Anda di halaman 1dari 3

DAFTAR PUSTAKA Anderson, R. (1987). Food Analysis. Edisi kedua. New York:Avi Book. Hal. 613615. Anonima. (2005).

Kerang dan Habitatnya. www.Mediaindonesiaonline.co.id. Tanggal akses 21 Mei 2010. Anonimb. (2010). Metallothionein dan Detoksifikasi Logam. www.damandiri.or.id/file/yassieranwaripbbab2.pdf. Tanggal akses 01 Juni 2010. Anonimc. (2010). Kerang Darah. www.wikipedia.com Tanggal akses 21 Juli 2010. Anonimd. (2010). Asam Sitrat. www.wikipedia.com Tanggal akses 21 Juli 2010. Badan Standarisasi Nasional. (2009). Batas Maksimum Cemaran Logam Berat Dalam Pangan. SNI 7387-2009. Hal. 4. Bender, G.T. (1987). Principal of Chemical Instrumentation. Philadhelphia:W.B. Sounders Company. Page. 98. Darmono. (2001). Lingkungan Hidup dan Pencemaran. Cetakan I. Jakarta: Universitas Indonesia. Hal. 47, 104-105, 137. Ditjen POM. (1995). Farmakope Indonesia. Edisi IV. Departemen Kesehatan RI. Jakarta. Hal. 1126, 1213, 1135. Djamali, A. (1998). Potensi dan Penyebaran sumber Daya Ikan Laut di Perairan Indonesia. Fakultas Perikanan IPB. Institut Pertanian Bogor. Hal. 158. Fifield, F.W. (1983). Principles and Practice of Analytical Chemistry. Edisi Kedua. London:International Textbook Company Limited. Pages. 10, 277. Fries, J,.and Getrost, H. (1997). Organic Reagents For Trace Analysis. E. Merck Darmstadt. Pages. 208-209. Harmita. (2004). Petunjuk Pelaksanaan Validasi, Metode dan Cara Perhitungannya. Majalah Ilmu Kefarmasian. Vol. I. No.3. Hal. 119, 130, 131. Harris, D.C. (1982). Quantitative Chemical Analysis. New York:W.H. Freeman and Company. Page. 516.

Universitas Sumatera Utara

Haswell, S. J., (1991). Atomic Absorption Spectrometry Theory, Design and Application. New York:Elsevier. Page. 219. Karlaganis, G. (2000). Citric Acid. Switzerland:SIDS Initial Assesment Report. Page. 5. Miller. (2005). Method Validation in Pharmaceutical Analysis. Weinheim:WileyVCH. Page. 171. Nurjanah, L. (2009). Pengaruh Perebusan Kerang Bulu (Anadara ferruginea) Terhadap Penurunan Kadar Logam Pb dan Cd Menggunakan Akuades dan Asam Gelugur Secara Spektrofotometer Serapan Atom. Skripsi Fakultas Farmasi. Universitas Sumatera Utara. Medan. Nurjanah, dkk. (2005). Kandungan Mineral dan Proksimat Kerang Darah (Anadara granosa) yang Diambil Dari Kabupaten Boalemo, Gorontalo. Buletin teknologi Hasil Perikanan. Vol. VIII. No. 2. Hal. 21. Palar. (2008). Pencemaran dan Toksikologi Logam Berat. Cetakan IV. Jakarta:Rineka Cipta. Hal. 23, 25, 53. Purnomo, D. (2009). Logam Berat Sebagai Penyumbang Pencemaran Laut. www.google.com Tanggal akses 13 Mei 2010. PT. (Persero) Pelabuhan Indonesia I. (2004). Pemantauan Lingkungan Pelabuhan Belawan. Laboratorium Lingkungan BAPEDALDA Propinsi Sumatera Utara. Medan. Hal. 4. Rohman, A. (2007). Kimia Farmasi Analisis. Yogyakarta:Pustaka Pelajar. Hal. 18, 31, 298, 305-311, 319-321. Sartono, Drs. (2001). Racun dan Keracunan. Jakarta:Widya Medika. Hal. 81, 219. Sarwono, B. (2001). Khasiat dan Manfaat Jeruk Nipis. Jakarta:Agromedia Pustaka. Hal. 4. Silargan, S. (2009). Bahaya Di Balik Alat Masak. (http://ardi-ardo.blogspot.com/2008/09/bahaya-di-balik-alat-masak.html#at) Tanggal akses 21 Mei 2010. Sudjana. (2001). Metode Statistika. Edisi Keenam. Bandung:Tarsito. Hal. 206. Sudrajat. (2008). Budidaya 23 Komunitas Laut Yang Menguntungkan. Jakarta: Penebar Swadaya. Hal. 41. Suwignyo. (2005). Avertebrata Air. Jilid I. Jakarta:Penebar Swadaya. Hal. 135.

Universitas Sumatera Utara

Vogel, A.I. (1990). Kimia Analisis Kualitatif Anorganik. Penerjemah:Setiono, L., dkk. Edisi Kelima. Bagian I. Jakarta:PT Kalman Media Pustaka. Hal. 620 Wibisono. (2005). Metode Statistik. Cetakan I. Yogyakarta:Gadjah Mada University Press. Hal. 451-452. Widowati, W. (2008). Efek Toksik Logam. Edisi Pertama. Yogyakarta:Penerbit ANDI. Hal. 2, 63-64, 78.

Universitas Sumatera Utara