Biografi soekarno

Presiden Indonesia ke-1 Masa jabatan 17 Agustus 1945 – 12 Maret 1967(21 tahun) Wakil Presiden Mohammad Hatta (1945) Pendahulu Tidak ada, jabatan baru Pengganti Soeharto Lahir 6 Juni 1901 Blitar, Jawa Timur, Hindia Belanda Meninggal 21 Juni 1970 (umur 69) Jakarta, Indonesia Kebangsaan Indonesia Partai politik PNI Suami/Istri Oetari (1921-1923) Inggit Garnasih (1923-1943) Fatmawati (1943-1956) Hartini (1952-1970) Kartini Manoppo (1959-1968) Ratna Sari Dewi (1962-1970) Haryati (1963-1966) Yurike Sanger (1964-1968) Heldy Djafar (1966-1969) Anak Guntur Soekarnoputra Megawati Soekarnoputri Rachmawati Soekarnoputri Sukmawati Soekarnoputri Guruh Soekarnoputra (dari Fatmawati) Taufan Soekarnoputra Bayu Soekarnoputra (dari Hartini)

[1] Ia memainkan peranan penting untuk memerdekakan bangsa Indonesia dari penjajahan Belanda.5 Kejatuhan 4 Sakit hingga meninggal 5 Peninggalan 6 Penghargaan 7 Lihat pula 8 Rujukan 9 Daftar pustaka 10 Pranala luar [sunting] Nama Ketika dilahirkan.1 Achmed Soekarno 2 Kehidupan 2.[2] Supersemar menjadi dasar Letnan Jenderal Soeharto untuk membubarkan Partai Komunis Indonesia (PKI) dan mengganti anggota-anggotanya yang duduk di parlemen.1 Masa kecil dan remaja 2.menugaskan Letnan Jenderal Soeharto untuk mengamankan dan menjaga keamanan negara dan institusi kepresidenan.[2] Ia adalah Proklamator Kemerdekaan Indonesia (bersama dengan Mohammad Hatta) yang terjadi pada tanggal 17 Agustus 1945.[2] Setelah pertanggung jawabannya ditolak Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS) pada sidang umum ke empat tahun 1967. Presiden Soekarno diberhentikan dari jabatannya sebagai presiden pada Sidang Istimewa MPRS di tahun yang sama dan mengangkat Soeharto sebagai pejabat Presiden Republik Indonesia.2 Keluarga Soekarno 3 Kiprah politik 3.3 Masa Perang Revolusi 3. 6 Juni 1901 – meninggal di Jakarta.berdasarkan versi yang dikeluarkan Markas Besar Angkatan darat .2 Masa penjajahan Jepang 3. Soekarno diberikan nama Kusno Sosrodihardjo oleh orangtuanya. 21 Juni 1970 pada umur 69 tahun) adalah Presiden Indonesia pertama yang menjabat pada periode 1945 .[1] Namun karena ia sering sakit maka ketika berumur lima tahun namanya diubah menjadi Soekarno oleh ayahnya.[2] Soekarno adalah penggali Pancasila karena ia yang pertama kali mencetuskan konsep mengenai dasar negara Indonesia itu dan ia sendiri yang menamainya Pancasila.[2]Daftar isi [sembunyikan] 1 Nama 1. EYD: Sukarno) (lahir di Blitar.1 Masa pergerakan nasional 3. yang isinya . Jawa Timur.Totok Suryawan (dari Kartini Manoppo) Kartika Sari Dewi Soekarno (dari Ratna Sari Dewi) Profesi Insinyur Politikus Agama Islam Ir. Soekarno menandatangani Surat Perintah 11 Maret 1966 Supersemar yang kontroversial.1966.4 Masa kemerdekaan 3. Soekarno1 (ER.[1] [3] Nama tersebut diambil dari seorang panglima perang .

