Abimanyu

ABIMANYU dikenal pula dengan nama : Angkawijaya, Jaya Murcita, Jaka Pangalasan, Partasuta, Kirityatmaja, Sumbadraatmaja, Wanudara dan Wirabatana. Ia merupakan putra Arjuna, salah satu dari lima satria Pandawa dengan Dewi Sumbadra, putri Prabu Basudewa, raja Negara Mandura dengan Dewi Badrahini. Ia mempunyaai 13 orang saudara lain ibu, yaitu : Sumitra, Bratalaras, Bambang Irawan, Kumaladewa, Kumalasakti, Wisanggeni, Wilungangga, Endang Pregiwa, Endang Pregiwati, Prabakusuma, Wijanarka, Anantadewa dan Bambang Sumbada. Abimanyu merupakan makhluk kekasih Dewata. Sejak dalam kandungan ia telah mendapat “Wahyu Hidayat”, yang mempunyai daya : mengerti dalam segala hal. Setelah dewasa ia mendapat “wahyu Cakraningrat”, suatu wahyu yang dapat menurunkan raja-raja besar. Abimanyu mempunyai sifat dan perwatakan; halus, baik tingkah lakunya, ucapannya terang, hatinya keras, besar tanggung jawabnya dan pemberani. Dalam olah keprajuritan ia mendapat ajaran dari ayahnya, Arjuna. Sedang dalam olah ilmu kebathinan mendapat ajaran dari kakeknya, Bagawan Abiyasa. Abimanyu tinggal di kesatrian Palangkawati, setelah dapat mengalahkan Prabu Jayamurcita. Ia mempunyai dua orang isteri, yaitu : 1. Dewi Siti Sundari, putri Prabu Kresna , Raja Negara Dwarawati dengan Dewi Pratiwi, dan 2. Dewi Utari, putri Prabu Matswapati dengan Dewi Ni Yutisnawati, dari negara Wirata, dan berputra Parikesit. Abimanyu gugur dalam perang Bharatayuda oleh gada Kyai Glinggang milik Jayadrata, satria Banakeling.

Amba
DEWI AMBA adalah putri sulung dari tiga bersaudara, putri Prabu Darmahumbara, raja negara Giyantipura dengan peramisuri Dewi Swargandini. Kedua adik kandungnya bernama; Dewi Ambika/Ambalika dan Dewi Ambiki/Ambaliki. Dewi Amba dan kedua adiknya menjadi putri boyongan Resi Bisma/Dewabrata, putra Prabu Santanu dengan Dewi Jahnawi/Dewi Gangga dari negara Astina yang telah berhasil memenangkan sayembara tanding di negara Giyantipura dengan membunuh Wahmuka dan Arimuka. Karena merasa sebelumnya telah dipertunangkan dengan Prabu Citramuka, raja negara Swantipura, Dewi Amba memohon kepada Dewabrata agar dikembalikan kepada Prabu Citramuka. Persoalan mulai timbul. Dewi Amba yang ditolak oleh Prabu Citramuka karena telah menjadi putri boyongan, keinginannya ikut ke Astina juga ditolak Dewabarata. Karena Dewi Amba terus mendesak dan memaksanya, akhirnya tanpa sengaja ia tewas oleh panah Dewabrata yang semula hanya bermaksud untuk menakutnakutinya.Sebelum meninggal Dewi Amba mengeluarkan kutukan, akan menuntut balas kematiannya dengan perantaraan seorang prajurit wanita. Kutukan Dewi Amba terhadap Dewabrata menjadi kenyataan. Dalam perang Bharatayuda arwahnya menjelma dalam tubuh Dewi Srikandi yang berhasil menewaskan Resi Bisma/Dewabrata.

Anggraini
DEWI ANGGRINI adalah istri Prabu Ekalaya/Palgunadi, rajanegara Paranggelung. Ia berwajah cantik karena putri hapsari/bidadari Warsiki. Dewi Anggraini mempunyai sifat dan perwatakan; setia, murah hati, baik budi, sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun), menarik hati dan sangat berbakti terhadap suami. Ketika terjadi permusuhan antara Prabu Ekalaya dengan Arjuna akibat dari perbuatan Arjuna yang menggangu dirinya, dan suaminya, Prabu Ekalaya mati dibunuh Resi Drona dengan cara memotong ibu jari tangan kanannya yang memakai cincin sakti Mustika Ampal, Dewi Anggraini menunjukan kesetiaannya sebagai istri sejati. Ia melakukan bela pati, bunuh diri untuk kehormatan suami dan dirinya sendiri. Dewi Anggraini mati sebagai lambang kesetiaan seorang istri terhadap suaminya. Walaupun menghadapi godaan yang berwujud keindahan dan kelebihan orang lain, namun Dewi Anggraini tetap teguh cinta kesetianya ke

Dari istrinya yang bernama Dewi Supreti. putri Sang . menikah dengan Bima. Namun para dewa gagal me-nangkapnya karena kalah sakti. anaknya sendiri. orang kedua dalam keluarga Pandawa. Ibu Nagasesa bernama Dewi Sayati. Sang Hyang Antaboga. ujudnya tetap seekor naga. Sang Hyang Antaboga adalah putra Anantanaga. Antara lain ia pernah menjelma menjadi garangan putih (semacam musang hutan atau cerpelai) yang menyelamatkan Pandawa dan Kunti dari amukan api pada peristiwa Bale Sigalagala. Cucunya yang lahir dari Dewi Nagagini bernama Antareja atau Anantaraja. karena ayahnya yang ber-nama Antawisesa juga seekor naga. tetapi dalam keadaan triwikrama. Dewi Nagagini. setiap 1000 tahun sekali. yaitu Dewi Nagagini dan Naga Tatmala. yang membuatnya dapat menjelma menjadi apa saja. Ibunya bernama Dewi Wasu. atau lapisan ke tujuh dasar bumi. Walaupun ia cucu Sang Hyang Wenang. Sang Hyang Antaboga pernah dimintai tolong Batara Guru menangkap Bambang Nagatatmala. sesuai dengan yang dikehendakinya. kemudian menghidupkan kembali Bambang Nagatatmala dengan Tirta Amerta. Batara Guru juga pernah mengambil kulit yang tersisa ketika Sang Hyang Antaboga mlungsungi dan menciptanya menjadi makhluk ganas yang menge-rikan. istri Batara Yamadipati. Untunglah Dewi Supreti. Putrinya. tubuhnya berubah menjadi ular naga besar. Dalam pewayangan disebutkan. Namun Dewa Ular itu tidak menyangka Batara Guru akan menjatuhkan hukuman mati pada anaknya. Walaupun dalam keadaan biasa Sang Hyang Antaboga serupa dengan ujud manusia. karena ia memiliki air suci Tirta Amerta. Karena Nagatatmala memang bersalah. keadaan di Saptapratala tidak jauh berbeda dengan di kahyangan lainnya. Sang Hyang Antaboga terpaksa menangkapnya. Selain itu. SANG HYANG. Air sakti itu kemudian diberikan kepada cucunya Antareja dan pernah dimanfaatkan untuk menghidupkan Dewi Wara Subadra yang mati karena dibunuh Burisrawa dalam lakon Subadra Larung. istrinya. dengan memasukkannya ke Kawah Candradimuka. putri Anantaswara. Waktu itu Nagatatmala kepergok sedang berkasihkasihan dengan Dewi Mumpuni. ketika masih muda disebut Nagasesa. Sang Hyang Antaboga mempunyai kemampuan menghidupkan orang mati yang kematiannya belum digariskan. Batara Guru menamakan makhluk ganas itu Candrabirawa. Dewa itu beristana di Kahyangan Saptapratala. dalang menceritakan bahwa Sang Hyang Antaboga memiliki Aji Kawastrawam. walaupun terletak di dasar bumi. Sang Hyang Antaboga berganti kulit (mlung-sungi). walau itu anaknya. Dalam pewayangan. ia mempunyai dua anak. atau Sang Hyang Nagasesa atau Sang Hyang Anantaboga atau Sang Hyang Basuki adalah dewa penguasa dasar bumi.Antaboga ANTABOGA.

Waktu itu Nagasesa sedang bertapa di Guwaringrong dengan mulut terbuka. dan kemudian menempatkannya di tempat semula. Para dewa memang sangat menginginkan cupu mustika itu. para dewa juga menghadiahkan seorang bidadari bernama Dewi Supreti sebagai istrinya. cahaya terang memasuki mulutnya. sehingga ia mendapatkan Cupu Linggamanik yang semula berujud cahaya itu. Nagasesa lang-sung mengatupkan mulutnya. Itu pula sebabnya. dibalikkan sehingga puncaknya berada di bawah. lalu memutarnya untuk melubangi dasar samudra itu. karena benda itu mempunyai khasiat dapat membawa ketentraman di kahyangan. Nagasesa yang kelak lebih dikenal dengan nama Sang Hyang Antaboga juga memiliki Tirta Amerta. dan berhak atas gelar Batara atau Sang Hyang. mustahil Tirta Amerta dapat diambil. Padahal jika gunung itu tidak bisa dicabut. para dewa tidak sanggup mencabut kembali gunung itu. Para dewa juga memberinya hak sebagai penguasa alam bawah tanah. Dengan demikian para dewa dapat mengambil Tirta Amerta yang mereka inginkan. para dewa bukan membor samudra. Ini didasarkan atas arti kata ngebur dalam bahasa Jawa. Dengan cara melingkarkan badannya yang panjang ke gunung itu dan membetotnya ke atas. . Nagasesa menjawab. bilamana pemuka dewa itu mau memeliharanya baik-baik. Tidak hanya itu. Dewa itu menanyakan kemana perginya cahaya berkilauan yang memasuki Guwaringrong. Sejak itu ia bergelar Sang Hyang Antaboga. oleh para dewa Na-gasesa juga diberi Aji Kawastram ***) yang mem-buatnya sanggup mengubah ujud dirinya menjadi manusia atau makhluk apa pun yang dikehendakinya. mengacau. Mereka mencabut Gunung Mandira dari tempatnya. Itulah sebabnya semua dewa di kahyangan merasa berhutang budi pada ke-baikan hati Nagasesa. Nagasesa berhasil menjebol Gunung Mandira. ***) Jasa Nagasesa yang kedua adalah ketika ia menye-rahkan Cupu Linggamanik kepada Batara Guru. dibawa ke samudra. Karena jasa-jasanya itu para dewa lalu mengha-diahi Nagasesa kedudukan yang sederajat dengan para dewa. Tiba-tiba melesatlah seberkas CATATAN KAKI: ***) Ada pendapat lain yang mengatakan bahwa untuk mendapatkan Tirta Amerta. Batara Guru menyanggupinya. Untuk membangun ikatan keluarga. Guna memperoleh Tirta Amerta para dewa harus membor dasar samudra. yang artinya mengaduk-aduk. membuat air samudra itu menjadi ‘kacau’. melainkan mengaduk-aduknya.Hyang Wenang. Suatu ketika para dewa berusaha mendapatkan Tirta Amerta yang membuat mereka bisa menghi-dupkan orang mati. cahaya mustika itu ada pada dirinya dan akan diserahkan kepada Batara Guru. dan saat itulah muncul Batara Guru. Pada saat para dewa sedang bingung itulah Nagasesa datang membantu. Cupu Linggamanik sangat penting bagi para dewa. Namun setelah berhasil memutarnya.

Sebenarnya sebutan itu keliru. Ternyata Batara Guru tidak bersedia memberikan wahyu itu pada Boma. Prabu Kresna. Kata ‘maya’. yang benar adalah Aji Kawastram. Nama Antaboga atau Anantaboga artinya (naga yang) kelokannya tidak mengenal batas. . maksudnya adalah ular naga yang besarnya luar biasa. yakni Antareja. cucu Sang Hyang Antaboga. Yang kelokannya tidak mengenal batas. cucunya.Perlu diketahui. untuk meminta Wahyu Senapati pada Batara Guru. Sang Hyang Antaboga pernah berbuat khilaf ketika dalam sebuah lakon carangan terbujuk hasutan Prabu Boma Narakasura. Wahyu Senapati tetap diperuntukkan bagi Gatotkaca. hanya terdapat dalam pewayangan di Indonesia. tak terlihat. CATATAN KAKI = ***) Sebagian dalang menyebutnya Aji Kemayan. tetapi akhirnya silang pendapat itu dapat diredakan oleh Batara Narada. Bersama dengan menantunya. Lihat Antareja. Jadi. sedangkan kata boga atau bhoga atinya kelokan. Selisih pendapat yang hampir memanas ini karena Sang Hyang Antaboga hendak bersikeras. Dalam Kitab Mahabarata. yang suami Dewi Pertiwi. karena menurut pendapatnya Gatotkaca lebih pantas dan lebih berhak. dan Candrabirawa. karena tokoh itu memang asli ciptaan nenek moyang orang Indonesia. Kata an atau artinya tidak. artinya. kata anta artinya batas. Antaboga berangkat ke kahyangan. karena Kemayan yang berasal dari kata ‘maya’ adalah aji untuk membuat pemilik ilmu itu menjadi tidak terlihat oleh mata biasa. Antareja tidak pernah ada.

Lidahnya sangat sakti. raja ular/taksaka di Tawingnarmada. Ia meninggal menjelang perang Bharatayuda atas kemauannya sendiri dengan cara menjilat telapak kakinya sebagai tawur (korban untuk kemenangan) keluarga Pandawa dalam perang Bharatayuda. dan berputra Arya Danurwenda. Ia mempunyai 2 (dua) orang saudara lelaki lain ibu. Anantareja memiliki sifat dan perwatakan : jujur. sangat berbakti pada yang lebih tua dan sayang kepada yang muda. putra Bima dengan Dewi Arimbi. bernama: Raden Gatotkaca. Ia menikah dengan Dewi Ganggi. putri Prabu Ganggapranawa. Setelah dewasa Anantareja menjadi raja di negara Jangkarbumi bergelar Prabu Nagabaginda. Ia juga memiliki cincin mustikabumi. . Sejak kecil Anatareja tinggal bersama ibu dan kakeknya di Saptapratala (dasar bumi).Antarja ANANTAREJA adalah putera Bima/Werkundara. yang mempunyai kesaktian. dengan Dewi Nagagini. sehingga kebal terhadap senjata. mahluk apapun yang dijilat telapak kakinya akan menemui kematian. salah satu dari lima satria Pandawa. pendiam. Ia memiliki ajian Upasanta pemberian Hyang Anantaboga. pemberian ibunya. putri Hyang Anantaboga dengan Dewi Supreti dari Kahyangan Saptapratala. Kesaktian lain Anantareja dapat hidup dan berjalan didalam bumi. rela berkorban dan besar kepercayaanya kepada Sang Maha Pencipta. dan Arya Anantasena. putra Bima dengan Dewi Urangayu. dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir. Anatareja berkulit napakawaca. menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi/tanah.

putri Hyang Mintuna (Dewa ikan air tawar) di Kisiknarmada. dan Gatotkaca. Seluruh badannya berkulit sisik ikan/udang hingga kebal terhadap senjata. yaitu : Anantareja. putra Dewi Nagagini. Anantasena dapat hidup di darat dan di dalam air. putra Dewi Arimbi.Antasena ANANTASENA adalah Putra Bima/Werkundara. Ia mempunyai kesaktian berupa sungut sakti. Anantasena juga memiliki pusaka Cupu Madusena. Ia mempunyai 2 (dua) orang saudara seayah lain ibu. yang dapat . mahluk apapun yang tersentuh dan terkena bisa-nya akan menemui kematian. salah satu dari lima satria Pandawa. dengan Dewi Urangayu. Sejak kecil Anantasena tinggal bersama ibu dan kakeknya di Kisiknarmada.

Arimba/Hidimba. yang tewas dalam peperangan melawan Bima. kekuasaan . Ia mati moksa (lenyap dengan seluruh raganya) atas kehendak/kekuasaan Sang Hyang Wenang Arimbi DEWI ARIMBI atau Hidimbi (Mahabharata) adalah putri kedua Prabu Arimbaka. Brajadenta. bernama. bersahaja.mengembalikan kematian di luar takdir. Brajalamatan. menggantikan kedudukan kakaknya. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. Dari perkawinan itu ia mempumyai seorang putra yang diberi nama Gatotkaca. raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Anatasena meninggal sebelum perang Bharatayuda. Dewi Arimbi menjadi raja negara Pringgandani. dengan Dewi Hadimba. Anantasena berwatak jujur. berani kerena membela kebenaran. tidak pernah berdusta. terus terang. Prabu Arimba. Anantasena menjadi raja di negara Dasarsamodra. raja raksasa negara Pringgandani. Arya Prabakesa. Setelah dewasa. Dewi Arimbi menikah dengan Bima/Werkudara. salah seorang dari lima satria Pandawa. Ia juga tidak dapat mati selama masih bersinggungan dengan air atau uap air. Brajawikalpa dan Kalabendana. Brajamusti. Namun karena ia lebih sering tinggal di Kesatrian Jodipati mengikuti suaminya. putra Prabu Pandu. bekas negaranya Prabu Ganggatrimuka yang mati terbunuh dalam peperangan.

negara Pringgandani diwakilkan kepada adiknya, Brajadenta sampai Gatotokaca dewasa dan diangkat menjadai raja negara Pringgandani bergelar Prabu Kacanegara. Dewi Arimbi mempunyai kesaktian; dapat beralih rupa dari wujudnya raksasa menjadi putri cantik jelita. Ia mempunyai sifat dan perwatakan; jujur, setia, berbakti dan sangat sayang terhadap putranya. Akhir kehidupannya diceritakan, gugur di medan Perang Bharatayuda membela putranya, Gatotokaca yang gugur karena panah Kunta milik Adipati Karna, raja negara Awangga.

Arjuna
ARJUNA adalah putra Prabu Pandudewanata, raja negara Astinapura dengan Dewi Kunti/Dewi Prita --- putri Prabu Basukunti, raja negara Mandura. Ia merupakan anak ke-tiga dari lima bersaudara satu ayah, yang dikenal dengan nama Pandawa. Dua saudara satu ibu adalah Puntadewa dan Bima/Werkudara. Sedangkan dua saudara lain ibu, putra Pandu dengan Dewi Madrim adalah Nakula dan Sadewa. Arjuna seorang satria yang gemar berkelana, bertapa dan berguru menuntut ilmu. Selain menjadi murid Resi Drona di Padepokan Sukalima, ia juga menjadi murid Resi Padmanaba dari Pertapaan Untarayana. Arjuna pernah menjadi Pandita di Goa Mintaraga, bergelar Bagawan Ciptaning. Ia dijadikan jago kadewatan membinasakan Prabu Niwatakawaca, raja raksasa dari negara Manimantaka. Atas jasanya itu, Arjuna dinobatkan sebagai raja di Kahyangan Kaindran bergelar Prabu Karitin. dan mendapat anugrah pusaka-pusaka sakti dari para dewa, antara lain ;

Gendewa ( dari Bathara Indra ), Panah Ardadadali ( dari Bathara Kuwera ), Panah Cundamanik ( dari Bathara Narada ). Arjuna juga memiliki pusaka-pusaka sakti lainnya, atara lain ; Keris Kiai Kalanadah, Panah Sangkali ( dari Resi Durna ), Panah Candranila, Panah Sirsha, Keris Kiai Sarotama, Keris Kiai Baruna, Keris Pulanggeni ( diberikan pada Abimanyu ), Terompet Dewanata, Cupu berisi minyak Jayengkaton ( pemberian Bagawan Wilawuk dari pertapaan Pringcendani ) dan Kuda Ciptawilaha dengan Cambuk Kiai Pamuk. Sedangkan ajian yang dimiliki Arjuna antara lain ; Panglimunan, Tunggengmaya, Sepiangin, Mayabumi, Pengasih dan Asmaragama Arjuna mempunyai 15 orang istri dan 14 orang anak. Adapun istri dan anakanaknya adalah : 1. Dewi Sumbadra , berputra Raden Abimanyu. 2. Dewi Larasati , berputra Raden Sumitra dan Bratalaras. 3. Dewi Srikandi 4. Dewi Ulupi/Palupi , berputra Bambang Irawan 5. Dewi Jimambang , berputra Kumaladewa dan Kumalasakti 6. Dewi Ratri , berputra Bambang Wijanarka 7. Dewi Dresanala , berputra Raden Wisanggeni 8. Dewi Wilutama , berputra Bambang Wilugangga 9. Dewi Manuhara , berputra Endang Pregiwa dan Endang Pregiwati 10. Dewi Supraba , berputra Raden Prabakusuma 11. Dewi Antakawulan , berputra Bambang Antakadewa 12. Dewi Maeswara 13. Dewi Retno Kasimpar 14. Dewi Juwitaningrat , berputra Bambang Sumbada 15. Dewi Dyah Sarimaya. Arjuna juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran, yaitu ; Kampuh/Kain Limarsawo, Ikat Pinggang Limarkatanggi, Gelung Minangkara, Kalung Candrakanta dan Cincin Mustika Ampal (dahulunya milik Prabu Ekalaya, raja

negara Paranggelung). Ia juga banyak memiliki nama dan nama julukan, antara lain ; Parta (pahlawan perang), Janaka (memiliki banyak istri), Pemadi (tampan), Dananjaya, Kumbaljali, Ciptaning Mintaraga (pendeta suci), Pandusiwi, Indratanaya (putra Bathara Indra), Jahnawi (gesit trengginas), Palguna, Danasmara ( perayu ulung ) dan Margana ( suka menolong ). Arjuna memiliki sifat perwatakan ; Cerdik pandai, pendiam, teliti, sopan-santun, berani dan suka melindungi yang lemah. Ia memimpin Kadipaten Madukara, dalam wilayah negara Amarta. Setelah perang Bhatarayuda, Arjuna menjadi raja di Negara Banakeling, bekas kerajaan Jayadrata. Akhir riwayat Arjuna diceritakan, ia muksa ( mati sempurna ) bersama ke-empat saudaranya yang lain.

Arya Prabu Rukma ARYA PRABU RUKMA adalah putra Prabu Basukunti. Aswatama BAMBANG ASWATAMA adalah putra Resi Drona dari padepokan Sokalima. trengginas. putra Prabu Rumbaka. Arya Prabu Rukma menikah dengan Dewi Rumbini. Dewi Kunti/Dewi Prita dan Arya Ugrasena. Arya Basudewa. swaraswati keraton Mandura. raja negara Surateleng atau Trajutisna. Ia menjadi raja negara Kumbina menggantikan mertuanya. putri Prabu Kunti. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama . Prabu Wasukunti atau Prabu Hirayana. dan mempunyai seorang putri bernama Ken Rarasati/Dewi Larasati. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama. putri Prabu Purungaji dari negara Tempuru. dan bergelar Prabu Bismaka. Akhir riwayatnya diceritakan. raja Negara Kumbina. Dewi Rukmini dan Arya Rukmana. cerdik pandai. dengan Dewi Krepi. raja Boja. Arya Prabu Rukma mempunyai sifat dan perwatakan berani. Secara tidak resmi Arya Prabu Rukma juga mengawini Ken Sagupi. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. Prabu Bismaka/Arya Prabu Rukma gugur di medan perang melawan Prabu Bomanarakasura. Prabu Rumbaka. mahir mempergunakan senjata panah dan ahli strategi perang. Ia berambut dan .

Dewi Banowati (Janda Prabu Duryudana) dan Dewi Srikandi. Ia kemudian menjadi brahmana di pertapaan Argabelah dan bergelar . Karena kecewa dengan sikap Prabu Duryudana yang terlalu membela Prabu Salya yang dituduhnya sebagai penyebab gugurnya Adipati Karna. Dewi Krepi sedang beralih rupa menjadi kuda Sembrani. Pada mulanya Bambang Anggana Putra berwujud satria tampan. Aswatama mendapat pusaka yang sangat sakti berupa panah bernama Cundamanik. badannya hancur dipukul gada Rujakpala. sebelum akhirnya ia mati oleh Bima. Pancawala (putra Prabu Puntadewa). Resi Drona). Ia berhasil membunuh Drestadyumna (pembunuh ayahnya. dalam upaya menolong Bambang Kumbayana/Resi Drona terbang menyeberangi lautan. pemberani. Ketika ayahnya. secara bersembunyi Aswatama masuk menyelundup ke dalam istana Astina. Bagaspati BAGAWAN BAGASPATI yang sewaktu mudanya bernama Bambang Anggana Putra. keturunan Prabu Citragada. Setelah Perang Bharatayuda berakhir dan keluarga Pandawa pindah dari Amarta ke Astina. Aswatama ikut serta dalam mengikuti pendidikan ilmu olah keprajuritan. Ia memiliki sifat dan perwatakan . adalah putra Resi Jaladara dari Pertapaan Dewasana. tetapi kerena terkena kutukan Sanghyang Manikmaya tatkala akan memperistri Dewi Darmastuti wujudnya berubah menjadi raksasa. raja negara Magada. Aswatama memutuskan mundur dari kegiatan perang Bharatayuda. dengan Dewi Anggini.bertelapak kaki kuda karena ketika awal mengandung dirinya. Resi Drona menjadi guru Keluarga Pandawa dan Kurawa di negara Astina. Dari ayahnya. cerdik dan pandai mempergunakan segala macam senjata.

Bagaspati rela mati dibunuh Narasoma. Sebelum tewas. tindakannya seperti . Bagong BAGONG terjadi dari bayangan Sanghyang Ismaya atas sabda Sanghyang Tunggal. sehingga tidak bisa mati kecuali atas kemauannya sendiri. Carub atau Astrajingga. raja negara Mandara yang merupakan saudara seperguruan. Ia mempunyai tabiat . dan berputra Dewi Pujawati. Ia bersahabat karib dengan Prabu Mandrapati. menantunya sendiri. karena Ismaya yang ditugaskan mengawasi trah keturunan Witaradya merasa tidak sah apabila sesuatu persaksian hanya dilakukan oleh seseorang. Sanghyang Tunggal kemudian menyuruh Sanghyang Ismaya menoleh ke belakang . lucu. Bagaspati sangat sakti. ia menyerahkan Aji Candrabirawa kepada Narasoma. seorang hapsari/bidadari. sabar. Ia menikah dengan Dewi Dharmastuti. rela berkorban dan sangat sayang pada putrinya. Ketika Sanghyang Ismaya akan turun ke Arcapada. Di dalam cerita pedalangan Jawa. Jawa). Dewi Pujawati. lagak lagu katanya kekanak-kanakan. ikhlas. ia mohon kepada ayahnya seorang kawan yang akan menemaninya. suara besar agak serak (agor . Bagaspati mempunyai watak.Bagawan Bagaspati. Bagong dikenal pula dengan nama Bawor. Akhir riwayatnya diceritakan. tahu-tahu telah ada seseorang yang bentuk tubuhnya hampir menyerupai dirinya. ayahnya.. percaya akan kekuasaan Tuhan. Ia memiliki Ajian Candrabirawa. karena rasa cintanya dan demi kebahagiaan putrinya.

