Abimanyu

ABIMANYU dikenal pula dengan nama : Angkawijaya, Jaya Murcita, Jaka Pangalasan, Partasuta, Kirityatmaja, Sumbadraatmaja, Wanudara dan Wirabatana. Ia merupakan putra Arjuna, salah satu dari lima satria Pandawa dengan Dewi Sumbadra, putri Prabu Basudewa, raja Negara Mandura dengan Dewi Badrahini. Ia mempunyaai 13 orang saudara lain ibu, yaitu : Sumitra, Bratalaras, Bambang Irawan, Kumaladewa, Kumalasakti, Wisanggeni, Wilungangga, Endang Pregiwa, Endang Pregiwati, Prabakusuma, Wijanarka, Anantadewa dan Bambang Sumbada. Abimanyu merupakan makhluk kekasih Dewata. Sejak dalam kandungan ia telah mendapat “Wahyu Hidayat”, yang mempunyai daya : mengerti dalam segala hal. Setelah dewasa ia mendapat “wahyu Cakraningrat”, suatu wahyu yang dapat menurunkan raja-raja besar. Abimanyu mempunyai sifat dan perwatakan; halus, baik tingkah lakunya, ucapannya terang, hatinya keras, besar tanggung jawabnya dan pemberani. Dalam olah keprajuritan ia mendapat ajaran dari ayahnya, Arjuna. Sedang dalam olah ilmu kebathinan mendapat ajaran dari kakeknya, Bagawan Abiyasa. Abimanyu tinggal di kesatrian Palangkawati, setelah dapat mengalahkan Prabu Jayamurcita. Ia mempunyai dua orang isteri, yaitu : 1. Dewi Siti Sundari, putri Prabu Kresna , Raja Negara Dwarawati dengan Dewi Pratiwi, dan 2. Dewi Utari, putri Prabu Matswapati dengan Dewi Ni Yutisnawati, dari negara Wirata, dan berputra Parikesit. Abimanyu gugur dalam perang Bharatayuda oleh gada Kyai Glinggang milik Jayadrata, satria Banakeling.

Amba
DEWI AMBA adalah putri sulung dari tiga bersaudara, putri Prabu Darmahumbara, raja negara Giyantipura dengan peramisuri Dewi Swargandini. Kedua adik kandungnya bernama; Dewi Ambika/Ambalika dan Dewi Ambiki/Ambaliki. Dewi Amba dan kedua adiknya menjadi putri boyongan Resi Bisma/Dewabrata, putra Prabu Santanu dengan Dewi Jahnawi/Dewi Gangga dari negara Astina yang telah berhasil memenangkan sayembara tanding di negara Giyantipura dengan membunuh Wahmuka dan Arimuka. Karena merasa sebelumnya telah dipertunangkan dengan Prabu Citramuka, raja negara Swantipura, Dewi Amba memohon kepada Dewabrata agar dikembalikan kepada Prabu Citramuka. Persoalan mulai timbul. Dewi Amba yang ditolak oleh Prabu Citramuka karena telah menjadi putri boyongan, keinginannya ikut ke Astina juga ditolak Dewabarata. Karena Dewi Amba terus mendesak dan memaksanya, akhirnya tanpa sengaja ia tewas oleh panah Dewabrata yang semula hanya bermaksud untuk menakutnakutinya.Sebelum meninggal Dewi Amba mengeluarkan kutukan, akan menuntut balas kematiannya dengan perantaraan seorang prajurit wanita. Kutukan Dewi Amba terhadap Dewabrata menjadi kenyataan. Dalam perang Bharatayuda arwahnya menjelma dalam tubuh Dewi Srikandi yang berhasil menewaskan Resi Bisma/Dewabrata.

Anggraini
DEWI ANGGRINI adalah istri Prabu Ekalaya/Palgunadi, rajanegara Paranggelung. Ia berwajah cantik karena putri hapsari/bidadari Warsiki. Dewi Anggraini mempunyai sifat dan perwatakan; setia, murah hati, baik budi, sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun), menarik hati dan sangat berbakti terhadap suami. Ketika terjadi permusuhan antara Prabu Ekalaya dengan Arjuna akibat dari perbuatan Arjuna yang menggangu dirinya, dan suaminya, Prabu Ekalaya mati dibunuh Resi Drona dengan cara memotong ibu jari tangan kanannya yang memakai cincin sakti Mustika Ampal, Dewi Anggraini menunjukan kesetiaannya sebagai istri sejati. Ia melakukan bela pati, bunuh diri untuk kehormatan suami dan dirinya sendiri. Dewi Anggraini mati sebagai lambang kesetiaan seorang istri terhadap suaminya. Walaupun menghadapi godaan yang berwujud keindahan dan kelebihan orang lain, namun Dewi Anggraini tetap teguh cinta kesetianya ke

dengan memasukkannya ke Kawah Candradimuka. Sang Hyang Antaboga pernah dimintai tolong Batara Guru menangkap Bambang Nagatatmala. Walaupun ia cucu Sang Hyang Wenang. walaupun terletak di dasar bumi. atau lapisan ke tujuh dasar bumi. Sang Hyang Antaboga berganti kulit (mlung-sungi). Air sakti itu kemudian diberikan kepada cucunya Antareja dan pernah dimanfaatkan untuk menghidupkan Dewi Wara Subadra yang mati karena dibunuh Burisrawa dalam lakon Subadra Larung. Selain itu. karena ia memiliki air suci Tirta Amerta. ketika masih muda disebut Nagasesa. Waktu itu Nagatatmala kepergok sedang berkasihkasihan dengan Dewi Mumpuni. sesuai dengan yang dikehendakinya. Cucunya yang lahir dari Dewi Nagagini bernama Antareja atau Anantaraja. yaitu Dewi Nagagini dan Naga Tatmala. putri Anantaswara. Walaupun dalam keadaan biasa Sang Hyang Antaboga serupa dengan ujud manusia. Untunglah Dewi Supreti. Ibu Nagasesa bernama Dewi Sayati. istri Batara Yamadipati. dalang menceritakan bahwa Sang Hyang Antaboga memiliki Aji Kawastrawam. ia mempunyai dua anak. SANG HYANG. Namun Dewa Ular itu tidak menyangka Batara Guru akan menjatuhkan hukuman mati pada anaknya. kemudian menghidupkan kembali Bambang Nagatatmala dengan Tirta Amerta. menikah dengan Bima. istrinya. anaknya sendiri. Namun para dewa gagal me-nangkapnya karena kalah sakti. orang kedua dalam keluarga Pandawa. Dalam pewayangan. walau itu anaknya. Sang Hyang Antaboga mempunyai kemampuan menghidupkan orang mati yang kematiannya belum digariskan. ujudnya tetap seekor naga. Putrinya. Dewa itu beristana di Kahyangan Saptapratala. setiap 1000 tahun sekali. atau Sang Hyang Nagasesa atau Sang Hyang Anantaboga atau Sang Hyang Basuki adalah dewa penguasa dasar bumi. putri Sang . tubuhnya berubah menjadi ular naga besar. Dari istrinya yang bernama Dewi Supreti. tetapi dalam keadaan triwikrama.Antaboga ANTABOGA. Dewi Nagagini. Karena Nagatatmala memang bersalah. karena ayahnya yang ber-nama Antawisesa juga seekor naga. Ibunya bernama Dewi Wasu. Sang Hyang Antaboga. yang membuatnya dapat menjelma menjadi apa saja. Antara lain ia pernah menjelma menjadi garangan putih (semacam musang hutan atau cerpelai) yang menyelamatkan Pandawa dan Kunti dari amukan api pada peristiwa Bale Sigalagala. Batara Guru menamakan makhluk ganas itu Candrabirawa. Dalam pewayangan disebutkan. keadaan di Saptapratala tidak jauh berbeda dengan di kahyangan lainnya. Batara Guru juga pernah mengambil kulit yang tersisa ketika Sang Hyang Antaboga mlungsungi dan menciptanya menjadi makhluk ganas yang menge-rikan. Sang Hyang Antaboga adalah putra Anantanaga. Sang Hyang Antaboga terpaksa menangkapnya.

Pada saat para dewa sedang bingung itulah Nagasesa datang membantu. Waktu itu Nagasesa sedang bertapa di Guwaringrong dengan mulut terbuka. Nagasesa yang kelak lebih dikenal dengan nama Sang Hyang Antaboga juga memiliki Tirta Amerta. Ini didasarkan atas arti kata ngebur dalam bahasa Jawa. Nagasesa lang-sung mengatupkan mulutnya. Cupu Linggamanik sangat penting bagi para dewa. Untuk membangun ikatan keluarga. Para dewa juga memberinya hak sebagai penguasa alam bawah tanah. mengacau. dan kemudian menempatkannya di tempat semula. cahaya mustika itu ada pada dirinya dan akan diserahkan kepada Batara Guru. Para dewa memang sangat menginginkan cupu mustika itu. dibawa ke samudra. dan berhak atas gelar Batara atau Sang Hyang. Karena jasa-jasanya itu para dewa lalu mengha-diahi Nagasesa kedudukan yang sederajat dengan para dewa. dibalikkan sehingga puncaknya berada di bawah. Mereka mencabut Gunung Mandira dari tempatnya. Nagasesa berhasil menjebol Gunung Mandira. ***) Jasa Nagasesa yang kedua adalah ketika ia menye-rahkan Cupu Linggamanik kepada Batara Guru. membuat air samudra itu menjadi ‘kacau’. mustahil Tirta Amerta dapat diambil. bilamana pemuka dewa itu mau memeliharanya baik-baik. yang artinya mengaduk-aduk. Dengan demikian para dewa dapat mengambil Tirta Amerta yang mereka inginkan. Dewa itu menanyakan kemana perginya cahaya berkilauan yang memasuki Guwaringrong. Batara Guru menyanggupinya. Itulah sebabnya semua dewa di kahyangan merasa berhutang budi pada ke-baikan hati Nagasesa. para dewa bukan membor samudra. Sejak itu ia bergelar Sang Hyang Antaboga. cahaya terang memasuki mulutnya. Guna memperoleh Tirta Amerta para dewa harus membor dasar samudra. . para dewa tidak sanggup mencabut kembali gunung itu. Nagasesa menjawab. sehingga ia mendapatkan Cupu Linggamanik yang semula berujud cahaya itu. Namun setelah berhasil memutarnya. oleh para dewa Na-gasesa juga diberi Aji Kawastram ***) yang mem-buatnya sanggup mengubah ujud dirinya menjadi manusia atau makhluk apa pun yang dikehendakinya. Tiba-tiba melesatlah seberkas CATATAN KAKI: ***) Ada pendapat lain yang mengatakan bahwa untuk mendapatkan Tirta Amerta. lalu memutarnya untuk melubangi dasar samudra itu. Tidak hanya itu. Dengan cara melingkarkan badannya yang panjang ke gunung itu dan membetotnya ke atas. karena benda itu mempunyai khasiat dapat membawa ketentraman di kahyangan. Itu pula sebabnya. dan saat itulah muncul Batara Guru. Suatu ketika para dewa berusaha mendapatkan Tirta Amerta yang membuat mereka bisa menghi-dupkan orang mati. para dewa juga menghadiahkan seorang bidadari bernama Dewi Supreti sebagai istrinya. Padahal jika gunung itu tidak bisa dicabut.Hyang Wenang. melainkan mengaduk-aduknya.

Dalam Kitab Mahabarata. kata anta artinya batas. Sang Hyang Antaboga pernah berbuat khilaf ketika dalam sebuah lakon carangan terbujuk hasutan Prabu Boma Narakasura. Lihat Antareja. Yang kelokannya tidak mengenal batas. Nama Antaboga atau Anantaboga artinya (naga yang) kelokannya tidak mengenal batas. tak terlihat. Sebenarnya sebutan itu keliru. Kata an atau artinya tidak. artinya. . untuk meminta Wahyu Senapati pada Batara Guru. Ternyata Batara Guru tidak bersedia memberikan wahyu itu pada Boma. hanya terdapat dalam pewayangan di Indonesia. Kata ‘maya’.Perlu diketahui. Wahyu Senapati tetap diperuntukkan bagi Gatotkaca. maksudnya adalah ular naga yang besarnya luar biasa. yakni Antareja. Selisih pendapat yang hampir memanas ini karena Sang Hyang Antaboga hendak bersikeras. Antaboga berangkat ke kahyangan. Jadi. tetapi akhirnya silang pendapat itu dapat diredakan oleh Batara Narada. sedangkan kata boga atau bhoga atinya kelokan. cucu Sang Hyang Antaboga. karena menurut pendapatnya Gatotkaca lebih pantas dan lebih berhak. CATATAN KAKI = ***) Sebagian dalang menyebutnya Aji Kemayan. cucunya. Bersama dengan menantunya. karena tokoh itu memang asli ciptaan nenek moyang orang Indonesia. Prabu Kresna. dan Candrabirawa. karena Kemayan yang berasal dari kata ‘maya’ adalah aji untuk membuat pemilik ilmu itu menjadi tidak terlihat oleh mata biasa. yang benar adalah Aji Kawastram. yang suami Dewi Pertiwi. Antareja tidak pernah ada.

putri Hyang Anantaboga dengan Dewi Supreti dari Kahyangan Saptapratala. putra Bima dengan Dewi Arimbi. Anatareja berkulit napakawaca. putra Bima dengan Dewi Urangayu. putri Prabu Ganggapranawa. sehingga kebal terhadap senjata. Ia memiliki ajian Upasanta pemberian Hyang Anantaboga. Ia meninggal menjelang perang Bharatayuda atas kemauannya sendiri dengan cara menjilat telapak kakinya sebagai tawur (korban untuk kemenangan) keluarga Pandawa dalam perang Bharatayuda. dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir. raja ular/taksaka di Tawingnarmada. sangat berbakti pada yang lebih tua dan sayang kepada yang muda. pemberian ibunya. Ia mempunyai 2 (dua) orang saudara lelaki lain ibu. Kesaktian lain Anantareja dapat hidup dan berjalan didalam bumi. Anantareja memiliki sifat dan perwatakan : jujur. rela berkorban dan besar kepercayaanya kepada Sang Maha Pencipta. Setelah dewasa Anantareja menjadi raja di negara Jangkarbumi bergelar Prabu Nagabaginda. salah satu dari lima satria Pandawa. Sejak kecil Anatareja tinggal bersama ibu dan kakeknya di Saptapratala (dasar bumi).Antarja ANANTAREJA adalah putera Bima/Werkundara. Ia menikah dengan Dewi Ganggi. bernama: Raden Gatotkaca. yang mempunyai kesaktian. Ia juga memiliki cincin mustikabumi. mahluk apapun yang dijilat telapak kakinya akan menemui kematian. . menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi/tanah. dan Arya Anantasena. dan berputra Arya Danurwenda. dengan Dewi Nagagini. pendiam. Lidahnya sangat sakti.

dengan Dewi Urangayu. Seluruh badannya berkulit sisik ikan/udang hingga kebal terhadap senjata. yang dapat . Ia mempunyai 2 (dua) orang saudara seayah lain ibu. Sejak kecil Anantasena tinggal bersama ibu dan kakeknya di Kisiknarmada.Antasena ANANTASENA adalah Putra Bima/Werkundara. dan Gatotkaca. putri Hyang Mintuna (Dewa ikan air tawar) di Kisiknarmada. Ia mempunyai kesaktian berupa sungut sakti. salah satu dari lima satria Pandawa. putra Dewi Nagagini. Anantasena juga memiliki pusaka Cupu Madusena. Anantasena dapat hidup di darat dan di dalam air. putra Dewi Arimbi. mahluk apapun yang tersentuh dan terkena bisa-nya akan menemui kematian. yaitu : Anantareja.

Anantasena menjadi raja di negara Dasarsamodra. Ia juga tidak dapat mati selama masih bersinggungan dengan air atau uap air. menggantikan kedudukan kakaknya. Dewi Arimbi menjadi raja negara Pringgandani.mengembalikan kematian di luar takdir. bersahaja. dengan Dewi Hadimba. raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Arimba/Hidimba. Brajamusti. Namun karena ia lebih sering tinggal di Kesatrian Jodipati mengikuti suaminya. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. berani kerena membela kebenaran. Prabu Arimba. Dari perkawinan itu ia mempumyai seorang putra yang diberi nama Gatotkaca. bernama. putra Prabu Pandu. terus terang. Ia mati moksa (lenyap dengan seluruh raganya) atas kehendak/kekuasaan Sang Hyang Wenang Arimbi DEWI ARIMBI atau Hidimbi (Mahabharata) adalah putri kedua Prabu Arimbaka. Brajawikalpa dan Kalabendana. kekuasaan . Brajadenta. Setelah dewasa. tidak pernah berdusta. yang tewas dalam peperangan melawan Bima. Arya Prabakesa. salah seorang dari lima satria Pandawa. raja raksasa negara Pringgandani. bekas negaranya Prabu Ganggatrimuka yang mati terbunuh dalam peperangan. Dewi Arimbi menikah dengan Bima/Werkudara. Brajalamatan. Anantasena berwatak jujur. Anatasena meninggal sebelum perang Bharatayuda.

negara Pringgandani diwakilkan kepada adiknya, Brajadenta sampai Gatotokaca dewasa dan diangkat menjadai raja negara Pringgandani bergelar Prabu Kacanegara. Dewi Arimbi mempunyai kesaktian; dapat beralih rupa dari wujudnya raksasa menjadi putri cantik jelita. Ia mempunyai sifat dan perwatakan; jujur, setia, berbakti dan sangat sayang terhadap putranya. Akhir kehidupannya diceritakan, gugur di medan Perang Bharatayuda membela putranya, Gatotokaca yang gugur karena panah Kunta milik Adipati Karna, raja negara Awangga.

Arjuna
ARJUNA adalah putra Prabu Pandudewanata, raja negara Astinapura dengan Dewi Kunti/Dewi Prita --- putri Prabu Basukunti, raja negara Mandura. Ia merupakan anak ke-tiga dari lima bersaudara satu ayah, yang dikenal dengan nama Pandawa. Dua saudara satu ibu adalah Puntadewa dan Bima/Werkudara. Sedangkan dua saudara lain ibu, putra Pandu dengan Dewi Madrim adalah Nakula dan Sadewa. Arjuna seorang satria yang gemar berkelana, bertapa dan berguru menuntut ilmu. Selain menjadi murid Resi Drona di Padepokan Sukalima, ia juga menjadi murid Resi Padmanaba dari Pertapaan Untarayana. Arjuna pernah menjadi Pandita di Goa Mintaraga, bergelar Bagawan Ciptaning. Ia dijadikan jago kadewatan membinasakan Prabu Niwatakawaca, raja raksasa dari negara Manimantaka. Atas jasanya itu, Arjuna dinobatkan sebagai raja di Kahyangan Kaindran bergelar Prabu Karitin. dan mendapat anugrah pusaka-pusaka sakti dari para dewa, antara lain ;

Gendewa ( dari Bathara Indra ), Panah Ardadadali ( dari Bathara Kuwera ), Panah Cundamanik ( dari Bathara Narada ). Arjuna juga memiliki pusaka-pusaka sakti lainnya, atara lain ; Keris Kiai Kalanadah, Panah Sangkali ( dari Resi Durna ), Panah Candranila, Panah Sirsha, Keris Kiai Sarotama, Keris Kiai Baruna, Keris Pulanggeni ( diberikan pada Abimanyu ), Terompet Dewanata, Cupu berisi minyak Jayengkaton ( pemberian Bagawan Wilawuk dari pertapaan Pringcendani ) dan Kuda Ciptawilaha dengan Cambuk Kiai Pamuk. Sedangkan ajian yang dimiliki Arjuna antara lain ; Panglimunan, Tunggengmaya, Sepiangin, Mayabumi, Pengasih dan Asmaragama Arjuna mempunyai 15 orang istri dan 14 orang anak. Adapun istri dan anakanaknya adalah : 1. Dewi Sumbadra , berputra Raden Abimanyu. 2. Dewi Larasati , berputra Raden Sumitra dan Bratalaras. 3. Dewi Srikandi 4. Dewi Ulupi/Palupi , berputra Bambang Irawan 5. Dewi Jimambang , berputra Kumaladewa dan Kumalasakti 6. Dewi Ratri , berputra Bambang Wijanarka 7. Dewi Dresanala , berputra Raden Wisanggeni 8. Dewi Wilutama , berputra Bambang Wilugangga 9. Dewi Manuhara , berputra Endang Pregiwa dan Endang Pregiwati 10. Dewi Supraba , berputra Raden Prabakusuma 11. Dewi Antakawulan , berputra Bambang Antakadewa 12. Dewi Maeswara 13. Dewi Retno Kasimpar 14. Dewi Juwitaningrat , berputra Bambang Sumbada 15. Dewi Dyah Sarimaya. Arjuna juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran, yaitu ; Kampuh/Kain Limarsawo, Ikat Pinggang Limarkatanggi, Gelung Minangkara, Kalung Candrakanta dan Cincin Mustika Ampal (dahulunya milik Prabu Ekalaya, raja

negara Paranggelung). Ia juga banyak memiliki nama dan nama julukan, antara lain ; Parta (pahlawan perang), Janaka (memiliki banyak istri), Pemadi (tampan), Dananjaya, Kumbaljali, Ciptaning Mintaraga (pendeta suci), Pandusiwi, Indratanaya (putra Bathara Indra), Jahnawi (gesit trengginas), Palguna, Danasmara ( perayu ulung ) dan Margana ( suka menolong ). Arjuna memiliki sifat perwatakan ; Cerdik pandai, pendiam, teliti, sopan-santun, berani dan suka melindungi yang lemah. Ia memimpin Kadipaten Madukara, dalam wilayah negara Amarta. Setelah perang Bhatarayuda, Arjuna menjadi raja di Negara Banakeling, bekas kerajaan Jayadrata. Akhir riwayat Arjuna diceritakan, ia muksa ( mati sempurna ) bersama ke-empat saudaranya yang lain.

Arya Prabu Rukma mempunyai sifat dan perwatakan berani. raja Boja. Secara tidak resmi Arya Prabu Rukma juga mengawini Ken Sagupi. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. Prabu Rumbaka. raja negara Surateleng atau Trajutisna. Aswatama BAMBANG ASWATAMA adalah putra Resi Drona dari padepokan Sokalima. putri Prabu Purungaji dari negara Tempuru. Ia menjadi raja negara Kumbina menggantikan mertuanya. swaraswati keraton Mandura. Arya Prabu Rukma menikah dengan Dewi Rumbini. dengan Dewi Krepi. Prabu Wasukunti atau Prabu Hirayana. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama . cerdik pandai. dan bergelar Prabu Bismaka. Dewi Rukmini dan Arya Rukmana. raja Negara Kumbina. Dewi Kunti/Dewi Prita dan Arya Ugrasena. Prabu Bismaka/Arya Prabu Rukma gugur di medan perang melawan Prabu Bomanarakasura. putri Prabu Kunti. trengginas. dan mempunyai seorang putri bernama Ken Rarasati/Dewi Larasati.Arya Prabu Rukma ARYA PRABU RUKMA adalah putra Prabu Basukunti. putra Prabu Rumbaka. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama. Arya Basudewa. mahir mempergunakan senjata panah dan ahli strategi perang. Akhir riwayatnya diceritakan. Ia berambut dan .

Resi Drona). Pancawala (putra Prabu Puntadewa). tetapi kerena terkena kutukan Sanghyang Manikmaya tatkala akan memperistri Dewi Darmastuti wujudnya berubah menjadi raksasa. dengan Dewi Anggini. keturunan Prabu Citragada. dalam upaya menolong Bambang Kumbayana/Resi Drona terbang menyeberangi lautan. raja negara Magada. sebelum akhirnya ia mati oleh Bima. Karena kecewa dengan sikap Prabu Duryudana yang terlalu membela Prabu Salya yang dituduhnya sebagai penyebab gugurnya Adipati Karna. cerdik dan pandai mempergunakan segala macam senjata. badannya hancur dipukul gada Rujakpala. Dewi Krepi sedang beralih rupa menjadi kuda Sembrani. Dewi Banowati (Janda Prabu Duryudana) dan Dewi Srikandi. Ia berhasil membunuh Drestadyumna (pembunuh ayahnya. Aswatama ikut serta dalam mengikuti pendidikan ilmu olah keprajuritan. Aswatama mendapat pusaka yang sangat sakti berupa panah bernama Cundamanik. Ia memiliki sifat dan perwatakan . Aswatama memutuskan mundur dari kegiatan perang Bharatayuda. Ketika ayahnya. Setelah Perang Bharatayuda berakhir dan keluarga Pandawa pindah dari Amarta ke Astina. Resi Drona menjadi guru Keluarga Pandawa dan Kurawa di negara Astina.bertelapak kaki kuda karena ketika awal mengandung dirinya. Ia kemudian menjadi brahmana di pertapaan Argabelah dan bergelar . Bagaspati BAGAWAN BAGASPATI yang sewaktu mudanya bernama Bambang Anggana Putra. adalah putra Resi Jaladara dari Pertapaan Dewasana. secara bersembunyi Aswatama masuk menyelundup ke dalam istana Astina. Dari ayahnya. Pada mulanya Bambang Anggana Putra berwujud satria tampan. pemberani.

Bagong BAGONG terjadi dari bayangan Sanghyang Ismaya atas sabda Sanghyang Tunggal.Bagawan Bagaspati. ia menyerahkan Aji Candrabirawa kepada Narasoma. tindakannya seperti . Ia memiliki Ajian Candrabirawa. Bagaspati sangat sakti. Sanghyang Tunggal kemudian menyuruh Sanghyang Ismaya menoleh ke belakang . Bagaspati mempunyai watak. ikhlas. Carub atau Astrajingga. Dewi Pujawati. suara besar agak serak (agor . karena Ismaya yang ditugaskan mengawasi trah keturunan Witaradya merasa tidak sah apabila sesuatu persaksian hanya dilakukan oleh seseorang. Ia bersahabat karib dengan Prabu Mandrapati. Ketika Sanghyang Ismaya akan turun ke Arcapada. ia mohon kepada ayahnya seorang kawan yang akan menemaninya. Akhir riwayatnya diceritakan. ayahnya. karena rasa cintanya dan demi kebahagiaan putrinya. rela berkorban dan sangat sayang pada putrinya. Ia mempunyai tabiat . sabar.. seorang hapsari/bidadari. sehingga tidak bisa mati kecuali atas kemauannya sendiri. percaya akan kekuasaan Tuhan. Jawa). lucu. Di dalam cerita pedalangan Jawa. raja negara Mandara yang merupakan saudara seperguruan. Sebelum tewas. dan berputra Dewi Pujawati. Bagaspati rela mati dibunuh Narasoma. Ia menikah dengan Dewi Dharmastuti. Bagong dikenal pula dengan nama Bawor. menantunya sendiri. tahu-tahu telah ada seseorang yang bentuk tubuhnya hampir menyerupai dirinya. lagak lagu katanya kekanak-kanakan.

kata-katanya menjengkelkan. ia hidup sampai jaman Madya .orang bodoh. Bagong menikah dengan Endang Bagnyawati. Perkawinannya itu bersamaan dengan perkawinan Semar dengan Dewi Kanistri dan perkawinan Resi Manumayasa dengan Dewi Kaniraras. Bagong berumur sangat panjang. anak Prabu Balya raja Gandarwa di Pucangsewu. putri Bathara Hira. kakak Dewi Kanistri. Seperti halnya dengan Semar. tetapi selalu tepat.

Baladewa
PRABU BALADEWA yang waktu mudanya bernama Kakrasana, adalah putra Prabu Basudewa, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia lahir kembar bersama adiknya, Narayana dan mempunyai adik lain ibu bernama; Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng, putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Baladewa juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa, putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi, seorang swarawati keraton Mandura. Baladewa berwatak keras hati, mudah naik darah tapi pemaaf dan arif bijaksana. Ia sangat mahir dalam olah ketrampilan mempergunakan gada, hingga Bima dan Duryudana berguru kepadanya. Baladewa mempunyai dua pusaka sakti; Nangggala dan Alugara, keduanya pemberian Bathara Brahma. Ia juga mempunyai kendaraan gajah bernama Kyai Puspadenta. Prabu Baladewa yang mudanya pernah menjadi pendeta di pertapaan Argasonya bergelar Wasi Jaladara, menikah dengan Dewi Erawati, putri Prabu Salya dengan Dewi Setyawati/Pujawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama : Wisata dan Wimuka. Prabu Baladewa diyakini sebagi titisan Sanghyang Basuki , Dewa keselamatan. Ia berumur sangat panjang. Setelah selesai perang Bharatayuda, Prabu Baladewa menjadi pamong dan penasehat Prabu Parikesit, raja negara Astina setelah Prabu Kalimataya/Prabu Puntadewa, dengan gelar Resi Balarama. Ia mati moksa setelah punahnya seluruh Wangsa Yadawa.

Baladewa

PRABU BALADEWA yang waktu mudanya bernama Kakrasana, adalah putra Prabu Basudewa, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia lahir kembar bersama adiknya, Narayana dan mempunyai adik lain ibu bernama; Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng, putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Baladewa juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa, putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi, seorang swarawati keraton Mandura. Baladewa berwatak keras hati, mudah naik darah tapi pemaaf dan arif bijaksana. Ia sangat mahir dalam olah ketrampilan mempergunakan gada, hingga Bima dan Duryudana berguru kepadanya. Baladewa mempunyai dua pusaka sakti; Nangggala dan Alugara, keduanya pemberian Bathara Brahma. Ia juga mempunyai kendaraan gajah bernama Kyai Puspadenta. Prabu Baladewa yang mudanya pernah menjadi pendeta di pertapaan Argasonya bergelar Wasi Jaladara, menikah dengan Dewi Erawati, putri Prabu Salya dengan Dewi Setyawati/Pujawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama : Wisata dan Wimuka. Prabu Baladewa diyakini sebagi titisan Sanghyang Basuki , Dewa keselamatan. Ia berumur sangat panjang. Setelah selesai perang Bharatayuda, Prabu Baladewa menjadi pamong dan penasehat Prabu Parikesit, raja negara Astina setelah Prabu Kalimataya/Prabu Puntadewa, dengan gelar Resi Balarama. Ia mati moksa setelah punahnya seluruh Wangsa Yadawa.

Banuwati
DEWI BANOWATI adalah putri Prabu Salya, raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Ia mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama; Dewi Erawati, Dewi Surtikanti, Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Dewi Banowati menikah dengan Prabu Suyudana/Duryadana, raja negara Astina, putra Prabu Drestarasta dengan Dewi Gandari. Dari perkawinan tersebut ia meperoleh dua orang putra bernama; Leksmanamandrakumara dan Dewi Laksmanawati. Dewi Banowati berwatak; jujur, penuh belas kasih, jatmika (selalu dengan sopan santun) dan agak sedikit genit. Akhir riwayatnya diceritakan, ia mati dibunuh oleh Aswatama putra Resi Durna, setelah berakhirnya perang Bharatayuda, saat menunggu boyongan/pindahan keluarga Pandawa dari Negara Amarta ke negara Astina.

Ia pandai olah keprajuritan dan mahir memainkan senjata panah dan lembing. Kakrasana. Prabu Basudewa mempunyai tiga orang isteri/permaisuri dan 4 (empat) orang putra. raja raksasa negara Gowabarong yang dengan beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu dan berhasil mengadakan hubungan asmara dengan Dewi Mahira. Sedangkan dengan permaisuri Dewi Badrahini ia berputra Dewi Wara Sumbadra/Dewi Lara Ireng.Basudewa PRABU BASUDEWA adalah putra sulung Prabu Basukunti raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. Prabu Basudewa meninggal saat negara Mandura digempur Prabu Sitija/ Bomanarakasura raja Negara Surateleng . Kangsa sebenaranya putra Prabu Gorawangsa. Prabu Basudewa memperoleh dua orang putra bernama. putri Prabu Kunti. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung masing-masing bernama. Prabu Basudewa sangat sayang kepada keluarganya. Prabu Basudewa juga mengawini Ken Sagupi. Kakrasana dan Narayana. Dengan permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Jawa). dan hidup sebagai pendeta di Pertapaan Randugumbala. swaraswati Keraton Mandura. dan memperoleh seorang putra bernama Arya Udawa. Setelah usia lanjut. raja Boja. ia menyerahkan Kerajaan Mandura kepada putranya. Dengan permaisuri Dewi Mahira/Maerah (Jawa) ia berputra Kangsa. Dewi Prita/Dewi Kunti. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. Secara tidak resmi.

Arya Basunanda dan Arya Basumurti. Dewi Basuwati. Prabu Basukesti kembali ke istana dan mendapat permaisuri bernama Dewi Adrika/Dewi Pancawati. Prabu Basunanda yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana.Basukesti ARYA BASUKESTI adalah putra Prabu Basupati/Basuparicara. putra Bathara Parikenan dengan Dewi Brahmananeki. Dewi Basutari dan Arya Basukiswara. karena setiap memiliki permaisuri selalu saja meninggal. Prabu Basukesti mengijinkan dan menyerahkan puncak gunung Retawu di kawasan gunung Saptaarga kepada Manumayasa. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama . Beberapa tahun kemudian. raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Anganti/Dewi Girika. membagun sebuah padepokan/pertapaan. Basukiswara . putri Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. Ia mempunyai dua orang saudara kandung bernama. Untuk sementara tahta kerajaan diserahkan kepada Arya Basumurti. Arya Basukesti menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan kakaknya. Atas kemurahan hatinya. Sebagai penggantinya. Prabu Basukesti pernah meninggalkan tahta kerajaan Wirata dan pergi bertapa sebagai ruwat atas nasibnya. Prabu Basukesti meninggal dalam usia lanjut. Arya Basukiswara diangkat menjadi raja negara Wirata.

Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 4 ( empat ) orang putra masing-masing bernama: Arya Basudewa. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. berani.ARYA BASUKISWARA adalah putra Bungsu prabu Basukesti. ia menyerahkan tahta kerajaan Mandura kepada putra sulungnya. adil dan sangat memperhatikan kehidupan rakyatnya. Ia mempunyai adik kandung bernama Kuntadewa. putri Prabu Kunti. raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Adrika/Dewi Pancawati. adalah putera sulung Prabu Wasukunteya. Setelah usianya lanjut. . cerdik pandai. Prabu Basukunti mempunyai sifat dan perwatakan. Arya Basuketi dan Arya Kistawan. Prabu Basukunti menikah dengan Dewi Dayita. ia memutuskan untuk hidup sebagai brahmana. Ia memerintah dengan arif dan bijaksana. Ia mempunyai dua orang kakak kandung masing-masing bernama . Prabu Basukesti. raja Boja. Dewi Pasuwati dan Dewi Basutari. Arya Basudewa dan hidup sebagai brahmana sampai meninggal. arif bijaksana dan suka menolong. Dewi Prita/Dewi Kunti. Tahta dan negara Wirata diserahkan kepada putra sulungnya. dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama . Merasa usianya sudah lanjut dan tak mampu lagi memerintah. Prabu Basukiswara menikah dengan Dewi Kiswati. Basukunti PRABU BASUKUNTI atau WASUKUNTI yang waktu mudanya bernama Suradewa. Basukiswara menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya. raja Negara Mandura dengan permaisuri Dewi Sungganawati. Arya Basuketi. Prabu Basukiswara juga menjalin hubungan yang sangat erat dengan Resi Manumayasa dari padepokan Retawu di gunung Saptaarga. yang setelah menjadi raja negara Boja bergelar Prabu Kuntiboja.

Prabu Basupati yang mengundurkan diri.Basunanda Arya Basunanda menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya. Basupati PRABU BASUPATI dikenal pula dengan nama Prabu Basuparicara (Mahabharata). Putri Bathara Brahma. Arya Basukesti. juga tahu segala bahasa binatang. Dewi Basundari dan Arya Basundara. Karena waktu itu putra-putranya masih kecil. dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama . Ia Putra Bathara Srinada/Prabu Basurata. Ia mengikuti jejak Prabu Basupati. Prabu Basunanda menikah dengan Dewi Swakawati. putri . Dengan kereta sakti Amarajaya. Prabu Basupati menaklukkan tujuh negara. Prabu Basupati menjadi sangat sakti . putra Bathara Bremani/Brahmanaresi dengan Dewi Srihuna/Srihunon. Prabu Basunanda tidak terlalu lama memerintah negara Wirata. tahta kerajaan Wirata diserahkan kepada adiknya. Ia mendapat anugerah Bathara Indra berwujud sebuah kereta sakti bernama Amarajaya lengkap dengan bendera perangnya yang membuatnya kebal terhadap segala macam senjata. Prabu Basupati menikah dengan Dewi Angati atau Dewi Girika (Mahabharata). masuk ke dalam wilayah kekuasaan negara Wirata. mengundurkan diri dari tahta kerajaan untuk selanjutnya hidup sebagai brahmana. Karena ketekunannya bertapa. Prabu Basupati mempunyai adik kandung bernama Bramananeki yang menikah dengan Bambang Parikenan. raja negara Wirata yang pertama dengan permaisuri Dewi Bramaniyuta.

Prabu Basurata menikah dengan Dewi Bramaniyuta. Dewi Brahmananeki dengan Bambang Parikenan. putra Bathara Bremani/Brahmanaresi (Putra Bathara Brahma dengan Dewi Raraswati) dengan Dewi Srihuna (Putri Bathara Wisnu dengan Dewi Sripujayanti). Prabu Basurata adalah Putra Bathara Wisnu yang bertahta di Kahyangan Untarasegara. Arya Basukesti dan Arya Bamurti. Arya Basunada. dengan permaisuri Dewi Srisekar. Ia menyerahkan tahta Kerajaan Wirata kepada Arya Basunada. Ia kemudian menyerahkan tahta dan negara Wirata kepada putranya. Prabu Basupati memerintah negara Wirata sampai berusia lanjut. Pada waktu mudanya ia bernama Bathara Srinada. Ia mempunyai dua orang saudara kandungmasing-masing bernama .Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. Dari perkawinan tersebut. Basurata PRABU BASURATA adalah raja negara Wirata yang pertama. Bathara Srigati dan Bathara Srinadi. kemudian hidup sebagai brahmana sampai meninggal dalam keadaan bermudra. ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama . Setelah menikahkan putrinya. Putri Bathara Brahma dengan Dewi Sarasyati dari Kahyangan Daksinageni. Arya Basupati/Basuparicara dan Dewi Bramananeki. Arya Basupati. Prabu Basurata berkeinginan moksa. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama . .

yaitu : 1. Pandusiwi. Bima mempunyai dua orang saudara kandung bernama: Puntadewa dan Arjuna. Dandunwacana. Balawa. Bayusuta. Bargawa (kapak besar) dan Bargawasta. Birawa. berputra Arya Anantareja. Sumping Surengpati. Kusumadilaga. Gada Rujakpala. Kusumayuda. teguh. tabah.Bima BIMA atau WERKUDARA dikenal pula dengan nama. Bima juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran yaitu. berputra Raden Gatotkaca dan 3. Aji Bandungbandawasa. 2. kuat. . Kampuh/kain Poleng Bintuluaji. Nakula dan Sadewa. putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. serta 2 orang saudara lain ibu. Ia putra kedua Prabu Pandu. Kelatbahu Candrakirana. wilayah negara Amarta. Kuku Pancanaka. berputra Arya Anantasena Akhir riwayat Bima diceritakan. yaitu . mati sempurna (moksa) bersama ke empat saudaranya setelah akhir perang Bharatayuda. patuh dan jujur. Dewi Nagagini. Nagata. Sena. Bratasena. Ia memiliki keistimewaan ahli bermain ganda dan memiliki berbagai senjata antara lain. Ia mempunyai tiga orang isteri dan 3 orang anak. Sumping Surengpati dan pupuk Pudak Jarot Asem. sedangkan ajian yang dimiliki adalah . Gelang Candrakirana. Aji Ketuklindu dan Aji Blabakpangantol-antol. Pupuk Jarot Asem. ikat pinggang Nagabanda dan Celana Cinde Udaraga. Dewi Arimbi. Kowara. Kalung Nagasasra. Alugara. Sedangkan beberapa anugerah Dewata yang diterimanya antara lain. raja Negara Astina dengan Dewi Kunti. Dewi Urangayu. Bima tinggal di kadipaten Jodipati. Bima memililki sifat dan perwatakan. gagah berani. atau Wijasena. Gelung Pudaksategal.

Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. (raja negara Banyutinalang). Durmuka. . Surtayu. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Gardapura . Citraboma. Durgempo. Durmagati. Ia bersaudara 100 orang --{ 99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Carucitra. Citraksa. Wikataboma. Kartamarma. Citrayuda. Bomawikata. Gardapati (raja Negara Bukasapta). Citraksi. Surtayuda. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina).Bogadatta BOGADATTA atau Bogadenta adalah putra Prabu Drestarasta. Kartadenta.

dan diloncati salah satu diantara yang hidup. Mereka semua mati dalam peperangan oleh panah Trisula milik Arjuna. Arwahnya manunggal dalam tubuh Prabu Sitija. Bomantara RABU BOMANTARA adalah raja negara Trajutisna/Prajatisa. Bogadatta maju kemedan peperangan bersama gajah Murdiningkung dan srati Murdiningsih. Negara Surateleng dan Prajatisa oleh Prabu Sitija/Narakasura dijadikan satu. Ia pandai bermain gada. Berwatak angkara murka. Prabu Bomantara kemudian menyerang negara Surateleng. menewaskan Prabu Arimbaji untuk menguasai wilayah hutan Tunggarana. bengis dan selalu menurutkan kata hatinya. Ia kemudian menyerang negara Gowasiluman. Prabu Sitija kemudian bergelar Prabu Bomanarakasura . Prabu Bomantara pernah menyerang Suralaya dan mengalahkan para Dewa. Selain sakti. Akhirnya Prabu Bomantara tewas dalam pertempuran melawan Prabu Narakasura yang waktu mudanya bernama Bambang Sitija. Belum puas dengan kekuasaan yang dimiliki. maka yang mati akan hidup kembali. ia menjadi sangat sakti. Di medan peperangan. Ia masih keturunan Bathara Kalayuwana. kejam. Bogadatta juga memiliki kendaraan gajah bernama Murdiningkung dengan srati/pawang seorang prajurit wanita bernama Murdiningsih. ketiganya merupakan pasangan yang menakutkan lawan dan tak terkalahkan. Bila salah satu diantara mereka mati. putra Prabu Kresna dengan Dewi Pretiwi. raja negara Surateleng. putra Bathara Kala dengan Bathari Durga/Dewi Pramuni dari kahyangan Setragandamayit. Karena ketekunanya bertapa. Dalam perang Bharatayuda.Bogadatta menjadi raja di negara Turilaya.

Prabu Arimbaji. Brajadenta akhirnya tewas dalam peperangan melawan Gatotkaca. Dengan bantuan Bathari Durga. Dewi Arimbi. Usahanya kembali menghalami kekagalan. Brajadenta berwatak keras hati. putra Dewi Arimbi dengan Bima sebagai raja Pringgandani. Arimba / Hidimba. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung bernama. Arwahnya menjelma menjadi ajian/keaktian dan merasuk/menunggal dalam gigi Gatotkaca. putra mendiang Prabu Arimba yang telah menjadi raja di negara Gowasiluman di hutan Tunggarana.Brajadenta BRAJADENTA adalah putra ketiga Prabu Arimbaka. Brajadenta dengan dibantu oleh ketiga adiknya. Brajadenta sangat sakti. Brajadenta dan Brajamusti berhasil melarikan diri dan berlindung pada kemenakannya. Bima tinggal di Jadipati. Brajadenta kembali memasuki negara Pringgandini untuk membunuh Gatotkaca. Dewi Arimbi. Pemberontakannya dapat ditumpas oleh Gatotkaca dengan tewasnya Brajalamatan dan Brajawikalpa. barang siapa kena gigitannya pasti binasa. Brajawikalpa dan Kalabendana. karena tidak setuju dengan pengangkatan Gatotkaca. Brajalamatan. Sejak itu Gatotkaca memiliki kesaktian. Brajamusti. Arya Prabakesana. berani serta ingin selalu menurutkan kata hatinya. Brajamusti. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Brajalamatan dan Brajawikalpa. Brajadenta ditunjuk sebagai wakil raja memegang tampuk pemerintahan negara Pringgandani selama Dewi Arimbi ikut suaminya. melakukan pemberontakan karena ingin secara mutlak menguasai negara Pringgandani. ingin menangnya sendiri. Oleh kakaknya. . Akhir riwayatnya diceritakan.

Brajalamatan sangat menentang keputusan Dewi Arimbi yang akan menyerahkan tahta kerajaan Pringgandani kepada Gatotkaca. Brajamusti. Arya Prabakesa. masing-masing bernama . Dalam peperangan perebutan kekuasaan itu. Arwahnya kemudian menjelma menjadi ajian/kesaktian manunggal di tangan kiri Gatotkaca. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Brajalamatan berwatak keras hati dan agak berangasan. Brajalamatan akhirnya mati di tangan Gatotkaca. Brajawikalpa dan Kalabendana. mudah marah. Brajadenta. . Karena itu Brajalamatan ikut mendukung dan terlibat langsung gerakan pemberontakan yang dilakukan Brajadenta dan Brajamusti dalam upaya merebut tahta kerajaan Pringgandani dari tangan Gatotkaca. pemberani dan sangat sakti. putranya dengan Bima. Arimba/Hidimba.Brajalamatan BRAJALAMATAN adalah putra keenam Prabu Arimbaka. Dewi Arimbi.

Brajalamantan dan Brajawikalpa. Dewi Arimbi. Ketika pemberontakan gagal dengan tewasnya Brajalamatan dan Brajawikalpa oleh Gatotkaca. keras hati dan ingin menang sendiri. Brajamusti kembali beraniat membunuh Gatotkaca melalui tangan ketiga.Brajamusti BRAJAMUSTI adalah putra ke-lima Prabu Arimbaka. Brajamusti mempunyai sifat mudah naik darah. . ia melakukan pemberontakan merebut tahta negara Pringgandani dari kekuasaan Dewi Arimbi. Brajawikalpa dan Kalabendana. Akhirnya Brajamusti tewas dalam petempuran melawan Gatotkaca. istri Prabu Duryudana. Dengan bantuan Bathari Durga. Prabu Arimbaji. Ia menjelma menjadi Gatotkaca palsu dan menganggu Dewi Banowati. berlindung pada kemenakannya. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung bernama. Brajamusti dan Brajadenta melarikan diri. agak bengis. Brajalamatan. Ia sangat sakti. Bersama kakaknya. putra mendiang Prabu Arimba yang telah menjadi raja negara Guwasiluman di hutan Tunggarana. Arimba/Hidimba. raja negara Astina. Namun perbuatanya terseburt dapat dibongkar oleh Gatotkaca. Brajadenta. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Arya Prabakesa. Brajadenta dan kedua adiknya. dan arwahnya menjadi ajian/kesaktian merasuk/menunggal dalam tangan kanan Gatotkaca.

Brajawikalpa mempunyai sifat perwatakan . Brahjawikalpa tewas dalam pertempuan melawan Gatotkaca. sedikit serakah dan tidak mempunyai pendirian yang tetap. Arimba/Hidimba. walau sebelumnya telah diperingatkan oleh Kalabendana. ingin selalu menang sendiri. pendendam. tangguh. gagah perkasa dan sangat sakti. senang menurutkan kata hatinya. Brajamusti. Brajalamatan dan Kalabendana.Brajawikalpa BRAJAWIKALPA adalah putra ketujuh Prabu Arimbaka. Ia juga ikut mendungkung Brajadenta dan saudara-saudaranya yang lain ketika menentang Dewi Arimbi yang akan mengangkat Gatotkaca sebagai raja Pringgandani. Brajadenta. Arwahnya menjelma menjadi ajian/kesaktian berujud perisai yang manunggal dalam punggung Gatotkaca. Dewi Surtikanti. Dewi Banowati dan Bambang Rukmarata. Brajawikalpa juga ikut terlibat langsung pemberontakan yang dipimpin oleh Brajadenta dan Brajamusti. Arya Prabakesa. Ia berwatak sombong. raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati. Burisrawa berwujud setengah raksasa. setia. Dewi Erawati. Dewi Arimbi.peristiwa . putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Ia mempunyai empat orang saudara kandung masingmasing bernama . raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Dalam peperangan pemberontakan tersebut. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung masing-masing bernama. pemberani. senang membuat keonaran dan membuat peristiwa . Burisrawa ARYA BURISRAWA adalah putra ke-empat Prabu Salya.

Prabu Duryudana. Burisrawa berada di pihak keluarga Kurawa. raja negara Cedisekar/Cindekembang dan berputra Arya Kiswara. putri Prabu Kiswaka. Burisrawa menikah dengan Dewi Kiswari. raja Mandura. Dalam perang Bhratayuda. raja Awangga karena hubungan saudara ipar. raja Astina dan Adipati Karna. raja negara Lesanpura.yang penuh dengan kekerasan. Ia sangat akrab hubungannya dengan Prabu Baladewa. Ia gugur dalam peperangan melawan Arya Setyaki. . putra Prabu Setyajid/Ugrasena.

berwujud raksasa dengan gigi tonggos berpangkat tumenggung. bertugas menggembalakan kerbau/Andanu (Jawa) milik Bathari Durga. serakah. Ia berwatak kejam. raja makhluk siluman yang bertahta di Kahyangan Setragandamayit. Tokoh Cakil hanya dikenal dalam ceruita pedalangan Jawa dan selalu dimunculkan dalam perang kembang. Ia merupakan raksasa hutan (selalu tinggal di hutan) dengan tugas merampok para satria atau merusak dan mengganggu ketenteraman kehidupan para brahmana di pertapaan. Dadungawuk tinggal di hutan Krendayana.Cakil CAKIL atau Gendirpenjalin. pemberani. selalu menurutkan kata hati dan mau menangnya sendiri. karena ia dan anak buahnya merupakan lambang nafsu angkara murka manusia yang memang harus dilenyapkan Dadungawuk DADUNGAWUK adalah raksasa kerdil anak buah Bathari Durga. Cakil selalu ada dan hidup di setiap negara raksasa. Kerbau Andanu berjumlah 40 ekor. berkaki putih . semuanya berwarna hitam. banyak tingkah dan pandai bicara. trengginas. tangkas. Cakil memiliki sifat. perang antara satria melawan raksasa yang merupakan lambang nafsu angkara murka. Dalam setiap peperangan Cakil mesti menemui ajalnya.

Pada mulanya Dadungawuk menolak. yang akan digunakan untuk memeriahkan pawai perkawinan Dewi Subadra dengan Arjuna yang pestanya diselenggarkan di negara Dwarawati. Arya Danduwacana. Karena indahnya pernah dipinjam keluarga Pandawa untuk memenuhi persyaratan permintaan Dewi Sumbadra. Dadungawuk bersedia menyerahkan Andanu. Ia memiliki pusaka berupa jala sutra yang berwujud emas. sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan hutan belantara yang sangat angker. Ditya Sapujagad yang bertempat tinggal di kesatrian Sawojajar. di kawasan hutan Mertani.(=pancal panggung/Jawa). Dadungawuk dan Andanu kembali kehutan Kerndayana. yaitu : Prabu Yudhistira. Arya Dananjaya menjadi benteng dan senapati perang negara Mertani. Arya Dananjaya juga mempunyai dua saudara seayah lain ibu masing-masing bernama . ketika dipinang oleh Arjuna. Atas seijin Bathari Durga. Tetapi setelah dikalahkan oleh Bima. raja Jin negara Mertani dan Arya Dandunwacana yang bersemayam di kesatrian Jodipati. Arya Dananjaya sangat sakti. Dadungawuk sendiri bertindak sebagai pawangnya. Bersama kakaknya. Setelah pesta perkawinan selesai. putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini dari negara Mandura. . Ia mempunyai dua kakak kandung. dan Ditya Sapulebu di kesatrian Baweratalun. Dananjaya ARYA DANANJAYA menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja Jin negara Madukara.

naga bersayap dari pertapaan Pringcendani. berkat daya kesaktian Minyak Jayengkaton milik Arjuna pemberian dari Bagawan Wilawuk. Dandangminangsi. Menjanganketawang dan Cecakandon. akhirnya menjelma/sejiwa dengan Arjuna. Arya Dananjaya yang kalah dalam peperangan melawan Arjuna. setia dan memiliki rasa tanggung jawab yang besar. yang menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja Jin negara Mertani. Berwatak pemberani. putri Prabu Yudhistira dengan Dewi Rahina yang sesungguhnya pewaris tunggal negara Madukara. Ditya Sapujagad. pusaka Jala Sutra Emas. putra Prabu Pandu raja negara Astina. sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan sebuah hutan belantara yang angker.Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa. dan memberi saran kepada Arjuna untuk mengawini Dewi Ratri. Dandunwacana ARYA DANDUNWACANA adalah adik Prabu Yudhistira. negara Madukara beserta seluruh balatentaranya. Ia bersemayam di kesatrian Jodipati. Arya Dandunwacana yang kalah dalam peperangan melawan Bima/Werkudara akhirnya menjelma/sejiwa dengan diri Bima. gagah perkasa. Arya Dananjaya yang bersemayam di kesatiran Madukara. hak memakai nama Arya Dandunwacana. Nama Dananjaya menjadi nama sebutan Arjuna. berkat daya kesaktian minyak Jayengkaton yang diperoleh Arjuna dari Bagawan Wilawuk. Arya Dandunwacana bertubuh tinggi besar. naga bersayap dari pertapaan Pringcendani. Podangbinurehan. Arya Dandunwacana mempunyai adik kandung bernama . bertempat tinggal di kesatiran Sawojajar dan Ditya Sapulebu yang bertempat tinggal di kesatiran Baweratalun. Jangettinelon. Kepada Arjuna ia menyerahkan . Arya Dandunwacana menyerahkan. jujur. Ia bersama adik-adiknya menjadi senapati perang negara Mertani. Arya Dandunwacana juga mempumyai dua saudara seayah lain ibu masing-masing bernama . Kepada Bima. putra Prabu Pandu raja negara Astina. gada pusaka bernama Rujakpala dan seluruh balatentaranya antara lain Patih Gagakbaka dan para putra Slagahima antara lain . . negara Jodipati. Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa. Celengdemalung.

sehingga kebal terhadap segala macam senjata. rela berkorban dan besar kepercayaannya kepada Sang Maha Pencipta. pendiam. cucu Prabu Kurandageni dari negara Tirtakandasan. Ia tetap tinggal di kahyangan Saptapratala bersama kakeknya. yang mempunyai kesaktian. jujur. Arya Danurwenda masih kecil. . Ia berkulit Napakawaca. sangat berbakti pada yang lebih tua dan sayang kepada yang muda. Anantareja. putri Prabu Ganggapranawa dari negara Tasikraja. Arya Danurwenda menikah dengan Dewi Kadriti. menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi/tanah. Danurwenda tidak bersedia menjadi raja negara Jangkarbumi. Danurwenda memiliki sifat dan perwatakan. tetapi ia memilih menjadi patih negara Astina di bawah pemerintahan Prabu Parikesit. raja negara Jangkarbumi dengan permaisuri Dewi Ganggi. dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir. Ketika berlangsungnya perang Bharatayuda. Danurwenda juga mewarisi cincin Mustikabumi dari ayahnya. Negara Jangkarbumi diserahkan kepada putranya.Danurwenda ARYA DANURWENDA adalah putra Arya Anantareja. Nagapratala. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Nagapratala. Hyang Anantaboga.

Darmahambara PRABU DARMAHAMBARA adalah raja negara Giyantipura. Dewi Amba tidak ikut dipertaruhkan karena sebelunya telah bertunangan dengan Prabu Citramuka. Dewi Ambika menikah dengan Prabu Citragada dan Dewi Ambiki dengan Prabu Wicitrawirya. dan mempunyai tiga orang putri masing-masing bernama. Dewi Ambika menurunkan keluarga Kurawa sedangkan Dewi Ambiki menurunkan keluarga Pandawa Dewayani DEWI DEWAYANI adalah nenek-moyang keluarga wangsa Yadawa. Setelah Prabu Citragada dan Prabu Wicitrawirya meninggal. Wresni dan . raja negara Srawantipura. Dewi Ambika dan Dewi Ambiki. Prabu Darmahambara pernah menyelenggarakan sayembara tanding pilih menantu untuk dua orang putrinya. Dewi Amba. Putri sulungnya. Sayembara tanding dimenangkan oleh Dewabrata/Bisma dari negara Astina setelah mengalahkan dua raksasa kembar. Ketiga putri Prabu Darmahambara mengalami nasib yang berbeda. Wahmuka dan Arimuka yang menjadin jago negara Giyantipura. Permaisurinya bernama Dewi Swargandini. Dewi Ambika menikah dengan Arya Drestarasta dan Dewi Ambiki dengan Pandu. keduanya putra Prabu Santanu dengan Dewi Durgandini dari negara Astina. dari pertapaan Retawu. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Bagawan Abiyasa. Dewi Amba secara tidak sengaja tewas oleh Dewabrata. Dewi Ambika dan Dewi Ambalika/Ambiki.

masing-masing bernama . Yadu dan Turwasu. Wresni dan Andaka (keluarga Mandura. Resi Sukra adalah brahmana mahasakti yang menjadi guru para daitya/raksasa di negara Sakiya. Ia merupakan putri tunggal Resi Sukra dengan Dewi Jayanti. raja negara Astina. putri Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandini. dan Dewi . Lesanpura. ayahnya agar menghukum Prabu Wrisaparma dan Dewi Sarmista yang telah menghina dan mendorongnya ke dalam lumpur. Kedua putranya tersebut kelak menurunkan golongan wangsa Yadawa. Drestadyumna ARYA DRESTADYUMNA atau Trustajumena adalah putra bungsu Prabu Drupada. Dewayani meminta Resi Sukra. putri tunggal Prabu Wrisaparwa. Druhyu. putri Sanghyang Indra. dan dipenuhi dengan senang hati oleh Sarmista. Karena berselisih dengan Dewi Sarmista. Dewi Drupadi. Karena menghendaki kemenangan para daitya. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra lelaki. Anu dan Puru (menurunkan wangsa Kuru/Pandawa-Kurawa). Resi Sukra bertapa memuja Bathara Prameswara selama l. Dewayani kemudian menikah dengan Prabu Yayati. Ia mempunyai kakak kandung dua orang masingmasing bernama. Kumbina dan Dwarawti). Karena takut terhadap kutuk pastu Resi Sukra. Dewayani meminta agar Sarmista menjadi budaknya. raja negara Pancala dengan permaisuri Dewi Gandawati. mantra sakti yang dapat menghidupkan orang mati. istri Prabu Yudhistira.Andaka. raja daitya negara Parwata. masing-masing bernama .000 tahun dan mendapat ilmu Sanjiwani. raja Amarta. Dewayani akhirnya dimadu dengan Dewi Sarmista yang diambil istri Prabu Yayati. dan berputra tiga orang lelaki. Prabu Wrisaparwa dan Dewi Sarmista memohon ampun dan bersedia memenuhi serta melaksanakan apa yang diminta/dikehendaki Dewayani.

Drestadyumna berwajah tampan. Ia tampil sebagai senapati perang Pandawa. Pada saat itu roh Ekalaya. cerdik. Arya Kumbayaka dan Dewi Kumbayani. Konon Arya Drestadyumna lahir dari tungku pedupaan hasil pemujaan Prabu Drupada kepada Dewata yang menginginkan seorang putra lelaki yang dapat membinasakan Resi Drona yang telah mengalahkan dan menghinanya. bengis. Ia mempunyai saudara seayah seibu bernama . . banyak bicaranya. Drestadyumna ikut terjun dalam kancah perang Bharatayuda. Drestadyumna mati setelah berakhirnya perang Bharatayuda. sombong. yaitu Resi Drona. raja negara Parangggelung yang ingin menuntut balas pada Resi Drona menyusup dalam diri Drestadyumna. istri Arjuna. Ia menikah dengan Dewi Suwarni. Ia tewas dibunuh Aswatama. tangkas dan trenginas. Setelah melalui pertempuran sengit. congkak. Drestaka dan Drestara. Drona RESI DRONA atau Durna yang waktu mudanya bernama Bambang Kumbayana adalah putra Resi Baratmadya dari Hargajembangan dengan Dewi Kumbini. raja negara Dasarna. putra Resi Drona. putri Prabu Hiranyawarma. menghadapi senapati perang Kurawa. yang berhasil menyusup masuk istana Astina dalam usahanya membunuh bayi Parikesit. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra lelaki bernama. akhirnya Resi Drona dapat dibinasakan oleh Drestadyumna dengan dipenggal lehernya. tinggi hati. Resi Drona berwatak.Srikandi. memiliki sifat pemberani.

kepandaian dan kesaktiannnya luar baisa serta sangat mahir dalam siasat perang. Untuk mencari pengalaman hidup. setelah gugurnya Resi Bisma.tetapi kecakapan. Dalam peran Bharatayuda Resi Drona diangkat menjadi Senapati Agung Kurawa. putra Prabu Drupada. Arya Sucitra bersaudara sepupu dengan Bambang Kumbayana/Resi Drona dan menjadi saudara seperguruan sama-sama berguru pada Resi Baratmadya. Konon kematian Resi Drona akibat dendam Prabu Ekalaya raja negara Parangggelung yang arwahnya menyatu dalam tubuh Drestadyumna. Ia sangat mahir dalam siasat perang dan selalu tepat menentukan gelar perang. Resi Drona gugur di medan pertempuran oleh tebasan pedang Drestadyumna. raja negara Tempuru. Drona dipercaya menjadi guru anak-anak Pandawa dan Kurawa. yang memenggal putus kepalanya. Karena kesaktian dan kemahirannya dalam olah keprajuritan. kecerdikan. dan merupakan turunan ke tujuh dari Bathara Brahma. Ia berhasil mendirikan padepokan Sokalima setelah berhasil merebut hampir setengah wilayah negara Pancala dari kekuasaan Prabu Drupada. adalah putra Arya Dupara dari Hargajambangan. putri Prabu Purungaji. dan memperoleh seorang putra bernama Bambang Aswatama. Ia mempunyai pusaka sakti berwujud keris bernama Cundamanik dan panah Sangkali (diberikan kepada Arjuna). Resi Drona menikah dengan Dewi Krepi. Drupada PRABU DRUPADA yang waktu mudanya bernama Arya Sucitra. Arya Sucitra pergi meninggalkan .

Prabu Drupada tampil sebagai senapati perang Pandawa. oleh Prabu Pandu ia di jodohkan/dikawinkan dengan Dewi Gandawati. dan berputra mahkota Arya Gandamana menolak menjadi raja. Dewi Srikandi dan Arya Drestadyumna. Ketika Prabu Gandabayu mangkat. Dalam masa kekuasaanya. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama.Hargajembangan. Dewi Drupadi. Arya Sucitra dinobatkan menjadi raja Pancala dengan gelar Prabu Drupada. putri sulung Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandarini dari negara Pancala. luhur budinya. Prabu Drupada berselisih dengan Resi Drona. raja negara Pancala dengan permaisuri Dewi Gandawati. Drupadi DEWI DRUPADI atau Dewi Kresna dan dikenal pula dengan nama Pancali (Mahabharata) adalah putri sulung Prabu Drupada. bijaksana. Dewi Drupadi berwajah sangat cantik. Ia menekuni seluk beluk tata kenegaraan dan tata pemerintahan. Putri Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandini. mengabdikan diri ke negara Astina kehadapan Prabu Pandudewanata.sabar. Ia gugur melawan Resi Drona terkena panah Cundamanik. Di dalam perang besar Bharatayuda. dan separo dari wilayah negara Pancala direbut secara paksa melalui peperangan oleh Resi Drona dengan bantuan anak-anak Pandawa dan Kurawa. Karena kepatuhan dan kebaktiannya kepada negara. Dewi Srikandi dan Arya Drestadyumna. teliti dan . Ia mempunyai dua orang adik kandung bernama .

Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama Arya Susena. 3. takabur. Srutakirti dari Arjuna 4. yaitu. Adipati Banjarjumut yang merupakan salah satu dari seratus orang keluarga Kurawa dengan Dewi Saltani. Srutasoma dari Bima. Srutanika dari Nakula 5. 1.Partawindya dari Yudhistira. Bima.setia. Ia diberi Aji Gineng oleh Bagawan Pisaca yang berkhasiat kesaktian siapa saja yang digertaknya badannya akan hancur lebur. Dursala tewas dalam pertempuran . Dewi Drupadi menikah dengan lima orang satria Pandawa. Srutawarman dari Sahadewa. Ia berbadan besar. Nakula dan Sahadewa. besar kepala dan senang meremehkan orang lain. Menurut pedalangan Jawa. Ia selalu berbakti terhadap suaminya. Selain pernah berguru pada Resi Drona. Sedangkan menurut Mahabharata. raja negara Amarta dan berputra Pancawala. Dewi Drupadi menikah dengan Prabu Yudhistira/Puntadewa. seorang pendeta raksasa dari pertapaan Carangwulung di hutan Wanayasa. Yudhistira. Akhir riwayatnya diceritakan. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh lima orang putra. Dewi Drupadi mati moksa bersama-sama dengan kelima satria Pandawa setelah berakhirnya perang Bharatayuda. gagah dan bermulut lemar. ia sangat sakti. Dursala mempunyai watak dan sifat. Dursala menikah dengan Dewi Sumini. Dursala DURSALA adalah putra Arya Dursasana. Dursala juga menjadi murid kesayangan Bagawan Pisaca. 2. Arjuna.

raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Dadanya dibelah dengan kuku Pancanaka. Gardapura . Durmuka. Bogadatta (raja negara Turilaya). Wikataboma. gagah dan bermulut lebar. Dari perkawinan ini ia berputra seorang lelaki bernama Dursala. Dursasana berbadan besar. Citrayuda. Citraksa. (raja negara Banyutinalang). senang meremehkan dan menghina orang lain. Bomawikata. Carucitra. Badannya hancur terkena hantaman Aji Narantaka Dursasana DURSASANA adalah putra Prabu Drestarasta. Anggota tubuh dan kepala Dursasana . takabur. Citraksi. Kartadenta. Darah yang menyembur ditampung Bima untuk memenuhi sumpah Dewi Drupadi. besar kepala. Dursasana menikah dengan Dewi Saltani.gemar bertindak sewenang-wenang. Ia mempunyai pusaka sebuah keris yang luar biasa besarnya bernama Kyai Barla. Ia bersaudara 100 orang --{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. yang akan dibuat kramas dan mencuci rambutnya. Gardapati (raja Negara Bukasapta). mempunyai watak dan sifat. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa.melawan Gatotkaca tatkala ia bermaksud menguasai negara Amarta. Durgempo. Kartamarma. Surtayuda. putri Adipati Banjarjungut. Dursasana mati di medan perang Bharatayuda oleh Bima/Werkudara dalam keadaan sangat menyedihkan. Citraboma. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Durmagati. Surtayu.

Kartadenta. Diantara 100 orang. dihantam gada Rujakpala. Dewi Dursilawati sangat dimanja oleh orang tuanya dan saudara-saudaranya. Bogadatta (raja negara Turilaya). . Durgempo. keluarga Kurawa yang dikenal dalam pedalangan adalah. Carucitra. Wikataboma. dan Widandini (raja negara Purantara) . Citrayuda. Gardapura. Durmagati. Gardapati (raja negara Bukasapta).hancur berkeping-keping. Citraksa. Surtayu. Citraboma. Duryudana (raja Negara Astina). putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Citraksi. Bomawikata. Dursasana (Adipati Banjar Jumut). Surtayuda. Dursilawati DEWI DURSILAWATI adalah satu-satunya wanita dari 100 (seratus) orang putra Prabu Drestarasta. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Durmuka.

Hidupnya serba mewah. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama Arya Wiruta dan Arya Surata. Ia jarang sekali keluar dari lingkungan istana. yang mengakibatkan kematiaannya karena cincin Mustika Ampal lepas dari tubuhnya. Ia adalah raja negara Paranggelung. keinginanya selalu terlaksana. Menjelang . Arya Surata yang bertahta menjadi raja negara Sindu menggantikan ayahnya. yang selalu mendalami olah keprajuritan dan menekuni ilmu perang. Ekalaya seorang raja kesatria. Ia juga mempunyai cincin pusaka bernama Mustika Ampal yang menyatu dengan ibu jari tangan kanannya. sangat mencintai istrinya. jujur. Ekalaya mempunyai isteri yang sangat cantik dan sangat setia bernama Dewi Anggraini. menarik hati. tekun dan tabah. putri hapsari/bidadari Warsiki. gaya dan kata-katanya serba menarik. Ekalaya berwatak. Dalam perselisihannya dengan Arjuna. Sesekali ia datang kenegara Astina untuk membangun dan melanggengkan keakraban hubungan kekeluarga dengan keluarga Pandawa dan keturunannya. Ekalaya EKALAYA atau Ekalya (Mahabharata) dalam cerita pedalangan dikenal pula dengan nama Palgunadi. Arya Jayadrata dan seluruh saudaranya dimedan perang Kurusetra.Dewi Dursilawati menikah dengan Arya Sinduraja/Arya Tirtanata atau lebih dikenal dengan nama Arya Jayadrata. setia. Dewi Dursilawati tinggal dinegara Sindu bersama putranya. raja negara Sindu. Setelah berakhirnya perang Bharatayuda dengan tewasnya suaminya. Ia sangat sakti dan sangat mahir mampergunakan senjata panah. Wataknya bersahaja. dengan penuh keikhlasan Ekalaya merelakan ibu jari tangan kanannya dipotong oleh Resi Drona.

penuh belas kasih. putra Prabu Basudewa dari permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Ped. Winata dan Wimuka/Wilmuka. yang memenggal putus kepala Resi Drona hingga menemui ajalnya. Dewi Erawati berwatak. Dalam perang Bharatayuda kutuk dendam Ekalaya menjadi kenyataan. Erawati DEWI ERAWATI adalah putri sulung Prabu Salya raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Dewi Surtikanti. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. Arwahnya menyatu dalam tubuh Arya Drestadyumna satria Pancala. Dewi Banowati. sabar dan wingit.kematiaanya. . Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Ia dan suaminya hidup tenang dan bahagia sampai masa sesudah perang Bharatayuda. Ia mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama. Dewi Erawati menikah dengan Prabu Baladewa/Kakrasana. setia. Ekalaya berjanji akan membalas kematiannya pada Resi Drona. Jawa). Hal ini karena mereka sekeluarga berada di luar pertikaian keluarga Kurawa dan keluarga Pandawa yang meletus dalam perang Bharatayuda. raja negara Mandura.

Gagakbaka ikut terjun ke medan perang Bharatayuda memimpin pasukan balatentara Jodipati. raja negara Mandaraka. Pada mulanya Resi Pancandaseta menolak. .Gagakbaka GAGAKBAKA adalah patih negara Jodipati. Ia tewas dalam pertempuran melawan Prabu Salya. semenjak jaman Arya Dandunwacana. sampai kemudian diserahkan kepada Bima/Werkudara setelah keluarga Pandawa berhasil membangun negara Amarta di bekas hutan Mertani. Gagakbaka berperawakan tinggi besar dan gagah perkasa. Tapi setelah kalah berperang melawan Gagakbaka akhirnya bersedia pula datang dan menari di alun-alun Dwarawati. Gagakbaka pernah disuruh oleh Bima pergi kepertapaan Pandansurat untuk meminta kesediaan Resi Prancandaseta (Kera putih) menari di alun-alun negara Dwarawati memeriahkan upacara perkawinan Arjuna dengan Dewi Sumbadra. Ia sangat setia dan taat dalam pengabdiannya terhadap negara dan junjungannya.

Ia mempunyai hubungan yang sangat karib dengan Prabu Pandudewanata. punggawa dan murid kesayangan Prabu Pandudewanata. menantunya yang setelah menjadi . Prabu Gandabayu menikah dengan Dewi Gandarini. Karena penggantinya. Konon ia masih keturunan Resi Suksrana. teguh sentosa. dan berputra dua orang bernama. Dewi Gandawati dan Arya Gandamana.Gandabayu PRABU GANDABAYU adalah raja negara Pancala. bersahaja. raja negara Astina. Prabu Gandabayu memerintah negara Pancala sampai mangkatnya. sehingga Dewi Gandawati dikawinkan dengan Arya Sucitra. Prabu Gandabayu menurut wujudnya telah mencerminkan wataknya. gagah berani. murid Resi Boma. putra mahkota Arya Gandamana tidak bersedia memegang kedudukan raja dan lebih senang menjabat Patih di negara Astina. tahta kerajaan kemudian diserahkan kepada Arya Sucitra. nama samaran Bathara Bayu ketika menjadi raja di negara Medanggora. pendiam dan sakti.

Arya Sucitra yang menjadi raja Pancala bergelar Prabu Drupada. Gandamana tetap teguh dengan sumpahnya. Arya Gandamana adalah kesatria yang tiada tandingannya. Prabu Gandabayu meninggal. tegap. Jabatan itu dipegangnya sampai ia harus meninggalkan negara Astina karena penghianatan Sakuni. Gandamana tewas dalam peperangan melawan Bima saat terjadi penyerbuan anak-anak Kurawa dan Pandawa ke negara Pancala atas perintah Resi Drona. dan diangkat menjadi patih negara Astina. Arya Gandamana pernah menderita penyakit yang tak tersembuhkan. . Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Gandawati. pendiam. pemberani. menurut Mahabharata. gagah. Akhir riwayat Gandamana diceritakan. Gandamana tewas dalam peperangan melawan Bima saat ia melakukan pasanggiri/sayembara tanding dalam upaya mencarikan jodoh untuk Dewi Drupadi. Penyakit itu baru sembuh setelah ia berikrar.Gandamana ARYA GANDAMANA adalah putra mahkota negara Pancala. kuat dan sakti serta memiliki ilmu andalan Aji Bandungbandawasa dan Glagah Pangantol-atol. Ketika ayahnya. Sedangkan menurut pedalangan. mengucapkan sumpah tidak akan menjadi raja sesuai wangsit Dewata. Putra Prabu Gandabayu dengan permaisuri Dewi Gandarini. Ia berwajah tampan. Gandamana kemudian pergi mengabdikan ke negara Astina kehadapan Prabu Pandu. Ia relakan haknya menjadi raja kepada kakak iparnya.

Citraboma. menjadi penyebab utama kebencian anak-anaknya. Bogadatta. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung. Gardapura. Kartadenta. raja negara Astina. Arya Sakuni. Ia mati terjun ke dalam Pancaka/api pembakaran jenazah bersama Dewi Kunti dan Prabu Drestarasta setelah berakhirnya perang Bharatayuda. masingmasing bernama . Durmagati. Keseratus putra Dewi Gandari tersebut dikenal dengan nama Sata Kurawa. yang oleh Dewi Gandari dicerai beraikan menjadi seratus potongan. Dewi Gandari mempunyai sifat kejam dan bengis. Durmuka. Wikataboma. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 100 (seratus) orang anak. . Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Surtayuda. putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa dengan permaisuri Dewi Ambika. Ia selalu mementingkan diri sendiri dan tidak segan-segan berkhianat serta pendendam. Gardapati (raja negara Bukasapta). Arya Surabasata dan Arya Gajaksa. Carucitra. dan atas kehendak Dewata menjelma menjadi bayi Manusia. Dewi Gandari menikah dengan Prabu Drestarasta. Dursasana (Adipati Banjarjungut). tetapi pada waktu lahirnya berwujud gumpalan darah kental. Durgempo. raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Dendam dan kebenciannya terhadap Pandu. (raja negara Turilaya).Gandari DEWI GANDARI adalah putra Prabu Gandara. Citrayuda. Surtayu. Kurawa terhadap Pandawa. Diantara mereka yang terkenal dalam pedalangan adalah: Duryudana (raja negara Astina).

masing-masing bernama . Arya Sucitra. Akhir riwayatnya diceritakan. Dewi Gandawati menikah dengan Arya Sucitra. Dewi Drupadi atau Pancali (Mahabharata) yang kemudian menjadi istri Prabu Yudhistira. sabar dan teliti serta setia. Hal ini karena Gandamana menolak untuk dinobatkan menjadi raja. . Sepeninggal Prabu Gandabayu. 2. Dewi Gandawati ikut belapati. Dewi Srikandi. suaminya yang gugur di medan perang Bharatayuda melawan Resi Drona. Ia mempunyai seorang adik kandung bernama Arya Gandamana yang menjadi patih negara Astina pada jaman pemerintahan Prabu Pandu. 1. terjun ke dalam pancaka (api pembakaran jenasah) Prabu Drupada.Gandawati DEWI GANDAWATI adalah putri sulung Prabu Gandabayu. luhur budinya. Ia sangat berbakti terhadap suaminya. suaminya naik tahta kerajaan Pancala. bijaksana. yang kemudian menjadi istri Arjuna. putra Arya Sangara dari Hargajambangan yang telah lama mengabdi dan berguru pada Prabu Pandu di negara Astina. 3. Dari perkawinan tersebut Dewi Gandawati memperoleh tiga orang putra. bergelar Prabu Drupada. raja negara Amarta. Dewi Gandawati seorang putri cantik jelita. Dretadyumna/ Trustajumena. raja negara Pancala atau Pancalaradya (pedalangan Jawa) dengan permaisuri Dewi Gandarini. yang dalam perang Bharatayuda berhasil membunuh Resi Drona.

yang tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu saat menyerang Suralaya. Terdorong oleh rasa dendam terhadap keluarga Mandura. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. raja negara Karanggubarja. Prabu Garbanata ingin merebut kembali negara Karanggubarja yang kini telah dikuasai oleh Prabu Setyajid/Arya Ugrasena dan berganti nama menjadi negara Lesanpura. Perdamaian pun akhirnya dilakukan antara negara Garbaruci dengan Lesanpura. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Ia masih keturunan Prabu Kalaruci. putri Prabu Kalayaksa. putri Prabu Garbasumanda kemudian dijodohkan dengan Arya Setyaki. Dewi Garbarini. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putri yang bernama Dewi Garbarini. Ia bersaudara 100 orang --{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata . senapati perang negara Dwarawati. Prabu Garbanata menikah dengan Dewi Danawati. Dalam penyerangan tersebut Prabu Garbanata kalah dalam peperangan melawan Arya Setyaki. karena ingin memperistri bidadari. putra Prabu Setyajid dengan Dewi Wersini. Dewi Wersini.Garbanata PRABU GARBANATA adalah raja negara Garbaruci. Gardapati GARDAPATI adalah putra Prabu Drestarasta. raja negara Garbasumanda. yang memilki senjata gada Wesikuning peninggalan Arya Singamulangjaya. Penyerangan besar-besaran pun dilakukan terhadap negara Lesanpura. Untuk mengukuhkan tali persaudraan.

Gardapati (raja negara Bukasapta). Surtayuda. Surtayu. Dengan kesaktiannya. Ia pandai dalam olah ketrampilan mempergunakan senjata gada dan lembing. Gardapura GARDAPURA adalah putra Prabu Drestarasta. dan mengangkat dirinya menjadi raja bergelar Prabu Gardapati. Gardapura . Durmagati. congkak. Dursasana (Adipati Banjarjungut). ia berhasil merebut negara Bukasapta. Adik kesayangannya Gardapura di angkat menjadi raja muda bergelar Prabu Anom Gardapura. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Bogadatta (raja negara Turilaya). Kartadenta. Citraksa. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Bomawikata. Tubuhnya hancur dihantam gada Rujakpala. Citraksi. Citraboma. Carucitra. raja negara Glagahtinalang. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Ia bersaudara 100 orang -{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Gardapati tewas dalam peperangan melawan Bima. Citrayuda. Citraksa. Saat berlangsungnya perang Bharatayuda. Wikataboma. Wikataboma.Kurawa. Widandini (raja negara Purantura) dan Dewi Dursilawati. Kartadenta. Durgempo. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Surtayuda. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Durmagati. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Bogadatta (raja negara Turilaya). Citraksi. Bomawikata. cerdik dan licik. Durmuka. Durmuka. Citrayuda. Gardapati diangkat menjadi senapati perang Kurawa dengan senapati pendamping Prabu Wresaya. Carucitra. Durgempo. Gardapati berwatak keras hati. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. . Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Citraboma. Surtayu.

Setelah selesai tapanya.Gardapura bersifat sombong. keras kepala. Gareng bernama Bambang Sukskati. tangannya bengkok/tekle/ceko (Jawa). Mereka juga tak mau berhenti berkelahi walau tubuh mereka telah saling cacad tak karuan. hidung bulat bundar. Ia tewas dalam peperangan melawan Bima. Nala Gareng menikah dengan Dewi Sariwati. . Perkelahian baru berakhir setelah dilerai oleh Semar/Sanghyang Ismaya. berubahlah wujud keduanya menjadi sangat jelek. Gardapura sangat dekat hubungannya dengan Gardapati. kaki pincang. putra Bagawan Salantara dari padepokan Kembangsore. Ia pandai dalam olah ketrampilan mempergunakan senjata gada dan panah. perut gendut. terjadilah peperangan antara keduanya. Oleh Sanghyang Ismaya namanya diganti menjadi Nala Gareng. Gardapura diangkat sebagai Senapati pendamping. yang diperolehnya atas bantuan Resi Tritusta dari negara Purwaduksina. tak berleher. Di tengah perjalanan Bambang Sukskati bertemu dengan Bambang Panyukilan. Ketika Gardapati menjadi raja di negara Bukasapta. dan masuk dalam golongan panakawan. Nala Gareng berumur sangat panjang. Gareng GARENG lazim disebut sebagai anaknya Semar. mendampingi Resi Drona yang berkedudukan sebagai Senapati utama. Karena sama-sama congkaknya dan sama-sama mempertahankan pendiriannya. cerdik dan licik. ia kemudian minta ijin pada ayahnya untuk pergi menaklukan raja-raja. Saat berlangsungnya perang Bharatayuda. sehingga tiada yang kalah dan menang. Matanya juling. Bertahun-tahun Bambang Sukskati bertapa di bukit Candala untuk mendapatkan kesaktian. Aslinya. putri Prabu Sarawasesa dengan permaisuri Dewi Saradewati dari negara Salarengka. Mereka mempunyai kesaktian yang seimbang. Karena sabda Sanghyang Ismaya. Kepalanya hancur dihantam gada Rujakpala. sedangkan Bambang Panyukilan menjadi Ptruk. ia hidup sampai jaman Madya. ia diangkat sebagai raja pendamping dengan gelar Prabu Anom Gardapura. putra Resi Sukskadi dari padepokan Bluluktiba. kakaknya. Tubuh Bambang Sukskati menjadi cacad.

yang rakyatnya hampir seluruhnya terdiri atas bangsa raksasa. Dalam pewayangan. ibunya bernama Dewi Arimbi. Gatotkaca adalah seorang raja muda di Pringgadani. menjadi raja di negeri itu. Gatotkaca banyak dibantu oleh patihnya. kakak ibunya yang bernama Arimba. Sebelum itu. Negeri ini diwarisinya dari ibunya. Tali pusarnya tidak dapat diputus. adik Arimbi. terkenal sebagai ksatria perkasa berotot kawat bertulang besi. Ia adalah anak Bima.Gatotkaca GATOTKACA. Akhirnya keluarga Pandawa sepakat menugasi Arjuna mencari senjata ampuh . Sebagai raja muda di Pringgadani. Brajamusti. Gatotkaca telah membuat huru-hara. Begitu lahir di dunia. Berbagai macam pisau dan senjata tak mampu memotong tali pusar itu.

Bayi Tutuka langsung ditaruh dihadapan kedua raksasa sakti itu. Usahanya ini tak berhasil. Setelah tali pusarnya putus. dan yang ketiga Dewi Suryawati. Gatotkaca dibawa Batara Narada ke Kahyangan untuk meng-hadapi Kala Sakipu dan Kala Pracona yang mengamuk. Untunglah ternyata sarung Kunta itu pun dapat digu-nakan memotong tali pusar Gatotkaca. Gatotkaca mendapat seorang anak bernama Sasikirana. Setelah ditinggal pergi kedua raksasa itu. Kala Sakipu dan Kala Pracona memang hanya dikalahkan oleh bayi yang di-namakan Tutuka itu. Dalam pewayangan Gatotkaca mempunyai tiga orang istri. Kala Sakipu langsung memungut bayi itu dan mengunyahnya. Sementara itu para dewa pun tahu peristiwa itu. . Sedangkan Suryakaca adalah anaknya dari Dewi Suryawati. warangka Kunta langsung melesat masuk ke dalam pusar bayi itu. Setelah penggemblengan selesai.untuk keperluan itu. Sedangkan bilah senjata Kunta tetap dilarikan Karna. begitu tali pusar itu putus. Bayi Tutuka diambil olah Batara Narada. Kala Pracona dan Kala Sakipu dapat dibunuhnya. begitu muncul kembali dari Kawah Candradimuka. itu bukan diserahkan pada Arjuna. Namun. putri Batara Surya. Ia mengenakan Caping Basunanda. Di sini Gatotkaca digembleng oleh Empu Batara Anggajali. Tubuhnya tetap utuh. Senjata. Dengan Dewi Sumpani ia mempunyai anak bernama Arya Jayasumpena. Ia juga mengenakan terompah Padakacarma yang jika digunakan menendang. penutup kepala gaib. musuhnya akan mati. walaupun raksasa itu mengunyah kuat-kuat. Istrinya yang kedua Dewi Sumpani. Untuk menolongnya Batara Guru mengutus Batara Narada turun ke bumi membawa senjata pemotong tali pusar Gatotkaca. Tutuka pingsan. Mula-mula Bima dan Dewi Arimbi tidak merelakan anaknya yang baru lahir itu dibawa Narada. Gatotkaca ternyata sanggup menunaikan tugas itu dengan baik. setelah dewa itu menjelaskan bahwa me-nurut ramalan para dewa. atas izin Bima dan keluarga Pandawa lainnya. Namun Batara Narada membuat kekeliruan. bayi itu dibantingnya sekuat tenaga ke tanah. Di kahyangan. yang menyebabkannya tidak akan kehujanan dan tidak pula kepanasan. Dari perkawinan dengan Pergiwa. bayi itu sudah berubah ujud menjadi ksatria muda yang perkasa. Para dewa lalu menyuruhnya berkelahi melawan bala tentara raksasa pimpinan Prabu Kala Pracona dan Patih Kala Sakipu lagi. dan dimasukkan ke Kawah Candradimuka. Karena kesal. Bima dan Arimbi mengizinkan. Namun. me-lainkan pada Karna yang wajah dan penampilannya mirip Arjuna. Istri pertamanya Dewi Pregiwa. Arjuna hanya dapat merebut sarung (warangka) senjata sakti itu. Untuk memperoleh senjata pemberian dewa itu Arjuna terpaksa mencoba merebutnya dari tangan Karna. yang bernama Kunta Wijayandanu. tetapi ternyata Tutuka bukan bayi biasa. anak Arjuna.

ketika Gatotkaca menghindari senjata Kunta Wijayanda-nu dengan cara terbang setinggi-tingginya. Kalabendana mengatakan bahwa ia tidak mau masuk ke sorga bilamana tidak bersama-sama dengan Gatotkaca. hanya karena pamannya itu mengatakan pada Dewi Utari bahwa Abimanyu akan menikah lagi dengan Dewi Utari. dan Bimaputra. Namun senjata sakti itu terus saja memburunya. ketika mereka berperang tanding. Senjata Kunta Wijayandanu itu melesat menembus perut Gatotkaca melalui pusarnya dan masuk ke dalam warangkanya. Gatotkaca banyak memberikan bantuannya. Gatotkaca bergelar Prabu Anom Kacanagara. Purbaya. terutama Brajamusti. Gurubaya. sedang arwah Brajamusti di tangan kirinya. Trincingwesi. Guritna. Saat berhadapan dengan Adipati Karna sebenarnya Gatotkaca sudah tahu akan bahaya yang mengancam jiwanya. ia mendesak agar Karna menggunakan senjata pamungkas itu. gelar ini hampir tidak pernah disebut dalam pergelaran wayang. dan Mladangtengah. sesudah Gatotkaca gugur. Padahal Kalabendana adalah pengasuhnya sejak bayi. sehingga akhirnya Gatotkaca gugur. Gatotkaca pernah melakukan kesalahan fatal dalam hidupnya. Ia merencanakan hanya akan menggunakan senjata sakti itu bila nanti berhadapan dengan Arjuna. ada lagi nama alias Gatotkaca. Sewaktu Abimanyu hendak menikah dengan Dewi Siti Sundari. . Namun pemberontakan ini gagal karena Brajadenta ditentang adik-adiknya. Menjelang ajalnya. Gatotkaca amat sayang pada sepupunya. Krincingwesi. Nama lain Gatotkaca yang lebih terkenal adalah Tutuka. dan anak kandung Prabu Trembaka — raja Pring-gadani terdahulu. Namun ketika Prabu Anom Duryudana menyaksikan betapa Gatotkaca telah menimbulkan banyak korban dan kerusakan di pihak Kurawa. Karena itu. Pengangkatan Gatotkaca sebagai penguasa Pringgadani sebenarnya tidak disetujui pamannya. Ketika jatuh ke bumi. Akibatnya. Untuk berhasilnya pemberontakan yang dilakukannya Brajadenta minta dukungan Batari Durga dan Kurawa. sewaktu berhadapan dengan Gatotkaca. Arimbiatmaja. karena ia le-laki. Karena itu ketika Karna melemparkan senjata Kunta. Pada Wayang Golek Purwa Sunda. Gatotkaca berusaha agar jatuh tepat pada tubuh Adipati Karna. dan amat menyayangi Gatotkaca. Sebagai raja muda Pringgadani. Bra-jadenta.Dalam Baratayuda Gatotkaca diangkat menjadi senapati dan gugur pada hari ke-15 oleh senjata Kunta yang dilemparkan Karna. Adik Dewi Arimbi ini menganggap dirinya lebih pantas menduduki jabatan itu. Sebenarnya. sebenarnya Karna sudah tidak lagi memiliki senjata sakti yang benar-benar dapat diandalkan. Namun. yakni Kalananata. ia terbang amat tinggi. Bimasiwi. Dengan demikian kesaktian Gatotkaca makin bertambah. Arwah Brajadenta akhirnya menyusup ke telapak tangan kanan Gatotkaca. Kancingjaya. Abimanyu. Ia sampai hati membunuh Kalabendana. Adipati Karna enggan menggunakan senjata Kunta. Brajadenta akhirnya mati bersama-sama dengan Brajamusti. tetapi senapati Kurawa itu waspada dan cepat melompat menghindar sehingga yang hancur hanyalah kereta perangnya.

Gatotkaca dan saudara-saudaranya menolak tuntutan itu. Gatotkaca Gugur Dewi Sumpani ternyata mampu menahan Aji Narantaka. Gatotkaca saat itu juga tergugah untuk menambah ilmu dan kesaktiannya. Gatotkaca Sewu 5. Keinginan Gatotkaca untuk bertemu kembali dengan Dursala akhirnya terlaksana. bahwa kesaktiannya belum bisa mengimbangi Dursala. Gantotkaca Rante 10. Di tempat yang aman Antareja menyembuhkannya dengan Tirta Amerta yang dimilikinya. para putra Pandawa. Selain malu. Pada perang tanding itu Gatotkaca terkena pukulan Aji Gineng yang dimilliki oleh Dursala. Ia lalu berguru pada Resi Seta. maka ia bersedia memperistri wanita cantik itu. sehingga pingsan. Aji Narantaka 12. Sesuai janjinya. Subadra Larung 11. Brajadenta . Gatotkaca Lair (Lahirnya Gatotkaca) 2. yang menyatakan keinginannya untuk diperistri.arwah Kalabendana mendorong senjata sakti itu sehingga dapat mencapai pusar putra kesayangan Bima itu. Gatotkaca langsung pulih seperti sedia kala. Pregiwa . untuk mengadakan latihan perang di Tegal Kurusetra. Gatotkaca menjawab. Beberapa tahun menjelang Baratayuda. jika mampu menerima hantaman Aji Na rantaka. Gatotkaca pernah bertindak kurang bijaksana. Baru saja latihan perang itu dimulai. putra Dursasana. Gatotkaca Rebutan Kikis 6.Pregiwati 3. Ia segera diamankan oleh saudara-saudaranya. Dari Resi Seta putra Bima itu mendapatkan Aji Narantaka. Berbagai Lakon yang Melibatkan Gatotkaca 1. Wahyu Senapati 7. Kalabendana Lena 9. Setelah menguasai ilmu sakti itu Gatotkaca segera pergi mencari Dursala.Brajamusti 8. dengan Aji Narantaka itu . Dalam perjalanan ia berjumpa dengan Dewi Sumpani. Tindakannya ini dilakukan tanpa izin dan pemberita-huan dari para Pandawa. Dalam pertem-puran yang kedua kalinya ini. putra Prabu Matswapati dari Wirata. datanglah utusan dari Kerajaan Astina yang dipimpin oleh Dursala. Ia mengum-pulkan saudara-saudaranya. Gatotkaca Sungging 4. Gatotkaca lalu memperistri Dewi Sumpani. yang menuntut agar latihan perang itu segera dihentikan. ia sadar. Namun. Dari perkawinan itu mereka kelak mendapat anak yang diberi nama Jayasumpena. Maka terjadilah perang tanding antara Gatotkaca dengan Dursala. para putra Pandawa.

hanyalah Prabu Kala Pracona. dengan wajah mirip Bima. Dalam perang melawan raksasa. Yang diambil sebagai pola adalah bentuk seni rupa wayang peraga Antareja tetapi diberi praba. Namun sejak Susuhunan Paku Buwana II memerintah Kartasura.Gatotkaca mengalahkan Dursala. Gelap. tidak diketahui dengan jelas. Nama itu diberikan karena waktu lahir. dan Guntur Samodra. Pada tahun 1960-an Ir. Guntur Prahara. Presiden RI. Pelaksanaan pembuatan wayang Gatotkaca untuk ketiga wanda itu dilakukan oleh Ki Cerma Saweda dari Surakarta.1820) di Surakarta. yakni wanda Kilat. yakni pada tahun 1627 Saka atau 1705 Masehi. Boma Narakasura. Patih Kala Sakipu. wanda-wanda Gatotkaca adalah wanda Tatit yang diciptakan oleh raja Kartasura. Gatotkaca wanda Gelap merupakan ciptaan keraton terakhir. penampilan peraga wayang Gatotkaca dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa diubah menjadi ksatria tampan dan gagah. sedangkan kata kaca artinya rambut. Dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Surakarta. Di Surakarta. ada sedikit perbedaan antara seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Surakarta dengan gagrak Yogyakarta. dengan muka agak . bahu belakang lebih tinggi dibandingkan dengan bahu depan. bahu belakang lebih tinggi dibandingkan bahu depan. dan Abimanyu di darat. tokoh Gatotkaca ditampilkan dalam enam wanda. menambah lagi dengan tiga wanda ciptaannya. pinggangnya lebih ram-ping dan posisinya agak maju. Guntur. Gatot artinya se-suatu yang berbentuk bundar. Paku Buwana II (1655 Saka atau 1733 Masehi). dan Dukun. Wanda Gelap mempunyai kesan bentuk badan yang lebih kekar dan tegap. Karena Dewi Arimbi sesungguhnya seorang raseksi (raksasa perempuan). bahu belakang sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan kedudukan bahu depan. sehingga menampilkan kesan gagah. Kedudukan bahu depan dan bahu belakang rata. Nama Gatotkaca yang diberikan pada anak Bima ini berarti ‘rambut gelung bundar’. Dalam pewayangan. yakni Butaprepat. Gatotkaca selalu bahu membahu dengan Abimanyu. mukanya tidak terlalu tunduk. yang seringkali dibunuhnya dengan cara memuntir kepalanya. Badannya kekar dan kokoh. Sukarno. Lawan-lawan Gatotkaca yang cukup sakti. Panglawung. mukanya agak tunduk tetapi tidak setunduk pada wanda Tatit. yakni Gatotkaca wanda Guntur Geni. anak Bima itu telah bergelung rambut bundar di atas kepalanya. dan Dursala. yakni pada zaman pemerintahan Paku Buwana IV (1788 . lengkap dengan taringnya. Wanda Kilat diciptakan pada zaman pe-merintahan Paku Buwana I. lawan-lawan Gatotkaca biasanya hanyalah raksasa-raksasa biasa. maka dulu Gatotkaca dalam Wayang Kulit Purwa digambarkan berujud raksasa. Bentuk badannya tegap. sedangkan mukanya lebih tunduk ke bawah dibandingkan dengan wanda Tatit. Kapan dan oleh siapa wanda ini diciptakan. Tatit. Meskipun Gatotkaca selalu dilukiskan gagah perkasa. Mengenai soal wanda ini. tetapi pecinta wayang pada umumnya tidak menganggapnya memiliki kesaktian yang hebat. Gatotkaca menyambar dari udara.

membagi Gatotkaca atas empat wanda. . Bentuk badan Gatotkaca wanda Guntur menampilkan kesan kokoh. yang diciptakan pada tahun 1578 Saka atau 1656 Masehi.datar. lengkap dengan taringnya. seolah mencerminkan sifat andap asor. dengan bahu depan lebih rendah daripada bagu belakang. memerintahkan para penatah dan penyungging keraton untuk menciptakan bentuk baru peraga Gatotkaca dengan meninggalkan bentuk raksasa sama sekali. wajah raksasa. Maka terciptalah bentuk baru Gatotkaca yang disebut wanda Guntur itu. wanda Paseban dipakai kalau Gatotkaca sedang menghadap para Pandawa. sebelum diciptakan peraga Gatotkaca wan-da Guntur. merupakan wanda Gatotkaca yang tertua dalam bentuknya yang kita kenal sekarang ini. Pinggangnya tidak seramping pinggang Gatotkaca wanda Kilat. agak gendut dibandingkan ukuran perut Gatotkaca pada wanda lainnya. Wayang Kulit Purwa menggambarkan ben-tuk Gatotkaca sebagai raksasa. khusus ditampilkan pada kedudukan Gatotkaca sebagai raja di Pringgadani. Pergiwati. Wajahnya juga memandang ke bawah. Pinggangnya langsing seperti pada wanda Kilat. tunduk. seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Yogyakarta. Sementara itu. Dewi. Baca Bima. Secara keseluruhan bentuk tubuh wanda Guntur seolah condong ke depan. Sunan Amangkurat Seda Tegal Arum. raja Mataram. Wanda Guntur. dengan tubuh besar. Bentuk bagian perut Gatotkaca wanda Dukun ini. dan Sukarno. yakni wanda Kutis yang biasanya dimainkan untuk adegan perang ampyak. kuat. sedangkan wanda Dukun dipakai jika Ki Dalang menampilkan adegan Gatotkaca sedang bertapa. wanda Prabu yang menampilkan kesan berwibawa. Tubuh dan wajahnya dipantaskan sebagai anak Bima. Dulu. Dengan pertimbangan bahwa wajah seorang anak tentu tidak jauh beda dengan orang tuanya.

Wikataboma. masingmasing bernama . tetapi pada waktu lahirnya berwujud gumpalan darah kental. raja negara Astina. Kartadenta. Hangyanawati DEWI HANGYANAWATI atau Yadnyanawati adalah putri Prabu Narakasura. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung. Durmagati. karena tiba saatnya titis Bathari Dermi harus bersatu kembali dengan titis Bathara Derma. Carucitra. Dursasana (Adipati Banjarjungut).Gendari DEWI GANDARI adalah putra Prabu Gandara. menjadi penyebab utama kebencian anak-anaknya. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Ia mati terjun ke dalam Pancaka/api pembakaran jenazah bersama Dewi Kunti dan Prabu Drestarasta setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Dewi Gandari mempunyai sifat kejam dan bengis. Dewi Hagnyanawati adalah titisan Bathari Dermi. Arya Watubaji. Citraboma. suaminya. lembut. Surtayu. Dewi Gandari menikah dengan Prabu Drestarasta. penuh belas kasih dan teguh dalam pendirian. Surtayuda. yang oleh Dewi Gandari dicerai beraikan menjadi seratus potongan. sederhana. Sesuai dengan ketentuan Dewata. Gardapura. Dewi Hagnyanawati diperistri oleh Bambang Sitija yang setelah menjadi raja negara Surateleng dan Prajatisa bergelar Prabu Bomanarakasuira. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 100 (seratus) orang anak. putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa dengan permaisuri Dewi Ambika. Ia selalu mementingkan diri sendiri dan tidak segan-segan berkhianat serta pendendam. Citrayuda. raja negara Surateleng dengan permaisuri Dewi Yadnyagini. Setelah Prabu Narakasura tewas dalam peperangan di negara Dwarawati melawan Bambang Sitija. (raja negara Turilaya). Kartamarma (raja negara Banyutinalang). yang menitis pada Raden Samba/Wisnubrata. Durgempo. istri Bathara Derma. Ia berwajah sangat cantik dan memiliki sifat perwatakan . raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini. Bogadatta. Gardapati (raja negara Bukasapta). Keseratus putra Dewi Gandari tersebut dikenal dengan nama Sata Kurawa. Dendam dan kebenciannya terhadap Pandu. Putra Prasbu Kresna dengan Dewi Pertiwi dan negara Surateleng dikuasai Bambang Sitija. Dari perkawinan ini ia memperoleh seorang putra yang diberi nama . Arya Sakuni. Kurawa terhadap Pandawa. putra Prabu Krtesna dengan permaisuri Dewi Jembawati. Durmuka. baik budi. dan atas kehendak Dewata menjelma menjadi bayi Manusia. Arya Surabasata dan Arya Gajaksa. dengan bantuan Dewi . Diantara mereka yang terkenal dalam pedalangan adalah: Duryudana (raja negara Astina).

yang segera menyerang negara Dwarawati untuk merebut kembali Dewi Hagnyanawati istrinya. Sumitra. .Wilutama. menjelang pecah perang Bharatayuda. Perbuatan Dewi Hagnyawati dan Raden Samba ini membangkitkan kemarahan Prabu Bomanarakasura. sesuai dengan takdir dewata. Ia berwatak tenang. dengan Dewi Ulupi. dari pertapaan Yasarata. Sedangkan menurut Mahabharata. Dewi Hagnyanawati kemudian menjadi istri Raden Samba. Irawan gugur dalam awal perang Bharatayuda melawan Ditya Kalaseringgi. tekun dan wingit. Endang Pregiwa. Irawan lahir di pertapaan Yasarata dan sejak kecil tinggal di pertapaan bersama ibu dan kakeknya. di keputrian negera Surateleng. Ia mempunyai 13 orang saudara lain ibu. Endang Pregiwati. Prabu Bomanarakasura tewas dalam peperangan melawan Prabu Kresna. Menurut kisah pedalangan Irawan tewas dalam peperangan melawan Ditya Kalasrenggi putra Prabu Jatagempol dengan Dewi Jatagini dari negara Gowabarong. Wijanarka. jatmika. Setelah ada kesepakatan. Dewi Hagnyanawati dipertemukan dengan Raden Samba. Abimanyu. mereka kemudian meninggalkan keputrian Surateleng pergi ke negara Dwarawati. Kumalasakti. putri Bagawan Kanwa (Bagawan Jayawilapa-pedalangan Jawa). ayahnya sendiri. bernama. Antakadena dan Bambang Sumbada. salah satu dari lima satria Pandawa. Bratalaras. raja negara Gowabarong yang berperang di pihak keluarga Kurawa/Astina. Akhir riwayatnya diceritakan. Dewi Hagnyanawati mati bunuh diri terjun ke dalam pancaka (api pembakaran jenasah) bela mati atas kematian Raden Samba yang tewas dalam peristiwa perang gada sesama wangsa Yadawa Irawan BAMBANG IRAWAN adalah putra Arjuna. Wilungangga. Wisanggeni. Kumaladewa. Prabukusuma.

Sesuai perjanjiannya dengan Prabu Santanu.Jahnawi DEWI JAHNAWI atau Dewi Gangga (Mahabharata) adalah seorang hapsari/bidadari yang turun ke Arcapada karena kutukan Bhatara Brahma. raja negara Astina. Bayi Dewabrata ia serahkan pada asuhan Prabu Santanu. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh delapan orang putra. putra Prabu Pratipa dari negara Astina dengan permaisuri Dewi Sumanda. Ia ditetapkan akan bersuamikan Bathara Mahabhima yang karena kutukan Bathara Brahma akan menjelma menjadi putra Prabu Pratipa. tetapi hanya seorang yang ia kehendaki hidup dan diberi nama Dewabrata. Sedangkan tujuh putranya yang lain begitu lahir ia buang kesungai Gangga. begitu kelahiran Dewabrata. . Dewi Jahnawi menikah dengan Prabu Santanu. Dewi Jahnawi kembali ke kahyangan hidup sebagai hapsari/bidadari.

ingin menangnya sendiri. perkasa dan berwajah setengah raksasa. dengan dukungan sahabat karibnya yang juga sekutunya. keras hati. Ia sangat sakti. maka ia harus berhadapan dengan Bathara Wisnu.Jarasanda PRABU JARASANDA adalah raja negara Magada. Prabu Supala raja negara Kadi. Karena niat jahatnya itu bertentangan dengan kodrat hidup dan dapat merusak ketentraman jagad raya. Prabu Jarasanda berwatak angkara murka. . Ia masih keturunan Prabu Darmawisesa. Tubuhnya hancur terkena hantaman gada Rujakpala. Prabu Jarasanda bermaksud menyelenggarakan persembahan darah seratus orang raja kepada Bathari Durga. penganiaya. Prabu Jarasanda berkeinginan menjadi raja besar yang menguasai jagad raya. raja raksasa dari negara Widarba. gagah. bengis. berani serta selalu menurutkan kata hatinya. Prabu Jarasanda akhirnya tewas dalam pertempuran melawan Bima/Werkudara. Karenanya berbadan tinggi besar. Untuk memenuhi ambisinya.

Jatagempol PRABU JATAGEMPOL adalah raja raksasa di negara Guwabarong. Prabu Jatagenpol menikah dengan Dewi Jatagini. bengis dan selalu ingin menangnya sendiri. Karena ia dan prajuritnya menyerang negara Mandura untuk merebut Dewi Arumbini. dan mempunyai seorang anak bernama Kalasrenggi. istri Arya Prabu Rukma. Karena ketekunannya bertapa. Prabu Jatagempol menjadi sangat sakti. ayahnya. Tubuhnya hancur terkena panah Kyai Sarotama. dan mempunyai seorang anak bernama Kalasrenggi. raja raksasa di negara Guwamiring yang tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. istri Arya Prabu Rukma. Prabu Jatagempol menjadi sangat sakti. raja raksasa di negara Guwamiring yang tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. . berwatak angkara murka. Prabu Jatagempol menyerang negara Amarta. Ia ingin membinasakan keluarga Pandawa yang merupakan keturunan Prabu Pandu. Prabu Jatagempol tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. Ia masih keturunan Prabu Kalasasradewa. Karena ketekunannya bertapa.Jatagempol PRABU JATAGEMPOL adalah raja raksasa di negara Guwabarong. Untuk membalas dendam kematian Prabu Kalasasradewa. Karena ia dan prajuritnya menyerang negara Mandura untuk merebut Dewi Arumbini. Prabu Jatagenpol menikah dengan Dewi Jatagini. Ia masih keturunan Prabu Kalasasradewa. berwatak angkara murka. bengis dan selalu ingin menangnya sendiri.

Karena ingin memperdalam pengetahuannya dalam bidang tata pemerintahan dan tata kenegaraan. ia menukar namanya dengan nama patihnya. Jayadrata mempunyai sifat perwatakan. dan bergelar Prabu Sinduraja. Oleh Resi Sapwani ia diberi pusaka gada bernama Kyai Glinggang. yang tercipta dari bungkus Bima/Werkudara. Jayadrata ARYA JAYADRATA nama sesungguhnya adalah Arya Tirtanata atau Bambang Sagara. Ia mahir mempergunakan panah dan sangat ahli bermain gada.Untuk membalas dendam kematian Prabu Kalasasradewa. Arya Tirtanata kemudian dinobatkan sebagai raja negara Sindu. ayahnya. . penuh kesungguhan dan setia. Prabu Jatagempol menyerang negara Amarta. Di negara Astina Jayadrata bertemu dengan Keluarga Kurawa. Ia ingin membinasakan keluarga Pandawa yang merupakan keturunan Prabu Pandu. Untuk menjaga kehormatan dan harga diri. Prabu Jatagempol tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. Arya Wirata dan Arya Surata. Tubuhnya hancur terkena panah Kyai Sarotama. Jayadrata. Ia putra angkat Resi Sapwani/Sempani dari padepokan Kalingga. dikawinkan dengan Dewi Dursilawati dan diangkat sebagai Adipati Buanakeling. dan akhirnya diambil menantu Prabu Drestarasta. Jayadrata tewas oleh Arjuna di medan perang Bharatayuda sebagai senapati perang Kurawa. Prabu Sinduraja pergi ke negara Astina untuk berguru pada Prabu Pandu Dewanata. Kepalanya terpangkas lepas dari badannya oleh panah sakti Pasopati. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. berani.

Prabu Jayamurcita kemudian mati moksa. raja negara Madukara (lama). Perbuatannya yang lancang tersebut menimbulkan kemarahan Abimanyu. Prabu Jayamurcita menyerahkan kekuasaan negara Plangkawati beserta gelar keprabuannya dan seluruh balatentaranya kepada Abimanyu. Jayasupena ARYA JAYASUPENA atau Jayasumpena adalah putra Gatotkaca. Ia mempunyai adik kandung benrama Jayasemadi yang menjabat patih nagera Plangkawati. Prabu Jayamurcita. patih Jayasemedi pergi ke negara Madukara untuk melamar Dewi Sumbadra. Ia mempunyai dua orang saudara seayah lain ibu. raja negara Pringgandani dengan Dewi Sumpani. raja negara Pringgandani. putri Bathara Surya dengan permaisuri Dewi Ngruni. Merasa sangat sakti. sedangkan Prabu Jayamurcita tewas oleh Abimanyu oleh tusukan keris Pulanggeni. putra Dewi Suryawati. putra tunggal Dewi Sumbadra dengan Arjuna Dengan bantuan saudara sepupunya. Patih Jayasemedi tewas dalam peperangan melawan Gatotkaca. Raden Gatotkaca. Bambang Sasikirana. putra Dewi Pregiwa. Abimanyu menyerang negara Plangklawati.Jayamurcita PRABU JAYAMURCITA adalah raja negara Plangkawati. karena ketika . Sebelum menemui ajalnya. mengutus adiknya. putri Prabu Sarawisesa dari negara Selarengka. istri Arjuna. bernama. sukmanya manunggal dalam tubuh Abimanyu. Arya Jayasupena tidak ikut terjun kekancah perang Bharatayuda. dan Arya Suryakaca. Mereka masih keturunan Prabu Kumbala.

raja negara Dwarawati. berusaha merebut Dewi Srikandi dari tangan Prabu Jungkungmardeya. Samba. Jungkungmadeya PRABU JUNGKUNGMADEYA adalah raja negara Awu-awulangit. ibunya. Setelah berakhiornya perang Bharatayuda dan negara Astina kembali ke dalam kekuasaan negara Pandawa. Ia berperawakan mirip dengan ayahnya. dengan beralih rupa menjadi Arya Drestadyumna (adik Dewi Srikandi) palsu. Dari perkawinan tersebut. Drestadyumna yang mengetahui perbuatannya. teguh. kesetiaan. yang merupakan raja titisan Sanghyang Wisnu yang terakhir. setia. Demikian pula dengan tabiat. Drestadyumna dapat dihidupkan . dengan Dewi Trijata. tapi aklhirnya tewas terbunuh dalam peperangan. Dewi Jembawati dapat bersuamikan Prabu Kresna. Prabu Jungkungmardeya bercita-cita ingin memperistri Dewi Srikandi. tangkas dan terampil. tangguh. Prabu Jungkungmardeya sangat sakti. daripada tinggal di istana Dwarawati. Tokoh Jungkungmardeya hanya dikenal dalam cerita pedalangan Jawa dan dimunculkan dalam lakon "Cocogan". putri Gunawan Wibisana dengan Dewi Triwati (seorang hapsari/bidadari) dari negara Alengka/Singgela. Dewi Jembawati berwatak jujur. putri kedua Prabu Drupada dengan Dewi Gandawati dari negara Pancala. Jayasupena tidak bisa terbang. Jembawati DEWI JEMBAWATI adalah Putri tunggal Resi Jembawan (berwujud kera/Wanara) dari pertapaan Gadamadana. waspada. Sesuai janji Dewata kepada Dewi Trijata. Ketika lamarannya ditolak. ia lebih sering tinggal di pertapaan Gadamadana mengasuh Gunadewa. berwujud sebagai wanara / kera. gesit. Perbedaannya. Untuk membebaskan Dewi Srikandi. Prabu Drupada kemudian meminta bantuan keluarga Pandawa. Gatotkaca. tabah dan mempunyai rasa tanggung jawab yang besar. dan Gunadewa. ia memperoleh dua orang putra bernama . Ia meninggal dalam usia lanjut dan dimakamkan di pertapaan Gadamadana. ia berhasil memasuki keputrian Pancala dan menculik Dewi Srikandi.perang berlangsung ia masih kecil. karena garis keturunan dari Resi Jembawan. sangat berbakti dan penuh belas kasih. sabar. Selama menjadi permaisuri Prabu Kresna. cerdik pandai. Karena mati sebelum takdir. keberanian dan kegagahannya tak berbeda dengan Gatotkaca. yang berwajah sangat tampan. selain memiliki aji sirep juga dapat beralih rupa. Arya Jayasupena diangkat menjadi panglima perang negara Astina dalam masa pemerintahan Prabu Parikesit. berani tak mengenal takut.

tepat menghujam masuk ke dalam pusar Gatotkaca yang mengakibatkan kematiannya. sangat jujur. Prabkesa. dari negara Wirata. Arwahnya mengantar/menuntun senjata Kunta yang dilepas Adipati Karna. Arimba/Hidimba.kembali oleh Prabu Kresna. Dendam Kalabendana terhadap Gatotkaca terlampiaskan saat berlangsung perang Bharatayuda. setia. raja negara Dwarawati. berkat kesaktian Bunga Wjayakusuma. Kalabendana meninggal karena pukulan/tamparan Gatotkaca yang tidak sengaja membunuhnya. Tamparan Gatotkaca ke kepala Kalabendana hanya bermaksud menghentikan teriakan Kalabendana yang membuka rahasia perkawinan Abimanyu (putra Arjuna dengan Dewi Sumbandra) dengan Siti Sundari (putri Prabu Kresna dengan Dewi Pratiwi) tatkala Abimanyu akan menikah dengan Dewi Utari. . Prabu Jungkungmardeya akhirnya tewas dalam peperangan melawan Arjuna dengan panah Pasopati. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. raja Awangga. Dewi Arimbi. Kalabendana ARYA KALABENDANA adalah putra bungsu Prabu Arimbaka raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Brajalamatan dan Brajawikalpa. Brajamusti. Arjuna yang mengejar ke negara Awu-awulangit berhasil menemukan Dewi Srikandi. bernama. suka berterus terang dan tidak bisa menyimpan rahasia. Brajadenta. putri bungsu Prabu Matswapati dengan Dewi Ni Yutisnawati. Kalabendana mempunyai sifat dan perwatakan.

ternyata tak mampu mengalahkan Prabu Kalaruci. Ia masih keturnan Bathara Kalagotama. maka ia selalu menjadi bahan ejekan para panakawan. Bertubuh gemuk pendek. putra ke-empat Prabu Basukunti. Kalaruci PRABU KALARUCI adalah raja raksasa negara Karanggubarja. Merasa sangat sakti. Arya Ugrasena yang didatangan ke Suralaya.Kalakatung KALAKATUNG atau sering pula disebut dengan nama Butaterong adalah raksasa hutan. Kalakatung biasa ditampilkan sebagai anak buah Cakil atau Yayahgriwa. Kalakatung biasanya berpenampilan lucu karerna suaranya yang bindeng (memiliki suara hidung yang setengah tersendat). yang waktu itu telah diperjodohkan dengan Arya Ugrasena. seorang bidadari keturunan Sanghyang Pancaresi. Dalam cerita pedalangan. Kalakatung biasanya mati oleh Gareng atau Petruk. Pabu Kalaruci datang ke Suralaya untuk meminang Dewi Wersini. . Karena pembawaannya yang agak tolol ini. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni dari kahyangan Setragandamayit. Dalam peperangan. kepala gundul dan berhidung besar bulat seperti terong. Daya berpkirnya lambat. namun memiliki gerakan yang cekatan. dari negara Mandura. Prabu Kalaruci mempunyai saudara kandung bernama Kalayaksadewa yang menjadi raja di negara Gowamiring.

Kalayasa PRABU KALAYAKSA adalah raja raksasa negara Garbasumanda. Dalam peperangan tersebut semua putra-putra Mandura. Prabu Kalasasradewa akhirnya tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni dari Kahyangan Setragandamayit. Prabu Kalaruci dapat dibinasakan oleh Pandu. Prabu Kalayaksa memiliki sfat dan perwatakan . Ia mempunyai dua saudara kandung masing-masing bernama. Dalam peperangan tersebut. dan Prabu Kalayaksa yang menjadi di negara Garbasumanda. kakak Arya Ugrasena). putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni/Bathari Durga dari Kahyangan Setragandamayit. suami dari Dewi Kunti (adik Prabu Basudewa). sejak jaman pemerintahan Prabu Baskunti. tinggi hati dan mau menangnya sendiri. juga untuk membalas dendam atas kematian saudaranya. Ia pernah menyerang negara Kumbina. Pandu kemudian pergi ke Suralaya dengan mengerahkan pasukan Astina dibawah pimpian patih Gandamana dan Arya Sucitra. raja negara Astina. Peperangan pun tidak dapat dihindarkan antara Mandura melawan Gowamiring. Ia mampunyai dua saudara kandung masing-masing bernama. mau menangnya sendiri. putri Prabu Rumbaka. Prabu Kalarodra raja di negara Girikadasar. Dengan mengerahkan seluruh kekuatan angkatan perannya. Kalasasradewa PRABU KALASASRADEWA adalah raja raksasa negara Guwamiring. kejam. Berwatak angkara murka. Mereka masih keturunan Bathara Kalagotama.Bathara Guru kemudian mengutus Bathara Narada turun ke Arcapada untuk meminta bantuan Prabu Pandu. Sebagai keturnan Dewi Pramuni/Bathari Durga. putra ketiga Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. Dewi Wersini dan negara Karanggubarja kemudiasn disertahkan kepada Arya Ugrasena. Prabu . Arya Ugrasena. yang sudah dipertunangkan dengan Arya Prabu Rukma. raka negara Astina. serakah. Prabu Kalayaksa menyerang negara Mandura. yang juga kakak ipar Ugrasena (Pandu menikah dengan Dewi Kunti. Prabu Kalayaksa nenjadi seteru negara Mandura. suka menurutkan kata hati. untuk dapat memperistri Dewi Rumbini. serakah. pemberani dan sangat sakti. bengis. Selain ingin merebut Dewi Badrahini. seperti Arya Prabu Rukma. Mareka masih keturunan Bathara Kalagotama. istri Prabu Basudewa. Prabu Kalasasradewa sangat sakti. juga Prabu Basudewa tidak dapat mengalahkan Prabu Kalasasradewa. Prabu Kalarodra raja nergara Girikadasar dan Prabu Kalasasradewa yang menjadi raja di negara Guwamiring. Prabu Basudewa kemudian meminta bantuan Prabu Pandu.

bahkan nyaris menguasai kerajaan Mandura. putra Prabu Basudewa dari permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Karena sangat sakti. ingin menangnya sendiri. Ia tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti . penghianat. Tapi akhirnya Prabu Kalayaksa mengalami nasib yang sama seperti Prabu Kalasasradewa. Ia lahir di negara Bombawirayang. raja raksasa negara Gowabarong yang beralih rupa menjadi Prabu Basudewa dan berhasil bermain asmara dengan Dewi Mahira/Maerah (Jawa). raja Mandura. Sedangkan Suratimatra tewas melawan Bima/Werkudara. Prabu Basudewa akkhirnya bersedia mengakui Kangsa sebagi putranya dan diberi kedudukan Adipati di Kesatrian Sengkapura Kangsa berwatak angkara murka. sering pula disebut Kangsadewa sesungguhnya putra Gorawangsa. Pemberontakan Kangsa gagal. dan sejak kecil hidup dalam asuhan ditya Suratrimantra. raja negara Astina. Dengan dukungan Suratimantra. oleh Suratrimantra. karena tidak satupun putra-putra Mandura yang berthasil menandingi kesaktiannya.Kalasasradewa yang tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu di negara Mandura. permaisuri Prabu Basudewa. Setelah remaja. Kangsa berniat merebut tahta kekuasaan negara Mandura dari tangan Prabu Basudewa. berani dan selalu menurutkan kata hatinya. Prabu Kalayaksa berhasil menguasai sebagian wilayah negara Mandura. keras hati. pamannya yang sakti. adik Prabu Gorawangsa. Kematian Prabu Kalayaksa bertepatan dengan kelahiran Raden Arjuna/Peermadi putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti Kangsa KANGSA. Ia mati terbunuh dalam peperangan melawan Kakrasana dan Narayana. Kangsa dibawa ke negara Mandura untuk menuntut haknya sebagai putra Prabu Basudewa.

Ilmu dipelajarinya dari gurunya. Ternyata ilmu ajaran Resi Druwasa itu benar-benar ampuh. Padahal kedua ksatria itu sama-sama putra Dewi Kunti. Basukarna adalah anak buangan. Dalam dunia pewayangan Basukarna merupakan profil tokoh wayang yang otodidak. ***) Setelah Prabu Kuntiboja mengetahui perihal musibah yang menimpa putrinya. Guru Besar itu dipersalahkan telah mengajarkan ilmu tingkat tinggi pada gadis yang belum dewasa. yang lebih terkenal dengan sebutan Adipati Karna adalah lawan utama Arjuna dalam Baratayuda.Karna KARNA. Ia juga menjadi perlambang bagi karakter manusia yang tahu membalas budi. ia amat marah dan segera memanggil Resi Druwasa. sedangkan Arjuna anak yang ketiga. Dewi Kunti mencoba-coba mengguna-kan Aji Adityarhedaya. . Ibunya adalah Dewi Kunti alias Dewi Prita. Prabu Basukunti. Resi Druwasa. Dewi Prita alias Kunti berhasil mendatangkan Batara Surya. putri bungsu raja Mandura. Resi Druwasa mengaku bersalah dan bersedia menjamin keperawanan Dewi Kunti. yang se-ngaja didatangkan Prabu Basukunti ke Keraton Mandura untuk mendidik Dewi Kunti. Dengan mem-baca mantra Aji Adityarhedaya. Basukarna adalah putra sulung. bahwa kelak Dewi Kunti akan memerlukan ilmu itu. walaupun untuk itu ia harus mengorbankan jiwa dan bahkan juga nama baiknya. Waktu masih berusia remaja. padahal ia masih gadis. Tetapi kedatangan Batara Surya yang tampan itu membuat Dewi Kunti mengandung. berjuang sendiri tanpa mengandalkan bantuan keluarga. Tetapi pertapa itu juga menjelaskan. yakni ilmu un-tuk mendatangkan seorang dewa yang dikehendakinya. sekaligus rela berkorban bagi menangnya kebenaran.

Yang memerintah Astina saat itu adalah Prabu Krisna Dwipayana. ia masih tergolek di tempat tidurnya. Bayi yang malang itu kemudian ditemukan dan dirawat dengan baik oleh Adirata. Drestarastra menggantikannya untuk sementara waktu. Dua nama yang terakhir ini digunakan oleh sebagian besar dalang untuk menyebut Karna sewaktu masih muda. bayi Karna pun ditaruh dalam sebuah peti dan dihanyutkan di Sungai Gangga. sesudah masa kehamilannya cukup. Manakala hari telah terang. Namun permohonan itu ditolak. Itulah sebabnya. Ketika Prabu Pandu me-ninggal dalam usia muda. Minat dan semangat Basukarna untuk belajar amat tinggi. Resi Krepa. dan Yama Widura. ilmu itu masuk dan diresapi oleh Kunti melalui telinganya. Kebetulan mereka memang tidak punya anak. yakni putra-putra Drestarastra. Prabu Basukunti segera memerintahkan agar bayi itu dibuang. Alasannya. guru besar lainnya juga bersikap sama dengan Begawan Drona. Dengan ilmunya yang tinggi. Sebelum bayinya dibuang Dewi Prita alias Kunti sempat memperhatikan. karena Drona terikat aturan istana: hanya boleh mengajar para pangeran. Druwasa mengeluarkan jabang bayi yang dikandung melalui telinga Dewi Kunti. karena anak Kunti itu memang benar hasil pertemuan ibunya dengan Batara Surya.CATATAN KAKI =***) Dewi Prita mempunyai kebiasaan buruk.yang artinya telinga. sebagai wali para Pandawa yang saat itu masih kecil-kecil. . dan matahari sudah naik. Dalam pewayangan ia juga disebut Suryaputra. Bayi itu lalu diaku anak dan dipelihara dengan penuh kasih sayang oleh Adirata dan istrinya yang bernama Nyai Nanda (Dalam Mahabarata Nyai Nanda disebut Radha. Nama lain baginya adalah Talingasmara. Pandu. Setelah lahir. Tanpa sadar ia mengamalkan Aji Adityarhedaya sambil membayangkan ketampanan Batara Surya. Maka. Dengan demikian segala sesuatu yang diajarkan oleh kedua mahaguru itu diketahui dan dipahami dengan baik oleh Karna. atau Suryatmaja. dan takhta Astina diduduki oleh Prabu Pandu Dewanata. di telinga bayi itu terdapat Anting Mustika yang memancarkan sinar kemilau. sering bangun siang. Sinar terang matahari yang masuk ke kamarnya membuatnya kagum. Tahun berganti tahun. Basukarna juga disebut Radhea atau Ara-dea). Menjelang masa remaja. Basukarna sering ikut ayah angkatnya ke Keraton Astina. Itulah sebabnya. Dengan penolakan itu Basukarna tetap hanya bisa belajar dengan cara meng-intip dan mencuri dengar. Di sana ia selalu mengintip dan mencuri dengar dengan penuh perha-tian segala yang diajarkan oleh Resi Krepa dan Begawan Drona kepada murid-muridnya. menggantikan Prabu Krisna Dwipayana yang mengundurkan diri karena hendak menjadi pertapa. yaitu para Kurawa dan para Pandawa. ia diberi nama Karna . seorang sais kereta kerajaan di Keraton Astina. Suatu hari ia memberanikan diri men-jumpai Begawan Drona dan minta agar guru besar itu mau menerima dirinya sebagai murid.

si Sulung dalam keluarga Kurawa segera memanfaatkan peristiwa itu. yang belasan tahun sebelumnya dihanyutkan di sungai. Keduanya seimbang sama kuat. secara berkala Begawan Drona dan Resi Krepa mengadakan uji keterampilan bagi mereka.Untuk mengetahui sampai di mana tingkat kemajuan ilmu dan keterampilan para Pandawa dan Kurawa. karena baik raut wajah maupun bentuk tubuh Karna seolah bayangan Arjuna. Selain wajahnya yang amat mirip dengan Arjuna. ***) Dengan kedudukan Karna sebagai seorang adipati. Namun untuk segera mengakuinya sebagai anak. Duryudana. termasuk para Kurawa. Lebih-lebih Arjuna. Dan ternyata keduanya sama kuat dan sama mahirnya. Dengan pengaruh yang dimilikinya selaku putra Prabu Drestarastra. Keunggulan ini membuat Arjuna lalu bersikap sombong. Yakin. gerak-gerik Karna boleh dibilang sama dengan Ksatria Panengah Pandawa itu. Pada acara ujian seperti itu ternyata Pandawa selalu unggul. Tantangan Karna ini ditolak Arjuna. Karna sempat pula berguru pada seorang brahmana sakti bernama Rama Parasu alias Rama Bargawa. dengan nekad Karna lalu me-nantang Arjuna untuk adu tanding dalam ketrampilan keprajuritan dengan dirinya. ataukah sebaliknya. Resi Krepa dan Begawan Drona akhirnya memberikan penilaian tidak ada yang kalah dan tak ada yang menang. CATATAN KAKI = ***) Menurut pewayangan. Karna menjadi Adipati di Awangga . Dewi Kunti tercekam oleh perasaan antara yakin dan ragu. saat itu sudah yakin benar bahwa Karna sesungguhnya adalah anak sulungnya. Namun Kunti juga ragu. ditolak. Selain berguru secara tidak langsung pada Begawan Drona dan Resi Krepa yakni hanya dengan mendengar dan melihat dari kejauhan. merasa panas hati melihat kesombongan dan keangkuhan Arjuna. karena sebagai seorang putra raja Arjuna merasa dirinya tidak pantas melayani tantangan Karna yang hanya anak seorang sais kereta. Walaupun ayah angkatnya telah berusaha mencegah. Pada setiap pertandingan ksatria remaja yang tampan ini selalu mendapat angka tertinggi. dari telinga Karna memancar sinar kemilau Anting Mustika yang telah menempel sejak dilahirkan. dan Anting Mustika itu pernah dilihatnya belasan tahun yang lalu. Lagi pula. Adu tanding pun dimulai. apakah jika ia tiba-tiba mengakui Karna sebagai anak akan membuat situasi menjadi baik. Dewi Kunti yang menyaksikan acara pertandingan itu. saat itu juga Duryudana mengangkat Basukarna sebagai adipati di Kadipaten Awangga. tidak ada lagi alasan bagi Arjuna untuk menolak tantangan itu. Tantangan Karna itu memang mengejutkan semua orang. Dewi Kunti merasa tidak menemukan alasan yang tepat. Ini dilakukan setelah permohonan Karna untuk diterima menjadi murid resmi Begawan Drona dan Resi Krepa. Basukarna yang sejak semula menyaksikan acara itu.

kelak ternyata.yang menentukan hidup atau mati. atau raja muda. Karna akan lupa bunyi mantera ilmu Bramastra. putri Prabu Salya. Karena merasa ditipu. Untuk dapat berguru pada brahmana yang kesaktiannya tidak tertandingi siapa pun di dunia ini. Basukarna menikah dengan Dewi Surtikanti. sehingga keringatnya bercucuran. justru pada saat raja muda Astina itu sedang menyiapkan lamarannya pada Prabu Salya. Dan. raja Mandraka. Oleh sebab itu Karna diam-diam lalu sering masuk ke Istana Mandraka dan secara sembunyi-sembunyi memadu kasih dengan sang Dewi. Namun untuk menjaga jangan sampai gurunya terbangun. Sewaktu tahu apa yang terjadi. bahkan kemudian melarikan Dewi Surtikanti. sehingga mereka terpaksa dinikahkan. Saat itu seekor ketonggeng. Pernikahan ini sebenarnya tidak disetujui oleh Prabu Salya. Namun karena keluarga Kurawa sangat memerlukan tenaga CATATAN KAKI = ***) Sebagian dalang menyebut ilmu itu Aji Kunta Bramasta. Prabu Anom Duryudana sendiri sebenarnya amat sakit hati pada tindakan Karna melarikan Dewi Surtikanti. barulah Rama Bargawa sadar bahwa Karna sebenarnya bukan dari golongan brahmana. pada saat yang genting . yakni ilmu ketrampilan memanah. kutukan itu akan terbukti. dengan sekuat tenaga Karna menahan rasa sakit yang alang kepalang itu.bukan karena hadiah atau diangkat oleh Duryudana. Karna harus menyamar sebagai brahmana. adik Surtikanti. Karna memperoleh negeri itu setelah me-ngalahkan Prabu Karnamandra. sejenis kalajengking berbisa. melainkan seorang ksatria. Dari gurunya yang ini Basukarna antara lain mendapat ilmu Bramastra. Saat itu Duryudana sudah berkedudukan sebagai Prabu Anom. . walaupun telah menjadi menantunya. menyengat paha Basukarna. dengan marah Rama Bar-gawa mengucapkan kutukannya: Kelak dalam Baratayuda. Rama Bargawa justru terbangun ketika peluh Karna menetes ke wajahnya. Hanya seorang ksatria yang tangguh sanggup menahan rasa sakit yang demikian hebat. ***) Sesudah mewariskan berbagai ilmunya. Basukarna. masalah Dewi Surtikanti itu tidak diperpanjang lagi. sadarlah Sang Guru bahwa muridnya itu tentu berasal dari golongan ksatria. yaitu raja penguasa di Awangga. yang telah merencanakan akan menikahkan Surtikanti dengan Duryudana. terutama pada saat menghadapi Baratayuda kelak. Apalagi kemudian Prabu Salya menjanjikan akan menikahkan Duryudana dengan Dewi Banowati. Penyamaran Basukarna ini terbongkar manakala Rama Bargawa tidur berbantal paha muridnya. tetapi karena hasil usahanya sendiri. Sejak itu timbullah kebencian Prabu Salya terhadap Karna. Penyamaran itu terpaksa dilakukan karena Rama Bargawa amat membenci golongan ksatria.

" . Ki Nartasabda. CATATAN KAKI = ***)Dalang ternama. dalam lakon Banjaran Karna menceritakan bahwa Batara Surya yang tahu rencana perjalanan Batara Narada memberitahu Karna agar mencegat dewa itu. Karena selalu diperlakukan dengan baik dan dihargai oleh Kurawa. Selain seimbang kesaktiannya. Yang berhasil direbut hanyalah wa-rangkanya (sarung) saja.Karena perkawinannya dengan Dewi Surtikanti itu. yakni Prabu Anom Duryudana. penampilan dan wajah Basukarna amat mirip dengan Arjuna. dan mengaku sebagai Arjuna. Itu pula yang me-nyebabkan ada sebagian pecinta wayang menggolongkan Basukarna sebagai tokoh yang berpihak pada kejahatan dan mabuk akan derajat serta kedudukan. Bima. Jangan sampai kedua pusaka itu lepas dari tanganmu. dan membenci orang yang terlalu mengagungagungkan kebangsawanannya. percaya diri. sebab Batara Endra. ayah Arjuna akan datang menemuinya dan membujuknya dengan berbagai cara guna mele-mahkan Karna. Adipati Karna merasa berhutang budi pada Duryudana dan adik-adiknya. ***) Arjuna kemudian berusaha merebut kembali senjata pusaka itu. dan Prabu Ba-ladewa yang sebelumnya telah menikahi Dewi Erawati. salah lihat. perjumpaan Karna dengan Narada bukan suatu kebetulan. Batara Narada yang secara kebetulan berjumpa dengan Basukarna. putri sulung Prabu Salya. Batara Surya juga memperingatkan agar Karna waspada. Berarti ia adalah saudara tua yang seibu dengan Yudistira. Jadi. Senjata pusaka pemberian dewa itu seharusnya diberikan kepada Arjuna untuk memotong tali pusar Gatotkaca yang baru lahir. dan Arjuna. Meskipun sebelumnya telah tahu. Dalam pewayangan. dari aku sejak lahir engkau telah kuwarisi Anting Mustika dan Kotang Kerei Kaswargan. yaitu Batara Surya. mengira bertemu Arjuna dan memberikan senjata Kunta Wijayandanu pada Karna. Waktu itu Batara Surya datang menjumpainya dan menceritakan siapa sebe-narnya Basukarna sesungguhnya. Yang meya-kinkan adalah penjelasan yang diberikan oleh ayahnya sendiri. sedangkan dengan Kotang Kerei Kaswargan engkau akan kebal terhadap senjata apa pun. Anting Mustika berkhasiat akan mengingatkan engkau bilamana ada bahaya mengan-cam. Dalam perja-lanannya mencari Arjuna. Basukarna yakin benar bahwa ia sesungguhnya adalah putra sulung Dewi Kunti. teguh dalam pendirian. Adipati Awangga itu memiliki sifat pantang berkhianat. "Ingatlah Karna. kisah mengenai senjata Kun-ta ini diceritakan dalam lakon Lahirnya Gatotkaca. tetapi baru tiga hari sebelum pecah Baratayuda. siapa pun yang memintanya. Itulah sebabnya Batara Narada pernah keliru menganggap Arjuna tatkala akan memberikan senjata Kunta Wijayandanu. Karna mempunyai dua orang raja besar sebagai ipar. tahu membalas budi. tetapi gagal.

pada saat itu sebenarnya hati kecil Endra terharu dan heran menyaksikan ketulusan hati Karna. sebagai seorang ksatria tentu pantang bagi hamba untuk menolaknya. Sudah sepantasnya jika ksatria agung seperti Tuanku memiliki senjata pamungkas yang ampuh.. raja Dwarawati itu berusaha membujuk Karna agar bersedia menyeberang ke pihak Pandawa." Demikianlah. Rasa simpati itu menyebabkan Batara Endra . Karna menolak bujukan itu dengan alasan. walaupun yang diminta itu langsung menyangkut keamanan jiwa hamba .. Saat itulah terjadi perdebatan dan adu pendapat di antara mereka. dengan senang hati hamba akan menerimanya. ksatria mulia. Hamba sendiri yang akan melepaskannya. Sehari menjelang Baratayuda.. Esok harinya. ambillah. dengan mudah ia melepaskan kedua pusaka andalan Basukarna. Jika seorang brahmana datang meminta. Karenanya. Hanya seorang dewa saja yang akan sanggup melepaskannya . Tanpa menanyakan. Seperti yang diduga oleh Batara Surya. . Bilamana Bapa Brahmana juga memberikan senjata pamungkas itu dengan ikhlas. berkata: "Karna. dengan hati teguh dan ikhlas Karna menjawab: "Bilamana Bapa Brahmana memang menginginkan. hari itu Karna kehilangan dua pusaka yang merupakan perisai dirinya. engkau sungguh seorang ksatria sejati yang berbudi luhur." Karena brahmana itu memang penjelmaan dewa. Namun.Ketika itu Basukarna menjawab: "Ayahanda." Apa yang diperingatkan oleh Batara Surya memang terjadi. Kini.. tibalah saatnya bagi Karna untuk membalas budi baik para Kurawa. saat itu brahmana tua yang sebenarnya penjelmaan Batara Endra meminta Anting Mustika dan Kotang Kerei Kaswargan. apa alasan brahmana itu memintanya. Kurawa telah memberikan kemuliaan duniawi dan derajat kepangkatan kepadanya." Brahmana tua itu menjawab: "Jangan khawatir. dua hari menjelang Baratayuda berlangsung Batara Endra datang menjumpainya dalam ujud seorang brahmana tua.. terimalah pemberian hamba berupa anak panah Wijayacapa. Kresna secara khusus datang menemui Karna. bahwa sebagai ksatria sudah selayaknya ia harus tahu membalas budi.yang masih dalam ujud brahmana. . beberapa saat setelah Prabu Kresna sebagai duta yang gagal kemu-dian dikroyok para Kurawa sehingga terpaksa me-lakukan triwikrama. Namun hamba tidak memiliki kemampuan melepaskan kedua pusaka pemberian Ayahanda Batara Surya ini dari tubuh hamba. sebagai ganti barang yang hamba ambil. terjadi peristiwa sebagai berikut: Sebelum pulang ke Kerajaan Wirata untuk me-laporkan hasil perundingannya pada pihak Pandawa.." Basukarna: "Hamba telah menyerahkan dengan ikhlas kedua barang yang Bapa Brahmana minta. itu tergantung pada siapa yang memintanya. tetapi mendapat pusaka pengganti sebuah senjata pamungkas. Pada pertemuan empat mata.

saya sengaja membakar-bakar semangat Adinda Duryudana." Kresna: "Tetapi. Soal kalah atau menang bagi Adinda bukan lagi merupakan hal yang penting. Antara kebaikan dan keadilan me-lawan keserakahan kebatilan. culas. dalam hal ini soal balas budi bukanlah hal yang mutlak harus dilakukan. Barata-yuda harus segera terjadi. adik-adikku para Pandawa bukan ksatria yang takut dan enggan menghadapi kesulitan.Kresna: "Dinda Karna. membalas kebaikan dengan kebaikan pula. bukan berarti Adinda berperang melawan kebaikan dan kebenaran." Karna: "Justru Adinda yang sebenarnya sangat menginginkan Baratayuda segera terjadi." Karna: "Kakanda Kresna. Adinda tahu benar akan keserakahan mereka. Itu adalah kewajiban Adinda.. itu semua agar Baratayuda dapat segera . Adinda berpendapat tidak ada cara lain untuk memberantas keangkaramurkaan dan kebatilan yang telah belasan tahun terjadi di Astina. Namun. sifat iri. sehingga Baratayuda dapat dicegah. pendirian mereka.. Saya berketetapan hati untuk memihak Kurawa." Kresna: "Saya memahami hal itu. kecuali dengan meniadakan keberadaan mereka di dunia ini. bukan berarti Adinda berpihak pada keangkaramurkaan. melainkan juga hanya karena menjalani darma ksatria. saya bujuk mereka agar jangan takut berperang. Jadi. sebagai seorang titisan Wisnu mestinya kakanda maklum. Resi Krepa. Tidak satu pun saran dan nasihat baik dari para pini sepuh Astina yang mereka dengar. Dengan adanya Adinda di pihak Kurawa.." Kresna: "Mengapa? Peperangan akan selalu membawa penderitaan bagi banyak orang. mereka memang dilahirkan sebagai manusia-manusia pembawa sifat buruk yang tidak lagi dapat diperbaiki. Bahkan Maharesi Bisma. bagaimana pun. jika Adinda berpihak pada para Kurawa dan berperang melawan adik-adikku para Pandawa. dan dengki mereka. Kakanda Kresna. Perang itu me-rupakan pertarungan antara pihak yang benar dengan pihak yang salah. Adinda mengenal benar tabiat dan watak mereka." Karna: "Kakanda Kresna. Dinda Karna. yang tinggi wibawanya pun tidak sanggup memperbaiki sifat-sifat buruk mereka. Rasanya. Jika Adinda harus berperang melawan adik-adik para Pandawa. tentu akan menyulitkan para Pandawa untuk memenangkan Baratayuda. jika Adinda Karna mau menyeberang ke pihak Pandawa. bukan perang kecil. . Adinda berperang di pihak mereka semata-mata hanya menjalani darma ksatria. tentu Kurawa tidak akan meneruskan niatnya me-nempuh jalan perang. Adinda telah mengenal para Kurawa. Baratayuda yang akan dimulai esok hari. Itulah sebabnya.. Begawan Drona. sejak masih remaja. Mereka hanya mengikuti hasutan jahat dari Paman Sengkuni dan Ibunda Dewi Gendari. karena membela kebenaran bagi seorang ksatria lebih mutlak harus dilaksanakan. mengapa itu tidak Adinda lakukan? Apa alasannya?" Karna: "Kakanda Kresna yang bijaksana. Kakek Abiyasa. Adinda tahu benar. Yang penting. . satu persatu secara pribadi sejak mereka masih kecil. sebagai ksatria Adinda harus menjalankan kewajiban sebagai prajurit menghadapi lawannya. Bilamana Adinda Karna dapat mencegahnya.

bagaimana pun. kita semua belum tahu." Kresna: "Adinda Karna." Prabu Kresna tidak bisa berkata-kata lagi. maka Adinda ikhlas sebab pe-ngorbanan Adinda adalah untuk kemenangan adik-adik para Pandawa dan itu berarti pengorbanan Adinda adalah untuk tegaknya kebenaran dan keadilan. seandainya Adinda yang menang. Hati kecilnya merasa. Sedangkan jika Dinda Arjuna yang gugur.terjadi sebagaimana seharusnya. sejarah akan mencatat Adinda Karna gugur karena berperang di pihak yang salah. kali ini Dewi Kunti juga berusaha membujuk Adipati Karna agar mau menyeberang ke pihak Pandawa. Di tepi sungai yang dianggap suci itu. sebagaimana perjumpaanya dengan Prabu Kresna. Sekali lagi. . Jika Adinda Basukarna gugur dalam Baratayuda nanti. Tidakkah hal ini Dinda pertimbangkan?" Karna: "Adinda memahami hal itu. lewat tengah hari. anak pungut Sais Adirata itu ingin lebih dahulu mensucikan tubuhnya. selalu harus ada yang menjadi korban. Dengan penuh haru dipeluknya putra sulung Kunti itu erat-erat. Untuk mencapai masyarakat dunia yang tenteram dan damai. Hamba tidak peduli lagi tentang bagaimana sejarah akan mencatat nama Adinda. maka ia akan dianggap sebagai pahlawan pembela keberaran. Dinda Basukarna . sebelum menghadap pada Sang Pencipta. Arjuna pun sebagai ksatria harus ikhlas karena pengorbanannya tentu tidak sia-sia. bu-kankah jer basuki mawa beya? Kakanda Prabu Kresna tentu sudah faham benar... secara kebetulan Karna bertemu dengan Dewi Kunti yang juga baru saja selesai mensucikan tubuhnya. Demikian pula. Karenanya. Adipati Karna pergi ke Sungai Gangga hendak mensucikan dirinya. cobalah Adinda renungkan sekali lagi. Pengorbanan Adinda Karna dengan pengorbanan Adinda Arjuna." Karna: "Itu pun Adinda pahami." Kresna: "Adinda Karna. Entah siapa yang akan kalah. bahwa menurut takdir pada Baratayuda nanti Adinda harus berhadapan dengan Arjuna. "Semoga Yang Maha Mengetahui selalu memberikan berkah kepadamu. Adinda Basukarna tewas karena membela pihak angkara. Biarlah nama baik Adinda hancur karena sikap Adinda dalam menjalankan darma.. Coba renungkan hal itu. Itu sudah merupakan hukum alam yang berlaku pada zaman apa pun. Namun. Biarlah sejarah mencatat Adinda sebagai pembela nafsu angkara pihak Kurawa. Baratayuda adalah peristiwa yang menjadi sarana untuk memusnahkan segala yang jahat dan yang angkara. Seandainya Adinda yang gugur. dan selalu harus ada yang dikor-bankan. jelas berbeda. Karena nama baik itu pun telah Dinda ikhlaskan sebagai pengorbanan demi tegaknya kebenaran dan keadilan . Adinda tahu. Setelah pertemuannya dengan Prabu Kresna. Namun dengan adanya Dinda Basukarna di pihak Kurawa. dan siapa yang akan unggul. ia akan gugur dalam perang besar antarke-luarga Barata itu. bukankah sebagai ksatria kita tidak boleh memperhitungkan untung rugi dalam menjalankan darmanya? Adinda berperang di pihak Kurawa karena menjalankan darma Adinda sebagai ksatria." kata titisan Wisnu itu. Kakanda benar-benar menaruh hormat akan pendirian Adinda yang teguh itu. Baratayuda tentu akan berlangsung lebih lama dan korban di kedua pihak akan lebih banyak. Namun.

Hanya karena keadaan yang membuatmu terpaksa bergabung dengan pihak Kurawa. Hamba ingin agar Ibunda Kunti dapat merasakan kebahagiaan serta bangga. Hamba akan menjadi manusia yang tidak tahu membalas budi. Engkau seorang ksatria utama.. ." Kunti: "Tetapi . bukankah kita tidak dapat hanya menyalahkan keadaan? Bilamana Ibunda Dewi Kunti mengharapkan agar hamba menyeberang ke pihak Pandawa dan meninggalkan Kurawa. dalam Baratayuda nanti besar kemungkinan engkau akan berhadapan dengan adikmu.. manakala ia tahu dua orang putranya saling ber-hadapan di medan perang dengan tekad akan saling membunuh? Dapatkah kau bayangkan itu. Semua orang yang melangkah pada jalan darmanya harus ikut berkorban demi ketentraman dunia. Hanya karena keadaan. sangat berharap engkau tidak berdiri di pihak yang berlawanan dengan adik-adikmu. Aku. Namun. Tentu saja hamba ingin membahagiakan Ibunda Dewi. Namun hamba mohon. Bergabunglah engkau bersama kelima adikmu. Ada yang ditakdirkan harus mengorbankan jiwanya. Karna Anakku.. engkau adalah prajurit sejati. Namun. Hamba juga mengerti bahwa karena keadaan pula hamba sekarang berdiri di pihak Kurawa yang merupakan lawan para Pandawa. Para dewa dapat menjadi saksi. Dapatkah engkau membayangkan. ada yang . Ibunda tentu juga tahu. Baratayuda yang akan dimulai esok hari. dengan menguatkan hati. anakku?" Kunti tidak lagi dapat menahan air matanya. Jika harapanku ini engkau kabulkan. yang membalas kebaikan orang dengan pengkhianatan. Hamba yang hina ini memahami benar kepedihan hati Ibunda Dewi.. Hamba akan menjadi pengkhianat bagi Kurawa yang selama ini telah memberikan derajat dan kemuliaan pada hamba. Namun. Selain harus menjalani darmamu sebagai seorang ksatria. . betapa remuknya hati seorang ibu. anggaplah kepedihan itu sebagai pengorbanan Ibunda untuk ketentraman dan kedamaian masyarakat banyak. salah satu dari kalian berdua akan menjadi korban kekejaman perang besar itu."Basukarna anakku. junjungan hamba.. bukan alasan bagi hamba untuk mengecewakan harapan para Kurawa yang mengandalkan kekuatan hamba . Namun.. sebenar-benarnyalah bahwa engkau itu anak sulungku. Hamba mengerti.. ibumu ini. bilamana hamba dapat menjalankan darma hamba sebagai seorang ksatria.. Ibunda mengerti. keadaan telah membuat hamba terpaksa berpisah dengan adik-adik hamba." Dengan penuh hormat Karna menjawab: "Ibunda Dewi Kunti yang amat hamba hormati. Tidak bisa tidak. engkau pun mempunyai kewajiban menjalankan darmamu sebagai seorang putra terhadap ibumu. engkau terpaksa berpisah dengan adik-adikmu para Pandawa.. maka itu berarti hamba menyalahi darma hamba sebagai seorang ksatria. perang besar akan terjadi esok hari.. Anakku. Arjuna. Basukarna pun terharu mendengar kata-kata yang diucapkan oleh wanita yang dulu melahirkannya itu. bahwa Baratayuda adalah salah satu sarana dan jalan untuk membebaskan dunia dari keangkaramurkaan yang selama ini dilakukan oleh para Kurawa. Basukarna berkata dengan lembut: "Ibunda Dewi Kunti yang hamba hormati. berarti engkau membahagiakan wanita yang pernah melahirkanmu. adik-adik hamba. cobalah engkau renungkan barang sejenak. Tidak adakah keinginanmu untuk membahagiakan wanita yang telah melahirkanmu?" Karna: "Ibunda Dewi Kunti." Kunti: "Karna. Engkau tentu juga tahu.

. Sejak ia menerima Kunta dari tangan Batara Narada. anakku. anakku . Demikian pula. Dan. Semula Adipati Karna menolak karena ia sedang mencari- . buah hatiku . kemuliaan.. Bilamana ternyata dalam Baratayuda nanti Adinda Arjuna yang terpaksa menjadi korban. pada hari ke-15 berhasil membunuh Gatotkaca dengan senjata Kunta Wijayandanu. Namun sewaktu Gatotkaca memporakpo-randakan barisan prajurit Kurawa dan membunuh beberapa adik Duryudana.. Aku tidak berkesempatan merawat. maka ia akan gugur sebagai pahlawan. aku telah kehilangan engkau.. Aku tidak lagi dapat merangkai kata-kata. . Karna. Penggunaan senjata pamungkas ini se-benarnya sama sekali di luar rencananya.. Biarlah aku memelukmu barang sejenak. ketika tahu bahwa Adipati Karna gugur. Basukarna sebagai panglima perang di pihak Kurawa. tetapi ksatria Pandawa itu pun berhasil membunuhnya. jika ini terjadi berarti kesewenangan di dunia akan tetap berjalan terus. karena bisa jadi Duryudana akan memilih jalan damai. memelihara dan mengasihimu. Pertimbangan yang lain adalah. Puluhan tahun. Karena itu. mungkin Baratayuda akan gagal.. Kesedihanku sebagai seorang ibu.. Ardawalika atas inisiatifnya sendiri langsung menyerang Arjuna. ia merencanakan penggunaan senjata sakti yang hanya dapat sekali digunakan itu untuk menghadapi Arjuna." Pertimbangan Karna dalam mengambil keputusan itu adalah. karena sebagai ksatria ia harus tahu membalas budi kepada Kurawa yang sudah memberinya kedudukan. mengorbankan orang yang disayanginya. tentunya tidak terkecuali Ibunda Dewi. membuat tenggorokanku serasa tersumbuat. Tetapi. sejak engkau masih berujud bayi merah.. derajat dan pangkat. Sekarang ibu para Pandawa itu tahu benar keteguhan hati anak sulungnya itu. tidak akan ada manfaatnya ia membujuk Karna lebih lanjut. Sikap Basukarna yang siap untuk mati dalam pe-rang juga dibuktikan ketika ia menolak tawaran bantuan Naga Ardawalika yang diam-diam akan ikut menyerang Arjuna.. tidak terlaksana. menciumi ubunubunnya. walaupun tentu dalam kesedihan se-orang ibu yang kehilangan putra. Untuk itu. Ibunda Dewi pun boleh merasa bangga karena hamba tewas dalam menjalankan darma hamba sebagai seorang prajurit. maafkanlah Ibumu ini. Di tengah pertempuran Duryudana mencari Basukarna dan memintanya untuk menghadapi Gatotkaca." Dengan air mata bercucuran Dewi Kunti memeluk anak sulungnya. bilamana hamba yang tewas dalam perang tanding itu. jika ia tidak ikut beperang. Hati kecil Basukarna memang menaruh dendam pada Arjuna sejak ksatria Pandawa itu menghinanya di hadapan umum dengan menolak mengadu ketrampilan dengannya.harus mengorbankan suaminya. ia akan tetap dikenal sebagai anak sais kereta Adirata. Ibunda Dewi dapat membanggakannya. maka hamba bukan mati sebagai pengkhianat" Kunti merasa. sebagai ksatria. sambil berkata terisak di sela tangisnya: "Restuku untukmu. anakku. Doaku untukmu. kumohon kepadamu. Dalam Baratayuda. dan . penguasa Astina itu mulai khawatir. Kunti lalu berkata: "Anakku.. izinkan aku memelukmu. batal. Walaupun tawaran bantuannya ditolak. Tanpa bantuan Suyudana dan keluarga Kurawa lainnya. Jika hamba gugur.

kereta perangnya juga harus dikendalikan seorang raja. Di medan perang Karna menggunakan kereta perang bernama Jaladra. Tetapi Arjuna yang selalu waspada segera menangkis serangan keris itu dengan gendewa pusakanya. tetapi bidikannya tidak tepat lagi. akhirnya Salya mau menuruti permintaan Basukarna. CATATAN KAKI = ***) Menurut salah satu versi Ma-habarata di India. Panah sakti itu hanya menyambar mahkota gelung rambut Arjuna. Basukarna terpaksa menghadapi Gatotkaca. dan menurut anggapannya. Basukarna. pada saat yang tepat Prabu Salya menarik tali kekang kuda. Ia juga telah merelakan jiwanya untuk membahagiakan Dewi Kunti. sehingga kereta perang yang dikendarainya tergoncang. Putra Bima itu memang berhasil dikalahkannya. seorang anak yang terbuang sejak bayi. keris Kyai Jalak Kaladite yang disandangnya lepas dari warangkanya (sarung keris) dan melayang. Basukarna sudah tidak lagi memiliki senjata andalan.cari Arjuna. seorang anak pungut sais kereta bernama Adirata. melesat ke arah dada Arjuna. Basukarna . gugur dalam keyakinan untuk menjalankan darmanya sebagai ksatria utama. Pada suatu kesempatan Basukarna melepaskan panah pusakanya Wijayacapa. Hanya karena bujukan Duryudana. Ia minta agar Basukarna melupakan dulu dendam pribadinya. kereta perang Arjuna dikemudikan Sri Kresna. bahwa perang ini bukan perang pribadi. Permintaan ini amat menyakitkan hati Prabu Salya dan serta merta raja Mandraka itu mendampratnya. ketika tubuh Karna roboh ke bumi. ***) Karna yang berperang dengan sepenuh hati akhirnya gugur sebagai ksatria utama dalam Bara-tayuda. Alasannya. Karena desakan Duryudana ini. ibu kandung yang tidak pernah menyusui. Dan. Duryudana dengan cepat melerai. kemudian membujuk Prabu Salya. Namun. Agar seimbang dan tampak sederajat. Karena jika bukan dia yang gugur. ia minta agar mertuanya Prabu Salya bersedia menjadi saisnya. Sementara itu. raja Dwarawati. Sesaat berikutnya Arjuna me-lepaskan anak panah pusaka Pasopati dan tepat menebas leher Basukarna. sedangkan kereta perang Arjuna bernama Jatisura. Supaya dirinya sederajat dengan Arjuna. dan lebih memikirkan kemenangan bagi seluruh Kurawa. Kedua kereta perang yang berisi dua ksatria utama itu seolah menjadi primadona pertempuran. maka Arjunalah yang harus tewas dalam perang tanding itu. Duryudana lalu meng-ingatkan. bila ini terjadi tentu akan membuat ibunya lebih berduka. yang paling tepat adalah Prabu Salya. Waktu berperang tanding melawan Arjuna. Panah Wijayacapa meluncur deras. dan mengasihinya. namun dengan demikian ia kehilangan Kunta Wijayandanu. Peristiwa itu menambah kebencian raja Mandraka itu pada menantunya itu. sebagaimana dikehendakinya. mengasuh. dibidikkan tepat ke leher Arjuna. dan mengatakannya sebagai menantu yang tidak tahu diri. Ia telah mendarmabaktikan jiwanya pada Kerajaan Astina yang telah mengangkat derajatnya dari kedudukan anak sais menjadi seorang adipati.

Karna terpanah dalam keadaan tidak bersenjata. Pada saat Baratayuda berlangsung. Ia mengira suaminya gugur di palagan Ba-ratayuda. abang satu ibu lain ayah. putri Prabu Anom Duryudana. Kisahnya begini: Suatu ketika Keraton Mandraka geger karena Dewi Surtikanti dilarikan oleh seorang ksatria muda yang tampan. Karna lalu melepaskan seluruh senjatanya. Prabu Salya dan Duryudana langsung menu-duh Permadi (nama panggilan Arjuna selagi muda) sebagai pelakunya. selain sebagai ipar. Resi Bisma lalu mengambil kebijaksanaan: Permadi harus mencari pelaku penculikan atas Dewi Surtikanti dalam waktu tiga hari. Kematian Dewi Surtikanti membuat Adipati Karna amat marah. Basukarna mendapat dua orang putra. putri Prabu Salya. yang menyebut bahwa pria yang melarikan sang Putri itu sangat tampan. Jawa) ketika ia bertempur melawan Patih Udawa.gugur karena siasat licik Kresna. Patih Adimanggala gugur bersama (sampyuh . Ia mempersalahkan Adimanggala. Dari keterangan para dayang. ia selalu mengikuti berita dari medan perang yang disampaikan oleh Patih Adimanggala. Para prajurit yang berusaha menghalanginya. namun tidak seorang pun yang percaya. Mulanya ksatria itu memasuki keputren dan berasyikmasyuk dengan Dewi Surikanti. Tanpa pikir panjang Surtikanti bunuh diri dengan mencabut patrem (keris kecil) lalu menusukkannya ke dadanya sendiri. Kelak Warsakusuma kawin dengan Dewi Lesmanawati. maka ia akan dijatuhi hukuman sebagai si Penculik. Suatu hari. ia juga merupakan besan. ksatria itu segera lari membawa sang Dewi. sesuatu yang sebenarnya terlarang dalam Baratayuda. Waktu itu salah satu roda kereta perang Karna terperosok ke dalam lumpur. Kejadian ini membuat marah Prabu Salya dan Prabu Anom Duryudana. kemudian mencoba mendorong kereta itu untuk membebaskan roda kereta yang terbenam di lumpur. Permadi sanggup. tidak sanggup menghadapi kesaktian ksatria tampan itu. yakni patih Kadipaten Awangga. turun dari kereta. Tetapi versi lain menyebutkan. agar Arjuna melepaskan anak panahnya. Tanpa banyak bicara Karna segera membunuh Patih Adimanggala. Dewi Surtikanti meninggal karena bunuh diri. sehingga Dewi Surtikanti salah mengerti. Permadi mencoba membantah. Jadi. hu-bungan Basukarna dengan Duryudana. Dengan demikian.Bhs. . Ketika mereka dipergoki para dayang istana dan terjadi ke-ributan. Perkawinan Basukarna alias Basusena dengan Dewi Surtikanti sebenarnya dapat berlangsung dengan bantuan Arjuna. yaitu Warsasena dan Warsakusuma. Dari perkawinannya dengan Dewi Surtikanti. Pada saat itu Kresna memberi isyarat. karena sebenarnya Dewi Surtikanti akan dikawinkan dengan raja muda Astina itu. patih Kadipaten Awangga itu menyampaikan be-rita yang tidak jelas. Bila dalam waktu itu Permadi tidak berhasil.

Basukarna diakui oleh Prabu Salya sebagai menantu. . Dalam pewayangan di Indonesia. Duryudana juga berusaha tetap memelihara persahabatannya dengan Karna. Sebagian dalang menceritakan bahwa Basukarna sengaja menyulut api perang dengan maksud agar angkara murka keluarga Kurawa cepat hancur punah dengan terjadinya perang besar itu. ia sanggup mengorbankan jiwanya. Adu ketrampilan dan kesaktian di antara keduanya begitu seru sehingga kahyangan goncang karenanya. sehingga penguasa Astina itu memilih jalan peperangan daripada perdamaian. dewa itu segera melerainya. Sedangkan Duryudana yang amat kecewa karena gagal kawin. Karenanya. ksatria Pandawa itu minta agar Basukarna menurut dibawa ke Mandraka sebagai tertuduh. yang dianggapnya telah memberikan malu kepadanya. Sedangkan Permadi adalah anak Kunti yang keempat. Karna sebenarnya adalah putra sulung Dewi Kunti yang ketika masih bayi dibuang ke Sungai Gangga dan ditemukan oleh Adirata.Surtikanti Brantalaras Rabi Banjaran Karna Salya Gugur Bisma Gugur Karna Tanding turun ke dunia untuk melihat apa yang menjadi penyebabnya. Setelah tahu apa yang terjadi. Dengan penjelasan itu mereka pun berdamai. walaupun hati kecilnya masih tetap tak menyukai Karna. Usaha Permadi ini berhasil. yang diharapkan bantuannya pada saat pecah Baratayuda kelak. terpaksa menerima kenyataan itu. mengenai peran Basukarna dalam memantik api perang Baratayuda ada dua versi. dan terjadilah perang tanding. karena Permadi menyanggupi akan memintakan maaf pada Prabu Salya. Ia tahu benar kekuatan Kurawa dan sekutunya tidak akan sanggup menandingi para Pandawa. Narada menjelaskan bahwa sebenarnya keduanya bersaudara. sekaligus membujuknya agar Karna diterima sebagai menantu. Karna menolak. namun ia membesar-besarkan hati dan membakar semangat Prabu Anom Duryudana. Guna me-nyirnakan angkara murka. dan bahkan juga nama baiknya. Basukarna bersedia membawa kembali Dewi Surti-kanti ke Mandraka. Permadi menemukan Dewi Surtikanti di Istana Awangga.Dalam waktu singkat. Diterangkan. Batara Narada lalu Lakon-lakon Yang Melibatkan Basukarna Pandadaran Siswa Sokalima Bale Sigala-gala Suryatmaja . Lagi pula.

Kebencian Basukarna pada Dewi Drupadi disebabkan karena peristiwa berikut ini: Ketika Prabu Drupada. Basukarna. Lihat juga Kunti. Basukarna berkesempatan membalas sakit hatinya. atau Basusena. yakni wanda Badru (Bedru) dan wanda Lontang. Dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa tokoh Basukarna dirupakan dalam dua wanda. ketika Pandawa kalah main dadu dan Drupadi sebagai barang taruhan dipanggil untuk diper-malukan oleh para Kurawa.Sebagian dalang yang lain menyebutkan. Karna ternyata sanggup. sikap Basukarna menyulut api peperangan disebabkan karena dendamnya pada para Pandawa. oleh Sri Mangkunegara IV (1853 . terutama pada Arjuna yang dinilainya angkuh. Setelah para peserta lain gagal mengangkat gendewa pusaka. Kelak. Ksatria teladan lainnya adalah Kumbakarna dan Bambang Sumantri. selain dendam pada Arjuna. Tanpa bicara apa pun ia lalu berjalan keluar istana.1881) dipilih sebagai salah satu tokoh dari tiga orang ksatria teladan dalam Serat Tripama. raja Pancala (di pewayangan Pancala disebut Cempalaradya) hendak men-carikan jodoh bagi Dewi Drupadi. Namun pada saat itu Dewi Drupadi berseru dengan nyaring: "Saya adalah putri raja besar. Waktu itu Adipati Karna sengaja memanas-manasi Dursasana agar mene-lanjangi Dewi Drupadi di hadapan umum. yang dalam pewayangan lebih sering disebut Adipati Karna. tidak akan mungkin saya menikah dengan pria berdarah sudra (orang biasa. . bukan bangsawan)." Kata-kata Dewi Drupadi ini amat menyakitkan hati Basukarna. dan Arjuna. Basukarna adalah salah seorang pesertanya. Gambaran tentang pribadi Basukarna dalam pewayangan pada umumnya memang sedikit lebih baik dibandingkan dengan yang tergambar dalam Kitab Mahabarata. Adipati Awangga itu juga sangat membenci Dewi Drupadi. Dewi. Dalam Mahabarata.

Citraboma. putri raja Banyutinalang. Ia menikah dengan Dewi Karastri. Kartamarma tidak mati di medan perang Bharatayuda. Duryudana (raja Negara Astina). putra Abimanyu dengan Dewi Utari. Diantara saudaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah. Citraksi.Kartamarma KARTAMARMA adalah salah seorang diantara 100 orang keluarga Kurawa (Sata Kurawa) yang terkemuka. Wikataboma. cerdik. Ia berbadan besar. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Setelah mertuanya meninggal. Citrayuda. Durgempo. lincah. Kartawiyoga berwatak keras hati. Surtayu. Kartapiyoga KARTAPIYOGA atau Kartawiyoga adalah putra Prabu Kurandageni dari negara Tirtakandasan. Kartamarma memliki perwatakan. tatkala bersama Aswatama menyeludup masuk ke dalam istana negara Astina dengna niat menculik dan membunuh bayi Parikesit. Carucitra. berani dan selalu menuruti kata hati. Kartadenta. Gardapati (raja negara Bukasapta). Ia mati dibunuh oleh Bima setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Durmagati. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. keras hati. Bogadatta (raja negara Turilaya). gagah dan berwajah setengah raksasa. Durmuka. Ia putra Prabu Drestarasta raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. agak pengecut dan selalu ingin enaknya sendiri. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Bomawikata. Surtayuda. . Gardapura. Kartamarma dinobatkan menjadi raja di Banyutinalang. Citraksa. pandai bicara.

yaitu.Nama Kartawiyoga mulai dikenal karena dengan kesaktiannya ia nekad memasuki keputrian negara Mandaraka dan menculik Dewi Erawati. yaitu. Tubuhnya hancur terkena hantaman Alugara. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. dengan Dewi Durgandini. Kencakarupa berwatak keras hati. dari padepokan Retawu. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. Gendawana dan Dewi Ni Yutisnawati / Rekatawati. putri sulung Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati. raja negara Astina. berani dan . satu dari lima satria Pandawa untuk membebaskan Dewi Erawati. Akhirnya Kartawiyoga tewas dalam peperangan melawan Kakrasana. yang digunakan Resi Palasara dan Dewi Durgandini menyeberangi sungai Gangga. Kancakapura terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. Ia tercipta dari kemudi perahu yang pecah terbentur batu besar. Upakeca / Rupakeca. ingin menangnya sendiri. Setatama. Citragada dan Wicitrawirya. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Prabu Santanu. Kencakarupa KENCAKARUPA atau Kecaka (Mahabharata) adalah putra angkat Resi Palasara. penghianat. putra Prabu Baladewa dengan Dewi Mahindra dari negara Mandura yang datang bersama Arjuna. Rajamala. Dewi Erawati ia larikan ke negara Tirtakandasan dengan maksud akan diperistri. Bagawan Abiyasa. Kencakarupa juga mempunyai tiga saudara angkat lainnya. Namun sebelum maksud Kartawiyoga terlaksana. telah datang menyusul Kakrasana.

Dari padepokan Sokalima Sejak muda Krepa mengabdi di negara Astina sejak masa pemerintahan Prabu Pandu. Krepa mati oleh tangan Adipati Karna. Ia hidup sebagai pendeta wadat (tidak bersentuhan dengan wanita). Sangat sakti dan mahir dalam olah keprajuritan mempergunakan senjata gada dan lembing/tombak. Dalam Mahabharata diceritakan. tatkala ia bersama Aswatama menyenludup masuk ke dalam istana Astina untuk membunuh Parikesit. Ada beberapa versi tentang akhir hidup Resi Krepa. Karena mahir dalam ilmu falsafah ia diangkat menjadi penasehat kerajaan. karena ia menentang pengangkatan Adipati Karna menjadi Senapati Agung Kurawa. Krepa berwatak jujur. Akhir riwayatnya diceritakan.selalu menurutkan kata hati. Setatama dan Gandawana melakukan pemberontakan untuk mengulingkan kekuasaan raja Wirata. Kisah lain menyebutkan. raja negara Tempuru dengan permaisuri Dewi Uruwaci. Kencakarupa tewas dalam peperangan melawan Bilawa/Bima karena bersama saudaranya Rupakenca. . Cerita Pedalangan menyebutkan. setia dan penuh pengabdian. Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Krepi yang kemudian menjadi istri Resi Drona. dan diangkat menjadi Parampara/Ahli nujum kerajaan. Krepa RESI KREPA atau Kirpa (Mahabharata) adalah putra kedua Prabu Purungaji. Resi Krepa hidup sampai jaman Prabu Parikesit. Prabu Matswapati. Krepa mati oleh panah Arjuna setelah berakhirnya perang Bharatayuda.

sampai akhir hayatnya. Ia mempunyai adik kandung bernama Krepa/Kirpa yang menjadi pendeta Istana Negara Astina. Dewi Krepi tetap menetap di negara Tumpuru.Krepi DEWI KREPI atau Kirpi (Mahabharata) adalah putri sulung Prabu Purungaji. Ia pernah beralih rupa menjadi Kuda Sembrani betina untuk menolong Bambang Kumbayana/Resi Drona terbang menyeberangi lautan. dan berputra seorang lelaki bernama Bambang Aswatama. Dewi Krepi kemudian menjadi isteri Bambang Kumbayana. . Dewi Krepi mempunyai kesaktian dapat beralih rupa menjadi apa saja yang ia kehendaki. raja negara Tempuru dengan Permaisuri Dewi Uruwaci. Ketika Resi Drona dan Aswatama tinggal di negara Astina dan berhasil membangun padepokan Sokalima.

putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Prabu Kresna mempunyai 4 (empat) orang permaisuri : 1. Prabu Kresna adalah titisan Sanghyang Wisnu yang terakhir.Dewi Jembawati. berputra . Kakrasana. berputra: Saradewa (berwujud raksasa).Kresna PRABU KRESNA yang waktu mudanya bernama Narayana. Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari. Terompet/Sangkala Pancajahnya. antara lain. putri Resi Jembawan dengan Dewi Trijata dari pertapaan Gadamadana. berputra . Selain sangat sakti dan dapat bertiwikrama. Samba dan Gunadewa (berwujud kera). 2. . Ia mendapat negara Dwarawati setelah mengalahkan Prabu Narasinga. istri turunan sebagai titisan Sanghyang Wisnu. Kaca paesan. dan mempunyai adik lain ibu bernama Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng. Kembang Wijayakusuma. 4. putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi. Aji Pameling dan Aji Kawrastawan. ia juga mempunyai pusaka-pusaka sakti. berputra . Ia lahir kembar bersama kakaknya.Dewi Setyaboma. Senjata Cakra. adalah putra Prabu Basudewa. seorang swarawati keraton Mandura. putri Nagaraja dari Sumur Jalatunda. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). kemudian naik tahta bergelar Prabu Sri Bathara Kresna. dari negara Lesanpura. putri Prabu Bismaka/Arya Prabu Rukma dengan Dewi Rumbini dari negara Kumbina. Bambang Sitija dan Dewi Siti Sundari.Dewi Rukmini. Arya Setyaka. Prabu Kresna juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa. 3.Dewi Pratiwi. putri Prabu Setyajid/Arya Ugrasena dengan Dewi Wersini.

raja Boja. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama. putri Bagawan Wilwuk/Wilawuk dari pertapaan Pringcendani. baik tingkah lakunya dan sangat berbakti. Endang Pregiwa. Sebelum menikah dengan Prabu Pandu. apabila dioleskan pada pelupuk mata. maka ia akan dapat melihat semua mahluk halus/ mahluk siluman. kakaknya. Ia berwatak penuh belas kasih. satria Pandawa putra Prabu Pandu. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. dengan Dewi Jimambang. Kumaladewa juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu. Putranya tersebut bernama Basukarna/Aradea atau Suryatmaja yang setelah menjadi raja di negara Awangga dikenal dengan nama Adipati Karna. Sumitra. ia juga memiliki cupu berisi minyak Jayengkaton pemberian kakeknya. Kumaladewa mempunyai sifat dan perwatakan. Prabu Kresna menginginkan moksa. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Kumalasakti. Akhir riwayatnya diceritakan gugur pada awal pecah perang Bharatayuda melawan Prabu Salya raja negara Mandaraka. raja negara Astina. dan musnahnya seluruh Wangsa Yadawa. Wijanarka. Wisanggeni. putri Prabu Kunti. Dewi Kunti sangat menyenangi dan mempelajari ilmu-ilmu kejiwaan/kebatinan. Selain memiliki berbagai ilmu kesaktian. Bagawan Wilawuk. Dewi Kunti menikah dengan Prabu Pandu. Abimanyu. Kumaladewa tinggal bersama ibu dan kakeknya di pertapaan Pringcendani. Bima/Werkundara dan Arjuna. Arya Basudewa. setia dan wingit. raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. putra Prabu . putra Bagawan Abiyasa dengan Dewi Ambiki. Antakawulan dan Bambang Sumbada. Dengan penuh kecintaan ia mengasuh dan mendidik dua orang anak tirinya. Bambang Irawan. Kunti DEWI KUNTI atau Dewi Prita (Mahabrata) adalah putri kedua Prabu Basukunti. Dewi Kunti telah mempunyai seorang putra dari Bathara Surya sebagai akibat kesalahannya merapal/membaca mantera Aji Pepanggil/Aji Gineng ajaran Resi Druwasa. bernama. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra bernama. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. Daya khasiat minyak Jayengkaton. Puntadewa. Ia wafat dalam keadaan bertapa dengan perantaraan panah seorang pemburu bernama Ki Jara yang mengenai kakinya. Nakula dan Sadewa. pemberani. Endang Pregiwati.Setelah meninggalnya Prabu Baladewa/Resi Balarama. Bratalaras. Kumaladewa BAMBANG KUMALADEWA adalah putra Arjuna. Sejak kecil. tenang. Wilugangga.

akhirnya tewas oleh Abimanyu karena lebih dahulu tertusuk keris Pulanggeni. Leksmanamandrakumara BAMBANG LESMANAMANDRAKUMARA dikenal pula dengan nama Bambang Sarajakusuma (pedalangan Jawa). Dewi Laksmanawati sangat dimanja oleh orang tuanya. menarik hati. Lesmanamandrakumara mempunyai seorang adik perempuan bernama Dewi Lesmanawati. Hidupnya serba mewah. gaya dan kata-katanya serba menarik. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Banowati putri Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Akhir riwayatnya diceritakan.Pandu dengan Dewi Madrim. Lesmanamandrakumara ikut terjun di medan pertempuran perang Bharatayuda. putra kedua Adipati Karna. Leksmanawati DEWI LEKSMANAWATI adalah putri Prabu Suryudana/Duryudana. Lesmanamandrakumara sangat dimanja oleh orang tuanya. raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Tejawati. yang setelah perang Bharatayuda diangkat menjadi punggawa istana negara Astina dibawah pemerintahan Prabu Parikesit. Wataknya bersahaja. Ia adalah putra sulung Prabu Suyudana/Duryudana. putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra yang sudah dalam keadaan tak berdaya. putra kedua Adipati Karna dengan Dewi Surtikanti dari negara Awangga. Madrim DEWI MADRIM atau Dewi Madri adalah putri Prabu Mandrapati. Dewi Leksmanawati menikah dengan Arya Warsakusuma. Dewi Kunti mati moksa bersama-sama dengan Dewi Gandari dan Prabu Drestarasta setelah selesainya perang Bharatayuda. keinginanya selalu terlaksana. Ia yang bermaksud membunuh Abimanyu. Ia mempunyai daya pikir yang lambat dan agak pengecut. raja negara Awangga dengan permaisuri Dewi Surtikanti. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Banowati. Ia jarang sekali keluar dari lingkungan istana. putri Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. melebihi kecintaannya pada putra-putranya sendiri. yang menjadi istri Arya Warsakapura. Ia mempunyai kakak kandung bernama Leksmanamdrakumara/Bambang Sarajakusuma. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Warsaka. Ia mempunyai kakak kandung .

Kangsa pergi kenegara Mandura. Dewi Maerah menceritakan keadaan sebenarnya. Dewi Maerah diboyong ke Sengkapura. Dewi Maerah ikut Mandrapati PRABU MANDRAPATI adalah putra Prabu Mandradipa raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Ayutamayi. Atas perbuatannya itu ia mendapat hukuman. Dengan dukungan Suratrimantra. Ia termasuk keturunan Wangsa Yadawa. sabar dan Wingit. raja negara Mandura. Dengan tidak disengaja dan disadarinya. tetapi juga putra Prabu Basudewa. adik Prabu Gorawangsa. Nakula dan Sadewa yang masih bayi kemudian diasuh oleh Dewi Maerah DEWI MAERAH atau Dewi Mahira (Mahabharata) adalah putra Prabu Kurandapati. Akhir riwayat Dewi Madrim diceritakan. Dewi Madrim menikah dengan Prabu Pandu. raja raksasa negara Gowabarong yang beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu. Ia akhirnya diakui sebagai putra Prabu Basudewa dan diangkat menjadi Adipati di Sengkapura. bahwa ia sesungguhnya permaisuri Prabu Basudewa. Dewi Maerah telah mengalami malapetaka. digauli oleh Prabu Gorawangsa. raja negara Mandura. ia berputra dua orang kembar yang diberi nama Nakula dan Sadewa. Setelah Kangsa dewasa dengan terus terang. Prabu Mandrapati menjadi raja negara Mandaraka menggantikan ayahnya. Dewi Maerah yang dalam keadaan hamil ditempatkan di negara Bombawirayang. ia terjun kedalam Pancaka (api pembakaran jenazah) ikut bela pati atas kematian suaminya. Prabu Mandradipa yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. yang setelah menjadi raja Mandaraka bergelar Prabu Salya. Prabu Pandu. Ketika Kangsa tewas dalam peperangan melawan Kakrasana dan Narayana. Ia mempunyai adik kandung bernama Dewi Mahindra atau Dewi Maekah (pedalangan Jawa). Kedua putra kembarnya. . Di tempat pengasingannya itu Dewi Maerah melahirkan seorang putra lelaki yang berwujud setenah raksasa yang diberi nama Kangsa atau Kangsadewa. diusir keluar dari negara Mandura. Dari perkawinan tersebut. raja negara Astina dan menjadi permaisuri ke dua mendampingi Dewi Kunti. Dewi Madrim berwatak penuh belas kasih. Dewi Maerah dan Dewi Maekah keduanya menjadi permaisuri Prabu Basudewa. setia. Oleh Kangsa. Kangsa tidak sepenuhnya putra Gorawangsa.bernama Narasoma. raja negara Widarba. yang berdasarkan garis keturunan masih memiliki hubungan dengan keluarga Mandura dan Dwarawati (Wangsa Yadawa) Wangsa Boja dan Wangsa Kuru (Kurawa dan Pandawa). diserahkan kepada ditya Suratrmantra. sehingga berhak mendapat pengakuan sebagai putra Prabu Basudewa.

dan dikarunia 2 (dua) orang putra. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil. Prabu Mandrapati menikah dengan Dewi Tejawati. yang berdasarkan garis keturunan masih memiliki hubungan dengan keluarga Mandura dan Dwarawati (Wangsa Yadawa) Wangsa Boja dan Wangsa Kuru (Kurawa dan Pandawa). Narasoma yang sangat tercela membunuh Bagawan Bagasapati. Ia bersahabat karib dengan Bagawan Bagaspati. Ia termasuk keturunan Wangsa Yadawa. Narasoma yang sangat tercela membunuh Bagawan Bagasapati. kera putih andel kepercayaan Resi Manumayasa/Kanumayasa di pertapaan Paremana. Pendeta raksasa di pertapaan Argabelah. Akhir riwayatnya diceritakan. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil. dan dikarunia 2 (dua) orang putra. seorang hapsari/bidadari. Ia bersahabat karib dengan Bagawan Bagaspati. di daerah kerajaan Jodipati. Mayanggaseta RESI MAYANGGASETA atau Resi Pracandaseta (cerita pedalangan) berwujud kera/wanara putih dan bertempat tinggal di pertapaan Pandansurat. yaitu. yaitu. wilayah negara Mertani. sabar. menjadi tanah perdikan yang bebas darti pembayaran pajak atau upeti. ikhlas. dan kerajaan Jodipati berada dalam kekuasaan Bima/Werkudara. percaya akan kekuasaan Tuhan. Mandrapati mempunyai watak. ikhlas. salah satu dari tujuh puncak Gunung Saptaarga. sabar.Prabu Mandrapati menikah dengan Dewi Tejawati. Prabu Mandradipa yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. Prabu Mandrapati meninggal karena bunuh diri akibat tidak tahan menanggung malu atas perbuatan putranya. Mandrapati mempunyai watak. Pendeta raksasa di pertapaan Argabelah. padepokan Pandansurat dimerdekakan. Menurut purwacarita. Prabu Mandrapati menjadi raja negara Mandaraka menggantikan ayahnya. Ketika negara Mertani berhasil ditahklukkan dan dikuasi oleh keluarga Pandawa menjadi negara Amarta. Narasoma dan Dewi Madrim. Mandrapati PRABU MANDRAPATI adalah putra Prabu Mandradipa raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Ayutamayi. percaya akan kekuasaan Tuhan. Narasoma dan Dewi Madrim. Resi Mayanggaseta pernah diminta bantuannya oleh keluarga Pandawa agar . Prabu Mandrapati meninggal karena bunuh diri akibat tidak tahan menanggung malu atas perbuatan putranya. seorang hapsari/bidadari. Akhir riwayatnya diceritakan. Resi Mayanggaseta masih keturunan Resi Supalawa.

ah damar di hutan Wanayasa (peristiwa "Bale Sigala-gala") sampai di Kahyangan Saptapratala. Selain itu ia juga masih keturunan Resi Supalawa. memperrtunjukkan kemahirannya menari. cinta terhadap sesama makhluk dan suka menolong. Dewi Nagagini mempunyai sifat dan perwatakan. setia. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Nagatatmala. putra Prabu Pandu raja negara Astina. tatkala keluarga Pandawa dan Dewi Kunti dalam upaya menyelamatkan diri dari rencana pembunuhan oleh keluarga Kurawa dalam peristiwa ru. sangat berbakti. Konon ia mati moksa karena usia lanjut. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti. lahir seorang putra yang diberi nama Arya Anantareja.bersedia menari di alun-alun negara Dwarawati sebagai persyaratan memeriahkan upacara perkawinan antara Arjuna dengan Dewi Wara Sumbadra. Nakula tidak akan dapat lupa . Puntadewa. Ia mahir menunggang kuda dan pandai mempergunakan senjata panah dan lembing. Bima mengutus patih Gagakbaka ke pertapaan Pandansurat. Nakula juga menpunyai tiga saudara satu ayah. dari negara Mandaraka. Akhir riwayatnya tidak banyak diceritakan. karena ia merasa dihinakan/direndahkan martabatnya. manusia kera kekasih dewata. Untuk meminta kesediaan Resi Mayanggaseta. adik Prabu Kresna raja negara Dwarawati. Resi Mayanggaseta akhirnya bersedia memenuhi permintaan Bima dan keluarga Pandawa untuk pergi ke negara Dwarawati. Nakula NAKULA yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Pinten (nama tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan sebagai obat) adalah putra ke-empat Prabu Pandudewanata. Mereka bertemu. Dewa Tabib. sebab walau berwujud kera ia seorang brahmana yang juga bisa berbicara dan beradat istiadat sebagaimana manusia. Nagagini DEWI NAGAGINI adalah putri Hyang Anantaboga dengan Dewi Supreti dari Kahyangan Saptapratala. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim. Dewi Nagagini menikah dengan Bima/Werkundara. Sahadewa atau Sadewa (pedalangan Jawa). dari negara Mandura bernama. Dari perkawinan tersebut. dengan permaisuri Dewi Kunti. Pada mulanya Resi Mayanggaseta menolak. putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati. Ia lahir kembar bersama adiknya. Bima/Werkundara dan Arjuna Nakula adalah titisan Bathara Aswi. Namun setelah ia kalah berperang melawan Gagakbaka. salah satu dari lima satria Pandawa.

Nakula mempunyai dua orang isteri yaitu . Nakula mati moksa bersama keempat saudaranya. raja negara Awuawulangit. taat. Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala) dan memperoleh seorang putri bernama Dewi Sritanjung. kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita. Akhir riwayatnya diceritakan. 2. Nakula diangkat menjadi raja negara Mandaraka sesuai amanat Prabu Salya kakak ibunya. Dari perkawinan itu Nakula mendapat anugrah cupu pusaka berisi air kehidupan bernama Tirtamanik. wilayah negara Amarta. setia. Dewi Sayati putri Prabu Kridakirata. Ia tinggal di kesatrian Sawojajar. . Nakula mempunyai watak jujur. tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia. 1. belas kasih. dan memperoleh dua orang putra masingmasing bernama. "Banyu Panguripan/Air kehidupan" pemberian Bhatara Indra. Senapati negara Mretani. Bambang Pramusinta dan Dewi Pramuwati. Ia juga mempunyai cupu berisi. Dewi Madrim. putri Resi Badawanganala.tentang segala hal yang diketahui karena ia mepunyai Aji Pranawajati pemberian Ditya Sapujagad. Dewi Srengganawati. Setelah selesai perang Bharatyuda.

Karena ketekunannya bertapa. Narasinga menjadi sangat sakti. Ia masih bersaudara dengan Prabu Narakasura. adik mendiang Prabu Yudakalakresna diangkatnya menajadi Senapati perangnya. Setelah mengangkat dirinya menjadi raja negara Dwarawati bergelar Prabu Narasingamurti.Narasinga PRABU NARASINGA adalah raja negara Dwaraka/Dwarawati. Ia tewas dalam . raja negara Surateleng. Arya Singamulangjaya. putra Bathara Kala dengan Bathari Durga/Dewi Pramuni dari kahyangan Sentragandamayit/Ganda Umayi. Ia merebut negara Dwarawati setelah menewaskan Prabu Yudakalakresna dalam satu peperangan. yang berarti masih keturunan Bathara Kalayuwana. Prabu Narasinga tidak terlalu lama memerintah negara Dwarawati.

enam keturunan dari Bathara Brahmanakanda. salah satu puncak gunung Saptaarga dalam hal ilmu kasidan/kesaktian. andel Resi Palasara. setia. Nirbita ARYA NIRBITA adalah putra Arya Setatama. putra Prabu Basudewa. Pada saat berkobarnya perang Bharatayuda. raja negara Mandura dari permaisuri Dewi Mahendra/Maerah (Jawa). Sedangkan dalam olah keprajuritan. jujur. Arya Nirbita memiliki sifat dan perwatakan . Selain sakti.peperangan melawan Narayana. Arya Nirbita menikah dengan Dewi Kuwari. dan Bambang Sitija menjadi raja Surateleng. oleh Prabu Matswapati ia diangkat menjadi patih negara Wirata menggantikasn ayahnya. Ketika Prabu Narakasura tewas dalam peperangan melawan Bambang Sitija. Pancatnyana DITYA PANCATNYANA adalah patih negara Surateleng pada masa pemerintahan Prabu Narakasura. putri Arya Kidangtalun. Setelah ayahnya.. Ibunya bernama Dewi Kandini. ia juga cerdik dan mahir dalam tata gelar perang. Karena itu selain sakti. dari negara Lesanpura. Arya Singamulajaya tewas dalam peperangan melawan Arya Setyaki putra Arya Ugarsena/Prabu Setyajid dengan Dewi Wersini. patuh pada perintah dan sangat berbakti kepada negara dan rajanya. Arya Nirbita memangku jabatan pimpinan pasukan negara Wirata terjun ke medan perang membela keluarga Pandawa. Senapati perang Dwarawati. putra Sanghyang Brahma. selain berguru pada ayahnya. raja negara Mandaraka. putra Prabu Kresna.Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama Arya Kawakwa. manusia yang tercipta dari seekor menjangan/kidang sewaktu Resi Palasara menjadi raja di kerajaan Gajahoya. Ia gugur dalam pertempuran melawan Prabu Salya. Pancatnyana pula yang mengatur strategi perang dan menghancurkan angkatan . Arya Setatama tewas dalam pertempuran melawan Jagalabilawa/Bima karena terlibat dalam tindakan makar menggulingkan Prabu Durgandana/Matswapati yang dilakukan Rupakenca dan Kencakarupa. Arya Nirbita sangat pandai bermain gada dan senjata trisula. Arya Nirbita pernah berguru pada Resi Parasara di padepokan Paremana. yang merebut negara Dwarawati dengan bantuan keluarga Pandawa. Pancatnyana tetap menduduki jabatan patih. ia juga berguru pada Rajamala pamannya. putri Prabu Basukesti dari negara Wirata. raja negara Dwarawati dengan Dewi Pretiwi. putra angkat Resi Palasara dengan Dewi Durgandini/Dewi Setyawati.

1. berputra . Pregiwa juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu bernama. jujur dan adil. Sumitra. Parikesit lahir di istana Astina setelah keluarga Pandawa boyong dari Amarta ke Astina. berputra . Ia mempunyai saudara kandung yang merupakan adik kembarnya bernama Endang Pregiwati. berputra . kekuasaan Pancatnyana semakin besar. Ketika negara Prajatisa disatukan dengan Surateleng. Kumalasakti. akhir riwayatnya diceritakan : Prabu Parikesit meninggal karena digigit Naga Taksaka sesuai dengan kutukan Brahmana Granggi yang merasa sakit hati karena Prabu Parikesit telah mengkalungkan bangkai ular hitam di leher ayahnya. Prabakusuma. ia masih dalam kandungan ibunya. berputra . nama gelar Prabu Yudhistira setelah menjadi raja negara Astina. Wilugangga. Ia seorang anak yatim. Pancatnyana tewas dalam peperangan melawan Prabu Gatotkaca. Ramaprawa dan Basanta. Bratalaras. Parikesit naik tahta negara Astina menggantikan kakeknya Prabu Karimataya. salah satu dari lima satria Pandawa. Kumaladewa. Ramayana dan Pramasata 2. putri Bagawan Sidik Wacana dari pertapaan Andong Sumiwi. ia menjadi patih Surateleng/Prajatisa dan orang kepercayaan Prabu Bomanarakasura (nama gelar Bambang Sitija setelah menjadi raja Surateleng dan Prajatisa). putri Prabu Matswapti dengan Dewi Ni Yustinawati dari negara Wirata. Dewi Dangan. dengan Dewi Manuhara.perang negara Prajatisa di bawah pimpinan Prabu Bomantara yang menyerang negara Surateleng. Wijarnaka. Bagawan Sarmiti. berputra . Bambang Irawan. Abimanyu. Parikesit PARIKESIT adalah putra Abimanyu/Angkawijaya satria Plangkawati dengan permaisuri Dewi Utari. yaitu . Dewi Gentang. Dewi Satapi/Dewi Tapen. raja negara Praiggandani dalam peristiwa persengketaan hutan Tunggarana. Dewi Niyedi 5. Akhir riwayatnya diceritakan. Pergiwa ENDANG PREGIWA adalah putra Arjuna. Prabu Bomantara tewas dalam peperangan melawan Prabu Sitija/Narakasura. karena ketika ayahnya gugur di medan perang Bharatayuda. Dewi Impun. Prabu Parikesit mempunyai 5 (lima) orang permasuri dan 8 (delapan) orang putra. Dewi Puyangan. Dewi Tamioyi 3. Dalam kitab Adiparwa. Ia berwatak bijaksana. Antakadewa dan Bambang . Yudayana dan Dewi Pramasti 4.

menarik hati/merakati dan mudah tersinggung. Baru setelah remaja ia dan Pregiwa pergi ke Madukara untuk menemui ayahnya. Prabakesa mempunyai sifat dan perwatakan. Pregiwati tinggal di pertapaan Andong Sumiwi bersama ibu dan kakeknya. Ia mempunyai saudara kandung yang merupakan kakak kembarnya bernama Endang Pregiwa. Brajalamatan. Ia dan adik bungsunya. Arjuna. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Brajamusti. Pregiwati memiliki sifat dan perwatakan. Pergiwati ENDANG PREGIWATI adalah putri Arjuna. Prabakusuma. ia dan Pregiwati meninggalkan pertapaan pergi ke Mandukara untuk mencari ayahnya. jujur. Sejak kecil Endang Pregiwati dan kakaknya. Kumaladewa. Arya Kalabendana menentang rencana pemberontakan Brajadenta dan tiga saudaranya yang akan merebut kekuasaan dan tahta kerajaan Pringgandani dari tangan Dewi Arimbi. Prabakesa ARYA PRABAKESA atau Prabakeswa (Mahabharata) adalah putra ke-empat Prabu Arimbaka. Baru setelah remaja. Sumitra. Bambang Irawan. putra Prabu Puntadewa. yang berarti masih saudara sepupunya sendiri. berbakti dan teguh dalam pendirian. raja negara Amarta dengan Dewi Drupadi yang berarti masih saudara sepupu sendiri. Wilugangga. Sejak kecil Pregiwa dan adik kandungnya. Kumalasakti. Wijanarka. putri Bagawan Sidik Wacana dari pertapaan Andong Sumiwi. Pregiwa tinggal di pertapaan Andong Sumiwi bersama ibu dan kakeknya. Pregiwati menikah dengan Raden Pancawala. Pregiwa memiliki sifat dan perwatakan. ia mempunyai seorang putra yang diberi nama Arya Sasikirana. bernama. baik budi. sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun). Antakadewa dan Bambang Sumbada. Ia mempunyai tujuh saudara kandung. Pregiwati juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu. putra Prabu Pandu raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Bratalaras. setia. setia. Dari perkawinan tersebut. bernama. Brajadenta. Arimba/Hidimba. Dewi Arimbi. dengan Dewi Manuhara. raja negara Pringgondani. Arjuna. sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun). Ketika Gatotkaca naik tahta menjadi raja Pringgandani mengantikan ibunya. putra Bima dengan Dewi Arimbi. Pregiwa menikah dengan Raden Gatotkaca. Dewi . jujur. Brajawikalpa dan Kalabendana. Abimanyu. setia.Sumbada.

Sumitra. Konon ia masih keturunan Prabu Jonggirupaksa raja negara Jonggarba. Prabakusuma mempunyai sifat dan perwatakan. Wijarnaka. Wisanggeni. halus.Arimbi. Bratalaras. Akhir riwayatnya diceritakan. putri Bathara Indra. tenang. besar tanggung jawabnya. Prabakusuma pernah menjadi penyelamat keluarga Pandawa. Wilugangga. baik tingkah lakunya. satria Pandawa putra Prabu Pandu. Karena lamarannya ditolak Bathara Guru. raja raksasa dari negara Manikmantaka. Wijanarka dan Antakadewa saat melawan Resi Bisma. Antakawulan dan Bambang Sumbada. gugur dalam perang Bharatayuda bersama-sama Gatotkaca melawan Adipati Karna. Detya Sakipu pergi ke Suralaya meminang/melamar Dewi Gagarmayang. putri Prabu Niwatakawaca dari negara Manikmantaka. mengalahkan semua para Dewa. Prabakusuma BAMBANG PRABAKUSUMA di dalam pedalangan Jawa disebut dengan nama Bambang Priyambada. Prabakusuma gugur pada awal perang Bharatayuda bersama-sama dengan Sumitra. Dewi Mustakaweni. berwatak angkara murka. Ia mempunyai 13 orang saudara lain ibu. yaitu. Prabu Pracona ingin mempunyai isteri seorang bidadari. Dewi Mustakaweni kemudian menjadi istri Prabakusuma. Atas keputusan Bathara Guru. Abimanyu. Prabakusuma lahir di Kahyangan Kainderan saat Arjuna menjadi raja di Suralaya bergelar Prabu Kariti sebagai anugerah Sanghyang Jagadnata/Sanghyang Manikmaya atas jasanya membunuh Prabu Niwatakawaca. Ia kemudian mengutus patihnya. Kumaladewa. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti. Prabakesa diangkat menjadi patih negara Pringgandani. raja negara Awangga. bengis dan selalu ingin benarnya sendiri. putra Dewi Arimbi dari negara Pringgandani dengan Bima/Werkudara yang waktu itu belum berumur sepekan. Endang Pregiwati. Ia berhasil merebut kembali pusaka Jamus Kalimasada dari tangan si pencuri. atau sering pula disebut negara Gilingwesi. Endang Pregiwa. Ia sangat sakti. Bambang Tetuka/Gatotkaca. dengan Dewi Supraba. juga ahli dalam ilmu pengobatan. dipinjam ke Suralaya sebagai jago kadewatan melawan Prabu Pracona . Kumalasakti. Akhir riwayatnya diceritakan. jatmika. Ia adalah putra Arjuna. Wilugangga. Prabu Pracona dan Sakipu mengamuk di Suralaya. Pracona PRABU PRACONA adalah raja raksasa dari negara Tasikwaja. Bambang Irawan.

setelah selesainya perang Bharatayuda. Bambang Sitija menjadi raja di negara Surateleng dan bergelar Prabu Bomanarakasura. Prabu Pracona dan Patih Sakipu akhirnya tewas dalam peperangan melawan Bambang Tetuka yang sebelunya telah dimasukan kedalam kawah Candradimuka. Arya Pragota mempunyai perawakan tinggi besar dan gagah. Sedangkan dari garis keturunan ibunya. Selain itu dari garis keturunan Arya Ugrasena. Wresni dan Andaka. Suaranya lantang. raja di kerajaan Sumur Jalatunda. Dewi Setyaboma (istri Prabu Kresna) dan Arya Setyaki. putri Ken Sagupi dengan Arya Prabu Rukma. putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra. Dewi Pratiwi sesungguhnya istri Bathara Wisnu. dengan Ken Sagupi. Pragota ARYA PRAGOTA konon adalah putra Arya Ugrasena yang setelah naik tahta negara Lesanpura bergelar Prabu Setyajid. yaitu.dan Kasipu. Kedua putranya. seorang gembala dan tinggal di kabuyutan Widarakanda/Widarakandang. senang bergurau. Sedangkan Dewi Siti Sundari menjadi isteri Abimanyu atau Angkawijaya. Arya Pragota dianggap sebagai putra Ken Sagupi dengan Antagopa. ia mempunyai dua orang saudara bernama. juga ikut turun sebagai putra Prabu Kresna. putra Ken Sagupi dengan Prabu Basudewa. selain Arya Adimanggala ia mempunyai dua orang saudara. . Arya Pragota tewas dalam peristiwa perang gada antara keluarga sendiri Trah Yadawa. Ketika Bathara Wisnu turun ke Mancapda dan menitis pada Narayana/Prabu Kresna. seorang swarawati Keraton Mandura. Arya Udawa. Ken Sagupi. Ia menjadi patih negara Mandura mendampingi Prabu Baladewa. Setelah Ken Sagupi dikawinkan dengan Antagopa. Arya Pragota mempunyai adik kandung bernama Arya Adimanggala yang menjadi patih Adipati Karna di negara Awangga. Akhir riwayatnya diceritakan. yaitu : Bambang Sitija dan Dewi Siti Sundari. Pratiwi DEWI PRATIWI adalah putri Prabu Nagaraja. diaduk dengan segala macam senjata milik para Dewa. Dewi Pratiwi ikut menjadi isteri Prabu Kresna. Dewa keadilan dan kesejahteraan. kalau bicara disudahi dengan gelak tawa yang berderai. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Pratiwanggana. dan Dewi Rarasati/Larasati.

Puntadewa dinobatkan sebagai raja negara Amarta bergelar Prabu Darmakusuma. Prabu Puntadewa mempunyai pusaka kerajaan berwujud payung bernama Kyai Tunggulnaga dan sebuah tombak bernama Kyai Karawelang. Ia mempunyai dua orang adik kandung masing-masing bernama . yang kemudian diberikan kepada putranya. jujur. dan sangat berbakti. Pujawati DEWI PUJAWATI adalah putri tunggal Bagawan Bagaspati brahmana raksasa dari pertapaan Argabelah. penuh belas kasih dan sangat berbakti terhadap suami. Perkawinan Dewi Pujawati dengan Narasoma/Prabu Salya dikarunia lima orang putra. dengan Dewi Darmastuti. Setelah Pandawa berhasil membangun negara Amarta di hutan Mertani. Dewi Pujawati/Setyawati mati bunuh diri. dan dua orang adik kembar lain ibu. Dewi Erawati. Ia mempunyai watak. ikut bela pati sebagai rasa cinta dan baktinya terhadap suamiya. Bima/Werkudara dan Arjuna. putri Prabu Mandrapati dari negara Mandaraka. Karena kesetiaanya terhadap suaminya itulah maka oleh Prabu Salya namanya diganti menjadi Dewi Setyawati. Dewi Banowati. percaya atas kekuasaan Tuhan. Ia menikah dengan Narasoma/Prabu Salya. Prabu Salya yang gugur di medan perang Bharatayuda. jujur. putri Prabu Drupada dengan Dewi Gandawati dari negara Pancala. ikhlas. Puntadewa PUNTADEWA adalah putra sulung Prabu Pandudewanata. Puntadewa adalah titisan Bathara Darma. . putra sulung Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka. raja jin negara Mertani. sabar. masing-masing bernama. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti. Prabu Puntadewa menikah dengan Dewi Drupadi. putra Prabu Pandu dengan Dewi Madrim. dan mempunyai seorang putra bernama Pancawala. Akhir riwayatnya diceritakan. tekun dalam agamanya.Dewi Pratiwi berwatak setia. sabar. Ia sangat sakti dan memiliki pusaka Cangkok Wijayamulya. penuh belas kasih. bernama Nakula/Pinten dan Sahadewa/Tansen. putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. setia. Dewi Surtikanti. Dewi Pujawati berwatak. Ia juga terkenal pandai bermain catur. Sitija. seorang hapsari/bidadari. Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Ia juga bergelar Prabu Yudhistira karena dalam tubuhnya menunggal arwah Prabu Yudhistira. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil dan jujur.

Prabu Puntadewa memimpin perjalanan moksa para Pandawa yang diikuti Dewi Drupadi menuju ke Nirwana. Purocana menjadi perencana dan palaksana pembangunan "Rumah Damar" di hutan Wanayasa untuk membiunasakan keluarga Pandawa. Purocana ikut membantu Arya Sakuni merebut kedudukan patih negara Astina dengan mencelakakan Arya Gandamana. Atas perintah Arya Sakuni. Dengan demikian kekuasaannya di bawah patih utama. Ia seorang arsitek ulung. raja negara Mandaraka. Purocana juga ahli dalam tata bangunan. putra Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandarini dari negara Pancala.Dalam perang Bharatayuda. Setelah menobatkan Parikesit. Arya Gamdamana. dan berhasil menewaskan Prabu Salya. Sayangnya ia berwatak lilck dan culas. Purocana PUROCANA adalah patih Mangkubumi negara Astina di bawah pemerintahan prabu Pandudewanata. Sesudah berakhirnya perang Bharatayuda. serta berjiwa penjilat. Prabu Puntadewa tampil sebagai senapati perang Pandawa. Purocana tetap menjabat sebagai patih Manmgkubumi dan menjadi orang keprcayaan Patih Sakuni. Sedangkan keluarga Pandawa selamat berkat terowongan yang dibuat Yamawidura. Prabu Puntadewa menjadi raja negara Astina bergelar Prabu Karimataya / Kalimataya. Setelah Drestarasta menjadi raja negara Astina menggantikan Prabu Pandu. Selain ahli dalam tata pemerintahan dan kenegaraan. Akhirnya Purocana ikut mati terbakar dalam peristiwa kebakaran "Rumah Damar" yang dibuatnya sendiri. putra Abimanyu dengan Dewi Utari sebagai raja negara Astina. .

Radeya PRABU RADEYA adalah raja negara Petapralaya. ingin selalu menangnya sendiri dan selalu menurutkan kata hati. Prabu Radeya tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. yang waktu itu hidup menyamar dinegara Wirata dengan nama Balawa. Kecaka/Kencakarupa. Ia maju ke medan pertempuran memimpin sendiri prajurit negara Petapralaya. Dari perkawinannya dengan Dewi Nirada. Bambang Suryanirada dan Dewi Suryawati. Basukarna diambil sebagai anak ketika Prabu Radeya masih menjalani bulan madu dengan istrinya. dari padepokan Retawu dengan Dewi Durgandini. yaitu: Resi Bisma. Setatama. Ia tercipta dari mala penyakit Dewi Durgandini/Dewi Lara Amis yang tertelan seekor ikan betina. Prabu Radeya berpihak pada keluarga Kurawa. hanya ada lima orang satria yang dapat mengalahkan dan membunuh Rajamala. Resi Balarama/Baladewa. Dalam peristiwa perang besar Bharatayudha antara keluarga Pandawa dan Kurawa di Tegal Kurusetra. Menurut ketentuan dewata. Tokoh Prabu Radeya hanya ditampilkan dalam lakon "Alap-alapan Surtikanti". sais kereta kerajaan Astina. Adipati Karna. putri kedua Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. kisah perkawinan Basukarna/Suryaputra dengan Dewi Surtikanti. Prabu Radeya mempunyai anak angkat bernama Basukarna atau Aradeya yang sesungguhnya putra Bathara Surya dengan Dewi Kunti. tidak bisa mati selama masih terkena air. Ia sangat sakti. sebagai tindakan Rajamala yang ingin menjamah Salidri nama samaran Dewi Drupadi. Citragada dan Wicitrawiya. raja negara Astina. . putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. Dewi Nirada. sebagai persyaratan agar segera mempunyai anak sendiri. Rajamala juga mempunyai tiga orang saudara angkat lainnya yaitu : Bagawan Abiyasa. Prabu Radeya memperoleh dua orang putra-putri. Rajamala RAJAMALA adalah putra angkat Resi Palasara.Sedangkan menurut Mahabharata yang mengambil Basukarna sebagai anak adalah suami-istri Adirata dan Ni Rada. berani. Rajamala berwatak keras hati. Upakeca/Rupakenca. masing-masing bernama . Di dalam cerita pedalangan Jawa. keduanya putra Dewi Duragandini dengan Prabu Santanu. putri Prabu Basukunti raja negara Mandura. Gandawana dan Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati. Duryudana dan Bima. Ia terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. bernama. Rajamala akhirnya tewas dalam peperangan melawan Bima.

Setelah Ken Sagupi dikawinkan dengan Antagopa. Sedangkan dari garis keturunan ibuny. raja negara Astina. putri Arya Prabu Rukma.Rarasati DEWI RARASATI atau Dewi Larasati. putri prabu Jayaindra dengan Dewi Ceklatoma. Dewi Rarasati mempunyai seorang saudara bernama Dewi Rukmini (istri Prabu Kresna).dengan permaisuri Dewi Rumbini. sabar. keduanya putra Ken Sagupi dengan Arya Ugrasena. konon adalah putri Arya Prabu Rukma yang setelah naik tahta negara Kumbina bergelar Prabu Bismaka. karena semasa kecil hidup bersama di Widarakandang. Ia memiliki tabiat senang menyenangkan hati orang lain. dengan Ken Sagupi. Arya Prabu Rukma. Selain pandai dalam mengurus rumah tangga. Bambang Sumitra dan Bratalaras. sangat menginsyafi. ia mempunyai tiga orang saudara. berhasil mendapatkan Dewi Retna Kasimpar dan gajah putihnya. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. Dari garis keturunan ayahnya. Dari perkawinan tersebut ia tidak mempunyai putra. raja negara Tirtakandasan yang ingin memperistri Dewi Retna Kasimpar. Dewi Rarasati juga pandai berolah keparajuritan. Dewi Rarasati menikah dengan Arjuna dan menjadi isterinya yang pertama. Ia mahir menggunakan senjata panah dan keris. raja negara Tasikmadu dengan permaisuri Dewi Retnawati. Ia sangat dekat hubungannya dengan Dewi Sumbadra. untuk dapat menerima pinangan Prabu Duryudana. seorang swarawati keraton Mandura. Gajah putih berpawang wanita/putri ini pernah menjadi persyaratan Dewi Banowati. Retna Kasimpar DEWI RETNA KASIMPAR adalah putri Prabu Jayaindra. Ken Sagupi. Dewi Retna Kasimpar kemudian menjadi isteri Arjuna. Arjuna yang dimintai bantuan oleh keluarga kurawa. setelah lebih dulu mengalahkan Prabu Kurandageni. seorang gembala dan tinggal di Kebuyutan Widarakanda/Widarakandang. Dewi Retna Kasimpar merupakan satu-satunya wanita di dunia yang memiliki gajah putih dan sekaligus menjadi pawangnya. yaitu : Arya Udawa. . putra Ken Sagupi dengan Arya Basudewa. dan Arya Pragota serta Arya Adimanggala. patuh dan berbakti. mengerti dan menguasai dirinya. putri ketiga Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. istri pertama Arjuna. Dewi Rarasati berwatak setia. Ia mempunyai saudara lain ibu bernama Dewi Retnajuwita. Dewi Rarasati dianggap sebagai putri Ken Sagupi dengan Antagopa.

Ia mempunyai empat orang saudara kandung. Rupakenca terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. yang setelah dewasa menjadi isteri Bambang Irawan. Ia mempunyai adik kandung bernama Arya Rukmana dan saudara lain ibu bernama Dewi Rarasati/Dewi Larasati putri Arya Prabu Rukma dengan Ken Sagupi seorang swarawati keraton Mandura. putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. raja negara Astina. bela pati menyusul suaminya kembali ke Nirwana. Dewi Rukmini diangkat menjadi permaisuri. Setelah Prabu Kresna mati moksa. putra Prabu Matswapati dari negara Wirata. putra Arjuna dengan Dewi Ulupi/Palupi. raja negara Mandaraka dengan Permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati. Dewi Rukmini berwatak : penuh belas kasih. sabar. cerdik pandai.Rukmarata BAMBANG RUKMARATA adalah putra bungsu Prabu Salya. Kencaka/Kencakarupa. halus. bernama. ia bersama isteri Prabu Kresna yang lain. Rukmini DEWI RUKMINI adalah putri sulung Prabu Bismaka / Arya Prabu Rukma. putra Prabu Basudewa raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maerah (Jawa). Rukmarata mempunyai sifat dan perwatakan. dengan Dewi Durgandini. Rupakenca RUPAKENCA atau Upakenca (Mahabharta) adalah putra angkat Resi Palasara. Ia tercipta dari kemudi perahu yang pecah terbentur batu besar. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. raja negara Kumbina dengan permaisuri Dewi Rumbini. Dewi Rukmini menikah dengan saudara sepupunya. terjun ke dalam Pancaka (api pembakaran jenazah). Rajamala. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 3 (tiga) orang putra masing-masing bernama: Saranadewa (berwujud raksasa). Setatama. bernama. pada awal perang Bharatayuda akibat dari keusilannya. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Prabu Santanu. dari padepokan Retawu. yaitu. Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari. Dewi Erawati. dan menobatkan diri sebagai raja Dwarawati bergelar Prabu Sri Bathara Kresna. Dewi Surtikanti. Dewi Banowati dan Arya Burisrawa. memanah Resi Seta dari luar garis pertempuran. hatinya keras dan sedikit suka usil. yang digunakan Resi Palasara dan Dewi Durgandini menyeberangi sungai Gangga. . Rupakenca juga mempunyai tiga orang saudara angkat lainnya. Narayana. Setelah Narayana berhasil merebut negara Dwarawati dari kekuasaan Prabu Narasinga. Gandawanadan Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati. Bagawan Abiyasa. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. tenang. setia dan jatmika (selalu dengan sopan santun). Citragada dan Wicitrawirya. Ia tewas di hantam gada Kyai Pecatnyawa oleh Resi Seta. Ia meningal dalam usia lanjut.

Ia sangat mahir dalam ilmu kasidan (Jawa)/seorang mistikus. setia. Sahadewa menikah dengan Dewi Srengginiwati. Sangat sakti dan mahir dalam olah keprajuritan mempergunakan senjata gada dan lembing. putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka. Sadewa mempunyai watak jujur. Setatama dan Gandawana melakukan pemberontakan untuk mengulingkan kekuasaan raja Wirata. Setelah selesai perang Bharatayuda. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim. keras kepala dan mau menangnya sendiri. Sadewa adalah titisan Bathara Aswin. Dewa Tabib. dapat mengerti dan mengingat dengan jelas pada semua peristiwa. Senapati negara Mretani yang berkhasiat. sombong. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Bambang Widapaksa/ Sidapaksa). taat. Sedewa menjadi patih negara Astina mendampingi Prabu Kalimataya/Prabu Yudhistrira. dari negara Mandura. Sadewa juga memiliki Aji Purnamajati pemberian Ditya Sapulebu. bernama. Ia lahir kembar bersama kakanya. Sadewa SAHADEWA atau Sadewa yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Tangsen (=buah dari tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan dan dipakai untuk obat) adalah putra ke-lima/bungsu Prabu Pandudewanata. Sadewa juga mempunyai tiga orang saudara satu ayah. wilayah negara Amarta. Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala). adik Dewi Srengganawati (Isteri Nakula). Rupakenca tewas dalam peperangan melawan Bilawa/Bima karena bersama saudaranya Kencakarupa.Rupakenca berwatak tinggi hati. kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita. Akhir riwayatnya di ceritakan. Mahir menunggang kuda dan mahir menggunakan senjata panah dan lembing. Ia tinggal di kesatrian Bawenatalun/Bumiretawu. Prabu Matswapati. putri Resi Badawanganala. Puntadewa. Nakula. Akhir riwayatnya diceritakan. Sahadewa mati moksa bersama ke empat saudaranya . tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia. Selain sangat sakti. Bima/Werkundara dan Arjuna. belas kasih. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful