Anda di halaman 1dari 1

IBADAH Semakin zaman menjadi modern terkadang orang dapat terlupa yang namanya ibadah.

Ibadah secara

bahasa: menyembah atau mengabdi, tapi secara terminology ibadah adalah sesuatu yang Allah perintahkan sebagai syariat, bukan karena ada suatu adat yang telah ada sebelumnya dan atau karena ada tuntutan akal logika manusia atau dengan kata lain ibadah adalah ketundukan dan kepatuhan yang sempurna kepada Allah SWT yang disertai dengan rasa cinta kepada-Nya. Ibadah ada bermacam-macam misalnya ibadah hati (ibadah qabliyah: takut, rasa takut,senang dll),ibadah lisan(ibadah badaniyah:zikir,dll),ibadah fisik(ibadah badaniyah: sholat, pergi haji,dll). Dalam mengerjakan itu semua kita harus mempunyai prinsip yaitu : yang disembah hanya Allah S.W.T, ibadah tanpa perantara, ibadah sesuai tuntunan, memelihara antara kebutuhan jasmani dan rohani, mudah dan meringankan, selain itu yang utama dalam ibadah adalah niat, karena semua itu tergantung niat dari ibadah tersebut jika niatnya baik ia akan mendapatkan pahala atau kebaikan dan sebaliknya. Jadi pentingnya kita beribadah adalah sebagai bukti ketaqwaan dan kecintaaan kita kepada Allah S.W.T sebagai hamba-Nya yang taat yang didasari oleh niat yang baik. Hukum ibadah : wajib,sunnah, makruh,haram, jawas, sahih, batil dan halal. Dengan kita beribadah kepada Allah S.W.T , kita secara tidak langsung berusaha mendekatkan diri kepada Allah, dengan melaksanakan perintahNya dan menjauhi segala laranganNya karena hanya kepadaNya kita meminta pertolongan atas segala kesusahan kita didunia ini. Dan dengan kita ibadah dapat menenangkan pikiran, cemas kita dan yang paling penting yaitu dapat mengobati penyakit hati. Dalam beribadah kita harus khusyu, yaitu sikap tenang dan tawadhu' kepada Allah Taalaa disebabkan karena kepatuhan seorang hamba kepada Nya, yang didasarkan kepada keimanan yang dimilikinya, rasa khawatir akan murka Nya, harapan untuk bertemu dengan Nya dan yakin akan janji serta ancaman Nya. Khusyu ada 2 macam, yaitu : khusyu jawarih(fisik) dan khusyu qalbi(hati). Khusyu fisik contohnya : pandangan mata pada waktu sholat tertuju ke tempat sujud, sedangkan khusyu qalbi contohnya terjaga konsentrasi selama kita beribadah, tidak memikirkan yang lain. Untuk mendapatkan sikap khusyu, berikut beberapa caranya : kenali allah dengan segala kebesaranNya dan kemuliaanNya, pelajari tentang cara beribadah yang benar, banyak bergaul dengan teman-teman yang baik, bersihkan hati dari segala penyakit,dll. Selain itu ruang lingkup ibadah tidak hanya sekadar sholat, dzikir atau pergi haji, menolong orang yang kesusahan juga merupakan ibadah yaitu ibadah sosial, seperti membantu musafir yang kekurangan bekal, mengajarkan orang yang bodoh, menyingkirkan benda yang berbahaya yang ada dijalan dll. Oleh karna itu, penting buat manusia modern saat ini untuk lebih meningkatkan ibadah (mendekatkan diri) kepada Allah S.W.T yang tidak hanya mementingkan materi buat jasmani saja tetapi juga hati. Dan lebih mengenal siapa dirinya sebenarnya dimata Allah S.W.T, karna semua manusia didepan Allah itu sama kecuali yang membedakan adalah amalan masing-masing. Juga agar manusia tidak keliru dalam mengambil jalan atau terjerumus ke dalam lembah hitam jika menemui kesulitan dalam hidup. Fadhilah/1104015099/ID