m3; suhu 32,70 derajat C; kelembaban 57,67%; tekanan udara 751,67 mmHg; dan kecepatan angin 2,27 m/detik.

Hasil analisa menunjukkan ada perbedaan nyata kadar Pb (t=4,4138) dan debu udara (t=6,5046); suhu (t=8,5000), kelembaban udara (t=8,4098); kecepatan angin (t=6,4970) di kedua lokasi penelitian.

Dengan menggunakan uji regresi ternyata vegetasi yang diwakili oleh lebar tajuk pohon berpengaruh positif terhadap kelembaban udara (r=0,7551) dan berpengaruh negatif terhadap kelembaban udara (r=-0,9987) dan debu udara (-0,9990) suhu (-0,9628) dan kecepatan angin (r=-0.9817).

Kesimpulan: Mengupayakan bahan bakar kendaraan bermotor yang bebas dari timah hitam Beralih ke bahan bakar gas

Perbaikan unit pendukung pengolah pencemaran udara dengan cara memperluas hutan kota atau memperbaiki kualitas vegetasi di sekitar jalan yang padat lalu lintas.

Penggundulan Hutan Pengurangan penyerapan karbon emisi karbon bertambah 20% Mengurangi kesuburan tanah mengubah siklus hidrologi dan iklim mikro lokal

Pemanasan Global Konferensi Perubahan Iklim ke-7 di Maroko November 2001 panen makanan pokok seperti gandum, beras dan jagung dapat merosot sampai 30% seratus tahun mendatang

Petani akan beralih tempat olahan ke pegunungan yang lebih sejuk, menyebabkan terdesaknya hutan dan terancamnya kehidupan di hutan dan terancamnya mutu serta jumlah suplai air.

GANGGUAN EFEK RUMAH KACA


Mengakibatkan suhu udara di bumi menjadi semakin panas. Meningkatnya suhu udara di bumi akan menimbulkan akibat berantai, yaitu : Es di kutub mencair Karena es mencair, maka permukaan air laut menaik.

Karena permukaan air laut naik, maka daerah pertanian di tepi pantai terancam tergenang air, sehingga produksi bahan pangan akan berkurang. Jika produksi pangan berkurang, namun jumlah penduduk terus bertambah, maka akan terjadi bencana kelaparan.

Seberapa besar kontribusi manusia dalam pemanasan global jika dibandingkan dengan faktor-faktor alam yang lain?

Pemanasan atau pendinginan global dipengaruhi oleh faktor alam dan faktor manusia.

Faktor Alam
Tingkat radiasi matahari dan letusan gunung. Naik turunnya radiasi matahari berpengaruh terhadap naik turunnya suhu bumi. Letusan gunung berapi memberikan efek penuruanan suhu bumi untuk beberapa saat.

Aktifitas Manusia
Aktifitas manusia juga memberikan efek pada naik turunnya suhu bumi. Namun jika diakumulasi, maka secara keseluruhan aktifitas manusia pada peningkatan suhu bumi jauh lebih besar daripada kontribusi faktor-faktor yang lain.

Apakah fenomena iklim yang ekstrim akhirakhir-akhir ini berhubungan dengan pemanasan global? Banyak data statistik memang menunujukkan demikian. Angka kejadian fenomena iklim yang ekstrim selama satu abad terakhir ini menujukkan peningkatan.

Diantara kejadian ektrim tersebut antara lain:


Lamanya musim kering di Australia (2003), Tingginya suhu saat musim panas di Eropa (2003), Lamanya musim badai di Amerika Utara (2004 dan 2005),

Tingginya curah hujan di India (2005), Sebaliknya, jumlah kejadian ekstrim yang lain seperti malam yang sangat dingin mengalami penurunan.

STRATIFIKASI IKLIM
Iklim Makro sirkulasi udara Arus laut Angin musim Gerakan masa udara Unsur iklim: - Penyinaran - Intensitas radiasi - Suhu udara dan tanah - Kelembaban - Presipitasi - Evaporasi/transpirasi Dicirikan oleh interaksi oleh unsur2 pada skala meso dgn kondisi sifat fisik/permukaan
SKALA GLOBAL

Iklim Meso

LOKASI SPESIFIK

Iklim Mikro

Lingk mikro Sangat spesifik

Obyek Tanaman/perm. tanah