Anda di halaman 1dari 6

Allah swt di dalam Al-Quran menyebutkan beberapa jenis hati, yang bisa dibagi menjadi dua kelompok besar.

Pertama: Hati yang suci atau putih Pemilik hati jenis ini menolak untuk membuka pori-pori hati melainkan kebenaran, dan jika terpesona oleh godaan maka menciutlah pori-porinya sehingga tertutup. Karena penolakannya terhadap godaaan tersebut, maka keluarlah sebuah titik putih di dalam hatinya. Ada beberapa macam hati yang putih yang disebutkan di dalam Al Quran, di antaranya: 1. Al-qalbu as-salim (hati yang selamat) yaitu hati yang senantiasa ikhlash karena Allah swt dan bebas dari kekafiran dan kemunafikan serta dari hal-hal yang tidak terpuji. Tentang hal ini Allah swt menyebutkan dalam firman-Nya: "(yaitu) hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna, kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih." (QS Asy-syu'ara : 88-89). Dalam ayat lain Allah berfirman: "(lngatlah) ketika ia datang kepada Tuhannya dengan hati yang suci." (QS Ash-shofat : 84) 2. Al-qalbu al-munib (hati yang bertaubat). Hati ini adalah hati yang senantiasa kembali dan bertaubat kepada Allah swt dan selalu siap untuk mentaati-Nya. Allah swt berfirman : "(yaitu) orang yang takut kepada Tuhan yang Maha Pemurah sedang Dia tidak kelihatan (olehnya) dan Dia datang dengan hati yang bertaubat. " (QS Qaaf : 33) Dalam ayat lain: "Sesungguhnya Ibrahim itu benar-benar seorang yang Penyantun lagi penghiba dan suka kembali kepada Allah" (QS Hud : 75). 3. Al-qalbu al-mukhbit (hati yang khusyu' atau tawadhu) yaitu hati yang tunduk kepada aturan Allah swt serta tenang. Allah swt berfirman:1/2/12 pks-arabsaudi.org | BERSIH, PEDULI, PROFESIONAL : Terminologi Hati pks-arabsaudi.org/pip/cetak.php?id=221 2/7 "Dan agar orang-orang yang telah diberi ilmu, meyakini bahwasanya Al Quran Itulah yang hak dari Tuhan-mu lalu mereka beriman dan tunduk hati mereka kepadanya dan Sesungguhnya Allah adalah pemberi petunjuk bagi orang-orang yang beriman kepada jalan yang lurus ". (QS Al-Hajj :54). 4. Al-qalbu al-wajal(hati yang takut) yaitu hati yang takut kepada Allah kalau amalannya tidak diterima, dan takut masuk neraka. Allah swt berfirman: "Dan orang-orang yang memberikan apa yang telah mereka berikan, dengan hati yang takut, (karena mereka tahu bahwa) Sesungguhnya mereka akan kembali kepada Tuhan mereka." (QS Al-mu'minun: 60). Di dalam ayat lain Allah swt berfirman: "Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka". (QS Al-anfal : 2) 5. Al-Qalbu at-taqiy (hati yang bertaqwa) yaitu hati yang senantiasa mengagungkan syiarsyiar Allah. Dalam firman-Nya: "Demikianlah (perintah Allah). dan Barangsiapa mengagungkan syi'ar-syi'ar Allah, Maka Sesungguhnya itu timbul dari Ketakwaan hati." (QS Al-Hajj : 32)

