Anda di halaman 1dari 3

saham yang pertumbuhannya konstan, tidak mengalami pertumbuhan, dan pertumbuhan supernormal Saham tidak mengalami pertumbuhan = Pertumbuhan

Nol Po = Do / k Dimana: Do = Deviden yang akan diterima dalam jumlah konstan selama periode pembayaran deviden masa mendatang k = tingkat return yang disyaratkan investor. Contoh : saham A menawarkan dividen tetap sebesar Rp800,00. Tingkat return yang disyaratkan investor adalah 20%. Dari data di atas, kita bisa meng-hitung nilaisaham A sebesar Rp 4.000,00. Po = Do / k Po = 800 / 0.20 = 4000 Saham yang pertumbuhannya konstan: Po = Do ( 1 + g ) kg dimana: k = tingkat return yang disyaratkan investor Do = Deviden yang akan diterima dalam jumlah konstan selama periode pembayaran deviden masa mendatang g = semua waktu t Saham yang pertumbuhannya supernormal penentuan nilai saham akan meliputi empat langkah perhitungan: 1.M e m b a g i a l i r a n d i v i d e n m e n j a d i d u a b a g i a n : b a g i a n a w a l y a n g m e l i p u t i a l i r a n dividen yang tidak konstan, dan aliran dividen ketika dividen mengalamipertumbuhan yang konstan. 2.Menghitung nilai sekarang dari aliran dividen yang tidak konstan (bagian awal). 3.M e n g h i t u n g n i l a i s e k a r a n g d a r i s e m u a a l i r a n d i v i d e n s e l a m a p e r i o d e p e r t u m b u h a n konstan 4. Menjumlahkan kedua hasil perhitungan nilai sekarang dari kedua bagian perhitungan aliran dividen Po = Do ( 1 + gt )t + Dn ( 1 + go ) (1 + k ) t k go 1 (1 + k)n

di mana Po= nilai intrinsik saham dengan model pertumbuhan tidak konstan N =jumlah tahun selama periode pembayaran dividen supernormal Do = dividen saat ini (tahun pertama) Go = pertumbuhan deviden yang konstan gt= pertumbuhan dividen supernormal Dn = dividen pada akhir tahun pertumbuhan dividen supernormal k = tingkat return yang disyaratkan investor

Kelebihan Obligasi : 1. jika membeli surat utang atau obligasi, seorang investor menjadi kreditur bagi perusahaan atau pemerintah. Keuntungan utama sebagai kreditur adalah bahwa investor akan memperoleh klaim aset terlebih dahulu dibandingkan dengan pemegang saham. Artinya, jika perusahaan itu bangkrut, pemegang obligasi akan memperoleh pembayaran terlebih dahulu daripada pemegang saham. 2. tingkat suku bunga obligasi bisa dibuat lebih menguntungkan bagi perusahaan dibandingkan tingkat suku bunga pinjaman dari bank yang cenderung meningkat. 3. investor di pasar modal itu sendiri bisa mendapatkan keuntungan, yakni mendapatkan tingkat suku bunga (kupon), selain itu bisa menghasilkan pendapatan atas kenaikan nilai nominal obligasi ke harga premium tersebut di pasar sekunder. 4. pendapatan keuntungan yang diberikan kepada investor obligasi didasarkan pada tingkat suku bunga yang telah ditentukan sebelumnya menurut perhitungan tertentu 5. Mendapatkan jumlah dana tambahan yang lebih fleksibel. 6. Mendapatkan pinjaman dengan tingkat suku bunga fleksibel. 7. Jenis obligasi yang dikeluarkan oleh negara atau municiple bonds memiliki bunga tetap tahunan pada kisaran 5%-20%. Jenis obligasi negara pada saat ini ada sekitar 49 dengan bunga tetap tahunan 7% sampai 15%. Jumlah tersebut masih lebih tinggi dari bunga deposito tahunan pada saat ini yang paling tinggi 7,5%. 8. Investasi pada obligasi hampir mirip dengan orang berinvestasi dalam bentuk deposito, dalam arti akan mendapatkan keuntungan berupa bunga yang besarnya sudah ditetapkan sebelumnya. Kelebihan investasi pada obligasi selain keuntungan berupa bunga, ada peluang mendapatkan keuntungan dari perubahan harga beli dan harga pada waktu dijual. 9. Selisih antara harga pada saat beli dan harga saat menjual itulah keuntungan yang sering disebut sebagai capital gain. 10. Dari 49 jenis obligasi negara sebanyak 23 atau 46% mempunyai nilai di atas pari atau nilai nominal semula, dan tertinggi mencapai 123,2. Jika investor membeli obligasi pada saat penawaran perdana berarti selain keuntungan berupa bunga, mendapatkan keuntungan berupa capital gainsebesar 23,2%. 11. Kelebihan obligasi lainnya dibandingkan deposito adalah obligasi merupakan investasi yang lebih fleksibel karena mudah diperjualbelikan. 12. Faktor risiko atau keamanan dalam berinvestasi menjadi pertimbangan utama bagi seorang investor. Di antara berbagai jenis obligasi, obligasi negara sering disebut sebagai risk free instrument. Dikatakan bebas risiko mengingat selama ini pemerintah belum pernah mengemplang dari kewajibannya yang sudah jatuh tempo.

Kelebihan Saham : 1. Dengan membeli saham, seorang investor menjadi salah satu pemilik perusahaan. Artinya ia memiliki hak suara dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) dan hak memperoleh pembagian keuntungan (dividen) 2. Tidak ada kewajiban tetap untuk membayar dividen kepada pemegang saham biasa. 3. Saham biasa tidak memiliki jatuh tempo. 4. Saham biasa kurang beresiko bagi perusahaan apabila dibandingkan sumber pembiayaan lainnya baik saham preferen maupun hutang jangka panjang. Dari segi investor saham biasa memiliki tingkat resiko yang lebih tinggi karena sangat tergantung pada besarnya keuntungan sehingga investor akan

5. 6.

7. 8. 9. 10. 11.

meminta tingkat keuntungan yang lebih besar daripada tingkat keuntungan obligasi maupun saham preferen yang relatif kecil. Memungkinkan untuk diversifikasi usaha, meningkatkan likuiditas, mendapat tambahan kas dan lebih mudah dalam mengukur nilai perusahaan. Perusahaan semakin transparan dan semakin banyak pihak yang ikut mengamati kegiatan perusahaan karena dengan menjual sahamnya ke publik berarti perusahaan tersebut menjadi milik publik. Saham memberikan kebebasan bagi investor untuk memilih komposisi dari portfolio yang dipandang paling menguntungkan baginya. Saham bisa memperoleh potensial gain yang cukup lumayan dari fluktuasi pasar, sementara pergerakan gain dari reksadana saham khan lebih moderat karena portfolionya yang terdiversifikasi. Dalam saham, kita bisa mendapatkan entry point yang lebih baik dibandingkan dengan reksadana saham. Saham relatif mempunyai biaya yang lebih kompetitif, secara umum sekuritas besar biasanya menetapkan biaya beli sebesar 0.25% dan biaya jual sebesar 0.35% Pembelian dan penjualan saham sangat fleksible. Contohnya : Beli saham pagi hari jual saham sore hari.