Perkawinannya itu bersamaan dengan perkawinan Semar dengan Dewi Kanistri dan perkawinan Resi Manumayasa dengan Dewi Kaniraras. anak Prabu Balya raja Gandarwa di Pucangsewu. putri Bathara Hira.orang bodoh. ia hidup sampai jaman Madya . tetapi selalu tepat. kata-katanya menjengkelkan. Bagong berumur sangat panjang. Bagong menikah dengan Endang Bagnyawati. Seperti halnya dengan Semar. kakak Dewi Kanistri.

Baladewa
PRABU BALADEWA yang waktu mudanya bernama Kakrasana, adalah putra Prabu Basudewa, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia lahir kembar bersama adiknya, Narayana dan mempunyai adik lain ibu bernama; Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng, putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Baladewa juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa, putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi, seorang swarawati keraton Mandura. Baladewa berwatak keras hati, mudah naik darah tapi pemaaf dan arif bijaksana. Ia sangat mahir dalam olah ketrampilan mempergunakan gada, hingga Bima dan Duryudana berguru kepadanya. Baladewa mempunyai dua pusaka sakti; Nangggala dan Alugara, keduanya pemberian Bathara Brahma. Ia juga mempunyai kendaraan gajah bernama Kyai Puspadenta. Prabu Baladewa yang mudanya pernah menjadi pendeta di pertapaan Argasonya bergelar Wasi Jaladara, menikah dengan Dewi Erawati, putri Prabu Salya dengan Dewi Setyawati/Pujawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama : Wisata dan Wimuka. Prabu Baladewa diyakini sebagi titisan Sanghyang Basuki , Dewa keselamatan. Ia berumur sangat panjang. Setelah selesai perang Bharatayuda, Prabu Baladewa menjadi pamong dan penasehat Prabu Parikesit, raja negara Astina setelah Prabu Kalimataya/Prabu Puntadewa, dengan gelar Resi Balarama. Ia mati moksa setelah punahnya seluruh Wangsa Yadawa.

Baladewa

PRABU BALADEWA yang waktu mudanya bernama Kakrasana, adalah putra Prabu Basudewa, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia lahir kembar bersama adiknya, Narayana dan mempunyai adik lain ibu bernama; Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng, putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Baladewa juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa, putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi, seorang swarawati keraton Mandura. Baladewa berwatak keras hati, mudah naik darah tapi pemaaf dan arif bijaksana. Ia sangat mahir dalam olah ketrampilan mempergunakan gada, hingga Bima dan Duryudana berguru kepadanya. Baladewa mempunyai dua pusaka sakti; Nangggala dan Alugara, keduanya pemberian Bathara Brahma. Ia juga mempunyai kendaraan gajah bernama Kyai Puspadenta. Prabu Baladewa yang mudanya pernah menjadi pendeta di pertapaan Argasonya bergelar Wasi Jaladara, menikah dengan Dewi Erawati, putri Prabu Salya dengan Dewi Setyawati/Pujawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama : Wisata dan Wimuka. Prabu Baladewa diyakini sebagi titisan Sanghyang Basuki , Dewa keselamatan. Ia berumur sangat panjang. Setelah selesai perang Bharatayuda, Prabu Baladewa menjadi pamong dan penasehat Prabu Parikesit, raja negara Astina setelah Prabu Kalimataya/Prabu Puntadewa, dengan gelar Resi Balarama. Ia mati moksa setelah punahnya seluruh Wangsa Yadawa.

Banuwati
DEWI BANOWATI adalah putri Prabu Salya, raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Ia mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama; Dewi Erawati, Dewi Surtikanti, Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Dewi Banowati menikah dengan Prabu Suyudana/Duryadana, raja negara Astina, putra Prabu Drestarasta dengan Dewi Gandari. Dari perkawinan tersebut ia meperoleh dua orang putra bernama; Leksmanamandrakumara dan Dewi Laksmanawati. Dewi Banowati berwatak; jujur, penuh belas kasih, jatmika (selalu dengan sopan santun) dan agak sedikit genit. Akhir riwayatnya diceritakan, ia mati dibunuh oleh Aswatama putra Resi Durna, setelah berakhirnya perang Bharatayuda, saat menunggu boyongan/pindahan keluarga Pandawa dari Negara Amarta ke negara Astina.

Basudewa PRABU BASUDEWA adalah putra sulung Prabu Basukunti raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. Sedangkan dengan permaisuri Dewi Badrahini ia berputra Dewi Wara Sumbadra/Dewi Lara Ireng. dan memperoleh seorang putra bernama Arya Udawa. raja Boja. Kakrasana dan Narayana. Ia pandai olah keprajuritan dan mahir memainkan senjata panah dan lembing. putri Prabu Kunti. Dengan permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Jawa). Ia mempunyai tiga orang saudara kandung masing-masing bernama. Setelah usia lanjut. raja raksasa negara Gowabarong yang dengan beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu dan berhasil mengadakan hubungan asmara dengan Dewi Mahira. Dewi Prita/Dewi Kunti. Prabu Basudewa mempunyai tiga orang isteri/permaisuri dan 4 (empat) orang putra. Prabu Basudewa meninggal saat negara Mandura digempur Prabu Sitija/ Bomanarakasura raja Negara Surateleng . Dengan permaisuri Dewi Mahira/Maerah (Jawa) ia berputra Kangsa. ia menyerahkan Kerajaan Mandura kepada putranya. Secara tidak resmi. Prabu Basudewa juga mengawini Ken Sagupi. dan hidup sebagai pendeta di Pertapaan Randugumbala. Prabu Basudewa sangat sayang kepada keluarganya. Kangsa sebenaranya putra Prabu Gorawangsa. Prabu Basudewa memperoleh dua orang putra bernama. swaraswati Keraton Mandura. Kakrasana.

karena setiap memiliki permaisuri selalu saja meninggal. putra Bathara Parikenan dengan Dewi Brahmananeki. putri Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. Arya Basukesti menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan kakaknya. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama . raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Anganti/Dewi Girika. Prabu Basukesti pernah meninggalkan tahta kerajaan Wirata dan pergi bertapa sebagai ruwat atas nasibnya. Dewi Basutari dan Arya Basukiswara. Prabu Basukesti kembali ke istana dan mendapat permaisuri bernama Dewi Adrika/Dewi Pancawati. Sebagai penggantinya. Beberapa tahun kemudian.Basukesti ARYA BASUKESTI adalah putra Prabu Basupati/Basuparicara. Arya Basukiswara diangkat menjadi raja negara Wirata. Dewi Basuwati. Arya Basunanda dan Arya Basumurti. Basukiswara . Atas kemurahan hatinya. Prabu Basukesti meninggal dalam usia lanjut. Ia mempunyai dua orang saudara kandung bernama. Prabu Basunanda yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. Prabu Basukesti mengijinkan dan menyerahkan puncak gunung Retawu di kawasan gunung Saptaarga kepada Manumayasa. membagun sebuah padepokan/pertapaan. Untuk sementara tahta kerajaan diserahkan kepada Arya Basumurti.

. putri Prabu Kunti. Arya Basudewa dan hidup sebagai brahmana sampai meninggal. yang setelah menjadi raja negara Boja bergelar Prabu Kuntiboja. cerdik pandai. Prabu Basukiswara juga menjalin hubungan yang sangat erat dengan Resi Manumayasa dari padepokan Retawu di gunung Saptaarga. raja Boja. arif bijaksana dan suka menolong. Prabu Basukunti menikah dengan Dewi Dayita. ia memutuskan untuk hidup sebagai brahmana. Dewi Prita/Dewi Kunti. Basukiswara menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya. dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama . Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. Setelah usianya lanjut. berani. Ia mempunyai adik kandung bernama Kuntadewa. Ia memerintah dengan arif dan bijaksana. Arya Basuketi dan Arya Kistawan. raja Negara Mandura dengan permaisuri Dewi Sungganawati. Arya Basuketi. Prabu Basukesti.ARYA BASUKISWARA adalah putra Bungsu prabu Basukesti. adalah putera sulung Prabu Wasukunteya. raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Adrika/Dewi Pancawati. Prabu Basukunti mempunyai sifat dan perwatakan. ia menyerahkan tahta kerajaan Mandura kepada putra sulungnya. adil dan sangat memperhatikan kehidupan rakyatnya. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 4 ( empat ) orang putra masing-masing bernama: Arya Basudewa. Prabu Basukiswara menikah dengan Dewi Kiswati. Basukunti PRABU BASUKUNTI atau WASUKUNTI yang waktu mudanya bernama Suradewa. Tahta dan negara Wirata diserahkan kepada putra sulungnya. Merasa usianya sudah lanjut dan tak mampu lagi memerintah. Ia mempunyai dua orang kakak kandung masing-masing bernama . Dewi Pasuwati dan Dewi Basutari.

Dengan kereta sakti Amarajaya. Prabu Basunanda tidak terlalu lama memerintah negara Wirata. Prabu Basupati menjadi sangat sakti . tahta kerajaan Wirata diserahkan kepada adiknya. Ia mengikuti jejak Prabu Basupati. Karena ketekunannya bertapa. Prabu Basupati yang mengundurkan diri. masuk ke dalam wilayah kekuasaan negara Wirata. Dewi Basundari dan Arya Basundara. raja negara Wirata yang pertama dengan permaisuri Dewi Bramaniyuta. Prabu Basupati menaklukkan tujuh negara. Prabu Basupati menikah dengan Dewi Angati atau Dewi Girika (Mahabharata).Basunanda Arya Basunanda menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya. mengundurkan diri dari tahta kerajaan untuk selanjutnya hidup sebagai brahmana. Prabu Basunanda menikah dengan Dewi Swakawati. dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama . Ia mendapat anugerah Bathara Indra berwujud sebuah kereta sakti bernama Amarajaya lengkap dengan bendera perangnya yang membuatnya kebal terhadap segala macam senjata. Prabu Basupati mempunyai adik kandung bernama Bramananeki yang menikah dengan Bambang Parikenan. putra Bathara Bremani/Brahmanaresi dengan Dewi Srihuna/Srihunon. Putri Bathara Brahma. Ia Putra Bathara Srinada/Prabu Basurata. Basupati PRABU BASUPATI dikenal pula dengan nama Prabu Basuparicara (Mahabharata). putri . juga tahu segala bahasa binatang. Karena waktu itu putra-putranya masih kecil. Arya Basukesti.

Prabu Basurata adalah Putra Bathara Wisnu yang bertahta di Kahyangan Untarasegara. dengan permaisuri Dewi Srisekar. kemudian hidup sebagai brahmana sampai meninggal dalam keadaan bermudra. ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama . Prabu Basurata berkeinginan moksa. Bathara Srigati dan Bathara Srinadi. Basurata PRABU BASURATA adalah raja negara Wirata yang pertama. Putri Bathara Brahma dengan Dewi Sarasyati dari Kahyangan Daksinageni. Setelah menikahkan putrinya. . putra Bathara Bremani/Brahmanaresi (Putra Bathara Brahma dengan Dewi Raraswati) dengan Dewi Srihuna (Putri Bathara Wisnu dengan Dewi Sripujayanti). Ia mempunyai dua orang saudara kandungmasing-masing bernama . Ia kemudian menyerahkan tahta dan negara Wirata kepada putranya. Arya Basukesti dan Arya Bamurti. Ia menyerahkan tahta Kerajaan Wirata kepada Arya Basunada. Arya Basupati. Dewi Brahmananeki dengan Bambang Parikenan. Prabu Basupati memerintah negara Wirata sampai berusia lanjut. Dari perkawinan tersebut. Arya Basunada. Arya Basupati/Basuparicara dan Dewi Bramananeki.Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama . Pada waktu mudanya ia bernama Bathara Srinada. Prabu Basurata menikah dengan Dewi Bramaniyuta.

Kalung Nagasasra. Ia putra kedua Prabu Pandu. serta 2 orang saudara lain ibu. Kusumadilaga. tabah. Dewi Arimbi. yaitu . Aji Bandungbandawasa. Birawa. Nagata. yaitu : 1. Gelung Pudaksategal. 2. Kelatbahu Candrakirana. Gelang Candrakirana. atau Wijasena. Bima memililki sifat dan perwatakan. teguh. Sedangkan beberapa anugerah Dewata yang diterimanya antara lain. Sena. putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. Sumping Surengpati. Bayusuta. Nakula dan Sadewa. Bratasena. Kusumayuda. ikat pinggang Nagabanda dan Celana Cinde Udaraga. Kuku Pancanaka. Kampuh/kain Poleng Bintuluaji. Sumping Surengpati dan pupuk Pudak Jarot Asem. mati sempurna (moksa) bersama ke empat saudaranya setelah akhir perang Bharatayuda. berputra Raden Gatotkaca dan 3. kuat. Alugara. Bima mempunyai dua orang saudara kandung bernama: Puntadewa dan Arjuna. Gada Rujakpala. Pupuk Jarot Asem. patuh dan jujur. Dewi Nagagini. Ia mempunyai tiga orang isteri dan 3 orang anak. Bima tinggal di kadipaten Jodipati. Dewi Urangayu. . sedangkan ajian yang dimiliki adalah .Bima BIMA atau WERKUDARA dikenal pula dengan nama. Pandusiwi. raja Negara Astina dengan Dewi Kunti. Ia memiliki keistimewaan ahli bermain ganda dan memiliki berbagai senjata antara lain. berputra Arya Anantareja. Bargawa (kapak besar) dan Bargawasta. Balawa. wilayah negara Amarta. gagah berani. Bima juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran yaitu. berputra Arya Anantasena Akhir riwayat Bima diceritakan. Aji Ketuklindu dan Aji Blabakpangantol-antol. Kowara. Dandunwacana.

Dursasana (Adipati Banjarjungut). Durmuka. Gardapati (raja Negara Bukasapta). Durmagati. Citraksa. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Citraksi. . Gardapura . (raja negara Banyutinalang). Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Ia bersaudara 100 orang --{ 99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Wikataboma. Surtayu. Durgempo. Surtayuda. Citrayuda. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Kartadenta. Carucitra.Bogadatta BOGADATTA atau Bogadenta adalah putra Prabu Drestarasta. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Bomawikata. Citraboma. Kartamarma.

Dalam perang Bharatayuda. ia menjadi sangat sakti. putra Prabu Kresna dengan Dewi Pretiwi. Prabu Sitija kemudian bergelar Prabu Bomanarakasura . Selain sakti. Karena ketekunanya bertapa. putra Bathara Kala dengan Bathari Durga/Dewi Pramuni dari kahyangan Setragandamayit. Ia kemudian menyerang negara Gowasiluman. Mereka semua mati dalam peperangan oleh panah Trisula milik Arjuna. Berwatak angkara murka. Akhirnya Prabu Bomantara tewas dalam pertempuran melawan Prabu Narakasura yang waktu mudanya bernama Bambang Sitija. Bila salah satu diantara mereka mati. menewaskan Prabu Arimbaji untuk menguasai wilayah hutan Tunggarana. raja negara Surateleng. Negara Surateleng dan Prajatisa oleh Prabu Sitija/Narakasura dijadikan satu. Bomantara RABU BOMANTARA adalah raja negara Trajutisna/Prajatisa. Bogadatta maju kemedan peperangan bersama gajah Murdiningkung dan srati Murdiningsih. Prabu Bomantara kemudian menyerang negara Surateleng. dan diloncati salah satu diantara yang hidup. ketiganya merupakan pasangan yang menakutkan lawan dan tak terkalahkan. maka yang mati akan hidup kembali. Prabu Bomantara pernah menyerang Suralaya dan mengalahkan para Dewa. bengis dan selalu menurutkan kata hatinya.Bogadatta menjadi raja di negara Turilaya. Ia masih keturunan Bathara Kalayuwana. Belum puas dengan kekuasaan yang dimiliki. Ia pandai bermain gada. Bogadatta juga memiliki kendaraan gajah bernama Murdiningkung dengan srati/pawang seorang prajurit wanita bernama Murdiningsih. Di medan peperangan. kejam. Arwahnya manunggal dalam tubuh Prabu Sitija.

melakukan pemberontakan karena ingin secara mutlak menguasai negara Pringgandani. Prabu Arimbaji. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung bernama. Oleh kakaknya. putra Dewi Arimbi dengan Bima sebagai raja Pringgandani. Dengan bantuan Bathari Durga. Dewi Arimbi.Brajadenta BRAJADENTA adalah putra ketiga Prabu Arimbaka. . Brajadenta berwatak keras hati. Akhir riwayatnya diceritakan. Brajalamatan. Brajamusti. Brajadenta kembali memasuki negara Pringgandini untuk membunuh Gatotkaca. Brajawikalpa dan Kalabendana. ingin menangnya sendiri. berani serta ingin selalu menurutkan kata hatinya. Arwahnya menjelma menjadi ajian/keaktian dan merasuk/menunggal dalam gigi Gatotkaca. Sejak itu Gatotkaca memiliki kesaktian. Bima tinggal di Jadipati. putra mendiang Prabu Arimba yang telah menjadi raja di negara Gowasiluman di hutan Tunggarana. Usahanya kembali menghalami kekagalan. Brajadenta sangat sakti. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Brajadenta ditunjuk sebagai wakil raja memegang tampuk pemerintahan negara Pringgandani selama Dewi Arimbi ikut suaminya. Brajadenta akhirnya tewas dalam peperangan melawan Gatotkaca. Arya Prabakesana. karena tidak setuju dengan pengangkatan Gatotkaca. Brajadenta dengan dibantu oleh ketiga adiknya. barang siapa kena gigitannya pasti binasa. Brajalamatan dan Brajawikalpa. Dewi Arimbi. Arimba / Hidimba. Brajadenta dan Brajamusti berhasil melarikan diri dan berlindung pada kemenakannya. Pemberontakannya dapat ditumpas oleh Gatotkaca dengan tewasnya Brajalamatan dan Brajawikalpa. Brajamusti.

Brajalamatan sangat menentang keputusan Dewi Arimbi yang akan menyerahkan tahta kerajaan Pringgandani kepada Gatotkaca. Arimba/Hidimba. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. mudah marah. Dalam peperangan perebutan kekuasaan itu. Brajadenta. pemberani dan sangat sakti. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. masing-masing bernama . . Brajawikalpa dan Kalabendana. putranya dengan Bima. Arwahnya kemudian menjelma menjadi ajian/kesaktian manunggal di tangan kiri Gatotkaca. Brajalamatan akhirnya mati di tangan Gatotkaca. Brajamusti. Arya Prabakesa. Karena itu Brajalamatan ikut mendukung dan terlibat langsung gerakan pemberontakan yang dilakukan Brajadenta dan Brajamusti dalam upaya merebut tahta kerajaan Pringgandani dari tangan Gatotkaca. Dewi Arimbi. Brajalamatan berwatak keras hati dan agak berangasan.Brajalamatan BRAJALAMATAN adalah putra keenam Prabu Arimbaka.

Brajamusti kembali beraniat membunuh Gatotkaca melalui tangan ketiga. Brajamusti mempunyai sifat mudah naik darah. istri Prabu Duryudana. ia melakukan pemberontakan merebut tahta negara Pringgandani dari kekuasaan Dewi Arimbi. Ia sangat sakti. raja negara Astina. Dengan bantuan Bathari Durga. Namun perbuatanya terseburt dapat dibongkar oleh Gatotkaca. Dewi Arimbi. Brajadenta dan kedua adiknya. Brajadenta.Brajamusti BRAJAMUSTI adalah putra ke-lima Prabu Arimbaka. Ia menjelma menjadi Gatotkaca palsu dan menganggu Dewi Banowati. agak bengis. Brajamusti dan Brajadenta melarikan diri. Akhirnya Brajamusti tewas dalam petempuran melawan Gatotkaca. Prabu Arimbaji. berlindung pada kemenakannya. putra mendiang Prabu Arimba yang telah menjadi raja negara Guwasiluman di hutan Tunggarana. Brajalamantan dan Brajawikalpa. Arimba/Hidimba. . Bersama kakaknya. keras hati dan ingin menang sendiri. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung bernama. Brajawikalpa dan Kalabendana. Brajalamatan. Arya Prabakesa. dan arwahnya menjadi ajian/kesaktian merasuk/menunggal dalam tangan kanan Gatotkaca. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Ketika pemberontakan gagal dengan tewasnya Brajalamatan dan Brajawikalpa oleh Gatotkaca.

raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. sedikit serakah dan tidak mempunyai pendirian yang tetap. Ia juga ikut mendungkung Brajadenta dan saudara-saudaranya yang lain ketika menentang Dewi Arimbi yang akan mengangkat Gatotkaca sebagai raja Pringgandani. raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati. putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. walau sebelumnya telah diperingatkan oleh Kalabendana. pemberani. Arya Prabakesa. Dalam peperangan pemberontakan tersebut. Dewi Banowati dan Bambang Rukmarata. Arimba/Hidimba. setia. gagah perkasa dan sangat sakti.Brajawikalpa BRAJAWIKALPA adalah putra ketujuh Prabu Arimbaka. Dewi Surtikanti. Brajalamatan dan Kalabendana. Dewi Erawati. ingin selalu menang sendiri. pendendam. Brajawikalpa mempunyai sifat perwatakan . Brajawikalpa juga ikut terlibat langsung pemberontakan yang dipimpin oleh Brajadenta dan Brajamusti. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung masing-masing bernama. Brajadenta. senang menurutkan kata hatinya. senang membuat keonaran dan membuat peristiwa . Ia berwatak sombong. Dewi Arimbi. tangguh. Brajamusti.peristiwa . Burisrawa berwujud setengah raksasa. Arwahnya menjelma menjadi ajian/kesaktian berujud perisai yang manunggal dalam punggung Gatotkaca. Ia mempunyai empat orang saudara kandung masingmasing bernama . Brahjawikalpa tewas dalam pertempuan melawan Gatotkaca. Burisrawa ARYA BURISRAWA adalah putra ke-empat Prabu Salya.

. Ia gugur dalam peperangan melawan Arya Setyaki. raja Astina dan Adipati Karna. Burisrawa berada di pihak keluarga Kurawa. putri Prabu Kiswaka. Prabu Duryudana. putra Prabu Setyajid/Ugrasena. Dalam perang Bhratayuda. raja Mandura. raja Awangga karena hubungan saudara ipar. raja negara Lesanpura. Burisrawa menikah dengan Dewi Kiswari. raja negara Cedisekar/Cindekembang dan berputra Arya Kiswara.yang penuh dengan kekerasan. Ia sangat akrab hubungannya dengan Prabu Baladewa.

berwujud raksasa dengan gigi tonggos berpangkat tumenggung.Cakil CAKIL atau Gendirpenjalin. Cakil memiliki sifat. raja makhluk siluman yang bertahta di Kahyangan Setragandamayit. perang antara satria melawan raksasa yang merupakan lambang nafsu angkara murka. karena ia dan anak buahnya merupakan lambang nafsu angkara murka manusia yang memang harus dilenyapkan Dadungawuk DADUNGAWUK adalah raksasa kerdil anak buah Bathari Durga. Cakil selalu ada dan hidup di setiap negara raksasa. Dadungawuk tinggal di hutan Krendayana. Kerbau Andanu berjumlah 40 ekor. tangkas. Ia merupakan raksasa hutan (selalu tinggal di hutan) dengan tugas merampok para satria atau merusak dan mengganggu ketenteraman kehidupan para brahmana di pertapaan. berkaki putih . pemberani. bertugas menggembalakan kerbau/Andanu (Jawa) milik Bathari Durga. Tokoh Cakil hanya dikenal dalam ceruita pedalangan Jawa dan selalu dimunculkan dalam perang kembang. selalu menurutkan kata hati dan mau menangnya sendiri. serakah. semuanya berwarna hitam. trengginas. banyak tingkah dan pandai bicara. Dalam setiap peperangan Cakil mesti menemui ajalnya. Ia berwatak kejam.

dan Ditya Sapulebu di kesatrian Baweratalun. Setelah pesta perkawinan selesai. Arya Danduwacana. ketika dipinang oleh Arjuna. Atas seijin Bathari Durga. Arya Dananjaya juga mempunyai dua saudara seayah lain ibu masing-masing bernama . Dadungawuk sendiri bertindak sebagai pawangnya. Dadungawuk bersedia menyerahkan Andanu. . raja Jin negara Mertani dan Arya Dandunwacana yang bersemayam di kesatrian Jodipati. Ditya Sapujagad yang bertempat tinggal di kesatrian Sawojajar. sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan hutan belantara yang sangat angker. yaitu : Prabu Yudhistira. Ia mempunyai dua kakak kandung. Karena indahnya pernah dipinjam keluarga Pandawa untuk memenuhi persyaratan permintaan Dewi Sumbadra. Ia memiliki pusaka berupa jala sutra yang berwujud emas. Bersama kakaknya. yang akan digunakan untuk memeriahkan pawai perkawinan Dewi Subadra dengan Arjuna yang pestanya diselenggarkan di negara Dwarawati. Dadungawuk dan Andanu kembali kehutan Kerndayana. Pada mulanya Dadungawuk menolak. Arya Dananjaya menjadi benteng dan senapati perang negara Mertani. Dananjaya ARYA DANANJAYA menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja Jin negara Madukara. putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini dari negara Mandura. Tetapi setelah dikalahkan oleh Bima. Arya Dananjaya sangat sakti. di kawasan hutan Mertani.(=pancal panggung/Jawa).

Arya Dandunwacana yang kalah dalam peperangan melawan Bima/Werkudara akhirnya menjelma/sejiwa dengan diri Bima. Arya Dandunwacana bertubuh tinggi besar. putra Prabu Pandu raja negara Astina. setia dan memiliki rasa tanggung jawab yang besar. putra Prabu Pandu raja negara Astina.Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa. Arya Dandunwacana menyerahkan. yang menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja Jin negara Mertani. Arya Dananjaya yang bersemayam di kesatiran Madukara. Ia bersemayam di kesatrian Jodipati. gada pusaka bernama Rujakpala dan seluruh balatentaranya antara lain Patih Gagakbaka dan para putra Slagahima antara lain . naga bersayap dari pertapaan Pringcendani. Dandunwacana ARYA DANDUNWACANA adalah adik Prabu Yudhistira. Nama Dananjaya menjadi nama sebutan Arjuna. Arya Dananjaya yang kalah dalam peperangan melawan Arjuna. naga bersayap dari pertapaan Pringcendani. Jangettinelon. berkat daya kesaktian minyak Jayengkaton yang diperoleh Arjuna dari Bagawan Wilawuk. Menjanganketawang dan Cecakandon. negara Jodipati. berkat daya kesaktian Minyak Jayengkaton milik Arjuna pemberian dari Bagawan Wilawuk. Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa. putri Prabu Yudhistira dengan Dewi Rahina yang sesungguhnya pewaris tunggal negara Madukara. pusaka Jala Sutra Emas. Arya Dandunwacana mempunyai adik kandung bernama . Kepada Bima. sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan sebuah hutan belantara yang angker. Kepada Arjuna ia menyerahkan . Ditya Sapujagad. Dandangminangsi. . jujur. gagah perkasa. bertempat tinggal di kesatiran Sawojajar dan Ditya Sapulebu yang bertempat tinggal di kesatiran Baweratalun. Podangbinurehan. dan memberi saran kepada Arjuna untuk mengawini Dewi Ratri. Ia bersama adik-adiknya menjadi senapati perang negara Mertani. Arya Dandunwacana juga mempumyai dua saudara seayah lain ibu masing-masing bernama . negara Madukara beserta seluruh balatentaranya. akhirnya menjelma/sejiwa dengan Arjuna. Celengdemalung. Berwatak pemberani. hak memakai nama Arya Dandunwacana.

Arya Danurwenda masih kecil. menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi/tanah. Ia berkulit Napakawaca. pendiam. raja negara Jangkarbumi dengan permaisuri Dewi Ganggi.Danurwenda ARYA DANURWENDA adalah putra Arya Anantareja. cucu Prabu Kurandageni dari negara Tirtakandasan. Danurwenda tidak bersedia menjadi raja negara Jangkarbumi. Danurwenda juga mewarisi cincin Mustikabumi dari ayahnya. putri Prabu Ganggapranawa dari negara Tasikraja. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Nagapratala. Hyang Anantaboga. Anantareja. rela berkorban dan besar kepercayaannya kepada Sang Maha Pencipta. Negara Jangkarbumi diserahkan kepada putranya. sangat berbakti pada yang lebih tua dan sayang kepada yang muda. Nagapratala. Ketika berlangsungnya perang Bharatayuda. dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir. Ia tetap tinggal di kahyangan Saptapratala bersama kakeknya. . tetapi ia memilih menjadi patih negara Astina di bawah pemerintahan Prabu Parikesit. Danurwenda memiliki sifat dan perwatakan. sehingga kebal terhadap segala macam senjata. Arya Danurwenda menikah dengan Dewi Kadriti. yang mempunyai kesaktian. jujur.

Ketiga putri Prabu Darmahambara mengalami nasib yang berbeda. Dewi Ambika menikah dengan Arya Drestarasta dan Dewi Ambiki dengan Pandu. Permaisurinya bernama Dewi Swargandini. Dewi Amba. dan mempunyai tiga orang putri masing-masing bernama. Sayembara tanding dimenangkan oleh Dewabrata/Bisma dari negara Astina setelah mengalahkan dua raksasa kembar. keduanya putra Prabu Santanu dengan Dewi Durgandini dari negara Astina. Wahmuka dan Arimuka yang menjadin jago negara Giyantipura. Prabu Darmahambara pernah menyelenggarakan sayembara tanding pilih menantu untuk dua orang putrinya.Darmahambara PRABU DARMAHAMBARA adalah raja negara Giyantipura. Dewi Amba secara tidak sengaja tewas oleh Dewabrata. dari pertapaan Retawu. Dewi Ambika dan Dewi Ambalika/Ambiki. Dewi Ambika menurunkan keluarga Kurawa sedangkan Dewi Ambiki menurunkan keluarga Pandawa Dewayani DEWI DEWAYANI adalah nenek-moyang keluarga wangsa Yadawa. Dewi Ambika dan Dewi Ambiki. raja negara Srawantipura. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Bagawan Abiyasa. Setelah Prabu Citragada dan Prabu Wicitrawirya meninggal. Putri sulungnya. Wresni dan . Dewi Ambika menikah dengan Prabu Citragada dan Dewi Ambiki dengan Prabu Wicitrawirya. Dewi Amba tidak ikut dipertaruhkan karena sebelunya telah bertunangan dengan Prabu Citramuka.

dan dipenuhi dengan senang hati oleh Sarmista. Ia merupakan putri tunggal Resi Sukra dengan Dewi Jayanti. Resi Sukra bertapa memuja Bathara Prameswara selama l.000 tahun dan mendapat ilmu Sanjiwani. raja daitya negara Parwata. Karena menghendaki kemenangan para daitya. Kedua putranya tersebut kelak menurunkan golongan wangsa Yadawa. Wresni dan Andaka (keluarga Mandura. Prabu Wrisaparwa dan Dewi Sarmista memohon ampun dan bersedia memenuhi serta melaksanakan apa yang diminta/dikehendaki Dewayani. Karena berselisih dengan Dewi Sarmista. putri Sanghyang Indra. Dewi Drupadi. Druhyu. Karena takut terhadap kutuk pastu Resi Sukra.Andaka. Dewayani akhirnya dimadu dengan Dewi Sarmista yang diambil istri Prabu Yayati. raja Amarta. istri Prabu Yudhistira. Ia mempunyai kakak kandung dua orang masingmasing bernama. Resi Sukra adalah brahmana mahasakti yang menjadi guru para daitya/raksasa di negara Sakiya. Lesanpura. masing-masing bernama . raja negara Astina. putri tunggal Prabu Wrisaparwa. mantra sakti yang dapat menghidupkan orang mati. dan Dewi . ayahnya agar menghukum Prabu Wrisaparma dan Dewi Sarmista yang telah menghina dan mendorongnya ke dalam lumpur. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra lelaki. Yadu dan Turwasu. dan berputra tiga orang lelaki. Kumbina dan Dwarawti). masing-masing bernama . raja negara Pancala dengan permaisuri Dewi Gandawati. Dewayani kemudian menikah dengan Prabu Yayati. Dewayani meminta Resi Sukra. Drestadyumna ARYA DRESTADYUMNA atau Trustajumena adalah putra bungsu Prabu Drupada. Anu dan Puru (menurunkan wangsa Kuru/Pandawa-Kurawa). putri Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandini. Dewayani meminta agar Sarmista menjadi budaknya.

tangkas dan trenginas. Drona RESI DRONA atau Durna yang waktu mudanya bernama Bambang Kumbayana adalah putra Resi Baratmadya dari Hargajembangan dengan Dewi Kumbini. Drestaka dan Drestara. putri Prabu Hiranyawarma. Ia menikah dengan Dewi Suwarni. raja negara Parangggelung yang ingin menuntut balas pada Resi Drona menyusup dalam diri Drestadyumna. Konon Arya Drestadyumna lahir dari tungku pedupaan hasil pemujaan Prabu Drupada kepada Dewata yang menginginkan seorang putra lelaki yang dapat membinasakan Resi Drona yang telah mengalahkan dan menghinanya. bengis. Setelah melalui pertempuran sengit. cerdik. . Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra lelaki bernama. yaitu Resi Drona.Srikandi. Ia tewas dibunuh Aswatama. Ia tampil sebagai senapati perang Pandawa. sombong. raja negara Dasarna. Resi Drona berwatak. Drestadyumna berwajah tampan. congkak. Drestadyumna ikut terjun dalam kancah perang Bharatayuda. putra Resi Drona. banyak bicaranya. akhirnya Resi Drona dapat dibinasakan oleh Drestadyumna dengan dipenggal lehernya. tinggi hati. istri Arjuna. yang berhasil menyusup masuk istana Astina dalam usahanya membunuh bayi Parikesit. Pada saat itu roh Ekalaya. menghadapi senapati perang Kurawa. Drestadyumna mati setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Ia mempunyai saudara seayah seibu bernama . memiliki sifat pemberani. Arya Kumbayaka dan Dewi Kumbayani.

setelah gugurnya Resi Bisma. Arya Sucitra bersaudara sepupu dengan Bambang Kumbayana/Resi Drona dan menjadi saudara seperguruan sama-sama berguru pada Resi Baratmadya. Resi Drona menikah dengan Dewi Krepi. Drupada PRABU DRUPADA yang waktu mudanya bernama Arya Sucitra. Dalam peran Bharatayuda Resi Drona diangkat menjadi Senapati Agung Kurawa. Arya Sucitra pergi meninggalkan . Untuk mencari pengalaman hidup. kepandaian dan kesaktiannnya luar baisa serta sangat mahir dalam siasat perang. raja negara Tempuru. dan memperoleh seorang putra bernama Bambang Aswatama. yang memenggal putus kepalanya. Resi Drona gugur di medan pertempuran oleh tebasan pedang Drestadyumna. Drona dipercaya menjadi guru anak-anak Pandawa dan Kurawa. Ia berhasil mendirikan padepokan Sokalima setelah berhasil merebut hampir setengah wilayah negara Pancala dari kekuasaan Prabu Drupada. putra Prabu Drupada. Ia sangat mahir dalam siasat perang dan selalu tepat menentukan gelar perang. putri Prabu Purungaji. Ia mempunyai pusaka sakti berwujud keris bernama Cundamanik dan panah Sangkali (diberikan kepada Arjuna). Karena kesaktian dan kemahirannya dalam olah keprajuritan.tetapi kecakapan. Konon kematian Resi Drona akibat dendam Prabu Ekalaya raja negara Parangggelung yang arwahnya menyatu dalam tubuh Drestadyumna. kecerdikan. dan merupakan turunan ke tujuh dari Bathara Brahma. adalah putra Arya Dupara dari Hargajambangan.

Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama. bijaksana. Ia menekuni seluk beluk tata kenegaraan dan tata pemerintahan. Dalam masa kekuasaanya. Dewi Srikandi dan Arya Drestadyumna. Arya Sucitra dinobatkan menjadi raja Pancala dengan gelar Prabu Drupada.sabar. Karena kepatuhan dan kebaktiannya kepada negara. Putri Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandini. Drupadi DEWI DRUPADI atau Dewi Kresna dan dikenal pula dengan nama Pancali (Mahabharata) adalah putri sulung Prabu Drupada. dan separo dari wilayah negara Pancala direbut secara paksa melalui peperangan oleh Resi Drona dengan bantuan anak-anak Pandawa dan Kurawa. Ketika Prabu Gandabayu mangkat. teliti dan . putri sulung Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandarini dari negara Pancala. Ia gugur melawan Resi Drona terkena panah Cundamanik. luhur budinya. oleh Prabu Pandu ia di jodohkan/dikawinkan dengan Dewi Gandawati. mengabdikan diri ke negara Astina kehadapan Prabu Pandudewanata.Hargajembangan. Dewi Srikandi dan Arya Drestadyumna. Prabu Drupada berselisih dengan Resi Drona. Dewi Drupadi berwajah sangat cantik. Dewi Drupadi. Prabu Drupada tampil sebagai senapati perang Pandawa. Ia mempunyai dua orang adik kandung bernama . Di dalam perang besar Bharatayuda. raja negara Pancala dengan permaisuri Dewi Gandawati. dan berputra mahkota Arya Gandamana menolak menjadi raja.

Dewi Drupadi mati moksa bersama-sama dengan kelima satria Pandawa setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Dewi Drupadi menikah dengan Prabu Yudhistira/Puntadewa. Menurut pedalangan Jawa. Dewi Drupadi menikah dengan lima orang satria Pandawa. Dursala DURSALA adalah putra Arya Dursasana. Adipati Banjarjumut yang merupakan salah satu dari seratus orang keluarga Kurawa dengan Dewi Saltani. Ia diberi Aji Gineng oleh Bagawan Pisaca yang berkhasiat kesaktian siapa saja yang digertaknya badannya akan hancur lebur. Srutawarman dari Sahadewa. Dursala mempunyai watak dan sifat. Bima. gagah dan bermulut lemar. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama Arya Susena. Ia selalu berbakti terhadap suaminya. Srutanika dari Nakula 5. Selain pernah berguru pada Resi Drona. besar kepala dan senang meremehkan orang lain. Dursala juga menjadi murid kesayangan Bagawan Pisaca. Srutakirti dari Arjuna 4. 1.Partawindya dari Yudhistira. ia sangat sakti. takabur. Dursala tewas dalam pertempuran . seorang pendeta raksasa dari pertapaan Carangwulung di hutan Wanayasa. 3. Yudhistira. Srutasoma dari Bima. Sedangkan menurut Mahabharata. raja negara Amarta dan berputra Pancawala. Dursala menikah dengan Dewi Sumini. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh lima orang putra. Ia berbadan besar. 2. yaitu.setia. Akhir riwayatnya diceritakan. Nakula dan Sahadewa. Arjuna.

(raja negara Banyutinalang). Surtayu. Durgempo. Anggota tubuh dan kepala Dursasana . Kartadenta. Carucitra. Wikataboma. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Kartamarma. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). yang akan dibuat kramas dan mencuci rambutnya. Bomawikata.melawan Gatotkaca tatkala ia bermaksud menguasai negara Amarta. mempunyai watak dan sifat. Durmuka. Surtayuda. Ia bersaudara 100 orang --{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Citraboma. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Dadanya dibelah dengan kuku Pancanaka. gagah dan bermulut lebar. Ia mempunyai pusaka sebuah keris yang luar biasa besarnya bernama Kyai Barla. Dari perkawinan ini ia berputra seorang lelaki bernama Dursala. Dursasana berbadan besar. Dursasana menikah dengan Dewi Saltani. Durmagati. Citraksa. Citraksi. Darah yang menyembur ditampung Bima untuk memenuhi sumpah Dewi Drupadi. senang meremehkan dan menghina orang lain. Citrayuda.gemar bertindak sewenang-wenang. Dursasana mati di medan perang Bharatayuda oleh Bima/Werkudara dalam keadaan sangat menyedihkan. takabur. Badannya hancur terkena hantaman Aji Narantaka Dursasana DURSASANA adalah putra Prabu Drestarasta. Gardapura . putri Adipati Banjarjungut. Gardapati (raja Negara Bukasapta). Bogadatta (raja negara Turilaya). besar kepala.

Citraksi. Citrayuda.hancur berkeping-keping. keluarga Kurawa yang dikenal dalam pedalangan adalah. Wikataboma. Citraksa. dan Widandini (raja negara Purantara) . raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Surtayuda. Gardapati (raja negara Bukasapta). Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Durmuka. Durgempo. Dursasana (Adipati Banjar Jumut). . Kartadenta. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Dewi Dursilawati sangat dimanja oleh orang tuanya dan saudara-saudaranya. Surtayu. Dursilawati DEWI DURSILAWATI adalah satu-satunya wanita dari 100 (seratus) orang putra Prabu Drestarasta. Bogadatta (raja negara Turilaya). Gardapura. Duryudana (raja Negara Astina). Diantara 100 orang. dihantam gada Rujakpala. Durmagati. Bomawikata. Citraboma. Carucitra.

Dewi Dursilawati tinggal dinegara Sindu bersama putranya. putri hapsari/bidadari Warsiki. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama Arya Wiruta dan Arya Surata. Ekalaya seorang raja kesatria. Menjelang . menarik hati. Ia jarang sekali keluar dari lingkungan istana. Arya Jayadrata dan seluruh saudaranya dimedan perang Kurusetra.Hidupnya serba mewah. Dalam perselisihannya dengan Arjuna. gaya dan kata-katanya serba menarik. jujur. Ia adalah raja negara Paranggelung. raja negara Sindu. setia. Ekalaya mempunyai isteri yang sangat cantik dan sangat setia bernama Dewi Anggraini. Ia juga mempunyai cincin pusaka bernama Mustika Ampal yang menyatu dengan ibu jari tangan kanannya. Ekalaya EKALAYA atau Ekalya (Mahabharata) dalam cerita pedalangan dikenal pula dengan nama Palgunadi. Ia sangat sakti dan sangat mahir mampergunakan senjata panah. Ekalaya berwatak. Setelah berakhirnya perang Bharatayuda dengan tewasnya suaminya. dengan penuh keikhlasan Ekalaya merelakan ibu jari tangan kanannya dipotong oleh Resi Drona. yang mengakibatkan kematiaannya karena cincin Mustika Ampal lepas dari tubuhnya.Dewi Dursilawati menikah dengan Arya Sinduraja/Arya Tirtanata atau lebih dikenal dengan nama Arya Jayadrata. Arya Surata yang bertahta menjadi raja negara Sindu menggantikan ayahnya. keinginanya selalu terlaksana. sangat mencintai istrinya. yang selalu mendalami olah keprajuritan dan menekuni ilmu perang. Wataknya bersahaja. Sesekali ia datang kenegara Astina untuk membangun dan melanggengkan keakraban hubungan kekeluarga dengan keluarga Pandawa dan keturunannya. tekun dan tabah.

kematiaanya. . Dewi Erawati berwatak. raja negara Mandura. Dewi Banowati. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. Hal ini karena mereka sekeluarga berada di luar pertikaian keluarga Kurawa dan keluarga Pandawa yang meletus dalam perang Bharatayuda. Ekalaya berjanji akan membalas kematiannya pada Resi Drona. Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Jawa). sabar dan wingit. Arwahnya menyatu dalam tubuh Arya Drestadyumna satria Pancala. Ia mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama. penuh belas kasih. putra Prabu Basudewa dari permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Ped. Dewi Erawati menikah dengan Prabu Baladewa/Kakrasana. yang memenggal putus kepala Resi Drona hingga menemui ajalnya. Winata dan Wimuka/Wilmuka. Dalam perang Bharatayuda kutuk dendam Ekalaya menjadi kenyataan. setia. Ia dan suaminya hidup tenang dan bahagia sampai masa sesudah perang Bharatayuda. Erawati DEWI ERAWATI adalah putri sulung Prabu Salya raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Dewi Surtikanti.

Gagakbaka GAGAKBAKA adalah patih negara Jodipati. semenjak jaman Arya Dandunwacana. . sampai kemudian diserahkan kepada Bima/Werkudara setelah keluarga Pandawa berhasil membangun negara Amarta di bekas hutan Mertani. Ia sangat setia dan taat dalam pengabdiannya terhadap negara dan junjungannya. Pada mulanya Resi Pancandaseta menolak. Gagakbaka ikut terjun ke medan perang Bharatayuda memimpin pasukan balatentara Jodipati. Tapi setelah kalah berperang melawan Gagakbaka akhirnya bersedia pula datang dan menari di alun-alun Dwarawati. raja negara Mandaraka. Gagakbaka berperawakan tinggi besar dan gagah perkasa. Gagakbaka pernah disuruh oleh Bima pergi kepertapaan Pandansurat untuk meminta kesediaan Resi Prancandaseta (Kera putih) menari di alun-alun negara Dwarawati memeriahkan upacara perkawinan Arjuna dengan Dewi Sumbadra. Ia tewas dalam pertempuran melawan Prabu Salya.

murid Resi Boma. Prabu Gandabayu memerintah negara Pancala sampai mangkatnya. Dewi Gandawati dan Arya Gandamana. Prabu Gandabayu menikah dengan Dewi Gandarini. pendiam dan sakti. teguh sentosa. raja negara Astina. Karena penggantinya. putra mahkota Arya Gandamana tidak bersedia memegang kedudukan raja dan lebih senang menjabat Patih di negara Astina. menantunya yang setelah menjadi . tahta kerajaan kemudian diserahkan kepada Arya Sucitra. Ia mempunyai hubungan yang sangat karib dengan Prabu Pandudewanata. dan berputra dua orang bernama. sehingga Dewi Gandawati dikawinkan dengan Arya Sucitra. Prabu Gandabayu menurut wujudnya telah mencerminkan wataknya. nama samaran Bathara Bayu ketika menjadi raja di negara Medanggora. punggawa dan murid kesayangan Prabu Pandudewanata. Konon ia masih keturunan Resi Suksrana. bersahaja.Gandabayu PRABU GANDABAYU adalah raja negara Pancala. gagah berani.

Ketika ayahnya. pendiam. dan diangkat menjadi patih negara Astina. Arya Gandamana pernah menderita penyakit yang tak tersembuhkan. Arya Gandamana adalah kesatria yang tiada tandingannya. pemberani. kuat dan sakti serta memiliki ilmu andalan Aji Bandungbandawasa dan Glagah Pangantol-atol. gagah. Ia berwajah tampan. Gandamana tewas dalam peperangan melawan Bima saat ia melakukan pasanggiri/sayembara tanding dalam upaya mencarikan jodoh untuk Dewi Drupadi. Ia relakan haknya menjadi raja kepada kakak iparnya. Gandamana tetap teguh dengan sumpahnya. Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Gandawati. Sedangkan menurut pedalangan.Gandamana ARYA GANDAMANA adalah putra mahkota negara Pancala. Gandamana tewas dalam peperangan melawan Bima saat terjadi penyerbuan anak-anak Kurawa dan Pandawa ke negara Pancala atas perintah Resi Drona. Penyakit itu baru sembuh setelah ia berikrar. . Putra Prabu Gandabayu dengan permaisuri Dewi Gandarini. menurut Mahabharata. Jabatan itu dipegangnya sampai ia harus meninggalkan negara Astina karena penghianatan Sakuni. Prabu Gandabayu meninggal. Arya Sucitra yang menjadi raja Pancala bergelar Prabu Drupada. Akhir riwayat Gandamana diceritakan. tegap. Gandamana kemudian pergi mengabdikan ke negara Astina kehadapan Prabu Pandu. mengucapkan sumpah tidak akan menjadi raja sesuai wangsit Dewata.

(raja negara Turilaya). Arya Sakuni. Durgempo. putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa dengan permaisuri Dewi Ambika. Wikataboma. Arya Surabasata dan Arya Gajaksa. Dewi Gandari mempunyai sifat kejam dan bengis. Kurawa terhadap Pandawa.Gandari DEWI GANDARI adalah putra Prabu Gandara. Dewi Gandari menikah dengan Prabu Drestarasta. Surtayuda. Durmuka. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Diantara mereka yang terkenal dalam pedalangan adalah: Duryudana (raja negara Astina). raja negara Astina. Surtayu. Ia mati terjun ke dalam Pancaka/api pembakaran jenazah bersama Dewi Kunti dan Prabu Drestarasta setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Ia selalu mementingkan diri sendiri dan tidak segan-segan berkhianat serta pendendam. masingmasing bernama . Durmagati. Keseratus putra Dewi Gandari tersebut dikenal dengan nama Sata Kurawa. Dendam dan kebenciannya terhadap Pandu. Gardapura. Gardapati (raja negara Bukasapta). Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 100 (seratus) orang anak. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung. yang oleh Dewi Gandari dicerai beraikan menjadi seratus potongan. . Citrayuda. Citraboma. tetapi pada waktu lahirnya berwujud gumpalan darah kental. raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini. menjadi penyebab utama kebencian anak-anaknya. Kartadenta. Bogadatta. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). dan atas kehendak Dewata menjelma menjadi bayi Manusia. Carucitra.

1. Dewi Srikandi. Akhir riwayatnya diceritakan. Dretadyumna/ Trustajumena. yang dalam perang Bharatayuda berhasil membunuh Resi Drona. 3. sabar dan teliti serta setia. suaminya naik tahta kerajaan Pancala. Dewi Gandawati menikah dengan Arya Sucitra. Dewi Gandawati seorang putri cantik jelita.Gandawati DEWI GANDAWATI adalah putri sulung Prabu Gandabayu. masing-masing bernama . luhur budinya. Ia sangat berbakti terhadap suaminya. Arya Sucitra. putra Arya Sangara dari Hargajambangan yang telah lama mengabdi dan berguru pada Prabu Pandu di negara Astina. Sepeninggal Prabu Gandabayu. 2. Ia mempunyai seorang adik kandung bernama Arya Gandamana yang menjadi patih negara Astina pada jaman pemerintahan Prabu Pandu. bijaksana. Dari perkawinan tersebut Dewi Gandawati memperoleh tiga orang putra. raja negara Pancala atau Pancalaradya (pedalangan Jawa) dengan permaisuri Dewi Gandarini. Hal ini karena Gandamana menolak untuk dinobatkan menjadi raja. Dewi Drupadi atau Pancali (Mahabharata) yang kemudian menjadi istri Prabu Yudhistira. . suaminya yang gugur di medan perang Bharatayuda melawan Resi Drona. bergelar Prabu Drupada. Dewi Gandawati ikut belapati. yang kemudian menjadi istri Arjuna. raja negara Amarta. terjun ke dalam pancaka (api pembakaran jenasah) Prabu Drupada.

Gardapati GARDAPATI adalah putra Prabu Drestarasta. Prabu Garbanata menikah dengan Dewi Danawati. karena ingin memperistri bidadari. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Ia masih keturunan Prabu Kalaruci. Penyerangan besar-besaran pun dilakukan terhadap negara Lesanpura. Prabu Garbanata ingin merebut kembali negara Karanggubarja yang kini telah dikuasai oleh Prabu Setyajid/Arya Ugrasena dan berganti nama menjadi negara Lesanpura. Perdamaian pun akhirnya dilakukan antara negara Garbaruci dengan Lesanpura. Dewi Wersini. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putri yang bernama Dewi Garbarini. raja negara Garbasumanda. Dewi Garbarini. Terdorong oleh rasa dendam terhadap keluarga Mandura. putri Prabu Garbasumanda kemudian dijodohkan dengan Arya Setyaki. Ia bersaudara 100 orang --{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata . yang memilki senjata gada Wesikuning peninggalan Arya Singamulangjaya. Dalam penyerangan tersebut Prabu Garbanata kalah dalam peperangan melawan Arya Setyaki. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. yang tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu saat menyerang Suralaya.Garbanata PRABU GARBANATA adalah raja negara Garbaruci. raja negara Karanggubarja. senapati perang negara Dwarawati. Untuk mengukuhkan tali persaudraan. putra Prabu Setyajid dengan Dewi Wersini. putri Prabu Kalayaksa.

Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Surtayu. Tubuhnya hancur dihantam gada Rujakpala. Citraboma. Surtayuda. Kartadenta. raja negara Glagahtinalang. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Durgempo. Kartadenta. dan mengangkat dirinya menjadi raja bergelar Prabu Gardapati. Gardapura GARDAPURA adalah putra Prabu Drestarasta. Surtayu. Ia pandai dalam olah ketrampilan mempergunakan senjata gada dan lembing. Citraboma. Surtayuda. ia berhasil merebut negara Bukasapta. Gardapati berwatak keras hati. cerdik dan licik. . Wikataboma. Gardapati tewas dalam peperangan melawan Bima. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Bomawikata. Durmuka. Durmagati. Dengan kesaktiannya. Carucitra.Kurawa. Citraksi. Durmagati. congkak. Bomawikata. Citraksa. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Gardapati (raja negara Bukasapta). Carucitra. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Gardapura . Bogadatta (raja negara Turilaya). Widandini (raja negara Purantura) dan Dewi Dursilawati. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Citraksa. Adik kesayangannya Gardapura di angkat menjadi raja muda bergelar Prabu Anom Gardapura. Durgempo. Bogadatta (raja negara Turilaya). Gardapati diangkat menjadi senapati perang Kurawa dengan senapati pendamping Prabu Wresaya. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Citraksi. Citrayuda. Citrayuda. Wikataboma. Durmuka. Ia bersaudara 100 orang -{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Saat berlangsungnya perang Bharatayuda.

putra Resi Sukskadi dari padepokan Bluluktiba. sehingga tiada yang kalah dan menang. Gardapura diangkat sebagai Senapati pendamping. putri Prabu Sarawasesa dengan permaisuri Dewi Saradewati dari negara Salarengka. Kepalanya hancur dihantam gada Rujakpala. Mereka mempunyai kesaktian yang seimbang. . Mereka juga tak mau berhenti berkelahi walau tubuh mereka telah saling cacad tak karuan. ia diangkat sebagai raja pendamping dengan gelar Prabu Anom Gardapura. ia kemudian minta ijin pada ayahnya untuk pergi menaklukan raja-raja. Tubuh Bambang Sukskati menjadi cacad. Nala Gareng berumur sangat panjang. sedangkan Bambang Panyukilan menjadi Ptruk. mendampingi Resi Drona yang berkedudukan sebagai Senapati utama. tak berleher. Setelah selesai tapanya. Ia tewas dalam peperangan melawan Bima. putra Bagawan Salantara dari padepokan Kembangsore. Di tengah perjalanan Bambang Sukskati bertemu dengan Bambang Panyukilan. keras kepala. Perkelahian baru berakhir setelah dilerai oleh Semar/Sanghyang Ismaya. hidung bulat bundar. perut gendut. Ia pandai dalam olah ketrampilan mempergunakan senjata gada dan panah. Gareng bernama Bambang Sukskati. Bertahun-tahun Bambang Sukskati bertapa di bukit Candala untuk mendapatkan kesaktian. cerdik dan licik. Karena sama-sama congkaknya dan sama-sama mempertahankan pendiriannya. tangannya bengkok/tekle/ceko (Jawa). terjadilah peperangan antara keduanya. Aslinya. berubahlah wujud keduanya menjadi sangat jelek. Karena sabda Sanghyang Ismaya.Gardapura bersifat sombong. kaki pincang. Gareng GARENG lazim disebut sebagai anaknya Semar. Nala Gareng menikah dengan Dewi Sariwati. Matanya juling. Saat berlangsungnya perang Bharatayuda. yang diperolehnya atas bantuan Resi Tritusta dari negara Purwaduksina. kakaknya. Oleh Sanghyang Ismaya namanya diganti menjadi Nala Gareng. ia hidup sampai jaman Madya. dan masuk dalam golongan panakawan. Gardapura sangat dekat hubungannya dengan Gardapati. Ketika Gardapati menjadi raja di negara Bukasapta.

