Anda di halaman 1dari 4

Prodi Offering Nama Nim Tugas

: : : : :

KKT PGSD A IRIANTI AGUSTINA 1101511411818 latihan Bab 2 Konsep Dasar Kurikulum halaman 21-22 ( Efendi, Mohammad. 2009. KURIKULUM DAN PEMBELAJARAN: PENGANTAR KE ARAH PEMAHAMAN KBK, KTSP, DAN SBI. Malang: FIP UM)

Jawaban : 1. Menurut saya, kurikulum adalah suatu idea yang dirancang/direncanakan sebagai pegangan kegiatan yang dilakukan seseorang atau sekelompok orang guna mencapai tujuan mengembangkan potensi kemanusiaan yang ada pada diri seseorang baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat untuk kehidupan dirinya, maupun masyarakat di masa mendatang dibawah kepengawasan orang lain. 2. Karakteristik kurikulum pendidikan pada zaman kuno, antara lain: a. Menggunakan lisan (gethok tular) untuk mentransformasikan pengetahuan b. Tujuan pendidikan lebih pada belajar untuk penambahan nafkah (hasil), misalnya: belajar cara berburu, bercocok tanam, dan beternak yang biasanya anak mengikuti cara kerja orang tuanya c. Daftar pelajaran yang disusun, meliputi: 1) Literatur-literatur yang hanya berupa dongeng/cerita sebab belum mengenal tulisan 2) Matematika (ilmu hitung) hanya mengenai pengertian angka dan hanya terbatas pada penjumlahan saja 3) Sains hanya terbatas pada kenyataan-kenyataan alam 4) Pendidikan sosialnya masih terjalin dalam tradisi-tradisi dan bentuk sosial yang sederhana 5) Pendidikan jasmani, keindahan, religius sudah dikenal baik dan menjadi bagian dari kehidupan saat itu 3. Karakteristik kurikulum pendidikan pada zaman Yunani dan Romawi y Persamaan a. Karakteristik pendidikan memiliki arah yang jelas fokus keahlian/materi yang dikembangkan dan sudah dideskripsikan dengan sistematis b. Konsep pendidikan yang sistematis dalam pengembangan tata bahasa bertujuan untuk menciptakan serta membentuk keadilan sosial dalam bermasyarakat

KKT PGSD >> tugas Makul Pengembangan Kurikulum

y Perbedaan Keterangan Pengembangan kurikulum

Yunani a. Rhetorica school, maksudnya sekolah meniti beratkan pada pendidikan keahlian berbicara/berpidato dan berdebat b. Philosophical scholl, maksudnya sekolah meniti beratkan pada pendidikan intelektual serta bidang filsafat Tujuan pendidikan Menempatkan manusia sesuai dengan bidang dan keahliannya

Romawi a. Kurikulum beritikan bahasa b. Dianjurkan adanya korelasi antara sejarah, biografi, religi dengan pelajaran-pelajaran kuno c. Pendidikan hendaknya direncanakan sesuai dengan individu Membuat ahli pidato dengan metode yang digunakan adalah luas, sehingga tidak sebagai orator saja, tetapi sebagi warga negara baik

4. Karakteristik kurikulum pendidikan pada zaman pertengahan dan modern y Persamaan a. Karakteristik pendidikan dan strategi pembelajaran yang sistematis b. Sudah adanya pembagian jenjang kelas atau kelompok jenjang y Perbedaan Keterangan pengembangan kurikulum

Zaman Pertengahan a. Kurikulum yang dikembangkan bermaksud untuk membentuk pemimpin-pemimpin dalam gereja b. Kurikulum untuk membentuk para kader serta pelajaran dari gereja sebagai bentuk pengabdian dan pelayanan dari gereja Ciri khas variebel a. Semua sekolah untuk kepentingan pendidikan gereja b. Kehidupan sehari-hari kurang diperhatikan c. Bahan pelajaran adalah pengetahuan yunani dan romawi d. Metode pembelajaran adalah formalitas

