Anda di halaman 1dari 12

KEBUTUHAN DAN KECUKUPAN GIZI

Pengertian dan batasan penggunaan




Angka kecukupan gizi yang dianjurkan (AKG) atau Recommended Dietary Allowance (RDA) adalah taraf konsumsi zat-zat gizi zatesensial, esensial, yang berdasarkan pengetahuan ilmiah dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan hampir semua orang sehat. sehat.

Angka kebutuhan gizi (dietary requirements)




Banyaknya zat gizi minimal yang dibutuhkan seseorang untuk mempertahankan status gizi adekuat Recommended Dietary Allowance (RDA) tidak sama dengan dietary requirements

AKG yang dianjurkan berdasarkan kebutuhan energi dan zat gizi

Berat badan untuk masing-masing masingkelompok umur, gender, iklim dan umur, aktivitas fisik

Angka kecukupan gizi yang dianjurkan digunakan untuk




Merencanakan dan menyediakan suplai pangan untuk penduduk Menginterpretasi data konsumsi makanan perorangan atau kelompok Perencanaan pemberian makanan di institusi seperti rumah sakit, sekolah, sakit, sekolah, industri/perkantoran, asrama, industri/perkantoran, asrama, panti asuhan, asuhan, panti jompo dan lembaga permasyarakatan

 

Menetapkan standar bantuan pangan Menilai kecukupan persediaan pangan nasional Merencanakan program penyuluhan gizi Mengembangkan produk pangan baru di industri Menetapkan pedoman untuk keperluan labeling gizi pangan

Cara menentukan kebutuhan faali




AKG ditetapkan terlebih dahulu dengan menetapkan kebutuhan faali rata-rata tubuh rataterhadap zat gizi yang sudah diserap atau diabsorpsi Nilai ini kemudian disesuaikan dengan faktor kehilangan karena penyerapan tidak sempurna dan untuk menampung variasi kebutuhan antar individu dan ketersediaan faali zat gizi antar sumber pangan

Kebutuhan untuk bayi dan anak


merupakan kebutuhan zat gizi yang memungkinkan pertumbuhan dan perkembangan yang memuaskan

Kebutuhan untuk orang dewasa


merupakan jumlah yang dibutuhkan untuk memelihara berat badan normal dan mencegah deplesi zat gizi dan tubuh yang diperkirakan melalui penelitian keseimbangan, keseimbangan, serta pemeliharaan konsentrasi normal zat gizi dalam darah dan dalam jaringan tubuh

Penetapan AKG yang dianjurkan




AKG adalah jumlah zat gizi yang hendaknya dikonsumsi tiap hari untuk jangka waktu tertentu sebagai bagian dari diet normal rataratarata orang sehat Oleh sebab itu perlu dipertimbangkan setiap faktor yang berpengaruh terhadap absorpsi zatzat-zat gizi atau efisiensi penggunaannya dalam tubuh

Cara memenuhi AKG




AKG belum dapat ditetapkan untuk semua zat gizi yang sudah diketahui AKG untuk zat gizi yang sudah ditetapkan dapat dijadikan pedoman, sehingga menu bervariasi Pola menu seimbang : PUGS, 4 sehat 5 sempurna

Dasar perhitungan AKG di indonesia




Menetapkan berat badan patokan untuk berbagai golongan penduduk Menggunakan rujukan WHO, FAO, dan AKG amerika serikat yang disesuaikan dengan ukuran tubuh orang indonesia

AKG yang ditetapkan oleh Widyakarya Pangan dan Gizi Nasional 1998 meliputi zat gizi berikut : energi (kkal), protein (g), Vitamin A kkal), (RE), Vitamin D (mg), Vitamin E (Qg), (Q Vitamin K (mg), Tiamin (mg), riboflavin (mg), niasin (mg), Vit B12 (Qg), asam folat (Qg), piridoksin (mg), vit C (mg), Kalsium (mg), fosfor (mg), besi (mg), seng (Qg), iodium (mg), selenium (Qg),