"Sesungguhnya orang yang merendahkan suaranya di sisi Rasulullah mereka Itulah orangorang yang telah diuji hati mereka oleh Allah untuk bertakwa. bagi mereka ampunan dan pahala yang besar." (QS Al-Hujurat :3) 6. Al-qalbu al-mahdy (hati yang mendapatkan hidayah) yaitu hati yang ridha terhadap ketentuan Allah swt serta menerima aturannya. Allah swt berfirman: "Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan ijin Allah; dan barangsiapa yang beriman kepada Allah niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. dan Allah Maha mengetahuisegala sesuatu." (QS At-Taghabun: 11) 7. Al-qalbu al-muthmain (hati yang tenang) yaitu hati yang tenang dengan ketauhidan kepada Allah swt dan berd]ikir serta mengingat-Nya. "(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram." (QS Ar-Ra'd : 28) 8. Al-qalbu al-Hayy (hati yang hidup) yaitu hati yang bisa mengambil pelajaran dari kisah kisah yang disebutkan di dalam Al-Quran tentang umat-umat yang bermaksiat kepada Allah swt. Allah swt berfirman: "Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat peringatan bagi orang-orang yang mempunyai akal atau yang menggunakan pendengarannya, sedang Dia menyaksikannya." (QS Qaaf : 37)1/2/12 pks-arabsaudi.org | BERSIH, PEDULI, PROFESIONAL : Terminologi Hati pks-arabsaudi.org/pip/cetak.php?id=221 3/7 9. Al-qalbu al-muqsya'ir billah (hati yang gemetar dan tenang karena Allah swt), sebagaimana firman Allah swt: "Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik (yaitu) Al Quran yang serupa (mutu ayat-ayatnya) lagi berulang-ulang, gemetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhannya, kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka di waktu mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah, dengan kitab itu Dia menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang disesatkan Allah, niscaya tak ada baginya seorang pemimpinpun." (QS A]-]umar: 23) 10. Al-qalbu al-muallaf (hati yang bersatu). "Dan yang mempersatukan hati mereka (orang-orang yang beriman). walaupun kamu membelanjakan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka. Sesungguhnya Dia Maha gagah lagiMaha Bijaksana." (QS Al-anfaal : 63) Kedua: Hati yang hitam Jenis hati ini disebutkan dalam beberapa bentuk di dalam Al-Quran, di antaranya: 1. Al-qalbu al-maridh (hati yang sakit) yaitu hati yang tertimpa keragu-raguan ataupun sifat kemunafikan. Kemudian juga tanpa moral dan senantiasa mengikuti hawa nafsunya untuk hal-hal yang dilarang. Allah swt berfirman: "Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya; dan bagi mereka siksa

yang pedih, disebabkan mereka berdusta." (QS Al-Baqarah : 10). "Dan adapun orang-orang yang di dalam hati mereka ada penyakit, maka dengan surat itu bertambah kekafiran mereka, di samping kekafirannya (yang telah ada) dan mereka mati dalam Keadaan kafir." (QS At-taubah : 125). 2. Al-qalbu al-a'maa (hati yang buta ) yaitu hati yang tidak bisa melihat serta mengetahui kebaikan serta tidak bisa mengambil pelajaran. Di dalam al-quran Allah swt berfirman: "Maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar? karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta, ialah hati yang di dalam dada." (QS Al-hajj : 46) 3. Al-qalbu al-laahii(hati yang lalai). Hati ini adalah hati yang lupa dan lalai dari Al-Quran, sibuk dengan kesesatan dan syahwat dunia. Allah swt berfirman: "(Lagi) hati mereka dalam keadaan lalai. Dan mereka yang ]alim itu merahasiakan pembicaraan mereka: "Orang ini tidak lain hanyalah seorang manusia (jua) seperti kamu, maka apakah kamu menerima sihir itu, padahal kamu menyaksikannya? ". (QS Al-Anbiya : 3)1/2/12 pks-arabsaudi.org | BERSIH, PEDULI, PROFESIONAL : Terminologi Hati pks-arabsaudi.org/pip/cetak.php?id=221 4/7 4. Al-qalbu al-aatsim (hati yang berdosa) yaitu hati yang menyembunyikan kebenaran. Allah swt berfirman: "Dan supaya Allah mengetahuisiapa orang-orang yang munafik. Kepada mereka dikatakan: "mereka mengatakan dengan mulutnya apa yang tidak terkandung dalam hatinya. dan Allah lebih mengetahui dalam hatinya. dan Allah lebih mengetahui apa yang mereka sembunyikan." (QS AliImran : 167) 5. Al-qalbu al-mutakabbir (hati yang sombong) yaitu hati yang sombong dari mengesakan Allah swt serta mentaatinya, bertindak semena-mena dengan melakukan ked]aliman dan permusuhan. Allah swt berfirman: "(yaitu) orang-orang yang memperdebatkan ayat-ayat Allah tanpa alasan yang sampai kepada mereka. Amat besar kemurkaan (bagi mereka) di sisi Allah dan di sisi orang-orang yang beriman. Demikianlah Allah mengunci mati hati orang yang sombong dan sewenangwenang." (QS Ghofir : 35) Hati ini juga memiliki sifat sombong kepada sesama manusia serta memerangi kebenaran serta memperdebatkannya. "Tuhan kamu adalah Tuhan yang Maha Esa. Maka orang-orang yang tidak beriman kepada akhirat, hati mereka mengingkari (keesaaan Allah), sedangkan mereka sendiri adalah orang-orang yang sombong." (QS An-nahl :22). "Bagaimana bisa (ada Perjanjian dari sisi Allah dan RasulNya dengan orang-orang musyrikin), Padahal jika mereka memperoleh kemenangan terhadap kamu, mereka tidak memelihara hubungan kekerabatan terhadap kamu dan tidak (pula mengindahkan) perjanjian. mereka menyenangkan hatimu dengan mulutnya, sedang hatinya menolak. dan