Dalam pewayangan. Ia adalah anak Bima. Akhirnya keluarga Pandawa sepakat menugasi Arjuna mencari senjata ampuh . yang rakyatnya hampir seluruhnya terdiri atas bangsa raksasa. kakak ibunya yang bernama Arimba. Gatotkaca telah membuat huru-hara. Gatotkaca adalah seorang raja muda di Pringgadani. terkenal sebagai ksatria perkasa berotot kawat bertulang besi. Negeri ini diwarisinya dari ibunya. ibunya bernama Dewi Arimbi. Tali pusarnya tidak dapat diputus. Gatotkaca banyak dibantu oleh patihnya. Sebelum itu. Begitu lahir di dunia. Brajamusti.Gatotkaca GATOTKACA. adik Arimbi. menjadi raja di negeri itu. Berbagai macam pisau dan senjata tak mampu memotong tali pusar itu. Sebagai raja muda di Pringgadani.

walaupun raksasa itu mengunyah kuat-kuat. Tutuka pingsan. Dalam pewayangan Gatotkaca mempunyai tiga orang istri. yang bernama Kunta Wijayandanu. Namun. dan yang ketiga Dewi Suryawati. Bima dan Arimbi mengizinkan. Gatotkaca dibawa Batara Narada ke Kahyangan untuk meng-hadapi Kala Sakipu dan Kala Pracona yang mengamuk. Istri pertamanya Dewi Pregiwa. Sedangkan bilah senjata Kunta tetap dilarikan Karna. Gatotkaca mendapat seorang anak bernama Sasikirana. . begitu muncul kembali dari Kawah Candradimuka. Namun Batara Narada membuat kekeliruan. Untuk memperoleh senjata pemberian dewa itu Arjuna terpaksa mencoba merebutnya dari tangan Karna. Setelah ditinggal pergi kedua raksasa itu. Karena kesal. Kala Sakipu dan Kala Pracona memang hanya dikalahkan oleh bayi yang di-namakan Tutuka itu. atas izin Bima dan keluarga Pandawa lainnya. Setelah penggemblengan selesai. begitu tali pusar itu putus. Para dewa lalu menyuruhnya berkelahi melawan bala tentara raksasa pimpinan Prabu Kala Pracona dan Patih Kala Sakipu lagi. Sedangkan Suryakaca adalah anaknya dari Dewi Suryawati. Istrinya yang kedua Dewi Sumpani. musuhnya akan mati. Senjata. Kala Pracona dan Kala Sakipu dapat dibunuhnya. yang menyebabkannya tidak akan kehujanan dan tidak pula kepanasan. Ia juga mengenakan terompah Padakacarma yang jika digunakan menendang. putri Batara Surya. bayi itu dibantingnya sekuat tenaga ke tanah. Untunglah ternyata sarung Kunta itu pun dapat digu-nakan memotong tali pusar Gatotkaca. Mula-mula Bima dan Dewi Arimbi tidak merelakan anaknya yang baru lahir itu dibawa Narada. Bayi Tutuka langsung ditaruh dihadapan kedua raksasa sakti itu. Kala Sakipu langsung memungut bayi itu dan mengunyahnya. me-lainkan pada Karna yang wajah dan penampilannya mirip Arjuna.untuk keperluan itu. bayi itu sudah berubah ujud menjadi ksatria muda yang perkasa. Usahanya ini tak berhasil. Di kahyangan. Ia mengenakan Caping Basunanda. Setelah tali pusarnya putus. dan dimasukkan ke Kawah Candradimuka. Namun. warangka Kunta langsung melesat masuk ke dalam pusar bayi itu. Di sini Gatotkaca digembleng oleh Empu Batara Anggajali. Arjuna hanya dapat merebut sarung (warangka) senjata sakti itu. anak Arjuna. penutup kepala gaib. Dari perkawinan dengan Pergiwa. Gatotkaca ternyata sanggup menunaikan tugas itu dengan baik. Bayi Tutuka diambil olah Batara Narada. setelah dewa itu menjelaskan bahwa me-nurut ramalan para dewa. Untuk menolongnya Batara Guru mengutus Batara Narada turun ke bumi membawa senjata pemotong tali pusar Gatotkaca. itu bukan diserahkan pada Arjuna. Sementara itu para dewa pun tahu peristiwa itu. Tubuhnya tetap utuh. Dengan Dewi Sumpani ia mempunyai anak bernama Arya Jayasumpena. tetapi ternyata Tutuka bukan bayi biasa.

Namun. Senjata Kunta Wijayandanu itu melesat menembus perut Gatotkaca melalui pusarnya dan masuk ke dalam warangkanya. Adipati Karna enggan menggunakan senjata Kunta. ia mendesak agar Karna menggunakan senjata pamungkas itu. Nama lain Gatotkaca yang lebih terkenal adalah Tutuka. Guritna. sebenarnya Karna sudah tidak lagi memiliki senjata sakti yang benar-benar dapat diandalkan. dan amat menyayangi Gatotkaca. dan Mladangtengah. Abimanyu.Dalam Baratayuda Gatotkaca diangkat menjadi senapati dan gugur pada hari ke-15 oleh senjata Kunta yang dilemparkan Karna. Purbaya. ada lagi nama alias Gatotkaca. Ia merencanakan hanya akan menggunakan senjata sakti itu bila nanti berhadapan dengan Arjuna. Gatotkaca amat sayang pada sepupunya. Trincingwesi. dan anak kandung Prabu Trembaka — raja Pring-gadani terdahulu. Kalabendana mengatakan bahwa ia tidak mau masuk ke sorga bilamana tidak bersama-sama dengan Gatotkaca. Namun ketika Prabu Anom Duryudana menyaksikan betapa Gatotkaca telah menimbulkan banyak korban dan kerusakan di pihak Kurawa. Dengan demikian kesaktian Gatotkaca makin bertambah. Sebenarnya. Namun pemberontakan ini gagal karena Brajadenta ditentang adik-adiknya. Ketika jatuh ke bumi. gelar ini hampir tidak pernah disebut dalam pergelaran wayang. Untuk berhasilnya pemberontakan yang dilakukannya Brajadenta minta dukungan Batari Durga dan Kurawa. karena ia le-laki. Sebagai raja muda Pringgadani. Karena itu ketika Karna melemparkan senjata Kunta. Adik Dewi Arimbi ini menganggap dirinya lebih pantas menduduki jabatan itu. Gatotkaca berusaha agar jatuh tepat pada tubuh Adipati Karna. Padahal Kalabendana adalah pengasuhnya sejak bayi. sesudah Gatotkaca gugur. . sewaktu berhadapan dengan Gatotkaca. Gatotkaca bergelar Prabu Anom Kacanagara. Saat berhadapan dengan Adipati Karna sebenarnya Gatotkaca sudah tahu akan bahaya yang mengancam jiwanya. Pada Wayang Golek Purwa Sunda. hanya karena pamannya itu mengatakan pada Dewi Utari bahwa Abimanyu akan menikah lagi dengan Dewi Utari. Brajadenta akhirnya mati bersama-sama dengan Brajamusti. Akibatnya. ketika Gatotkaca menghindari senjata Kunta Wijayanda-nu dengan cara terbang setinggi-tingginya. Sewaktu Abimanyu hendak menikah dengan Dewi Siti Sundari. ketika mereka berperang tanding. Gurubaya. Arwah Brajadenta akhirnya menyusup ke telapak tangan kanan Gatotkaca. Arimbiatmaja. yakni Kalananata. terutama Brajamusti. Gatotkaca banyak memberikan bantuannya. Ia sampai hati membunuh Kalabendana. Gatotkaca pernah melakukan kesalahan fatal dalam hidupnya. Karena itu. Menjelang ajalnya. ia terbang amat tinggi. Pengangkatan Gatotkaca sebagai penguasa Pringgadani sebenarnya tidak disetujui pamannya. sehingga akhirnya Gatotkaca gugur. Kancingjaya. tetapi senapati Kurawa itu waspada dan cepat melompat menghindar sehingga yang hancur hanyalah kereta perangnya. Bimasiwi. dan Bimaputra. Bra-jadenta. Krincingwesi. Namun senjata sakti itu terus saja memburunya. sedang arwah Brajamusti di tangan kirinya.

Gantotkaca Rante 10. putra Dursasana. sehingga pingsan. Dari perkawinan itu mereka kelak mendapat anak yang diberi nama Jayasumpena. ia sadar. Setelah menguasai ilmu sakti itu Gatotkaca segera pergi mencari Dursala. Kalabendana Lena 9. Gatotkaca Gugur Dewi Sumpani ternyata mampu menahan Aji Narantaka. Dalam pertem-puran yang kedua kalinya ini. Berbagai Lakon yang Melibatkan Gatotkaca 1. Pregiwa . Brajadenta . dengan Aji Narantaka itu . Subadra Larung 11. Gatotkaca lalu memperistri Dewi Sumpani. bahwa kesaktiannya belum bisa mengimbangi Dursala. datanglah utusan dari Kerajaan Astina yang dipimpin oleh Dursala. Ia mengum-pulkan saudara-saudaranya.Pregiwati 3. Selain malu.arwah Kalabendana mendorong senjata sakti itu sehingga dapat mencapai pusar putra kesayangan Bima itu. Gatotkaca menjawab. Gatotkaca Sungging 4. yang menuntut agar latihan perang itu segera dihentikan. jika mampu menerima hantaman Aji Na rantaka. Gatotkaca Lair (Lahirnya Gatotkaca) 2. untuk mengadakan latihan perang di Tegal Kurusetra. Pada perang tanding itu Gatotkaca terkena pukulan Aji Gineng yang dimilliki oleh Dursala. Ia lalu berguru pada Resi Seta. Dari Resi Seta putra Bima itu mendapatkan Aji Narantaka. putra Prabu Matswapati dari Wirata. maka ia bersedia memperistri wanita cantik itu. Keinginan Gatotkaca untuk bertemu kembali dengan Dursala akhirnya terlaksana. Maka terjadilah perang tanding antara Gatotkaca dengan Dursala. Tindakannya ini dilakukan tanpa izin dan pemberita-huan dari para Pandawa. Gatotkaca saat itu juga tergugah untuk menambah ilmu dan kesaktiannya. Dalam perjalanan ia berjumpa dengan Dewi Sumpani. Aji Narantaka 12. Gatotkaca Rebutan Kikis 6. Gatotkaca Sewu 5. Gatotkaca langsung pulih seperti sedia kala. Gatotkaca dan saudara-saudaranya menolak tuntutan itu. Beberapa tahun menjelang Baratayuda. Gatotkaca pernah bertindak kurang bijaksana. Di tempat yang aman Antareja menyembuhkannya dengan Tirta Amerta yang dimilikinya. Namun. para putra Pandawa. Ia segera diamankan oleh saudara-saudaranya. yang menyatakan keinginannya untuk diperistri. Sesuai janjinya.Brajamusti 8. Baru saja latihan perang itu dimulai. para putra Pandawa. Wahyu Senapati 7.

tokoh Gatotkaca ditampilkan dalam enam wanda. Badannya kekar dan kokoh. sedangkan mukanya lebih tunduk ke bawah dibandingkan dengan wanda Tatit. penampilan peraga wayang Gatotkaca dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa diubah menjadi ksatria tampan dan gagah. yakni Gatotkaca wanda Guntur Geni. Paku Buwana II (1655 Saka atau 1733 Masehi). anak Bima itu telah bergelung rambut bundar di atas kepalanya. Yang diambil sebagai pola adalah bentuk seni rupa wayang peraga Antareja tetapi diberi praba. bahu belakang lebih tinggi dibandingkan dengan bahu depan. Dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Surakarta. wanda-wanda Gatotkaca adalah wanda Tatit yang diciptakan oleh raja Kartasura. Presiden RI. Meskipun Gatotkaca selalu dilukiskan gagah perkasa. Nama itu diberikan karena waktu lahir. Kedudukan bahu depan dan bahu belakang rata. dan Dursala. bahu belakang sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan kedudukan bahu depan. yakni Butaprepat. mukanya agak tunduk tetapi tidak setunduk pada wanda Tatit. dan Abimanyu di darat. Gatotkaca selalu bahu membahu dengan Abimanyu.Gatotkaca mengalahkan Dursala. Wanda Kilat diciptakan pada zaman pe-merintahan Paku Buwana I. Lawan-lawan Gatotkaca yang cukup sakti. Panglawung. Dalam pewayangan. yakni pada tahun 1627 Saka atau 1705 Masehi. Namun sejak Susuhunan Paku Buwana II memerintah Kartasura. sehingga menampilkan kesan gagah. dan Guntur Samodra. pinggangnya lebih ram-ping dan posisinya agak maju. Patih Kala Sakipu. Tatit. dengan wajah mirip Bima. yang seringkali dibunuhnya dengan cara memuntir kepalanya. Sukarno.1820) di Surakarta. maka dulu Gatotkaca dalam Wayang Kulit Purwa digambarkan berujud raksasa. Pelaksanaan pembuatan wayang Gatotkaca untuk ketiga wanda itu dilakukan oleh Ki Cerma Saweda dari Surakarta. lawan-lawan Gatotkaca biasanya hanyalah raksasa-raksasa biasa. Wanda Gelap mempunyai kesan bentuk badan yang lebih kekar dan tegap. mukanya tidak terlalu tunduk. ada sedikit perbedaan antara seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Surakarta dengan gagrak Yogyakarta. Gelap. Di Surakarta. Gatotkaca wanda Gelap merupakan ciptaan keraton terakhir. dengan muka agak . Kapan dan oleh siapa wanda ini diciptakan. tetapi pecinta wayang pada umumnya tidak menganggapnya memiliki kesaktian yang hebat. menambah lagi dengan tiga wanda ciptaannya. Karena Dewi Arimbi sesungguhnya seorang raseksi (raksasa perempuan). tidak diketahui dengan jelas. Nama Gatotkaca yang diberikan pada anak Bima ini berarti ‘rambut gelung bundar’. Guntur. Gatot artinya se-suatu yang berbentuk bundar. Mengenai soal wanda ini. sedangkan kata kaca artinya rambut. Gatotkaca menyambar dari udara. dan Dukun. yakni wanda Kilat. Guntur Prahara. hanyalah Prabu Kala Pracona. lengkap dengan taringnya. yakni pada zaman pemerintahan Paku Buwana IV (1788 . Bentuk badannya tegap. bahu belakang lebih tinggi dibandingkan bahu depan. Pada tahun 1960-an Ir. Boma Narakasura. Dalam perang melawan raksasa.

membagi Gatotkaca atas empat wanda. wanda Prabu yang menampilkan kesan berwibawa. merupakan wanda Gatotkaca yang tertua dalam bentuknya yang kita kenal sekarang ini. Baca Bima. lengkap dengan taringnya. Tubuh dan wajahnya dipantaskan sebagai anak Bima. seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Yogyakarta. Dengan pertimbangan bahwa wajah seorang anak tentu tidak jauh beda dengan orang tuanya. Maka terciptalah bentuk baru Gatotkaca yang disebut wanda Guntur itu. kuat. yakni wanda Kutis yang biasanya dimainkan untuk adegan perang ampyak. memerintahkan para penatah dan penyungging keraton untuk menciptakan bentuk baru peraga Gatotkaca dengan meninggalkan bentuk raksasa sama sekali. Bentuk badan Gatotkaca wanda Guntur menampilkan kesan kokoh. Wajahnya juga memandang ke bawah.datar. wanda Paseban dipakai kalau Gatotkaca sedang menghadap para Pandawa. Secara keseluruhan bentuk tubuh wanda Guntur seolah condong ke depan. agak gendut dibandingkan ukuran perut Gatotkaca pada wanda lainnya. seolah mencerminkan sifat andap asor. Pinggangnya tidak seramping pinggang Gatotkaca wanda Kilat. Sementara itu. Bentuk bagian perut Gatotkaca wanda Dukun ini. Pinggangnya langsing seperti pada wanda Kilat. Dewi. Dulu. khusus ditampilkan pada kedudukan Gatotkaca sebagai raja di Pringgadani. Sunan Amangkurat Seda Tegal Arum. dan Sukarno. wajah raksasa. dengan bahu depan lebih rendah daripada bagu belakang. sebelum diciptakan peraga Gatotkaca wan-da Guntur. Wayang Kulit Purwa menggambarkan ben-tuk Gatotkaca sebagai raksasa. raja Mataram. dengan tubuh besar. Pergiwati. . tunduk. Wanda Guntur. sedangkan wanda Dukun dipakai jika Ki Dalang menampilkan adegan Gatotkaca sedang bertapa. yang diciptakan pada tahun 1578 Saka atau 1656 Masehi.

Keseratus putra Dewi Gandari tersebut dikenal dengan nama Sata Kurawa. Ia berwajah sangat cantik dan memiliki sifat perwatakan . Dursasana (Adipati Banjarjungut). suaminya. raja negara Astina. dengan bantuan Dewi . Ia mempunyai tiga orang saudara kandung. raja negara Surateleng dengan permaisuri Dewi Yadnyagini. yang menitis pada Raden Samba/Wisnubrata. Surtayu. Arya Surabasata dan Arya Gajaksa. Dewi Gandari mempunyai sifat kejam dan bengis. Setelah Prabu Narakasura tewas dalam peperangan di negara Dwarawati melawan Bambang Sitija. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 100 (seratus) orang anak. tetapi pada waktu lahirnya berwujud gumpalan darah kental. dan atas kehendak Dewata menjelma menjadi bayi Manusia. Kartamarma (raja negara Banyutinalang).Gendari DEWI GANDARI adalah putra Prabu Gandara. Surtayuda. putra Prabu Krtesna dengan permaisuri Dewi Jembawati. Bogadatta. Kurawa terhadap Pandawa. lembut. Citraboma. Dewi Gandari menikah dengan Prabu Drestarasta. sederhana. Sesuai dengan ketentuan Dewata. Citrayuda. Putra Prasbu Kresna dengan Dewi Pertiwi dan negara Surateleng dikuasai Bambang Sitija. Dendam dan kebenciannya terhadap Pandu. Wikataboma. Diantara mereka yang terkenal dalam pedalangan adalah: Duryudana (raja negara Astina). Dewi Hagnyanawati adalah titisan Bathari Dermi. karena tiba saatnya titis Bathari Dermi harus bersatu kembali dengan titis Bathara Derma. Gardapura. menjadi penyebab utama kebencian anak-anaknya. Carucitra. istri Bathara Derma. (raja negara Turilaya). Ia mati terjun ke dalam Pancaka/api pembakaran jenazah bersama Dewi Kunti dan Prabu Drestarasta setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Gardapati (raja negara Bukasapta). Durmagati. putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa dengan permaisuri Dewi Ambika. baik budi. Dewi Hagnyanawati diperistri oleh Bambang Sitija yang setelah menjadi raja negara Surateleng dan Prajatisa bergelar Prabu Bomanarakasuira. Arya Sakuni. masingmasing bernama . raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini. Ia selalu mementingkan diri sendiri dan tidak segan-segan berkhianat serta pendendam. penuh belas kasih dan teguh dalam pendirian. Dari perkawinan ini ia memperoleh seorang putra yang diberi nama . Durmuka. yang oleh Dewi Gandari dicerai beraikan menjadi seratus potongan. Kartadenta. Durgempo. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Hangyanawati DEWI HANGYANAWATI atau Yadnyanawati adalah putri Prabu Narakasura. Arya Watubaji.

. Dewi Hagnyanawati dipertemukan dengan Raden Samba. bernama. Akhir riwayatnya diceritakan. Endang Pregiwati. Irawan gugur dalam awal perang Bharatayuda melawan Ditya Kalaseringgi. mereka kemudian meninggalkan keputrian Surateleng pergi ke negara Dwarawati. Abimanyu. dengan Dewi Ulupi. salah satu dari lima satria Pandawa. Menurut kisah pedalangan Irawan tewas dalam peperangan melawan Ditya Kalasrenggi putra Prabu Jatagempol dengan Dewi Jatagini dari negara Gowabarong. yang segera menyerang negara Dwarawati untuk merebut kembali Dewi Hagnyanawati istrinya. Sedangkan menurut Mahabharata. Wisanggeni. Wijanarka. Setelah ada kesepakatan. Ia berwatak tenang. Perbuatan Dewi Hagnyawati dan Raden Samba ini membangkitkan kemarahan Prabu Bomanarakasura. Kumalasakti. Wilungangga. Dewi Hagnyanawati mati bunuh diri terjun ke dalam pancaka (api pembakaran jenasah) bela mati atas kematian Raden Samba yang tewas dalam peristiwa perang gada sesama wangsa Yadawa Irawan BAMBANG IRAWAN adalah putra Arjuna. di keputrian negera Surateleng. Prabukusuma. raja negara Gowabarong yang berperang di pihak keluarga Kurawa/Astina. Sumitra. putri Bagawan Kanwa (Bagawan Jayawilapa-pedalangan Jawa). Endang Pregiwa. Antakadena dan Bambang Sumbada. Ia mempunyai 13 orang saudara lain ibu. Irawan lahir di pertapaan Yasarata dan sejak kecil tinggal di pertapaan bersama ibu dan kakeknya. menjelang pecah perang Bharatayuda. Kumaladewa. dari pertapaan Yasarata. jatmika. sesuai dengan takdir dewata. Bratalaras. Dewi Hagnyanawati kemudian menjadi istri Raden Samba. ayahnya sendiri. Prabu Bomanarakasura tewas dalam peperangan melawan Prabu Kresna.Wilutama. tekun dan wingit.

Dari perkawinan tersebut ia memperoleh delapan orang putra. begitu kelahiran Dewabrata. Sesuai perjanjiannya dengan Prabu Santanu. putra Prabu Pratipa dari negara Astina dengan permaisuri Dewi Sumanda. Bayi Dewabrata ia serahkan pada asuhan Prabu Santanu.Jahnawi DEWI JAHNAWI atau Dewi Gangga (Mahabharata) adalah seorang hapsari/bidadari yang turun ke Arcapada karena kutukan Bhatara Brahma. Dewi Jahnawi menikah dengan Prabu Santanu. Dewi Jahnawi kembali ke kahyangan hidup sebagai hapsari/bidadari. raja negara Astina. tetapi hanya seorang yang ia kehendaki hidup dan diberi nama Dewabrata. Ia ditetapkan akan bersuamikan Bathara Mahabhima yang karena kutukan Bathara Brahma akan menjelma menjadi putra Prabu Pratipa. Sedangkan tujuh putranya yang lain begitu lahir ia buang kesungai Gangga. .

Prabu Supala raja negara Kadi. Untuk memenuhi ambisinya. Karena niat jahatnya itu bertentangan dengan kodrat hidup dan dapat merusak ketentraman jagad raya.Jarasanda PRABU JARASANDA adalah raja negara Magada. Prabu Jarasanda berkeinginan menjadi raja besar yang menguasai jagad raya. dengan dukungan sahabat karibnya yang juga sekutunya. . Ia masih keturunan Prabu Darmawisesa. Ia sangat sakti. ingin menangnya sendiri. perkasa dan berwajah setengah raksasa. maka ia harus berhadapan dengan Bathara Wisnu. bengis. Karenanya berbadan tinggi besar. penganiaya. raja raksasa dari negara Widarba. gagah. Tubuhnya hancur terkena hantaman gada Rujakpala. berani serta selalu menurutkan kata hatinya. Prabu Jarasanda akhirnya tewas dalam pertempuran melawan Bima/Werkudara. Prabu Jarasanda berwatak angkara murka. keras hati. Prabu Jarasanda bermaksud menyelenggarakan persembahan darah seratus orang raja kepada Bathari Durga.

Tubuhnya hancur terkena panah Kyai Sarotama. Karena ia dan prajuritnya menyerang negara Mandura untuk merebut Dewi Arumbini. istri Arya Prabu Rukma.Jatagempol PRABU JATAGEMPOL adalah raja raksasa di negara Guwabarong. raja raksasa di negara Guwamiring yang tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. bengis dan selalu ingin menangnya sendiri. Prabu Jatagempol tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. . Ia ingin membinasakan keluarga Pandawa yang merupakan keturunan Prabu Pandu. istri Arya Prabu Rukma. dan mempunyai seorang anak bernama Kalasrenggi. Prabu Jatagenpol menikah dengan Dewi Jatagini. Ia masih keturunan Prabu Kalasasradewa. berwatak angkara murka. Ia masih keturunan Prabu Kalasasradewa. bengis dan selalu ingin menangnya sendiri. Prabu Jatagempol menyerang negara Amarta. Prabu Jatagempol menjadi sangat sakti. Untuk membalas dendam kematian Prabu Kalasasradewa. Karena ketekunannya bertapa. Karena ketekunannya bertapa. ayahnya. Karena ia dan prajuritnya menyerang negara Mandura untuk merebut Dewi Arumbini. Prabu Jatagenpol menikah dengan Dewi Jatagini. Prabu Jatagempol menjadi sangat sakti. Jatagempol PRABU JATAGEMPOL adalah raja raksasa di negara Guwabarong. dan mempunyai seorang anak bernama Kalasrenggi. raja raksasa di negara Guwamiring yang tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. berwatak angkara murka.

ayahnya. Prabu Sinduraja pergi ke negara Astina untuk berguru pada Prabu Pandu Dewanata. Tubuhnya hancur terkena panah Kyai Sarotama. Prabu Jatagempol menyerang negara Amarta. Jayadrata tewas oleh Arjuna di medan perang Bharatayuda sebagai senapati perang Kurawa. Jayadrata. Ia putra angkat Resi Sapwani/Sempani dari padepokan Kalingga. penuh kesungguhan dan setia. Karena ingin memperdalam pengetahuannya dalam bidang tata pemerintahan dan tata kenegaraan. Arya Tirtanata kemudian dinobatkan sebagai raja negara Sindu. Ia ingin membinasakan keluarga Pandawa yang merupakan keturunan Prabu Pandu. Oleh Resi Sapwani ia diberi pusaka gada bernama Kyai Glinggang. Prabu Jatagempol tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. berani.Untuk membalas dendam kematian Prabu Kalasasradewa. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. Jayadrata ARYA JAYADRATA nama sesungguhnya adalah Arya Tirtanata atau Bambang Sagara. dikawinkan dengan Dewi Dursilawati dan diangkat sebagai Adipati Buanakeling. Jayadrata mempunyai sifat perwatakan. Di negara Astina Jayadrata bertemu dengan Keluarga Kurawa. Arya Wirata dan Arya Surata. Ia mahir mempergunakan panah dan sangat ahli bermain gada. Kepalanya terpangkas lepas dari badannya oleh panah sakti Pasopati. dan akhirnya diambil menantu Prabu Drestarasta. Untuk menjaga kehormatan dan harga diri. dan bergelar Prabu Sinduraja. . yang tercipta dari bungkus Bima/Werkudara. ia menukar namanya dengan nama patihnya.

