kta Perkawinan

Jumat, 10 Agustus 2007 Pelayanan Pencatatan Perkawinan Lokasi Pelayanan : 1. Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Propinsi dan 2. Kantor Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Biaya : Rp. 50.000 (Pencatatan), Rp. 25.000 (Pemakaian Ruang WNI), Rp. 50.000 (Pemakaian Ruang WNA) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Propinsi DKI Jakarta melayani Pencatatan Perkawinan bagi mereka yang telah melangsungkan perkawinan menurut hukum dan tata cara agama selain agama Islam. Pencatatan Perkawinan didasarkan atas Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Sesuai dengan Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974, usia perkawinan adalah 19 tahun bagi Pria dan 16 tahun bagi Wanita. Jika Anda melangsungkan perkawinan dalam usia di bawah 21 tahun, maka Anda harus memperoleh ijin dari orang tua. Apabila Anda masih di bawah 19 tahun bagi Pria dan di bawah usia 16 tahun bagi Wanita, maka harus memperoleh Dispensasi dari Pengadilan Negeri.

Blangko Akta Perkawinan .

harus melengkapi persyaratan berikut ini: • • • • • • • • • • • • • • Surat Bukti Perkawinan Agama Akta Kelahiran Surat Keterangan dari Lurah Fotocopy KK/KTP yang dilegalisir oleh LURAH Pas Foto berdampingan ukuran 4 x 6 cm sebanyak 5 (lima) lembar 2 (dua) orang SAKSI yang telah berusia 21 tahun ke atas Akta Kelahiran Anak yang akan diakui/disahkan Akta Perceraian / Akta Kematian jika yang bersangkutan telah pernah kawin Ijin dari Komandan bagi Anggota TNI / Kepolisian Passport bagi WNA Surat Tanda Melapor Diri (STMD) dari Kepolisian bagi WNA Surat dari Kedutaan / Konsul / Perwakilan Negara Asing yang bersangkutan (bagi WNA) SKK dari Imigrasi (bagi WNA) 10 (sepuluh) hari kerja sejak tanggal Pendaftaran. Jika kurang dari 10 (sepuluh) hari kerja.Blangko Kutipan Akta Perkawinan Persyaratan Untuk mendapatkan Pelayanan Pencatatan Perkawinan. harus dengan Dispensasi dari Camat yang harus ditandatangani Camat Catatkan perkawinan Anda sebelum 1 (satu) bulan sejak Perkawinan menurut Agama dilangsungkan Waktu yang tepat untuk mencatatkan perkawinan • Pemakaian Ruangan .

50. 25. Surat pernyataan kehendak melaksanakan perkawinan kedua calon mempelai. Perkawinan Campuran Perkawinan antara seorang Warga Negara Indonesia dengan seorang bukan berkewarganegaraan Indonesia • • • Pemberitahuan tertulis ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil minimal 10 hari sebelum pencatatan dilakukan. Perkawinan Warga Negara Indonesia • • • • • • • • • • • • • • • • Pemberitahuan tertulis ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil minimal 10 hari sebelum pencatatan dilakukan. Akta Perkawinan dan Perceraian 1. A. Surat pernyataan kehendak melaksanakan perkawinan kedua calon mempelai Pemberitahuan tertulis ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil minimal 10 hari sebelum pencatatan dilakukan. Surat keterangan memeluk Agama dari pimpinan Agama masing-masing calon mempelai. Dokumen Imigrasi (DOKIM) calon mempelai.Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dan Kantor Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil menyediakan ruangan untuk melangsungkan upacara perkawinan. Surat bukti kewarganegaraan RI (SBRRI) ganti nama dan sebagainya. Surat pernyataan kehendak melaksanakan perkawinan kedua calon mempelai. Untuk memanfaatkan ruangan ini dikenakan biaya Rp. B.000 untuk WNA. Surat keterangan memeluk Agama dari pimpinan Agama masing-masing calon mempelai. AKTA PERKAWINAN Pencatatan dan penerbitan Akta Perkawinan bagi mereka yang melaksanakan Perkawinan selain agama Islam. Foto copy Akta Kelahiran calon mempelai. Surat Tanda melaporkan Diri (STMD) calon mempelai. Ijin dari Kedutaan Besar. dan Rp. Surat keterangan memeluk Agama dari pimpinan Agama masing-masing calon mempelai. . Perkawinan Warga Negara Asing D. Foto copy Akta Kelahiran calon mempelai. Pemberitahuan tertulis ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil minimal 10 hari sebelum pencatatan dilakukan. Foto copy Akta Kelahiran calon mempelai. Perkawinan Warga Negara Indonesia Keturunan Asing C. Foto copy Akta Kelahiran calon mempelai.000 untuk WNI. Dokumen Imigrasi (DOKIM) calon mempelai.

Surat keterangan memeluk Agama dari pimpinan Agama masing-masing calon mempelai. 2. Adapun perkawinan mereka dilangsungkan di tempat yang jauh dari orang tuanya. selambat-lambatnya 1 bulan putusan dijatuhkan. • • • • • Foto Copy keputusan cerai. Jadi bukan dimaksudkan perkawinan campuran antar agama. PENCATATAN PERKAWINAN untuk WARGA NEGARA ASING. 2. AKTA PERKAWINAN adalah untuk menentukan status hukum laki-laki dan perempuan bahwa mereka terikat sebagai suami isteri. Yang dimaksud dengan perkawinan campuran adalah perkawinan antara dua orang yang di Indonesia tunduk pada hukum yang berlainan karena perbedaan kewarganegaraan dan salah satu pihak berkewarganegaraan Indonesia. PENCATATAN PERKAWINAN CAMPURAN. Oleh karena itu harus ada persetujuan tertulis dan outentik dari orang tua mereka. Foto Copy KTP (P/W). Foto Copy Kewarganegaran (P/W) AKTA PERKAWINAN Pencatatan Perkawinan dibagi dalam tiga jenis kewarganegaraan 1. AKTA IJIN KAWIN. Pencatatan Perkawinan dilaksanakan seperti pada untuk WNI. tetapi usianya belum dewasa. yaitu bagi laki-laki dan perempuan dibawah duapuluh satu tahun. AKTA PERCERAIAN. Jelaslah yang mensyahkan perkawinan tersebut adalah agama yang bersangkutan. Pencatatan perkawinan dilaksanakan setelah sepuluh hari sejak diumumkan. Catatan Sipil hanya melakukan pencatatannya saja dari perkawinan yang telah dilaksanakan menurut agamanya masing-masing. Ijin dari Kedutaan Besar. yaitu dilaksanakan setelah sepuluh hari sejak diumumkan. PENCATATAN PERKAWINAN untuk WARGA NEGARA INDOENSIA. Lembaga catatan Sipil adalah bukan lembaga perkawinan. dilampiri surat keterangan dari Kedutaan Besar dan Paspornya. Surat pernyataan kehendak melaksanakan perkawinan kedua calon mempelai. Catatan : Apabila salah satu berkebangsaan dan berkewarganegaraan asing bertempat tinggal di luar Negara RI. dan Catatan Sipil mencatatkan peristiwa perkawinan tersebut. Maka dengan melalui Akta Ijin Kawin itulah Ijin yang syah dan kuat menurut hukum. 3.• • • • Surat Tanda Melaporkan Diri (STMD) calon mempelai. Bagi mereka yang akan melangsungkan perkawinan. AKTA PERCERAIAN Pencatatan perceraian dilaporakan ke Dinas kependudukan dan Catatan Sipil dengan menyerahkan putusan Pengadilan Negeri yang telah mempunyai kekuatan hukum yang tetap. Pencatatan perkawinan dilaksanakan setelah sepuluh hari sejak diumumkan. . Akta Perkawinan Asli Foto Copy ganti nama (P/W). Perlu diingat bahwa. atau dengan kata lain.

yang telah menjadi kekuatan hukum yang pasti. maka perceraiannya melalui Keputusan Pengadilan Agama. baru dicatatkan/didaftarkan dalam daftar perceraian yang berjalan dan telah diperuntukan untuk itu. Jadi setelah adanya Keputusan Pengadilan Negeri. maka perceraian harus melalui Pengadilan Negeri. yang selanjutnya Keputusan Pengadilan Agama tersebut didaftarkan di Kantor Urusan Agama dan mendapatkan Akta Cerainya.Adalah suatu bukti outentik tentang putusnya suatu ikatan perkawinan. Apabila Akta Perkawinan dikeluarkan oleh Kantor Urusan Agama. Apabila Akta Perkawinan dikeluarkan oleh Kantor Catatan Sipil. .

yang Asli 2. jika diinginkan oleh kedua pihak calon mempelai jika diminta (hanya bagi 11. dari data-data yang terkait WNI / SKKRI / SBKRI / K-1 / 6. milik kedua calon mempelai N1. Perjanjian Harta Terpisah ya. N4 dan PM1 Kartu Keluarga (yang 3. Akta Kelahiran Anak none Pengesahan Anak jika diminta (hanya bagi 12a. N2. Izin dari Kedutaan / Konsul none WNA) jika diminta (hanya bagi 14. ukuran 4 8. OS 19 (hanya bagi 1917 & ya. 21 dari bagan singkat dibawah ini. Cm x 6 Cm & berdampingan ya sebanyak 5 buah Hasil Pengumuman 9. Data Akta Nikah* yang dibutuhkan Pernikahan Standard* Pernikahan NonStandard** 1. Izin Komandan none anggota TNI / POLRI) jika sebelumnya pernah 15. Kelurahan. ya.Bagan singkat dari Data Akta Nikah* yang dibutuhkan untuk pembuatan sebuah Akta Pernikahan / Surat Kawin secara Catatan Sipil di Jakarta adalah sebagai berikut : No. 11 s/d no. Akta Pemberkatan Agama ya. Perkawinan / Pernikahan dari ya Catatan Sipil Mulai dari no. milik kedua calon mempelai Surat Pengantar dari 2a. merupakan beberapa variabel tambahan dari kondisi khusus tertentu yang diharuskan bagi pembuatan Akta Pernikahan Catatan Sipil secara Non-Standard** 10. yaitu : ya. Kartu Tanda Penduduk Jakarta ya. milik kedua atau salah satu dari calon mempelai 1849) Saksi Utama / Saksi dari 7. milik kedua calon mempelai komputerisasi) Akta Kelahiran (atau Tanda 3a. masing-masing pihak ya mempelai Pas Foto berwarna. Passport / ID Card none WNI 1849 & WNA) untuk Pengakuan dan 12. milik kedua calon mempelai secara Catatan Sipil 5. Akta Perceraian Catatan Sipil none menikah dan telah bercerai secara resmi . Surat Ganti Nama jika ada. Bukti Laporan Kelahiran) ya. yang Asli.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful