Anda di halaman 1dari 25

Angka Kecukupan Gizi (AKG)

NAMA ANGGOTA KELOMPOK 3:


ANDRADITTA SAFITRI 1006759914 FIRMAN NUR HIDAYAT 1006668922 IQBAL PADANTA 1006669295 NAMIRA SANGADJI 1006665712 RISKA FARINA AMALIA 1006670422 RONA PUSPA AYU 1006670536 ROSITA MULIAWATI 1006670542 SALINDRI TITI SURI 1006670580 SYARIFAH KHADIJAH 1006670744

Definisi
Liswarti (2010)

Nilai yang menunjukkan jumlah zat gizi yang diperlukan untuk hidup setiap hari bagi hampir semua penduduk menurut kelompok umur, jenis kelamin, dan kondisi fisiologis, seperti kehamilan dan menyusui.

DEPKES RI (2006)

Batasan angka kecukupan zat gizi termasuk energi, protein, serta sebagai vitamin dan mineral yang diperlukan seseorang per hari menurut jenis kelamin dan umur.

Almatsier S. (2004)

Taraf konsumsi zat gizi essensial, yang berdasarkan pengetahuan ilmiah dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan hampir semua orang sehat.

Faktor yang Mempengaruhi AKG (Suryono, 2005)


Pertumbuhan & perkembangan kesehatan Lingkungan

Ukuran tubuh

Keadaan fisiologis

Mutu makanan

Jenis kelamin

Kegiatan fisik

Gaya hidup

A n g k a Kecu k u p an Gi z i Tah u n 2 0 0 4 b ag i O ran g In d o n esi a


M a g n e siu m (m g ) Ribo fla vin (m g ) A sa m fo la t ( g ) P irid o ks in (m g ) S e le n iu m (u g ) K a lsiu m ( m g ) V it. B 1 2 ( u g ) E n e rg i (kka l) Y o d iu m ( u g ) T ia m in (m g ) F o sfo r (m g ) Nias in ( m g ) V it. D (m g ) V it. C (m g ) V it. A (R E ) V it. E (m g ) P ro te in (g ) S e n g (m g ) V it. K (u g ) B e si (m g )

No

Kelompok Umur

BB

TB

1 2 3 Anak 4 5 6 7 8 Pria 9 10 11 12 13 14 15 16 Wanita 17 18 19 20 Ibu Hamil 21 (+an) 22 23 Ibu Menysui 24

0 - 6 bln 7 - 11 bln 1 - 3 thn 4 - 6 thn 7 - 9 thn 10 - 12 thn 13 - 15 thn 16 - 18 thn 19 - 29 thn 30 - 49 thn 50 - 64 thn 65+ thn 10 - 12 thn 13 - 15 thn 16 - 18 thn 19 - 29 thn 30 - 49 thn 50 - 64 thn 65+ thn Trimester 1 Trimester 2 Trimester 3 6 bln pertama 6 bln kedua

6,0 8,5 12,0 17,0 25,0 35,0 46,0 55,0 56,0 62,0 62,0 62,0 37,0 48,0 50,0 52,0 55,0 55,0 55,0

60 71 90 110 120 138 150 160 165 165 165 165 145 153 154 156 156 156 156

550 650 1000 1550 1800 2050 2400 2600 2550 2350 2250 2050 2050 2350 2200 1900 1800 1750 1600 + 180 + 300 + 300 + 500 + 550

12 16 25 39 45 50 60 65 60 60 60 60 50 57 55 50 50 50 50 + 17 + 17 + 17 + 17 + 17

375 400 400 450 500 600 600 600 600 600 600 600 600 600 600 500 500 500 500 + 300 + 300 + 300 + 350 + 350

5 4 5 5 5 10 5 6 15 5 7 20 5 7 25 5 11 35 5 15 55 5 15 55 5 15 65 5 15 65 10 15 65 15 15 65 5 11 35 5 15 55 5 15 55 5 15 55 5 15 55 10 15 55 15 15 55 +0 +0 +0 +0 + 4 + 4 +0 + 4 + 4

0,3 0,4 0,5 0,8 0,9 1,0 1,2 1,3 1,2 1,2 1,2 1,0 1,0 1,1 1,1 1,0 1,0 1,0 1,0 + 0,3 + 0,3 + 0,3 + 0,3 + 0,3

0,3 0,4 0,5 0,6 0,9 1,0 1,0 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,0 1,0 1,0 1,1 1,1 1,1 1,1 + 0,3 + 0,3 + 0,3 + 0,3 + 0,3

2 4 6 8 10 12 14 16 16 16 16 16 12 13 14 14 14 14 14 +4 +4 +4 +4 +4

65 80 150 200 200 300 400 400 400 400 400 400 300 400 400 400 400 400 400 + 200 + 200 + 200 + 100 + 100

