Anda di halaman 1dari 31

PROGRAM TAHUNAN Satuan Pendidikan : SMK Mata Pelajaran : KEWIRAUSAHAAN Kelas/Semester : XII/1 Tahun Ajaran : 2008 2009

Semes

Standar Kompetensi

Materi Pokok/Kompetensi Dasar

Alokasi W a kt u 10 JP 10 JP

Ket

Mengelola usaha kecil

4.1 Mempersiapkan pendirian usaha 4.2 Menghitung risiko menjalankan usaha

Jumlah 2 Mengelola usaha kecil 4.3 Menjalankan usaha kecil 4.4 Mengevaluasi hasil usaha Jumlah

20 JP 10 JP 10 JP 40 JP

2008 Kepala Sekolah Mengetahui, Guru Mata Pelajaran

NIP

NIP

PROGRAM SEMESTER Satuan Pendidikan : SMK Mata Pelajaran : KEWIRAUSAHAAN Kelas Semester : XII/1 Tahun Ajaran : 2008 2009 Materi Pokok/Kompetensi Dasar 2 Mengelola Usaha Kecil Mempersiapkan Pendirian Usaha 1.1 Mempersiapkan pendirian usaha Jml. Jam Bulan Juli Agustus September Oktober November Desember Januari Ket. 1 2 3 4 1 2 3 4 5 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 5 1 2 3 4 1 2 3 4 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 2627 28 29 30 31 32 33 34 X X X X X X X X

No 1 1

20

Latihan Ulangan Semester I Libur semester I Jumlah

Umum

Ulangan Umum Semester I 20

Keterangan: = Kegiatan tengah semester = Libur bulan Ramadan dan sesudah Idul Fitri = Latihan ulangan umum semester 1 = Ulangan umum semester 1 = Libur semester 1 Kepala Sekolah

... 2008 Mengetahui Guru Mata Pelajaran

NIP

NIP

Persiapan penerimaan rapor

RINCIAN MINGGU EFEKTIF Satuan Pendidikan Mata Pelajaran I. : SMK : KEWIRAUSAHAAN Kelas/Semester : XII/1 Tahun Pelajaran : 2008 - 2009

Jumlah Minggu dalam Semester 1 No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Juli Agustus September Oktober November Desember Januari Total Bulan Jumlah Minggu 2 5 4 4 5 4 4 28

II.

Jumlah minggu tidak efektif dalam semester 1 No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. Kegiatan Kegiatan tengah semester Libur bulan Ramadan dan sesudah Idul Fitri Latihan ulangan umum semester 1 (cadangan) Ulangan umum semester 1 Persiapan penerimaan rapor Libur semester 1 Total Jumlah Minggu 1 4 1 1 1 2 10

III.

Jumlah minggu efektif dalam semester 1 Jumlah minggu dalam semester 1 jumlah minggu tidak efektif dalam semester 1 28 minggu 10 minggu = 18 minggu efektif

2008 Kepala Sekolah Mengetahui, Guru Mata Pelajaran

NIP

NIP

PENGEMBANGAN SILABUS Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Kelas/Semester Tahun Ajaran Standar Kompetensi : SMK : KEWIRAUSAHAAN : XII/1 : 2008 2009 : Mengelola Usaha Kecil

Kompetensi Dasar Mempersiapk an Pendirian Usaha

Materi Pelajaran

Strategi Pembelajaran Metode Pengalaman Belajar

Alokasi Waktu

Sumber Bahan

1. Prosedur Permohonan Izin Usaha Infoma Perizinan usaha di Indonesia si diberlakukan dengan adanya Inpres Ceram No. 5 tahun 1984 tentang ah Penyederhanaan dan Pengendalian Diskus Perizinan di bidang usaha, kemudian i pada tanggal 19 Desember 1984 Tanya juga diterbitkan SK Menteri jawab Perdagangan nomor 1458 / KP / XII / Tugas 1984 dan Inpres no 4 tahun 1985 yang juga mengatur tentang Perizinan di bidang usaha. a. Permohonan Izin Tempat Usaha ( SITU ) 1) Prosedur dalam permohonan izin tempat usaha dilakukan melalui beberapa tahap, salah satu tahap terpenting dalam permohonan izin ini adalah adanya izin dari lingkungan tempat perusahaan akan didirikan. 2) Mengajukan permohonan surat rekomendasi tersebut dengan diketahui oleh pemerintah Kelurahan setempat. 3) Mengajukan permohonan penerbitan SITU kepada Walikota Pemerintah Daerah Tingkat II dengan melampirkan : a) Surat pernyataan izin dan persetujuan dari tetangga yang diketahui oleh Ketua RT dan Ketua RW. b) Fotocopy KTP. c) Fotocopy lunas PBB. d) Fotocopy IMB dan gambar Denah. e) NPWP. b. Permohonan Izin Usaha Perdagangan ( SIUP ) Permohonan izin usaha perdagangan dilakukan jika usaha yang direncanakan berkaitan dengan jual beli, karena izin ini hanya berguna untuk kegiatan perdagangan. Jadi jika suatu perusahaan bergerak dalam kegiatan produksi sekaligus juga bergerak dalam perdagangan maka izin SIUP juga harus dimiliki. Cara memperoleh surat izin usaha perdagangan ini adalah dengan mengajukan permohonan ke Kepala Kantor Wilayah atau Kantor Departemen Perdagangan: 1) Untuk Perusahaan berskala kecil dan menengah SIUP diterbitkan oleh Kepala Kantor Departemen Perdagangan Daerah tingkat II atas nama Menteri Perdagangan, 2) Untuk usaha besar SIUP dikeluarkan oleh Kepala Kantor Departemen

- Siswa

2x mampu pertemuan memahami hakikat Biologi sebagai ilmu

Buku Buku

paket KEWIRAUS AHAAN kelas X KEWIRAUS AHAAN lain yang relevan

Perdagangan Daerah tingkat I atas nama Menteri perdagangan Dalam permohonan SIUP, pengusaha harus mengisi blangko isian yang diberikan oleh Kantor Departemen Perdagangan, blangko tersebut sebagai dasar dalam penerbitan SIUP, setelah blangko di isi oleh Pemohon kemudian dikirimkan ke Kantor Departemen Perdagangan yang ditunjuk, sesuai dengan skala usaha yang didirikan. c. Ketentuan permohonan Nomor Pokok Wajib Pajak ( NPWP ) Nomor Pokok Wajib Pajak adalah bukti kesadaran kita dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, karena pajak adalah kewajiban kita sebagai warga negara, akan tetapi terkadang juga ada beberapa oknum warga negara yang tidak mau memenuhi kewajibannya tersebut, yaitu dengan tidak mendaftarkan diri sebagai wajib pajak, padahal sudah memenuhi berbagai prasyarat sebagai wajib pajak. Dalam permohonan NPWP, seorang wirausaha atau pengusaha harus mendatangi Kantor Pelayanan Pajak untuk mengajukan permohonan NPWP, dalam prosesnya, kita akan diberi blang ko permohonan NPWP berikut penuntun pengisian formulir permohonan pendaftaran wajib pajak badan, yang mana blanko isian tersebut telah disediakan kantor Pajak. d. NRP ( Nomor Register Perusahaan ) Berdasarkan Undang-Undang Nomor 3 tahun 1982, setiap Perusahaan wajib mendaftarkan Perusahaannya, agar mempunyai Nomor Register Perusahaan, NRP adalah bentuk nomor tanda daftar dalam dokumen Departemen Perdagangan. Setelah Perusahaan mendapatkan NRP, maka Perusahaan memiliki kewajiban untuk menunjukkan dan menempatkan NRP di tempat yang mudah dilihat oleh orang lain, secara umum NRP akan dicantumkan di bawah nama Perusahaan dan alamatnya, yaitu di papan nama Perusahaan yang berada di pinggir jalan. e. NRB ( Nomor Rekening Bank ) a) Ketentuan Umum (1) NRB merupakan nomor rekening yang digunakan untuk kegiatan transaksi yang melibatkan pihak Bank. (2) Nomor Rekening untuk Perusahaan minimal 2 nomor rekening, yaitu:Bendahara Manajer (3) Sedang untuk perorangan hanya yang bersangkutan saja. b) Dokumen Permohonan NRB (1) Salinan Kartu Tanda Penduduk atau SIM Pemilik atau Penanggung jawab. (2) Kartu contoh tanda tangan Pimpinan Perusahaan dan Bendahara.

(3) Tanda setoran. (4) Lembar Pemberitahuan Setoran. f. AMDAL ( Analisis Mengenai Dampak Lingkungan ) AMDAL merupakan salah satu syarat utama dalam pendirian suatu usaha atau perusahaan, karena berkaitan dengan lingkungan sekitar tempat usaha berdiri. Tujuan AMDAL adalah mewujudkan pembangunan yang berwawasan lingkungan dan terkendalinya pemanfaatan sumber daya alam secara bijaksana. 2. Sistem pengelolaan keuangan Dalam dunia usaha, ketiga faktor tersebut ternyata menjadi bahan utama dalam setiap rapat atau perbincangan dari para pemilik dan pengelola usaha. Ketiga faktor tersebut diubah menjadi aspek utama usaha yang dibagi menjadi : (1) Aspek sumber dana,(2) Aspek rencana dan penggunaannya,(3) Aspek pengawasan dan pengendalian keuangan. a. Sumber-sumber keuangan Perusahaan Jika ditinjau dari asalnya, sumber keuangan dapat dibagi menjadi dua golongan, yaitu: sumber internal atau pembelanjaan internal dan sumber eksternal atau pembelanjaan eksternal. Dari kedua sumber tersebut, seluruh dana yang terkumpul akan dikelola sebagai modal usaha. Modal usaha dapat dibedakan menjadi dua, yaitu modal aktif dan modal pasif. Modal aktif aktiva tetap dan aktiva lancer modal tetap dan modal kerja) Modal pasif: modal sendiri dan modal asing dan modal jangka pendek dan jangka panjang Persyaratan pinjaman harus dipenuhi, juga terdapat pedoman perbankan yang sering disebut dengan 3 R dan 5 C . Pedoman 3 R adalah : Return, Repayment Capacity, Risk Bearing Pedoman 5 C adalah: Character, Capacity, Capital, Collateral, Condition b. Perencanaan keuangan dan penggunaan dana Dalam penggunaan dana, perlu memperhatikan beberapa aspek kegiatan yang berkaitan dengan proses pembuatan rancangan biaya keseluruhan kegiatan usaha, yaitu: 1) Biaya awal 2) Proyeksi atau rancangan keuangan a) Neraca b) Laporan laba rugi c) Laporan arus kas atau cash flow 3) Analisis pulang pokok ( break-even analysis atau BEP ) a) Biaya variabel b) Harga jual pulang pokok ( BEP ) c. Pengawasan dan pengendalian

1) 2) 3) 4) 5)

Keuangan adalah salah satu bagian dari usaha atau Perusahaan yang memiliki resiko terbesar dalam seluruh kegiatan Dalam melakukan pengawasan dan pengendalian keuangan atau dana, harus dilakukan sejak sebelum dana diperoleh untuk modal sampai seluruh kegiatan usaha selesai, karena keuangan selalu melekat dalam setiap kegiatan usaha, jadi pengawasan dan pengendaliannya harus sejak awal meliputi aspek : Penentuan kebutuhan dana Pemilihan sumber dana Proyeksi neraca Proyeksi laba rugi Proyeksi arus kas 2008 Mengetahui, Guru Mata Pelajaran

Kepala Sekolah

NIP

NIP

Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Kelas/Semester Tahun Ajaran Standar Kompetensi Kompetensi Dasar

PENGEMBANGAN SISTEM PENILAIAN : SMK : KEWIRAUSAHAAN : XII/1 : 2008 2009 : Menerapkan konsep suhu dan kalor Teknik Penilaian Ranah Penilaian K v P A K et .

Materi Pelajaran 3. Prosedur Permohonan Izin Usaha Perizinan usaha di Indonesia diberlakukan dengan adanya Inpres No. 5 tahun 1984 tentang Penyederhanaan dan Pengendalian Perizinan di bidang usaha, kemudian pada tanggal 19 Desember 1984 juga diterbitkan SK Menteri Perdagangan nomor 1458 / KP / XII / 1984 dan Inpres no 4 tahun 1985 yang juga mengatur tentang Perizinan di bidang usaha. g. Permohonan Izin Tempat Usaha ( SITU ) 4) Prosedur dalam permohonan izin tempat usaha dilakukan melalui beberapa tahap, salah satu tahap terpenting dalam permohonan izin ini adalah adanya izin dari lingkungan tempat perusahaan akan didirikan. 5) Mengajukan permohonan surat rekomendasi tersebut dengan diketahui oleh pemerintah Kelurahan setempat. 6) Mengajukan permohonan penerbitan SITU kepada Walikota Pemerintah Daerah Tingkat II dengan melampirkan : f) Surat pernyataan izin dan persetujuan dari tetangga yang diketahui oleh Ketua RT dan Ketua RW. g) Fotocopy KTP. h) Fotocopy lunas PBB. i) Fotocopy IMB dan gambar Denah. j) NPWP. h. Permohonan Izin Usaha Perdagangan ( SIUP ) Permohonan izin usaha perdagangan dilakukan jika usaha yang direncanakan berkaitan dengan jual beli, karena izin ini hanya berguna untuk kegiatan perdagangan. Jadi jika suatu perusahaan bergerak dalam kegiatan produksi sekaligus juga bergerak dalam perdagangan maka izin SIUP juga harus dimiliki

Jenis Tagihan Kuis, penuga San

Bentuk Tagihan Pilih an ganda Isia n Urai an

Instrumen 1. Yang merupakan syarat wajib yang harus dimiliki oleh setiap Perusahaan atau badan usaha adalah izin a. A MDAL b. SI TU c. SI UP d. IM B e. IH G 2. Sebutkan dasardasar AMDAL dalam pendirian usaha?

Cara memperoleh surat izin usaha Kuis, perdagangan ini adalah penuga dengan mengajukan San permohonan ke Kepala Kantor Wilayah atau Kantor Departemen Perdagangan: 3) Untuk Perusahaan berskala kecil dan menengah SIUP diterbitkan oleh Kepala Kantor Departemen Perdagangan Daerah tingkat II atas nama Menteri Perdagangan, 4) Untuk usaha besar SIUP dikeluarkan oleh Kepala Kantor Departemen Perdagangan Daerah tingkat I atas nama Menteri perdagangan Dalam permohonan SIUP, pengusaha harus mengisi blangko isian yang diberikan oleh Kantor Departemen Perdagangan, blangko tersebut sebagai dasar dalam penerbitan SIUP, setelah blangko di isi oleh Pemohon kemudian dikirimkan ke Kantor Departemen Perdagangan yang ditunjuk, sesuai dengan skala usaha yang didirikan. i. Ketentuan permohonan Nomor Pokok Wajib Pajak ( NPWP ) Nomor Pokok Wajib Pajak adalah bukti kesadaran kita dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, karena pajak adalah kewajiban kita sebagai warga negara, akan tetapi terkadang juga ada beberapa oknum warga negara yang tidak mau memenuhi kewajibannya tersebut, yaitu dengan tidak mendaftarkan diri sebagai wajib pajak, padahal sudah memenuhi berbagai prasyarat sebagai wajib pajak. Dalam permohonan NPWP, seorang wirausaha atau pengusaha harus mendatangi Kantor Pelayanan Pajak untuk mengajukan permohonan NPWP, dalam prosesnya, kita akan diberi blang ko permohonan NPWP berikut penuntun pengisian formulir permohonan pendaftaran wajib pajak badan, yang mana blanko isian tersebut telah disediakan kantor Pajak. NRP ( Nomor Register Perusahaan ) Berdasarkan Undang-Undang Nomor 3 tahun 1982, setiap Perusahaan wajib mendaftarkan Perusahaannya, agar mempunyai Nomor Register Perusahaan, NRP adalah bentuk nomor tanda daftar dalam dokumen Departemen Perdagangan

Pilih an ganda Isia n Urai an

Setelah Perusahaan mendapatkan NRP, maka Perusahaan memiliki kewajiban untuk menunjukkan dan menempatkan NRP di tempat yang mudah dilihat oleh orang lain, secara umum NRP akan dicantumkan di bawah nama Perusahaan dan alamatnya, yaitu di papan nama Perusahaan yang berada di pinggir jalan. d. rencanaan keuangan dan penggunaan dana Dalam penggunaan dana, perlu memperhatikan beberapa aspek kegiatan yang berkaitan dengan proses pembuatan rancangan biaya keseluruhan kegiatan usaha, yaitu: 4) Biaya awal 5) Proyeksi atau rancangan keuangan a) Neraca b) Laporan laba rugi c) Laporan arus kas atau cash flow 6) Analisis pulang pokok ( break-even analysis atau BEP ) a) Biaya variabel b) Harga jual pulang pokok ( BEP )

e.

Pengawasandan pengendalian Keuangan adalah salah satu bagian dari usaha atau Perusahaan yang memiliki resiko terbesar dalam seluruh kegiatan Dalam melakukan pengawasan dan pengendalian keuangan atau dana, harus dilakukan sejak sebelum dana diperoleh untuk modal sampai seluruh kegiatan usaha selesai, karena keuangan selalu melekat dalam setiap kegiatan usaha, jadi pengawasan dan pengendaliannya harus sejak awal meliputi aspek : 1) Penentuan kebutuhan dana 2) Pemilihan sumber dana 3) Proyeksi neraca 4) Proyeksi laba rugi 5) Proyeksi arus kas Tempat Usaha Tempat usaha atau lokasi keberadaan Perusahaan, dapat menjadi salah satu permasalahan tersendiri dalam dunia usaha atau dunia bisnis, karena ada asumsi yang mengatakan Nyawa Perusahaan tergantung dimana Perusahaan itu berada ada juga asumsi Kemajuan dan keberhasilan Perusahaan sangat tergantung pada lokasi yang paling strategis ada juga asumsi Yang mampu memiliki lokasi usaha paling strategis, dialah yang mampu memenangkan persaingan usaha dan

