Anda di halaman 1dari 10

Nama : Anggun novilia NIM : 112090053

SGD Blok 1
Dasar-dasar ketrampilan belajar dan motivasi untuk belajar mandiri dan belajar sepanjang hayat
STEP 1 : 1. Adab : Tata cara 2. Unit : Perangkat 3. Deep learning : Belajar tidak hanya mengerti tetapi juga memahami 4. Self directed learning : Belajar sesuai kemauan diri sendiri, tanpa arahan orang lain 5. Independent learning : Belajar mandiri 6. Long life learning : Belajar tidak harus dibatasi usia dan waktu, semasih kita mampu . 7. Konsekuensi : Akibat STEP 2 : 1. Bagaimana cara kita belajar dengan PBL untuk mendapatkan hasil yang maksimal? 2. Apa sajakah adab menuntut ilmu bagi seorang muslim? 3. Apa manfaat dari pembelajaran PBL? 4. Bagaimana PBL melalui 7 jump steps mampu mendididk kita untuk belajar secara mandiri? 5. Apa tujuan belajar mandiri?

Inti permasalahan : Bagaimana PBL melalui 7 jump steps mampu mendidik kita untuk belajar secara mandiri agar mendapatkan hasil yang maksimal ? STEP 3 : 1. Problem based learning (PBL)
1. Definisi PBL : system

pembelajaran

yang

dilakukan dengan

cara

mengidentifikasi kasus atau masalah dalam dunia nyata disekitar kita dengan berdiskusi dalam satu kelompok dan pembelajaran ini digunakan sebagai pemicu agar mahasiswa dapat menentukan konsep dan prinsip yang harus dipelajari.
2. Tujuan PBL :

a. Mengaktikan prior knowledge mahasiswa. b. Mahasiswa memperoleh pengetahuan dasar yang berguna untuk

memecahkan masalah yang dijumpai di lingkungan sekitar. c. Mahasiswa belajar secara aktif dan mandiri. d. Mahasiswa mampu berpikir secara kritis dan mengembangkan inisiatif. e. Memberi motivasi yang kuat bagi mahasiswa untuk belajar lebih mendalam. f. Meningkatkan kemampuan problem solving yang baik.
3. Langkah-langkah pelaksanaan PBL :

a. 7 jump steps b. SGD (Small group disscussion) c. Praktikum


4. Kelebihan PBL :

a. Mahasiswa lebih mudah mengingat pengetahuan yang didapat. b. Mahasiswa dapat saling berkomunikasi secara aktif dalam sebuah kelompok misalnya dengan menyampaikan pendapat masing-masing. c. Mahasiswa dapat mengakses dan menggunakan informasi dari berbagai subjek domain. d. Meningkatkan motivasi mahasiswa. e. Meningkatkan interaksi antar mahasiswa. f. Mahasiswa mampu menghargai pendapat dari orang lain. g. Mahasiswa lebih siap untuk mengintegrasikan informasi baru.
5. Kekurangan PBL :

a. Banyaknya materi yang harus dipelajari padahal waktunya singkat. b. Membutuhkan dana yang cukup banyak dalam pelaksanaannya.

Contohnya : dalam sebuah kelompok SGD dibutuhkan 1 komputer, proyektor, dan sarana prasarana lainnya. c. Perbedaan persepsi tiap orang dalam sebuah kelompok diskusi sehingga dapat menimbulkan melencengnya sebuah lingkup permasalahan. d. Jika tidak aktif dalam pembelajaran maka PBL tidak akan berjalan lancar.
6. Metode 7 jump steps :

a. Step 1 : Menjelaskan istilah yang belum diketahui, jika masih terdapat istilah yang belum jelas cantumkanlah sebagai tujuan pembelajaran kelompok. b. Step 2 : Carilah masalah yang harus diselesaikan. c. Step 3 : Analisis masalah tersebut dengan brainstorming agar kelompok memperoleh penjelasan yang beragam mengenai persoalan yang