0,1 0,3 0,5 0,6 1 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,7 1,7 1,2 1,2 1,2 1,3 1,3 1,5 1,5 + 0,4 + 0,4 + 0,4 + 0,5 + 0,5

0,4 0,5 0,9 1,2 1,5 1,8 2,4 2,4 2,4 2,4 2,4 2,4 1,8 2,4 2,4 2,4 2,4 2,4 2,4 + 0,2 + 0,2 + 0,2 + 0,4 + 0,4

40 40 40 45 45 50 75 90 90 90 90 90 50 65 75 75 75 75 75 + 10 + 10 + 10 + 25 + 25

240 400 500 500 600 1000 1000 1000 800 800 800 800 1000 1000 1000 800 800 800 800 + 150 + 150 + 150 + 150 + 150

100 225 400 400 400 1000 1000 1000 600 600 600 600 1000 1000 100 600 600 600 600

25 0,5 90 1,3 5 55 7 120 7,5 10 60 8 120 8,2 17 80 9 120 9,7 20 120 10 120 11,2 20 170 13 120 14 20 220 19 150 17,4 30 270 15 150 17 30 270 13 150 12,1 30 300 13 150 13,4 30 300 13 150 13,4 30 300 13 150 13,4 30 180 14 150 12,6 30 230 26 150 15,4 30 240 26 150 14 30 240 26 150 9,8 30 270 26 150 9,8 30 270 12 150 9,8 30 270 12 150 9,8 30 + 30 + 0 + 50 + 1,7 + 5 + 30 + 9 + 50 + 4,2 + 5 + 30 + 13 + 50 + 10,2 + 5 + 30 + 6 + 50 + 4,6 + 10 + 30 + 6 + 50 + 4,6 + 10

Tujuan AKG
Untuk memelihara status gizi individu yang sehat Untuk menginterpretasikan catatan konsumsi makanan bagi individu dan populasi Sebagai standard bagi program bantuan pangan Sebagai dasar perhitungan perencanaan penyediaan pangan bagi populasi Untuk evaluasi kecukupan persediaan makanan di tingkat individu dan populasi Untuk menilai apakah intake telah memenuhi kebutuhan Ditetapkan wkpg (LIPI)pertama kali thn. 1968 & direvisi 5 tahun sekali

Keterbatasan AKG
1. Angka-angka yang sifatnya relatif, direvisi tiap periode. 2. Tidak untuk orang sakit 3. Perlu memperhatikan interaksi zat gizi agar tercapai keseimbangan konsumsi. 4. Kecukupan lemak tidak dicantumkan, jika energi dan protein terpenuhi kecukupan lemak terpenuhi.

Prinsip AKG
1. Selalu ditujukan bagi kelompok khusus dengan karakter tertentu atau menkonsumsi diet tertentu. 2. Merujuk pada rata-rata kebutuhan harian pada waktu tertentu 3. Merujuk pada level asupan yang dibutuhkan untuk memelihara kesehatan tubuh 4. Berdasarkan pada jenis pola pangan di suatu negara dan tidak tepat bagi individu yang tengah menjalankan diet tertentu 5. Diasumsikan bahwa kebutuhan energi semua zat gizi lainnya terpenuhi.

Dasar Perhitungan AKG


1. Menetapkan BB patokan pada berbagai golongan penduduk. Data oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Gizi. Terbatas pada kelompok dengan keadaan gizi optimal dan aktivitas sedang. 2. Menggunakan rujuakan WHO, FAO, dan USA disesuaikan dengan ukuran tubuh orang Indonesia.

Istilah
Istilah AKG di negara lain: Indonesia AKG (Angka Kecukupan Gizi) Filipina RENI (Recommended Energy and Nutrien Intake) AS DRI (Dietary Reference Intake)

DRI terdiri dari:


1. EAR (Estimated Average Requirement) Merupakan rata-rata kebutuhan zat gzi yang diperoleh dari hasil penelitian terhadap sejumlah orang yang dianggap sehat. Rata-rata kebutuhan zat gizi yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari mencukupi 50 populasi sehat. 2. RDA (Recommended Dietary Intake) Angka kecukupan gizi yang bila diterapkan dalam kehidupan sehari-hari akan memenuhi 97-98 populasi sehat. RDA = 1,2 x EAR

3. AI (Adequate Intake) Merupakan angka yang menggambarkan kecukupan zat gizi berdasarkan asupan gizi orang sehat. 4. UL (Tolerable Upper Intake Level) Angka maksimal dari suatu anjuran kecukupan gizi yang bila dikonsumsi dalam jumlah tersebut tiap hari tidak menimbulkan efek yang membahayakan kesehatan.

1. Angka Kecukupan Gizi Taraf Konsumsi Zat Gizi yang berdasarkan pengetahuan ilmiah dinilai Cukup untuk memenuhi kebutuhan hampir semua orang sehat. 2. Angka Kebutuhan Gizi Jumlah zat-zat gizi minimal yang dibutuhkan seseorang untuk mempertahankan status gizi.

Penetapan AKG Mempertimbangakan


Kebutuhan Faal

Variasi antar individu

Bio-available zat gizi

Penentuan Kebutuhan Gizi


1. Energi
Energi Basal Energi Yg dibutuhkan

Energi

efek tambahan metabolisme (TEF, thermic effect of food) kegiatan (TEE, thermic effect of exercise) dan pertumbuhan (pada kelompok usia/fisiologis tertentu)

2. Protein
Metode Factorial Mengukur N yang dikeluarkan tubuh.

Metode Keseimbangan

Mengukur N dari asupan protein dibanding dengan N yang keluar.

VITAMIN

MINERAL

Vitamin dan mineral termasuk zat gizi mikro jadi tubuh hanya memerlukan sedikit saja dari tiap tiap zat tertentu.

Dalam penyusunan AKG perlu diperhatikan:


Adanya variasi individual masing-masing orang yang mempengaruhi utilisasi zat gizi oleh tubuh Adanya perbedaan komposisi zat gizi yang terkandung dalam setiap sumber makanan Adanya saling mempengaruhi antar zat gizi dalam tubuh Adanya perubahan komposisi zat gizi akibat proses pemasakan, atau pengolahan sampai makanan siap dikonsumsi.

Kegunaan AKG
Merencanakan dan menyediakan suplai pangan untuk penduduk Menginterpretasikan data konsumsi makanan perorangan atau kelompok Perencanaan pemberian makanan di institusi seperti rumah sakit, sekolah, industri Menetapkan standar bantuan pangan untuk keadaan darurat seperti para transmigran dan penduduk pengungsian serta pemberian makan tambahan untuk balita, anak sekolah, dan ibu hamil Menilai kecukupan persediaan pangan nasional Merencakan program penyuluhan gizi Mengembangkan produk pangan baru di industri Menetapkan pedoman untuk kebutuhan label gizi pangan, misalnya pencantuman proporsi AKG yang haru dipenuhi oleh satu porsi pangan tersebut

13 pesan dasar tentang perilaku makan:


1. Makanlah beraneka ragam makanan 2. Makanlah makanan untuk mencukupi kebutuhan energi 3. Makanlah makanan sumber karbohidrat, setengah dari kebutuhan energi 4. Batasi konsumsi lemak dan minyak 5. Gunakan garam beryodium 6. Makanlah makanan sumber zat besi

7. Berikan ASI pada bayi 8. Biasakan sarapan 9. Minumlah air yang bersih, aman, dan cukup 10. Lakukan kegiatan fisik dan olah raga 11. Hindari minuman beralkohol 12. Makanlah makanan yang aman bagi kesehatan 13. Bacalah label pada makanan yang dikemas

Referensi
Almmatsier, Sunita. 2009. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Gramedia Pustaka Utama: Jakarta Darwin Karyadi, Muhilal(1985), Kecukupan Gizi Yang Danjurkan, Penerbit PT Gramedia, Jakarta. Institute of Medicine (IOM). 2000. DietaryReference Intakes: Application in DietaryAssessment. Washington DC. Suhardjo, Clara M. Kusharto(1982), Prinsip-prinsip Ilmu Gizi, Penerbit Kanisius, Jakarta. http://www.foodafactoflife.org.uk/attachments/2b7999f2599c-4b3f64d70880.pp (1 Oktober 2011, 10.55 WIB) http://human-nutrition.net/penilaian-konsumsi-pangan-2/ (1 Oktober 2011, 11.01 WIB)

SEKIAN TERIMA KASIH....

Manda: enrgi basal ditambah energi yang diperlukan! Energi basal dr mana? pada suplai makanan ke daerah, variasi antar individu? Jawab: Sangat sulit menghitung energi basal, tidak diberi ketepatan angka! suplai makanan ke daerah terlebih dulu mendata populasi Afni: ????? Jawab: altlit: aktivitas fisik berat kalori 2x orang normal AKG tadi tidak berlaku untuk atliiiitt, butuh asupan karbohidrat, protein, yang lebih tapi hatus konsultasi vegetarian tidak tercapai 100% tetap harus ada asupan karbohidrat, protein dll melalui suplemen dan makanan imitasi ? Bagaimana AKG dapat sbg standar evaluasi? Beda angka kecukupan gizi dan kebutuhan gizi! Jawab: AKG berdasarkan pengukuran data oleh badan yang terjamin dan sesuai standar sbg pembanding kecukupan gizi populasi kebutuhan individu Afni: ASI yang baik berapa bulan? ASI eksklusif 6 bulan. Setelah itu boleh ditambah dengan makanan pendamping ASI IDA: menetapkan labeling gizi pangan? Apakah setiap negara-negara memiliki AKG yang berbeda? tiap negara punya AKG berbeda-beda, disesuaikan dengan kondisi warga negaranya. Jadi labeling pada prooduk makanan tiap negara juga berbeda-beda