Anda di halaman 1dari 3

Berbagai jenis media perbenihan untuk pengujian :

Baird Parker Agar (BPA)

Komposisi : agar, glisin, natrium piruvat, kasein yang didigesti enzim pankreas, litium klorida, yeast extract.

pH : 7,0 0,2 pada suhu 25C

Kegunaan : dasar preparasi agar BP-EYT (Baird Parker EGG-Yolk Tellurite) untuk isolasi selektif dan enumerasi stafilokoki koagulasi positif dalam makanan, kulit, tanah, dan bahan lainnya. Media ini mengandung litium klorida dan tellurite yang dapat menghambat pertumbuhan flora lain, kemudian piruvat dan glisin secara selektif menstimulasi pertumbuhan Staphylococcus. Staphylococcus akan membentuk koloni hitam dari reduksi tellurit menjadi tellurium, dengan dikelilingi zona bening akibat lipolisis dan proteolisis kuning telur.

Buffer Pepton Water (BPW) Komposisi : gelatin yang didigesti enzim pankreas, natrium klorida, dinatrium hidrogen fosfat, kalium hidrogen fosfat.

pH : 7,2 0,2 pada suhu 25C

Kegunaan : media pra-pengkayaan untuk isolasi Salmonella, khususnya mikroorganisme yang merusak pada berbagai produk pangan.

Brilliant Green Lactose Bile Broth (BGLB)

Komposisi : empedu sapi terdehidrasi, laktosa, gelatin yang didigesti enzim pankreas, 4-metilumbelliferil--D-glukuronida, pewarna brilliant green

pH : 7,2 0,2 pada suhu 25C

Kegunaan : deteksi bakteri Coliform pada makanan, produk olahan susu, air, dan air buangan serta bahan tersanitasi lainnya. Keberadaan E.coli dan Coliform lain diindikasikan dengan adanya fluorosensi pada tabung.

Brilliant Green Agar (BGA)

Komposisi : agar, laktosa, sukrosa jaringan hewan yang didigesti pepsin, kasein yang didigesti enzim pankreas, natrium klorida, merah fenol, pewarna brilliant green

pH : 6,9 0,2 pada suhu 25C

Kegunaan : isolasi selektif Salmonella selain S.typhi dari feses atau spesimen lain, serta pada produk pangan dan olahan susu. Salmonella, selain S.typhi, muncul sebagai koloni merah, merah muda, hingga putih dan dikelilingi zona merah pada agar yang mengindikasikan fermentasi non sukrosa atau laktosa. Proteus atau Pseudomonas dapat muncul sebagai koloni kecil berwarna merah. Bakteri yang memfermentasi laktosa atau sukrosa muncul sebagai koloni kuning hijau yang dikelilingi zona kuning hijau pada agar.

Eosin Methylene Blue Agar (EMBA) Komposisi : agar, kasein yang didigesti enzim pankreas, laktosa, sukrosa, kalium hidrogen fosfat, eosin Y, metilen biru.

pH : 7,2 0,2 pada 25C

Kegunaan : isolasi, kultivasi, dan diferensiasi bakteri enterik Gram negatif berdasarkan fermentasi laktosa. Bakteri yang memfermentasi laktosa, khususnya E.coli, muncul sebagai koloni hijau metalik, hitam kebiruan, atau coklat. Bakteri yang tidak memfermentasi laktosa muncul sebagai koloni ungu muda yang transparan.

Fluid Thioglycolate Medium (FTM)

Komposisi : kasein yang didigesti enzim pankreas, glukosa, yeast extract, natrium klorida, agar, L-sistin, natrium tioglikolat, resazurin.

pH : 7,1 0,2 pada suhu 25C Kegunaaan : kultivasi mikroorganisme anaerob, mikroaerofilik, dan aerob. Digunakan juga dalam uji sterilitas alat dan produk kesehatan Mekanisme kerja : agen pereduksi tioglikolat dan sistem menjamin anaerobiosis yang cukup bahkan untuk bakteri anaerob yang selektif sekalipun. Gugus sulfhidril pada senyawa ini juga menginaktivasi arsenik, merkuri dan komponen logam berat lain.
-

Letheen Broth (LB) Komposisi : pepton dari daging, pepton dari kasein, ekstrak daging, ekstrak ragi, natrium bisulfit, natrium klorida, lesitin.

pH : 7,2 0,2 pada suhu 25C Warna media : keruh, kuning kecoklatan

Mekanisme kerja : media kaya nutrisi yang juga berfungsi untuk menetralisasi kandungan gugus amonium kuartener dari bahan pengawet yang ada di dalam sampel uji.

MacConkey Broth (MCB) Komposisi : gelatin yang didigesti enzim pankreas, laktosa, empedu sapi, bromkresol ungu.

pH : 7,3 0,2 pada 25C

Kegunaan : kultivasi dan isolasi selektif bakteri Coliform dalam susu dan air. Mekanisme kerja : larutan ini mengandung laktosa, yang ketika terdegradasi menghasilkan asam dan gas. Gas yang terbentuk ditampung oleh tabung Durham dan asam yang dihasilkan dideteksi oleh indikator bromkresol ungu yang berubah menjadi kuning. Empedu sapi meningkatkan pertumbuhan dari beberapa spesies bakteri saluran cerna dan menghambat mikroorganisme lainnya yang tidak hidup di saluran cerna.

http://www.scribd.com/doc/62245996/30/G-