Abimanyu menyerang negara Plangklawati. sedangkan Prabu Jayamurcita tewas oleh Abimanyu oleh tusukan keris Pulanggeni. Raden Gatotkaca. karena ketika . putra Dewi Suryawati. dan Arya Suryakaca. raja negara Pringgandani. putra Dewi Pregiwa. Ia mempunyai dua orang saudara seayah lain ibu. Perbuatannya yang lancang tersebut menimbulkan kemarahan Abimanyu. Patih Jayasemedi tewas dalam peperangan melawan Gatotkaca. Bambang Sasikirana. raja negara Pringgandani dengan Dewi Sumpani. istri Arjuna. putra tunggal Dewi Sumbadra dengan Arjuna Dengan bantuan saudara sepupunya. raja negara Madukara (lama). putri Prabu Sarawisesa dari negara Selarengka. Sebelum menemui ajalnya. mengutus adiknya. Arya Jayasupena tidak ikut terjun kekancah perang Bharatayuda. Prabu Jayamurcita menyerahkan kekuasaan negara Plangkawati beserta gelar keprabuannya dan seluruh balatentaranya kepada Abimanyu. Merasa sangat sakti. sukmanya manunggal dalam tubuh Abimanyu. Prabu Jayamurcita. bernama. patih Jayasemedi pergi ke negara Madukara untuk melamar Dewi Sumbadra. Prabu Jayamurcita kemudian mati moksa. Jayasupena ARYA JAYASUPENA atau Jayasumpena adalah putra Gatotkaca. putri Bathara Surya dengan permaisuri Dewi Ngruni. Mereka masih keturunan Prabu Kumbala.Jayamurcita PRABU JAYAMURCITA adalah raja negara Plangkawati. Ia mempunyai adik kandung benrama Jayasemadi yang menjabat patih nagera Plangkawati.

kesetiaan. Drestadyumna dapat dihidupkan . dengan Dewi Trijata. Drestadyumna yang mengetahui perbuatannya. Gatotkaca. gesit. berani tak mengenal takut. yang merupakan raja titisan Sanghyang Wisnu yang terakhir. keberanian dan kegagahannya tak berbeda dengan Gatotkaca. selain memiliki aji sirep juga dapat beralih rupa. setia. Dari perkawinan tersebut. Jayasupena tidak bisa terbang. sabar. ibunya. tangkas dan terampil. Sesuai janji Dewata kepada Dewi Trijata. karena garis keturunan dari Resi Jembawan. Jungkungmadeya PRABU JUNGKUNGMADEYA adalah raja negara Awu-awulangit. Arya Jayasupena diangkat menjadi panglima perang negara Astina dalam masa pemerintahan Prabu Parikesit. teguh. Demikian pula dengan tabiat. Selama menjadi permaisuri Prabu Kresna. daripada tinggal di istana Dwarawati.perang berlangsung ia masih kecil. putri Gunawan Wibisana dengan Dewi Triwati (seorang hapsari/bidadari) dari negara Alengka/Singgela. Perbedaannya. Jembawati DEWI JEMBAWATI adalah Putri tunggal Resi Jembawan (berwujud kera/Wanara) dari pertapaan Gadamadana. tapi aklhirnya tewas terbunuh dalam peperangan. raja negara Dwarawati. tangguh. Tokoh Jungkungmardeya hanya dikenal dalam cerita pedalangan Jawa dan dimunculkan dalam lakon "Cocogan". Setelah berakhiornya perang Bharatayuda dan negara Astina kembali ke dalam kekuasaan negara Pandawa. Prabu Drupada kemudian meminta bantuan keluarga Pandawa. Prabu Jungkungmardeya sangat sakti. tabah dan mempunyai rasa tanggung jawab yang besar. dan Gunadewa. ia berhasil memasuki keputrian Pancala dan menculik Dewi Srikandi. Ia meninggal dalam usia lanjut dan dimakamkan di pertapaan Gadamadana. sangat berbakti dan penuh belas kasih. ia lebih sering tinggal di pertapaan Gadamadana mengasuh Gunadewa. cerdik pandai. berusaha merebut Dewi Srikandi dari tangan Prabu Jungkungmardeya. Dewi Jembawati dapat bersuamikan Prabu Kresna. Samba. waspada. Dewi Jembawati berwatak jujur. yang berwajah sangat tampan. Untuk membebaskan Dewi Srikandi. Prabu Jungkungmardeya bercita-cita ingin memperistri Dewi Srikandi. Ia berperawakan mirip dengan ayahnya. berwujud sebagai wanara / kera. Ketika lamarannya ditolak. dengan beralih rupa menjadi Arya Drestadyumna (adik Dewi Srikandi) palsu. putri kedua Prabu Drupada dengan Dewi Gandawati dari negara Pancala. ia memperoleh dua orang putra bernama . Karena mati sebelum takdir.

raja negara Dwarawati. Dewi Arimbi. Dendam Kalabendana terhadap Gatotkaca terlampiaskan saat berlangsung perang Bharatayuda. sangat jujur. putri bungsu Prabu Matswapati dengan Dewi Ni Yutisnawati. berkat kesaktian Bunga Wjayakusuma. Arwahnya mengantar/menuntun senjata Kunta yang dilepas Adipati Karna. Kalabendana mempunyai sifat dan perwatakan. Brajamusti. Prabu Jungkungmardeya akhirnya tewas dalam peperangan melawan Arjuna dengan panah Pasopati. Arimba/Hidimba. Brajalamatan dan Brajawikalpa. dari negara Wirata. Kalabendana meninggal karena pukulan/tamparan Gatotkaca yang tidak sengaja membunuhnya. raja Awangga. Tamparan Gatotkaca ke kepala Kalabendana hanya bermaksud menghentikan teriakan Kalabendana yang membuka rahasia perkawinan Abimanyu (putra Arjuna dengan Dewi Sumbandra) dengan Siti Sundari (putri Prabu Kresna dengan Dewi Pratiwi) tatkala Abimanyu akan menikah dengan Dewi Utari. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. setia. Brajadenta. . tepat menghujam masuk ke dalam pusar Gatotkaca yang mengakibatkan kematiannya. Kalabendana ARYA KALABENDANA adalah putra bungsu Prabu Arimbaka raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Arjuna yang mengejar ke negara Awu-awulangit berhasil menemukan Dewi Srikandi. Prabkesa. suka berterus terang dan tidak bisa menyimpan rahasia. bernama.kembali oleh Prabu Kresna.

Merasa sangat sakti. kepala gundul dan berhidung besar bulat seperti terong. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni dari kahyangan Setragandamayit. Dalam peperangan. dari negara Mandura. Kalakatung biasa ditampilkan sebagai anak buah Cakil atau Yayahgriwa. Dalam cerita pedalangan. Prabu Kalaruci mempunyai saudara kandung bernama Kalayaksadewa yang menjadi raja di negara Gowamiring. Kalakatung biasanya mati oleh Gareng atau Petruk.Kalakatung KALAKATUNG atau sering pula disebut dengan nama Butaterong adalah raksasa hutan. Bertubuh gemuk pendek. maka ia selalu menjadi bahan ejekan para panakawan. yang waktu itu telah diperjodohkan dengan Arya Ugrasena. seorang bidadari keturunan Sanghyang Pancaresi. putra ke-empat Prabu Basukunti. Ia masih keturnan Bathara Kalagotama. Karena pembawaannya yang agak tolol ini. ternyata tak mampu mengalahkan Prabu Kalaruci. Kalaruci PRABU KALARUCI adalah raja raksasa negara Karanggubarja. Daya berpkirnya lambat. . namun memiliki gerakan yang cekatan. Pabu Kalaruci datang ke Suralaya untuk meminang Dewi Wersini. Kalakatung biasanya berpenampilan lucu karerna suaranya yang bindeng (memiliki suara hidung yang setengah tersendat). Arya Ugrasena yang didatangan ke Suralaya.

Kalayasa PRABU KALAYAKSA adalah raja raksasa negara Garbasumanda. Ia pernah menyerang negara Kumbina. Mareka masih keturunan Bathara Kalagotama. tinggi hati dan mau menangnya sendiri. Ia mempunyai dua saudara kandung masing-masing bernama. suami dari Dewi Kunti (adik Prabu Basudewa). istri Prabu Basudewa. Prabu Kalaruci dapat dibinasakan oleh Pandu.Bathara Guru kemudian mengutus Bathara Narada turun ke Arcapada untuk meminta bantuan Prabu Pandu. Mereka masih keturunan Bathara Kalagotama. raja negara Astina. juga Prabu Basudewa tidak dapat mengalahkan Prabu Kalasasradewa. Peperangan pun tidak dapat dihindarkan antara Mandura melawan Gowamiring. untuk dapat memperistri Dewi Rumbini. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni/Bathari Durga dari Kahyangan Setragandamayit. Ia mampunyai dua saudara kandung masing-masing bernama. Berwatak angkara murka. putra ketiga Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. Prabu Kalayaksa menyerang negara Mandura. serakah. serakah. Sebagai keturnan Dewi Pramuni/Bathari Durga. yang juga kakak ipar Ugrasena (Pandu menikah dengan Dewi Kunti. Prabu Basudewa kemudian meminta bantuan Prabu Pandu. Dengan mengerahkan seluruh kekuatan angkatan perannya. pemberani dan sangat sakti. Prabu Kalayaksa nenjadi seteru negara Mandura. Dalam peperangan tersebut semua putra-putra Mandura. Kalasasradewa PRABU KALASASRADEWA adalah raja raksasa negara Guwamiring. Prabu Kalarodra raja di negara Girikadasar. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni dari Kahyangan Setragandamayit. kakak Arya Ugrasena). Arya Ugrasena. raka negara Astina. kejam. Prabu Kalarodra raja nergara Girikadasar dan Prabu Kalasasradewa yang menjadi raja di negara Guwamiring. mau menangnya sendiri. juga untuk membalas dendam atas kematian saudaranya. Prabu Kalasasradewa akhirnya tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu. dan Prabu Kalayaksa yang menjadi di negara Garbasumanda. suka menurutkan kata hati. Prabu . sejak jaman pemerintahan Prabu Baskunti. bengis. Dewi Wersini dan negara Karanggubarja kemudiasn disertahkan kepada Arya Ugrasena. Prabu Kalasasradewa sangat sakti. seperti Arya Prabu Rukma. Pandu kemudian pergi ke Suralaya dengan mengerahkan pasukan Astina dibawah pimpian patih Gandamana dan Arya Sucitra. Dalam peperangan tersebut. Selain ingin merebut Dewi Badrahini. Prabu Kalayaksa memiliki sfat dan perwatakan . yang sudah dipertunangkan dengan Arya Prabu Rukma. putri Prabu Rumbaka.

raja Mandura. Ia mati terbunuh dalam peperangan melawan Kakrasana dan Narayana. penghianat. pamannya yang sakti. Pemberontakan Kangsa gagal. Tapi akhirnya Prabu Kalayaksa mengalami nasib yang sama seperti Prabu Kalasasradewa. Prabu Basudewa akkhirnya bersedia mengakui Kangsa sebagi putranya dan diberi kedudukan Adipati di Kesatrian Sengkapura Kangsa berwatak angkara murka. berani dan selalu menurutkan kata hatinya. oleh Suratrimantra. bahkan nyaris menguasai kerajaan Mandura. permaisuri Prabu Basudewa. Setelah remaja. Dengan dukungan Suratimantra. Karena sangat sakti. karena tidak satupun putra-putra Mandura yang berthasil menandingi kesaktiannya. adik Prabu Gorawangsa. Kematian Prabu Kalayaksa bertepatan dengan kelahiran Raden Arjuna/Peermadi putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti Kangsa KANGSA. Sedangkan Suratimatra tewas melawan Bima/Werkudara. raja raksasa negara Gowabarong yang beralih rupa menjadi Prabu Basudewa dan berhasil bermain asmara dengan Dewi Mahira/Maerah (Jawa). Ia tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. Prabu Kalayaksa berhasil menguasai sebagian wilayah negara Mandura. dan sejak kecil hidup dalam asuhan ditya Suratrimantra. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti . keras hati. putra Prabu Basudewa dari permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). sering pula disebut Kangsadewa sesungguhnya putra Gorawangsa. raja negara Astina. Ia lahir di negara Bombawirayang. Kangsa berniat merebut tahta kekuasaan negara Mandura dari tangan Prabu Basudewa. ingin menangnya sendiri. Kangsa dibawa ke negara Mandura untuk menuntut haknya sebagai putra Prabu Basudewa.Kalasasradewa yang tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu di negara Mandura.

Dewi Kunti mencoba-coba mengguna-kan Aji Adityarhedaya. sekaligus rela berkorban bagi menangnya kebenaran. sedangkan Arjuna anak yang ketiga. Guru Besar itu dipersalahkan telah mengajarkan ilmu tingkat tinggi pada gadis yang belum dewasa. berjuang sendiri tanpa mengandalkan bantuan keluarga. Ilmu dipelajarinya dari gurunya. Padahal kedua ksatria itu sama-sama putra Dewi Kunti. yakni ilmu un-tuk mendatangkan seorang dewa yang dikehendakinya. bahwa kelak Dewi Kunti akan memerlukan ilmu itu. Dewi Prita alias Kunti berhasil mendatangkan Batara Surya. Ternyata ilmu ajaran Resi Druwasa itu benar-benar ampuh. Ibunya adalah Dewi Kunti alias Dewi Prita.Karna KARNA. Basukarna adalah putra sulung. Waktu masih berusia remaja. Dengan mem-baca mantra Aji Adityarhedaya. . Resi Druwasa mengaku bersalah dan bersedia menjamin keperawanan Dewi Kunti. Prabu Basukunti. Resi Druwasa. yang lebih terkenal dengan sebutan Adipati Karna adalah lawan utama Arjuna dalam Baratayuda. Ia juga menjadi perlambang bagi karakter manusia yang tahu membalas budi. padahal ia masih gadis. ***) Setelah Prabu Kuntiboja mengetahui perihal musibah yang menimpa putrinya. Dalam dunia pewayangan Basukarna merupakan profil tokoh wayang yang otodidak. walaupun untuk itu ia harus mengorbankan jiwa dan bahkan juga nama baiknya. yang se-ngaja didatangkan Prabu Basukunti ke Keraton Mandura untuk mendidik Dewi Kunti. ia amat marah dan segera memanggil Resi Druwasa. Tetapi pertapa itu juga menjelaskan. putri bungsu raja Mandura. Basukarna adalah anak buangan. Tetapi kedatangan Batara Surya yang tampan itu membuat Dewi Kunti mengandung.

. Manakala hari telah terang. menggantikan Prabu Krisna Dwipayana yang mengundurkan diri karena hendak menjadi pertapa. ia masih tergolek di tempat tidurnya. seorang sais kereta kerajaan di Keraton Astina. Bayi itu lalu diaku anak dan dipelihara dengan penuh kasih sayang oleh Adirata dan istrinya yang bernama Nyai Nanda (Dalam Mahabarata Nyai Nanda disebut Radha. Dengan ilmunya yang tinggi. Tanpa sadar ia mengamalkan Aji Adityarhedaya sambil membayangkan ketampanan Batara Surya. atau Suryatmaja. ia diberi nama Karna . karena Drona terikat aturan istana: hanya boleh mengajar para pangeran. karena anak Kunti itu memang benar hasil pertemuan ibunya dengan Batara Surya. Maka. Basukarna sering ikut ayah angkatnya ke Keraton Astina. Suatu hari ia memberanikan diri men-jumpai Begawan Drona dan minta agar guru besar itu mau menerima dirinya sebagai murid. Bayi yang malang itu kemudian ditemukan dan dirawat dengan baik oleh Adirata. dan takhta Astina diduduki oleh Prabu Pandu Dewanata.CATATAN KAKI =***) Dewi Prita mempunyai kebiasaan buruk. Kebetulan mereka memang tidak punya anak. dan matahari sudah naik. Pandu. Setelah lahir. Ketika Prabu Pandu me-ninggal dalam usia muda. sering bangun siang. Druwasa mengeluarkan jabang bayi yang dikandung melalui telinga Dewi Kunti. Menjelang masa remaja. Alasannya. Resi Krepa. sesudah masa kehamilannya cukup.yang artinya telinga. yakni putra-putra Drestarastra. Dengan demikian segala sesuatu yang diajarkan oleh kedua mahaguru itu diketahui dan dipahami dengan baik oleh Karna. Dua nama yang terakhir ini digunakan oleh sebagian besar dalang untuk menyebut Karna sewaktu masih muda. Basukarna juga disebut Radhea atau Ara-dea). Dengan penolakan itu Basukarna tetap hanya bisa belajar dengan cara meng-intip dan mencuri dengar. di telinga bayi itu terdapat Anting Mustika yang memancarkan sinar kemilau. Itulah sebabnya. Sinar terang matahari yang masuk ke kamarnya membuatnya kagum. Dalam pewayangan ia juga disebut Suryaputra. ilmu itu masuk dan diresapi oleh Kunti melalui telinganya. Tahun berganti tahun. Prabu Basukunti segera memerintahkan agar bayi itu dibuang. bayi Karna pun ditaruh dalam sebuah peti dan dihanyutkan di Sungai Gangga. Minat dan semangat Basukarna untuk belajar amat tinggi. Di sana ia selalu mengintip dan mencuri dengar dengan penuh perha-tian segala yang diajarkan oleh Resi Krepa dan Begawan Drona kepada murid-muridnya. Namun permohonan itu ditolak. Yang memerintah Astina saat itu adalah Prabu Krisna Dwipayana. dan Yama Widura. sebagai wali para Pandawa yang saat itu masih kecil-kecil. Nama lain baginya adalah Talingasmara. Sebelum bayinya dibuang Dewi Prita alias Kunti sempat memperhatikan. Itulah sebabnya. Drestarastra menggantikannya untuk sementara waktu. guru besar lainnya juga bersikap sama dengan Begawan Drona. yaitu para Kurawa dan para Pandawa.

Ini dilakukan setelah permohonan Karna untuk diterima menjadi murid resmi Begawan Drona dan Resi Krepa. Dewi Kunti tercekam oleh perasaan antara yakin dan ragu. Selain berguru secara tidak langsung pada Begawan Drona dan Resi Krepa yakni hanya dengan mendengar dan melihat dari kejauhan. ataukah sebaliknya. Yakin. Namun untuk segera mengakuinya sebagai anak. dari telinga Karna memancar sinar kemilau Anting Mustika yang telah menempel sejak dilahirkan. gerak-gerik Karna boleh dibilang sama dengan Ksatria Panengah Pandawa itu. Karna sempat pula berguru pada seorang brahmana sakti bernama Rama Parasu alias Rama Bargawa. apakah jika ia tiba-tiba mengakui Karna sebagai anak akan membuat situasi menjadi baik. ditolak. Lagi pula. Duryudana. Karna menjadi Adipati di Awangga . Dewi Kunti yang menyaksikan acara pertandingan itu. Dewi Kunti merasa tidak menemukan alasan yang tepat. Basukarna yang sejak semula menyaksikan acara itu. Dan ternyata keduanya sama kuat dan sama mahirnya. Namun Kunti juga ragu. Dengan pengaruh yang dimilikinya selaku putra Prabu Drestarastra. Tantangan Karna ini ditolak Arjuna.Untuk mengetahui sampai di mana tingkat kemajuan ilmu dan keterampilan para Pandawa dan Kurawa. secara berkala Begawan Drona dan Resi Krepa mengadakan uji keterampilan bagi mereka. yang belasan tahun sebelumnya dihanyutkan di sungai. CATATAN KAKI = ***) Menurut pewayangan. Resi Krepa dan Begawan Drona akhirnya memberikan penilaian tidak ada yang kalah dan tak ada yang menang. Walaupun ayah angkatnya telah berusaha mencegah. si Sulung dalam keluarga Kurawa segera memanfaatkan peristiwa itu. Tantangan Karna itu memang mengejutkan semua orang. karena sebagai seorang putra raja Arjuna merasa dirinya tidak pantas melayani tantangan Karna yang hanya anak seorang sais kereta. Pada acara ujian seperti itu ternyata Pandawa selalu unggul. termasuk para Kurawa. dan Anting Mustika itu pernah dilihatnya belasan tahun yang lalu. merasa panas hati melihat kesombongan dan keangkuhan Arjuna. Keduanya seimbang sama kuat. karena baik raut wajah maupun bentuk tubuh Karna seolah bayangan Arjuna. Keunggulan ini membuat Arjuna lalu bersikap sombong. ***) Dengan kedudukan Karna sebagai seorang adipati. dengan nekad Karna lalu me-nantang Arjuna untuk adu tanding dalam ketrampilan keprajuritan dengan dirinya. tidak ada lagi alasan bagi Arjuna untuk menolak tantangan itu. Pada setiap pertandingan ksatria remaja yang tampan ini selalu mendapat angka tertinggi. Selain wajahnya yang amat mirip dengan Arjuna. Adu tanding pun dimulai. saat itu juga Duryudana mengangkat Basukarna sebagai adipati di Kadipaten Awangga. Lebih-lebih Arjuna. saat itu sudah yakin benar bahwa Karna sesungguhnya adalah anak sulungnya.

dengan marah Rama Bar-gawa mengucapkan kutukannya: Kelak dalam Baratayuda. Karna harus menyamar sebagai brahmana. adik Surtikanti. walaupun telah menjadi menantunya. dengan sekuat tenaga Karna menahan rasa sakit yang alang kepalang itu. Apalagi kemudian Prabu Salya menjanjikan akan menikahkan Duryudana dengan Dewi Banowati. Untuk dapat berguru pada brahmana yang kesaktiannya tidak tertandingi siapa pun di dunia ini. Penyamaran itu terpaksa dilakukan karena Rama Bargawa amat membenci golongan ksatria. atau raja muda. Rama Bargawa justru terbangun ketika peluh Karna menetes ke wajahnya. Basukarna. Pernikahan ini sebenarnya tidak disetujui oleh Prabu Salya. raja Mandraka. terutama pada saat menghadapi Baratayuda kelak. Sejak itu timbullah kebencian Prabu Salya terhadap Karna. menyengat paha Basukarna. Karena merasa ditipu. putri Prabu Salya. Dari gurunya yang ini Basukarna antara lain mendapat ilmu Bramastra. yaitu raja penguasa di Awangga. Dan. sadarlah Sang Guru bahwa muridnya itu tentu berasal dari golongan ksatria. Saat itu seekor ketonggeng. ***) Sesudah mewariskan berbagai ilmunya. Saat itu Duryudana sudah berkedudukan sebagai Prabu Anom.yang menentukan hidup atau mati. pada saat yang genting . justru pada saat raja muda Astina itu sedang menyiapkan lamarannya pada Prabu Salya. kelak ternyata. Sewaktu tahu apa yang terjadi. sejenis kalajengking berbisa. Namun untuk menjaga jangan sampai gurunya terbangun. masalah Dewi Surtikanti itu tidak diperpanjang lagi. sehingga keringatnya bercucuran. Penyamaran Basukarna ini terbongkar manakala Rama Bargawa tidur berbantal paha muridnya. melainkan seorang ksatria. kutukan itu akan terbukti. yang telah merencanakan akan menikahkan Surtikanti dengan Duryudana. sehingga mereka terpaksa dinikahkan. . Prabu Anom Duryudana sendiri sebenarnya amat sakit hati pada tindakan Karna melarikan Dewi Surtikanti. bahkan kemudian melarikan Dewi Surtikanti. Karna akan lupa bunyi mantera ilmu Bramastra. Hanya seorang ksatria yang tangguh sanggup menahan rasa sakit yang demikian hebat. barulah Rama Bargawa sadar bahwa Karna sebenarnya bukan dari golongan brahmana. tetapi karena hasil usahanya sendiri.bukan karena hadiah atau diangkat oleh Duryudana. Karna memperoleh negeri itu setelah me-ngalahkan Prabu Karnamandra. yakni ilmu ketrampilan memanah. Namun karena keluarga Kurawa sangat memerlukan tenaga CATATAN KAKI = ***) Sebagian dalang menyebut ilmu itu Aji Kunta Bramasta. Oleh sebab itu Karna diam-diam lalu sering masuk ke Istana Mandraka dan secara sembunyi-sembunyi memadu kasih dengan sang Dewi. Basukarna menikah dengan Dewi Surtikanti.

salah lihat. Dalam perja-lanannya mencari Arjuna. dan mengaku sebagai Arjuna. Jangan sampai kedua pusaka itu lepas dari tanganmu. Ki Nartasabda. Basukarna yakin benar bahwa ia sesungguhnya adalah putra sulung Dewi Kunti. tetapi baru tiga hari sebelum pecah Baratayuda. tahu membalas budi. tetapi gagal. yaitu Batara Surya. dari aku sejak lahir engkau telah kuwarisi Anting Mustika dan Kotang Kerei Kaswargan. Yang meya-kinkan adalah penjelasan yang diberikan oleh ayahnya sendiri. dan membenci orang yang terlalu mengagungagungkan kebangsawanannya. sedangkan dengan Kotang Kerei Kaswargan engkau akan kebal terhadap senjata apa pun. teguh dalam pendirian. Waktu itu Batara Surya datang menjumpainya dan menceritakan siapa sebe-narnya Basukarna sesungguhnya. Dalam pewayangan. Yang berhasil direbut hanyalah wa-rangkanya (sarung) saja. Karna mempunyai dua orang raja besar sebagai ipar. Adipati Karna merasa berhutang budi pada Duryudana dan adik-adiknya. mengira bertemu Arjuna dan memberikan senjata Kunta Wijayandanu pada Karna. yakni Prabu Anom Duryudana. Karena selalu diperlakukan dengan baik dan dihargai oleh Kurawa. Senjata pusaka pemberian dewa itu seharusnya diberikan kepada Arjuna untuk memotong tali pusar Gatotkaca yang baru lahir. percaya diri. Itu pula yang me-nyebabkan ada sebagian pecinta wayang menggolongkan Basukarna sebagai tokoh yang berpihak pada kejahatan dan mabuk akan derajat serta kedudukan. dan Arjuna. Anting Mustika berkhasiat akan mengingatkan engkau bilamana ada bahaya mengan-cam. Bima. Meskipun sebelumnya telah tahu. putri sulung Prabu Salya. dalam lakon Banjaran Karna menceritakan bahwa Batara Surya yang tahu rencana perjalanan Batara Narada memberitahu Karna agar mencegat dewa itu. Selain seimbang kesaktiannya. siapa pun yang memintanya.Karena perkawinannya dengan Dewi Surtikanti itu. kisah mengenai senjata Kun-ta ini diceritakan dalam lakon Lahirnya Gatotkaca. penampilan dan wajah Basukarna amat mirip dengan Arjuna. Adipati Awangga itu memiliki sifat pantang berkhianat. Jadi. Batara Narada yang secara kebetulan berjumpa dengan Basukarna. ayah Arjuna akan datang menemuinya dan membujuknya dengan berbagai cara guna mele-mahkan Karna. Batara Surya juga memperingatkan agar Karna waspada. CATATAN KAKI = ***)Dalang ternama. sebab Batara Endra." . perjumpaan Karna dengan Narada bukan suatu kebetulan. dan Prabu Ba-ladewa yang sebelumnya telah menikahi Dewi Erawati. Itulah sebabnya Batara Narada pernah keliru menganggap Arjuna tatkala akan memberikan senjata Kunta Wijayandanu. "Ingatlah Karna. Berarti ia adalah saudara tua yang seibu dengan Yudistira. ***) Arjuna kemudian berusaha merebut kembali senjata pusaka itu.

Sehari menjelang Baratayuda. dengan mudah ia melepaskan kedua pusaka andalan Basukarna. engkau sungguh seorang ksatria sejati yang berbudi luhur. Bilamana Bapa Brahmana juga memberikan senjata pamungkas itu dengan ikhlas. Hanya seorang dewa saja yang akan sanggup melepaskannya . Tanpa menanyakan. . ksatria mulia. Namun. Saat itulah terjadi perdebatan dan adu pendapat di antara mereka. sebagai ganti barang yang hamba ambil.Ketika itu Basukarna menjawab: "Ayahanda. . Karenanya. Rasa simpati itu menyebabkan Batara Endra . beberapa saat setelah Prabu Kresna sebagai duta yang gagal kemu-dian dikroyok para Kurawa sehingga terpaksa me-lakukan triwikrama. Seperti yang diduga oleh Batara Surya. saat itu brahmana tua yang sebenarnya penjelmaan Batara Endra meminta Anting Mustika dan Kotang Kerei Kaswargan." Brahmana tua itu menjawab: "Jangan khawatir. Karna menolak bujukan itu dengan alasan. apa alasan brahmana itu memintanya.. dengan senang hati hamba akan menerimanya." Demikianlah. Sudah sepantasnya jika ksatria agung seperti Tuanku memiliki senjata pamungkas yang ampuh. Kresna secara khusus datang menemui Karna. Pada pertemuan empat mata.. Jika seorang brahmana datang meminta.. Namun hamba tidak memiliki kemampuan melepaskan kedua pusaka pemberian Ayahanda Batara Surya ini dari tubuh hamba. berkata: "Karna. hari itu Karna kehilangan dua pusaka yang merupakan perisai dirinya." Karena brahmana itu memang penjelmaan dewa. itu tergantung pada siapa yang memintanya. Esok harinya. sebagai seorang ksatria tentu pantang bagi hamba untuk menolaknya. dengan hati teguh dan ikhlas Karna menjawab: "Bilamana Bapa Brahmana memang menginginkan." Basukarna: "Hamba telah menyerahkan dengan ikhlas kedua barang yang Bapa Brahmana minta. tetapi mendapat pusaka pengganti sebuah senjata pamungkas... dua hari menjelang Baratayuda berlangsung Batara Endra datang menjumpainya dalam ujud seorang brahmana tua. walaupun yang diminta itu langsung menyangkut keamanan jiwa hamba . tibalah saatnya bagi Karna untuk membalas budi baik para Kurawa. terimalah pemberian hamba berupa anak panah Wijayacapa." Apa yang diperingatkan oleh Batara Surya memang terjadi.yang masih dalam ujud brahmana. Kini. Kurawa telah memberikan kemuliaan duniawi dan derajat kepangkatan kepadanya. Hamba sendiri yang akan melepaskannya. pada saat itu sebenarnya hati kecil Endra terharu dan heran menyaksikan ketulusan hati Karna. raja Dwarawati itu berusaha membujuk Karna agar bersedia menyeberang ke pihak Pandawa.. terjadi peristiwa sebagai berikut: Sebelum pulang ke Kerajaan Wirata untuk me-laporkan hasil perundingannya pada pihak Pandawa. ambillah. bahwa sebagai ksatria sudah selayaknya ia harus tahu membalas budi.

dan dengki mereka. karena membela kebenaran bagi seorang ksatria lebih mutlak harus dilaksanakan. tentu akan menyulitkan para Pandawa untuk memenangkan Baratayuda. sebagai seorang titisan Wisnu mestinya kakanda maklum. mengapa itu tidak Adinda lakukan? Apa alasannya?" Karna: "Kakanda Kresna yang bijaksana. saya sengaja membakar-bakar semangat Adinda Duryudana. Soal kalah atau menang bagi Adinda bukan lagi merupakan hal yang penting. bagaimana pun. jika Adinda Karna mau menyeberang ke pihak Pandawa. bukan berarti Adinda berperang melawan kebaikan dan kebenaran. Bahkan Maharesi Bisma." Kresna: "Tetapi." Karna: "Kakanda Kresna. Adinda tahu benar akan keserakahan mereka. Tidak satu pun saran dan nasihat baik dari para pini sepuh Astina yang mereka dengar. Adinda mengenal benar tabiat dan watak mereka. melainkan juga hanya karena menjalani darma ksatria.. mereka memang dilahirkan sebagai manusia-manusia pembawa sifat buruk yang tidak lagi dapat diperbaiki. Itulah sebabnya. sehingga Baratayuda dapat dicegah. Barata-yuda harus segera terjadi. Adinda tahu benar.. Perang itu me-rupakan pertarungan antara pihak yang benar dengan pihak yang salah. Namun. Bilamana Adinda Karna dapat mencegahnya. Yang penting. Dengan adanya Adinda di pihak Kurawa. Jadi. tentu Kurawa tidak akan meneruskan niatnya me-nempuh jalan perang. sebagai ksatria Adinda harus menjalankan kewajiban sebagai prajurit menghadapi lawannya. Saya berketetapan hati untuk memihak Kurawa. Antara kebaikan dan keadilan me-lawan keserakahan kebatilan.. Mereka hanya mengikuti hasutan jahat dari Paman Sengkuni dan Ibunda Dewi Gendari.. adik-adikku para Pandawa bukan ksatria yang takut dan enggan menghadapi kesulitan. kecuali dengan meniadakan keberadaan mereka di dunia ini. Rasanya.Kresna: "Dinda Karna. Adinda telah mengenal para Kurawa. sejak masih remaja. ." Kresna: "Saya memahami hal itu. Jika Adinda harus berperang melawan adik-adik para Pandawa. saya bujuk mereka agar jangan takut berperang. satu persatu secara pribadi sejak mereka masih kecil. culas. membalas kebaikan dengan kebaikan pula. itu semua agar Baratayuda dapat segera . Kakek Abiyasa. ." Karna: "Kakanda Kresna. Itu adalah kewajiban Adinda. Adinda berperang di pihak mereka semata-mata hanya menjalani darma ksatria. Baratayuda yang akan dimulai esok hari. Adinda berpendapat tidak ada cara lain untuk memberantas keangkaramurkaan dan kebatilan yang telah belasan tahun terjadi di Astina. bukan perang kecil. dalam hal ini soal balas budi bukanlah hal yang mutlak harus dilakukan. pendirian mereka. Dinda Karna." Karna: "Justru Adinda yang sebenarnya sangat menginginkan Baratayuda segera terjadi. jika Adinda berpihak pada para Kurawa dan berperang melawan adik-adikku para Pandawa. Resi Krepa. yang tinggi wibawanya pun tidak sanggup memperbaiki sifat-sifat buruk mereka. bukan berarti Adinda berpihak pada keangkaramurkaan. Begawan Drona. Kakanda Kresna. sifat iri." Kresna: "Mengapa? Peperangan akan selalu membawa penderitaan bagi banyak orang.

" Prabu Kresna tidak bisa berkata-kata lagi. Setelah pertemuannya dengan Prabu Kresna. Dinda Basukarna . Namun. Karenanya. Kakanda benar-benar menaruh hormat akan pendirian Adinda yang teguh itu." Kresna: "Adinda Karna." kata titisan Wisnu itu." Kresna: "Adinda Karna.. cobalah Adinda renungkan sekali lagi. jelas berbeda. Pengorbanan Adinda Karna dengan pengorbanan Adinda Arjuna. selalu harus ada yang menjadi korban. Adipati Karna pergi ke Sungai Gangga hendak mensucikan dirinya. Jika Adinda Basukarna gugur dalam Baratayuda nanti. seandainya Adinda yang menang. anak pungut Sais Adirata itu ingin lebih dahulu mensucikan tubuhnya. bahwa menurut takdir pada Baratayuda nanti Adinda harus berhadapan dengan Arjuna. maka Adinda ikhlas sebab pe-ngorbanan Adinda adalah untuk kemenangan adik-adik para Pandawa dan itu berarti pengorbanan Adinda adalah untuk tegaknya kebenaran dan keadilan.terjadi sebagaimana seharusnya. Seandainya Adinda yang gugur. Baratayuda adalah peristiwa yang menjadi sarana untuk memusnahkan segala yang jahat dan yang angkara.. Namun dengan adanya Dinda Basukarna di pihak Kurawa. Hati kecilnya merasa. "Semoga Yang Maha Mengetahui selalu memberikan berkah kepadamu. Sedangkan jika Dinda Arjuna yang gugur.. Dengan penuh haru dipeluknya putra sulung Kunti itu erat-erat." Karna: "Itu pun Adinda pahami. Tidakkah hal ini Dinda pertimbangkan?" Karna: "Adinda memahami hal itu. Baratayuda tentu akan berlangsung lebih lama dan korban di kedua pihak akan lebih banyak. Coba renungkan hal itu. bu-kankah jer basuki mawa beya? Kakanda Prabu Kresna tentu sudah faham benar. lewat tengah hari. sebelum menghadap pada Sang Pencipta. secara kebetulan Karna bertemu dengan Dewi Kunti yang juga baru saja selesai mensucikan tubuhnya. Adinda tahu. . ia akan gugur dalam perang besar antarke-luarga Barata itu. kita semua belum tahu. Demikian pula. Untuk mencapai masyarakat dunia yang tenteram dan damai. maka ia akan dianggap sebagai pahlawan pembela keberaran. bagaimana pun. kali ini Dewi Kunti juga berusaha membujuk Adipati Karna agar mau menyeberang ke pihak Pandawa. dan selalu harus ada yang dikor-bankan. sejarah akan mencatat Adinda Karna gugur karena berperang di pihak yang salah. Arjuna pun sebagai ksatria harus ikhlas karena pengorbanannya tentu tidak sia-sia. Hamba tidak peduli lagi tentang bagaimana sejarah akan mencatat nama Adinda. Di tepi sungai yang dianggap suci itu. Biarlah nama baik Adinda hancur karena sikap Adinda dalam menjalankan darma. Karena nama baik itu pun telah Dinda ikhlaskan sebagai pengorbanan demi tegaknya kebenaran dan keadilan . bukankah sebagai ksatria kita tidak boleh memperhitungkan untung rugi dalam menjalankan darmanya? Adinda berperang di pihak Kurawa karena menjalankan darma Adinda sebagai ksatria. Adinda Basukarna tewas karena membela pihak angkara. sebagaimana perjumpaanya dengan Prabu Kresna. Biarlah sejarah mencatat Adinda sebagai pembela nafsu angkara pihak Kurawa. Itu sudah merupakan hukum alam yang berlaku pada zaman apa pun. dan siapa yang akan unggul. Sekali lagi. Namun. Entah siapa yang akan kalah.

. Basukarna berkata dengan lembut: "Ibunda Dewi Kunti yang hamba hormati. anakku?" Kunti tidak lagi dapat menahan air matanya. Engkau tentu juga tahu. Hamba yang hina ini memahami benar kepedihan hati Ibunda Dewi. bukankah kita tidak dapat hanya menyalahkan keadaan? Bilamana Ibunda Dewi Kunti mengharapkan agar hamba menyeberang ke pihak Pandawa dan meninggalkan Kurawa. sangat berharap engkau tidak berdiri di pihak yang berlawanan dengan adik-adikmu. Ibunda tentu juga tahu. Namun."Basukarna anakku. Hamba juga mengerti bahwa karena keadaan pula hamba sekarang berdiri di pihak Kurawa yang merupakan lawan para Pandawa. Namun. dengan menguatkan hati." Kunti: "Karna. keadaan telah membuat hamba terpaksa berpisah dengan adik-adik hamba." Dengan penuh hormat Karna menjawab: "Ibunda Dewi Kunti yang amat hamba hormati.. Namun. cobalah engkau renungkan barang sejenak. engkau adalah prajurit sejati. ada yang . anggaplah kepedihan itu sebagai pengorbanan Ibunda untuk ketentraman dan kedamaian masyarakat banyak. Arjuna. bahwa Baratayuda adalah salah satu sarana dan jalan untuk membebaskan dunia dari keangkaramurkaan yang selama ini dilakukan oleh para Kurawa. Hamba akan menjadi pengkhianat bagi Kurawa yang selama ini telah memberikan derajat dan kemuliaan pada hamba.. Karna Anakku. Namun.. Dapatkah engkau membayangkan. yang membalas kebaikan orang dengan pengkhianatan. Hamba ingin agar Ibunda Kunti dapat merasakan kebahagiaan serta bangga. Basukarna pun terharu mendengar kata-kata yang diucapkan oleh wanita yang dulu melahirkannya itu. Engkau seorang ksatria utama. ibumu ini." Kunti: "Tetapi . Ibunda mengerti. Namun hamba mohon. salah satu dari kalian berdua akan menjadi korban kekejaman perang besar itu. . Hanya karena keadaan yang membuatmu terpaksa bergabung dengan pihak Kurawa. engkau terpaksa berpisah dengan adik-adikmu para Pandawa. bukan alasan bagi hamba untuk mengecewakan harapan para Kurawa yang mengandalkan kekuatan hamba . Selain harus menjalani darmamu sebagai seorang ksatria. Tidak adakah keinginanmu untuk membahagiakan wanita yang telah melahirkanmu?" Karna: "Ibunda Dewi Kunti. manakala ia tahu dua orang putranya saling ber-hadapan di medan perang dengan tekad akan saling membunuh? Dapatkah kau bayangkan itu. Ada yang ditakdirkan harus mengorbankan jiwanya. bilamana hamba dapat menjalankan darma hamba sebagai seorang ksatria. dalam Baratayuda nanti besar kemungkinan engkau akan berhadapan dengan adikmu... sebenar-benarnyalah bahwa engkau itu anak sulungku. perang besar akan terjadi esok hari. Para dewa dapat menjadi saksi. Aku. Jika harapanku ini engkau kabulkan.. junjungan hamba. betapa remuknya hati seorang ibu. adik-adik hamba. Tentu saja hamba ingin membahagiakan Ibunda Dewi.. Anakku. maka itu berarti hamba menyalahi darma hamba sebagai seorang ksatria. berarti engkau membahagiakan wanita yang pernah melahirkanmu. Baratayuda yang akan dimulai esok hari. Bergabunglah engkau bersama kelima adikmu. Hamba akan menjadi manusia yang tidak tahu membalas budi. Hamba mengerti. . engkau pun mempunyai kewajiban menjalankan darmamu sebagai seorang putra terhadap ibumu. Tidak bisa tidak.. Hanya karena keadaan.. Semua orang yang melangkah pada jalan darmanya harus ikut berkorban demi ketentraman dunia.

aku telah kehilangan engkau. maka ia akan gugur sebagai pahlawan.. Demikian pula. tidak terlaksana. Doaku untukmu. Biarlah aku memelukmu barang sejenak.. . karena bisa jadi Duryudana akan memilih jalan damai... Ibunda Dewi dapat membanggakannya. mengorbankan orang yang disayanginya. karena sebagai ksatria ia harus tahu membalas budi kepada Kurawa yang sudah memberinya kedudukan. tentunya tidak terkecuali Ibunda Dewi.. maafkanlah Ibumu ini. Kunti lalu berkata: "Anakku.. Aku tidak lagi dapat merangkai kata-kata. buah hatiku . derajat dan pangkat. Dalam Baratayuda. Penggunaan senjata pamungkas ini se-benarnya sama sekali di luar rencananya. Sikap Basukarna yang siap untuk mati dalam pe-rang juga dibuktikan ketika ia menolak tawaran bantuan Naga Ardawalika yang diam-diam akan ikut menyerang Arjuna. Jika hamba gugur.. maka hamba bukan mati sebagai pengkhianat" Kunti merasa. Ibunda Dewi pun boleh merasa bangga karena hamba tewas dalam menjalankan darma hamba sebagai seorang prajurit. Aku tidak berkesempatan merawat.." Dengan air mata bercucuran Dewi Kunti memeluk anak sulungnya. Dan. kumohon kepadamu. ketika tahu bahwa Adipati Karna gugur. Bilamana ternyata dalam Baratayuda nanti Adinda Arjuna yang terpaksa menjadi korban. jika ia tidak ikut beperang. Tanpa bantuan Suyudana dan keluarga Kurawa lainnya." Pertimbangan Karna dalam mengambil keputusan itu adalah. tidak akan ada manfaatnya ia membujuk Karna lebih lanjut. penguasa Astina itu mulai khawatir. anakku. Walaupun tawaran bantuannya ditolak. anakku . Tetapi. Puluhan tahun. memelihara dan mengasihimu. jika ini terjadi berarti kesewenangan di dunia akan tetap berjalan terus. tetapi ksatria Pandawa itu pun berhasil membunuhnya. kemuliaan. dan . sebagai ksatria. bilamana hamba yang tewas dalam perang tanding itu. izinkan aku memelukmu. ia akan tetap dikenal sebagai anak sais kereta Adirata. Ardawalika atas inisiatifnya sendiri langsung menyerang Arjuna. ia merencanakan penggunaan senjata sakti yang hanya dapat sekali digunakan itu untuk menghadapi Arjuna. sejak engkau masih berujud bayi merah. Pertimbangan yang lain adalah.. Semula Adipati Karna menolak karena ia sedang mencari- . Karna. Namun sewaktu Gatotkaca memporakpo-randakan barisan prajurit Kurawa dan membunuh beberapa adik Duryudana. Di tengah pertempuran Duryudana mencari Basukarna dan memintanya untuk menghadapi Gatotkaca. Karena itu. pada hari ke-15 berhasil membunuh Gatotkaca dengan senjata Kunta Wijayandanu. mungkin Baratayuda akan gagal. Basukarna sebagai panglima perang di pihak Kurawa. walaupun tentu dalam kesedihan se-orang ibu yang kehilangan putra. Untuk itu. Kesedihanku sebagai seorang ibu. anakku. batal.harus mengorbankan suaminya. Sekarang ibu para Pandawa itu tahu benar keteguhan hati anak sulungnya itu.. membuat tenggorokanku serasa tersumbuat. Hati kecil Basukarna memang menaruh dendam pada Arjuna sejak ksatria Pandawa itu menghinanya di hadapan umum dengan menolak mengadu ketrampilan dengannya. menciumi ubunubunnya. Sejak ia menerima Kunta dari tangan Batara Narada. sambil berkata terisak di sela tangisnya: "Restuku untukmu.

Ia minta agar Basukarna melupakan dulu dendam pribadinya. Basukarna . Duryudana dengan cepat melerai. Agar seimbang dan tampak sederajat. seorang anak pungut sais kereta bernama Adirata. Kedua kereta perang yang berisi dua ksatria utama itu seolah menjadi primadona pertempuran. Tetapi Arjuna yang selalu waspada segera menangkis serangan keris itu dengan gendewa pusakanya. Panah sakti itu hanya menyambar mahkota gelung rambut Arjuna. dibidikkan tepat ke leher Arjuna. kereta perang Arjuna dikemudikan Sri Kresna. Ia telah mendarmabaktikan jiwanya pada Kerajaan Astina yang telah mengangkat derajatnya dari kedudukan anak sais menjadi seorang adipati. Namun. Basukarna. bahwa perang ini bukan perang pribadi. Di medan perang Karna menggunakan kereta perang bernama Jaladra. Dan. tetapi bidikannya tidak tepat lagi. ibu kandung yang tidak pernah menyusui. ia minta agar mertuanya Prabu Salya bersedia menjadi saisnya. Peristiwa itu menambah kebencian raja Mandraka itu pada menantunya itu. dan mengasihinya. sedangkan kereta perang Arjuna bernama Jatisura. yang paling tepat adalah Prabu Salya. Putra Bima itu memang berhasil dikalahkannya. Panah Wijayacapa meluncur deras. Basukarna sudah tidak lagi memiliki senjata andalan. Hanya karena bujukan Duryudana. Karena desakan Duryudana ini. CATATAN KAKI = ***) Menurut salah satu versi Ma-habarata di India. Supaya dirinya sederajat dengan Arjuna. kereta perangnya juga harus dikendalikan seorang raja. Alasannya. Duryudana lalu meng-ingatkan. Sementara itu. Permintaan ini amat menyakitkan hati Prabu Salya dan serta merta raja Mandraka itu mendampratnya. raja Dwarawati. gugur dalam keyakinan untuk menjalankan darmanya sebagai ksatria utama. Sesaat berikutnya Arjuna me-lepaskan anak panah pusaka Pasopati dan tepat menebas leher Basukarna. sehingga kereta perang yang dikendarainya tergoncang. sebagaimana dikehendakinya. Ia juga telah merelakan jiwanya untuk membahagiakan Dewi Kunti. kemudian membujuk Prabu Salya. namun dengan demikian ia kehilangan Kunta Wijayandanu. dan lebih memikirkan kemenangan bagi seluruh Kurawa. Basukarna terpaksa menghadapi Gatotkaca. bila ini terjadi tentu akan membuat ibunya lebih berduka. ketika tubuh Karna roboh ke bumi. seorang anak yang terbuang sejak bayi. akhirnya Salya mau menuruti permintaan Basukarna. melesat ke arah dada Arjuna. mengasuh. pada saat yang tepat Prabu Salya menarik tali kekang kuda. dan menurut anggapannya. dan mengatakannya sebagai menantu yang tidak tahu diri. keris Kyai Jalak Kaladite yang disandangnya lepas dari warangkanya (sarung keris) dan melayang. ***) Karna yang berperang dengan sepenuh hati akhirnya gugur sebagai ksatria utama dalam Bara-tayuda. maka Arjunalah yang harus tewas dalam perang tanding itu. Waktu berperang tanding melawan Arjuna.cari Arjuna. Karena jika bukan dia yang gugur. Pada suatu kesempatan Basukarna melepaskan panah pusakanya Wijayacapa.

Bhs. Kematian Dewi Surtikanti membuat Adipati Karna amat marah. Karna lalu melepaskan seluruh senjatanya. . Kejadian ini membuat marah Prabu Salya dan Prabu Anom Duryudana. turun dari kereta. Suatu hari. Patih Adimanggala gugur bersama (sampyuh . namun tidak seorang pun yang percaya. Mulanya ksatria itu memasuki keputren dan berasyikmasyuk dengan Dewi Surikanti. ksatria itu segera lari membawa sang Dewi. putri Prabu Salya. maka ia akan dijatuhi hukuman sebagai si Penculik. ia juga merupakan besan. hu-bungan Basukarna dengan Duryudana. agar Arjuna melepaskan anak panahnya. Tanpa banyak bicara Karna segera membunuh Patih Adimanggala. Permadi sanggup. Karna terpanah dalam keadaan tidak bersenjata. Ketika mereka dipergoki para dayang istana dan terjadi ke-ributan.gugur karena siasat licik Kresna. ia selalu mengikuti berita dari medan perang yang disampaikan oleh Patih Adimanggala. Pada saat Baratayuda berlangsung. Ia mengira suaminya gugur di palagan Ba-ratayuda. Tetapi versi lain menyebutkan. Kelak Warsakusuma kawin dengan Dewi Lesmanawati. sesuatu yang sebenarnya terlarang dalam Baratayuda. yaitu Warsasena dan Warsakusuma. Jadi. tidak sanggup menghadapi kesaktian ksatria tampan itu. putri Prabu Anom Duryudana. Prabu Salya dan Duryudana langsung menu-duh Permadi (nama panggilan Arjuna selagi muda) sebagai pelakunya. Para prajurit yang berusaha menghalanginya. Waktu itu salah satu roda kereta perang Karna terperosok ke dalam lumpur. Resi Bisma lalu mengambil kebijaksanaan: Permadi harus mencari pelaku penculikan atas Dewi Surtikanti dalam waktu tiga hari. karena sebenarnya Dewi Surtikanti akan dikawinkan dengan raja muda Astina itu. Kisahnya begini: Suatu ketika Keraton Mandraka geger karena Dewi Surtikanti dilarikan oleh seorang ksatria muda yang tampan. Ia mempersalahkan Adimanggala. Basukarna mendapat dua orang putra. Tanpa pikir panjang Surtikanti bunuh diri dengan mencabut patrem (keris kecil) lalu menusukkannya ke dadanya sendiri. yang menyebut bahwa pria yang melarikan sang Putri itu sangat tampan. Jawa) ketika ia bertempur melawan Patih Udawa. Dengan demikian. Dari perkawinannya dengan Dewi Surtikanti. abang satu ibu lain ayah. Pada saat itu Kresna memberi isyarat. Dari keterangan para dayang. selain sebagai ipar. patih Kadipaten Awangga itu menyampaikan be-rita yang tidak jelas. yakni patih Kadipaten Awangga. Dewi Surtikanti meninggal karena bunuh diri. sehingga Dewi Surtikanti salah mengerti. Permadi mencoba membantah. Bila dalam waktu itu Permadi tidak berhasil. kemudian mencoba mendorong kereta itu untuk membebaskan roda kereta yang terbenam di lumpur. Perkawinan Basukarna alias Basusena dengan Dewi Surtikanti sebenarnya dapat berlangsung dengan bantuan Arjuna.