didiskusikan dengan menggunakan prior knowledge yang telah anda miliki. d. Step 4 : Menyusun penjelasan sistematis atas persoalan yang didiskusikan tersebut. e. Step 5 : Susun persoalan-persoalan yang belum terselesaikan dalam diskusi tersebut menjadi tujuan pembelajaran kelompok (Learning issue). f. Step 6 : Lakukan belajar mandiri untuk mencari ininformasi yang anda butuhkan unuk menjawab learning issues yang telah anda tetapkan. g. Step 7 : Jabarkan temuan informasi yang telah dikumpulkan oleh anggota kelompok, diskusikan temuan tersebut agar tersusun penjelasan yang menyeluruh untuk menjelaskan dan menyelesaikan masalah.
7. Ciri- ciri PBL :

a. Student centered learning, mahasiswa menjadi pusat pembelajaran. b. Pembelajaran bermula dari masalah (problem centered) dan diharapkan mahasiswa dapat termotivasi mencari solusi, mengexplore kemampuan yang dimiliki untuk menyelesaikan masalah. c. Dosen mengambil peran dalam fasilitas belajar. d. Siswa bekerja sama dalam kelompok kolaboratif kecil. e. Siswa bertanggung jawab terhadap proses pembelajaran mereka sendiri. f. Siswa berpeluang untuk meningkatkan serta mengorganisasikan

pengetahuan. g. Terdiri dari kelompok kecil 5-10 orang mahasiswa (Small group)

2. Belajar Mandiri

1. Definisi belajar mandiri :

a.) Knowles (1975, disitasi oleh OShea, 2003) mendefinisikan SDL adalah sesuatu proses dimana seseorang memiliki inisiatif, dengan atau tanpa bantuan orang lain, untuk menganalisis kebutuhan belajarnya sendiri, merumuskan tujuan belajarnya sendiri, mengidentifikasi sumbersumber belajar, memilih dan melaksanakan strategi belajar yang sesuai dan mengevaluasi hasil belajarnya sendiri. b.) Merriam dan Caffarella (1991) mendefinisikan SDL adalah sesuatu metode belajar di mana pelajar mempunyai tanggung jawab yang utama dalam perencanaan, pelaksanakan dan penilaian hasil belajar. 2. Tujuan belajar mandiri : Individu dapat mengambil inisiatif dan tanggung jawab atas apa yang terjadi. Individu memilih, mengelola, dan menilai kegiatan belajar mereka sendiri, yang dapat ditempuh kapan saja, di tempat manapun, melalui cara apapun, di segala usia. SDL menekankan pengajaran keterampilan, proses, dan sistem daripada konten cakupan dan tes. Untuk individu, SDL melibatkan memulai kegiatan tantangan pribadi dan mengembangkan kualitas pribadi untuk mengejar mereka berhasil.
3. Metode belajar mandiri : a. Menentukan tujuan belajar terlebih dahulu (Study plan) b. Menyusun stategi belajar (Memanajemen waktu dengan tepat) c. Mencari sumber belajar (Searching di Internet atau mencari text book

diperpustakaan) d. Konsultasi dengan dosen diluar kegiatan SGD


e. Mengevaluasi masalah lewat diskusi dengan grup yang mendalami

masalah yang sama (self evaluation).

4. Manfaat belajar mandiri :

a. Pengetahuan yang didapat lebih mudah diingat lama karena mahasiswa mencari tahu informasi tersebut sendiri. b. Pengetahuan mahasiswa menjadi lebih luas. c. Membantu mahasiswa menganalisa masalah dan berpikir kritis. d. Mengurangi ketergantungan mahasiswa pada dosen dan meningkatkan kemampuan mahasiswa untuk menetapkan dan memenuhi tujuan belajar mereka sendiri. e. Meningkatkan daya kreatif dan peran aktif mahasiswa.

