Anda di halaman 1dari 6

MAKALAH ILMU BUDAYA DASAR

PERAN BUDAYA DAERAH DALAM MENUNJANG BUDAYA NASIONAL

Disususun oleh Nama :Rudiyanto NPM :36411485 Kelas :1ID06

PERAN BUDAYA DAERAH DALAM MENUNJANG BUDAYA NASIONAL

BAB I PENDAHULUAN

1. Latar Belakang Pengertian budaya daerah adalah suatu budaya nasional yang terbentuk dari unsur-unsur masyarakat yang terdiri dari berbagai macam budaya daerah tersebut. Misalnya seperti : adatistiadat, musik, tarian, lukisan, pakaian, lagu, nilai, norma, dan masih banyak lagi. dapat dikatakan bahwa budaya nasional tercipta karena terpadunya kebudayan daerah. Puncak terciptanya budaya nasional adalah pada saat proklamasi kemerdekaan negara Indonesia. Seluruh pelosok negeri terpusat pada suatu proses yang mengakibatkan terhimpunnya masa yang akhirnya terhimpun oleh budaya dari tiap-tiap daerah. Namun seiring berjalannya waktu globalisasi dan modernisasi, budaya-budaya daerah tersebut kian memudar dan terpinggirkan oleh budaya-budaya yang masuk yang dominan berasal dari budaya barat. Dengan alasan takut tertinggal zaman akhirnya banyak masyarakat Indonesia yang mulai meninggalkan kebudayaannya sendiri, yang berakibat hilangnya ciri dari bangsa kita ini. Contohnya adalah pada masyarakat di kota besar. Banyak dari penduduknya mulai meningalkan bahasa Indonesia yang baik dan benar karena mulai mengunakan bahasa asing dan juga bahasa pergaulan yang terdengar lebih menarik. Sangat dikhawatirkan sekali para generasi muda juga ikut terpengaruh lalu berakibat tidak lagi tertarik pada budayanya sendiri dan pada akhirnya kebudayaan nasional ini lambat laun akan hilang tertelan zaman.

Selain itu juga kebudayaan Indonesia banyak di akui oleh Negara-negara lain karena tidak adanya perhatian khusus terhadap kelangsungan kebudayaan daerah di Indonesia. Harusnya nilai-nilai luhur yang terdapat pada budaya kita dapat kita jadikan sebagai penyaring budayabudaya luar yang masuk semakin deras menghujam bangsa kita. Perkembangan IPTEK juga merubah pola pikir kita untuk terus mengikuti zaman. Tetapi alangkah baiknya jika kita dapat menggandengnya dengan budaya nasional kita sendiri dan dapat kita jadikan pedoman.

2. Tujuan Dengan dibuatnya penulisan ini diharapkan para pembaca sadar akan pentingnya peran kebudayaan daerah terhadap kelestarian kebudayaan nasional dan demi terciptanya kelestarian dari budaya Nasional Bangsa Indonesia, maka sudah sepatutnya kita turut mendukung dan berperan aktif dalam menjaga kelestarian kebudayaan daerah. Supaya kebudayaan Indonesia tidak bisa dijiplak/ditiru bahkan di akui oleh negara-negara lain. 3. Sasaran Harapan dibuatnya makalah ilmu budaya dasar ini diharapkan kepada para pembaca khususnya generasi muda maupun tua dapat menimbulkan rasa kepeduliannya terhadap kelestarian kebudayaan daerah khususnya di Republik Indonesia.

BAB II ANALISIS SWOT

 STRENGTH Keanekaragaman budaya Indonesia dan kekayaan alamnya membuat Negara-negara lain tertarik. Tari Saman yang indah dan memikat dari dalam dan luar negeri. Tari Saman yang mudah dipelajari serta dipraktekan oleh semua kalangan masyarakat Indonesia. Masyarakat mampu memberi ruang terhadap kebudayaan Indonesia dan selalu membuka hati demi kemajuan budaya di Indonesia.

 WEAKNESS Arus Globalisasi semakin menguat dan menjamah nilai kebudayaan serta dapat merubah kulturisasi budaya di Indonesia. Masyarakat Indonesia lebih mementingkan Egonya terhadap kebudayaan luar negeri. Nilai Realigi yang kental dalam Tarian Saman. Rendahnya tenaga pengajar tari di daerah-daerah maupun di kota-kota besar.

 OPPORTUNITY Tingginya kedatangan wisatawan asing ke Indonesia untuk mendokumentasikan kebudayaan Indonesia sehingga terkenal di dunia. Setiap jenjang pendidikan harus menyertakan kegiatan tari-tarian daerah di

ekstrakulikulernya. Setiap pemuda-pemudi masih aktif dalam mempelajari budaya daerah. Pengadaan sanggar di desa maupun kota dapat dijadikan sumber alternative dalam menghadapi tuntutan hidup.

 THREATS Semakin kuatnya pengaruh globalisasi terhadap kebudayaan Indonesia. Tari Saman yang berasal dari Aceh juga terkenal oleh GAM nya dan membuat masyarakat takut. Munculnya tarian-tarian asing yang menjamur dan terlihat lebih menarik untuk dipelajari. Minimnya sarana dan prasarana untuk mengembangkan budaya daerah.

BAB III REKOMENDASI

Arus globalisasi yang semakin kuat dan menjamah nilai-nilai kulturisasi. Masyarakat Indonesia lebih mengutamakan Ego/Gengsinya dalam mempelajari budaya asing.

Setiap pemuda-pemudi masih aktif dalam mempelajari budaya daerah. Semakin kuatnya pengaruh globalisasi terhadap kebudayaan Indonesia.