Anda di halaman 1dari 14

UKURAN PEMUSATAN

Ukuran pemusatan atau nilai pusat adalah ukuran yang dapat mewakili data secara
keseluruhan. Jenis-jenis ukuran nilai pusat
1. Rata-rata Hitung (Mean)
2. Median
3. Modus
4. Fraktil (Kuartil, Desil dan Persentil)

1. MEAN (RATA-RATA HITUNG)
Mean adalah nilai rata-rata dari data-data yang ada. Rata-rata hitung dari populasi
diberi simbol dan rata-rata hitung dari sampel diberi simbol

. Mencari rata-rata
hitung secara umum dapat ditentukan dengan rumus :



a. Untuk data tunggal
Cara menghitung mean untuk data tunggal ialah sebagai berikut :
1. Jika X
1
,X
2
,...,X
n
merupakan n buah nilai dari variabel X, maka rata-rata
hitungnya sebagai berikut :
n
X X X
n
X
X
n
+ + +
= =

...
2 1

X = rata-rata hitung (mean)
X = wakil data
n = jumlah data
Contoh :
Hitunglah rata-rata hitung dari nilai-nilai 7,6,3,4,8,8 ?
Penyelesaian :
X = 7,6,3,4,8,8
n = 6
X = 7 + 6 + 3 + 4 + 8 + 8 = 36
=




Sehingga mean adalah : 6
6
36
= = X

2. Jika nilai X
1
,X
2
,...,X
n
masing-masing memiliki frekuensi f
1
,f
2
,...,f
n
maka mean
adalah sebagai berikut :
n
n n
f f f
X f X f X f
f
fX
X
+ + +
+ + +
= =

...
...
2 1
2 2 1 1

Contoh soal :
Hitunglah rata-rata hitung dari nilai-nilai 3,4,3,2,5,1,4,5,1,2,6,4,3,6,1 ?
Penyelesaian :
X
1
= 3 maka f
1
= 3
X
2
= 4 maka f
2
= 3

X
3
= 2 maka f
3
= 2

X
4
= 5 maka f
4
= 2
X
5
= 1 maka f
5
= 3
X
6
= 6 maka f
6
= 2

fX = (3 x 3) + (4 x 3) + (2 x 2) + (5 x 2) + (1 x 3) + (6 x 2) = 50
f = 3+3+2+2+3+2 = 15
Sehingga mean adalah : 3 , 3
15
50
= = X


3. Jika f
1
nilai yang memiliki mean m
1
, f
2
nilai yang memiliki mean m
2,
... dan

f
k

nilai yang memiliki mean m
k.
Maka mean dapat dihitung sebagai berikut :
k
k k
f f f
m f m f m f
f
fm
x
+ + +
+ + +
= =

...
...
2 1
2 2 1 1






b. Untuk data berkelompok
Untuk data berkelompok, mean dihitung dengan menggunakan 3 metode yaitu
metode biasa, metode simpangan rata-rata dan metode coding.

1. Metode Biasa

=
f
fX
X
f = frekuensi
X = titik tengah

2. Metode simpangan rata-rata

+ =
f
fd
M X
M = Rata-rata hitung sementara (titik tengah frekuensi terbesar)
f = frekuensi
d = X - M
X = titik tengah

3. Metode coding

+ =
f
fu
x C M X
M = Rata-rata hitung sementara (titik tengah frekuensi terbesar)
C = Lebar kelas
u = 0, + 1, + 2, .
= d/C
d = X - M




Contoh :
Tentukan rata-rata hitung dari tabel dibawah ini Nilai Ujian Statistik dari 80
mahasiswa universitas Borobudur Tahun 1997

Metode
Biasa
Metode Simpangan
Rata-Rata
Metode
Coding
Nilai Ujian
Frekuensi
(f)
Titik Tengah
(X) fX d = X - M fd u = d/C fu
31 - 40 1 35.5 35.5 -40 -40 -4 -4
41 - 50 2 45.5 91 -30 -60 -3 -6
51 - 60 5 55.5 277.5 -20 -100 -2 -10
61 - 70 15 65.5 982.5 -10 -150 -1 -15
71 - 80 25 75.5 1887.5 0 0 0 0
81 - 90 20 85.5 1710 10 200 1 20
91 - 100 12 95.5 1146 20 240 2 24

80

6130

90

9

a. Mean dengan metode biasa
625 , 76
80
6130
= = =

f
fX
X

b. Metode Simpangan Rata-Rata
M = 75,5
625 , 76
80
90
5 , 75 = + = + =

f
fd
M X
c. Metode Coding
M = 75,5
C = 10
625 , 76
80
9
10 5 , 75 = + = + =

x
f
fu
x C M X


2. MEDIAN
Median adalah nilai tengah dari data yang ada setelah data diurutkan. Median
disimbolkan dengan Me atau Md. Untuk Mencari Median dibedakan data tunggal
dan data kelompok.
a. Untuk data tunggal
- Jika n ganjil maka
2
1 +
=
n
X Me
- Jika n genap maka
2
2
2
2
+
+
=
n n
X X
Me
Contoh :
Tentukan Median dari data berikut :
a. 4,3,2,6,7,5,8
Jawab :
Urutan data : 2,3,4,5,6,7,8
n = 7 (ganjil) maka 5
4
2
1 7
= = =
+
X X Me
b. 11,5,7,4,8,14,9,15
Urutkan data : 4,5,7,8,9,11,12,14
n = 8 (genap) maka 5 , 8
2
9 8
2 2
5 4 2
2 8
2
8
=
+
=
+
=
+
=
+
X X
X X
Me
b. Untuk data berkelompok
|
|
|
|
.
|

\
|

+ =
f
F n
p b Me
2
1

Me = Median
b = batas bawah kelas median, ialah kelas dimana median akan terletak.
p = panjang interval kelas
n = banyak data
F = Jumlah frekuensi sebelum kelas-kelas median
f
=
frekuensi kelas median
Contoh :
Tentukan median dari Tabel Nilai Ujian Statistik dari 80 mahasiswa universitas
Borobudur Tahun 1997
Nilai Ujian
Frekuensi
(f)
Titik Tengah
(X)
31 - 40 1 35.5
41 - 50 2 45.5
51 - 60 5 55.5
61 - 70 15 65.5
71 - 80 25 75.5
81 - 90 20 85.5
91 - 100 12 95.5

80

Penyelesaian :
n = 80 maka 40 ) 80 (
2
1
2
1
= = n berarti terletak di kelas ke-5
b = 70,5
F = 1 + 2 + 5 + 15 = 23
f = 25
sehingga median dari data diatas adalah :
3 , 77
25
23 ) 80 (
2
1
10 5 , 70 =
|
|
|
|
.
|

\
|

+ = Me
3. MODUS
Modus adalah nilai yang paling sering muncul. Modus sering disimbolkan dengan
Mo. Sejumlah data bisa tidak mempunyai modus, mempunyai satu modus
(unimodal), mempunyai dua modus (bimodal), atau mempunyai lebih dari dua
modus (multimodal). Untuk Mencari modus dibedakan data tunggal dan data
kelompok.

a. Untuk data tunggal
Modus dari data tunggal adalah data yang frekuensi terbanyak.

b. Untuk data berkelompok

|
|
.
|

\
|
+
+ =
2 1
1
b b
b
p b Mo
Dimana :
Mo = modus
b = tepi bawah kelas modus
b
1
= selisih frekuensi kelas modus dengan kelas sebelumnya
b
2
= selisih frekuensi kelas modus dengan kelas sesudahnya
p = panjang interval kelas

Contoh :
Tentukan median dari Tabel Nilai Ujian Statistik dari 80 mahasiswa universitas
Borobudur Tahun 1997
Nilai Ujian
Frekuensi
(f)
Titik Tengah
(X)
31 - 40 1 35.5
41 - 50 2 45.5
51 - 60 5 55.5
61 - 70 15 65.5
71 - 80 25 75.5
81 - 90 20 85.5
91 - 100 12 95.5

80

Penyelesaian :
Dari tabel diketahui bahwa kelas modus adalah kelas ke-5
b = 70,5
P = 10
b
1
= 25-15 = 10
b
2
= 25-20 = 5
sehingga
17 , 77
5 10
10
10 5 , 70
2 1
1
=
|
.
|

\
|
+
+ =
|
|
.
|

\
|
+
+ =
b b
b
p b Mo

4. FRAKTIL (KUARTIL, DESIL, PERSENTIL)
Fraktil adalah nilai-nilai yang membagi seperangkat data yang telah terurut
menjadi beberapa bagian yang sama. Fraktil dapat berupa kuartil, desil dan
persentil.
a. KUARTIL
Kuartil adalah nilai-nilai yang membagi seperangkat data yang telah terurut
menjadi empat bagian yang sama. Ada 3 kuartil yaitu kuartil bawah (Q
1
), kuartil
tengah (Q
2
), dan kuartil atas (Q
3
).
1. Untuk data tunggal
( )
3 , 2 , 1 ;
4
1
=
+
= i
n i
Q
i

Contoh :
Tentukan kuartil dari data : 2,6,8,5,4,9,12
Penyelesaian :
Data diurutkan : 2,4,5,6,8,9,12
n = 7
( )
4 , 2
4
1 7 1
1
yaitu Q =
+
=
( )
6 , 4
4
1 7 2
2
yaitu Q =
+
=
( )
9 , 6
4
1 7 3
3
yaitu Q =
+
=
2. Untuk data berkelompok
3 , 2 , 1 ;
4
1
=
|
|
|
|
.
|

\
|

+ = i
f
F
in
p b Q
i


Q
i
= kuartil ke-i
b
i
= batas bawah kelas kuartil ke-i
n = jumlah frekuensi
F= Jumlah frekuensi kelas-kelas sebelum kelas kuartil ke-i
p = panjang interval kelas
f
=
frekuensi kelas kuartil ke-i

Contoh :
Tentukan kuartil ke-3 dari Tabel Nilai Ujian Statistik dari 80 mahasiswa
universitas Borobudur Tahun 1997
Nilai Ujian
Frekuensi
(f)
Titik Tengah
(X)
31 - 40 1 35.5
41 - 50 2 45.5
51 - 60 5 55.5
61 - 70 15 65.5
71 - 80 25 75.5
81 - 90 20 85.5
91 - 100 12 95.5

80
Penyelesaian :
i = 3 maka
( )
60
4
80 3
4
= =
in
terletak di kelas ke-6
b
i
= 80,5
p = 10
f = 20
F = 1+2+5+15+25 = 48
( )
5 , 86
20
48
4
80 3
10 5 , 80
3
=
|
|
|
|
.
|

\
|

+ = Q
b. DESIL
Desil adalah nilai-nilai yang membagi seperangkat data yang telah terurut menjadi
sepuluh bagian yang sama.
1. Untuk data tunggal
( )
9 ,..., 3 , 2 , 1 ;
4
1
=
+
= i
n i
D
i

2. Untuk data berkelompok
9 ,..., 3 , 2 , 1 ;
10
1
=
|
|
|
|
.
|

\
|

+ = i
f
F
in
p b D
i


c. PERSENTIL
Persentil adalah nilai-nilai yang membagi seperangkat data yang telah terurut
menjadi seratus bagian yang sama.
1. Untuk data tunggal
( )
99 ,..., 3 , 2 , 1 ;
4
1
=
+
= i
n i
P
i

2. Untuk data berkelompok
9 ,..., 3 , 2 , 1 ;
100
1
=
|
|
|
|
.
|

\
|

+ = i
f
F
in
p b P
i


Rata-rata ukur (Rata-rata geometris)
Jika perbandingan setiap dua data berurut adalah tetap atau hampir tetap maka
rata-rata ukur lebih baik digunakan daripada rata-rata hitung. Rata-rata ukur
ada 2 yaitu untuk data tunggal dan data kelompok.
1. Untuk data tunggal
Jika seperangkat data adalah X
1
,X
2
,X
3
,...,X
n
maka rata-rata ukurnya
dirumuskan.
n
n
X X X X G .... . .
3 2 1
=

atau
( )
n
X X X X
n
G log ... log log log
1
log
3 2 1
+ + + + =

Contoh :
Tentukan rata-rata ukur dari 2,4,8,16,32
Penyelesaian :
n = 5
8 32768 32 16 8 4 2
5 5
= = = x x x x G

Atau
( )
8
903 , 0 log
32 log 16 log 8 log 4 log 2 log
5
1
log
=
=
+ + + + =
G
G
G

2. Rata-rata ukur untuk data berkelompok
Untuk data berkelompok maka rata-rata ukur dapat dihitung dengan :
( )

=
f
X f
G
log .
log

Contoh :
Tentukan rata-rata ukur dari Tabel Nilai Ujian Statistik dari 80 mahasiswa
universitas Borobudur Tahun 1997
Nilai Ujian
Frekuensi
(f)
Titik Tengah
(X) Log X f.Log X
31 - 40 1 35.5 1.5502 1.5502
41 - 50 2 45.5 1.6580 3.3160
51 - 60 5 55.5 1.7443 8.7215
61 - 70 15 65.5 1.8162 27.2436
71 - 80 25 75.5 1.8779 46.9487
81 - 90 20 85.5 1.9320 38.6393
91 - 100 12 95.5 1.9800 23.7600

80

150.1794

( )
37 , 75
8772 , 1
80
1794 , 150
log .
log
=
= = =

G
f
X f
G

Sehingga rata-rata ukur adalah 75,37

3. Rata-rata ukur untuk gejala pertumbuhan atau kenaikan dengan syarat-
syarat tertentu, seperti pertumbuhan bakteri, pertumbuhan penduduk,
kenaikan bunga dapat dihitung dengan rumus :
t
o t
X
P P
|
|
.
|

\
|
+ =
100
1
Keterangan :
P
t
= keadaan akhir pertumbuhan
P
o
= keadaan awal atau permulaan pertumbuhan
X
=
Rata-rata pertumbuhan setiap waktu
t = satuan waktu yang digunakan
R = tingkat bunga

Contoh Soal :
Tentukan laju pertumbuhan rata-rata penduduk Indonesia jika pada akhir tahun
1946 dan akhir tahun 1956 jumlah penduduk masing-masing 60 juta dan 78 juta ?
Penyelesaian :
P
t
= 78 Juta
P
o
= 60 Juta
t= 10 tahun
( )
66 , 2
0266 , 1
100
1
3 , 1
100
1
3 , 1
100
1
100
1 60 78
100
1
10
1
10
10
=
= +
= +
=
|
|
.
|

\
|
+
|
|
.
|

\
|
+ =
|
|
.
|

\
|
+ =
X
X
X
X
X
X
P P
t
o t


c. Rata-rata harmonis
1. Rata-rata harmonis untuk data tunggal
Rata-rata harmonis dari seperangkat data X
1
,X
2
,X
3
,...X
n
dirumuskan :
n
X X X X
n
X
n
RH
1
...
1 1 1 1
3 2 1
+ + + +
= =


Contoh soal :
1. Si B berepgian pergi-pulang ke kampus dengan kendaraan mobil.
Waktu pergi ia menggunakan waktu 40 km/jam, sedang waktu kembali
menggunakan waktu 30 km/jam. Berapa kecepatan rata-rata pergi
pulang si B ?
Penyelesaian :
jam km RH / 3 , 32
30
1
40
1
2
=
+
=


2. Rata-rata harmonis untuk data berkelompok
Untuk data berkelompok, rata-rata harmonis dapat dihitung dengan
rumus :

=
X
f
f
RH

Antara ketiga rata-rata dalam ukuran nilai pusat, yaitu rata-rata hitung, rata-rata
ukur dan rata-rata harmonis terdapat hubungan :
X G RH s s
Contoh :
Tentukan rata-rata harmonis dari Tabel Nilai Ujian Statistik dari 80 mahasiswa
universitas Borobudur Tahun 1997
Nilai Ujian
Frekuensi
(f)
Titik Tengah
(X) f/X
31 - 40 1 35.5 0.0282
41 - 50 2 45.5 0.0440
51 - 60 5 55.5 0.0901
61 - 70 15 65.5 0.2290
71 - 80 25 75.5 0.3311
81 - 90 20 85.5 0.2339
91 - 100 12 95.5 0.1257

80

1.0819

Penyelesaian :
94 , 73
0819 , 1
80
= = =

X
f
f
RH