STEP 4 :

Concept Maping :

Mahasiswa FKG

PBL

7 jump steps

Independent Learning

Self directed learning

deep learning

long life learning

adab muslim

Hasil Max STEP 5 :

Learning issue : a. deep learning b. long life learning

STEP 6 : belajar mandiri diluar kelas

STEP 7 :

a. Deep Learning
1. Definisi deep learning :

Cara pembelajaran yang lebih mendalam dengan memeriksa fakta-fakta baru dan memberikan ide-ide kritis, kemudian menghubungkan fakta-fakta tersebut dengan ide yang telah kita dapat.
2. Tujuan deep learning :

a. Menghubungkan antara pengetahuan baru yang didapat dengan prior knowledge yang telah ada sebelumnya.

b. Membandingkan berbagai sumber referensi yang telah didapat sehingga

medapatkan satu kesimpulan / solusi yang tepat tentang masalah yang sedang dipelajari. 3. Ciri-ciri deep learning : a. Fokus pada konsep utama untuk memecahkan suatu masalah. b. Mencari Informasi dari sumber yang tepat. c. Berinteraksi secara aktif dalam sebuah diskusi mencari penyelesaian masalah / topic yang dipelajari. d. Mencari bukti bukti dan melakukan analisis dari suatu masalah. e. Menghubungkan pengetahuan yang baru didapat dengan prior knowledge yang telah ada. f. Menghubungkan pengetahuan-pengetahuan yang ada dengan lingkungan sekitar. b. Long Life Learning
1. Definisi Long life learning : pembelajaran yang tidak hanya terbatas di bangku

sekolah atau kuliah saja, tetapi juga berlangsung sepanjang hidup atau hayat dalam berbagai situasi tanpa dibatasi waktu dan tempat (formal atau informal).
2. Tujuan long life learning : a. memperbaharui pengetahuan yang kita dapat, karena ilmu pengetahuan

selalu berkembang dengan cepat tiap waktu. b. Meningkatkan pengembangan pribadi dan meningkatkan daya saing/ kerja dalam profesi yang dijalani oleh masing-masing individu.
3. Metode Long life learning : a. Home schooling : Pola pembelajaran informal yang dilakukan di rumah.

b. Melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih profesional :

Contohnya mengambil specialis.


c. Mengikuti seminar-seminar d. Self directed learning melalui sumber dan aplikasi-aplikasi online :

Contohnya Internet.
e. Pekerjaan pengetahuan yang meliputi pengembangan profesional dan

on-the-job training.

Dalam long life learning kita belajar untuk belajar, yaitu belajar bagaimana mengenali strategi pembelajaran kita, memonitor dan mengevaluasi pembelajaran kita sendiri. Hal tersebut adalah merupakan suatu pra-kondisi untuk belajar sepanjang hayat.

Kesimpulan : PBL (Problem Based Learning) adalah suatu metode pengajaran yang mampu meningkatkan semangat belajar mahasiswa, mampu memahami bagaimana sesuatu dapat terjadi dan bagaimana terjadinya. Selain itu PBL merupakan metode pengajaran yang interaktif, sesuai dengan prinsip-prinsip belajar orang dewasa seperti menentukan arah belajarnya sendiri (self directed learning), kebebasan mengeluarkan pendapat, saling menghargai pendapat, dan membiasakan belajar mandiri (Independent learning), hal ini penting dalam rangka membiasakan belajar secara berkelanjutan atau sepanjang hayat (long life learning). Melalui sistem-sistem pembelajaran tersebut maka mahasiswa dilatih untuk menjadi kritis dan lebih bertanggung jawab sepenuhnya terhadap kegiatan belajarnya masing-masing sehingga mendapatkan hasil yang maksimal dalam mencapai tujuan pembelajaran.

Referensi :
1. http://www.selfdirectedlearning.com/

2. OShea, E. (2003) Self-directed learning in nurse education: a review of literature. Journal of Advanced Nursing, 43 (1), pp. 62-70. Brockett, RG. & Hiemstra, R. (1991) Self Direction in Adult Learning: Perspectives on Theory, Research, and Practice. London and New York: Routledge. 3. http://www.accessexcellence.org/AE/mspot/ PBL 4. https://www.mis4.udel.edu/Pbl/ PBL 5. http://www.engsc.ac.uk/er/theory/learning.asp deep learning
6. www.wikipedia.comlong life learning