Anda di halaman 1dari 3

MANAGEMENT SPESIAL NEEDS Level down syndrom : (manifestasi oral : karies) 1. 2. 3. 4.

Slow learner / Borderline Eductable / Mild Trainble / Moderate Dependent dan totally dependent (Severe/profound)

Kelainan Neuro muscular dan skeletal : 1. Muscular dystrhopy (degenerasi otot) 2. Myasthenica gravis (kelainan neuromuscular junction tanpa sebab) 3. Spina bifida (kelainan tulang punggung) Cerebral Palsy : (manifestasi oral : enamel hipoplasia) 1. Spaticity 2. Athetosis 3. Ataxia Kelainan Mental Tingkah Laku : 1. Autis 2. Hiperaktivitas 3. Anorexia nervosa (xerostomia karies dan gingivitis tinggi) MEDICALLY COMPROMISED CHILDREN Gangguan Pernafasan 1. Asma 2. Cystic Fibrostic (MO : diskolorisasi gigi akibat tetrasiklin, hipoplasia enamel) Penyakit Ginjal Penyakit Hati 1. Hepatitis A (hepatitis infection)15-40 hari 2. Hepatitis B (hepatitis serum) 40-180 hari Gangguan Konvulsif 1. Febrile seizure (demam tinggi >40derajat C) 2. Partial seizure (Abnormalitas lokal) 3. Generalized convulsion (serangan dimulai dengan kontraksi semua otot) Penatalaksanaan pasien kejang : 1. Miringkan ke lantai 2. Beri jalan pernafasan

3. Beri O2,bila kejang berlangsung lama 4. Beri diazepam dengan peningkatan dosis 3 mg melalui intravena perlahan2 sampai dosis total maksimal 10mg 5. Dianjurakan dirujuk ke RS terdekat jika tidak ada respon selama 5 menit Kelainan Endrokin : 1. Diabetes Melitus (tipe I /Juvenil, tipe II/maturity, dan diabetes sekunder akibat penyakit lain (cystic fibrosis) 2. Hipertiroid anak berumur 12-16 tahun, erupsi gigi permanen lebih cepat dari waktunya 3. Hipotiroid (rahang kecil dan gigi berdesakan) 4. Hipoparatiroid (hipoplasia gigi dan tumpulnya akar gigi molar) 5. Hiperparatiroid (tidak ada lamina dura, lesi menyerupai kista, kehlangan gigi dan malposisi gigi, hipokalsifikasi gigi/ hipoplasia gigi. Insufisiensi Adrenal 1. Primer (Addison s desease) 2. Sekunder Efek-efek dari : 1. Kemoterapi (Infeksi dan perdarahan) 2. Radiasi (xerostomia, infeksi, osteoradionekrosis, kehilangan pengecapan) PENATALAKSANAAN FARMAKOLOGI TERHADAP PERILAKU PASIEN PHARMACOLOGIC BEHAVIOUR MANAGEMENT 1. 2. 3. 4. 5. Anestesia Local Relative analgesia (NO2 sedation) Oral atau rectal sedasi Sedasi intravena Anestesia umum

Jika fasilitas untuk pembiusan umum tidaklah tersedia, maka digunakan obat-obat seperti : 1. Midazolam 2. Diazepam 3. Fentanyl Ada juga analgesik : 1. Paracetamol 2. Aspirin Macam-macam agen sedasi : 1. Gas 2. Antihistamin

3. 4. 5. 6. 7.

Benzodiazepines Antagonis benzodiazepine Sedative hipnosis Narkotika Antagonis narkotika

Perbedaan pemberian sedasi pada pasien anak dan dewasa : 1. Berat badan 2. Umur 3. Aktifitas basal metabolis Unit struktural hidroksi apatit Ca10(PO4)6(OH)2 Ca10(PO4)6(OH)2 + 2F Ca10(PO4)6(F2) + 2OH