Zaman Modern a. Sekolah progresif, artinya mangadakan hubungan antar sekolah menengah dengan perguruan tinggi sebagai sekolah lanjutan siswa

a. Mementingkan pembentukan kelakukan yang baik b. Mengajarkan bahasa latin dan yunani c. Kurikulim mencantumkan program pendidikan olahraga serta permainan, sebab olah raga dan permainan melancarkan pembentukan jasmani dan pendidikan sosial

KKT PGSD >> tugas Makul Pengembangan Kurikulum

5. Maksud pernyataan kurikulum yang berorientasikan pada: a. Tujuan Kurikulum 1975 menekankan kurikulum yang berorientasi pada tujuan / rencana pelajaran setiap satuan bahasan yang dikenal istilah satuan pelajaran, artinya guru wajib menulis rincian apa yang akan dicapai dari setiap kegiatan pembelajaran menjadi 1) tujuan instruksional umum, 2) tujuan instruksional khusus, 3) materi pelajaran, 4) alat pelajaran, 5) kegiatan belajar-menganjar dan 6) evaluasi. Orientasi tujuan lebih mementingkan produk atau hasil belajar siswa. b. Proses Kurikulum 1984 menekankan kurikulum yang berorientasi pada proses, artinya guru memposisikan siswa sebagai subyek belajar yang memiliki potensi yang perlu dioptimalkan melalui aktivitas mengamati sesuatu, mengelompokkan, mendiskusikan hingga melaporkan yang menuntut kemampuan dan keterampilan siswa belajar aktif. Orientasi proses lebih mementingkan aktivitas belajar siswa (process skill approach). c. Kompetensi Kurikulum berorientasi pada kompetensi diartikan sebagai suatu konsep kurikulum yang menekankan pada pengembangan kemampuan melakukan (kompotensi) didik, berupa pengusaan terhadap seperangkat kompotensi tertentu untuk mengembangkan pengetahuan, pemahaman, kemampuan, nilai, sikap, dan minat peserta didik agar dapat melakukan sesuatu dalam bentuk kemahiran, ketepatan, dan keberhasilan dengan penuh tanggung jawab. Kurikulum berbasis kompetensi memiliki karakteristik sebagai berikut: 1) Menekankan pada ketercapaian kompetensi siswa baik secara individual maupun klasikal 2) Berorientasi pada hasil belajar (learning outcomes) dan keberagaman 3) Penyampaian dalam pembelajaran menggunakan pendekatan dan metode yang bevariasi 4) Sumber belajar bukan hanya guru, tetapi sumber belajar lainnya yang memenuhi unsur educatif 5) Penilaian menekankan pada proses dan hasil belajar dalam upaya penguasaan atau pencapaian suatu kompetensi. 6. Fungsi kurikulum, antara lain: a. Fungsi penyesuaian : mempersiapkan individu mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan b. Fungsi pengintegrasian : mempersiapkan pengalaman belajar siswa agar dapat intergrasi sesuai dengan norma c. Fungsi differensiasi : mampu melayani pengembangan potensi individu yang akan hidup terjun di masyarakat
KKT PGSD >> tugas Makul Pengembangan Kurikulum

d. Fungsi persiapan e. Fungsi pemilihan f. Fungsi diagnostik

: mempersiapkan anak didik agar dapat melanjutkan studi ilmu pengetahuan dan keterampilan yang lebih tinggi : mempersiapkan program yang mampu mengembangkan bakat anak masing-masing : mempersiapkan siswa agar mampu memahami mengarahkan dan menyesuaikan dirinya dengan lingkungan, keluarga, sekolah,maupun masyarakat

7. Perbedaan curriculum construstion dan curriculum development y curriculum construstion atau dikenal dengan istilah penyusunan kurikulum, berhubungan dengan proses pembuatan keputusan mengenai sifat dan kompesisi komponen kurikulum yang meliputi tujuan pendidikan, komponen proses, komponen isi atau materi, dan komponen evaluasi. y curriculum development atau dikenal dengan istilah pengembangan kurikulum, berhubungan dengan proses kegiatan atau implementasi kurikulum yang terpusat pada personal yang akan berperan/pelaksana, pengelolaan pendidikan dan prosedur kurikulum yang dikembangkan.

KKT PGSD >> tugas Makul Pengembangan Kurikulum