Anda di halaman 1dari 1

BAB I PENDAHULUAN I.1.

Latar Belakang Mesin Milling ditemukan oleh Eli Whitney sekitar tahun 1818 untuk untuk memudahkan dalam peroses produksi manufaktur. Sampai sekarang pereoses manufaktur memiliki peranan penting di dunia untuk membuat suatu produk, dalm proses manupaktur bisa di lakukan dengan beberapa mesin di antaranya mesin miling , bubut , CNC dan lain sebagainya. Semua mesin itu memiliki kelebiahn masing masing. Mesin Milling sesuai kebutuhan kita dengan ketelitian yang istimewa . Kelancaran kegiatan produksi miling sangat bergantung pada keandalan suatu mesin dan peralatan, serta tidak dapat dipungkiri bahwa keandalan suatu mesin tidak bisa mencapai 100 %, semakin lama umur mesin maka akan berkurang keandalannya. Selain itu juga di zaman sekarang ini telah banyak mesin yang dioperasikan secara otomatis sehingga kerusakan pada salah satu mesin saja dapat mengakibatkan terhentinya proses produksi secara keseluruhan. Tujuan peraktikan Dalam praktikan proses produksi frais ( miling) mempunyai beberapa tujuan yang akan bermanfaat bagi para peraktikan diantaranya yaitu :

mampu melakukan banyak

tugas dari segala mesin perkakas. Permukaan yang datar maupun berlekuk dapat di facing

Mengetahui jenis dan macam-macam mesin Milling. Langkah langkah untuk membuat suatu produk Mengetahui prinsip kerja mesin Milling Mengetahui jenis alat bantu yang digunakan Dapat membaca gambar kerja serta ukuran Dapat melakukan analisa data dan hasil perhitungan.