[1] Pada tahun 1915. "Siapa nama kecil Soekarno?" karena mereka tidak mengerti kebiasaan sebagian masyarakat di Indonesia yang hanya menggunakan satu nama saja atau tidak memiliki nama keluarga. seperti wikipedia bahasa Ceko.[5] Ketika kecil Soekarno tinggal bersama kakeknya. bahasa Jerman.O. Raden Hardjokromo di Tulung Agung. Sukarno menyebutkan bahwa nama Achmed di dapatnya ketika menunaikan ibadah haji.[5] Kemudian pada Juni 1911 Soekarno dipindahkan ke Europeesche Lagere School (ELS) untuk memudahkannya diterima di Hoogere Burger School (HBS). bahasa Denmark.[1] Di Mojokerto. [1] Ia bersekolah pertama kali di Tulung Agung hingga akhirnya ia pindah ke Mojokerto.[1] Tjokroaminot] bahkan memberi . di Surabaya. ejaan nama Soekarno diganti olehnya sendiri menjadi Sukarno karena menurutnya nama tersebut menggunakan ejaan penjajah (Belanda)[rujukan?].dalam kisah Bharata Yudha yaitu Karna. Bali. nama Soekarno kadang-kadang ditulis Achmed Soekarno.[1] Keduanya bertemu ketika Raden Soekemi yang merupakan seorang guru ditempatkan di Sekolah Dasar Pribumi di Singaraja. seseorang lalu menambahkan nama Achmed di depan nama Soekarno.. Entah bagaimana.[1] [3] Nama "Karna" menjadi "Karno" karena dalam bahasa Jawa huruf "a" berubah menjadi "o" sedangkan awalan "su" memiliki arti "baik". sejumlah wartawan bertanya-tanya. Soekarno telah menyelesaikan pendidikannya di ELS dan berhasil melanjutkan ke HBS.S. sekolah tempat ia bekerja.[1] Mereka telah memiliki seorang putri yang bernama Sukarmini sebelum Soekarno lahir.[4] Dalam beberapa versi lain. [sunting] Kehidupan [sunting] Masa kecil dan remaja Rumah masa kecil Bung Karno Soekarno dilahirkan dengan seorang ayah yang bernama Raden Soekemi Sosrodihardjo dan ibunya yaitu Ida Ayu Nyoman Rai. disebutkan pemberian nama Achmed di depan nama Sukarno. mengikuti orangtuanya yang ditugaskan di kota tersebut. Jawa Timur. dan bahasa Spanyol. ayahnya memasukan Soekarno ke Eerste Inlandse School. Jawa Timur. dilakukan oleh para diplomat muslim asal Indonesia yang sedang melakukan misi luar negeri dalam upaya untuk mendapatkan pengakuan kedaulatan negara Indonesia oleh negara-negara Arab. Sebutan akrab untuk Soekarno adalah Bung Karno. Tjokroaminoto.I. Hal ini pun terjadi di beberapa Wikipedia. [sunting] Achmed Soekarno Di beberapa negara Barat. Hal ini terjadi karena ketika Soekarno pertama kali berkunjung ke Amerika Serikat.[3] Di kemudian hari ketika menjadi Presiden R.[1] Nyoman Rai merupakan keturunan bangsawan dari Bali dan beragama Hindu sedangkan Raden Soekemi sendiri beragama Islam.[1] Ia dapat diterima di HBS atas bantuan seorang kawan bapaknya yang bernama H. Ia tetap menggunakan nama Soekarno dalam tanda tangannya karena tanda tangan tersebut adalah tanda tangan yang tercantum dalam Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang tidak boleh diubah[rujukan?]. bahasa Wales.

