Anda di halaman 1dari 8

Zaman Nara

Zaman Nara (710 - 794) adalah salah satu zaman dalam pembagian periode sejarah Jepang yang dimulai ketika kaisar wanita Genmei memindahkan ibu kota kekaisaran ke Heij -ky yang sekarang bernama Nara. Heijo-kyo dibangun dengan mencontoh ibukota dinasti Tang di changan sekarang disebut Xian. Kekaguman terhadap Dinasti Tang

Tercermin pada peniruan terhadap aturan pemerintahan, Karya seni bahkan bahasa cina, karana pemerintahan pada dinasti Tang berjalan dengan baik dan bijak, segala aturan berjalan dengan jelas. Contohnya pelaksanaan pendidikan berlangsung cukup lama dan memakai sistem gugur caranya secara bertingkat, Dinasti Tang juga berjaya dalam sektor

perdagangan selama kurang lebih 100 tahun dan perkembangan seni cukup baik karena dimulai dari istana kaisar yang mensponsori. Banyak pelukis dan pematung mendapat pesanan menciptakan karya untuk istana, lebih dari 100.000 patung dipesan untuk kuil-kuil.

Nara dirancang sebagai kota pemerintahan dengan sebagian besar pendidikan merupakan pegawai pemerintahan.Sepanjang zaman nara perkembangan politik sangat terbatas. Anggota keluarga kekaisaran berebut kekuasaan dengan biksu dan bangsawan, karna pada masa itu banyak para bangsawan yang tinggal didaerah, dan sudah menjadi kuat maka banyak terjadi keributan-keributan tentang perebutan kekuasaan, ditambah lagi karna kesulitan kehidupan para petani pada pemerintah, mengakibatkan banyak petani pindah ke bangsawan (kekizoku)/ pemerintah daerah, oleh karna itu pada zaman Nara pemerintakh daerah menjadi kuat. Bukti adanya perebutan kekuasaan dengan dipindahkannya ibokota ke Nagaoka-kyo tersebut untuk menjauhkan istana dari pengaruh para biksu , dan seterusnya atau akhirnya dipindahkan ke Heian-kyo (kyoto) yang menjadi akhir dari masa Nara.

Pada zaman Nara juga ditemukan berbagai Karya seni diantaranya: 1.Seni lukis Perkembangan seni lukis terjadi pada masa ini sebuah badan seni lukis. dibawah koordinasi mentri dalam negeri yang terdiri dari 4 orang pelukis berstatus master, 60 orang pelukis biasa dan dilengkapi dengan pembantu-pembantu. Tugas badan seni lukis tadi adalah menggarap lukisan-lukisan pada kuil dan istana disekitar Nara. Pada abad ke-7 dan 8, salah satu peninggalan seni lukis adalah karya seni lukis yang menghiasi dinding kondo kuil Horyu-ji. 2.Seni Patung Perkembangan seni patung dari masa Nara ditandai sifat yang lebih realistis. Pengaruh agama Budha tampak pada masa ini yakni salah satu patung Gakko Bosatku ( candraprabha). Karya seni patung Gakko Bosatku yang menunjukkan sifat tenang, damai dan anggun. Karya seni pada masa Nara terbuat dari tanah liat.

3.Arsitektur Arsitektur masa Nara tidak begitu menonjol dari segi bentuk atau tampak luarnya. Gudang tempat penyimpanan harta Shoso-in di Todai-Ji sebagai salah satu peninggalan arsitektur masa ini. Bagunan ini dibangun pada tahun 756 berfungsi untuk menyimpan koleksi karya seni sebagai harta peninggalan kaisar Shomu.

4. Karya seni pembuatan kertas 100 Tahun lebih setelah cara pembuatan kertas dikenal di jepang mulai memproduksi kertas secara masal, menurut catatan aho suin monjo ( kantor penyimpanan koleksi bku kaisar )pusat industri kertas dibangun diproduksi ( Misaka,Harima ,Mino, dan Echizen pada tahun 737. Penulisan buku sejarah jepang serta penulisan buku catatan adat istiadat, budaya dan sejarah lokal, diwajibkan oleh UUD pemerintah perlu mendirikan Zushoryo (kantor perpustakaan) untuk menyimpan buku-buku yang selesai ditulis dan menyimpan kertas yang telah dibuat. 4 jenis kertas yang diproduksi jepang 1. kertas mashi  mashi adalah kertas yang dibuat dengan cara pembuatan kertas yang paling tua. Bahan bakunya dari serat pohon ( hemp) dan sejenis rami,serta jala usang yang tidak bisa lagi dipakai menangkap ikan ditambah kain bekas dari serat jerami.

Karena kertas mashi masih sulit ditulisi sehingga bahan baku diganti dengan serat yang sama kuat tapi mudah ditulisi. Pada perkembangan selanjutnya tercipta kertas kokushi. 2.kertas kokushi  kokushi adalah sebutan untuk ertas dengan bahan baku pohon murbei kertas. Bahan baku berasal dari serat kulit dari dahan pohon yang masih muda. Permukaa kertas halus agak sedikit kasar tapi serat kertas panjang-panjang sehingga tahan lama. 2. kertas hishi (ganpishi)  hishiatau ganpishi adalah sebutan untuk jenis kertas dengan bahan baku tanaman perdu. Serat kertas pendek-pendek dan permukaan kertas yang halus dan bercahaya. 3. Danshi ( micchinokugami)  Bahan baku utama adalah dahan kulit yang masih muda dari pohon suku. Kertas jenis ini berwarna putih dan tebal. Jenis kertas berdasarkan penggunaan Menurut catatan di jepang diproduksi kertas berwarna dengan bahan pewearna alami dan kertas yang dicampur lembaran emas. Kertas juga dibuat dalam berbagai ukuran: y y y panjang pendek, kertas ukuran setengah berdasarkan kualirtas. y y Hanshi adalah kualitas kertas untuk kertas kaligrafi Uwagami adalah kualitas kertas untuk kertas pembungkus. Menurut penggunaanya, terdiri dari: y y y Kertas untuk menulis Kertas untuk menyalin dokumen Kertas untuk halaman sampul

5.

Karya sastra jepang pun ikut

Seiring dengan berkembangnya industri kertas dijepang, kesusastraan

berkembang. sastra jepang (nihron bungaku).adalah karya sastra dalam bahasa jepang dibagi jadi 5 zaman. Pada zaman nara kesussateraan yang berkembang adalah: 1. sastra kuno karya sastra periode zaman kuno diantaranya: a. naskah-naskah tua 1. kojiki dan nihonsoki  tulisan-tulisan tua yang dikumpulkan oleh Toneri shinnou pada tahun 720. Ke dua naskah tersebut berisi cerita-cerita mitos tentang asal mula jepang. Orang jepang menganggap kedua kitab kitab ini penting sebagai bahan untuk mengetahui sejarah jepang. Inti tulisdan ini adalah menceritakan tentang nenek moyang kaisar adalah Amaterasu Omikami (Dewa matahari). Kaisar pertama adalah Jinmu Tenno. Setelah itu banyak tulisantulisan tentang jepang muncul, yaitu seterusnya fudoki.

2. fudoki  adalah buku catatan adat istiadat, budaya dan sejarah lokal. Beberapa cerita legenda dan data-data tentang kebiasaan dan kepercayaan berbagai daerah di Jepang.

3. manyoshu  berisikan kumpulan lagu-lagu yang berjumlah kira-kira 4500 buah lagu, lagu-lagu mengenai kehidupan seluruh lapisan masyarakat zaman Nara dan ada beberapa kumpulan puisi. 2. huruf huruf yang dipakai pada zaman Nara adalah kanji dengan tulisan Manyogana, yaitu tulisan huruf China dengan struktur tulisan bahasa China. Kemudian pada abad ke 9 lahirlah huruf jepang yang disebut dengan huruf katakana dan hiragana. Huruf katakana adalah yang pertama dibuat, merupakan huruf yang diambil dari bagia-bagian huruf kanji.huruf ini dikarang oleh Kibinomakibi. Kemudian lahir pula huruf Hiragana yang dikarang oleh Kobodaishi.

6.

Seni pertunjukan

Sarugaku ( musik monyet) adalah seni pertunjukan Tradisional Jepang yang antara lain mempertontonkan akrobat dan sulap, yang disampaikan secara humor. Pemain sarugaku merupakan senior dalam kelompok disebut Gakuto, sedangkan penyanyi (Tayu) dan anggota biasa dipanggil (sarugaku). Sarugaku berakar dari sangaku dan berkembang di zaman Heian dengan Muromachi. Perubahan sebutan sangaku menjadi sarugaku (bunyi n menjadi ru) .

Sejarah Senirupa Timur

Zaman Nara

OLEH: RESTI MELIA FENETRI 07022009

INSTITUT SENI INDONESIA PADANGPANJANG 2010

DAFTAR PUSTAKA

http://archive.kaskus.us/thread/1931449/0/Sejarah-Kekaisaran-diJjepang http://id.wikipedia.org/wiki/sejarah-Jepang#Zaman_Nara http://id.wikipedia.org/wiki/Washi#Zaman_Nara http://id.wikipedia.org/wiki/sarugaku http://elfnight.multiply.com/journal Adi Rozal. 2004. Sejarah Seni Rupa Timur. Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI). Padangpanjang.