Anda di halaman 1dari 7

Elektrolisis

Elektrolisis
Elektrolisis merupakan proses penggunaan energi listrik untuk menciptakan reaksi kimia Reaksi kimia yang terjadi pada proses elektrolisis : Oksidasi : reaksi melepaskan elektron Reduksi : reaksi menangkap elektron Baterai berfungsi mentransfer elektron melalui kabel dari spesi teroksidasi ke spesi tereduksi

Elektrolisis terhadap larutan NaCl


Larutan NaCl terdiri atas NaCl dan Air ketika terdapat dua jenis senyawa dalam satu larutan maka proses elektrolisis memiliki dua kemungkinan hasil pada setiap elektrodenya Anode 2 Cl- Cl2 + 2 e2 H2O O2 + 4 H+ + 4 e Katoda Na+ + e- Na 2 H2O + 2 e- H2 + 2 OHBagaimana memutuskan apa yang akan terjadi selama elektrolisis ? Potensial elektrode

Diagram Sel

2 H2O + 2 e- H2 + 2 OHReaksi pada Katode

2 Cl- Cl2 + 2 eReaksi pada Anode

Anoda -- Oksidasi
Dua kemungkinan : Cl2 + 2 e- 2 ClE = + 1.36 V O2 + 4 H+ + 4 e- 2 H2O E = + 1.23 V Oksidasi ion Cl menghasilkan gas Cl2 lebih mungkin terjadi Potensial oksidasinya lebih positif

Katoda Reduksi
Dua kemungkinan : Na+ + e- Na E= -2.77 V 2 H2O + 2 e- H2 + 2 OHE = -0.83 V Reduksi air menjadi gas H2 lebih mungkin terjadi Potensial reduksinya lebih positif

Uji terhadap Larutan Hasil Elektrolisis


Gas Klorin lebih berat daripada udara Tambahkan beberapa tetes air berwarna dan amati apa yang terjadi Hidrogen lebih ringan daripada udara Dekatkan nyala api pada mulut tabung reaksi maka akan dihasilkan ledakan kecil ketika gas hidrogen terbakar