PENGEMBANGAN KAWASAN PERBATASAN NEGARA INDONESIA – MALAYSIA (KALIMANTAN – SARAWAK – SABAH) DALAM PERSPEKTIF PENATAAN RUANG

MAKALAH
Disampaikan Pada Yayasan

Oleh:

IMAM INDRATNO

PROGRAM STUDI PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS ISLAM BANDUNG 1431 H / 2010 M

MT.. H.PENGEMBANGAN KAWASAN PERBATASAN NEGARA INDONESIA – MALAYSIA (KALIMANTAN – SARAWAK – SABAH) DALAM PERSPEKTIF PENATAAN RUANG MAKALAH oleh IMAM INDRATNO Disampaikan dalam Mengesahkan. Ir. ERNADI SYAODIH. Ketua Program Studi PWK .

dan Aruk termasuk di dalamnya. sarana prasarana PENDAHULUAN Kawasan perbatasan darat Indonesia berada di tiga pulau. yaitu di Kabupaten Sanggau. yaitu Pulau Kalimantan. serta tersebar di empat propinsi dan 15 kabupaten atau kota. Hal tersebut secara tidak langsung menunjukkan bahwa perhatian pusat akan kawasan perbatasan sangat kurang dan lambat. Untuk wilayah Propinsi Kalimantan Timur sendiri perbatasan dengan Malaysia di 8 kabupaten yang berbeda di propinsi Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur. yaitu: kabupaten Kutai Barat. GBHN 1999 yang mengamanatkan harus mendapat bahwa prioritas kawasan dalam perbatasan merupakan kawasan tertinggal pembangunan. memiliki10 entry points. Papua. kawasan perbatasan Indonesia masih jauh tertinggal baik dari segi ekonomi maupun sarana dan prasarananya. Bengkayang. kawasan perbatasan terdapat di 3 pulau besar di Indonesia yaitu Kalimantan.keterbatasan akan sarana dan prasarana sosial dan ekonomi menyebabkan kegiatan perekonomian lebih berorientasi ke Negara tetangga (Malaysia). perbatasan dan ini Nunukan. Key words: kawasan perbatasan. hanya Di kawasan 3 terdapat pintuperbatasan (border gate) resmi dari 10 pintu yang telah disepakati. yaitu: Kabupaten Sanggau. Berdasarkan kesepakatan yang dihasilkan dari pertemuan pemerintah Indonesia dan Malaysia mengenai kawasan perbatasan yang dilakukan di Medan. telah disepakati beberapa daerah yang menjadi pintu masuk (entry point) untuk masing-masing Negara. Keadaan tersebut merupakan gambaran keterpurukan pembangunan Indonesia yang harus segera dibenahi dan mendapat perhatian dengan diadakannya program pengembangan kawasan perbatasan. Sedangkan untuk Negara Malaysia sendiri. Propinsi Kalimantan Timur berbatasan dengan . Liku. Sumatera Utara pada tanggal 12-13 April 2002. dan Bengkayang. Papua dan Timur Leste. Kehidupan masyarakat di kawasan perbatasan Kalimantan lebih mengacu pada kehidupan Negara tetangga Malaysia. Pulau Kalimantan memiliki kawasan Serawak dan Sabah sepanjang 1. Sajingan Besar.035 km di 3 kabupaten.3 km di 5 kabupaten. Untuk wilayah Propinsi Kaliamantan Barat sendiri memiliki 16 entry points. Sintang. ekonomi. Kalimantan. Walaupun berbatasan langsung dengan beberapa Negara besar di dunia. dimana Temajuk. dan Timur Leste. termasuk Kota Biawak salah satunya. Sambas. bahkan pasokan sumber bahan pangan sebagian besar berasal dari Malaysia karena kemudahan dan kecepatan memperoleh barang-barang tersebut. dan Nunukan. Kapuas Hulu. khususnya Negara bagian Serawak. Malianau.ENGEMBANGAN KAWASAN PERBATASAN NEGARA INDONESIA – MALAYSIA (KALIMANTAN – SARAWAK – SABAH) DALAM PERSPEKTIF PENATAAN RUANG Oleh: IMAM INDRATNO ABSTRAK Negara Republik Indonesia berbatasan dengan beberapa Negara di belahan dunia. Propinsi Kalimantan Barat berbatasan langsung dengan wilayah Serawak sepanjang 847.