kebanyakan mereka adalah orang-orang yang Fasik (tidak menepati perjanjian)." (QS Attaubah : 8) 6. Al-qalbu al-gholidh (hati yang keras) yaitu hati yang telah hilang darinya rasa kasih sayang. "Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu ma'afkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya." (QS AliImran : 159) 7. Al-qalbu al-makhtum (hati yang telah dikunci) yaitu hati yang telah dikunci oleh Allah sehingga sulit menerima hidayah. Allah swt berfirman: "Allah telah mengunci-mati hati dan pendengaran mereka, dan penglihatan mereka ditutup. dan bagi mereka siksa yang amat berat." (QS Al-Baqarah : 7) 8. Al-qalbu al-qaasii (hati yang keras) yaitu hati yang tidak mengetahui Allah dan tidak mengingat-Nya. Firman Allah swt:1/2/12 pks-arabsaudi.org | BERSIH, PEDULI, PROFESIONAL : Terminologi Hati pks-arabsaudi.org/pip/cetak.php?id=221 5/7 "Agar Dia menjadikan apa yang dimasukkan oleh syaitan itu, sebagai cobaan bagi orangorang yang di dalam hatinya ada penyakit dan yang kasar hatinya. dan sesungguhnya orangorang yang ]alim itu, benar-benar dalam permusuhan yang sangat." (QS Al-Hajj : 53) 9. Al-qalbu al-ghofil (hati yang lupa dan lupa) yaitu hati yang lupa dan lalai akan peran dan tugasnya dalam kehidupan di dunia ini. "Dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas." (QS Alkahfi : 8) 10. Al-qalbu al-mughlifah (hati yang tertutup). Firman Allah swt: "Maka (Kami lakukan terhadap mereka beberapa tindakan, disebabkan mereka melanggar perjanjian itu, dan karena kekafiran mereka terhadap keterangan-keterangan Allah dan mereka membunuh nabi-nabi tanpa (alasan) yang benar dan mengatakan: "Hati kami tertutup." Bahkan, sebenarnya Allah telah mengunci mati hati mereka karena kekafirannya, karena itu mereka tidak beriman kecuali sebahagian kecil dari mereka." (QS An-nisa : 155). "Dan mereka berkata: "Hati Kami tertutup". Tetapi sebenarnya Allah telah mengutuk mereka karena keingkaran mereka; Maka sedikit sekali mereka yang beriman." (QS Albaqarah : 88) 11. Al-qalbu al-mathbu'u (hati yang dikunci). Firman Allah swt: "Yang demikian itu adalah karena bahwa sesungguhnya mereka telah beriman, kemudian menjadi kafir (lagi) lalu hati mereka dikunci mati; karena itu mereka tidak dapat mengerti." (QS Al-munafik : 3 ) "Dan di antara mereka ada orang yang mendengarkan perkataanmu sehingga apabila

mereka keluar dari sisimu orang-orang itu berkata kepada orang yang telah diberi ilmu pengetahuan (sahabat-sahabat Nabi): "Apakah yang dikatakannya tadi?" mereka Itulah orang-orang yang dikunci mati hati mereka oleh Allah dan mengikuti hawa nafsu mereka." (QS Muhammad : 16 ) 12. Al-qalbu al-maknun (hati yang tertutup). Firman Allah swt: "Mereka berkata: "Hati kami berada dalam tutupan (yang menutupi) apa yang kamu seru kami kepadanya dan telinga kami ada sumbatan dan antara kami dan kamu ada dinding, Maka Bekerjalah kamu; Sesungguhnya Kami bekerja (pula)." (QS Fushilat : 5) 13. Al-qalbu al-mughfil(hati yang terkunci). Firman Allah swt: "Maka Apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran ataukah hati mereka terkunci? " (QS Muhammad: 24) 14. Al-qalbu al-munafiq (hati yang munafik). Firman Allah swt:1/2/12 pks-arabsaudi.org | BERSIH, PEDULI, PROFESIONAL : Terminologi Hati pks-arabsaudi.org/pip/cetak.php?id=221 6/7 "Mereka mengucapkan dengan lidahnya apa yang tidak ada dalam hatinya. Katakanlah : "Maka siapakah (gerangan) yang dapat menghalang-halangi kehendak Allah jika Dia menghendaki kemudharatan bagimu atau jika Dia menghendaki manfaat bagimu. sebenarnya Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan." (QS Al-Fath : 11) "Mereka tidak akan memerangi kamu dalam keadaan bersatu padu, kecuali dalam kampung-kampung yang berbenteng atau di balik tembok. Permusuhan antara sesama mereka adalah sangat hebat. Kamu kira mereka itu bersatu, sedang hati mereka berpecah belah. Yang demikian itu karena sesungguhnya mereka adalah kaum yang tidak mengerti." (QS Al-hasyr : 14) 15. Al-qalbu az-zaa'igh (hati yang cenderung kepada kesesatan). "Adapun orang-orang yang dalam hatinya condong kepada kesesatan, maka mereka mengikutisebahagian ayat-ayat yang mutasyaabihaat daripadanya untuk menimbulkan fitnah untuk mencari-cari ta'wilnya, Padahal tidak ada yang mengetahui ta'wilnya melainkan Allah. Dan orang-orang yang mendalam ilmunya berkata: "Kami beriman kepada ayat-ayat yang mutasyaabihaat, semuanya itu dari sisi Tuhan kami." dan tidak dapat mengambil pelajaran (daripadanya) melainkan orang-orang yang berakal." (QS AliImran: 7) Lalu, jenis yang manakah hati Anda? Suatu ketika Abdullah bin Mas'us ra pernah berkata: "Tanyakan pada hati Anda dalam tiga hal: bila Anda mendengar Al Qur'an, ketika Anda sedang menyendiri, dan ketika Anda sedang di majlis dzikir. Jika anda menemukannya maka bersyukurlah, kalau tidak maka memohonlah kepada Allah supaya menganugerahkan hati, karena sesungguhnya anda tidak memiliki hati." Abu Hurairah berkata: "Hati itu ada adalah raja bagi anggota tubuh, dan anggota tubuh adalah rakyatnya, maka jika baik raja maka baik pula rakyatnya, dan sebaliknya jika rusak sang raja, maka rusak juga rakyatnya." Rasulullah saw bersabda: Ketahuilah, sesungguhnya di dalam tubuh manusia ada segumpal

daging, apabila daging itu baik maka baiklah tubuh manusia itu, akan tetapi bila daging itu rusak maka rusak pula tubuh manusia. Ketahuilah bahwa sesungguhnya segumpal daging itu adalah hati. (HR. BukhariMuslim) Ya Allah anugerahkanlah kepada kami hati yang suci, bersih dan sehat, penuh dengan cinta dan iman. Hati yang selalu mengingat-Mu dan mencintai-Mu serta mencintaiRasul-Mu dan keluarganya serta sahabatnya. Hati yang mencintai tempat-tempat suci orang mukmin. Ya Allah terangilah hati-hati kami dengan cahaya keimanan, terangi akal-akal kami dengan cahaya ilmu dan pengetahuan. Berikanlah kepada kami kecintaan kepada keimanan. Hiasilah hati kami dengan keimanan. Berikanlah kebencian kepada kami akan kekufuran, tidak bermoral dan berbuat dosa. Jadikan kami hamba-hamba yang mendapatkan hidayah. Jadikanlah kami pengikut NabiMuhammad saw. Jadikanlah kami pewaris surga-Mu.