Anda di halaman 1dari 6

Tugas Kimia Nama : Eriska Firma Nawangsih NIM : 8961

1. Apa perbedaan tepat dan teliti? Hasil penelitian dapat dikatakan tepat apabila sesuai dengan data acuan yang digunakan. Berbeda dengan tepat, teliti adalah apabila data penelitian menunjukkan hasil yang sama nilainya secara berulang. Jadi dapat disimpulkan bahwa suatu data yang tepat belum tentu teliti, sebaliknya data yang teliti belum tentu tepat. Dengan kata lain tepat dan teliti mempunyai hubungan yang saling lepas. 2. Bagaimana cara menitrasi asam dan basa yang tepat dan teliti?

TITRASI ASAM BASA Definisi >> Titrasi adalah pengukuran suatu larutan dari suatu reaktan yang dibutuhkan untuk bereaksi sempurna dengan sejumlah reaktan tertentu lainnya. >> Titrasi asam basa adalah reaksi penetralan. >> Jika larutan bakunya asam disebut asidimetri dan jika larutan bakunya basa disebut alkalimetri.

Jenis-Jenis Titrasi Asam Basa Titrasi asam basa terbagi menjadi 5 jenis yaitu : 1. Asam kuat - Basa kuat 2. Asam kuat - Basa lemah 3. Asam lemah - Basa kuat 4. Asam kuat - Garam dari asam lemah 5. Basa kuat - Garam dari basa lemah

Titrasi Asam Kuat - Basa Kuat Contoh : - Asam kuat : HCl - Basa kuat : NaOH Persamaan Reaksi : HCl + NaOH Reaksi ionnya : H+ + OHH2O NaCl + H2O

Kurva Titrasi Asam Kuat Basa Kuat

Titrasi Asam Kuat - Basa Lemah contoh : - Asam kuat : HCl - Basa lemah : NH4OH Persamaan Reaksi : HCl + NH4OH Reaksi ionnya : H+ + NH4OH H2O + NH4+ NH4Cl + H2O

Kurva Titrasi Asam kuat Basa Lemah

Titrasi Asam Lemah - Basa Kuat contoh : - Asam lemah : CH3COOH - Basa kuat : NaOH Persamaan Reaksi : CH3COOH + NaOH Reaksi ionnya : H+ + OHH2O NaCH3COO + H2O

Kurva Titrasi Asam Lemah Basa Kuat

Titrasi Asam Kuat - Garam dari Asam Lemah contoh : - Asam kuat : HCl - Garam dari asam lemah : NH4BO2 Persamaan Reaksi : HCl + NH4BO2 Reaksi ionnya : H+ + BO2HBO2 HBO2 + NH4Cl

Titrasi Basa Kuat - Garam dari Basa Lemah contoh : - Basa kuat : NaOH - Garam dari basa lemah : CH3COONH4 Persamaan Reaksi : NaOH + CH3COONH4 Reaksi ionnya : OH- + NH4NH4OH Cara Melakukan Titrasi Asam Basa 1. Zat penitrasi (titran) yang merupakan larutan baku dimasukkan ke dalam buret yang telah ditera 2. Zat yang dititrasi (titrat) ditempatkan pada wadah (gelas kimia atau erlenmeyer).Ditempatkan tepat dibawah buret berisi titran 3. Tambahkan indikator yang sesuai pada titrat, misalnya, indikator fenoftalien 4. Rangkai alat titrasi dengan baik. Buret harus berdiri tegak, wadah titrat tepat dibawah ujung buret, dan tempatkan sehelai kertas putih atau tissu putih di bawah wadah titrat 5. Atur titran yang keluar dari buret (titran dikeluarkan sedikit demi sedikit) sampai larutan di dalam gelas kimia menunjukkan perubahan warna dan diperoleh titik akhir titrasi. Hentikan titrasi ! 6. Lakukan titrasi dengan metode dan cara yang benar, berhati-hati dalam setiap step titrasi, agar diperoleh data yang akurat, tepat, dan teliti. CH3COONa + NH4OH

set alat titrasi

Indikator Asam Basa >> Indikator asam basa adalah asam lemah atau basa lemah (senyawa organik) yang dalam larutannya warna molekul-molekulnya berbeda dengan warna ion-ionnya >> Zat indikator dapat berupa asam atau basa yang larut, stabil, dan menunjukkan perubahan warna yang kuat. >> Indikator asam-basa terletak pada titik ekivalen dan ukuran dari pH Beberapa indikator asam basa Perubahan warna Indikator Thimol biru Metil kuning Pelarut Asam Merah Merah Basa Kuning Kuning Kuningjingga Kuning Biru Merahungu biru Air Etanol 90% Air Air Air Etanol 70% Etanol 90%

Metil jingga Metil merah Bromtimol biru Fenolftalein

Merah Merah Kuning Tak berwarna Tak berwarna

thimolftalein