Labang. yaitu pendekatan yang memandang perbatasan sebagai kawasan yang bersebelahan keamanan langsung untuk dengan menjaga Negara lain. Liku 1. Tau Lumbis dan Lasan Tuyan. memiliki 10 entry poins. yaitu pendekatan yang akan mempertimbangkan ditimbulkan keberlanjutan kegiatan lingkungan dan meminimasi dampak yang oleh pembangunan. dimana pendekatan yang dilakukan pengemabangan kegiatan ekonomi untuk . Jasa 2. Long Singut Sumber: Hasil Pertemuan Indonesia-Malaysia Mengenai Kesepakatan Linta Batas Kawasan Perbatasan Negra. Long Singu 3. Long Pasia 8. Security approach. Bario 6. Long Midang. Pegalungan 10. 9. 3.memiliki 9 entry points. Sajingan 2. 5. temasuk Kota Tawau. Pa’ Dalih 5. Long Nawang 2. Apau Ping. 3. Head to Head Kawasan Perbatasan Negara Indonesia dan Malaysia INDONESIA Propinsi Entry Point KALIMANTAN BARAT 1. Temajuk 2. Medan 2002 KEBIJAKAN DAN STRATEGI PENATAAN RUANG Dalam rangka mewujudkan keseimbangan pengembangan ekonomi dan terpeliharanya kondisi lingkungan dalam bingkai NKRI. khususnya Negara bagian Serawak. 8. Segumon 2. Long layu. Apau Ping Long Layu Long Midang Nunukan Sungai Pancang Labang Tau Lumbis Lasan Tuyan MALAYSIA Negara Bagian Entry Point SERAWAK Sematan Biawak Serikin Stass Simpang Empat Tebedu Bunan Gega Kranggas Gayau Batu Lintang Lubok Antu SERAWAK SABAH 1. 2. Sungai Pancang. Long Busang 2. Langau Nanga Badau KALIMANTAN TIMUR 1. 4. Tawau 9. Prosperity approach. Long Banga 4. sedangkan untuk Negara Malaysia sendiri. Nunukan. Aruk Jagoi Babang/Seluas Siding Saparan Entikong 1. 6. maka dalam melakukan perencanaan di kawasan perbatasan Negara perlu didekati dengan tiga pendekatan. Merakai Panjang 2. Nanga Bayan Semareh 1. yaitu Long Nawang. sehingga perlu pengawasan terhadap berdasakan 1. 7. yaitu: meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan. Bantan 1. Ba’ Kelalan 7. Environment approach. Tabel 1.

