Anda di halaman 1dari 6

1. Analisis artikel Korupsi Tetap Primadona, kejahatan-kejahatan apa saja yang tercantum di dalamnya!

Dalam artikel Korupsi Tetap Primadona tercantum beberapa kejahatan, yaitu: a. Kejahatan Jalanan yg disebut juga blue collar crime, terdiri dari pencurian dengan kekerasan, penipuan dengan hipnotis, perampokan

perorangan/berkelompok, kejahatan di kendaraan umum (seperti kejahatan kesusilaan dan pemerkosaan di angkot), b. Penculikan anak, c. pembunuhan karena dendam atau berlatar belakang bisnis, d. Premanisme dan berandal bermotor, e. Kejahatan narkoba, f. Terorisme dan radikalisme, g. Perdagangan Orang, h. Penggelapan Pajak, i. Pemalsuan uang, j. Pelanggaran HAM, k. Kejahatan Kekerasan, l. Korupsi. 1

2. Analisis kasus White Collar Crime atau korupsi, hubungkan dengan teori kriminologi yang anda ketahui! Korupsi (bahasa Latin: corruptio dari kata kerja corrumpere yang bermakna busuk, rusak, menggoyahkan, memutarbalik, menyogok). Secara harfiah, korupsi adalah perilaku pejabat publik, baik politikus|politisi maupun pegawai negeri, yang secara tidak wajar dan tidak legal memperkaya diri atau memperkaya mereka yang dekat dengannya, dengan menyalahgunakan kekuasaan publik yang dipercayakan kepada mereka. Dari sudut pandang hukum, tindak pidana korupsi secara garis besar mencakup unsur-unsur sebagai berikut:

Artikel Korupsi Tetap Primadona, Yesmil Anwar, S.H., M.Si

y y y y

perbuatan melawan hukum; penyalahgunaan kewenangan, kesempatan, atau sarana; memperkaya diri sendiri, orang lain, atau korporasi; merugikan keuangan negara atau perekonomian negara;

Selain itu terdapat beberapa jenis tindak pidana korupsi yang lain, di antaranya: y y y y y memberi atau menerima hadiah atau janji (penyuapan); penggelapan dalam jabatan; pemerasan dalam jabatan; ikut serta dalam pengadaan (bagi pegawai negeri/penyelenggara negara); menerima gratifikasi (bagi pegawai negeri/penyelenggara negara). Dalam arti yang luas, korupsi atau korupsi politis adalah penyalahgunaan jabatan resmi untuk keuntungan pribadi. Semua bentuk pemerintah|pemerintahan rentan korupsi dalam prakteknya. Beratnya korupsi berbeda-beda, dari yang paling ringan dalam bentuk penggunaan pengaruh dan dukungan untuk memberi dan menerima pertolongan, sampai dengan korupsi berat yang diresmikan, dan sebagainya. Titik ujung korupsi adalah kleptokrasi, yang arti

harafiahnya pemerintahan oleh para pencuri, dimana pura-pura bertindak jujur pun tidak ada sama sekali. 2 Korupsi terjadi karena adanya proses pembelajaran melalui interaksi dan komunikasi, yang dipelajari adalah teknik untuk melakukan kejahatan dan alasanalasan (nilai-nilai, motif, rasionalisasi, serta tingkah laku) yang mendukung perbuatan tersebut, seperti yang disebutkan dalam teori Diferential Association yang dikemukakan oleh Edwin H. Sutherland. 3 Prof. Muhammad Mustofa, memberikan penjelasan tentang teori yang digagas oleh Sutherland, berkaitan dengan kasus korupsi ini. Sutherland menganalisa dan menjelaskan gejala white-collar crime dengan menggunakan teori different

association. Sutherland menunjukkan bahwa para pelaku kejahatan tersebut dalam melaksanakan pekerjaannya melakukan pelanggaran hukum, tetapi bukan merupakan kelanjutan dari kenakalan yang pernah dilakukan pada masa anak atau remaja. Konsep ini menunjukkan bahwa mereka berasal dari kalangan atas yang
2 3

http://id.wikipedia.org/wiki/Korupsi Yesmil Anwar&Adang, Kriminologi, Bandung:PT. Refika Aditama, 2010, hlm. 77

berpendidikan. Ketika para pelaku ini belajar masalah bisnis, pada saat itu pula lah mereka belajar tentang bagaimana cara melakukan pelanggaran hukum

(dalam different association dikatakan bahwa kejahatan didapat dari proses belajar). Konsep bisnis dihayati sebagai sikap untuk mencari keuntungan sebesar-besarnya dengan segala cara. Dalam melakukan bisnis ini, sering terjadi penyelewengan hukum demi kelancaran jalannya bisnis. Penyimpangan sengaja dilakukan untuk

meningkatkan keuntungan. Misalnya pelaku usaha yang sengaja membuat iklan terlalu berlebihan dan menyesatkan (terdapat unsur kebohongan) agar konsumen mau membeli produk mereka. Hal ini merupakan sebagian kecil dari banyak contoh yang memperlihatkan bentuk kecurangan dalam perilaku bisnis. Biasanya dalam melakukan kecurangan, pelaku bisnis jarang sekali mendapatkan kritik dari media massa, karena sejatinya media massa juga merupakan palaku bisnis. Para pelaku bisnis terbebas dari kritik dan terbebas dari kemungkinan diajukan ke pengadilan karena mereka mempuyai hubungan yang erat dengan birokrasi (Muhammad Mustofa, 2010: 43)4

3. Analisis kasus maraknya tindak kejahatan di angkutan umum (contoh : pencurian, penjambretan, pemerkosaan,dll), hubungkan dengan teori kriminologi yang anda ketahui! Tindak kejahatan di angkutan umum makin marak dikarenakan adanya kondisi anomie yang disebabkan karena terlalu lama dalam masa transisi, yaitu adalah euforia reformasi dimana terjadi perubahan yang cepat di berbagai bidang kehidupan yang tidak berekesudahan sejak 1998 hingga saat ini. Dimana nilai-nilai lama sudah mati sedangkan nilai-nilai yang baru belum tumbuh, terjadi kerancuan nilai, absence of norm atau deregulation of norm yang disebut sebagai kondisi anomie, keadaan tanpa norma sehingga masyarakat tidak ada pegangan nilai-nilai yang baik untuk menjalankan hidupnya karena itu mereka mencari nilai-nilai hidup dalam kegamangan, kebebasan yang berlebihan, hedonis, dan permisif dengan

http://manshurzikri.wordpress.com/2010/12/14/faktor-faktor-yang-menyebabkan-terjadinya-korupsimengacu-kepada-kasus-korupsi-gayus-tambunan/

memperhitungkan terbongkar.5

kesenangan

ataupun

penderitaan

jika

kejahatan

mereka

Hal tersebut dapat dijelaskan dengan menggunakan teori anomie yang dikemukakan Durkheim dalam buku The Division of Labour Society (1983), yaitu konsep anomi diartiakn sebagai a condition of deregulation yang terjadi dalam masyarakat. Keadaan tersebut sering diartikan pula keadaan (masyarakat) tanpa norma. Keadaan ini sangat memudahkan terjadinya penyimpangan tingkah laku.6

4. Menurut anda kejahatan-kejahatan apa saja yang masih mungkin terjadi di tahun 2012? Mengapa? Menurut pendapat saya salah satu bentuk kejahatan yang masih mungkin terjadi pada tahun 2012 yaitu adalah cybercrime. Hal ini dikarenakan semakin bertambah tahun maka zaman semakin maju begitu pula teknologi, dengan kemajuan teknologi yang semakin pesat maka kejahatan dunia maya pun semakin meluas. Dengan akses internet yang tidak terbatas dan individu yang kurang bertanggung jawab maka cybercrime akan terus berkembang. Kejahatan dunia maya (Inggris: cybercrime) adalah istilah yang mengacu kepada aktivitas kejahatan dengan komputer atau jaringan komputer menjadi alat, sasaran atau tempat terjadinya kejahatan. Termasuk ke dalam kejahatan dunia maya antara lain adalah penipuan lelang secara online, pemalsuan cek, penipuan kartu kredit/carding, confidence fraud, penipuan identitas, pornografi anak, dll. Walaupun kejahatan dunia maya atau cybercrime umumnya mengacu kepada aktivitas kejahatan dengan komputer atau jaringan komputer sebagai unsur utamanya, istilah ini juga digunakan untuk kegiatan kejahatan tradisional di mana komputer atau jaringan komputer digunakan untuk mempermudah atau memungkinkan kejahatan itu terjadi. Contoh kejahatan dunia maya di mana komputer sebagai alat

adalah spamming dan kejahatan terhadap hak cipta dan kekayaan intelektual. Contoh kejahatan dunia maya di mana komputer sebagai sasarannya adalah akses ilegal
Artikel Korupsi Tetap Primadona , Yesmil Anwar, S.H., M.Si Prof. Dr. H. Romli Atmasasmita, S.H., LL.M., Teori Dan Kapita Selekta Kriminologi, Bandung: PT. Refika Aditama, 2010, hlm. 39
6 5

(mengelabui kontrol akses), malware dan serangan DoS. Contoh kejahatan dunia maya di mana komputer sebagai tempatnya adalah penipuan identitas. Sedangkan contoh kejahatan tradisional dengan komputer sebagai alatnya adalah pornografi anak dan judi online.7 Kejahatan lain yang mungkin masih akan ada di tahun 2012 yaitu korupsi karena jiwa korupsi masih tertanam dalam bangsa ini. Pemberantasan korupsi belum mencapai akarnya masih memberantas daun-daunnya saja, kita masih belum berani memberantas korupsi hingga ke akar karena salah satunya akan berimbas terhadap ekonomi bangsa. Mungkin jika akar-akar pelaku korupsi diberantas maka itu akan berdampak terhadap perusahaan yang mereka kelola sehingga secara tidak langsung akan berakibat buruk terhadap masyarakat dan kemungkinan juga akan menimbulkan kejahatan yang lebih besar lagi. Sebagai contoh salah seorang pejabat negara yang diindikasikan sebagai koruptor ternyata adalah pemilik perusahaan yang mendominasi kemajuan ekonomi di Indonesia, jika ia di tangkap maka perusahaan tersebut akan jatuh yang mengakibatkan puluhan atau ratusan kepala keluarga kehilangan mata

pencahariannya. Akibatnya para kepala keluarga tersebut bisa saja menjadi pencuri, pembunuh,dll dikarenakan untuk menghidupi keluarganya. Agar tidak terjadi hal yang demikian maka kita harus memiliki keberanian untuk memberantas korupsi hingga ke akarnya dan juga mencari solusi terbaik agar tidak terjadi kejahatan yang timbul dari dampak pemberantasan korupsi tersebut.

http://id.wikipedia.org/wiki/Kejahatan_dunia_maya

DAFTAR PUSTAKA A.Literatur Prof. Dr. H. Romli Atmasasmita, S.H., LL.M., Teori Dan Kapita Selekta Kriminologi, Bandung: PT. Refika Aditama, 2010, hlm. 39 Yesmil Anwar&Adang, Kriminologi, Bandung:PT. Refika Aditama, 2010, hlm. 77 B. Sumber Lain Artikel Korupsi Tetap Primadona, Yesmil Anwar, S.H., M.Si http://id.wikipedia.org/wiki/Korupsi http://manshurzikri.wordpress.com/2010/12/14/faktor-faktor-yang-menyebabkanterjadinya-korupsi-mengacu-kepada-kasus-korupsi-gayus-tambunan/