Duryudana juga berusaha tetap memelihara persahabatannya dengan Karna. sehingga penguasa Astina itu memilih jalan peperangan daripada perdamaian. sekaligus membujuknya agar Karna diterima sebagai menantu. mengenai peran Basukarna dalam memantik api perang Baratayuda ada dua versi. Sebagian dalang menceritakan bahwa Basukarna sengaja menyulut api perang dengan maksud agar angkara murka keluarga Kurawa cepat hancur punah dengan terjadinya perang besar itu. . Basukarna bersedia membawa kembali Dewi Surti-kanti ke Mandraka. ksatria Pandawa itu minta agar Basukarna menurut dibawa ke Mandraka sebagai tertuduh. yang dianggapnya telah memberikan malu kepadanya. Sedangkan Duryudana yang amat kecewa karena gagal kawin. namun ia membesar-besarkan hati dan membakar semangat Prabu Anom Duryudana. Setelah tahu apa yang terjadi. dan terjadilah perang tanding. Batara Narada lalu Lakon-lakon Yang Melibatkan Basukarna Pandadaran Siswa Sokalima Bale Sigala-gala Suryatmaja . Karna sebenarnya adalah putra sulung Dewi Kunti yang ketika masih bayi dibuang ke Sungai Gangga dan ditemukan oleh Adirata. yang diharapkan bantuannya pada saat pecah Baratayuda kelak. Lagi pula. Permadi menemukan Dewi Surtikanti di Istana Awangga. ia sanggup mengorbankan jiwanya. Karna menolak. Basukarna diakui oleh Prabu Salya sebagai menantu. Ia tahu benar kekuatan Kurawa dan sekutunya tidak akan sanggup menandingi para Pandawa. Dengan penjelasan itu mereka pun berdamai. Guna me-nyirnakan angkara murka. Narada menjelaskan bahwa sebenarnya keduanya bersaudara. Dalam pewayangan di Indonesia. Adu ketrampilan dan kesaktian di antara keduanya begitu seru sehingga kahyangan goncang karenanya. Sedangkan Permadi adalah anak Kunti yang keempat. walaupun hati kecilnya masih tetap tak menyukai Karna. Diterangkan. terpaksa menerima kenyataan itu. Karenanya. Usaha Permadi ini berhasil. dan bahkan juga nama baiknya.Dalam waktu singkat. dewa itu segera melerainya.Surtikanti Brantalaras Rabi Banjaran Karna Salya Gugur Bisma Gugur Karna Tanding turun ke dunia untuk melihat apa yang menjadi penyebabnya. karena Permadi menyanggupi akan memintakan maaf pada Prabu Salya.

Karna ternyata sanggup. Dalam Mahabarata. sikap Basukarna menyulut api peperangan disebabkan karena dendamnya pada para Pandawa. ketika Pandawa kalah main dadu dan Drupadi sebagai barang taruhan dipanggil untuk diper-malukan oleh para Kurawa. Adipati Awangga itu juga sangat membenci Dewi Drupadi. raja Pancala (di pewayangan Pancala disebut Cempalaradya) hendak men-carikan jodoh bagi Dewi Drupadi. Kebencian Basukarna pada Dewi Drupadi disebabkan karena peristiwa berikut ini: Ketika Prabu Drupada. Dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa tokoh Basukarna dirupakan dalam dua wanda. Lihat juga Kunti." Kata-kata Dewi Drupadi ini amat menyakitkan hati Basukarna. tidak akan mungkin saya menikah dengan pria berdarah sudra (orang biasa. terutama pada Arjuna yang dinilainya angkuh. Setelah para peserta lain gagal mengangkat gendewa pusaka. selain dendam pada Arjuna. Basukarna adalah salah seorang pesertanya. Waktu itu Adipati Karna sengaja memanas-manasi Dursasana agar mene-lanjangi Dewi Drupadi di hadapan umum. . Tanpa bicara apa pun ia lalu berjalan keluar istana. Kelak. bukan bangsawan). Namun pada saat itu Dewi Drupadi berseru dengan nyaring: "Saya adalah putri raja besar. Basukarna.Sebagian dalang yang lain menyebutkan. yakni wanda Badru (Bedru) dan wanda Lontang. Ksatria teladan lainnya adalah Kumbakarna dan Bambang Sumantri. atau Basusena. Gambaran tentang pribadi Basukarna dalam pewayangan pada umumnya memang sedikit lebih baik dibandingkan dengan yang tergambar dalam Kitab Mahabarata. Basukarna berkesempatan membalas sakit hatinya. dan Arjuna.1881) dipilih sebagai salah satu tokoh dari tiga orang ksatria teladan dalam Serat Tripama. yang dalam pewayangan lebih sering disebut Adipati Karna. oleh Sri Mangkunegara IV (1853 . Dewi.

Bomawikata. Citrayuda. Dursasana (Adipati Banjarjungut).Kartamarma KARTAMARMA adalah salah seorang diantara 100 orang keluarga Kurawa (Sata Kurawa) yang terkemuka. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Durgempo. lincah. Ia berbadan besar. Citraboma. Kartawiyoga berwatak keras hati. Ia mati dibunuh oleh Bima setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Surtayuda. Gardapura. Diantara saudaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah. Kartadenta. Citraksa. putra Abimanyu dengan Dewi Utari. Ia menikah dengan Dewi Karastri. Duryudana (raja Negara Astina). Durmuka. Surtayu. Kartamarma tidak mati di medan perang Bharatayuda. tatkala bersama Aswatama menyeludup masuk ke dalam istana negara Astina dengna niat menculik dan membunuh bayi Parikesit. Setelah mertuanya meninggal. Kartapiyoga KARTAPIYOGA atau Kartawiyoga adalah putra Prabu Kurandageni dari negara Tirtakandasan. Citraksi. Kartamarma memliki perwatakan. putri raja Banyutinalang. Wikataboma. gagah dan berwajah setengah raksasa. pandai bicara. cerdik. keras hati. Gardapati (raja negara Bukasapta). Kartamarma dinobatkan menjadi raja di Banyutinalang. Durmagati. berani dan selalu menuruti kata hati. . agak pengecut dan selalu ingin enaknya sendiri. Bogadatta (raja negara Turilaya). Carucitra. Ia putra Prabu Drestarasta raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati.

penghianat. raja negara Astina. Kencakarupa berwatak keras hati. Upakeca / Rupakeca. Bagawan Abiyasa. yang digunakan Resi Palasara dan Dewi Durgandini menyeberangi sungai Gangga. Kancakapura terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. Ia tercipta dari kemudi perahu yang pecah terbentur batu besar. putra Prabu Baladewa dengan Dewi Mahindra dari negara Mandura yang datang bersama Arjuna. Kencakarupa juga mempunyai tiga saudara angkat lainnya. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Prabu Santanu. Tubuhnya hancur terkena hantaman Alugara.Nama Kartawiyoga mulai dikenal karena dengan kesaktiannya ia nekad memasuki keputrian negara Mandaraka dan menculik Dewi Erawati. Setatama. Namun sebelum maksud Kartawiyoga terlaksana. dengan Dewi Durgandini. ingin menangnya sendiri. putri sulung Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati. Dewi Erawati ia larikan ke negara Tirtakandasan dengan maksud akan diperistri. yaitu. yaitu. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. berani dan . Gendawana dan Dewi Ni Yutisnawati / Rekatawati. Rajamala. satu dari lima satria Pandawa untuk membebaskan Dewi Erawati. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. telah datang menyusul Kakrasana. Kencakarupa KENCAKARUPA atau Kecaka (Mahabharata) adalah putra angkat Resi Palasara. Akhirnya Kartawiyoga tewas dalam peperangan melawan Kakrasana. Citragada dan Wicitrawirya. dari padepokan Retawu.

Ia hidup sebagai pendeta wadat (tidak bersentuhan dengan wanita). Krepa mati oleh tangan Adipati Karna. setia dan penuh pengabdian. Karena mahir dalam ilmu falsafah ia diangkat menjadi penasehat kerajaan. Dari padepokan Sokalima Sejak muda Krepa mengabdi di negara Astina sejak masa pemerintahan Prabu Pandu. dan diangkat menjadi Parampara/Ahli nujum kerajaan. Setatama dan Gandawana melakukan pemberontakan untuk mengulingkan kekuasaan raja Wirata. Ada beberapa versi tentang akhir hidup Resi Krepa. Krepa berwatak jujur. Sangat sakti dan mahir dalam olah keprajuritan mempergunakan senjata gada dan lembing/tombak. Dalam Mahabharata diceritakan. . Krepa mati oleh panah Arjuna setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Kisah lain menyebutkan. Prabu Matswapati.selalu menurutkan kata hati. Akhir riwayatnya diceritakan. karena ia menentang pengangkatan Adipati Karna menjadi Senapati Agung Kurawa. Resi Krepa hidup sampai jaman Prabu Parikesit. Kencakarupa tewas dalam peperangan melawan Bilawa/Bima karena bersama saudaranya Rupakenca. tatkala ia bersama Aswatama menyenludup masuk ke dalam istana Astina untuk membunuh Parikesit. Krepa RESI KREPA atau Kirpa (Mahabharata) adalah putra kedua Prabu Purungaji. raja negara Tempuru dengan permaisuri Dewi Uruwaci. Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Krepi yang kemudian menjadi istri Resi Drona. Cerita Pedalangan menyebutkan.

Ia pernah beralih rupa menjadi Kuda Sembrani betina untuk menolong Bambang Kumbayana/Resi Drona terbang menyeberangi lautan. sampai akhir hayatnya. Dewi Krepi kemudian menjadi isteri Bambang Kumbayana. Ia mempunyai adik kandung bernama Krepa/Kirpa yang menjadi pendeta Istana Negara Astina. Dewi Krepi mempunyai kesaktian dapat beralih rupa menjadi apa saja yang ia kehendaki. raja negara Tempuru dengan Permaisuri Dewi Uruwaci. dan berputra seorang lelaki bernama Bambang Aswatama.Krepi DEWI KREPI atau Kirpi (Mahabharata) adalah putri sulung Prabu Purungaji. Dewi Krepi tetap menetap di negara Tumpuru. Ketika Resi Drona dan Aswatama tinggal di negara Astina dan berhasil membangun padepokan Sokalima. .

Kembang Wijayakusuma. kemudian naik tahta bergelar Prabu Sri Bathara Kresna. berputra . istri turunan sebagai titisan Sanghyang Wisnu.Dewi Setyaboma. putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. berputra . Senjata Cakra. putri Nagaraja dari Sumur Jalatunda. Aji Pameling dan Aji Kawrastawan. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). seorang swarawati keraton Mandura.Dewi Pratiwi. 2.Dewi Rukmini. dari negara Lesanpura. berputra: Saradewa (berwujud raksasa). Selain sangat sakti dan dapat bertiwikrama. dan mempunyai adik lain ibu bernama Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng. Terompet/Sangkala Pancajahnya. 3. 4. Ia mendapat negara Dwarawati setelah mengalahkan Prabu Narasinga. Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari. putri Resi Jembawan dengan Dewi Trijata dari pertapaan Gadamadana. Kaca paesan. Arya Setyaka. putri Prabu Setyajid/Arya Ugrasena dengan Dewi Wersini.Kresna PRABU KRESNA yang waktu mudanya bernama Narayana. Prabu Kresna juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa. Samba dan Gunadewa (berwujud kera). putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi. Bambang Sitija dan Dewi Siti Sundari. .Dewi Jembawati. putri Prabu Bismaka/Arya Prabu Rukma dengan Dewi Rumbini dari negara Kumbina. Prabu Kresna mempunyai 4 (empat) orang permaisuri : 1. Ia lahir kembar bersama kakaknya. berputra . antara lain. Kakrasana. ia juga mempunyai pusaka-pusaka sakti. adalah putra Prabu Basudewa. Prabu Kresna adalah titisan Sanghyang Wisnu yang terakhir.

Kumaladewa BAMBANG KUMALADEWA adalah putra Arjuna. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra bernama. Ia wafat dalam keadaan bertapa dengan perantaraan panah seorang pemburu bernama Ki Jara yang mengenai kakinya. raja Boja. Bima/Werkundara dan Arjuna. Antakawulan dan Bambang Sumbada. Putranya tersebut bernama Basukarna/Aradea atau Suryatmaja yang setelah menjadi raja di negara Awangga dikenal dengan nama Adipati Karna. Selain memiliki berbagai ilmu kesaktian. kakaknya. satria Pandawa putra Prabu Pandu. Wisanggeni. Dengan penuh kecintaan ia mengasuh dan mendidik dua orang anak tirinya. tenang. Sebelum menikah dengan Prabu Pandu. Endang Pregiwa. Ia berwatak penuh belas kasih. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Kumalasakti. Wilugangga.Setelah meninggalnya Prabu Baladewa/Resi Balarama. Abimanyu. putri Bagawan Wilwuk/Wilawuk dari pertapaan Pringcendani. Daya khasiat minyak Jayengkaton. putra Prabu . Arya Basudewa. Bratalaras. ia juga memiliki cupu berisi minyak Jayengkaton pemberian kakeknya. Akhir riwayatnya diceritakan gugur pada awal pecah perang Bharatayuda melawan Prabu Salya raja negara Mandaraka. Kumaladewa tinggal bersama ibu dan kakeknya di pertapaan Pringcendani. Sejak kecil. bernama. Nakula dan Sadewa. Dewi Kunti telah mempunyai seorang putra dari Bathara Surya sebagai akibat kesalahannya merapal/membaca mantera Aji Pepanggil/Aji Gineng ajaran Resi Druwasa. dengan Dewi Jimambang. Dewi Kunti menikah dengan Prabu Pandu. putra Bagawan Abiyasa dengan Dewi Ambiki. Endang Pregiwati. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama. Kumaladewa juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu. Wijanarka. Sumitra. Kumaladewa mempunyai sifat dan perwatakan. raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Prabu Kresna menginginkan moksa. Dewi Kunti sangat menyenangi dan mempelajari ilmu-ilmu kejiwaan/kebatinan. maka ia akan dapat melihat semua mahluk halus/ mahluk siluman. Kunti DEWI KUNTI atau Dewi Prita (Mahabrata) adalah putri kedua Prabu Basukunti. Puntadewa. setia dan wingit. pemberani. apabila dioleskan pada pelupuk mata. raja negara Astina. baik tingkah lakunya dan sangat berbakti. dan musnahnya seluruh Wangsa Yadawa. Bambang Irawan. putri Prabu Kunti. Bagawan Wilawuk.

Ia yang bermaksud membunuh Abimanyu.Pandu dengan Dewi Madrim. putra kedua Adipati Karna. melebihi kecintaannya pada putra-putranya sendiri. akhirnya tewas oleh Abimanyu karena lebih dahulu tertusuk keris Pulanggeni. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Banowati putri Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Leksmanamandrakumara BAMBANG LESMANAMANDRAKUMARA dikenal pula dengan nama Bambang Sarajakusuma (pedalangan Jawa). Ia mempunyai kakak kandung bernama Leksmanamdrakumara/Bambang Sarajakusuma. Dewi Laksmanawati sangat dimanja oleh orang tuanya. Ia mempunyai kakak kandung . yang setelah perang Bharatayuda diangkat menjadi punggawa istana negara Astina dibawah pemerintahan Prabu Parikesit. raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Tejawati. Ia mempunyai daya pikir yang lambat dan agak pengecut. Madrim DEWI MADRIM atau Dewi Madri adalah putri Prabu Mandrapati. Ia adalah putra sulung Prabu Suyudana/Duryudana. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Warsaka. menarik hati. yang menjadi istri Arya Warsakapura. Ia jarang sekali keluar dari lingkungan istana. putra kedua Adipati Karna dengan Dewi Surtikanti dari negara Awangga. raja negara Awangga dengan permaisuri Dewi Surtikanti. putri Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Dewi Kunti mati moksa bersama-sama dengan Dewi Gandari dan Prabu Drestarasta setelah selesainya perang Bharatayuda. Akhir riwayatnya diceritakan. Dewi Leksmanawati menikah dengan Arya Warsakusuma. Lesmanamandrakumara ikut terjun di medan pertempuran perang Bharatayuda. Hidupnya serba mewah. keinginanya selalu terlaksana. Lesmanamandrakumara sangat dimanja oleh orang tuanya. Wataknya bersahaja. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Banowati. gaya dan kata-katanya serba menarik. putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra yang sudah dalam keadaan tak berdaya. Leksmanawati DEWI LEKSMANAWATI adalah putri Prabu Suryudana/Duryudana. Lesmanamandrakumara mempunyai seorang adik perempuan bernama Dewi Lesmanawati.

. Ia termasuk keturunan Wangsa Yadawa. Kangsa tidak sepenuhnya putra Gorawangsa. Ketika Kangsa tewas dalam peperangan melawan Kakrasana dan Narayana. Dewi Madrim berwatak penuh belas kasih. Kedua putra kembarnya. Dari perkawinan tersebut. setia. Dewi Maerah telah mengalami malapetaka. sehingga berhak mendapat pengakuan sebagai putra Prabu Basudewa. Prabu Mandrapati menjadi raja negara Mandaraka menggantikan ayahnya. ia terjun kedalam Pancaka (api pembakaran jenazah) ikut bela pati atas kematian suaminya. Dewi Maerah diboyong ke Sengkapura. Dengan dukungan Suratrimantra. sabar dan Wingit. raja negara Mandura. Prabu Pandu. Nakula dan Sadewa yang masih bayi kemudian diasuh oleh Dewi Maerah DEWI MAERAH atau Dewi Mahira (Mahabharata) adalah putra Prabu Kurandapati. Prabu Mandradipa yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. Dewi Madrim menikah dengan Prabu Pandu. Dewi Maerah yang dalam keadaan hamil ditempatkan di negara Bombawirayang. raja negara Astina dan menjadi permaisuri ke dua mendampingi Dewi Kunti. bahwa ia sesungguhnya permaisuri Prabu Basudewa. Kangsa pergi kenegara Mandura. ia berputra dua orang kembar yang diberi nama Nakula dan Sadewa. Akhir riwayat Dewi Madrim diceritakan. diserahkan kepada ditya Suratrmantra. Dengan tidak disengaja dan disadarinya. Ia mempunyai adik kandung bernama Dewi Mahindra atau Dewi Maekah (pedalangan Jawa). raja raksasa negara Gowabarong yang beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu. Di tempat pengasingannya itu Dewi Maerah melahirkan seorang putra lelaki yang berwujud setenah raksasa yang diberi nama Kangsa atau Kangsadewa. Ia akhirnya diakui sebagai putra Prabu Basudewa dan diangkat menjadi Adipati di Sengkapura.bernama Narasoma. digauli oleh Prabu Gorawangsa. raja negara Widarba. tetapi juga putra Prabu Basudewa. diusir keluar dari negara Mandura. raja negara Mandura. Dewi Maerah ikut Mandrapati PRABU MANDRAPATI adalah putra Prabu Mandradipa raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Ayutamayi. Dewi Maerah menceritakan keadaan sebenarnya. Setelah Kangsa dewasa dengan terus terang. adik Prabu Gorawangsa. Atas perbuatannya itu ia mendapat hukuman. yang berdasarkan garis keturunan masih memiliki hubungan dengan keluarga Mandura dan Dwarawati (Wangsa Yadawa) Wangsa Boja dan Wangsa Kuru (Kurawa dan Pandawa). Oleh Kangsa. yang setelah menjadi raja Mandaraka bergelar Prabu Salya. Dewi Maerah dan Dewi Maekah keduanya menjadi permaisuri Prabu Basudewa.

tahu membalas guna dan selalu bertindak adil. seorang hapsari/bidadari. dan dikarunia 2 (dua) orang putra. Pendeta raksasa di pertapaan Argabelah. Mandrapati PRABU MANDRAPATI adalah putra Prabu Mandradipa raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Ayutamayi. Pendeta raksasa di pertapaan Argabelah. Akhir riwayatnya diceritakan. sabar. Prabu Mandradipa yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. Ia bersahabat karib dengan Bagawan Bagaspati. ikhlas. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil. Resi Mayanggaseta pernah diminta bantuannya oleh keluarga Pandawa agar . Narasoma dan Dewi Madrim.Prabu Mandrapati menikah dengan Dewi Tejawati. salah satu dari tujuh puncak Gunung Saptaarga. Prabu Mandrapati meninggal karena bunuh diri akibat tidak tahan menanggung malu atas perbuatan putranya. Narasoma yang sangat tercela membunuh Bagawan Bagasapati. percaya akan kekuasaan Tuhan. percaya akan kekuasaan Tuhan. Ketika negara Mertani berhasil ditahklukkan dan dikuasi oleh keluarga Pandawa menjadi negara Amarta. Mandrapati mempunyai watak. dan kerajaan Jodipati berada dalam kekuasaan Bima/Werkudara. Ia bersahabat karib dengan Bagawan Bagaspati. dan dikarunia 2 (dua) orang putra. di daerah kerajaan Jodipati. Prabu Mandrapati menikah dengan Dewi Tejawati. yang berdasarkan garis keturunan masih memiliki hubungan dengan keluarga Mandura dan Dwarawati (Wangsa Yadawa) Wangsa Boja dan Wangsa Kuru (Kurawa dan Pandawa). Narasoma yang sangat tercela membunuh Bagawan Bagasapati. Menurut purwacarita. yaitu. Akhir riwayatnya diceritakan. yaitu. seorang hapsari/bidadari. ikhlas. wilayah negara Mertani. sabar. Resi Mayanggaseta masih keturunan Resi Supalawa. Ia termasuk keturunan Wangsa Yadawa. Mayanggaseta RESI MAYANGGASETA atau Resi Pracandaseta (cerita pedalangan) berwujud kera/wanara putih dan bertempat tinggal di pertapaan Pandansurat. padepokan Pandansurat dimerdekakan. kera putih andel kepercayaan Resi Manumayasa/Kanumayasa di pertapaan Paremana. Narasoma dan Dewi Madrim. Prabu Mandrapati meninggal karena bunuh diri akibat tidak tahan menanggung malu atas perbuatan putranya. menjadi tanah perdikan yang bebas darti pembayaran pajak atau upeti. Prabu Mandrapati menjadi raja negara Mandaraka menggantikan ayahnya. Mandrapati mempunyai watak.

Pada mulanya Resi Mayanggaseta menolak. Nakula tidak akan dapat lupa . Selain itu ia juga masih keturunan Resi Supalawa. salah satu dari lima satria Pandawa. tatkala keluarga Pandawa dan Dewi Kunti dalam upaya menyelamatkan diri dari rencana pembunuhan oleh keluarga Kurawa dalam peristiwa ru. sangat berbakti.bersedia menari di alun-alun negara Dwarawati sebagai persyaratan memeriahkan upacara perkawinan antara Arjuna dengan Dewi Wara Sumbadra. Ia lahir kembar bersama adiknya. Namun setelah ia kalah berperang melawan Gagakbaka. sebab walau berwujud kera ia seorang brahmana yang juga bisa berbicara dan beradat istiadat sebagaimana manusia. Nagagini DEWI NAGAGINI adalah putri Hyang Anantaboga dengan Dewi Supreti dari Kahyangan Saptapratala. Dari perkawinan tersebut. putra Prabu Pandu raja negara Astina. Dewa Tabib. Bima mengutus patih Gagakbaka ke pertapaan Pandansurat. Akhir riwayatnya tidak banyak diceritakan. dari negara Mandaraka. Puntadewa. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti. Resi Mayanggaseta akhirnya bersedia memenuhi permintaan Bima dan keluarga Pandawa untuk pergi ke negara Dwarawati. Dewi Nagagini mempunyai sifat dan perwatakan. memperrtunjukkan kemahirannya menari. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Nagatatmala. adik Prabu Kresna raja negara Dwarawati. setia. Nakula NAKULA yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Pinten (nama tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan sebagai obat) adalah putra ke-empat Prabu Pandudewanata. manusia kera kekasih dewata. Untuk meminta kesediaan Resi Mayanggaseta. Dewi Nagagini menikah dengan Bima/Werkundara. Ia mahir menunggang kuda dan pandai mempergunakan senjata panah dan lembing. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim. Nakula juga menpunyai tiga saudara satu ayah. dengan permaisuri Dewi Kunti. dari negara Mandura bernama. Konon ia mati moksa karena usia lanjut. Mereka bertemu. Sahadewa atau Sadewa (pedalangan Jawa).ah damar di hutan Wanayasa (peristiwa "Bale Sigala-gala") sampai di Kahyangan Saptapratala. cinta terhadap sesama makhluk dan suka menolong. karena ia merasa dihinakan/direndahkan martabatnya. Bima/Werkundara dan Arjuna Nakula adalah titisan Bathara Aswi. putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati. lahir seorang putra yang diberi nama Arya Anantareja.

dan memperoleh dua orang putra masingmasing bernama.tentang segala hal yang diketahui karena ia mepunyai Aji Pranawajati pemberian Ditya Sapujagad. Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala) dan memperoleh seorang putri bernama Dewi Sritanjung. "Banyu Panguripan/Air kehidupan" pemberian Bhatara Indra. Nakula mempunyai dua orang isteri yaitu . . setia. Dewi Sayati putri Prabu Kridakirata. Ia tinggal di kesatrian Sawojajar. Nakula diangkat menjadi raja negara Mandaraka sesuai amanat Prabu Salya kakak ibunya. Dari perkawinan itu Nakula mendapat anugrah cupu pusaka berisi air kehidupan bernama Tirtamanik. 1. Setelah selesai perang Bharatyuda. Nakula mempunyai watak jujur. putri Resi Badawanganala. Senapati negara Mretani. wilayah negara Amarta. taat. raja negara Awuawulangit. Nakula mati moksa bersama keempat saudaranya. 2. Ia juga mempunyai cupu berisi. Dewi Srengganawati. kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita. belas kasih. Dewi Madrim. Akhir riwayatnya diceritakan. Bambang Pramusinta dan Dewi Pramuwati. tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia.

Narasinga menjadi sangat sakti. Ia tewas dalam .Narasinga PRABU NARASINGA adalah raja negara Dwaraka/Dwarawati. Karena ketekunannya bertapa. Ia merebut negara Dwarawati setelah menewaskan Prabu Yudakalakresna dalam satu peperangan. adik mendiang Prabu Yudakalakresna diangkatnya menajadi Senapati perangnya. Prabu Narasinga tidak terlalu lama memerintah negara Dwarawati. Ia masih bersaudara dengan Prabu Narakasura. Arya Singamulangjaya. Setelah mengangkat dirinya menjadi raja negara Dwarawati bergelar Prabu Narasingamurti. yang berarti masih keturunan Bathara Kalayuwana. putra Bathara Kala dengan Bathari Durga/Dewi Pramuni dari kahyangan Sentragandamayit/Ganda Umayi. raja negara Surateleng.

Ia gugur dalam pertempuran melawan Prabu Salya. enam keturunan dari Bathara Brahmanakanda. dan Bambang Sitija menjadi raja Surateleng. Pada saat berkobarnya perang Bharatayuda. Arya Nirbita memiliki sifat dan perwatakan . raja negara Dwarawati dengan Dewi Pretiwi. putri Prabu Basukesti dari negara Wirata. Pancatnyana DITYA PANCATNYANA adalah patih negara Surateleng pada masa pemerintahan Prabu Narakasura. putra Prabu Basudewa. raja negara Mandaraka. Setelah ayahnya. Arya Nirbita memangku jabatan pimpinan pasukan negara Wirata terjun ke medan perang membela keluarga Pandawa. putra Sanghyang Brahma. jujur.. oleh Prabu Matswapati ia diangkat menjadi patih negara Wirata menggantikasn ayahnya. Ketika Prabu Narakasura tewas dalam peperangan melawan Bambang Sitija. yang merebut negara Dwarawati dengan bantuan keluarga Pandawa. patuh pada perintah dan sangat berbakti kepada negara dan rajanya. putra angkat Resi Palasara dengan Dewi Durgandini/Dewi Setyawati. Arya Nirbita pernah berguru pada Resi Parasara di padepokan Paremana. Arya Setatama tewas dalam pertempuran melawan Jagalabilawa/Bima karena terlibat dalam tindakan makar menggulingkan Prabu Durgandana/Matswapati yang dilakukan Rupakenca dan Kencakarupa. Senapati perang Dwarawati. Ibunya bernama Dewi Kandini. Karena itu selain sakti. Arya Nirbita sangat pandai bermain gada dan senjata trisula. selain berguru pada ayahnya.peperangan melawan Narayana. salah satu puncak gunung Saptaarga dalam hal ilmu kasidan/kesaktian. manusia yang tercipta dari seekor menjangan/kidang sewaktu Resi Palasara menjadi raja di kerajaan Gajahoya. Nirbita ARYA NIRBITA adalah putra Arya Setatama. andel Resi Palasara. putra Prabu Kresna. ia juga cerdik dan mahir dalam tata gelar perang. Sedangkan dalam olah keprajuritan. ia juga berguru pada Rajamala pamannya. putri Arya Kidangtalun. Arya Singamulajaya tewas dalam peperangan melawan Arya Setyaki putra Arya Ugarsena/Prabu Setyajid dengan Dewi Wersini.Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama Arya Kawakwa. Arya Nirbita menikah dengan Dewi Kuwari. raja negara Mandura dari permaisuri Dewi Mahendra/Maerah (Jawa). dari negara Lesanpura. Pancatnyana tetap menduduki jabatan patih. Selain sakti. Pancatnyana pula yang mengatur strategi perang dan menghancurkan angkatan . setia.

kekuasaan Pancatnyana semakin besar. Ramayana dan Pramasata 2.perang negara Prajatisa di bawah pimpinan Prabu Bomantara yang menyerang negara Surateleng. Bratalaras. Dewi Tamioyi 3. Dewi Niyedi 5. akhir riwayatnya diceritakan : Prabu Parikesit meninggal karena digigit Naga Taksaka sesuai dengan kutukan Brahmana Granggi yang merasa sakit hati karena Prabu Parikesit telah mengkalungkan bangkai ular hitam di leher ayahnya. putri Prabu Matswapti dengan Dewi Ni Yustinawati dari negara Wirata. Abimanyu. Pregiwa juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu bernama. Parikesit PARIKESIT adalah putra Abimanyu/Angkawijaya satria Plangkawati dengan permaisuri Dewi Utari. ia menjadi patih Surateleng/Prajatisa dan orang kepercayaan Prabu Bomanarakasura (nama gelar Bambang Sitija setelah menjadi raja Surateleng dan Prajatisa). Kumalasakti. Antakadewa dan Bambang . Parikesit lahir di istana Astina setelah keluarga Pandawa boyong dari Amarta ke Astina. Pergiwa ENDANG PREGIWA adalah putra Arjuna. Dewi Dangan. Ia seorang anak yatim. Wilugangga. Prabu Bomantara tewas dalam peperangan melawan Prabu Sitija/Narakasura. Dewi Puyangan. nama gelar Prabu Yudhistira setelah menjadi raja negara Astina. Dalam kitab Adiparwa. Dewi Gentang. Prabakusuma. berputra . Kumaladewa. Prabu Parikesit mempunyai 5 (lima) orang permasuri dan 8 (delapan) orang putra. Parikesit naik tahta negara Astina menggantikan kakeknya Prabu Karimataya. Ramaprawa dan Basanta. ia masih dalam kandungan ibunya. Yudayana dan Dewi Pramasti 4. yaitu . Ia berwatak bijaksana. putri Bagawan Sidik Wacana dari pertapaan Andong Sumiwi. salah satu dari lima satria Pandawa. berputra . Bagawan Sarmiti. Akhir riwayatnya diceritakan. 1. Sumitra. Ketika negara Prajatisa disatukan dengan Surateleng. berputra . jujur dan adil. raja negara Praiggandani dalam peristiwa persengketaan hutan Tunggarana. Pancatnyana tewas dalam peperangan melawan Prabu Gatotkaca. Dewi Impun. Wijarnaka. berputra . Dewi Satapi/Dewi Tapen. karena ketika ayahnya gugur di medan perang Bharatayuda. Ia mempunyai saudara kandung yang merupakan adik kembarnya bernama Endang Pregiwati. Bambang Irawan. berputra . dengan Dewi Manuhara.

Brajamusti. Ia mempunyai tujuh saudara kandung. Pregiwati juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu. yang berarti masih saudara sepupunya sendiri. Arjuna. Sejak kecil Endang Pregiwati dan kakaknya. ia mempunyai seorang putra yang diberi nama Arya Sasikirana. Pregiwa menikah dengan Raden Gatotkaca. Prabakusuma. jujur. putri Bagawan Sidik Wacana dari pertapaan Andong Sumiwi. Antakadewa dan Bambang Sumbada. Brajawikalpa dan Kalabendana. putra Bima dengan Dewi Arimbi. Baru setelah remaja. Dari perkawinan tersebut. Kumaladewa. bernama. putra Prabu Pandu raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Bratalaras. raja negara Amarta dengan Dewi Drupadi yang berarti masih saudara sepupu sendiri. baik budi. Pregiwati memiliki sifat dan perwatakan. Dewi Arimbi. Arya Kalabendana menentang rencana pemberontakan Brajadenta dan tiga saudaranya yang akan merebut kekuasaan dan tahta kerajaan Pringgandani dari tangan Dewi Arimbi. Ia mempunyai saudara kandung yang merupakan kakak kembarnya bernama Endang Pregiwa. Wilugangga. Abimanyu. Pregiwa tinggal di pertapaan Andong Sumiwi bersama ibu dan kakeknya. putra Prabu Puntadewa. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. setia. Pergiwati ENDANG PREGIWATI adalah putri Arjuna. bernama. Bambang Irawan. Dewi .Sumbada. ia dan Pregiwati meninggalkan pertapaan pergi ke Mandukara untuk mencari ayahnya. Brajadenta. Ketika Gatotkaca naik tahta menjadi raja Pringgandani mengantikan ibunya. Brajalamatan. berbakti dan teguh dalam pendirian. Arjuna. Sumitra. Prabakesa mempunyai sifat dan perwatakan. Arimba/Hidimba. Pregiwa memiliki sifat dan perwatakan. Prabakesa ARYA PRABAKESA atau Prabakeswa (Mahabharata) adalah putra ke-empat Prabu Arimbaka. Wijanarka. setia. Pregiwati menikah dengan Raden Pancawala. Sejak kecil Pregiwa dan adik kandungnya. menarik hati/merakati dan mudah tersinggung. Baru setelah remaja ia dan Pregiwa pergi ke Madukara untuk menemui ayahnya. raja negara Pringgondani. Ia dan adik bungsunya. sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun). jujur. dengan Dewi Manuhara. setia. Pregiwati tinggal di pertapaan Andong Sumiwi bersama ibu dan kakeknya. Kumalasakti. sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun).

Detya Sakipu pergi ke Suralaya meminang/melamar Dewi Gagarmayang. Prabakusuma gugur pada awal perang Bharatayuda bersama-sama dengan Sumitra. Ia adalah putra Arjuna. Kumalasakti. Prabakesa diangkat menjadi patih negara Pringgandani. besar tanggung jawabnya. Sumitra. Wijarnaka. satria Pandawa putra Prabu Pandu. yaitu. Dewi Mustakaweni kemudian menjadi istri Prabakusuma. Prabakusuma BAMBANG PRABAKUSUMA di dalam pedalangan Jawa disebut dengan nama Bambang Priyambada. Bratalaras. baik tingkah lakunya. putra Dewi Arimbi dari negara Pringgandani dengan Bima/Werkudara yang waktu itu belum berumur sepekan.Arimbi. Ia sangat sakti. dipinjam ke Suralaya sebagai jago kadewatan melawan Prabu Pracona . Konon ia masih keturunan Prabu Jonggirupaksa raja negara Jonggarba. Prabu Pracona dan Sakipu mengamuk di Suralaya. Wijanarka dan Antakadewa saat melawan Resi Bisma. Dewi Mustakaweni. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti. tenang. dengan Dewi Supraba. juga ahli dalam ilmu pengobatan. Endang Pregiwati. Bambang Irawan. Prabakusuma mempunyai sifat dan perwatakan. Atas keputusan Bathara Guru. Prabakusuma lahir di Kahyangan Kainderan saat Arjuna menjadi raja di Suralaya bergelar Prabu Kariti sebagai anugerah Sanghyang Jagadnata/Sanghyang Manikmaya atas jasanya membunuh Prabu Niwatakawaca. Wilugangga. Pracona PRABU PRACONA adalah raja raksasa dari negara Tasikwaja. Kumaladewa. bengis dan selalu ingin benarnya sendiri. Wisanggeni. Akhir riwayatnya diceritakan. jatmika. berwatak angkara murka. Wilugangga. Prabu Pracona ingin mempunyai isteri seorang bidadari. Abimanyu. atau sering pula disebut negara Gilingwesi. gugur dalam perang Bharatayuda bersama-sama Gatotkaca melawan Adipati Karna. Akhir riwayatnya diceritakan. Bambang Tetuka/Gatotkaca. mengalahkan semua para Dewa. raja raksasa dari negara Manikmantaka. Antakawulan dan Bambang Sumbada. putri Prabu Niwatakawaca dari negara Manikmantaka. raja negara Awangga. Karena lamarannya ditolak Bathara Guru. halus. Ia kemudian mengutus patihnya. Prabakusuma pernah menjadi penyelamat keluarga Pandawa. Ia mempunyai 13 orang saudara lain ibu. Endang Pregiwa. putri Bathara Indra. Ia berhasil merebut kembali pusaka Jamus Kalimasada dari tangan si pencuri.

Arya Pragota mempunyai adik kandung bernama Arya Adimanggala yang menjadi patih Adipati Karna di negara Awangga. ia mempunyai dua orang saudara bernama. Kedua putranya. Dewi Pratiwi sesungguhnya istri Bathara Wisnu. seorang gembala dan tinggal di kabuyutan Widarakanda/Widarakandang.dan Kasipu. Pratiwi DEWI PRATIWI adalah putri Prabu Nagaraja. putri Ken Sagupi dengan Arya Prabu Rukma. kalau bicara disudahi dengan gelak tawa yang berderai. Bambang Sitija menjadi raja di negara Surateleng dan bergelar Prabu Bomanarakasura. putra Ken Sagupi dengan Prabu Basudewa. Prabu Pracona dan Patih Sakipu akhirnya tewas dalam peperangan melawan Bambang Tetuka yang sebelunya telah dimasukan kedalam kawah Candradimuka. yaitu. senang bergurau. setelah selesainya perang Bharatayuda. Arya Udawa. Suaranya lantang. Akhir riwayatnya diceritakan. Ken Sagupi. yaitu : Bambang Sitija dan Dewi Siti Sundari. juga ikut turun sebagai putra Prabu Kresna. raja di kerajaan Sumur Jalatunda. Ia menjadi patih negara Mandura mendampingi Prabu Baladewa. diaduk dengan segala macam senjata milik para Dewa. Arya Pragota mempunyai perawakan tinggi besar dan gagah. Arya Pragota dianggap sebagai putra Ken Sagupi dengan Antagopa. dengan Ken Sagupi. Pragota ARYA PRAGOTA konon adalah putra Arya Ugrasena yang setelah naik tahta negara Lesanpura bergelar Prabu Setyajid. Setelah Ken Sagupi dikawinkan dengan Antagopa. . Dewi Pratiwi ikut menjadi isteri Prabu Kresna. selain Arya Adimanggala ia mempunyai dua orang saudara. Dewi Setyaboma (istri Prabu Kresna) dan Arya Setyaki. dan Dewi Rarasati/Larasati. Wresni dan Andaka. Dewa keadilan dan kesejahteraan. Selain itu dari garis keturunan Arya Ugrasena. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Pratiwanggana. putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra. seorang swarawati Keraton Mandura. Sedangkan Dewi Siti Sundari menjadi isteri Abimanyu atau Angkawijaya. Arya Pragota tewas dalam peristiwa perang gada antara keluarga sendiri Trah Yadawa. Sedangkan dari garis keturunan ibunya. Ketika Bathara Wisnu turun ke Mancapda dan menitis pada Narayana/Prabu Kresna.

penuh belas kasih dan sangat berbakti terhadap suami. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti. putra sulung Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka. Prabu Puntadewa menikah dengan Dewi Drupadi. Puntadewa adalah titisan Bathara Darma. Bima/Werkudara dan Arjuna. dan sangat berbakti. Setelah Pandawa berhasil membangun negara Amarta di hutan Mertani. Dewi Pujawati/Setyawati mati bunuh diri. bernama Nakula/Pinten dan Sahadewa/Tansen. putra Prabu Pandu dengan Dewi Madrim. Pujawati DEWI PUJAWATI adalah putri tunggal Bagawan Bagaspati brahmana raksasa dari pertapaan Argabelah. setia. Dewi Surtikanti. Prabu Puntadewa mempunyai pusaka kerajaan berwujud payung bernama Kyai Tunggulnaga dan sebuah tombak bernama Kyai Karawelang. putri Prabu Mandrapati dari negara Mandaraka. Puntadewa dinobatkan sebagai raja negara Amarta bergelar Prabu Darmakusuma. Sitija. Puntadewa PUNTADEWA adalah putra sulung Prabu Pandudewanata. Ia juga terkenal pandai bermain catur. Ia juga bergelar Prabu Yudhistira karena dalam tubuhnya menunggal arwah Prabu Yudhistira. Akhir riwayatnya diceritakan. Ia mempunyai watak. percaya atas kekuasaan Tuhan. Perkawinan Dewi Pujawati dengan Narasoma/Prabu Salya dikarunia lima orang putra. ikhlas. Dewi Banowati. Karena kesetiaanya terhadap suaminya itulah maka oleh Prabu Salya namanya diganti menjadi Dewi Setyawati. . seorang hapsari/bidadari. Ia mempunyai dua orang adik kandung masing-masing bernama . Dewi Pujawati berwatak. penuh belas kasih. masing-masing bernama. Ia sangat sakti dan memiliki pusaka Cangkok Wijayamulya. jujur. raja jin negara Mertani. Ia menikah dengan Narasoma/Prabu Salya. dan mempunyai seorang putra bernama Pancawala. sabar. jujur. Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata.Dewi Pratiwi berwatak setia. dengan Dewi Darmastuti. Prabu Salya yang gugur di medan perang Bharatayuda. ikut bela pati sebagai rasa cinta dan baktinya terhadap suamiya. Dewi Erawati. dan dua orang adik kembar lain ibu. yang kemudian diberikan kepada putranya. putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil dan jujur. putri Prabu Drupada dengan Dewi Gandawati dari negara Pancala. sabar. tekun dalam agamanya.

raja negara Mandaraka. Purocana PUROCANA adalah patih Mangkubumi negara Astina di bawah pemerintahan prabu Pandudewanata. Prabu Puntadewa menjadi raja negara Astina bergelar Prabu Karimataya / Kalimataya. Sayangnya ia berwatak lilck dan culas. dan berhasil menewaskan Prabu Salya. Sedangkan keluarga Pandawa selamat berkat terowongan yang dibuat Yamawidura. Purocana menjadi perencana dan palaksana pembangunan "Rumah Damar" di hutan Wanayasa untuk membiunasakan keluarga Pandawa. Sesudah berakhirnya perang Bharatayuda. Purocana juga ahli dalam tata bangunan. serta berjiwa penjilat. Dengan demikian kekuasaannya di bawah patih utama. . Prabu Puntadewa memimpin perjalanan moksa para Pandawa yang diikuti Dewi Drupadi menuju ke Nirwana. putra Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandarini dari negara Pancala.Dalam perang Bharatayuda. Purocana tetap menjabat sebagai patih Manmgkubumi dan menjadi orang keprcayaan Patih Sakuni. Akhirnya Purocana ikut mati terbakar dalam peristiwa kebakaran "Rumah Damar" yang dibuatnya sendiri. Arya Gamdamana. Prabu Puntadewa tampil sebagai senapati perang Pandawa. Setelah menobatkan Parikesit. Purocana ikut membantu Arya Sakuni merebut kedudukan patih negara Astina dengan mencelakakan Arya Gandamana. Selain ahli dalam tata pemerintahan dan kenegaraan. Ia seorang arsitek ulung. Atas perintah Arya Sakuni. putra Abimanyu dengan Dewi Utari sebagai raja negara Astina. Setelah Drestarasta menjadi raja negara Astina menggantikan Prabu Pandu.

tidak bisa mati selama masih terkena air. masing-masing bernama . Menurut ketentuan dewata. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. keduanya putra Dewi Duragandini dengan Prabu Santanu. Di dalam cerita pedalangan Jawa. Gandawana dan Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati. Ia maju ke medan pertempuran memimpin sendiri prajurit negara Petapralaya. Tokoh Prabu Radeya hanya ditampilkan dalam lakon "Alap-alapan Surtikanti". kisah perkawinan Basukarna/Suryaputra dengan Dewi Surtikanti. Rajamala akhirnya tewas dalam peperangan melawan Bima. Dalam peristiwa perang besar Bharatayudha antara keluarga Pandawa dan Kurawa di Tegal Kurusetra. yang waktu itu hidup menyamar dinegara Wirata dengan nama Balawa. Prabu Radeya berpihak pada keluarga Kurawa. sebagai tindakan Rajamala yang ingin menjamah Salidri nama samaran Dewi Drupadi. Dewi Nirada. Citragada dan Wicitrawiya. Prabu Radeya memperoleh dua orang putra-putri. Prabu Radeya mempunyai anak angkat bernama Basukarna atau Aradeya yang sesungguhnya putra Bathara Surya dengan Dewi Kunti. bernama. Duryudana dan Bima. Ia sangat sakti. Kecaka/Kencakarupa. Ia terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. Setatama. Dari perkawinannya dengan Dewi Nirada. Prabu Radeya tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. berani. ingin selalu menangnya sendiri dan selalu menurutkan kata hati. Rajamala berwatak keras hati. hanya ada lima orang satria yang dapat mengalahkan dan membunuh Rajamala. Rajamala juga mempunyai tiga orang saudara angkat lainnya yaitu : Bagawan Abiyasa. Rajamala RAJAMALA adalah putra angkat Resi Palasara. putri Prabu Basukunti raja negara Mandura. Upakeca/Rupakenca. Ia tercipta dari mala penyakit Dewi Durgandini/Dewi Lara Amis yang tertelan seekor ikan betina.Radeya PRABU RADEYA adalah raja negara Petapralaya. dari padepokan Retawu dengan Dewi Durgandini. sais kereta kerajaan Astina. Basukarna diambil sebagai anak ketika Prabu Radeya masih menjalani bulan madu dengan istrinya. sebagai persyaratan agar segera mempunyai anak sendiri.Sedangkan menurut Mahabharata yang mengambil Basukarna sebagai anak adalah suami-istri Adirata dan Ni Rada. raja negara Astina. Adipati Karna. Resi Balarama/Baladewa. . Bambang Suryanirada dan Dewi Suryawati. putri kedua Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. yaitu: Resi Bisma.

sangat menginsyafi. istri pertama Arjuna. setelah lebih dulu mengalahkan Prabu Kurandageni. .Rarasati DEWI RARASATI atau Dewi Larasati. raja negara Tasikmadu dengan permaisuri Dewi Retnawati. Bambang Sumitra dan Bratalaras. dan Arya Pragota serta Arya Adimanggala. mengerti dan menguasai dirinya. Arjuna yang dimintai bantuan oleh keluarga kurawa. Ia sangat dekat hubungannya dengan Dewi Sumbadra. putra Ken Sagupi dengan Arya Basudewa. yaitu : Arya Udawa. untuk dapat menerima pinangan Prabu Duryudana. Dewi Rarasati dianggap sebagai putri Ken Sagupi dengan Antagopa. Setelah Ken Sagupi dikawinkan dengan Antagopa. Gajah putih berpawang wanita/putri ini pernah menjadi persyaratan Dewi Banowati. Ia memiliki tabiat senang menyenangkan hati orang lain. seorang swarawati keraton Mandura. putri prabu Jayaindra dengan Dewi Ceklatoma. Selain pandai dalam mengurus rumah tangga. Dewi Rarasati mempunyai seorang saudara bernama Dewi Rukmini (istri Prabu Kresna). patuh dan berbakti. Dewi Rarasati menikah dengan Arjuna dan menjadi isterinya yang pertama. putri ketiga Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. putri Arya Prabu Rukma. konon adalah putri Arya Prabu Rukma yang setelah naik tahta negara Kumbina bergelar Prabu Bismaka. keduanya putra Ken Sagupi dengan Arya Ugrasena. Retna Kasimpar DEWI RETNA KASIMPAR adalah putri Prabu Jayaindra. ia mempunyai tiga orang saudara. Arya Prabu Rukma. Ia mahir menggunakan senjata panah dan keris. Dewi Retna Kasimpar kemudian menjadi isteri Arjuna. Sedangkan dari garis keturunan ibuny. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. sabar. Dewi Rarasati juga pandai berolah keparajuritan. Ia mempunyai saudara lain ibu bernama Dewi Retnajuwita. Dari perkawinan tersebut ia tidak mempunyai putra. berhasil mendapatkan Dewi Retna Kasimpar dan gajah putihnya. seorang gembala dan tinggal di Kebuyutan Widarakanda/Widarakandang. Dari garis keturunan ayahnya. Dewi Retna Kasimpar merupakan satu-satunya wanita di dunia yang memiliki gajah putih dan sekaligus menjadi pawangnya.dengan permaisuri Dewi Rumbini. raja negara Tirtakandasan yang ingin memperistri Dewi Retna Kasimpar. raja negara Astina. karena semasa kecil hidup bersama di Widarakandang. dengan Ken Sagupi. Dewi Rarasati berwatak setia. Ken Sagupi.

Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. Dewi Surtikanti. yang digunakan Resi Palasara dan Dewi Durgandini menyeberangi sungai Gangga. sabar. Setelah Narayana berhasil merebut negara Dwarawati dari kekuasaan Prabu Narasinga. raja negara Kumbina dengan permaisuri Dewi Rumbini. bernama. yaitu. Setelah Prabu Kresna mati moksa. Rajamala. Dewi Rukmini menikah dengan saudara sepupunya. yang setelah dewasa menjadi isteri Bambang Irawan. Ia tercipta dari kemudi perahu yang pecah terbentur batu besar. hatinya keras dan sedikit suka usil. bernama. Dewi Rukmini berwatak : penuh belas kasih. setia dan jatmika (selalu dengan sopan santun). Citragada dan Wicitrawirya. Gandawanadan Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati. dari padepokan Retawu. bela pati menyusul suaminya kembali ke Nirwana. Setatama. Ia mempunyai empat orang saudara kandung. Dewi Banowati dan Arya Burisrawa. terjun ke dalam Pancaka (api pembakaran jenazah). Rupakenca terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. ia bersama isteri Prabu Kresna yang lain. Rupakenca juga mempunyai tiga orang saudara angkat lainnya. putra Prabu Matswapati dari negara Wirata. tenang. Bagawan Abiyasa. dan menobatkan diri sebagai raja Dwarawati bergelar Prabu Sri Bathara Kresna. Kencaka/Kencakarupa. Narayana. Rupakenca RUPAKENCA atau Upakenca (Mahabharta) adalah putra angkat Resi Palasara. Rukmarata mempunyai sifat dan perwatakan. Dewi Erawati. memanah Resi Seta dari luar garis pertempuran. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. . putra Prabu Basudewa raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maerah (Jawa). Ia tewas di hantam gada Kyai Pecatnyawa oleh Resi Seta. Ia meningal dalam usia lanjut. pada awal perang Bharatayuda akibat dari keusilannya. putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah.Rukmarata BAMBANG RUKMARATA adalah putra bungsu Prabu Salya. dengan Dewi Durgandini. raja negara Astina. raja negara Mandaraka dengan Permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati. Ia mempunyai adik kandung bernama Arya Rukmana dan saudara lain ibu bernama Dewi Rarasati/Dewi Larasati putri Arya Prabu Rukma dengan Ken Sagupi seorang swarawati keraton Mandura. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Prabu Santanu. cerdik pandai. Dewi Rukmini diangkat menjadi permaisuri. Rukmini DEWI RUKMINI adalah putri sulung Prabu Bismaka / Arya Prabu Rukma. halus. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 3 (tiga) orang putra masing-masing bernama: Saranadewa (berwujud raksasa). putra Arjuna dengan Dewi Ulupi/Palupi.

Ia lahir kembar bersama kakanya. Sadewa adalah titisan Bathara Aswin. putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti. dari negara Mandura. Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala). adik Dewi Srengganawati (Isteri Nakula). Mahir menunggang kuda dan mahir menggunakan senjata panah dan lembing. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Bambang Widapaksa/ Sidapaksa). wilayah negara Amarta. Sahadewa menikah dengan Dewi Srengginiwati. Sadewa SAHADEWA atau Sadewa yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Tangsen (=buah dari tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan dan dipakai untuk obat) adalah putra ke-lima/bungsu Prabu Pandudewanata. sombong. Selain sangat sakti. Setatama dan Gandawana melakukan pemberontakan untuk mengulingkan kekuasaan raja Wirata. taat. Akhir riwayatnya diceritakan. kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita. Sangat sakti dan mahir dalam olah keprajuritan mempergunakan senjata gada dan lembing. Sadewa juga memiliki Aji Purnamajati pemberian Ditya Sapulebu. Setelah selesai perang Bharatayuda. keras kepala dan mau menangnya sendiri. dapat mengerti dan mengingat dengan jelas pada semua peristiwa. setia. Dewa Tabib. Senapati negara Mretani yang berkhasiat. Akhir riwayatnya di ceritakan. Bima/Werkundara dan Arjuna. bernama. Sedewa menjadi patih negara Astina mendampingi Prabu Kalimataya/Prabu Yudhistrira. Sadewa mempunyai watak jujur. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim.Rupakenca berwatak tinggi hati. Sahadewa mati moksa bersama ke empat saudaranya . Sadewa juga mempunyai tiga orang saudara satu ayah. belas kasih. tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia. Prabu Matswapati. Ia tinggal di kesatrian Bawenatalun/Bumiretawu. putri Resi Badawanganala. Rupakenca tewas dalam peperangan melawan Bilawa/Bima karena bersama saudaranya Kencakarupa. Puntadewa. Nakula. Ia sangat mahir dalam ilmu kasidan (Jawa)/seorang mistikus.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful