Anda di halaman 1dari 37

MENYUSUN PARAGRAF 2

STIKOM BALI

TUJUAN INTRAKSIONAL KHUSUS


Mahasiswa STIKOM Bali  menjelaskan kegunaan alinea, macammacam alinea  cara pengembangan alinea dengan memanfaatkan logika induktif (pengembangan dengan ilustrasi), dan deduktif (pengembangan dengan analisis penalaran atau penjelasan).
STIKOM BALI 2

Fungsi Alenia/Paragraf
Berdasarkan fungsinya, alenia dapat dibedakan atas tiga macam, yaitu (a) alenia pembuka, (b) alenia pengembang, dan (c) alenia penutup.

STIKOM BALI

Alenia/Paragraf Pembuka
Alenia/paragraf pembuka isinya bertujuan mengutarakan suatu aspek pokok pembicaraan dalam karangan. Sebagai bagian yang mengawali sebuah karangan, alenia pembuka harus dapat difungsikan untuk :
1. 2. 3.

Menghantarkan pokok pembicaraan; Menarik minat dan perhatian pembaca; Menyiapkan atau menata pikiran pembaca untuk mengetahui isi seluruh karangan.

STIKOM BALI

Alenia Pengembang
Alenia/paragraf bertujuan mengembangkan pokok pembicaraan suatu karangan yang sebelumnya telah dirumuskan di dalam alenia pembuka. Alenia pengembang berfungsi untuk : 1. Mengemukakan inti persoalah; 2. Memberi ilustrasi atau contoh; 3. Menjelaskan hal yang akan diuraikan pada alenia berikutnya; 4. Meringkas alenia sebelumnya; 5. Mempersiapkan dasar atau landasan bagi simpulan.

STIKOM BALI

Alenia Penutup
Alenia penutup adalah alenia yang dimaksudkan untuk mengakhiri sebuah karangan. Penyajian alenia penutup harus memperhatikan hal berikut ini.
  

Sebagai bagian penutup, alenia ini tidak boleh terlalu panjang. Isi alenia harus berisi simpulan sementara atau akhir, sebagai cerminan inti seluruh uraian. Hendaknya alenia menimbulkan kesan yang dalam bagi pembacanya
STIKOM BALI 6

Jenis Alenia Menurut Sifat Isinya


Berdasarkan sifat isinya, alenia dapat digolongkan atas lima macam, yaitu (a) alenia Persuatif, (b) alenia argumentative, (c) alenia naratif, (d) alineia deskriptif, (e) alenia ekspositoris.
STIKOM BALI 7

a. Alenia Persuasif
"Alenia persuatif, jika isi alenia mempromosikan sesuatu dengan cara mempengaruhi atau mengajak pembaca" (Lamuddin Finoza, 2004 :161). Paragraf persuatif berisi ajakan kepada pembaca dengan mengemukakan alas an, contoh, dan bukti supaya melakukan ajakan penulis. Persuatif selalu bertujuan untuk membujuk orang lain, agar melakukan yang kita inginkan.
STIKOM BALI 8

Dan bentuk-bentuk dari paragraph persuatif adalah, propaganda, iklan dalam surat kabar, majalah, selebaran, dan kampanye lisan.

STIKOM BALI

Contoh Paragraph Persuasi:


MLM (Multi Level Marketing) merupakan salah satu bisnis yang menjanjikan. Bisini ini biasanya brgerak dalam bidang penjualan suatu produk. Produk tersebut dapat berupa suplemen makanan hingga prosuk rumah tangga. Menjadi anggota MLM dapat dilakukan sebagai bisnis sampingan. Seseorang yang bergabung dalam bisnis tersebut harus pandai memperluas jaringan. Semakin luas jaringan yang diperoleh, semakin besar pula pemasukan yang akan diperoleh. Oleh karena itu, menjadi anggota bisnis MLM memberi keuntungan karena dapat menambah pendapatan. Karena bisnis ini sangat menjanjikan, mari ikut bergabung dalam bisnis MLM ini.
STIKOM BALI 10

b. Alenia Argumentasi
"Alenia argumentative, jika isi alenia membahas satu masalah dengan bukti-bukti atau alas an yang mendukung" (Lamuddin Finoza, 2004:161). Agar dapat berargumentasi dengan baik, perlu dilakukan langkahlangkah sebagai berikut : 1). Berfikir 2). Menjauhkan emosi dan subjektivitas 3). Mampu mencari, mengumpulkan, menilai dan memilih fakta yang sesuai dengan tujuan, serta menghubung-hubungkannya sehingga dapat ditarik kesimpulan yang sukar dibantah kebenarannya.
STIKOM BALI 11

Bahan argumentasi yang berupa fakta, angkaangka, grafik, pendapat orang, dan sebagainya harus dikaji sungguh-sungguh sehingga dapat memperkuat argument yang dikemukakan.

STIKOM BALI

12

Contoh Alenia Argurmentatif :


Menurut data lembaga Oceanologi Indonesia, 46% kondisi terumbu karang di Indonesia rusak berat, 14% kritis, 33% masih lumayan, dan hanya 17% yang kondisinya sangat bagus. Boleh disimpulkan, kerusakan gugusan karang di Indonesia saat ini sudah sangat parah dan mengenaskan.

STIKOM BALI

13

c. Alenia Naratif
"Alenia naratif, jika isi alenia menuturkan peristiwa atau keadaan dalam bentuk cerita" (Lamuddin Finoza, 2004:161). Pada alenia naratif, pengarang berusaha mengisahkan suatu peristiwa sehingga pembaca seolah-olah melihat dan mengalami sendiri peristiwa itu.

STIKOM BALI

14

Contoh Alenia Naratif :


Matahari sudah mulai condong ke barat. Aku membuang puntung sigaretku yang kesekian. Kemudian aku berdiri dan menepuk debu celanaku. "Engkau boleh senyum lega, Jon "kataku kepada makam, "Tati sudah kelas 3 sekarang. Dan aku berjalan menuruni bukit, disambut oleh bocah kecil yang lahir ketika Jon mati. Kepalanya bulat lucu. Dan ia tersenyum juga. Senyum teman yang penuh harapan.

STIKOM BALI

15

Pola pengembangan alenia naratif, dibagi menjadi dua, yaitu :


Pola Pengembangan Naratif dengan Titik Pandang Titik pandang merupakan cara atau pandangan yang dipergunakan pengarang sebagaimana sarana untuk menyajikan tokoh, tindakan, latar, dan berbagai peristiwa yang membentuk cerita dalam sebuah karya fiksi maupun non fiksi kepada pembaca. Pada umumnya titik pandang dibedakan atas dua pola utama yaitu : Titik Pandang (Sudut Pandang) orang pertama Titik Pandang orang ketiga sebagai pengamat Titik Pandang orang ketiga sebagai serba tahu Titik Pandang campuran

STIKOM BALI

16

Pola Pengembangan Naratif dengan Tehnik (Akibat) Dramatik. Pengembangan alenia naratif dengan tehnik dramatic disusun mirip dengan pengembangan cerita pada drama. Dalam hal ini pengarang tidak mendeskripsikan secara eksplisit sifat, sikap, dan tingkah laku tokoh. Hal ini dilakukan agar pembaca menjadi penasaran terhadap karakter tokoh cerita dan peristiwa-peristiwa yang terjadi.

STIKOM BALI

17

d. Alenia Deskriptif
Alenia deskriptif, jika isi alenia melukiskan atau menggambarkan sesuatu dengan bahasa" (Lamuddin Finoza, 2004:161). "Deskriptif merupakan jenis karangan yang isinya melukiskan, atau menggambarkan sesuatu berdasarkan pengalaman semua panca indera"

STIKOM BALI

18

Pola Pengembangan Diskripsi


Paragraf diskripsi dapat dikembangkan dengan pola berikut,
  

observasi, fokus dan seleksi

STIKOM BALI

19

Pola Pengembangan Diskripsi Observasi


Parageaf diskripsi dikembangkan dengan pola observasi terlebih dahulu harus melakukan pengamatan terhadap objek yang akan didiskripsikan. Objek dari hasil pengamatan kemudian dilukiskan agar pembaca seolah-olah dapat melihat atau mengalami sendiri seperti yang telah dialami penulisnya. Gambaran yang dipaparkan agar lebih hidup perlu dilukiskan bagian-bagian yang penting dan sedetiail mungkin.
STIKOM BALI 20

Contoh : Diskripsi Observasi


Di pompa bensin itu terdapat mesin yang disebut pompa kipas. Pompa ini dapat memindahkan bensin dari tangki penampungan ke mobil. Bila motor listrik dihidupkan, pompa mulai bekerja. Pompa itu menyedot bensin naik dari tangki penampungan. Pompa kipas mempunyai semacam roda yang disebut rotor. Rotor ini tidak terpasang di titik tengah, tetapi sedikit menyimpang. Disekeliling rotor ada celah-celah yang dipasang bilah atau kipas, yang bergeser keluar masuk celah itu. Bila rotor itu berputar, kipas terdorong keluar ke dinding pompa. Rotor tidak berada ditengah pompa, maka ruang di sekeliling rotor tidak sama besarnya. Desakan ini membuat bensin keluar darik pompa dengan tekanan tinggi dan mengalir corot pipa. Bila picunya ditekan, bensin mengalir ke luar.

STIKOM BALI

21

Dikripsi di atas memberikan gambaran tentang cara kerja pompa bensin yang dikembangkan dengan pola diskripsi observasi.

STIKOM BALI

22

Pola Pengembangan Diskripsi Fokus




Paragraf diskripsi yang dikembangkan dengan menonjolkan bagian objek yang didiskripsikan sehingga perhatian pembaca atau pendengar tertarik pada bagian objek yang didiskripsikan. Digunakan pilihan kata atau kalimat yang tepat dan menarik perhatian pembaca atau pendengar.

STIKOM BALI

23

Suasana pagi hari di rumah besar bercat biru itu sangat sejuk. Kicau burung bersahut-sahutan dan ssemilir angin sepoi-sepoi menambah sejuknya udara pagi. Halaman depan rumah itu tidak terlalu luas. Disudut kanan halamannya ada taman yang cantik. Dua buah patungpatung bangau putih menghiasi taman itu. Di sebelah kiri taman itu dilengkapi pula air terjun yang mengalir agak deras. Tampak beraneka macam tanaman yang tumbuh di taman itu. Bunga mawar dan bunga anggrek bulan yang sedang berbunga di taman mengundang siapa saja untuk memuji indahnya taman itu.


Contoh : Pola Pengembangan Diskripsi Fokus

Diskripsi menggambarkan bagian dari sebuah rumah yang ditonjolkan sebuah taman yang indah.

STIKOM BALI

24

Pola Pengembangan Seleksi


Paragraf yang berusaha melukiskan atau menggambarkan bagian objek yang akan didiskripsikan secara selektif. Artinya, bagian-bagian dari objek yang akan didiskripsikan dipilih sedemikian rupa sehingga dapat menghasilkan paragraf diskripsi yang baik. Misal, kita mau mendiskripsikan karakter seseorang, kita harus bisa memilih hal-hal yang dapat mendukung karakter seseorang yang akan didiskripsikan.
STIKOM BALI 25

Contoh Gadis itu sedang berjalan-jalan seorang diri di tepi Pantai Brawa, Canggu. Baju berwarna biru laut dan rok hitam bersulamkan benang sutra menambah keanggunannya. Wajahnya yang putih bersih berubah menjadi kemerah-merahan terkena sengatan matahari pada sore hari. Matanya bersinar-sinar memandang sun set sore itu. Rambutnya panjang agak kepirangan terjuntai ke belakang melambai-lambai ditiup angin. Bentuk badanya yang molek tampak semakin indah dengan pakaianya yang sederhana.

STIKOM BALI

26

Contoh diskripsi di atas menggambarkan karakter seorang gadis yang lembut. Terlihat pada pilihan kata seperti mata bersinar, rambut yang panjang, warna baju, dan bahan pakaiannya.

STIKOM BALI

27

e. Alenia Ekspositoris
"Alenia ekspositas, jika isi alenia memaparkan sesuatu fakta atau kejadian tertentu" (Lamuddin Finoza, 2004:161). "Paragraf eksposisi atau paparan ialah kerangan yang memberikan penjelasan kepada pembaca mengenai ide atau keyakinan yang disertai dengan gambar, denah, fakta, atau yang lain agar pembaca lebih jelas" (Tim Penyusun, 2004:81). .

STIKOM BALI

28

Contoh alenia Ekspositoris :


Rumah temanku terbentuk limasan. Berukuran panjang 11 meter dan lebar 9 meter. Ruma dibangun diatas tanah seluas 330 m2. Atapnya bergenting biasa, dindingnya dibuat dari tembok, dan lantainya dari keramik. Rumah ini terdiri atas lima kamar dengan perincian kamar tamu, kamar keluarga, dan tiga kamar tidur, sedangkan kamar mandi, water closed, dan dapur berada di luar rumah pokok. Ketiga kamar ini dihubungkan oleh pintu dari kamar keluarga sehingga kelihatannya berada diluar. Tetapi berdampingan.
STIKOM BALI 29

Hubungan persamaan dan perbandingan dapat ditemukan dalam paragrapf dua atau lebih. Hubungan perbandingan menjadi lebih jelas bila kedua hal yang dibandingkan berada dalam kerangka yang sistematis dan jelas. Selain, itu diperlukan keyakinan dari penulis bahwa pokokpokok yang berbeda dalam kerangka tadi mengandung nilai dan unsur sama. Ada dua persyaratan yang harus dipenuhi dalam membuat perbandingan, yaitu;
1. 2.

Mengenal Perbandingan dalam Karangan

keduanya memiliki dasar atau memasuki kelas yang sama, perbandingan harus harmonis dengan bidang perhatian pembaca atau pendengar.

STIKOM BALI

30

Hubungan perbandingan dapat menggunakan kata atau ranah (kelompok kata) antara lain;
seperti  menyerupai  sama halnya dengan  seperti halnya  sesuai dengan  demikian juga  berdeda dengan

STIKOM BALI 31

Pola Hubungan
Hubungan suatu karangan dapat menggunakan A + B (pola utuh) dan A/B+A/B (pola bergantian).

STIKOM BALI

32

Pola A+B (pola utuh)


A + B (pola utuh) adalah bagian A dan B diuraikan secara terpisah.
A, merupakan bagian pertama sebagai rincian yang dibandingkan  B, bagian kedua yang merupakan rincian pembanding


STIKOM BALI

33

Pola A/B + A/B (pola bergantian)


A/B + A/B (pola bergantian) adalah mengemukakakn rincian A dan B disajikan dalam pargraf yang sama

STIKOM BALI

34

A/B + A/B
Mengawali tahun 2002, Intel dan Advenced Micro Devices (AMD) tancap gas menunjukan kedigdayaannya. Dua produsen besar prosesor computer itu pada hari Senin, pekan lalu, samasama mengunggulkan produk otak computer (PC) baru mereka. Intel mendominasi pasar otak komputer di dunia menggebrak lewat Pentium 4 berkecepatan 2,2 GHz. Sementara itu AMD mengandalkan Athon XP 2000+ berkecepatan 1,6 GHz.
STIKOM BALI 35

A+B
Mitra Braille Converter (MBC) nerupakan software untuk para penyandang tuna netra. Mitra Braille Converter merupakan suatu perangkat lunak yang dapat mengkonversi segala jenis teks di komputer kedalam huruf Braille, huruf bagi penyandang tuna netra dalam format bahasa Indonesia. Berbeda dengan elektronilc dictionary merupakan kamus. Elektronik dictioneray bahasa Inggris untuk para penyandang tuna netra. Kamus ini dibuat dalam bentuk Compact Disc (CD) dan dapat dibaca melalu komputer yang dilengkapi dengan synthesizer. Melalu CD tersebut, seorang tuna netra dapat mengetahui arti, sinonim,serta idiom suatu kat.
STIKOM BALI 36

Latihan III
1. 2. 3. 4. 5.

Buatlah paragraf deduktif! Buatlah paragraf Induktif, dengan penanda hubungan kata ganti dan kata-kata penghububung! Buatlah pola paragraf dengan pengembangan hubungan A + B dan pola hubungan A/B + A/B Buatlah paragraf dengan pola pengembangan diskripsi observasi, diskripsi fokus, dan diskripsi seleksi! Buatlah contoh paragraf pembuka, paragraf pengembang, dan paragraf penutup!

STIKOM BALI

37