10

a. Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam pemilihan tempat usaha 1) Keadaan pasar dari hasil produksi 2) Bahan baku 3) Tenaga kerja 4) Sarana transportasi 5) Sumber tenaga, air dan listrik Faktor lain yang berpengaruh terhadap keseluruhan proses produksi, baik itu iklim, sikap masyarakat, Peraturan Pemerintah intensitas persaingan dan lain-lain. b. Macam-macam tempat perusahaan di luar pengaruh faktor ekonomis Dalam dunia bisnis, sejak dahulu sampai sekarang, tempat domisili perusahaan yang diluar pengaruh ekonomis dapat di klasifikasikan menjadi tiga kondisi, yaitu tempat perusahaan yang disebabkan oleh : 1) Faktor historis atau sejarah 2) Faktor alam 3) Faktor Peraturan Pemerintah. c. Pemilihan tempat ekonomis 1) Setelah diketahui beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan dalam pemilihan tempat usaha, maka perlu diperhitungkan juga kirakira daerah mana yang memiliki nilai biaya angkut termurah, jika dari beberapa pertimbangan faktor di atas ada yang tidak dapat dipenuhi. Dalam buku Pengantar Bisnis (1998 : 20 ) Weber menerangkan bahwa dalam penentuan tempat paling strategis ditinjau dari faktor biaya angkut bahan baku dan bahan jadi, 2) Bahan baku tersedia tidak terbatas tetapi hanya pada beberapa tempat. 3) Diperlukan beberapa bahan baku yang terdapat di beberapa tempat. 4) Bahan semua terpakai atau tidak, ada sisanya atau tidak. 5) Fasilitas Produksi Fasilitas produksi adalah keseluruhan faktor yang berkaitan dengan jalannya proses produksi, dalam dunia usaha faktor produksi sering disebut dengan 4M, yaitu Man, Material, Money dan Methode. Dalam penentuan fasilitas produksi memerlukan pertimbangan terbaik, karena berbagai fasilitas produksi tersebut akan digunakan untuk kepentingan jangka panjang

11

Sumber Daya Manusia Sumber daya manusia merupakan salah satu faktor produksi yang utama, karena secanggih apapun peralatan yang dibuat oleh manusia tentu akan tetap membutuhkan manusia untuk menjalankan dan merawatnya. Dalam kegiatan produksi, terutama yang padat karya, tenaga manusia sangat dibutuhkan. Oleh karena itu diperlukan suatu cara yang terbaik dalam rangka mendapatkan tenaga yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Dalam beberapa hal SDM perlu dipilih dan dikembangkan sehingga memiliki kemampuan atau kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Perekrutan tenaga kerja juga memiliki prosedur tersendiri, karena pemilihan tenaga kerja bukanlah hal yang mudah, karena dalam proses pemilihan tenaga kerja yang dinilai bukan hanya penampilan fisik saja tetapi juga keterampilan dan kondisi psikologis dari calon tenaga kerja. Administrasi usaha Administrasi adalah serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk penataan terhadap pekerjaan pokok yang dilakukan oleh sekelompok orang atau bagian yang memiliki hubungan tertentu dalam suatu organisasi. Administrasi dalam membuka suatu usaha baru dapat meliputi berbagi hal, tetapi secara umum administrasi yang dibutuhkan untuk membuka usaha baru adalah : a. Perangkat administrasi untuk pengelolaan persediaan b. Perangkat untuk pembukuan c. Perangkat sistem administrasi perkantoran d. Perangkat untuk penunjang produksi

Kepala Sekolah

2008 Mengetahui, Guru Mata Pelajaran

NIP

NIP

12

REKAYASA PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Kelas/Semester Materi Pokok Kegiatan Belajar Metode 1. 2. 3. : : : : : : : SMK KEWIRAUSAHAAN XII/1 Mengelola Usaha Kecil 1 Informasi, ceramah, diskusi, tanya jawab dan tugas

Standar Kompetensi : Mempersiapkan Pendirian Usaha Kompetensi Dasar : Mengidentifikasi sikap dan perilaku wirausaha Materi Pelajaran Prosedur Permohonan Izin Usaha Perizinan usaha di Indonesia diberlakukan dengan adanya Inpres No. 5 tahun 1984 tentang Penyederhanaan dan Pengendalian Perizinan di bidang usaha, kemudian pada tanggal 19 Desember 1984 juga diterbitkan SK Menteri Perdagangan nomor 1458 / KP / XII / 1984 dan Inpres no 4 tahun 1985 yang juga mengatur tentang Perizinan di bidang usaha. a. Permohonan Izin Tempat Usaha ( SITU ) 1) Prosedur dalam permohonan izin tempat usaha dilakukan melalui beberapa tahap, salah satu tahap terpenting dalam permohonan izin ini adalah adanya izin dari lingkungan tempat perusahaan akan didirikan. 2) Mengajukan permohonan surat rekomendasi tersebut dengan diketahui oleh pemerintah Kelurahan setempat. 3) Mengajukan permohonan penerbitan SITU kepada Walikota Pemerintah Daerah Tingkat II dengan melampirkan : a) Surat pernyataan izin dan persetujuan dari tetangga yang diketahui oleh Ketua RT dan Ketua RW. b) Fotocopy KTP. c) Fotocopy lunas PBB. d) Fotocopy IMB dan gambar Denah. e) NPWP. b. Permohonan Izin Usaha Perdagangan ( SIUP ) Permohonan izin usaha perdagangan dilakukan jika usaha yang direncanakan berkaitan dengan jual beli, karena izin ini hanya berguna untuk kegiatan perdagangan. Jadi jika suatu perusahaan bergerak dalam kegiatan produksi sekaligus juga bergerak dalam perdagangan maka izin SIUP juga harus dimiliki. Cara memperoleh surat izin usaha perdagangan ini adalah dengan mengajukan permohonan ke Kepala Kantor Wilayah atau Kantor Departemen Perdagangan: 5) Untuk Perusahaan berskala kecil dan menengah SIUP diterbitkan oleh Kepala Kantor Departemen Perdagangan Daerah tingkat II atas nama Menteri Perdagangan, 6) Untuk usaha besar SIUP dikeluarkan oleh Kepala Kantor Departemen Perdagangan Daerah tingkat I atas nama Menteri perdagangan Dalam permohonan SIUP, pengusaha harus mengisi blangko isian yang diberikan oleh Kantor Departemen Perdagangan, blangko tersebut sebagai dasar dalam penerbitan SIUP, setelah blangko di isi oleh Pemohon kemudian dikirimkan ke Kantor Departemen Perdagangan yang ditunjuk, sesuai dengan skala usaha yang didirikan. c. Ketentuan permohonan Nomor Pokok Wajib Pajak ( NPWP ) Nomor Pokok Wajib Pajak adalah bukti kesadaran kita dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, karena pajak adalah kewajiban kita sebagai warga negara, akan tetapi terkadang juga ada beberapa oknum warga negara yang tidak mau memenuhi kewajibannya tersebut, yaitu dengan tidak mendaftarkan diri sebagai wajib pajak, padahal sudah memenuhi berbagai prasyarat sebagai wajib pajak. Dalam permohonan NPWP, seorang wirausaha atau pengusaha harus mendatangi Kantor Pelayanan Pajak untuk mengajukan permohonan NPWP, dalam prosesnya, kita akan diberi blang ko permohonan NPWP berikut penuntun pengisian formulir permohonan pendaftaran wajib pajak badan, yang mana blanko isian tersebut telah disediakan kantor Pajak. d. NRP ( Nomor Register Perusahaan ) Berdasarkan Undang-Undang Nomor 3 tahun 1982, setiap Perusahaan wajib mendaftarkan Perusahaannya, agar mempunyai Nomor Register Perusahaan, NRP adalah bentuk nomor tanda daftar dalam dokumen Departemen Perdagangan. Setelah Perusahaan mendapatkan NRP, maka Perusahaan memiliki kewajiban untuk menunjukkan dan menempatkan NRP di tempat yang mudah dilihat oleh orang lain, secara umum NRP akan dicantumkan di bawah nama Perusahaan dan alamatnya, yaitu di papan nama Perusahaan yang berada di pinggir jalan. f. rencanaan keuangan dan penggunaan dana Dalam penggunaan dana, perlu memperhatikan beberapa aspek kegiatan yang berkaitan dengan proses pembuatan rancangan biaya keseluruhan kegiatan usaha, yaitu: 1) Biaya awal 2) Proyeksi atau rancangan keuangan a) Neraca b) Laporan laba rugi c) Laporan arus kas atau cash flow 3) Analisis pulang pokok ( break-even analysis atau BEP ) a) Biaya variabel b) Harga jual pulang pokok ( BEP ) g. Pengawasan dan pengendalian 4.

13

Keuangan adalah salah satu bagian dari usaha atau Perusahaan yang memiliki resiko terbesar dalam seluruh kegiatan Dalam melakukan pengawasan dan pengendalian keuangan atau dana, harus dilakukan sejak sebelum dana diperoleh untuk modal sampai seluruh kegiatan usaha selesai, karena keuangan selalu melekat dalam setiap kegiatan usaha, jadi pengawasan dan pengendaliannya harus sejak awal meliputi aspek : 1) Penentuan kebutuhan dana 2) Pemilihan sumber dana 3) Proyeksi neraca 4) Proyeksi laba rugi 5) Proyeksi arus kas 4. Strategi Pembelajaran I. Pendahuluan - Motivasi : - Prasyarat : : Kegiatan

Waktu 15 menit

Aspek Life Skill yang Dikembangkan Personal dan akademik

Pentingnya siswa memahami mengelola usaha kecil Siswa pernah mempelajari tentang materi sikap wirausaha 215 menit Personal dan akademik

II. Kegiatan inti - Guru : Menjelaskan tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan mempersiapkan pendirian usaha. - Murid : Memperhatikan penjelasan guru, bertanya jika belum paham, menyampaikan pendapat tentang materi yang diberikan guru. III. Penutup - Tugas - Pelatihan, uji kompetensi, dan ulangan harian

85 menit

Personal dan akademik

5. 6.

Media Pembelajaran Penilaian a. Jenis tagihan b. Tindak lanjut

7.

Sumber bacaan

: : : Kuis : - Siswa dinyatakan berhasil jika tingkat pencapaiannya 65% atau lebih - Memberikan program remidi untuk siswa yang tingkat pencapaiannya kurang dari 65% - Memberikan program pengayaan untuk siswa yang tingkat pencapaiannya lebih dari 65% : - Buku paket KEWIRAUSAHAAN kelas XII - Buku KEWIRAUSAHAAN lain yang relevan 2008 Mengetahui, Guru Mata Pelajaran

Kepala Sekolah

NIP

NIP

14

REKAYASA PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Kelas/Semester Materi Pokok Metode Kegiatan Belajar Ke1. 2. 3. 1. Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Materi Pelajaran : : : : : : : SMK KEWIRAUSAHAAN XII/1 Mengidentifikasi Sikap dan Perilaku Wirausaha Informasi, ceramah, diskusi, tanya jawab, dan penugasan 2 : Mengaktualisasikan sikap dan perilaku wirausaha : Mengidentifikasi Sikap dan Perilaku Wirausaha

Tempat Usaha Tempat usaha atau lokasi keberadaan Perusahaan, dapat menjadi salah satu permasalahan tersendiri dalam dunia usaha atau dunia bisnis, karena ada asumsi yang mengatakan Nyawa Perusahaan tergantung dimana Perusahaan itu berada ada juga asumsi Kemajuan dan keberhasilan Perusahaan sangat tergantung pada lokasi yang paling strategis ada juga asumsi Yang mampu memiliki lokasi usaha paling strategis, dialah yang mampu memenangkan persaingan usaha dan menguasai pasar dan berbagai asumsi lain yang sangat banyak jumlahnya. Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam pemilihan tempat usaha 1) Keadaan pasar dari hasil produksi 2) Bahan baku 3) Tenaga kerja 4) Sarana transportasi 5) Sumber tenaga, air dan listrik Faktor lain yang berpengaruh terhadap keseluruhan proses produksi, baik itu iklim, sikap masyarakat, Peraturan Pemerintah intensitas persaingan dan lain-lain. Macam-macam tempat perusahaan di luar pengaruh faktor ekonomis Dalam dunia bisnis, sejak dahulu sampai sekarang, tempat domisili perusahaan yang diluar pengaruh ekonomis dapat di klasifikasikan menjadi tiga kondisi, yaitu tempat perusahaan yang disebabkan oleh : 1) Faktor historis atau sejarah 2) Faktor alam 3) Faktor Peraturan Pemerintah. 4) Pemilihan tempat ekonomis 1) Setelah diketahui beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan dalam pemilihan tempat usaha, maka perlu diperhitungkan juga kira-kira daerah mana yang memiliki nilai biaya angkut termurah, jika dari beberapa pertimbangan faktor di atas ada yang tidak dapat dipenuhi. Dalam buku Pengantar Bisnis (1998 : 20 ) Weber menerangkan bahwa dalam penentuan tempat paling strategis ditinjau dari faktor biaya angkut bahan baku dan bahan jadi, 2) Bahan baku tersedia tidak terbatas tetapi hanya pada beberapa tempat. 3) Diperlukan beberapa bahan baku yang terdapat di beberapa tempat. 4) Bahan semua terpakai atau tidak, ada sisanya atau tidak. Fasilitas Produksi Fasilitas produksi adalah keseluruhan faktor yang berkaitan dengan jalannya proses produksi, dalam dunia usaha faktor produksi sering disebut dengan 4M, yaitu Man, Material, Money dan Methode. Dalam penentuan fasilitas produksi memerlukan pertimbangan terbaik, karena berbagai fasilitas produksi tersebut akan digunakan untuk kepentingan jangka panjang . Sumber Daya Manusia Sumber daya manusia merupakan salah satu faktor produksi yang utama, karena secanggih apapun peralatan yang dibuat oleh manusia tentu akan tetap membutuhkan manusia untuk menjalankan dan merawatnya. Dalam kegiatan produksi, terutama yang padat karya, tenaga manusia sangat dibutuhkan. Oleh karena itu diperlukan suatu cara yang terbaik dalam rangka mendapatkan tenaga yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Dalam beberapa hal SDM perlu dipilih dan dikembangkan sehingga memiliki kemampuan atau kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Perekrutan tenaga kerja juga memiliki prosedur tersendiri, karena pemilihan tenaga kerja bukanlah hal yang mudah, karena dalam proses pemilihan tenaga kerja yang dinilai bukan hanya penampilan fisik saja tetapi juga keterampilan dan kondisi psikologis dari calon tenaga kerja. Administrasi usaha Administrasi adalah serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk penataan terhadap pekerjaan pokok yang dilakukan oleh sekelompok orang atau bagian yang memiliki hubungan tertentu dalam suatu organisasi. Administrasi dalam membuka suatu usaha baru dapat meliputi berbagi hal, tetapi secara umum administrasi yang dibutuhkan untuk membuka usaha baru adalah : a. Perangkat administrasi untuk pengelolaan persediaan b. Perangkat untuk pembukuan c. Perangkat sistem administrasi perkantoran d. Perangkat untuk penunjang produksi

a.

b.

c.

2.

3.

4.

15

4.

Strategi Pembelajaran: Kegiatan I. Pendahuluan - Motivasi : Pentingnya siswa mempelajari dan mengetahui mempersiapkan pendirian usaha - Prasyarat : Siswa pernah mempelajari materi tentang wirausaha dan kewirausahaan Waktu 15 menit Aspek Life Skill yang Dikembangkan Personal dan akademik

215 menit

Personal dan akademik

II. Kegiatan inti - Guru : Menjelaskan segala sesuatu tentang tempat usaha, fasilitas usaha, sumber data manusia, pengelolaan administrasi usaha. - Murid : Memperhatikan penjelasan guru dan mencatat hal-hal penting, Menanyakan hal-hal yang belum diketahui, menyampaikan pendapat tentang materi yang telah disampaikan.

85 menit

Personal dan akademik

III. Penutup Tugas, pelatihan, uji kompetensi, dan ulangan harian 5. 6. Media Pembelajaran: Penilaian a. Jenis tagihan b. Tindak lanjut : : Kuis : - Siswa dinyatakan berhasil jika tingkat pencapaiannya 65% atau lebih - Memberikan program remidi untuk siswa yang tingkat pencapaiannya kurang dari 65% - Memberikan program pengayaan untuk siswa yang tingkat pencapaiannya lebih dari 65% : - Buku paket KEWIRAUSAHAAN kelas XII - Buku KEWIRAUSAHAAN lain yang relevan 2008 Mengetahui, Guru Mata Pelajaran

7.

Sumber bacaan

Kepala Sekolah

NIP

NIP

16

PENGEMBANGAN SILABUS : SMK : KEWIRAUSAHAAN : XII/1 : 2008 2009 : Mengelola Usaha Kecil Strategi Pembelajaran Materi Pelajaran Pengalaman Metode Belajar 1. Analisis Data-Data Usaha Inform - Siswa mampu a. Karakteristik persyaratan data asi memahami 1) Data harus objektif Tugas prinsip-prinsip 2) Data harus mewakili atau representatif Ceram pengelompokan 3) Kesalahan baku (standard error ) harus ah makhluk hidup. Diskus kecil i 4) Data harus tepat waktu (up to date) Tanya 5) Data harus relevan jawab b. Klasifikasi data Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Kelas/Semester Tahun Ajaran Standar Kompetensi

Kompetensi Dasar Menghitung resiko menjalankan usaha

Alokasi Waktu 12 x 45 menit

Sumber Bahan

Buku Buku

paket KEWIRAU SAHAAN kelas X KEWIRAU SAHAAN lain yang relevan

1) Menurut jenisnya: data kuantitatif( data


yang tidak dinyatakan dalam bentuk angka) data kualitatif ( data yang berbentuk angka)

2) Menurut

sifatnya: data diskrit ( data yang didapat dari proses menghitung) data kontinyu (data yang dapat mempunyai nilai yang terletak dalam suatu interval)

3) Menurut sumbernya: data internal, yaitu


data yang diperoleh dari dalam organisasi sendiri data eksternal, yaitu data yang bersumber dari luar organisasi Menurut cara memperolehnya a) Data primer, yaitu data yang diperoleh dari kegiatan pengumpulan yang dilakukan sendiri oleh peneliti. b) Data sekunder, yaitu data yang diperoleh dari hasil penelitian pihak lain, biasanya dalam bentuk publikasi. 4) Menurut waktu pengumpulannya

a) Data b) Data

cross section, yaitu data yang dikumpulkan pada suatu waktu tertentu yang dapat menggambarkan keadaan atau kegiatan pada waktu tersebut.

berkala (time series), yaitu data yang dikumpulkan dari waktu ke waktu untuk memberikan gambaran tentang perkembangan suatu kegiatan dalam periode tertentu yang diamati. c. Perbandingan antara data primer dan data sekunder 2. Analisis Data Dengan Pendekatan Korelasi Sederhana . a. Koefisien korelasi Sebagaimana disebutkan di atas bahwa korelasi adalah hubungan antara variabel yang satu dengan variabel yang lain. Jika hubungan hanya terbatas antara dua variabel, maka korelasi tersebut disebut korelasi sederhana. Tetapi jika lebih dari dua variabel maka disebut korelasi berganda. Dalam prakteknya hubungan antara dua variabel sering dinyatakan

17

. b. Ciri, Kebaikan, dan kekurangan perhitungan Koefisien korelasi Pearson 1) Ciri-ciri perhitungan korelasi Pearson a) Nilai Koefisien terletak antara -1 dan 1. b) Jika antara variabel tidak ada hubungan maka Koefisien korelasinya adalah nol. c) Koefisien korelasi menunjukkan arah hubungan dan tingkat keeratan antara variabel. d) Koefisien korelasi bisa salah jika pemilihan variabel nya tidak tepat. e) Koefisien korelasi tidak dapat membuktikan adanya hubungan sebab akibat. 2) Kebaikan dan kekurangan korelasi Pearson a) Kebaikan (1) Koefisien korelasi Pearson dapat menunjukkan arah hubungan antar variabel. (2) Koefisien korelasi Pearson dapat menunjukkan tingkat korelasi variabel. b) Kekurangan (1) Adanya anggapan bahwa hubungan antara dua variabel bersifat linier. (2) Penafsiran Koefisien korelasi sering salah. (3) Tidak terpengaruh dengan nilai ekstrim. a. Harga untuk produk baru Suatu produk baru harus dapat memberikan pengaruh yang baik terhadap pertumbuhan pasar, selain itu juga untuk sedapat mungkin mencegah persaingan yang sengit, strategi penetapan harga suatu produk baru ada dua yaitu skimming price dan penetration price. 1) Skimming price Skimming pricing adalah menetapkan harga yang lebih tinggi dari rata rata kesediaan untuk membayar, umumnya pada saat produk tersebut dalam tahap perkenalan. Produk tersebut mempunyai nilai lebih dibandingkan produk sebelumnya serta didukung dengan biaya promosi yang tinggi. Secara grafik skimming price adalah a) dari pada menaikkan harga dari harga awal yang terlalu murah. 2) Penetration price Penetration price yaitu menetapkan harga pada tingkat yang relatif murah atau rendah pada awal daur hidup produk. Tujuannya adalah untuk meraih pangsa pasar yang lebih besar dan mencegah adanya persaingan atau masuknya pesaing dalam usaha yang sama Ada empat bentuk harga dalam strategi penetration price ini, yaitu :

a) b) c) d)

Harga yang dikendalikan (restrained price Harga eliminasi (elimination price Harga promosi (promotional price Harga tameng (keep out price

18

Analisis Data Dengan PendekatanRegresi Linear Sederhana Dalam analisis data dengan pendekatan korelasi sederhana di atas dapat diketahui bagaimana antara variabel satu dengan variabel yang lain memiliki hubungan dan tingkat korelasinya. Dalam pendekatan Regresi linear berikut ini akan dicari bagaimana suatu variabel dapat menjadi penyebab kejadian pada variabel lain atau sering disebut dengan hubungan sebab akibat. a. Persamaan Regresi Linear sederhana Persamaan Regresi Linear sederhana ini dituangkan dalam bentuk fungsi linear, garis yang membentuknya disebut dengan garis regresi. Persamaan Regresi Linear sederhana tersebut adalah :

y = a + bx
b= nxy - (x )( y ) nx 2 (x ) 2 y - bx a= n
dan

Berdasarkan dua persamaan di atas akan dapat dihitung persamaan garis regresi, yaitu memasukkan nilai koefisien yang diperoleh dari kedua persamaan ke persamaan

y = a + bx .

Pada

persamaan regresi, variabel yang akan diramalkan ( variabel terikat )ditulis di ruas kiri persamaan, sedang variabel yang mempengaruhi ( variabel bebas ) ditulis di ruas kanan persamaan. 1. Strategi Menjalankan Usaha Menjalankan usaha, memerlukan berbagai strategi pilihan, terutama bagi perusahaan atau usaha baru, strategi menjadi jantung kehidupan dari usaha tersebut. Suatu strategi disusun berdasarkan hasil dari analisis dan informasi yang ada di pasar. Dalam menjalankan suatu usaha baru, terdapat berbagai jenis strategi yang dapat diterapkan dalam usaha tergantung dari kemampuan pengusaha, kondisi usaha serta jenis usaha yang dijalankan. b. Strategi produk Strategi pertama yang harus direncanakan adalah strategi mengenai produk, karena yang nantinya di ajukan ke konsumen atau pasar adalah produk yang dimiliki. Dalam perencanaan strategi produk terdapat beberapa hal yang perlu dianalisis, c. Strategi harga Harga adalah nilai dari suatu produk yang merupakan kombinasi dari total biaya produksi dan tingkat keuntungan yang ingin diperoleh. Bagi konsumen, harga adalah indikator nilai dari produk yaitu perbandingan antar nilai guna produk dengan tingkat harga yang diberikan atau yang harus dibayar.

19

Dalam strategi, seorang wirausahaharus dapat mengkondisikan pasar sesuai dengan karakteristik masingmasing sehingga dalam proses pemasaran produk dan menjalankan usaha dapat berjalan dengan lancar, pembagian pasar tersebut sering disebut dengan Segmenting, Targeting dan Positioning. d. Strategi distribusi Pengertian distribusi secara umum adalah menyalurkan suatu produk baik berupa barang atau jasa ke tempat yang paling dekat dengan konsumen. Dalam ilmu pemasaran produk, distribusi merupakan salah satu fungsi pemasaran yang dapat memberikan nilai guna yang lebih baik terhadap suatu produk. a) Pertimbangan pasar b) Pertimbangan produk c) Pertimbangan perantara d) Pertimbangan perusahaan e. Strategi promosi Promosi merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan pemasaran suatu produk, betapapun berkualitas nya suatu produk, produk tersebut tidak akan berhasil dipasarkan karena konsumen belum mengenal produk tersebut dengan baik. Pentingnya promosi dalam pemasaran digambarkan seperti perumpamaan dari seorang pria yang berkacamata hitam di tempat yang gelap mengedipkan matanya kepada seorang gadis cantik dikejauhan, niscaya tidak akan pernah ada yang tahu kedipan mata pria tadi kecuali dirinya sendiri. 1) Media promosi Media promosi adalah cara-cara atau sarana atau alat-alat yang digunakan untuk melakukan promosi, beberapa sarana promosi tersebut adalah : a) Personal selling b) Mass selling c) Promosi penjualan d) Publik relations e) Direct marketing

Kepala Sekolah

2008 Mengetahui, Guru Mata Pelajaran

NIP

NIP

20

PENGEMBANGAN SISTEM PENILAIAN Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Kelas/Semester Tahun Ajaran Standar Kompetensi : SMK : KEWIRAUSAHAAN : X/1 : 2007 2008 : Mengaktualisasikan sikap dan perilaku wirausaha Teknik Penilaian Materi Pelajaran Jenis Tagihan 3. d. 6) 7) Analisis Data-Data Usaha Karakteristik persyaratan data Data harus objektif Data harus mewakili atau representatif harus kecil Bentuk Tagihan 1. Instrumen Salah satu kegunaan mengetahui hubungan antar dua variabel adalah untuk mengetahui . a. banyaknya data b. pengemba ngan data c. tingkat hubungan antara dua variabel d. bentuk hubungan sebab akibatnya e. semua benar 2. Apa yang dimaksud dengan Koefisien korelasi dan Koefisien regresi? Jelaskan metode perhitungannya? Ranah Penilai an K P A v

Kompete nsi Dasar

Ket.

8) Kesalahan baku (standard error ) 9) Data


harus tepat waktu (up to date) 10) Data harus relevan e. Klasifikasi data

5) Menurut jenisnya: data kuantitatif(


data yang tidak dinyatakan dalam bentuk angka) data kualitatif ( data yang berbentuk angka)

6) Menurut

sifatnya: data diskrit ( data yang didapat dari proses menghitung) data kontinyu (data yang dapat mempunyai nilai yang terletak dalam suatu interval)

7) Menurut sumbernya: data internal,


yaitu data yang diperoleh dari dalam organisasi sendiri data eksternal, yaitu data yang bersumber dari luar organisasi Menurut cara memperolehnya c) Data primer, yaitu data yang diperoleh dari kegiatan pengumpulan yang dilakukan sendiri oleh peneliti. d) Data sekunder, yaitu data yang diperoleh dari hasil penelitian pihak lain, biasanya dalam bentuk publikasi. 8) Menurut waktu pengumpulannya

c) Data

cross section, yaitu data yang dikumpulkan pada suatu waktu tertentu yang dapat menggambarkan keadaan atau kegiatan pada waktu tersebut.

d) Data

berkala (time series), yaitu data yang dikumpulkan dari waktu ke waktu untuk memberikan gambaran tentang perkembangan suatu kegiatan dalam periode tertentu yang diamati. f. Perbandingan antara data primer dan data sekunder

21

4. Analisis Data Dengan Pendekatan Korelasi Sederhana . c. Koefisien korelasi Sebagaimana disebutkan di atas bahwa korelasi adalah hubungan antara variabel yang satu dengan variabel yang lain. Jika hubungan hanya terbatas antara dua variabel, maka korelasi tersebut disebut korelasi sederhana. Tetapi jika lebih dari dua variabel maka disebut korelasi berganda. Dalam prakteknya hubungan antara dua variabel sering dinyatakan dengan menggunakan huruf X dan Y d. Ciri, Kebaikan, dan kekurangan perhitungan Koefisien korelasi Pearson 3) Ciri-ciri perhitungan korelasi Pearson f) Nilai Koefisien terletak antara -1 dan 1. g) Jika antara variabel tidak ada hubungan maka Koefisien korelasinya adalah nol. h) Koefisien korelasi menunjukkan arah hubungan dan tingkat keeratan antara variabel. i) Koefisien korelasi bisa salah jika pemilihan variabel nya tidak tepat. j) Koefisien korelasi tidak dapat membuktikan adanya hubungan sebab akibat. 4) Kebaikan dan kekurangan korelasi Pearson c) Kebaikan (3) Koefis ien korelasi Pearson dapat menunjukkan arah hubungan antar variabel. (4) Koefisien korelasi Pearson dapat menunjukkan tingkat korelasi variabel. d) Kekurangan (4) Adan ya anggapan bahwa hubungan antara dua variabel bersifat linier. (5) Penaf siran Koefisien korelasi sering salah. (6) Tidak terpengaruh dengan nilai ekstrim. f. Harga untuk produk baru Suatu produk baru harus dapat memberikan pengaruh yang baik terhadap pertumbuhan pasar, selain itu juga untuk sedapat mungkin mencegah persaingan yang sengit, strategi penetapan harga suatu produk baru ada dua yaitu skimming price dan penetration price. 3) Skimming price Skimming pricing adalah menetapkan harga yang lebih tinggi dari rata rata kesediaan untuk membayar, umumnya pada

1.

22

saat produk tersebut dalam tahap perkenalan. Produk tersebut mempunyai nilai lebih dibandingkan produk sebelumnya serta didukung dengan biaya promosi yang tinggi. Secara grafik skimming price adalah dari pada menaikkan harga dari harga awal yang terlalu murah 4) Penetration price Penetration price yaitu menetapkan harga pada tingkat yang relatif murah atau rendah pada awal daur hidup produk. Tujuannya adalah untuk meraih pangsa pasar yang lebih besar dan mencegah adanya persaingan atau masuknya pesaing dalam usaha yang sama Ada empat bentuk harga dalam strategi penetration price ini, yaitu :

e) f) g)

Harga yang (restrained price Harga price Harga price eliminasi promosi

dikendalikan (elimination (promotional

h) Harga tameng (keep out price Analisis Data Dengan Pendekatan Regresi Linear Sederhana Dalam analisis data dengan pendekatan korelasi sederhana di atas dapat diketahui bagaimana antara variabel satu dengan variabel yang lain memiliki hubungan dan tingkat korelasinya. Dalam pendekatan Regresi linear berikut ini akan dicari bagaimana suatu variabel dapat menjadi penyebab kejadian pada variabel lain atau sering disebut dengan hubungan sebab akibat. b. Persamaan Regresi Linear sederhana Persamaan Regresi Linear sederhana ini dituangkan dalam bentuk fungsi linear, garis yang membentuknya disebut dengan garis regresi. Persamaan Regresi Linear sederhana tersebut adalah :
y = a + bx
b= nxy - (x )( y ) nx 2 (x ) 2 a= y - bx n

dan

Berdasarkan dua persamaan di atas akan dapat dihitung persamaan garis regresi, yaitu memasukkan nilai koefisien yang diperoleh dari kedua persamaan ke persamaan

y = a + bx .

Pada

persamaan

23

regresi, variabel yang akan diramalkan ( variabel terikat )ditulis di ruas kiri persamaan, sedang variabel yang mempengaruhi ( variabel bebas ) ditulis di ruas kanan persamaan

g. Strategi produk Strategi pertama yang harus direncanakan adalah strategi mengenai produk, karena yang nantinya di ajukan ke konsumen atau pasar adalah produk yang dimiliki. Dalam perencanaan strategi produk terdapat beberapa hal yang perlu dianalisis, h. Strategi harga Harga adalah nilai dari suatu produk yang merupakan kombinasi dari total biaya produksi dan tingkat keuntungan yang ingin diperoleh. Bagi konsumen, harga adalah indikator nilai dari produk yaitu perbandingan antar nilai guna produk dengan tingkat harga yang diberikan atau yang harus dibayar.

2.

Kepala Sekolah

2008 Mengetahui, Guru Mata Pelajaran

NIP

NIP

24

REKAYASA PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Kelas/Semester Materi Pokok Metode Kegiatan Belajar Ke: : : : : : SMK KEWIRAUSAHAAN XII/1 Menerapkan Sikap dan Perilaku Kerja Prestatif Informasi, ceramah, diskusi, tanya jawab, dan penugasan 3

1. Standar Kompetensi : Mengaktualisasikan sikap dan perilaku wirausaha 2. Kompetensi Dasar : Menghitung resiko menjalankan usaha. 3. Materi Pelajaran :

5.

1. Analisis Data-Data Usaha g. Karakteristik persyaratan data 11) Data harus objektif 12) Data harus mewakili atau representatif

13) Kesalahan baku (standard error ) harus kecil 14) Data harus tepat waktu (up to date)
h. 15) Data harus relevan Klasifikasi data

9)

Menurut jenisnya: data kuantitatif( data yang tidak dinyatakan dalam bentuk angka) data kualitatif ( data yang berbentuk angka) mempunyai nilai yang terletak dalam suatu interval)

10) Menurut sifatnya: data diskrit ( data yang didapat dari proses menghitung) data kontinyu (data yang dapat 11) Menurut sumbernya: data internal, yaitu data yang diperoleh dari dalam organisasi sendiri data eksternal,
yaitu data yang bersumber dari luar organisasi Menurut cara memperolehnya e) Data primer, yaitu data yang diperoleh dari kegiatan pengumpulan yang dilakukan sendiri oleh peneliti. f) Data sekunder, yaitu data yang diperoleh dari hasil penelitian pihak lain, biasanya dalam bentuk publikasi. Menurut waktu pengumpulannya

12)

e) f)

Data cross section, yaitu data yang dikumpulkan pada suatu waktu tertentu yang menggambarkan keadaan atau kegiatan pada waktu tersebut.

dapat

i.

Data berkala (time series), yaitu data yang dikumpulkan dari waktu ke waktu untuk memberikan gambaran tentang perkembangan suatu kegiatan dalam periode tertentu yang diamati. Perbandingan antara data primer dan data sekunder Kelebihan data sekunder dibandingkan dengan data primer adalah 1) Hemat waktu dan biaya 2) Relatif mudah di akses 3) Berguna untuk membantu identifikasi masalah 4) Bermanfaat dalam mendukung perumusan masalah riset secara lebih akurat 5) Membantu merumuskan desain riset yang tepat 6) Membantu dalam menyusun rancangan atau pendekatan terhadap masalah 7) Membantu identifikasi kebutuhan akan riset yang lebih mendalam 8) Menjawab pertanyaan-pertanyaan riset tertentu dan menguji beberapa hipotesis 9) Memberikan data perbandingan sehingga data primer dapat diinterpretasikan secara lebih akurat

6.

Analisis Data Dengan Pendekatan Korelasi Sederhana Salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk menganalisa dari permasalahan adalah korelasi sederhana, yaitu suatu metode analisa dengan meneliti seberapa besar hubungan antara dua hal yang ada, misalnya antara

25

pengeluaran biaya promosi dengan tingkat penjualan atau jumlah pemakaian pupuk dengan tingkat produksi dan sebagainya. e. Koefisien korelasi Sebagaimana disebutkan di atas bahwa korelasi adalah hubungan antara variabel yang satu dengan variabel yang lain. Jika hubungan hanya terbatas antara dua variabel, maka korelasi tersebut disebut korelasi sederhana. Tetapi jika lebih dari dua variabel maka disebut korelasi berganda. Dalam prakteknya hubungan antara dua variabel sering dinyatakan dengan menggunakan huruf X dan Y. f. Ciri, Kebaikan, dan kekurangan perhitungan Koefisien korelasi Pearson 5) Ciri-ciri perhitungan korelasi Pearson k) Nilai Koefisien terletak antara -1 dan 1. l) Jika antara variabel tidak ada hubungan maka Koefisien korelasinya adalah nol. m) Koefisien korelasi menunjukkan arah hubungan dan tingkat keeratan antara variabel. n) Koefisien korelasi bisa salah jika pemilihan variabel nya tidak tepat. o) Koefisien korelasi tidak dapat membuktikan adanya hubungan sebab akibat. 6) Kebaikan dan kekurangan korelasi Pearson e) Kebaikan (5) Koefisien korelasi Pearson dapat menunjukkan arah hubungan antar variabel. (6) Koefisien korelasi Pearson dapat menunjukkan tingkat korelasi variabel. f) Kekurangan (7) Adanya anggapan bahwa hubungan antara dua variabel bersifat linier. (8) Penafsiran Koefisien korelasi sering salah. (9) Tidak terpengaruh dengan nilai ekstrim. 7. Analisis Data Dengan Pendekatan Regresi Linear Sederhana Dalam analisis data dengan pendekatan korelasi sederhana di atas dapat diketahui bagaimana antara variabel satu dengan variabel yang lain memiliki hubungan dan tingkat korelasinya. Dalam pendekatan Regresi linear berikut ini akan dicari bagaimana suatu variabel dapat menjadi penyebab kejadian pada variabel lain atau sering disebut dengan hubungan sebab akibat. c. Persamaan Regresi Linear sederhana Persamaan Regresi Linear sederhana ini dituangkan dalam bentuk fungsi linear, garis yang membentuknya disebut dengan garis regresi. Persamaan Regresi Linear sederhana tersebut adalah :

y = a + bx
b= nxy - (x )( y ) nx 2 (x ) 2
dan

a=

y - bx n

Berdasarkan dua persamaan di atas akan dapat dihitung persamaan garis regresi, yaitu memasukkan nilai koefisien yang diperoleh dari kedua persamaan ke persamaan

y = a + bx .

Pada persamaan regresi,

4.

variabel yang akan diramalkan ( variabel terikat )ditulis di ruas kiri persamaan, sedang variabel yang mempengaruhi ( variabel bebas ) ditulis di ruas kanan persamaan. Strategi Pembelajaran: Kegiatan Waktu Aspek Life Skill yang Dikembangkan I. Pendahuluan - Motivasi : Pentingnya siswa mempelajari dan mengetahui tentang sikap dan perilaku kerja prestatif - Prasyarat : Siswa pernah mempelajari materi tentang mengidentifikasi sikap dan perilaku wirausaha. 30 menit Personal dan akademik

300 menit

Personal dan akademik

II. Kegiatan inti - Guru : Menjelaskan segala sesuatu tentang pengertian, tujuan, manfaat kerja pre4statif dan bentuk kerja prestatif. - Murid : Memperhatikan penjelasan guru dan mencatat hal-hal penting, Menanyakan hal-hal yang belum diketahui, menyampaikan pendapat tentang materi yang telah disampaikan. III. Penutup Tugas, pelatihan, uji kompetensi, dan ulangan harian

120 menit

Personal dan akademik

26

5. 6.

Media Pembelajaran: Penilaian a. Jenis tagihan b. Tindak lanjut

7.

Sumber bacaan

: : Kuis : - Siswa dinyatakan berhasil jika tingkat pencapaiannya 65% atau lebih - Memberikan program remidi untuk siswa yang tingkat pencapaiannya kurang dari 65% - Memberikan program pengayaan untuk siswa yang tingkat pencapaiannya lebih dari 65% : - Buku paket KEWIRAUSAHAAN kelas X - Buku KEWIRAUSAHAANI lain yang relevan 2008 Mengetahui, Guru Mata Pelajaran

Kepala Sekolah

NIP REKAYASA PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Kelas/Semester Materi Pokok Metode Kegiatan Belajar Ke: : : : : :

NIP

SMK KEWIRAUSAHAAN XII/1 Mengelola Usaha Kecil Informasi, ceramah, diskusi, tanya jawab, dan penugasan 4

1. Standar Kompetensi : Mengelola Usaha Kecil 2. Kompetensi Dasar : Menghitung resiko menjalankan usaha 3. Materi Pelajaran : 1. Analisis Data-Data Usaha a. Karakteristik persyaratan data 1) Data harus objektif 2) Data harus mewakili atau representatif Data harus tepat waktu (up to date) 5) Data harus relevan Klasifikasi data

3) 4)

Kesalahan baku (standard error ) harus kecil

b.

1) 2) 3)
g) h) 4)

Menurut jenisnya: data kuantitatif( data yang tidak dinyatakan dalam bentuk angka) data kualitatif ( data yang berbentuk angka) Menurut sifatnya: data diskrit ( data yang didapat dari proses menghitung) data kontinyu (data yang dapat mempunyai nilai yang terletak dalam suatu interval) Menurut sumbernya: data internal, yaitu data yang diperoleh dari dalam organisasi sendiri data eksternal, yaitu data yang bersumber dari luar organisasi Menurut cara memperolehnya Data primer, yaitu data yang diperoleh dari kegiatan pengumpulan yang dilakukan sendiri oleh peneliti. Data sekunder, yaitu data yang diperoleh dari hasil penelitian pihak lain, biasanya dalam bentuk publikasi. Menurut waktu pengumpulannya

a) b)

Data cross section, yaitu data yang dikumpulkan pada suatu waktu tertentu yang menggambarkan keadaan atau kegiatan pada waktu tersebut.

dapat

c.

Data berkala (time series), yaitu data yang dikumpulkan dari waktu ke waktu untuk memberikan gambaran tentang perkembangan suatu kegiatan dalam periode tertentu yang diamati. Perbandingan antara data primer dan data sekunder Kelebihan data sekunder dibandingkan dengan data primer adalah 10) Hemat waktu dan biaya 11) Relatif mudah di akses 12) Berguna untuk membantu identifikasi masalah 13) Bermanfaat dalam mendukung perumusan masalah riset secara lebih akurat 14) Membantu merumuskan desain riset yang tepat 15) Membantu dalam menyusun rancangan atau pendekatan terhadap masalah 16) Membantu identifikasi kebutuhan akan riset yang lebih mendalam 17) Menjawab pertanyaan-pertanyaan riset tertentu dan menguji beberapa hipotesis 18) Memberikan data perbandingan sehingga data primer dapat diinterpretasikan secara lebih akurat

1.

Analisis Data Dengan Pendekatan Korelasi Sederhana Salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk menganalisa dari permasalahan adalah korelasi sederhana, yaitu suatu metode analisa dengan meneliti seberapa besar hubungan antara dua hal yang ada, misalnya antara

27

pengeluaran biaya promosi dengan tingkat penjualan atau jumlah pemakaian pupuk dengan tingkat produksi dan sebagainya. g. Koefisien korelasi Sebagaimana disebutkan di atas bahwa korelasi adalah hubungan antara variabel yang satu dengan variabel yang lain. Jika hubungan hanya terbatas antara dua variabel, maka korelasi tersebut disebut korelasi sederhana. Tetapi jika lebih dari dua variabel maka disebut korelasi berganda. Dalam prakteknya hubungan antara dua variabel sering dinyatakan dengan menggunakan huruf X dan Y. h. Ciri, Kebaikan, dan kekurangan perhitungan Koefisien korelasi Pearson 7) Ciri-ciri perhitungan korelasi Pearson p) Nilai Koefisien terletak antara -1 dan 1. q) Jika antara variabel tidak ada hubungan maka Koefisien korelasinya adalah nol. r) Koefisien korelasi menunjukkan arah hubungan dan tingkat keeratan antara variabel. s) Koefisien korelasi bisa salah jika pemilihan variabel nya tidak tepat. t) Koefisien korelasi tidak dapat membuktikan adanya hubungan sebab akibat. 8) Kebaikan dan kekurangan korelasi Pearson g) Kebaikan (7) Koefisien korelasi Pearson dapat menunjukkan arah hubungan antar variabel. (8) Koefisien korelasi Pearson dapat menunjukkan tingkat korelasi variabel. h) Kekurangan (10) Adanya anggapan bahwa hubungan antara dua variabel bersifat linier. (11) Penafsiran Koefisien korelasi sering salah. (12) Tidak terpengaruh dengan nilai ekstrim. 2. Analisis Data Dengan Pendekatan Regresi Linear Sederhana Dalam analisis data dengan pendekatan korelasi sederhana di atas dapat diketahui bagaimana antara variabel satu dengan variabel yang lain memiliki hubungan dan tingkat korelasinya. Dalam pendekatan Regresi linear berikut ini akan dicari bagaimana suatu variabel dapat menjadi penyebab kejadian pada variabel lain atau sering disebut dengan hubungan sebab akibat. d. Persamaan Regresi Linear sederhana Persamaan Regresi Linear sederhana ini dituangkan dalam bentuk fungsi linear, garis yang membentuknya disebut dengan garis regresi. Persamaan Regresi Linear sederhana tersebut adalah :

y = a + bx
b= nxy - (x )( y ) nx 2 (x ) 2
dan

a=

y - bx n

Berdasarkan dua persamaan di atas akan dapat dihitung persamaan garis regresi, yaitu memasukkan nilai koefisien yang diperoleh dari kedua persamaan ke persamaan

y = a + bx .

Pada persamaan regresi,

variabel yang akan diramalkan ( variabel terikat )ditulis di ruas kiri persamaan, sedang variabel yang mempengaruhi ( variabel bebas ) ditulis di ruas kanan persamaan. 4. Strategi Pembelajaran: Kegiatan I. Pendahuluan - Motivasi : Pentingnya siswa mempelajari dan mengetahui tentang menghitung risiko menjalankan usaha - Prasyarat : Siswa pernah mempelajari materi tentang mempersiapkan usaha kecil II. Kegiatan inti - Guru : Menjelaskan segala sesuatu tentang menghitung risiko menjalankan usaha - Murid : Memperhatikan penjelasan guru dan mencatat hal-hal penting, Menanyakan hal-hal yang belum diketahui, menyampaikan pendapat tentang materi yang telah disampaikan. III. Penutup Tugas, pelatihan, uji kompetensi, dan ulangan harian Waktu 30 menit Aspek Life Skill yang Dikembangkan Personal dan akademik

300 menit

Personal dan akademik

120 menit

Personal dan akademik

28

5. 6.

Media Pembelajaran: Penilaian a. Jenis tagihan b. Tindak lanjut

7.

Sumber bacaan

: : Kuis : - Siswa dinyatakan berhasil jika tingkat pencapaiannya 65% atau lebih - Memberikan program remidi untuk siswa yang tingkat pencapaiannya kurang dari 65% - Memberikan program pengayaan untuk siswa yang tingkat pencapaiannya lebih dari 65% : - Buku paket KEWIRAUSAHAAN kelas XIII - Buku KEWIRAUSAHAAN lain yang relevan 2008 Mengetahui, Guru Mata Pelajaran

Kepala Sekolah

NIP

NIP

REKAYASA PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Kelas/Semester Materi Pokok Metode Kegiatan Belajar Ke: : : : : : SMK KEWIRAUSAHAAN X/1 Mengelola Usaha Kecil Informasi, ceramah, diskusi, tanya jawab, dan penugasan 5

1. Standar Kompetensi : Mengelola Usaha Kecil 2. Kompetensi Dasar : Menghitung risiko menjalankan usaha 3. Materi Pelajaran : 2. Strategi Menjalankan Usaha Menjalankan usaha, memerlukan berbagai strategi pilihan, terutama bagi perusahaan atau usaha baru, strategi menjadi jantung kehidupan dari usaha tersebut. Suatu strategi disusun berdasarkan hasil dari analisis dan informasi yang ada di pasar. Dalam menjalankan suatu usaha baru, terdapat berbagai jenis strategi yang dapat diterapkan dalam usaha tergantung dari kemampuan pengusaha, kondisi usaha serta jenis usaha yang dijalankan. a. Strategi produk Strategi pertama yang harus direncanakan adalah strategi mengenai produk, karena yang nantinya di ajukan ke konsumen atau pasar adalah produk yang dimiliki. Dalam perencanaan strategi produk terdapat beberapa hal yang perlu dianalisis, yaitu : 1) Analisis Situasi 2) Penentuan tujuan produk 3) Penentuan sasaran pasar atau produk 4) Penentuan anggaran 5) Penetapan strategi produk 6) Evaluasi pelaksanaan strategi b. Strategi harga Harga adalah nilai dari suatu produk yang merupakan kombinasi dari total biaya produksi dan tingkat keuntungan yang ingin diperoleh. Bagi konsumen, harga adalah indikator nilai dari produk yaitu perbandingan antar nilai guna produk dengan tingkat harga yang diberikan atau yang harus dibayar. Pertimbangan dalam penentuan tingkat harga tersebut, diantaranya adalah Faktor eksternal: sifat pasar dan permintaan, persaingan Harga untuk produk baru Suatu produk baru harus dapat memberikan pengaruh yang baik terhadap pertumbuhan pasar, selain itu juga untuk sedapat mungkin mencegah persaingan yang sengit, strategi penetapan harga suatu produk baru ada dua yaitu skimming price dan penetration price. 5) Skimming price Skimming pricing adalah menetapkan harga yang lebih tinggi dari rata rata kesediaan untuk membayar, umumnya pada saat produk tersebut dalam tahap perkenalan. Produk tersebut mempunyai nilai lebih dibandingkan produk sebelumnya serta didukung dengan biaya promosi yang tinggi. Secara grafik skimming price adalah b) dari pada menaikkan harga dari harga awal yang terlalu murah. 6) Penetration price

1) 2)

Faktor internal:tujuan pemasaran perusahaan, strategi bauran pemasaran, biaya

c.

29

Penetration price yaitu menetapkan harga pada tingkat yang relatif murah atau rendah pada awal daur hidup produk. Tujuannya adalah untuk meraih pangsa pasar yang lebih besar dan mencegah adanya persaingan atau masuknya pesaing dalam usaha yang sama Ada empat bentuk harga dalam strategi penetration price ini, yaitu :

i) j) k) l)
d.

Harga yang dikendalikan (restrained price Harga eliminasi (elimination price Harga promosi (promotional price Harga tameng (keep out price

Strategi pasar Istilah pasar memiliki berbagai definisi, dari berbagi definisi tersebut terdapat satu definisi yang spesifik tentang pasar, yaitu, pasar adalah suatu kondisi yang didalamnya terdapat seluruh pelanggan potensial yang memiliki kebutuhan dan atau keinginan tertentu yang mana mereka bersedia dan sanggup untuk melibatkan diri dalam proses pertukaran guna memuaskan kebutuhan atau keinginan tersebut. Dalam strategi, seorang wirausaha harus dapat mengkondisikan pasar sesuai dengan karakteristik masingmasing sehingga dalam proses pemasaran produk dan menjalankan usaha dapat berjalan dengan lancar, pembagian pasar tersebut sering disebut dengan Segmenting, Targeting dan Positioning. 1) Segmenting Segmenting atau segmentasi adalah suatu langkah atau tindakan yang dilakukan oleh seorang penjual atau pengusaha dengan cara mengelompokkan masyarakat atau konsumen ke dalam suatu perangkat-perangkat atau kelompok tertentu menurut karakteristik atau ciri-ciri tertentu dalam suatu pasar yang masih majemuk ke dalam suatu kelompok yang homogen atau sejenis ( sama karakteristik nya atau sama ciri-cirinya ) 2) Targeting Targeting adalah suatu langkah yang ditempuh oleh seorang penjual atau pengusaha untuk menentukan bagian mana dari segmen pasar yang ada dan ingin dimasuki dengan produknya. Setelah konsumen dibagi menjadi beberapa kelompok atau segmen yang homogen, tindakan selanjutnya adalah memilih mana kelompok konsumen yang dianggap memiliki kelebihan dan peluang menerima produk yang ditawarkan dan mana yang tidak menjanjikan peluang pasar.: Target Kedua atau cadangan (Secondary target ) 3) Positioning Setelah dua pondasi penempatan produk di atas dilakukan oleh seorang penjual atau pengusaha maka langkah terakhir yang dapat dilakukan adalah berusaha mendapatkan posisi di dalam benak atau pikiran konsumen yang telah dipilih, jadi dalam langkah terakhir ini seorang penjual atau pengusaha harus mengerahkan segala kemampuannya dalam memposisikan produknya di mata masyarakat sebagai konsumen mereka. Strategi distribusi Pengertian distribusi secara umum adalah menyalurkan suatu produk baik berupa barang atau jasa ke tempat yang paling dekat dengan konsumen. Dalam ilmu pemasaran produk, distribusi merupakan salah satu fungsi pemasaran yang dapat memberikan nilai guna yang lebih baik terhadap suatu produk. e) Pertimbangan pasar f) Pertimbangan produk g) Pertimbangan perantara h) Pertimbangan perusahaan Strategi promosi Promosi merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan pemasaran suatu produk, betapapun berkualitas nya suatu produk, produk tersebut tidak akan berhasil dipasarkan karena konsumen belum mengenal produk tersebut dengan baik. Pentingnya promosi dalam pemasaran digambarkan seperti perumpamaan dari seorang pria yang berkacamata hitam di tempat yang gelap mengedipkan matanya kepada seorang gadis cantik dikejauhan, niscaya tidak akan pernah ada yang tahu kedipan mata pria tadi kecuali dirinya sendiri. . 2) Media promosi Media promosi adalah cara-cara atau sarana atau alat-alat yang digunakan untuk melakukan promosi, beberapa sarana promosi tersebut adalah : f) Personal selling g) Mass selling h) Promosi penjualan i) Publik relations j) Direct marketing

a) b)

Target Utama ( Primary target )

e.

f.

4.

. Strategi Pembelajaran: Kegiatan I. Pendahuluan - Motivasi : Pentingnya siswa mempelajari dan mengetahui tentang mengelola usaha kecil Waktu 30 menit Aspek Life Skill yang Dikembangkan Personal dan akademik

30

- Prasyarat

: Siswa pernah mempelajari materi tentang menghitung risiko usaha 300 menit Personal dan akademik

II. Kegiatan inti - Guru : Menjelaskan segala sesuatu tentang menghitung risiko usaha - Murid : Memperhatikan penjelasan guru dan mencatat hal-hal penting, Menanyakan hal-hal yang belum diketahui, menyampaikan pendapat tentang materi yang telah disampaikan. III. Penutup Tugas, pelatihan, uji kompetensi, dan ulangan harian 5. 6. Media Pembelajaran: Penilaian a. Jenis tagihan b. Tindak lanjut

120 menit

Personal dan akademik

7.

Sumber bacaan

: : Kuis : - Siswa dinyatakan berhasil jika tingkat pencapaiannya 65% atau lebih - Memberikan program remidi untuk siswa yang tingkat pencapaiannya kurang dari 65% - Memberikan program pengayaan untuk siswa yang tingkat pencapaiannya lebih dari 65% : - Buku paket KEWIRAUSAHAAN kelas XII - Buku KEWIRAUSAHAAN lain yang relevan 2008 Mengetahui, Guru Mata Pelajaran

Kepala Sekolah

NIP

NIP

31