Hal-hal yang perlu diperhatikan: • Meningkatkan pelayanan sarana dan prasarana yang ada. dan Sasamba) . dan TN Kayan Mentarang. niaga pusat kawasan dengan pusat industri dan perdagangan. Menerapkan keseimbangan anatara prinsip keamanan dan kesejahteraan masyarakat dengan tujuan antara lain: • Peningkatan pelayanan informasi 4.keutuhan Indonesia. 3. Melakukan konservasi “tropical forest” dunia (world heritage: Taman Nasional Betung Kerihun. Departemen PU): 1. Juwata Tarakan. Pontianak. Nyiut dan suaka margasatwa Danau Sentarum). merupakan salah satu dari kawasan tertentu. Taman Nasional Kayan Mentarang) dan kawasan lindung nasional (Taman Nasional Gn. Bentuk kebijakan spasial pengembangan KPE di perbatasan Kalimantan Serawak – Sabah meliputi (Direktorat Penataan Ruang. SM Danau Sentarum. • Mengembangkan termasuk kawasan andalan (Nunukan. melalui media masa. Kawasan Pengembangan selanjutnya disebut dengan KPE. TN Betung Karihun. investasi dan budaya di Kaliamntan Barat dan Kalimantan Timur. Nyiut. Mempawah. • Berkurangnya konflik sektoral dengan peningkatan dan koordinasi penduduk. Lingkas Tarakan dan Tanjung Selor (Kalimantan Timur). • Mengendalikan kegiatan budidaya di sekitar taman nasional dankawasan konservasi lain. Mengembangkan sebagai kawasan depan” perbatasan Negara. Mengembangkan pertumbuhan perbatasan didukung di secara pusat kawasan sepanjang selektif terpadu. Hal-hal yang harus diperhatikan diantaranya: • Relokasi kegiatan budidaya di kawasan lindung khususnya di TN Gn. Hal itu harus didukung dengan: • Adanya keterkaitan fungsional antar pusat pertumbuhan sosial ekonomi. • Mengoptimalkan outlet-outlet (dry port) dengan dan kawasan Sambas. sehingga timbul tapal batas antar Negara dan timbul rasa kebangsaan. serta rehabilitasi daerah yang sudah dieksploitasi penelitian dan dan melakukan “beranda termasuk sebagai pintu gerbang Asia tenggara dan Timur. Sekura. Pengembangan kawasan perbatasan dalam perspektif penataan ruang lebig memfoluskan pada Kawasan Pengembangan Ekonomi. Pulo Bunyu. dalam serta mengelola sumberdaya alam. Entikong (Kalimantan Nunukan. Ekonomi. Barat). • Mengembangkan pusat promosi mengembangkan pariwisata alam. pengisian pemerataan peningkatan sarana dan prasarana. Negara Kesatuan Republik • Tercapainya kesejahteraan masyarakat dengan tetap mempertahankan nilai sosial budaya dari pengaruh budaya asing dnegan meningkatkan kualitas sumberdaya manusia (SDM). Singkawang. KAPET Sanggau/Khatulistiwa. 2.

• \pengadaan alokasi dana untuk kualitas sumberdaya pola insentif dan pembangunan kawasan perbatasan. • Peningkatan mutu pekayanan dan • Implementasi rencana pembangunan trans borneo highways dan railways yang Negara). • Mengakomodasi adat/ulayat dan mengatur ke hak • Memadukan pusat pertumbuhan dan perniagaan terpadu dengan pusat pengembangan Negara tetangga dengan didukung sistem kota dan transportasi baik di kawasan perbatasan maupun Negara tetangga. mengikutsertakan masyarakat • Peningkatan pelayanan sarana dan prasarana pendukung sistem investasi dan produksi. • Peningkatan manusia. • Meningkatkan wawasan kebangsaan. pola insentif dan kawasan lindung lintas Negara dan mengembangkan komoditi tercakup dalam satu pengembangan pulau Kalimantan (lintas sarana kepabeanan dan migrasi. IMS-GT. Bentuk strategi yang diterapkan dalam rangka pengembangan kawasan perbatasan terdiri dari: • Mengembangkan pusat-pusat masyarakat dalam regulasi dan peraturan yang berlaku. . pembangunan infrastruktur trans borneo highways dan railways. • Menciptakan kerjasama bilateral dalam mengelola unggulan. • Membangun disinsentif. PPLB. • Menumbuhkan disinsentif. • Menetapkan pintu gerbang Negara. pertumbuhan ekonomi di kecamatankecamatan yang berbatasan langsung secara selektif dan bertahap sesuai prioritas dan kebutuhan. • Mempertegas pokok perbatasan dan menjamin kepastian hukum di wilayah perbatasan. • Menetapkan garis batas antarnegara melalui kesepakatan dengan Negara tetangga sebelum tahun 2009. Hal itu harus didukung dengan: • Menciptakan sistem perhubungan untuk kelancaran lalu lintas antar Negara. dan CIQS. IMT-GT. • Menngkatkan jumlah personal aparat dan penambahan sarana dan prasarana keamanan. 5. Melakukan AIDA) dan kerjasama ekonomi sub regional (BIMP-EAGA. pengembangan pusat• Melakukan pemberdayaan masyarakat. memadai dengan • Peningkatan fungsi kawasan lindung dan kawasan konservasi.yang ditunjang komoditi unggulan yang ada dan komitmen yang lembaga serta pendanaan setempat. • Meningkatkan pengawasan terhadap arus keluar-masuk manusia dan barang dari wilayah Negara tetangga melalui PLB.

PU Gambar 1. • Melakukan forum kerjasama sub secara regional. Dep. • Sinkronisasi kewenangan pengelolaan dan peraturan. • Meningkatkan kapasitas kelembagaan pemerintah daerah dan masyarakat. regional.• Melakukan penegakan hukum secara adil dan tegas. Isu dan . Pendekatan Perencanaan Sistem Kawasan Pengembangan Ekonomi ISU DAN PERMASALAHAN PENGELOLAAN KAWASAN PERBATASAN Isu dan permasalahan pengelolaan kawasan perbatasan meliputi berbagai dimensi. sumber: Dir. aktif dan dengan Negara-negara tetangga dalam bilateral. Penataan Ruang.

aktivitas pelintas batas pengelolaan kawasan perbatasan. • Rendahnya kualitas SDM. Pertahanan dan Keamanan • Belum disepakatinya garis-garis batas Negara tetangga secara menyeluruh. Pengelolaan Sumber Daya Alam • Pemanfaatan potensi sumberdaya alam belum optimal. 5. Kebijakan Pembangunan • Kebijakan di masa lalu yang belum berpihak kepada kawasan-kawasan tertinggal dan terisolir. • Sarana dan prasarana masih minim. 3. • Adanya tradisional. • Terbatasnya prasarana jumlah perbatasan sarana dan (PLB. Ekonomi dan Sosial Budaya • Adanya paradigm “kawasan perbatasan sebagai halaman belakang”. • Adanya tanah adat/ulayat masyarakat. Kerjasama Antarnegara • Belum pengelolaan kerjasama regional. • Belum antarnegara optimalnya dalam kerjasama optimalnya perbatasan sub regional. • Belum adanya kebijakan dan strategi nasional perbatasan. keterkaitan dengan maupun penanggulangan pelanggaran hukum di perbatasan. 6. 2.permasalahan umum yang dihadapi terdiri dari: 1. . 4. dan fasilitas CIQS). • Terisolasinya kawasan perbatasan • Terjadinya eksploitasi pemanfaatan sumber daya alam yang tak terkendali dan berkelanjutan. • Terjadinya kegiatan-kegiatan illegal dan pelanggaran hukum. • Terjadinya kesenjangan pembangunan dengan Negara Tetangga. pengembangan kawasan • Terbatasnya jumlah aparat serta sarana dan prasarana. • Belum jelasnya kewenangan dalam akibat rendahnya aksesibilitas menuju kawasan perbatasan. • Tingginya angka kemiskinan dan jumlah keluarga pra-sejahtera. Kelembagaan Pengelolaan • belum adanya dan Kewenangan kelembagaan yang mengelola kawasan perbatasan secara integral dan terpadu.PPLBB.

Suatu pusat perbelanjaan baru Sabindo Alun-Alun akan dibuka di Bandar Sabindo. Kuching memiliki penduduk umum.Gambar 2. Dengan luas lahanmencapai 4.55 km2. menghubungkan beberapa kota utama mulai dari Lundu. Tawau Beberapa dilihat komoditas sebagai Cocoa pertanian produsen Research seperti kelapa sawit pohon. Sekitar 32% luas lahan yang ada atau ± 4 juta hektar diidentifikasi sebagai lahan pertanian. dan tidak menekankan pada pembangunan struktur fisik kota yang ekstensif. Beratok. pemerintah populasi Secara Malaysia Kawasan pusat kota diarahkan pada pengembangan Kota Tawau sebagai pusat kegiatan komersil dan pusat perdagangan. menggariskan kebijakan pola pemanfaatan ruang kota ini diarahkan untuk menjadi sebuah kota kebun atau garden city yang ditanami oleh tumbuhan hijau. Kurang dari 9% lahan ini ditanam tanaman panen produktif. masih terbesar di Malaysia yang telah mendorong dibangunnya Malaysian Center di Apas Balung. Supermarket. sampai ke Ibukota Pemanfaatan Ruang Divisi Tawau memiliki lahan yang cukup luas dan subur untuk dikembangkan sebagai areal pertanian. yang terletak sekitar 30 km dari pusat kota. Bau Krokong. gedung pertunjukan. butik. restoran.6 juta hektar (ha) dari luas lahan Serawak adalah di bawah hutan alami. Siburan.300 jiwa. Struktur Kuching struktur pemanfaatan ruang dapat dijelaskan melalui Jaringan struktur jalan jaringan utama jalan (arteri yang primer) menghubungkan kota-kota di Divisi Kuching.398. gudang/took. Batu 10.559. Tundong.500 km2 yang cocok unutk pengembangan pertanian komersil. sisanya sekitar 1. Pangkal Stungkor. Secara administrative Kuching merupakan divisi utama yang menjadi Ibukota dan pusat administrative bagi Negara Bagian Serawak. dan kakao. dan sisanya adalah hutan sekunder. Permasalahan Pengembangan Kawasan Perbatasan KONDISI DIVISI KUCHING DAN TAWAU Pola Pemanfaatan Ruang Divisi Kuching dan Divisi Tawau Kuching merupakan salah satu kota menarik yang ada di belahan dunia Asia Tenggara. Serawak mempunyai lahan yang cukup luas mencapai 12. Batu Kitang. Bandar Sabindo adalah pusat kegiatan belanja untuk Tawau. Malaysia Timur. Tapah. lahan pertanian dan permukiman perkotaan. . dan banyak lagi yang lain dapat ditemukan disini. took buku. sebesar pihak 458. Batu Kawah. karet.

merupakan jalan dengan dua jalur yang menghubungkan Tawau dengan Kunak dan Lahad Datu ataupun sebaliknya.358 ton muatan dalam satu tahun. dimana ada beberapa kawasan industri di Kuching seperti: • Pending Industrial Estate (Mixed Light Industries) • Demak Laut Industrial Park (Mixed Light & Medium Industries) • Sama Jaya Free Industrial Zone (Hi-Tech & Electronics) Salah satu hal menarik dari karakteristik kegiatan Tawau adalah kegiatan perdagangan di pasar tradisional. Harga untuk berbagai macam produk tersebut merupakan yang paling murah dari seluruh negeri. Aktivitas lain yang penting dalam keterkaitan dengan KPE. Struktur Kota Tawau didukung oleh sarana transportasi laut dan udara. hal ini dikarenakan secara geografis. Pelabuhan laut Tawau ini adalah salah satu dari 8 pelabuhan laut utama yang memiliki peran penting di Sabah. seperti ikan asin atau “ikan masin”. Pada umumnya para wisatawan tertarik pada objekobjek wisata seperti Serawak Cultural Village. yaitu Jalan Utara dan Jalan Apas. ruang tebuka. Berkaitan dengan lingkungan strategis dari KPE Temajuk Aruk. taman air mancur. ikan laut yang dikeringkan. Kota Biawak yang juga merupakan distrik dari Divisi Kuching merupakan kota yang memiliki priorotas dalam merumuskan perencanaan kota untuk menjadikan kota menjadi lebih catik. meng-upgrade Tawau menjadi kota besar dengan populasi melebihi 100. yang menangani 775. Struktur jaringan jalan terdiri dari dua jalan utama. ikan sotong. restoran. Biawak terdapat di garis perbatasan Jaringan Negara jalan Indonesia dilayani Malaysia.Kuching sendiri. Di pasar kering dapat ditemukan berbagai macam sayuran. Pelabuhan laut terletak sekitar 5 km dari pusat kota dan hal ini membuat sector bisnis lebih mudah dalam melakukan kegiatan pengiriman kargo dan produk perdagangan lainnya. Kalimantan. Kawasan pejalan pusat kaki yang desain Kota Kuching juga konsep dalam menawarkan dari tarik di sepanjang jalur menggunakan ragam etnis Kuching Waterfront sepanjang 1 km yang menampilkan sebuah lantai. tempat seperti Merotai Jalan dan Apas Sedangkan perekonomian Kuching adalah dari sector industry. pelabuhan udara ini sekitar 31 km dari pusat kota. oleh kelas yang menghubungkan BiawakLundu-Kuching kurang lebih 74 km. Kota ini dirancang dengan pola jaringan jalan yang memilki sistem. Struktur Aktivitas Kawasan Sekitar Kuching memiliki daya tarik yang cukup besar dari sector pariwisata untuk manarik para wisatawan mengunjugi kota ini.000 jiwa pada tahun 2005. Damai Beach Resort dan Bako National Park. music dan daya tarik lainnya. Jalan Utara menghubungkan sisi Barat dari Kota Tawau dan juga sebagai akses ke beberapa Kalabakan. Pemandangan seperti ini akan sulit sekali ditemukan di kota-kota besar di Malaysia. jalan arteri primer dan sekunder sepanjang Pada dasarnya Kota Tawau memiliki struktur ruang dengan perencanaan yang relatif baik bila dibandingkan dengan beberapa kota lain yang ada di Malaysia. Pemerintah Kotapraja Tawau memiliki . Sedangkan pelabuhan udara Tawau mampu melayani penerbangan domestic sampai dan ke penerbangan internasional Letak Tarakan.

Seluas. Pa’ Betung. Senaning. memiliki kurang lebih 30 lembaga keuangan (bank) yang mayoritas • mendorong Kawasan keterpaduan Perbatasan pembangunan dalam rangka mewujudkan kehidupan sosial ekonomi masyarakat yang sejahtera. long bawan. kawasan konservasi. Jagoi Sentabeng. Banua Martinus. Galling. Lanjak. Sei Kelik. dan Nunukan • PKW: sambas. Pulau Sapi. Sungai Buaya. Long Busang. Bantan. Noyan. dan menciptakan di kawasan pertahanan keamanan terletak di Fajar Tawau’s. Kembayan. dan resapan air meliputi seluruh kecamatan perbatasan di Propinsi Kalimantan Barat dan Propinsi Kalimatan Timur • Taman Nasional meliputi TN Betung Kerihun. dan Atap. lasan tuyan. temajuk. Pola Pemanfaatan Ruang . TN Danau Sentarum. Entikong. Kaliau. Langau. Nanga Silat. long nawang. sanggau. malinau.Tawau sebagai sebuah pusat bisnis dan perdagangan. Kawasan Lindung: • Kawasan hutan lindung. Nanga Kantuk. dan serasi. Sekadau. Jasa. 1. Simanggaris. Sejangkung. Balai Karangan. Puring Kencana. Pemangkat. • mempercepat melalui upaya pertumbuihan keterisolasian pembangunan ekonomi wilayah dan kawasan pusat tetap membuka pengembangan dengan menjaga kelestarian lingkungan dan nilai sosial budaya setempat. 2. Saparan. mensalong. Sungai Peningang. putussibau. Kebijakan Rakeppres Kawasan Perbatasan Negara di Kalimantan No. Nanga Merakai. Faktor Cakupan Wilayah Struktur Ruang (sistem permukiman) Kebijakan Meliputi sebagian wilayah pada 8 (delapan) kabupaten yang terdiri dari 14 (empat belas) kecamatan di Propinsi Kalimantan Barat dan 10 (sepuluh) kecamatan di Propinsi Kalimantan Timur. Sei Pancang. Liku. TN Katan Mentarang 3. Beduai. Jagoi Babang. Long Midang. PENATAAN PERBATASAN Rancangan Keputusan Presiden (Rakeppres) Tentang Rencana Tata Ruang (RTR) Kawasan Perbatasan Negara di Kalimantan merupakan acuan spasial dalam percepatan pembangunan sekaligus di kawasan dalam perbatasan ruang acuan penataan RUANG KAWASAN perbatasan Negara. Sangau Ledo. • mendorong kerjasama ekonomi sub Provinsi dan kabupaten yang berbatasan langsung dengan Negara Malaysia. Long Iram. Bonti. Lumbudud. bengkayang. Long Pahangai. Nenga Bayan. Nanga Badau. Merakai Panjang. Sekura. Long Boh. lokasi yang dikenal sebagai “Wallsteet Sabah’. Ledo. • mengurangi kesenjangan wilayah lintas Negara. sendawar. sintang. antara kepentingan kesejahteraan masyarakat dan pertahanan keamanan. Semareh. Semitau. dan tau lumbis • PKL: Sajingan. yaitu: • PKN: Temajuk-Aruk. Tiongohang. seimbang. Sistem Pusat Permukiman meliputi hirarki pusat permukiman. Ujoh Bilang. Tabel 2. Labang. singkawang. melindungi fungsi lingkungan. Nanga Ketungau. sungai nyamuk. Data Dian. Bank memegang peranan yang cukup penting dalam pengembangan kegiatan ekonomi di Tawau. Long Hubung. Tujuan dari penyusunan tata ruang kawasan perbatasan diantaranya adalah unutk: regional secara sinergis. Siding.

Laporan Akhir. Tanah Putih. Ruang Kawasan Dirjen Kebijakan dan Strategi Pertahanan DAFTAR PUSTAKA Bappenas (2004). Putussibau) . teknologi. Nanga Badau) Sumber: Rakeppres Kawasan Perbatasan Negara di Kalimantan Penataan Pertahanan. Antar Negara di Indonesia.pertanian (Paloh. SDA. Entikong. Pasir Kuarsa . Nanga Bada) . Jasa. • Pola pemanfaatan ruang KPE mencakup: . Perbatasan Pulau Kalimantan. informasi. Laporan Akhir. Entikong. administrasi.Kawasan Budidaya • Ditetapkan 10 KPE di pulau Kalimantan yang mengembangkan sector ekonomi unggulannya secara terpadu. Kimpraswil (2002). Jagoi Babang. Penataan Kimpraswil Departemen Rancangan Keputusan Presiden tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Perbatasan Negara di Kalimantan.pariwisata (Paloh.permukiman (Temajuk-Aruk. ekonomi.industri (Aruk. sosial.pertambangan (Paloh) untuk galian Antimon. Kimpraswil (2004). Pengembangan Pusat Dirjen Kawasan di Pertumbuhan Ruang (2004). Kawasan dan Kawasan Ruang Perbatasan: Nasional Perbatasan Departemen Departemen Rencana Strategi Pertahanan Induk (2004). Penyusunan Strategi Pengembangan Kawasan Dirjen Penetaan Perbatasan Ruang Negara Departemen PusatKawasan Indonesia Malaysia. Jagoi Babang. Tembaga. dan pertahanan keamanan untuk jangka waktu 20 tahun. budaya. Jasa. sumber dbuatan. Sajingan Besar) . • Penetapan sector mempertimbangkan kondisi SDM. Dirjen Pemerintahan Peraturan Umum Pemerintah Departemen Rancangan tentang Dalam Negeri (2004).hutan produksi . . Pengembangan Kebijakan Pengelolaan Dirjen Penataan Wilayah Perbatasan NKRI.