Ini terlihat pada Gerakan 3A dengan tokohnya Shimizu dan Mr. [sunting] Masa penjajahan Jepang Soekarno bersama Fatmawati dan Guntur Pada awal masa penjajahan Jepang (1942-1945). Namun akhirnya. Douwes Dekker.[1] Soekarno kemudian aktif dalam kegiatan organisasi pemuda Tri Koro Darmo yang dibentuk sebagai organisasi dari Budi Utomo. Pada tahun 1938 hingga tahun 1942 Soekarno diasingkan ke Provinsi Bengkulu. pemerintah Jepang sempat tidak memperhatikan tokoh-tokoh pergerakan Indonesia terutama untuk "mengamankan" keberadaannya di Indonesia.[1] Selain itu. Soekarno hampir dilupakan oleh tokoh-tokoh nasional. Dharsono. dan memunculkan pledoinya yang fenomenal: Indonesia Menggugat. yang merupakan pecahan dari PNI. Syamsuddin yang kurang begitu populer.[5] Tamat H. Soekarno bergabung dengan Partai Indonesia (Partindo). dan diasingkan ke Flores. [sunting] Keluarga Soekarno [sunting] Kiprah politik [sunting] Masa pergerakan nasional Pada tahun 1926. tahun 1920. Soekarno kembali ditangkap pada bulan Agustus 1933.[6] Aktivitas Soekarno di PNI menyebabkannya ditangkap Belanda pada bulan Desember 1929.[1] Di sana ia berinteraksi dengan Ki Hajar Dewantara.[1] Di Surabaya. Soekarno baru kembali bebas pada masa penjajahan Jepang pada tahun 1942. Mohammad Hatta dan lain-lain dalam setiap organisasi-organisasi dan lembaga lembaga untuk menarik hati penduduk . Pada bulan Juli 1932.B. Musso. Soetomo. Soekarno banyak bertemu dengan para pemimpin Sarekat Islam. Di sini. Tjipto Mangunkusumo dan Dr. dan Abdul Muis.S. Haji Agus Salim. Soekarno juga aktif menulis di harian "Oetoesan Hindia" yang dipimpin oleh Tjokroaminoto. organisasi yang dipimpin Tjokroaminoto saat itu.[1] Organisasi ini menjadi cikal bakal Partai Nasional Indonesia yang didirikan pada tahun 1927. Soekarno tinggal di kediaman Haji Sanusi yang merupakan anggota Sarekat Islam dan sahabat karib Tjokroaminoto. Soekarno mendirikan Algemene Studie Club di Bandung yang merupakan hasil inspirasi dari Indonesische Studie Club oleh Dr.[1] Nama organisasi tersebut kemudian ia ganti menjadi Jong Java (Pemuda Jawa) pada 1918. pemerintahan pendudukan Jepang memperhatikan dan sekaligus memanfaatkan tokoh tokoh Indonesia seperti Soekarno. Namun semangatnya tetap membara seperti tersirat dalam setiap suratnya kepada seorang Guru Persatuan Islam bernama Ahmad Hasan.[6] Saat di Bandung. seperti Alimin.tempat tinggal bagi Soekarno di pondokan kediamannya. hingga dibebaskan kembali pada tanggal 31 Desember 1931. Soekarno melanjutkan ke Technische Hoge School (sekarang ITB) di Bandung dengan mengambil jurusan arsitektur dan tamat pada tahun 1925. yang saat itu merupakan pemimpin organisasi National Indische Partij.

Pada tahun 1943. Setelah sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia BPUPKI. Hatta.Panitia Kecil yang terdiri dari delapan orang (resmi).Indonesia. diantaranya adalah merumuskan Pancasila. Soekarno-Hatta mendirikan Negara Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Dan akhirnya tokoh-tokoh nasional bekerjasama dengan pemerintah pendudukan Jepang untuk mencapai kemerdekaan Indonesia. pimpinan Angkatan Darat wilayah Asia Tenggara di Dalat Vietnam yang kemudian menyatakan bahwa proklamasi kemerdekaan Indonesia adalah urusan rakyat Indonesia sendiri. mengatakan bahwa meski sebenarnya kita bekerjasama dengan Jepang sebenarnya kita percaya dan yakin serta mengandalkan kekuatan sendiri. terjadilah Peristiwa Rengasdengklok pada tanggal 16 Agustus 1945. karena di Indonesia terjadi . BPUPKI dan PPKI. [sunting] Masa Perang Revolusi Ruang tamu rumah persembunyian Bung Karno di Rengasdengklok. Pusat Tenaga Rakyat (Putera). tokoh tokoh seperti Soekarno. Vietnam. Ia aktif dalam usaha persiapan kemerdekaan Indonesia. UUD 1945 dan dasar dasar pemerintahan Indonesia termasuk merumuskan naskah proklamasi Kemerdekaan. Perdana Menteri Jepang Hideki Tojo mengundang tokoh Indonesia yakni Soekarno. Ki Hajar Dewantara. Penganugerahan Bintang itu membuat pemerintahan pendudukan Jepang terkejut. Setelah menemui Marsekal Terauchi di Dalat. Singgih serta Chairul Saleh. ia diundang oleh Marsekal Terauchi. Namun keterlibatannya dalam badan-badan organisasi bentukan Jepang membuat Soekarno dituduh oleh Belanda bekerja sama dengan Jepang. saat pidato pembukaan menjelang pembacaan teks proklamasi kemerdekaan. Tokoh pemuda yang membujuk antara lain Soekarni. Soekarno diantara Pemimpin Dunia Presiden Soekarno sendiri.antara lain dalam kasus romusha. Soekarno bersama tokoh-tokoh nasional mulai mempersiapkan diri menjelang Proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia. K.H Mas Mansyur dan lain lainnya disebut-sebut dan terlihat begitu aktif. Soekarno dan Mohammad Hatta dibujuk oleh para pemuda untuk menyingkir ke asrama pasukan Pembela Tanah Air Peta Rengasdengklok. Bahkan kaisar memberikan Bintang kekaisaran (Ratna Suci) kepada tiga tokoh Indonesia tersebut. Wikana. Para pemuda menuntut agar Soekarno dan Hatta segera memproklamasikan kemerdekaan Republik Indonesia. Ia sempat dibujuk untuk menyingkir ke Rengasdengklok Peristiwa Rengasdengklok. Pada bulan Agustus 1945. meski ada pula yang melakukan gerakan bawah tanah seperti Sutan Syahrir dan Amir Sjarifuddin karena menganggap Jepang adalah fasis yang berbahaya. Mohammad Hatta dan Ki Bagoes Hadikoesoemo ke Jepang dan diterima langsung oleh Kaisar Hirohito. karena hal itu berarti bahwa ketiga tokoh Indonesia itu dianggap keluarga Kaisar Jepang sendiri. Disebutkan dalam berbagai organisasi seperti Jawa Hokokai. Panitia Kecil yang terdiri dari sembilan orang/Panitia Sembilan (yang menghasilkan Piagam Jakarta) dan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia PPKI.

Presiden Soekarno sebagai Kepala Negara dan Sutan Syahrir sebagai Perdana Menteri/Kepala Pemerintahan. kedudukan Presiden Soekarno tetap paling penting. yang kemudian . Selama revolusi kemerdekaan.W. Karena banyak provokasi di Jakarta pada waktu itu. pada saat revolusi kemerdekaan. Hatta dan para tokoh menolak dengan alasan menunggu kejelasan mengenai penyerahan Jepang. Hal itu terjadi karena adanya maklumat wakil presiden No X.sistem pemerintahan berubah menjadi semi-presidensiil/double executive. hanya kebijakannya yang dapat menyelesaikan sengketa IndonesiaBelanda. Pada tanggal 29 Agustus 1945 pengangkatan menjadi presiden dan wakil presiden dikukuhkan oleh KNIP. Meskipun sudah ada Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) dengan ketua Sjafruddin Prawiranegara. Namun akibat provokasi yang dilancarkan pasukan NICA (Belanda) yang membonceng Sekutu. Sir Phillip Christison. Jabatan Presiden Republik Indonesia diserahkan kepada Mr Assaat. terutama dalam menghadapi Peristiwa Madiun 1948 serta saat Agresi Militer Belanda II yang menyebabkan Presiden Soekarno. Hal ini ditempuh agar Republik Indonesia dianggap negara yang lebih demokratis. Presiden Soekarno juga berusaha menyelesaikan krisis di Surabaya. tetapi pada kenyataannya dunia internasional dan situasi dalam negeri tetap mengakui bahwa Soekarno-Hatta adalah pemimpin Indonesia yang sesungguhnya. (dibawah Inggris) meledaklah Peristiwa 10 November 1945 di Surabaya dan gugurnya Brigadir Jendral A. Pada tanggal 18 Agustus 1945.S Mallaby.kevakuman kekuasaan. Wakil Presiden Mohammad Hatta dan sejumlah pejabat tinggi negara ditahan Belanda.Pada tanggal 19 September 1945 kewibawaan Soekarno dapat menyelesaikan tanpa pertumpahan darah peristiwa Lapangan Ikada dimana 200. Soekarno dan Mohammad Hatta diangkat oleh PPKI menjadi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.000 rakyat Jakarta akan bentrok dengan pasukan Jepang yang masih bersenjata lengkap. [sunting] Masa kemerdekaan Soekarno dan Joseph Broz Tito Setelah Pengakuan Kedaulatan (Pemerintah Belanda menyebutkan sebagai Penyerahan Kedaulatan). Presiden Soekarno akhirnya memindahkan Ibukota Republik Indonesia dari Jakarta ke Yogyakarta. Meski sistem pemerintahan berubah. Alasan lain yang berkembang adalah Soekarno menetapkan moment tepat untuk kemerdekaan Republik Indonesia yakni dipilihnya tanggal 17 Agustus 1945 saat itu bertepatan dengan bulan Ramadhan. Presiden Soekarno diangkat sebagai Presiden Republik Indonesia Serikat (RIS) dan Mohammad Hatta diangkat sebagai perdana menteri RIS. Christison akhirnya mengakui kedaulatan Indonesia secara de facto setelah mengadakan pertemuan dengan Presiden Soekarno. Kedudukan Presiden Soekarno menurut UUD 1945 adalah kedudukan Presiden selaku kepala pemerintahan dan kepala negara (presidensiil/single executive). dan maklumat pemerintah bulan November 1945 tentang partai politik. Namun Soekarno. Ini disebabkan karena Jepang sudah menyerah dan pasukan Sekutu belum tiba. Diikuti wakil presiden dan pejabat tinggi negara lainnya. Pada saat kedatangan Sekutu (AFNEI) yang dipimpin oleh Letjen. bulan suci kaum muslim yang diyakini merupakan bulan turunnya wahyu pertama kaum muslimin kepada Nabi Muhammad SAW yakni Al Qur-an.

Seperti peristiwa 17 Oktober 1952 dan Peristiwa di kalangan Angkatan Udara. Tak jarang. menyebabkan presiden Soekarno. masih belum merdeka. Mandat Mr Assaat sebagai pemangku jabatan Presiden RI diserahkan kembali kepada Ir. Soekarno dan John F Kennedy Presiden Soekarno juga banyak memberikan gagasan-gagasan di dunia Internasional. Keprihatinannya terhadap nasib bangsa Asia-Afrika. Ketimpangan dan konflik akibat "bom waktu" yang ditinggalkan negara-negara barat yang dicap masih mementingkan imperialisme dan kolonialisme. bahkan menyebutnya sebagai "penyakit kepartaian". Di antaranya adalah Nikita Khruschev (Uni Soviet). Namun sayangnya. banyak penduduk dari kawasan Asia Afrika yang tidak lupa akan Soekarno bila ingat atau mengenal akan Indonesia. mengambil inisiatif untuk mengadakan Konferensi Asia-Afrika di Bandung yang menghasilkan Dasa Sila. ketimpangan dan kekhawatiran akan munculnya perang nuklir yang merubah peradaban. (Birma) dan Jawaharlal Nehru (India) ia mengadakan Konferensi Asia Afrika yang membuahkan Gerakan Non Blok. Resminya kedudukan Presiden Soekarno adalah presiden konstitusional.[6] Kemudian massa dari KAMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia) dan KAPI (Kesatuan Aksi Pelajar Indonesia) melakukan aksi demonstrasi dan menyampaikan Tri Tuntutan Rakyat (Tritura) yang salah satu isinya meminta agar PKI dibubarkan. RIS kembali berubah menjadi Republik Indonesia dan Presiden Soekarno menjadi Presiden RI. pada tahun 1955. Agama. Gamal Abdel Nasser (Mesir). Presiden Soekarno mengunjungi berbagai negara dan bertemu dengan pemimpinpemimpin negara. U Nu. Fidel Castro (Kuba). Soekarno menolak untuk membubarkan PKI karena bertentangan dengan pandangan Nasakom (Nasionalisme.[7] Namun. masih banyak pula yang mengalami konflik berkepanjangan sampai saat ini karena ketidakadilan dalam pemecahan masalah. Mao Tse Tung (RRC). banyak negara-negara Asia Afrika yang memperoleh kemerdekaannya. Soekarno. Namun karena tuntutan dari seluruh rakyat Indonesia yang ingin kembali ke negara kesatuan. Mohammad Ali Jinnah (Pakistan). Bersama Presiden Josip Broz Tito (Yugoslavia). tetapi pada kenyataannya kebijakan pemerintah dilakukan setelah berkonsultasi dengannya.dikenal sebagai RI Jawa-Yogya. Berkat jasanya itu. [7] [6] Pelaku sesungguhnya dari peristiwa tersebut masih merupakan kontroversi walaupun PKI dituduh terlibat di dalamnya. Guna menjalankan politik luar negeri yang bebas-aktif dalam dunia internasional. [sunting] Kejatuhan Situasi politik Indonesia menjadi tidak menentu setelah enam jenderal dibunuh dalam peristiwa yang dikenal dengan sebutan Gerakan 30 September atau G30S pada 1965. yang masih dikuasai negaranegara kuat atau adikuasa. Berkat jasa ini pula. . belum mempunyai hak untuk menentukan nasibnya sendiri. ia juga ikut turun tangan menengahi konflik-konflik di tubuh militer yang juga berimbas pada jatuh bangunnya kabinet. John Fitzgerald Kennedy (Amerika Serikat). maka pada tanggal 17 Agustus 1950. Mitos Dwitunggal Soekarno-Hatta cukup populer dan lebih kuat dikalangan rakyat dibandingkan terhadap kepala pemerintahan yakni perdana menteri. Jatuh bangunnya kabinet yang terkenal sebagai "kabinet seumur jagung" membuat Presiden Soekarno kurang mempercayai sistem multipartai. Bandung dikenal sebagai Ibu Kota Asia-Afrika. ketidakadilan badan-badan dunia internasional dalam pemecahan konflik juga menjadi perhatiannya.

Komunisme).00 Ir.[7] Hingga akhirnya pada 20 Februari 1967 Soekarno menandatangani Surat Pernyataan Penyerahan Kekuasaan di Istana Merdeka.[8] Tidak lama kemudian dikeluarkanlah komunike medis yang ditandatangani oleh Ketua Prof. Dr.[8] Setelah melakukan Sidang Istimewa maka MPRS pun mencabut kekuasaan Presiden Soekarno.30 keadaan kesehatan Ir. XV/1966 yang memberikan jaminan kepada Soeharto sebagai pemegang Supersemar untuk setiap saat menjadi presiden apabila presiden berhalangan. IX/1966 tentang pengukuhan Supersemar menjadi TAP MPRS dan TAP No.[2] [7] Sikap Soekarno yang menolak membuabarkan PKI kemudian melemahkan posisinya dalam politik.[7] Surat tersebut lalu digunakan oleh Soeharto yang telah diangkat menjadi Panglima Angkatan Darat untuk membubarkan PKI dan menyatakannya sebagai organisasi terlarang. pemeriksaan rutin terhadap Soekarno sempat dilakukan oleh Dokter Mahar Mardjono yang merupakan anggota tim dokter kepresidenan.[7] Isi dari surat tersebut merupakan perintah kepada Letnan Jenderal Soeharto untuk mengambil tindakan yang perlu guna menjaga keamanan pemerintahan dan keselamatan pribadi presiden. ia telah dinyatakan mengidap gangguan ginjal dan pernah menjalani perawatan di Wina. K. 21 Juni 1970 di RSPAD (Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat) Gatot Subroto. Jawa Timur. Fellinger dari Fakultas Kedokteran Universitas Wina menyarankan agar ginjal kiri Soekarno diangkat tetapi ia menolaknya dan lebih memilih pengobatan tradisional.[8] Prof. yaitu TAP No. Tanggal 21 Juni 1970 jam 03. Mahar Mardjono beserta Wakil Ketua Mayor Jenderal Dr.[8] [sunting] Sakit hingga meninggal Makam Presiden Soekarno di Blitar. dikeluarkanlah Surat Perintah Sebelas Maret yang ditandatangani oleh Soekarno.50 pagi. Kesehatan Soekarno sudah mulai menurun sejak bulan Agustus 1965.[7] Pidato tersebut berjudul "Nawaksara" dan dibacakan pada 22 Juni 1966. Austria tahun 1961 dan 1964.[6] [2] Lima bulan kemudian.[2] MPRS kemudian meminta Soekarno untuk melengkapi pidato tersebut.[8] Sebelumnya.[7] Kemudian MPRS pun mengeluarkan dua Ketetapannya. mencabut gelar Pemimpin Besar Revolusi dan mengangkat Soeharto sebagai Presiden RI hingga diselenggarakan pemilihan umum berikutnya. Soekarno meninggal dunia.[8] Soekarno kemudian membawakan pidato pertanggungjawaban mengenai sikapnya terhadap peristiwa G30S pada Sidang Umum ke-IV MPRS.[8] Ia masih bertahan selama 5 tahun sebelum akhirnya meninggal pada hari Minggu. Dr. Ir.[8] [1] Jenazah Soekarno pun dipindahkan dari RSPAD ke Wisma Yasso yang dimiliki oleh Ratna Sari Dewi.[7] Pidato "Pelengkap Nawaskara" pun disampaikan oleh Soekarno pada 10 Januari 1967 namun kemudian ditolak oleh MPRS pada 16 Februari tahun yang sama.[8] Komunike medis tersebut menyatakan hal sebagai berikut:[8] Pada hari Sabtu tanggal 20 Juni 1970 jam 20.[8] Dengan ditandatanganinya surat tersebut maka Soeharto de facto menjadi kepala pemerintahan Indonesia. . Soekarno dalam keadaan tidak sadar dan kemudian pada jam 07. Jakarta dengan status sebagai tahanan politik. Soekarno semakin memburuk dan kesadaran berangsur-angsur menurun.[8] Sebelum dinyatakan wafat. (TNI AD) Rubiono Kertopati.

Nation and Character Building kepada mahasiswamahasiswanya.[10] Setelah kematiannya. Gelora Senayan kembali pada nama awalnya yaitu Gelanggang Olahraga Bung Karno.[5] Selain perangko. anak ketiga Soekarno dan Fatmawati. Yayasan ini dipimpin oleh Rachmawati Soekarnoputri. Walaupun Soekarno pernah meminta agar dirinya dimakamkan di Istana Batu Tulis. 500 dan menampilkan potret Soekarno pada saat sekolah menengah. 44 tahun 1970.Tim dokter secara terus-menerus berusaha mengatasi keadaan kritis Ir. Dua diantaranya adalah Yayasan Pendidikan Soekarno dan Yayasan Bung Karno.[5] Perangko yang menampilkan Soekarno juga diterbitkan oleh Pemerintah Kuba pada tanggal 19 Juni 2008. ke Kuba. Gelanggang Olahraga Bung Karno pada 1962. Panggabean sebagai inspektur upacara.[8] Pemerintah kemudian menetapkan masa berkabung selama tujuh hari. 800 dan gambar Soekarno ketika masih di perguruan tinggi tahun 1920an terpampang di atasnya. sebagai tempat pemakaman Soekarno.5 juta set oleh Perum Peruri.[8] Hal tersebut ditetapkan lewat Keppres RI No. Soekarno. Yayasan Pendidikan Soekarno adalah organisasi yang mencetuskan ide untuk membangun universitas dengan pemahaman yang diajarkan Bung Karno.[8] Jenazah Soekarno dibawa ke Blitar sehari setelah kematiannya dan dimakamkan keesokan harinya bersebelahan dengan makam ibunya.[9] Penerbitan itu bersamaan dengan ulang tahun ke-80 Fidel Castro dan peringatan kunjungan Presiden Indonesia. dua macam poster Bung Karno serta tiga desain kaus Bung Karno. Perangko yang terakhir memiliki gambar Soekarno ketika menjadi Presiden dan bernominal Rp. 1000. didirikan sebagai sarana keperluan penyelenggaraan Asian Games IV tahun 1962 di Jakarta.[8] Upacara pemakaman Soekarno dipimpin oleh Panglima ABRI Jenderal M. Yang kedua bernilai Rp. empat jenis kartu pos. Bangunan tersebut.[11] . namun pemerintah memilih Kota Blitar.[8] [sunting] Peninggalan Dalam rangka memperingati 100 tahun kelahiran Soekarno pada 6 Juni 2001. Divisi Filateli PT Pos Indonesia menerbitkan juga lima macam kemasan perangko. Nama Soekarno pernah diabadikan sebagai nama sebuah gelanggang olahraga pada tahun 1958.[5] Perangko yang diterbitkan merupakan empat buah perangko berlatarbelakang bendera Merah Putih serta menampilkan gambar diri Soekarno dari muda hingga ketika menjadi Presiden Republik Indonesia. Keempat perangko tersebut dirancang oleh Heri Purnomo dan dicetak sebanyak 2. Pada masa Orde Baru. Hal ini dilakukan dalam rangka mengenang jasa Bung Karno. album koleksi perangko. Pada tahun 25 Juni 1999 Presiden Bacharuddin Jusuf Habibie meresmikan Universitas Bung Karno yang secara resmi meneruskan pemikiran Bung Karno. Sementara itu. komplek olahraga ini diubah namanya menjadi Gelora Senayan. beberapa yayasan dibuat atas nama Soekarno. 900 serta menunjukkan foto Soekarno saat proklamasi kemerdekaan RI. Tapi sesuai keputusan Presiden Abdurrahman Wahid. maka Kantor Filateli Jakarta menerbitkan perangko "100 Tahun Bung Karno". perangko yang ketiga memiliki nominal Rp.[5] Perangko pertama memiliki nilai nominal Rp. Bogor. Jawa Timur. Perangko tersebut menampilkan gambar Soekarno dan presiden Kuba Fidel Castro. yaitu Gelanggang Olahraga Bung Karno. Soekarno hingga saat meninggalnya.

Taufan Soekarnoputra.[14] Pada bulan April 2005.[5] Benda-benda tersebut antara lain adalah sebuah lempengan emas kuning murni 24 karat yang terdaftar dalam register emas JM London. jam emas.[14] Perguruan tinggi dalam negeri yang memberikan gelar kehormatan kepada Soekarno antara lain adalah Universitas Gajah Mada.[14] Sementara itu. emas putih dengan cap tapal kuda JM Mathey London serta plakat logam berwarna kuning dengan tulisan ejaan lama berupa deposito hibah. CD berisi pidato Soekarno serta kartu pos Soekarno. pin.[5] Selain memperlihatkan video dan foto. Rachmawati Soekarnoputri. dan lencana yang semuanya dilapisi emas. Universitas Hasanuddin dan Institut Agama Islam Negeri Jakarta.[12] Di tahun 2003. Institut Teknologi Bandung. Soekarno yang sudah meninggal selama 104 tahun mendapatkan penghargaan dari Presiden Afrika Selatan Thabo Mbeki. koin emas.[5] Soenuso mengaku merupakan mantan sersan dari Batalyon Artileri Pertahanan Udara Sedang. Bayu Soekarnoputra dan Kartika Sari Dewi Soekarno.[5] Soekarno mendapatkan penghargaan tersebut karena dinilai telah mengembangkan solidaritas internasional demi melawan penindasan oleh negara maju serta telah menjadi inspirasi bagi rakyat Afrika Selatan dalam melawan penjajahan dan membebaskan diri dari apartheid. Yayasan Bung Karno memiliki tujuan untuk mengumpulkan dan melestarikan benda-benda seni maupun non-seni kepunyaan Soekarno yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. berbagai cinderamata Soekarno dijual di stan tersebut.[5] Meskipun emas yang ditunjukkan oleh Soenuso bersertifikat namun belum ada pakar yang memastikan keaslian dari emas tersebut. Megawati Soekarnoputri.[5] Ia pernah menunjukkan benda-benda yang dianggapnya sebagai warisan Soekarno itu kepada sejumlah wartawan di rumahnya di Cileungsi.[12] Yayasan tersebut didirikan pada tanggal 1 Juni 1978 oleh delapan putra-putri Soekarno yaitu Guntur Soekarnoputra.Sementara itu. Soekarno mendapatkan gelar Doktor Honoris Causa dari 26 universitas di dalam dan luar negeri. Guruh Soekarnoputra.[5] Diantaranya adalah kaus. Universitas Indonesia. Lomonosov University (Rusia) dan Al-Azhar University (Mesir) merupakan beberapa universitas luar negeri yang menganugerahi Soekarno dengan gelar Doktor Honoris Causa.[5] Di stan tersebut ditampilkan video pidato Soekarno berjudul "Indonesia Menggugat" yang disampaikan di Gedung Landraad tahun 1930 serta foto-foto semasa Soekarno menjadi presiden.[13] [sunting] Penghargaan Semasa hidupnya. Universitas Padjadjaran.[5] Selain itu terdapat pula uang UBCN (Brasil) dan Yugoslavia serta sertifikat deposito obligasi garansi di Bank Swiss dan Bank Netherland.[5] Seseorang yang bernama Soenuso Goroyo Sukarno mengaku memiliki harta benda warisan Soekarno. Bogor. Yayasan Bung Karno membuka stan di Arena Pekan Raya Jakarta.[5] Acara penyerahan penghargaan tersebut dilaksanakan di Kantor Kepresidenan Union Buildings di Pretoria dan dihadiri oleh Megawati Soekarnoputri yang mewakili ayahnya dalam menerima penghargaan. . Berlin University (Jerman).[5] Penghargaan tersebut adalah penghargaan bintang kelas satu The Order of the Supreme Companions of OR Tambo yang diberikan dalam bentuk medali. Columbia University (Amerika Serikat). Sukmawati Soekarnoputri. tongkat.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful